Title : All Stars Entertaintment (Full Apartment)
Author : VD_Cho
Cast : WonKyu, YunJae, HaeBum, All EXO Official Couple, and All Shinee Official Couple
Genre : Friendship, Romance, Drama
Warning : It's a GS fanfict. DLDR, happy reading yeorobeun…..
Author's Note : Dichapter sebelumnya, aku belum memasukkan semua couple yang ada, jadi, ini sisanya yang kemarin belum sempat diceritakan. Enjoy, please~
Chapter 3
Selagi para petinggi sibuk dengan kasus skandal KaiSoo, Minho yang tepat jam 8 tadi baru bangun tidur langsung melesat menuju kamar mandi, berpakaian, setelah itu pemuda bermata besar dan berjulukan prince of charming ini keluar dari dormnya menuju keruang latihan, untuk satu tujuan, menemui Taemin-nya tercinta…
Tapi, setelah sampai diruang latihan dengan perjuangan besar untuk menembus pagar betis /?/ yang dibuat oleh kerumunan wartawan tersebut, ternyata tak ada seorang pun disana. Minho menepuk dahinya, dia baru ingat kalau saat ini Taemin-nya sedang ada interview. Jadilah dia sendirian disana. Tepat saat dia ingin keluar, Donghae menahannya dan mendorongnya kembali kedalam.
"bagus, kau, pangeran kodok, bantu hyungmu ini untuk menilai hasil latihan para trainee kemarin." Kata Donghae.
"tapi, Hae hyung…"
"aku tahu kau libur hari ini. Jangan mengelak, atau kau akan kuberi latihan neraka." Ancam Donghae, Minho hanya mengangguk pasrah. Latihan neraka yang dibicarakan oleh Donghae adalah latihan yang benar-benar membuatmu merasa dineraka, dan hanya satu orang yang bisa menyelesaikan latihan itu sampai saat ini, yaitu Kai.
"sebelumnya, tolong kau bereskan dulu peralatan yang berantakan disudut sana." Minho memutar kepalanya kearah yang ditunjuk Donghae, kemudian memandang Donghae datar.
"hyung…"
"aku tahu. Selagi ada kau, lebih baik kumanfaatkan untuk menjadi tukang bersih-bersih gratis." Balas Donghae kalem.
"kau bercanda?"
"tidak, pangeran…"
"hyung~" rengek Minho, Donghae menatapnya dengan tatapan lembut namun menyiratkan sebuah makna mengerikan disana.
"lakukan, atau…"
"aish! Arra, arra. Lebih baik aku tidak kemari tadi. Terjebak bersama ikan jadi-jadian yang bisa bernapas didarat memang berbahaya. Huh!" gerutu Minho pelan.
"kau bicara apa, pangeran?"
"kau tampan hyung." Balas Minho ketus, yang diikuti dengan suara tawa dari Donghae. "tenang saja, sekitar jam 2 nanti Taemin-mu itu akan kembali."
"itu masih 5 jam lagi, hyung."
"aku tahu, jadi mulailah bekerja."
Dan setelah ini, Minho harus berhati-hati jika ingin datang keruang latihan, jangan sampai Donghae menemukannya lagi dan kembali menyuruhnya untuk menjadi cleaning service dadakan.
-0-0-0-0-0-0-0-
Kyungsoo terlihat tidak begitu bersemangat setelah mendengar tentang proyek baru yang akan menjadikannya sebagai main cast didalamnya bersama Kai. Bukannya dia tidak suka, hanya saja karena hal itu, dia terpaksa membatalkan perannya di dalam drama musikal pertamanya. Disampingnya, Kai tampak tidak banyak berkomentar tentang proyek baru tersebut. Dia tidak mengungkapkan kalau dia akan menerima atau menolak. Dia masih ingat perkataan Sehun padanya. 'ikuti saja permainanku.' Dia tidak tahu harus menerimanya atau tidak, disatu sisi, dia ingin, disisi lain dia juga ingin menolaknya kalau melihat ekspresi Kyungsoo saat ini.
"noona, kau tidak suka dengan proyek baru ini?"
"aku…"
"kalau tidak, aku akan meminta manajer Oh untuk mencari solusi yang lainnya."
"tidak, Kai. Hanya saja, aku sangat ingin terjun ke dunia akting."
"bukankah proyek baru kita ini, kita juga akan berakting?"
"entahlah, kurasa rasanya akan berbeda…" lirih Kyungsoo. Kai reflex menggenggam tangan Kyungsoo, dan Kyungsoopun langsung mendongakkan wajahnya yang sedari tadi tertunduk untuk melihat Kai.
"memang akan berbeda, karena kita akan bekerja sama disini, noona. Percaya padaku, kita akan menampilkan acara terhebat yang pernah ada." Ucap Kai mantap yang mau tak mau membuahkan sebuah senyuman manis dari Kyungsoo.
"ya, kau benar. Setidaknya ini akan menjadi langkah awalku. Mohon bantuannya Kai."
"nado, noona."
-0-0-0-0-0-0-0-
Saat ini, pintu ruang rias tempat para member Heaven+ Kris berada telah dikunci rapat oleh Luhan dari dalam. Disana, Tao dan Kris terlihat seperti dua orang tersangka yang sedang diadili. Didepan mereka, Kibum menatap mereka berdua dengan tatapan mengintimidasi, kedua tangannya disilangkan didepan dada, sedangakn Luhan dan Taemin memilih untuk diam dan duduk manis di sofa lainnya.
"bisa kalian jelaskan, apa sebenarnya ada hubungan apa kalian berdua, Tao, Kris oppa?"
"aku dan-"
"biar aku yang menjawab Tao." Potong Kris.
"aku dan Tao, pernah menikah sebelumnya. 4 tahun yang lalu." Jawab Kris dengan tenang. Dan jawaban tersebut sukses membuat ketiga member Heaven lainnya terdiam karenanya.
-0-0-0-0-0-0-0-
"bagaimana keadaan Kyungsoo, oppa?"
"entahlah Key, dia terlihat tidak begitu senang karena dia harus menunda perannya didrama musikal itu."
Onew dan Key saat ini sedang berada di sebuah kafe yang letaknya tak jauh dari gedung ASE, para wartawan sudah dipindahkan keruang seminar untuk mendapatkan penjelasan seputar skandal KaiSoo. Key mengulurkan tangannya untuk menggenggam tangan Onew, berharap dia akan bisa menyalurkan energinya untuk Onew.
"jangan lemas begitu, oppa. nanti malam, datanglah keapartemenku, aku akan membuatkan ayam goreng yang sangat enak untukmu." Onew tersenyum mendengar ucapan Key, "benarkah?"
"tentu saja. Jadi, bersemangatlah oppa!"
"ne."
Inilah yang membuat Onew menyu- ani, mencintai seorang Key Kim, dia selalu ceria dan selalu bisa membuat orang-orang disekitarnya juga merasakan keceriaannya. Tapi, Onew masih belum berani untuk mengungkapkan perasaannya pada Key, dia masih menunggu saat yang tepat.
-0-0-0-0-0-0-0-
"kau tidak kembali ke dorm, Wonnie?"
"ani. Aku akan disini menemanimu, lagi pula, tak ada siapa-siapa disana."
"hmm~ mau membantuku? Tapi ini proyek rahasia." Tawar Kyuhyun. Siwon tersenyum lalu mengangguk, "apapun untuk mu chagi…"
"ini tentang Jaejoong dan Yunho oppa."
"ada apa dengan mereka?"
"bantu aku untuk menyatukan mereka. Aku sudah terlalu gemas melihat mereka yang tidak pernah mau untuk menyatakan perasaan mereka masing-masing."
"kau ingin aku melakukan apa, Kyunnie?"
"kemari…" Kyuhyun membisikkan sesuatu pada Siwon, kemudian senyuman atau lebih tepatnya seringaian terpampang diwajah rupawan mereka.
-0-0-0-0-0-0-0-
"tunggu, apa? Bisa kau ulangi lagi perkataanmu barusan oppa? kurasa telingaku sedang tidak baik."
Kris menghela napasnya pelan, "aku dan Tao pernah menikah sekitar 4 tahun yang lalu." Ulang Kris.
"APAA?!" pekik Kibum, Luhan, dan Taemin bersamaan.
"apa itu benar Tao?" tanya Kibum, dan Tao hanya mengangguk sebagai jawabannya.
"tidak bisa dipercaya…" gumam Taemin.
"4 tahun yang lalu? Itu berarti saat Tao berusia 18 tahun. Apa itu sebabnya kau sempat vakum sebagai trainee ASE selama hampir setahun Tao-ie?" tanya Luhan.
"ya. tepat setelah aku menyelesaikan sekolahku, aku langsung menikah dengan Kris, itu bukan hanya keinginan kami, tapi juga orang tua kami. Kemudian setelah menikah, aku kembali melanjutkan studi ku ke universitas, tapi, dia…" Tao menunjuk kearah Kris yang masih terlihat santai sambil menatap Kris tajam.
"… berbuat suatu kesalahan. Dan kami memutuskan untuk berpisah setelah kurang lebih 8 bulan menikah. Dan aku kembali menjalani masa trainee-ku di ASE. Dan sebulan kemudian, aku debut bersama kalian sebagai member terakhir yang bergabung di Heaven." Jelas Tao panjang lebar.
"ini adalah berita yang sangat mengejutkan. Bagaimana kau bisa menyembunyikannya secara rapat dari publik, bahkan dari kami Tao-ie?" giliran Kibum yang bertanya.
"aku tidak mungkin menyebarkan berita ini. Dan kumohon, jangan mengungkitnya lagi. Ini masalah pribadi yang sangat sensitif bagiku."
"hh~ baiklah. Kurasa kalian butuh waktu berdua. Kami akan kembali ke dorm. Segeralah pulang saat syuting-mu selesai. Kris oppa, kupercayakan Tao padamu." Ujar Kibum lembut. Tidak mungkin juga dia memaksa Tao untuk bercerita tentang sesuatu yang tidak ingin diceritakannya.
"aku tahu. Hati-hati eonni deul, Taemminie."
"ne."
Sepeninggalan Kibum, Luhan dan Taemin, hening menyelimuti pasangan TaoRis. Tak ada yang berniat untuk memulai pembicaraan. Sampai akhirnya Kris mengeluarkan suaranya.
"jangan pernah memikirkan tentang masa lalu itu lagi. Lay-"
"jangan sebut namanya." Potong Tao.
"baiklah, aku minta maaf."
"permintaan maafmu, akan kuterima saat aku benar-benar siap untuk menerimamu lagi." Ujar Tao sebelum akhirnya dia keluar dari ruang rias tersebut karena masa istirahatnya telah berakhir. Kris langsung menghubungi seseorang setelah Tao keluar dari ruangan itu.
"kau masih ingat rencananya?"
"…"
"baik. Siapkan semuanya dengan rapi." Kris memutuskan sambungannya, kemudian dia mengambil secarik kartu dan menyelipkannya didalam tas Tao.
"aku berharap setelah ini kau akan memaafkanku, Tao…"
-0-0-0-0-0-0-0-
Konferensi Pers, at ASE Seminar Room.
Para wartawan telah berkumpul dan duduk dengan rapi di kursi mereka masing-masing. Didepan mereka terdapat sebuah meja panjang dan 4 buah kursi. Wartawan-wartawan yang tadinya ribut membicarakan tentang skandal KaiSoo itu seketika hening saat Sehun, Onew, Kyungsoo dan Kai memasuki ruangan seminar. Posisi duduk mereka dari kanan kekiri, Kai, Kyungsoo, Sehun dan Onew.
"sebelumnya, saya ingin mengucapkan terimakasih kepada para wartawan yang telah hadir di konferensi pers ini. Disini, kami akan memberikan sebuah klarifikasi mengenai kasus skandal yang menimpa salah satu artis dan trainee ASE." Sehun mengambil jeda sejenak, sebelum kembali melanjutkan penjelasannya.
"semua berita yang beredar itu tidak benar. Kyungsoo hanya mengajak Kai untuk makan malam bersamanya untuk mengucapkan rasa terima kasihnya karena Kai telah menemukan gelang miliknya." Lanjut Sehun.
"tapi, ada yang mengatakan bahwa Kai baru keluar dari tempat Kyungsoo pada jam 11 malam. Bukankah itu adalah sesuatu yang ganjil?" tanya salah seorang wartawan. Sehun tersenyum samar.
"apa disana mengatakan bahwa mereka hanya berdua? Di apartemen Kyungsoo saat itu, juga ada Jaejoong yang sedang berkunjung untuk membicarakan proyek baru kami. Sayangnya yang bersangkutan tidak dapat hadir saat ini." Balas Sehun. Dan sepertinya kata 'proyek baru' tadi berhasil mengalihkan pemikiran para wartawan, terbukti saat ada salah satu wartawan yang menanyakan tentang proyek baru tersebut.
"kami tidak bisa memberitahukannya sekarang. Tapi, saya akan memberitahukan judul dari proyek baru kami, yaitu Sign of Love. Sekian klarifikasi dari kami. Kami harap kalian puas dengan jawaban yang kami berikan, terimakasih."
Sehun, Onew, Kai dan Kyungsoo langsung meninggalakan ruangan tersebut, dan tanpa disadari oleh para wartawan, ternyata Kai keluar dengan posisi menggenggam tangan Kyungsoo.
-0-0-0-0-0-0-0-
"apa kau yakin ini akan berhasil Kyunnie?" tanya Siwon pada Kyuhyun yang saat ini tengah berada didormnya. Didepan mereka sudah ada selembar kertas dengan tulisan acak-acakan dengan banyak garis panah yang mengarah kesembarang arah.
"tentu saja, percaya padaku. Malam ini aku menginap disini ne? aku malas kembali ke tempatku." Kata Kyuhyun dengan nada manja. Siwon langsung menyeringai mesum pada Kyuhyun. Kyuhyun yang menyadari seringaian Siwon langsung bergerak mundur.
"S-Siwonnie…"
"apa? Ada yang salah denganku?" tanya Siwon masih dengan seringaiannya.
"jangan macam-macam…"
"aku tidak akan macam-macam. Aku hanya mau satu macam saja, Kyunnie. Kenapa kau mundur-mundur begitu?" Siwon mulai bergerak maju, dia berniat untuk menggoda Kyunnie-nya tersebut.
"tidak. Hanya saja, bisa kau singkirkan seringaian itu?"
"wae? Bukankah aku lebih tampan dengan seringaian ini, Kyunnie?"
"kau menakutkan Siwon." Desis Kyuhyun, dan TAP, punggungnya sudah menempel pada dinding. 'shit!' maki Kyuhyun dalam hati, sepertinya permintaannya untuk menginap kali ini salah.
"hm~ kita hanya berdua hari ini. Chanyeol dan Minho tadi mengirimiku pesan bahwa mereka tidak akan pulang ke dorm malam ini. Kita bisa 'bermain' Kyunnie~" bisik Siwon tepat di telinga Kyuhyun dan membuat Kyuhyun merinding seketika, apalagi saat Siwon dengan cepat menggendongnya ala bridal style dan membawa Kyuhyun masuk kekamarnya.
Entah kenapa tubuh Kyuhyun serasa lemas dan dia tidak berniat untuk melawan sedikitpun. Satu yang Kyuhyun tangkap dari ini semua, ini akan menjadi malam yang sangat panjang.
-0-0-0-0-0-0-0-
Seorang pria berambut blonde dengan topi snapback bermotif kotak-kotak hitam putih tampak tengah duduk didepan sebuah konter bar dengan segelas bir dihadapannya. Lee Jonghyung, sang bartender tampak memandang miris pada salah satu pelanggan tetapnya tersebut.
"kau mengatakan hal yang membuat tembok pemisahmu dengan Baekhyun noona semakintinggi dan tak mungkin untuk ditaklukkan, Chanyeol-ah."
Chanyeol, si pria bertopi snapback tersebut menoleh kearah Jonghyun. "aku tahu aku salah. Aku yang jahat padanya."
"hei, beri dia waktu. Dia itu terlalu bersikap professional. Baginya, tidak bisa ada hubungan percintaan diantara atasan dan bawahan." Saran Jonghyun.
"kau benar. Menurutmu, apa aku bisa mengubah prinsipnya itu?"
"kau adalah seorang Park Chanyeol, pria terhebat yang pernah kukenal, kurasa, itu bukanlah sesuatu yang tidak mungkin untukmu."
"kau benar."
"yo! Chanyeol-ah, seorang wanita dimeja sebelah sana tampaknya sedari tadi melirik kearahmu dengan tatapan yang agak aneh. Pakaiannya juga aneh, tidak cocok untuk tempat seperti ini." Jonghyun memberikan petunjuk dengan dagunya.
Chanyeol menoleh sekilas kebelakang dan kembali menghadap ke Jonghyun. Tapi saat dia menyadari sesuatu, dia kembali menoleh kearah tempat wanita yang ditunjuk oleh Jonghyun tadi dan ternyata wanita itu sudah tak ada lagi ditempatnya. Chanyeol langsung pamit pada Jonghyun dan berlari keluar bar, dia yakin kalau wanita itu belum pergi terlalu jauh. Chanyeol mencari keberadaan wanita itu dengan senyuman bahagia diwajahnya.
"ternyata kau peduli padaku." Gumam Chanyeol.
-0-0-0-0-0-0-0-
"eonni, menurutmu apa kesalahan yang Kris oppa perbuat pada Tao?" tanya Taemin tepat setelah mereka memasuki dorm mereka.
"entahlah, Taem. Eonni juga tidak tahu." Balas Kibum.
"tapi Tao beruntung bisa mendapatkan pria seperti Kris oppa." timpal Luhan.
"sudahlah Luhannie, kau kan sudah memiliki Sehun." Sindir Kibum. Pipi Luhan langsung merona saat mendengar nama Sehun, Taemin yang melihatnya terkikik geli.
"kau benar. Aku ingin ke kantor sekarang. Aku akan menemui Sehun oppa." Luhan langsung melesat keluar dari dalam dorm. Kibum hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah adiknya yang satu itu.
"eonni, kau tidak menemui Donghae oppa?" tanya Taemin. Kibum terkekeh, "tidak, adikku sayang. Kalau dia mau bertemu denganku, harus dia yang mencariku. Aku lelah dan ingin istirahat. Aku kekamar dulu, ya."
"baiklah eonni, kalau begitu aku akan keluar sebentar. Mungkin ke tempat latihan."
"ne. kembalilah sebelum makan malam."
"arraseo. Annyeong eonni."
-0-0-0-0-0-0-0-
Jaejoong terlihat duduk disudut ruang latihan dance dengan tampang bosan. Niat awalnya kemari, tadinya untuk meminta Yunho menemaninya jalan-jalan karena dia sudah selesai mengajari para trainee. Tapi ternyata Yunho masih mengajar, dan bisa dilihat, hari ini Yunho telah membuat dua orang lagi trainee yeoja yang menangis karena ketegasannya. Musik berhenti berputar, dan Yunho langsung duduk disamping Jaejoong yang sedang melamun.
"hei, boo…" sapa Yunho.
"Yun, kurasa aku akan mati bosan saat ini. Apa kau masih lama?"
"kami sudah selesai. Mau kemana?" tanya Yunho yang sudah hafal dengan kebiasaan Jaejoong. Kalau Jaejoong sudah mampir ketempatnya pasti dia akan minta untuk ditemani kesuatu tempat.
"ke sungai Han. Nanti malam saja, sekarang aku mengantuk." Jaejoong bersiap-siap untuk berdiri dari duduknya.
"mau kugendong sampai apartemen?" tawar Yunho. Jaejoong merasakan pipinya memerah karena kejadian tadi pagi saat Yunho menggendongnya kembali berputar dikepalanya.
"t-tidak usah. Aku bisa pulang sendiri. Nanti malam, sungai Han."
"arraseo. Kau yakin tidak ingin ku gendong?"
"tidak. Terima kasih." Jaejoong buru-buru meninggalkan ruang latihan tersebut. Bisa dipastikan wajahnya sudah seperti kepiting rebus saat ini sedangkan Yunho, dia malah asyik tertawa pelan sepeninggalan Jaejoong.
-0-0-0-0-0-0-0-
"bagaimana konferensi pers-nya Kai?" tanya Zhaolin.
"tidak buruk. Kau tahu, aku menggenggam tangan Kyungsoo noona tadi. Tangannya sangat halusss… sekali." Curhat Kai. Zhaolin langsung memasang tampang datar, Kai mulai lagi. Dia pasti tidak akan berhenti mengatakan hal yang sama berulang-ulang sampai besok, kecuali dia pingsan seperti semalam.
"Kai?" panggil Zhaolin.
"ya, sayang?" Zhaolin langsung menatap horror pada Kai. Kai sudah tidak waras, pikirnya.
"hati-hati nanti malam."
"pasti." Balas Kai, kemudian dia langsung memasuki kamarnya yang dia tempati bersama Zhaolin. Naik katas tempat tidurnya dan kembali berguling-guling persis seperti yang dilakukannya semalam. Kemudian dari luar Zhaolin mendengar suara 'gedebuk' yang cukup keras dari kamarnya. Kemudian sunyi.
"hh~ sudah kukatakan untuk berhati-hati…" gumam Zhaolin.
-0-0-0-0-0-0-0-
"hah…hah…hah… aku menyerah Wonnie…"
"palli… Wonnie… palli… akh! Appo~"
"diamlah Kyunnie!"
"ah~ pegalnya…"
"aku juga pegal, Kyunnie…"
"ya sudah, berhenti saja. Nanti kita lanjutkan lagi."
"mau bermain apa lagi habis ini?"
Sekarang Siwon dan Kyuhyun tengah berada dikamar Siwon. Kyuhyun tampak berbaring disebelah Siwon dengan keringat yang mengalir deras diseluruh tubuhnya. Keadaan Siwon juga tidak berbeda jauh dengan Kyuhyun. Mereka baru saja bermain game, mereka melakukan lomba lari. Tapi, Kyuhyun sudah menyerah duluan, dan memilih untuk menyemangati Siwon, tapi Siwon yang merasa terganggu menyentil dahi Kyuhyun dan membuat Kyuhyun meringis.
"tidak. Nanti saja, setelah ini aku mau makan. Tenagaku terkuras habis." Ujar Kyuhyun.
"arraseo." Setelah itu tak ada lagi percakapan diantara mereka.
"Kyunnie…"
"hm?"
"besok, maukah kau ikut denganku?"
"kemana?"
"kerumah orang tuaku. Aku ingin memperkenalkanmu dengan mereka. Kurasa adikku, Jiwon juga akan menyukaimu."
"kerumah orang tuamu?"
Kyuhyun seketika itu juga merasakan gugup yang berlebihan. Dia merasa takut kalau orang tua Siwon tidak akan menerimanya. Dan selera makannya menguap seketika.
"bagaimana?"
"baiklah." Jawab Kyuhyun pelan. Perpaduan antara ragu dan senang.
-0-0-0-0-0-0-0-
"Baekhyun noona!" Chanyeol menahan tangan wanita yang sedari tadi dicarinya itu. wanita itu berbalik menghadap Chanyeol.
"ada apa?"
"kenapa kau mengikutiku?"
"apa? Aku tidak mengikutimu."
"kau berbohong. Aku melihatmu di bar milik Jonghyun."
"aku memang sedang ingin kesana. Lagi pula itu tempat umum."
"entahlah, tapi aku menangkap maksud lain dimatamu itu noona."
"apa maksudmu? Sudah, lepaskan aku. Aku ingin kembali kekantor."
"tidak akan."
"Chanyeol, lepaskan. Kau sudah memiliki Yejin kan? tidak baik memegang tangan yeoja lain disaat kau sudah memiliki kekasih."
"aku tidak kembali bersama Yejin."
"begitu? Ya sudah. Aku juga tidak mempermasalahkannya."
"noona, aku tahu kalau kau juga mencintaiku." Ujar Chanyeol percaya diri. Baekhyun langsung memasang tampang terkejut.
"a-apa? Tidak Chanyeol-ah. Kau salah pah- mmpphhh…" sebelum Baekhyun menyelesaikan ucapannya, Chanyeol sudah terlebih dulu membungkam bibirnya dengan ciuman.
-0-0-0-0-0-0-0-
BRAKK!
Pintu ruang kerja Sehun terbuka dengan kasar. Sehun yang sedang berbicara bersama Luhan pun mengalihkan pandangannya kearah pintu.
"Manajer Oh, ada skandal yang harus kau selesaikan lagi."
"kenapa mereka selalu membuat skandal?" gerutu Sehun.
"siapa?"
"Chanyeol-ssi dan Baekhyun-ssi, Yuhno-ssi dan Jejoong-ssi, juga Siwon-ssi dan Kyuhyun-ssi."
"hah?!" dan detik itu juga Sehun merasa kalau rahangnya akan lepas dari tempatnya.
-0-0-0-0-0-0-0-
To Be Continued…
Author's Note (again):
Hehehe XD update kilat nih…
Buat balasan review-nya, aku balas secara global aja ya?
Q: "Ini GS ya?"
A: "yups! It's a GS fanfict."
Q: "TaoRis udah jadian dari dulu ya?"
A: "udah dijawab diatas kan? hehe ^^v"
Selebihnya itu request-an dari para readers yang minta update kilat, ini udah update kilat, tengah malam lagi, hahaha XD. Terus buat yang minta WonKyu moment-nya dibanyakin, ini udah dibanyakin. Masih kurang? Oke, di next chap ntar aku tambahin lagi deh…
Thanks to:
Kikiyujunmyun, Vira, Augesteca, BabyQ, Evilkyu, Ratnasparkyu, Shin Min Young, Byun Lalla Chan EXOtic, 91, Anisa. 1, Aswshn…
Gomawo buat yang udah review. Ini chapter penghubung buat chapter berikutnya yang rencananya bakalan dipost waktu tahun baru nanti. So, stay toon…
Review lagi ne…? *bbuing-bbuing bareng Heechul*
