Gym SMA Teiko

Anggota kiseki no sedai sedang terkapar dipinggir lapangan sehabis latihan neraka yang diberikan sang kapten. Aomine yang terlentang tidur dilantai sambil menarik nafas dalam-dalam. Midorima yang duduk dan meminum air putih. Kuroko yang sedang mengelap keringat dengan handuk yang diberikan momoi dan sang kapten yang berdiri mengawasi mereka.

"satsuki, berikan aku air putih untuk ku."

"ambil saja sendiri dai-chan."

"momoi-san lebih baik berikan air putih ini untuk aomine-kun daripada nanti rebut dan berisik."

"kalau bukan permintaan tetsu-kun, aku malas memberikan mu minum dai-chan." Momoi menghampiri aomine dan memberikannya air minum.

"terima kasih tetsu."

"hei, harusnya berterima kasih pada ku dai-chan."

Aomine hanya mengabaikan perkatan momoi dan meminum air minumnya dan momoi menggembungkan pipinya karena diabaikan oleh aomine.

"aku ingin makan ice creams nanodayo."

"aku juga ingin midorin."

"bagaimana kalau pulang latihan ini kita beli ice creams bersama." Saran murasakibara.

"kalo sudah urusan makanan saja kau nyambung murasakibara."

"memang ada yang salah midochin."

"ah lupakan saja."

"baiklah kalian boleh mandi dan pulang kerumah." Perintah akashi.

Semua anggota kiseki no sedai pun berjalan menuju ruang loker dan momoi membereskan botol air minum teman-temannya.

"satsuki, apa kau membawa data yang aku pinta."

"aku membawanya akashi-kun. Kapan mau membahasnya bersama ?"

"sekarang saja. Aku tunggu diruang kelas ku."

Akashi berlalu meninggalkan momoi. Momoi mencoba menyadarkan dirinya dan mencerna kata-kata akashi barusann dan bila memang hari ini maka dia tidak bisa ikut dengan teman-temannya yang lain membeli ice creams dan momoi hanya tertunduk lesu.

"nah ayo kita berangkat membeli ice creams." Ajak murasakibara.

"ano minna, maaf aku tidak bisa ikut karena aku harus membahas beberapa data bersama akashi-kun."

"mau aku belikan lalu mengantarkannya lagi ke sekolah momoi-san agar kau bisa makan ice creamsnya."

"tidak perlu tetsu-kun dan terima kasih ya. Nanti aku akan membelinya sendiri setelah selesai membahas data bersama akashi-kun."

"baiklah kami duluan ya satsuki."

"hem. Sampai jumpa besok minna."

Aomine, kuroko, midorima, dan murasakibara pun berjalan meninggalkan momoi didalam gym. Dan momoi pun mengambil tasnya dan berjalan menuju ruang kelas akashi. Namun saat sampai diruang kelas akashi tidak ada tanda-tanda keberadaan akashi disitu.

Drrt..drrt..drrt…

Momoi mengecek email yang baru saja masuk di hpnya.

From : akashi-kun

To : momoi satsuki

Subject : tunggu

Teks : kau tunggu saja dikelas satsuki. Aku sebentar lagi akan kesana.

Momoi yang membaca email itu akhirnya berjalan menuju meja depan bangku akashi dan mengeluarkan kertas-kertas yang akan dia bahas bersama akashi dan memastikan tidak ada yang tertinggal.

SREK.

Pintu kelas terbuka dan akashi masuk kedalam kelas itu dan berjalan menuju bangkunya.

"ini untu mu satsuki." Akashi menyodorkan plastic putih kea rah momoi.

"apa ini akashi-kun."

"kau lihat saja sendiri."

"waaaahhh ini ice creams, terima kasih akashi-kun."

Akashi tidak menjawab dan hanya tersenyum sangat tipis melihat momoi senang dengan ice creams yang ia belikan. Akashi pun memulai membahas data-data perkembangan latihan bersama momoi.

"baiklah satsuki sampai disini saja dulu, sudah malam lebih baik kau pulang."

"baiklah akashi-kun."

"ayo bareng satsuki."

"hah ? bukannya rumah akashi-kun dan aku beda arah ya. Aku tidak apa-apa ko kalo pulang sendiri."

"tidak apa. Tidak baik wanita berjalan sendiri malam-malam."

"hem. Baiklah akashi-kun."

Momoi dan akashi pun pulang bersama dan sepanjang perjalanan momoi dan akashi tidak sama sekali bicara.

"sanggat canggung ya."

"ah, iya benar akashi-kun."

"apa hari minggu nanti kau ada acara ?"

"tidak ada. Kenapa akashi-kun."

"mau menemani ku pergi lagi satsuki ?"

"baiklah. Dan kita sudah sampai akashi-kun dirumah ku. Kau hati-hati dijalan ya."

"iya. Selamat beristirahat."

"kau juga akashi-kun."

Momoi pun masuk kedalam rumahnya dan menuju kamarnya lalu menjatuhkan dirinya kekasur.

"akashi-kun akhir-akhir ini sangat perhatian pada ku, dan kenapa ya dada ku sangat deg-degan saat bersamanya."

Pikiran momoi pun beralih dengan kejadia beberapa hari kemarin.

Flashback

Semua anngota kiseki no sedai sedang asik menyantap makanan mereka diatap sekolah. Tentunya aomine yang seenak jidatnya mengambil bekal kuroko Karena bekal yang dibuatkan momoi menurut aomine itu lebih cocok untuk makanan ayam daripada makanan manusia. Kuroko pun tahu betul kalau bekalnya akan dimakan aomine dan ia sudah membawa bekal cadangan untuk dimakannya. Sedangkan momoi hanya menggembungkan pipinya dan menatap aomine.

"momoi-san apa kau bekal ku." Kuroko menawarkan bekalnya untuk momoi.

"tidak usah tetsu-kun. Kau makan saja nanti kana da latihan. Aku akan membeli roti saja nanti sebelum ke gym dikantin."

"satsuki, ini untuk mu. Aku sedang tidak ingin makan."

"hah ? yang benar akashi-kun. Apa tidak apa kau tidak makan ? sore ini kana da latihan."

"aku membawa bekal 2 dan akan mu makan nanti saja sekarang aku sedang tidak ingin makan."

"waahh terima kasih akashi-kun."

"satsuki aku ingin mencicipinya dong."

"tidak boleh dai-chan."

Setalah itu besok dan lusanya akashi selalu membawakan bekal untuk momoi. Dan tentu hal yangat langka terjadi.

"satsuki, apa kau tidak merasa aneh kenapa akashi membawakan bekal untuk mu."

"hem, tapi sudahlah aku malas membahasnya."

End flashback.

Momoi akhirnya bangkit dan mengambil hpnya lalu tangannya sibuk mengetik email.

From : momoi satsuki

To : tetsu-kun

Subject : kau tahu

Teks : tetsu-kun, kau tahu akhir-akhir ini akashi-kun berbeda tetapi sekarang dia agak perhatian dengan ku. Kau ingat bekal yang selalu dia bawa. Dan tadi aku dibelikan ice creams olehnya. Aku sekarang bila dekat dengan akashi-kun merasa deg-degan dan sanggat gugup. Apalagi akashi-kun mengajak ku jalan hari minggu nanti. Aku harus bagaimana ini tetsu-kun

5 menit kemudia hp momoi bergetar

From : tetsu-kun

To : momoi satsuki

Subject re : kau tahu

Teks : mungkin akashi-kun menyukai mu. Tidak salahnya kau membuka hati mu untuknya. Dan aku hanya bisa bilang semangat yang pasti akashi-kun itu baik walaupun sikapnya agak sedikit dingin.

Pipi momoi memerah melihat balasan kuroko dan apa maksudnya akashi menyukai dirinya. Dan apakah momoi mulai merasa menyukai akashi juga karena jika diingat-ingat dirinya tidak suka melihat akashi berlama-lama mengobrol dengan teman sekelas wanitanya berlama-lama walaupun momoi tahu akashi orang yang sangat dingin tidak akan menanggapi seseorang jika urusannya tidaklah penting.

"ahhhhhhhhhhhh." Momoi berteriak sembari melempar hpnya keatas kasur.

.

.

.

From : tetsuya

To : akashi seijuuro

Subject : none

Teks : akashi-kun momoi-san mengirim email dan membahas tentang mu sepertinya dia menyadari bahwa kau mulai memperhatikannya. Lebih semangat lagi ya akashi-kun.

Membaca email dari kuroko akashi hanya tersenyum tipis.

.

.

.

Hari minggu…

Momoi dan akashi sedang duduk bersama disebuah restoran italia. Dan tidak ada dari mereka yang memulai pembicaraan. Hanya diam dan hening menyelimuti dua insan tersebut.

"ano akashi-kun."

"hem. Iya ada apa."

"kita sudah kelas 3 dan kejuaran winter cup nanti adalah kejuaraan terakhir yang akan kita ikuti. Setelah lulus kau akan melanjutan studi dimana ?"

"benar juga ya. Aku akan melanjutkan studi di universitas Tokyo karena aku sembari mengurusi perusahaan keluarga."

"wah akashi-kun sepertinya akan sangat sibuk nanti ya."

"kau sendiri bagaimana satsuki."

"hem aku sangat ingin melanjutakn studi dibidang perfilman di amerika sana namun sampai saat ini belum ada persetujuan dari okaa-san. Padahal itu impian ku dari dulu."

DEG. Perasaan apa ini akashi hanya terdiam mendengar momoi ingin melanjutkan studinya di amerika bukankah berarti waktu akashi dan momoi hanya tinggal sebentar lagi ya dalam hitungan bulan momoi akan pergi.

"kau bisa meyakinkan okaa-san mu kalau kau memang layak dan sanggup untuk studi disana." Akashi hanya mencoba tersenyum tipis dan merutuki dirinya yang memberi nasehat seperti itu bukan kah harusnya dia berkata lebih baik kau tetap dijepang dan tetaplah disisi ku ya akashi sedang dalam fase kebingungan karena 5 huruf yaitu CINTA.

Setelah selesai makan akashi mengantarkan momoi kembali kerumah karena mood nya sedang buruk sekali setelah mendengar rencana masa depan momoi yang tentunya akan meninggalkannya.

.

.

Kejuaraan winter cup dimulai tentu untuk SMA Teiko menghadapi semua pertandingan dengan mulus karena tim anggotanya berisi orang-orang jenius yang disebut dengan kiseki no sedai. Sampai akhirnya di final SMA Teiko memenangkan atau lebih tepatnya mempertahankan gelar juara winter cup selama 3 tahun berturut-turut.

"kerja bagus minna dan selamat kalian mempertahankan gelar juara winter cup."

"tentu satsuki bukan kah kemenangan itu pantas untuk kita dan yang bisa mengalahkan aku hanyalah aku."

"huf jangan sombong kau ahomine yang bisa mengalahkan mu itu sensei dengan tugas matematikanya."

"cih jangan menyambung kemana-kemana satsuki, aku sedang membicarakan basket."

"hahahahaha kau benar momoichi memang aominechi itu bodoh dalam pelajaran apalagi matematika hahahaa."

"diam kau kise."

"kalian berisik nanodayo."

"midochin aku ingin membeli mainbou ku dengar ada rasa baru hari ini."

"aku tidak peduli dengan mainbou mu itu murasakibara."

"midorima-kun bisa singkirkan boneka beruang ini dari loker ku."

"itu lucky item mu kuroko."

"kalian bisa diam atau mau ku bungkam dengan gunting ini."

HENING.

"dengarkan baik-baik. Besok kalian bersiap karena kita akan berlibur dan bawa keperluan kalian secukupnya. Ini liburan terakhir kita sebelum menghadapi ujian nasional dan juga ujian masuk perguruan tinggi jadi semua tidak ada yang boleh telat dari jam 7 pagi dan kumpul dilapangan dekat maji burger."

"WAAAAHHHHHHH LIBURANNN." Teriak semua anggota kiseki no sedai.

Akashi tidak memperdulikan teriakan teman-temannya dan melenggang keluar untuk pulang dan akhirnya semua anggota kiseki no sedai mengekor dibelakangnya.

Bersambung -