STORY ABOUT MY ENEMY AND PERSON WHO I LOVE
CAST : HARRY POTTER & DRACO MALFOY
WARNING : BL, NO MAGIC, SETTING OUT OF FILMS
(sorry ya tante JK. Rowling saya meggunakan karakter dalam novel anda untuk kepuasan pribadi)
"KENAPA SELALU AKU, DRACO MALFOY?"
.
.
.
Harry Potter
Disinilah aku sekarang, di ruang kebutuhan sekolah yang sangat luas dan . . . . sepi. Tak ada yang bisa aku lakukan di kelas, karena memang sedang tak ada pengajar yang beraktifitas. Mengingat kejadian tadi pagi, membuatku sangat bad mood. Dasar Malfoy jelek, sukanya bikin gara-gara saja.
Sejak insiden kemarin pagi sampai pagi ini, dia telah menciptakan shock teraphy yang sangat keren. Aku sampai di buat pingsan sore harinya, tak bangun sampai menjelang pagi dan kelaparan. Hanya menemukan sekotak roti dan aku makan untuk memulihkan nyawa yang beberapa menit -ah . . . jam yang benar- telah hilang dari ragaku yang sangat indah ini, hehehe. Narsis dikit lah.
Saat nyawaku sudah pulih dengan sempurna, dan membuatku bisa tidur dengan nyenyak. Tiba-tiba bencana sepertinya tak pernah jauh dari ku, banjir bandang langsung meluluh lantahkan tubuh mulusku.
Dasar memang Malfoy brengsek, saat aku mebuka mata dia hanya menyeringai dengan tampannya. Uuppsss .
Sungguh aku tak sengaja mengatakan itu. Tapi, memang dia ganteng, keren juga, pintar juga. Heh . . . dengan sangat terpaksa aku bilang kalau Draco Malfoy memang remaja yang sangat sempurna.
Tapi, kelakuannya padaku sungguh membuat keistimewaannya hangus.
Namun mengingat bagaimana dia waktu pertama kali kita bertemu. Dia baik, ya . . . walau tak sepenuhnya baik. Dia tetap dingin dan angkuh seperti sekarang ini. Tapi walau begitu, dia tak pernah sejahat ini denganku. Atau mungkin?
Hhmm . . . .
Dulu . . . dulu banget . . .
Aku pernah punya salah sama dia,
Tapi, itu kan karena aku tidak sengaja juga, tak mungkinlah dia dendam begitu. Tapi dia kan pendiam, katanya anak pendiam memang lebih mudah tersinggung dan memendam masalah. Tapi sungguh waktu itu aku memang tak sengaja. Sungguh
Aku aja lupa dan baru mengingat ini sekarang.
Saat dalam posisi termenung dan mengingat kejadian fatal apa yang pernah aku lakukan padanya.
Kalau aku tidak salah ingat
Waktu itu,,
Hhmm . . .
Ada tugas alam dari salah satu guru kami. Kami di suruh membawa binatang katak. Ingat ya KATAK.
Waktu itu, dengan sangat senangnya, aku berlari karena membawa katak yang menurutku lucu. Tanpa memperdulikan apapun, aku berlari dengan membawa ember berisi 3 buah katak.
Kenapa tiga?
Ya,, karena aku baik hati, jadi aku membawakan katak untuk 2 sahabatku, Ron dan Hermione.
Tapi, mungkin karena nasib sedang sial
Dan
Byuuurrrrr~
Duaaggghhh
-hening-
Kok hening?
Saat aku berdiri, ternyata semua melihatku dengan tatapan yang sangat aneh
Dan setelah aku teliti ternyata . . . .
"maaf, Draco, maaf" ucapku
"aku tak sengaja"
Namun, dia hanya melipat tangannya di depan dada dengan wajah yang siap menerkam.
"maaf" ucapku lirih
Dengan tangan bergetar dan ragu, aku mengambil 2 katak yang ada dikepalanya
"sudah" lirihku
"KAU MEMANG IDIOT, POTTER" ucapnya dengan nada lantang dan meninggalkan kelas
Aku hanya bisa menunduk mendengar ucapannya.
"sudahlah, mate" ucap Ron sambil menepuk bahu ku
Sungguh aku merasa bersalah dan sungguh aku tak sengaja
-000-
"hehehehe" aku hanya bisa tertawa saat mengingatnya
Tapi kejadian itu kan sudah lama, sekarang saja kita sudah naik kelas. Tapi?
Apa sedendam itu, Draco sama aku. Sepertinya, nanti pulang sekolah aku akan menanyakan hal ini padanya, agar semua ini cepat berakhir dan hidupku bisa bahagia tanpa gangguan darinya.
Semangat, harry ^^ !
-000-
Draco Malfoy
Hari ini si Potter sexy itu –uuppss-
Tadi pagi dia memang terlihat sangat sexy, dengan badannya yang basah dan mulutnya yang terbuka seperti ikan lohan yang sedang mencari nafas untuk bertahan hidup.
Sungguh aku tak pernah ada niat untuk membunuhnya. Aku hanya ingin mengerjainya saja
Tapi memang dasar Potter yang berlebihan, dia sampai seperti orang yang mau sekarat saja. Dan, apa pula itu, berkata kalau akan akan membunuhnya.
Sungguh tidah Malfoy sekali
Dalam keluarga Malfoy tak pernah ada yang menjadi seorang pembunuh dan mendekam dalam penjara.
Saat mengingat dia marah-marah tak ada yang bisa aku lakukan, karena aku tak menyangka kalau reaksinya sangat berlebihan. Apa mungkin memang dia sangat lapar ya?
Jujur saja, sebenarnya aku membeli sekotak roti itu memang untuknya. Aku tahu dia belum makan sejak pingsan kemarin jadi aku sengaja meletakkannya di samping tempat tidur kami. Dan aku senang saat mengetahui dia menghabiskan roti pemberianku. Namun, ide jahil memang tak pernah lepas dari fikiranku jadi aku memutuskan untuk mengerjainya di pagi buta ini saat dia mulai menggumam meminta air minum. Dan dari sinilah semua kejadian menghebohkan tadi pagi berasal. Saat dia mulai bisa mengontrol kondisinya, dia hanya menatapku garang dan sungguh aku sangat salah tingkah dan tak tahu harus berkata dan berbuat apa. Jadi dengan ragu aku mulai bersuara,
"kau memakan rotiku" aku mulai membuka pembicaraan
"aku lapar" jawabnya
"kau mencuri"
"aku hanya lapar"
"tetap saja pencuri"
Tiba-tiba dia mengambil tas sekolahnya dan mengeluarkan beberapa lembar uang
"lunas" ucapnya sambil berdiri menuju kamar mandi di dalam kamar kami. Dan dia menghentikan langkahnya dan berkata
"aku bukan pencuri, Malfoy. Aku hanya lapar, jadi kau tak perlu berusaha untuk membunuhku. Walau itu hanya sebotol air. Namun, saat beberapa mili air itu memasuki hidungku, rasanya sangat sakit".
Rasanya aku ingin tertawa saat mengingat adegan konyol kami tadi pagi.
Aku heran, kenapa dia mampu membuatku tersenyum dan tertawa hanya dengan tingkah konyol dan kecerobohannya. "sangat aneh" selalu itu yang aku katakan saat aku lepas kendali saat bersamanya.
Banyak sekali hal konyol dan ceroboh yang dia lakukan selama setahun ini
Diantaranya :
Saat itu kami masih kelas satu awal, dan kami mendapat tugas dari pengajar untuk membelah katak. Dan semua siswa wajib membawa katak walau sejijik apapun kami pada binatang tersebut. Emang dasar Potter si ceroboh, dalam hitungan detik saja sudah ada katak yang bertengger di kepalaku dengan kondisi badanku yang basah kuyup. Aku ingin marah waktu itu, tapi saat melihat wajahnya yang sangat bodoh dan merasa bersalah membuatku ingin tertawa. Tapi, tak mungkin aku melakukannya, bisa hilang martabat seorang Malfoy kalau aku melakukannya. Jadi, hanya ucapan kasar yang aku katakan dan meninggalkannya dengan wajah tertunduk lesu. Lucu sekali
Dan selanjutnya, saat kami dalam pelajaran olah raga. Dasar Potter memang sok solidaritas. Saat aku mengerjai siswa cupu, Longbottom atau siapa, aku lupa namanya. Dia dengan gaya sok pahlawannya menantangku dengan membentak cukup keras di depanku "lepaskan dia, Malfoy" seperti itulah dia berkata. Dan, tanpa pikir panjang dia mencoba berlari dan menyerangku. Namun apa yang terjadi?
Dia tak memperhatikan jalan dan tersungkur begitu saja. Sungguh saat itu aku ingin tertawa tapi tak mungkin aku melakukannya. Jadi aku hanya melihatnya dengan tatapan tajam dan melipat tangan di dada
Berikutnya, saat kami dalam pelajaran out door, entah mata pelajaran apa saat itu. Dia dengan santainya membelai kucing yang sedang tertidur pulas. Waktu itu, aku ingin memperingatkannya agar tak mengganggu binatang yang sedang terlelap. Namun, saat melihat wajah tenangnya dan senyum menawannya membuatku tenang dan ikut tersenyum. Tapi . . . .
"aarrrggg" jeritnya tiba-tiba dan aku langsung berlari dan berjongkok di depannya. Ternyata kucing itu mencakar tangan mulusnya sampai berdarah. Dan tanpa banyak bicara aku langsung menariknya dan membersihkan lukanya dan membalut dengan sapu tanganku.
"jangan belagu" ucapku, dan dia hanya diam dan menahan tangis yang sebentar lagi akan keluar. Namun, aku yakin dia tak akan melakukannya karena seorang laki-laki pantang untuk menagis apalagi hanya untuk hal sepele. Dan aku hanya bisa tersenyum melihat wajah murungnya yang menahan tangis.
Dan sebenarnya banyak sekali kejadian ceroboh yang dia lakukan, namun jika aku mengatakan semuanya, sungguh aku akan sangat lelah untuk bercerita.
"hm . . ." senyumku di depan cermin saat aku memakai seragam sekolah
"mengingatnya saja sudah membuatku tersenyum di pagi ini"
"saatnya berangkat sekolah dan melihat tingkah konyol apalagi yang akan dia lakukan" ucapku dengan merapikan penampilanku.
-tbc-
Thanks to :
.18 chapter 3 . Nov 6
jadi ? apa gerangan yg ngebuat Draco ngerjain Harry terus? jdi pnsran -_-
next chapnya ditungggu ne :)
-bales-
Terima kasih atas kunjungannya ^^
Ini udah terjawab ^^
paradisaea Rubra chapter 3 . Oct 23
Ceritanya lucu bin unyu, cuma typonya merusak keindahan fic kamu
saran : huruf pertama harus kapital.
Sudut pandang 'siapa' itu ditulis biar gak bingungin pembaca.
Jangan memberi space antara titik dan kata sebelum titik terus titik-titik nya aku rasa lebih rapi kalo (...) bukan (. . .),
gak ada maksud menggurui.., aku tunggu lanjutannya (y)
-bales-
Terima kasih atas kunjungannya ^^
Terima kasih pula atas masukannya ^^
Soal POV itu sudah ada kok di tiap awal cerita ^^
yvez chapter 3 . Oct 22
haii... aq suka ffx.. ringan n lucu.
... entah knp aq jd kecanduan ngebaca ff slash gt. yeah walaupun q 100% straight...
d lanjutkan y.. pliss panjangin dkit ceritax.
trus bwt drary yg setting hogwarts jg y..
upps.. sorry kok aq jd nodong. pdhal niatx review.. _
yeah.. whatever, i like this ff
-bales-
Thanks atas kunjungannya ^^
Soal setting hogwarts kayaknya g bakalan ada deh, soalnya aku g bisa bikin FF Drarry yg pakai magic,
Trus soal straight . aku juga 100% straight lho ya ^^
Dan ini udah panjang kan? hehehhe
Uzumaki Naa-chan chapter 3 . Oct 22
cepet jg nih updet x
drarry x kya x unyu gimana gitu
sambung
-bales-
Hehehe... kemarin lagi ada waktu luang jadi bisa update cepet
Thanks atas kunjungannya ^^
Iya, Harry aku buat polos disini ^^ sesuai dengan penulisnya :P hehehhe
hatakehanahungry chapter 3 . Oct 21
Hahah drarry emang keren...
Wkwkwk
Duuuh emangnya ry udah ngapain dray sih... Sampe dray jadi begini...wkwkwkwk
-bales-
Thanks atas kunjungannya ^^
Dan disini sudah terjawab,, heheheh
Note : apabila terjadi banyak kesalahan saya minta maaf dan mohon masukannya ^^
