Yang mereka lakukan pas jam kosong.
disclaimer : Hetalia Axis Powers atau Axis Powers Hetalia atau APH © abang Himaruya Hidekaz. Serta produk-produk yang disebutkan disini kembali pada pemiliknya masing-masing. tapi drabbles gaje ini karangan Ramagrochowska HUAHAHAHAHA /au ditimpuk pake bakiak sama para readers dan reviewers/
Waring: drabbles gaje, OOC, crack pairing, banyak adegan yang dibuat au dengan laknatnya, kalo mau isi waktu freetime jangan contoh drabbles ini, silahkan flame kalo mau/?, dagangan, adegan pacaran yang bisa bikin jomblo pada sirik dan kata-kata yang bisa bikin naik darah, human name.
Yang mereka lakukan pas jam kosong alias Frikles. Eh sori typo, Frikles itu nama bokapnya teman gue (ditabok sama teman gue). Maksud gue tadi itu Freetime atau Freeclass. ayo kita lihat bagaimana para Nations ini melakukan sesuatu dijam-jam kosong yang sayang kalo tidak dipake buat melakukan sesuatu yang gokil atau yang kelewatan 'bandel'.
note : kalo ada yang ingin disampaikan, harap sampaikan di kolom review atau PM saja aunya. danke.
kata-kata bijak dari au: JANGAN CONTOH APA YANG MEREKA LAKUKAN, INI HANYA FIKSI BELAKA. Selamat membaca.
1. Anak tukang jajan
"Eh Sakura, ke koperasi yuk. Gue mau ngeborong makanan nih" ajak Daina sambil membawa hapenya yaitu S*ms*ng S5 dan dompetnya.
"Ayok" balas Sakura "Ngomong-ngomong, Daina tumben mau ngeborong makanan dikoperasi. lo ulang tahun, ya?" tanya Sakura dengan nada bingung sekaligus curiga.
"Kaga sih, tapi gue mau jajan aja sekalian bagi-bagiin makanan buat anak-anak. kan gue orang baik" ujar Daina sambil tersenyum kecil.
"Ya Terserah lu deh" sahut Sakura sambil berjalan besama Daina menuju ke Koperasi Hetalia Gakuen.
2. Anak Overlimited rajin
"Lah, Anko uzai, lo ngapain?" tanya Lovise yang bingung begitu melihat Niklas dan Tiina sedang sibuk mengerjakan essay tiga nomor yang diberikan secara khusus kepada murid-murid (kesayangannya) pak Romania yaitu Niklas, Tiina, Daina, Arthur, Bella dan Lovise sendiri juga dikasih sih sama pak Romania Drakula itu tapi Lovise males ngerjainnya karena palingan juga engga dapat nilai tambahan dari si guru Drakula itu.
"Pake nanya lagi, lo engga liat gue lagi ngapain? gue lagi ngerjain tugas IPS dulu biar cepat selesai abis itu dapat cepek dari pak Romania." kata Niklas dengan nada nyolotin sekaligus sibuk menyalin jawaban dari buku cetak IPS-nya itu "ye ga, Tiina?"
"Yoi, lo mau ikut kita ngerjain ginian ga, Lovise?" ajak Tiina yang juga melakukan hal seperti Niklas : menyalin jawaban dari buku cetak.
"Engga mau ah, males gue main sama orang rajin kayak kalian" balas Lovise dengan nada sewot sambil pergi meninggalkan mereka untuk jajan bersama Chiara yang sudah menunggunya dari tadi.
3. Anak-anak ke WC buat...
"Alfred, gue mau ke WC dulu" kata Elizabeta pada Alfred yang sedang sibuk menyalin jawaban Bahasa Inggris dari kertas jawabannya Niklas itu.
bentar, Alfred orang Amerika sedangkan Niklas orang Denmark, kok Alfred nyontek(?) jawaban bahasa Inggris sama Niklas? apa Alfred lagi males jawab soal-soal yang susah-susah ini? abaikan ini.
"Ngapain lo ke WC, Eliza? Sakura?" tanya Alfred dengan penasaran sambil menatap kedua bola mata Elizabeta yang berwarna hijau itu dengan tatapan curiga.
"Urusan perempuan, laki-laki gausah kepo deh" sewot Elizabeta sambil menggandeng si Sakura menuju WC. "Padahal gue mau transaksi doujinshi crackpairing terbaru sama Sakura, kan engga enak kalo ngomongnya dikelas. bisa kacau nanti" batin Elizabeta sambil menghela nafasnya.
4. Anak-anak ke WC buat...(part 2)
"Alfred, gue mau ke WC sama Bella dulu, ya" ucap Emma sambil melilitkan sebuah jaket dipinggangnya untuk menutupi bagian rok putihnya yang sudah... (if you know what I mean)
Allfred F. Jones si ketua kelas di kelas E ini hanya bisa menghela nafas "Ngapain sih ke WC? mau transaksi?" tanya Alfred dengan nada penasaran sambil sibuk menulis soal buat latihan UTS nanti dari papan tulis.
"Urusan perempuan! kalo gue kasih tau ntar lo mikirnya macem-macem lagi!" sewot Emma sambil membawa dompetnya(?) dan menggandeng tangannya Bella menuju WC yang berada di dekat kelasnya itu.
5. Miss Dangdut
sekarang pelajaran bahasa Inggris dan ada sebuah kelompok yang isinya orang rusuh semua seperti Ivan, Antonio, Emma, Niklas dan Tiina untuk mengerjakan sebuah Essay secara bersama-sama. karena kelas itu sepi, jadi Emma ingin melakukan sesuatu bersama teman-teman sekelompoknya.
Emma punya rencana untuk mencairkan suasana yang tegang akibat Niklas yang asik sekaligus lelah karena mengtranslate dua halaman buku cetak bahasa Inggris ke buku catatannya, kalo si Antonio mulai lesu karena Chiara Vargas mulai ngedeketin si Arthur Kirkland dengan sejuta topik tentang bahasa Padang, sedangkan Tiina sedang sibuk bergerilya dengan buku catatannya Niklas untuk dicontekin dan Ivan yang mulai ketakutan karena dari tadi Natalya sudah memandanginya dengan tatapan : Ayo kita nikah, bang. Kemudian Emma menatap semua teman sekelompoknya itu. "Woi guys, kita dangdutan yuk!"
"Ayok!"
Kemudian Emma mulai nyanyi lagu dangdut yaitu Belah Duren. ia bernyanyi dengan gaya seperti penyanyi dangdut beneran dengan suara dan goyangannya itu. "BELAH DUREN DIMALAH HARI PALING ENAK DENGAN KEKASIH"
"DIBELAH BANG, DIBELAH, DA?" Ivan ikut-ikutan nyanyi hingga membuat suasana dikelas itu menjadi berisik. Saking berisiknya, si Francis Bonnefoy si biang kerusuhan di kelas E ini jadi pengen ikut-ikutan dangutan sama gengnya yaitu The Bad Touch Trio bersama Gilbert dan Antonio, tentunya.
Anak-anak sekelas mulai ikut-ikut dangdutan dan tiba-tiba pak Roderich yang merupakan guru SBK di Hetalia Gakuen pun masuk kelas E karena mendengar sebuah keributan (yang selalu ada dan terdengar oleh guru-guru yang ada diruang Guru) dari kelas itu.
kelas ini dekat sama ruang Guru, kira-kira tujuh belas langkah(?) dari ruang guru menuju kelas E, lah. makanya kalo mereka bikin ribut pasti kelas ini yang disamperin duluan. abaikan penjelasan mendadak ini.
"KALIAN KENAPA BERISIK BANGET SIH?! SEKARANG KALIAN PELAJARANNYA SIAPA?" ucap pak Roderich sambil menanyakan apa yang terjadi disini.
"BAHASA INGGRIS, PAK JACK KIRKLAND" koor anak-anak sekelas yang menjawab pertanyaan dari pak Roderich si guru sakau(?) Instrumen piano itu.
"MEMANG PAK JACKNYA DIMANA?" tanya pak Roderich dengan tegas tapi nadanya sungguh nyebelin.
"Ada urusan disebelah (read: Rumah Sakit) pak" koor anak-anak satu kelas, ceritanya dibelakang tanah(?) Hetalia Gakuen ini ada sebuah Rumah Sakit, bahkan sering terdengar suara Ambulans dari Asrama laki-laki dan asrama perempuan yang persis bersebelahan dengan Rumah Sakit ini.
"YAUDAH KALIAN UDAH DIKASIH TUGAS SAMA PAK JACK KAN? GAUSAH RIBUT BISA KAN?" tegas pak Roderich yang hanya direspon oleh anggukan kepala dari anak-anak yang bernasib sial(?) karena ulah mereka sendiri, pak Roderich yang galak itu menutup pintu kelas E dengan kesal.
"Mampus kita, Van" gumam Emma sambil melirik-lirik kearah Ivan.
"Da." balas Ivan singkat dan dengan nada pelan.
6. Pacaran dipojokan kelas
ketika jam kosong atau jam istirahat, biasanya si Ivan Braginski sama Elizabeta Héderváry yang sudah pacaran dari beberapa bulan yang lalu itu selalu terlihat bermesraan, mau ada guru atau engga ada guru tetap aja mereka berdua mesranya minta ampun, saking mesranya hubungan mereka berdua, para jones dikelasnya seperti Lovise Bondevik pun mulai mikirin sesuatu yang aneh (mungkin ia juga mikirin Mathias? siapa tau).
"Ah kamu ini bawel banget sih, da?" goda Ivan sambil mencubit hidungnya Elizabeta yang merupakan pacarnya itu.
"Apaan sih kamu, Van? pake cubit-cubit segala" sewot Elizabeta sambil mencubit balik hidungnya Ivan yang mancung itu.
"Lagian hidung kamu lucu sih" balas Ivan pada Eliza.
"Bilang aja kamu mau nyindir kalo hidung aku mancung kedalam" ketus Elizabeta sambil memandangi Ivan. Arthur yang sedang menyalin jawaban IPS milik gadis yang ia sukai yaitu Niklas sambil ditemanin oleh si pemilik lembar jawaban, ia juga memandangi kedua sejoli itu sambil memikirkan sesuatu yang aneh-aneh.
"Arthur, ada jawaban aku yang salah atau kamu yang bingung dengan jawaban aku yang terlalu ringkas ini?" tanya Niklas bingung pada Arthur yang mulai senyum-senyum sendiri sambil menatap wajahnya Niklas yang mulai bingung akibat tingkahnya yang mulai aneh.
"Niklas, kamu hari ini cantikan deh" goda Arthur pada Niklas dengan nada pelan.
Niklas mulai blushing dengan godaan itu lalu Niklas mencubit pipinya si Arthur karena laki-laki itu suka ngisengin dia (padahal dalam hati bilang : Masa sih? aihhh aku senang deh dipuji sama orang kayak kamu, Arthie) "Kamu ngisengin aku lagi deh! udah buruan salin, nanti nilai kita dikasih pas kkm sama si guru Drakula itu!"
7. Mendadak 5L : Lemas, Lesu, Letih, Lelah dan Lapar
Tumben hari ini si Francis Bonnefoy yang biasanya bikin keributan dikelas bersama sohib-sohibnya yaitu Antonio dan Gilbert itupun terdiam, bahkan ia tidak menunjukan ekspresi apapun karena biasaya anak ini paling Lebay(?) tapi Francis malah mendadak 5L.
"Oy Francis, kau kenapa? pasti karena yayang Sakura mu itu sedang cuekin dirimu, ya kan?" ucap Gilbert sambil memandang Francis yang sedang mengalami gejala 5L.
"Apa karena Arthur lebih memperhatikan Niklas dari pada dirimu?" Antonio ikut-ikutan memberikan spekulasi(?) "Ayo jawablah Francis, jangan begini terus"
"Iya kan kita The Bad Touch Trio yang merupakan Grup ter-AWESOME di Hetalia Gakuen ini, kalo satunya 5L pasti yang dua sisanya juga ikutan 5L. ayo ceritakan saja pada kami" paksa Gilbert sambil menggoyangkan tubuhnya si Francis.
"Sebenarnya bro, ini bukan tentang pacar gue si Sakura, Niklas, Arthur ataupun Tukimin-" ucapnya terputus "-Tapi ini karena gue abis kena omelan sama bu Seychelles gara-gara ngebully Hercales"
"Pantesan aja, tapi tenang aja Francis, kan ada kita bedua yang selalu setia denganmu" kata Antonio sambil tersenyum lebar pada Francis yang membuat Francis jadi semangat kembali.
Memang yang namanya sahabat itu bisa bikin teman dari 5L jadi ceria, bahagia dan sentosa(?)
8. Promosi Dagangan
"Eh Cuy, lo mau beli kaos buat Praktik SBK sama gue ga?" kata Tiina sambil menunjukan contoh kaos yang ia bawa kepada Francis, Monika, Sakura dan Lara "Ini bahanya bagus loh, cocok buat dilukis!"
"Emangnya berapaan, Tiin?" tanya Lara sambil memegang kaos itu "Memang bahannya bagus sih, tapi kalo mahal-mahal gue engga mau deh"
"Hanya 30k saja kok" kata Tiina dengan nada yang meyakinkan.
"Ah mahal banget sih, tapi kalo bahannya bagus gini sih gue mau dong" kata Sakura.
"Iya gue juga mau dong" Monika juga ikut-ikutan beli kaos itu.
9. Promosi Dagangan (part 2)
"Cuy, lo mau beli Makaroni Keriting sama gue ga?" tawar Bella pada Lara dan Tiina yang sedang duduk dan mengobrol bersama mereka berdua.
"Iya sekarang Bella lagi jualan Makaroni nih, gue udah coba dan enak banget, da-zeeee" kata Yong Soo yang mencoba mempromosikan jajanan yang dijual oleh personifikasi perempuan dari Belgia yang bernama Bella itu.
"Emangnya berapaan sih?" tanya personifikasi perempuan dari Eslandia yaitu Lara.
"Ah hanya 15k kalo Makaroni keriting ukuran large dan ada banyak rasa seperti original, keju, bawang, kari ayam, rendang, balado, pempek, iga bakar, sup krim dan banyak lagi da-zeee" kata Yong Soo, mungkin Yong Soo sudah pantas untuk menjadi salesnya si Bella hehe.
"Yaudah gue mau makaroni rasa keju, lo mau juga ga Tiin?" ucap Lara sambil menawarkan jajanan itu kepada Tiina.
"Mau deh, Makaroninya rasa kari ayam ya" kata Tina sambil menyerahkan beberapa lembar uang pada Bella.
"Sip deh" kata Bella sambil menerima uang dari kedua temannya itu dan menyerahkan dua bungkus makaroni keriting ke dua orang pelanggan itu.
10. Promosi Dagangan (part 3)
"GUE PUNYA BARANG BARU! MAU BELI GA?" kata Elizabeta Héderváry begitu ia tiba dikelas E setelah dari kantin sekolahan dengan tas yang banyak isinya dan mungkin isinya barang dagangan milik Eliza.
"APAAN?" tanya anak-anak perempuan dengan nada bingung sekaligus penasaran.
"DOUJINSHI UKxFEM!DEN" ucap Eliza dengan nada semangat sambil mengeluarkan Doujin itu dari tasnya.
"APA?! GIMANA SUMMARYNYA?" tanya Chiara dengan nada Antusias.
"GUE CERITAIN YA" kata personifikasi perempuan dari Hungary itu sambil menceritakan summary dari Doujinnya itu.
setelah Eliza selesai menceritakan summary dari doujin buatannya, anak-anak itu langsung berteriak "ASH ASIK BANGET TUH, GUE MAU DONG!" kata Daina dengan nada semangat.
"BERAPAAN SIH?" tanya Emma sambil mengeluarkan dompet dari kantong blazernya lalu menghitung beberapa lembar uang dari dompetnya itu.
"MAU DONG SATU!" ucap Tiina karena ia juga demen dengan doujinshi Straight kayak gini.
"Tenang-tenang, semua kebagian kok" ucap Elizabeta yang menganggapi permintaan teman-temannya itu.
Beberapa Hari kemudian
"Anjir Arthur sama Niklas bikin gue envy deh" ucap Emma yang membaca Doujinshi itu dikamarnya, ia tidak tau kalo teman sekamarnya yaitu Niklas berada dibelakangnya.
"Apaan? Arthur sama Niklas siapa?" tanya Niklas dengan nada penasaran tetapi Emma tidak memandang sumber suara itu, mungkin itu suaranya Tiina yang tiba-tiba masuk untuk membicarakan Doujin yang mempunyai omzet berlipat-lipat akibat Elizabeta menggunakan nama Niklas yang kece(?) itu. Sementara Niklas membatin : kau bilang apa tadi?
"Ini loh Tiina, Arthur Kirkland sama Niklas Køhler, yaampun kamu baca engga sih, ini keren banget! gue suka part ciumannya itu! Arthur hot banget! GYAAAAA" kata Emma dengan nada lebay ala fangirl itu.
"Ah seriusan gue dicium sama si alis ulat bulu itu? coba gue baca" kata Niklas sambil mengambil Doujinshi yang masih berada ditangannya Emma lalu ia membacanya. lalu Emma menyorotkan pandangan kepada gadis yang bukan Tina, tapi NIKLAS.
"Niklas? kamu sejak kapan ada disini?" tanya Emma dengan nada ketakutan sekaligus kaget.
"Sejak-kau-menyebut-namaku-dan-namanya-si-alis-ulat-bulu-itu" ucap Niklas dengan tatapan Kesal yang membuat Emma sedikit syok.
.
.
.
TBC DENGAN GAJENYA.
.
.
.
6 Agustus gue udah masuk dan gue kangen sekolahan. jadi gue tulis fict ini, ada yang bedasarkan kisah nyata dikelas (ya yang dagang-dagang itu memang sering terjadi dikelas gue, kelas gue isinya memang mental dagang semua-_-), bisa jadi ini fict bakal engga gue terusin untuk sementara karena sibuk dikelas 9 nanti. tapi gue bakal iseng mampir buat liat-liat reviewes yang baik-baik kok (?), aku sayang kalian!
terima kasih yang sudah membaca fict ini dan fict terbaru gue hehe.
Review, kritik dan apapun sangat diterima tapi jangan flame, oke?
Danke. xoxo.
