hanna

dul

set

Siwon begitu sibuk memindahkan patung Kim Kibum, Lee Donghae, juga patung yeoja yang belum selesai dia pahat dengan kulit kepala milik nyonya Lee dari ruang khusus itu keruangan lain yang tidak mungkin akan dilihat Kyuhyun.

Menyemprot ruangan khusus itu dengan pewangi ruangan, membiarkan semua jendelanya terbuka agar udara dapat masuk kedalam ruangan yang menyimpan banyak misteris tentang dirinya. Memastikan kembali seluruh lantai jika saja ada noda darah milik korbannya yang masih tersisa.

'tidak aku sangka dia begitu cepat datang setelah mendapat pesan yang aku kirim berisi alamat rumahku ini. Apakah dia memang begitu penasaran denganku? Atau dia memang sangat tertarik padaku?'

Siwon tersenyum sendirian saat keluar dari ruangan khususnya.

.

.

.

Pintu rumah mewah itu dibuka Siwon untuk menyambut tamunya. Dari tempatnya berdiri Siwon melihat sebuah mobil berwarna hitam buatan dalam negeri Hyundai Santa Fe terparkir didepan gerbang rumahnya.

Siwon segera melangkah menuju gerbang untuk membuka gerbang untuk tamunya itu. mobil hitam jenis mini bus itu masuk kedalam pelataran parkir halaman rumah mewah milik Siwon.

Cho Kyuhyun keluar dengan membawa tas ransel besar dipunggungnya sementara tangannya menenteng kamera kebangaannya. Melangkah mendekati Siwon yang berdiri dihadapan mobilnya.

Siang itu Kyuhyun terlihat sangat tampan dan modis. Sebuah Tshirt berwarna putih dengan polos dipadu dengan cardigan salur hitam putih. Dengan celana jeans biru langit membuat dirinya terlihat cerah.

"besar sekali rumahmu ini!" puji Kyuhyun membuka percakapan melihat dan memandangi rumah mewah Siwon

"appa yang membelikannya untukku" balas Siwon melanjutkan langkah menuju pintu masuk diikuti Kyuhyun tak jauh dari dirinya

"apakah aku mengganggumu? Aku datang tiba – tiba tanpa memberimu kabar terlebih dahulu" ujar Kyuhyun dengan mimik wajah yang ragu

"kau tidak menggangguku. Kebetulan sekali aku memang sedang memiliki waktu luang" Siwon menoreh kearah Kyuhyun dengan senyum yang kaku lalu membuka pintu

"kau tidak kuliah?" tanya Kyuhyun masuk kedalam rumah Siwon

"aku tidak ada kelas hari ini. Dosen memberiku hari libur istimewa karena patungku baru saja dipamerkan diacara Gala dan menjadi hasil karya terbaik untuk semua jurusan seni. Saat ini patung buatanku dipamerkan diloby kampus" cerita Siwon dengan wajah merona dan terlihat dia begitu malu

"waw daebak! Aku semakin penasaran dengan patungmu. Boleh aku melihatnya?" Kyuhyun memperhatikan seisi rumah

"tentu saja! Ikut aku" jawab Siwon meneruskan langkahnya menuju tangga besar yang lebar dan tinggi dengan karpet merah menjadi alasnya

Tepat diujung tangga. Sebuah foto besar bergambar tuan Choi Kiho terpampang didinding begitu gagah dengan setelan jas mahalnya. Senyum tipis menghiasi wajahnya yang sudah mulai tua namun masih terlihat tampan.

"jadi kau putra Presiden Choi?" tiba – tiba Kyuhyun bertanya sambil melongo memandangi foto tuan Choi

"kau mengenal appaku?" Siwon menghentikan langkahnya menoreh kearah Kyuhyun yang sedang memandangi wajah appanya

"aku pernah berjumpa dengannya saat aku memotret First Lady di Blue House beberapa waktu yang lalu. Malam itu Presiden Choi sedang makan malam akrab dengan bapak Presiden. Aku melihat mereka begitu akrab dan sangat dekat. Aku yakin mereka pasti berteman karena bapak Presiden begitu bebas tertawa dan bercanda dengan presiden Choi tanpa ada dinding diantara mereka. Aku bahkan diijinkan memotret keakraban mereka dengan kameraku" jawab Kyuhyun tersenyum riang melanjutkan langkahnya mengikuti Siwon menuju ruangan khusus

"mereka memang bersahabat dan sama – sama lulus dari Harvard University tahun 1982" Siwon menambahkan mulai membuka pintu ruangan khususnya

"oh begitu,, pantas saja mereka begitu dekat. Ohya saat tahu apa profesiku dan apa project selanjutnya dengan foto – foto yang aku ambil saat di Blue House, tanpa aku minta Presiden Choi menawarkan jasanya untuk menjadi sponsorku saat pameran nanti. Aku sungguh sangat berterima kasih padanya. Dia memang benar membantu" Kyuhyun terlihat begitu haru dan tampak dia tidak bisa menutupi kekagumannya pada tuan Choi

"begitulah appa, dia memang begitu concern pada semua anak muda yang berbakat. Dia sangat menghargai hasil kerja generasi muda. Dia sengaja membuka perusahaan baru dibidang garment dan merekrut semua karyawan dan managernya dari kalangan muda yang berbakat dibidang mode. Appa tidak mempermasalahkan ijazah apa yang dibawa pelamarnya. Selama mereka berbakat dan memiliki jiwa pekerja keras, appa pasti akan memberikan tempat untuk mereka." Cerita Siwon memuji kebaikan yang dimiliki sang appa dan memang itulah adanya

"lalu mengenai kuliah seni-mu itu, apakah presiden Choi memang menghendakinya?" tanya Kyuhyun mulai membuka penutup kameranya

"aku yang memilihnya! Karena aku memang menyukai patung. Appa tidak melarangku padahal aku tahu dia membutuhkan aku sebagai penerusnya" jawab Siwon mulai mengumpulan gundukan tanah liat diatas meja yang merupakan media saat dia membuat patung

"dimana patung – patungmu itu?" Kyuhyun melihat keseluruh tempat diruangan itu

"aku membuat patung sesuai pesanan. Semua hasil sudah diambil pemesannya. Aku tidak menyimpan patung didalam rumahku" jawab Siwon kini dengan ekspresi wajah yang amat berbeda tidak selugu sebelumnya

"lalu kau akan membuat sebuah patung yang baru dan menunjukannya padaku?" Kyuhyun melangkah mendekati Siwon yang sudah mulai membasahi gundukan tanah liat itu dengan air

"hanya dengan memandangimu saja aku bisa membuat patungmu. Sekarang aku akan membuat patung yang sangat mirip denganmu Cho Kyuhyun!" jawab Siwon mulai membulatkan gundukan tanah liat itu membentuk sebuah kepala

"jinja? Hanya dengan memandangiku meski aku sedang bergerak sekalipun kau mampu membuat patung yang sangat mirip denganku?" tanya Kyuhyun dengan wajah yang tidak yakin

"nee! Kau lihat saja" jawab Siwon mulai meruncingkan bentuk hidung dari wajah dipatung itu dengan pengikiir

"jika begitu aku akan menunggunya sambil mengambil gambarmu. Aku akan memotretmu saat kau membuat patung itu. apa kau tidak keberatan?" Kyuhyun mulai mengarahkan lensa kameranya kearah Siwon

"lakukan apapun yang ingin kau lakukan!" ujar Siwon menegaskan bentuk bibir patung itu

Kyuhyun mulai memotret Siwon yang sedang membuat patung dirinya dari berbagai angel. Melihat kembali hasil gambarnya lalu tersenyum sendiri memandangi wajah objek didalam kameranya.

"apa kau sadar kau begitu memiliki bentuk wajah yang nyaris sempurna? Kau seperti sebuah manekin. Kulit mulus, putih, bentuk hidung yang begitu sempurna, juga tinggi. Objek yang indah untuk difoto dari berbagai arah hasilnya tetap sempurna. Llihatlah!" Kyuhyun mendekati Siwon untuk menunjukan fotonya dalam kamera

Siwon melihat monitor dikamera itu lalu tersenyum kaku saat melihat dirinya.

"semenarik itukah aku dalam pandanganmu?" tanya Siwon menatap mata Kyuhyun tajam

"sudah ratusan objek baik itu alam, benda antik, barang mewah juga manusia sudah aku potret. Entah kenapa saat memotret dirimu aku merasa seperti memotret dua orang yang berbeda. Lihat ekspresimu saat aku foto diparkiran tempo lalu! Kau begitu terlihat naif dan lugu. Tapi lihat ekspresi wajahmu yang sekarang! Kau terlihat begitu angkuh dan tegas" ujar Khuhyun menunjukan foto – foto Siwon dalam kameranya

"begitukah? Ahh aku tidak mengerti maksudmu" Siwon membersihkan kerongkongannya

"seperti itulah aku melihat dirimu Siwon-ssi" Kyuhyun balas menatap mata Siwon dengan sendu membuat jantung Siwon berdebar kencang dan tak karuan

'kenapa dia menatapku seperti itu? cara dia menatapku begitu menggoda. Apakah harus aku habisi dia saat ini juga? Patungku belum usai aku buat. Tapi saat ini aku sungguh ingin mencumbuinya dalam bentuk patung' Siwon berdiri mematung menghentikan kegiatannya membuat patung Cho Kyuhyun, menatap Kyuhyun tajam dan dalam

Mereka berdua diam dan saling memandang satu sama lain. Ada kesan dalam tatapan mereka yang tak terucapkan. Kyuhyun menelan air liurnya saat berusaha bertahan menatap mata Siwon. sementara Siwon menarik nafas yang dalam dan menghembuskannya secara perlahan

"apakah kau seorang yang normal?" tiba – tiba Kyuhyun bersuara membuyarkan fantasi yang ada dalam benak Siwon

"maksudmu?" Siwon kembali menunduk melanjutkan kegiatannya membuat patung

"berhubungan dengan seorang yeoja?" jawab Kyuhyun melangkah mundur pelan

"aku tidak memiliki kekasih" jawab Siwon mulai membentuk vital patung menyentuh bentuk vital itu yang sudah terbentuk sempurna itu dengan mengusap – usapnya berkali kali dengan wajah yang tersenyum memandangi vital patung Cho Kyuhyun

"benarkah?" Kyuhyun berhenti melangkah mundur mengamati tingkah Siwon yang begitu menikmati saat menyentuh dan menyempurnakan bagian vital patung dirinya

"aku tidak memiliki siapapun. Yeoja ataupun namja" ujar Siwon melirik kearah Kyuhyun

"berduaan bersamaku diruangan ini apa yang kau rasakan?" tanya Kyuhyun melangkah maju selangkah sambil terus memandangi tangan Siwon yang masih mengusap vital patung itu

"hmmm maksudmu?" Siwon mulai terlihat gugup

"apakah kau pernah memiliki fantasi sex? Dengan yeoja atau namja?" Kyuhyun kembali melangkah maju

"percakapan macam apa ini?" bentak Siwon dengan tatapan mata yang penuh amarah

"miane! Jeongmal miane aku tidak bermaksud membuatmu marah" Kyuhyun kembali mundur terkejut melihat perubahan sikap Siwon yang begitu drastis

"Kyuhyun-ssi! miane aku tidak bisa menguasai diriku! Miane" Siwon berubah kembali dan kembali menunduk

Kyuhyun mengerutkan dahinya mengamati perubahan sikap yang ditunjukan Siwon kembali. Kyuhyun mencoba menganalisa psikologis yang dimiliki Siwon lalu

"aku seorang gay! Apakah kau risih kenal dengan orang macam aku?" Kyuhyun bertanya dari tempatnya berdiri menatap Siwon tanpa senyum

"aaaakuuu,, aa" Siwon kaku dan gugup menunduk dan terus melanjutkan kegiatannya membuat patung itu sudah ditahap bagian badan.

"apa yang akan kau lakukan jika aku melakukan ini padamu?" Kyuhyun melangkah cepat menghampiri Siwon lalu seketika melumat bibir Siwon dengan mata terpejam

Siwon diam dan menikmati hisapan bibir Kyuhyun dibibirnya dengan mata terbuka. Dadanya berdebar kencang, membernya mulai mengalami ereksi dan sudah menegang. Siwon merasa tidak nyaman disekitar celana jeansnya yang mulai terasa sempit karena miliknya semakin menegang dan membesar

'saatnya aku habisi namja ini! Dia sudah terlalu membuatku bergairah. Aku tidak bisa melakukannya. Aku harus segera membuatnya menghidupkan patungku ini' tangan kanan Siwon mencoba meraih pisau mengikir tanah liat yang terletak diatas meja yang akan dia gunakan saat membunuh Kyuhyun

Pisau itu berhasil Siwon raih dan Siwon arahkan pisau itu diatas kepala Kyuhyun untuk dia hujamkan diatas batok kepalanya namun,,,,,

Kriiiing

Ponsel pintar milik Kyuhyun terdengar menerima panggilan. Kyuhyun tersentak dan menyudai hisapannya dibibir tipis Siwon lalu bergegas melangkah menghampiri tas ranselnya dimana ponselnya disimpan didalamnya.

Pisau pengikir itu Siwon taruh kembali diatas mejanya.

"mwo? Lalu bagaimana dengan studionya?" terdengar suara Kyuhyun begitu keras

"andweeee! Baiklah aku akan segera kesana" Kyuhyun membereksan tasnya lalu mengalungkan kameranya menatap Siwon dengan ekspresi wajah yang gelisah

"aku harus pergi sekarang" ujar Kyuhyun berpamitan

"wae?" tanya Siwon bingung

"studio fotoku kebakaran. Aku tidak tahu seberapa parahnya. Aku harap kejadian ini tidak menggagalkan acara pameranku" jawab Kyuhyun menghela nafas dengan wajah penuh sesal

"aku ikut sedih mendengarnya! Apa yang bisa aku lakukan untuk membentumu?" Siwon mengelap tangannya dari kotornya tanah liat

"untuk saat ini aku tidak tahu. Tapi satu saat nanti aku pasti membutuhkan pertolonganmu" jawab Kyuhyun mengantelkan tas dibahunya

"apakah kau akan menemuiku kembali?" tanya Siwon penuh harap

"kau yang harus menemuiku diacara pameranku. Aku akan menunggumu" balas Kyuhyun tersenyum

"lalu,, apa yang baru saja terjadi?" Siwon menunduk wajahnya merona seketika

"hmm apakah kau menyukainya?" Kyuhyun mengangkat alisnya dengan sedikit senyum

"aaakuuu aakuuu" Siwon semakin gugup

"aku harap kau menikmatinya! Karena aku menyukainya saat melakukannya denganmu" Kyuhyun melangkah menuju pintu

"Kyuhyun-ssi!" Siwon memanggil

"nee!" Kyuhyun menoreh

"aku akan menemuimu kembali!" Siwon mengangguk

"jika begitu aku akan menunggumu" Kyuhyun membuka pintu ruangan khusus itu dan segera pergi meninggalkan Siwon

.

.

Siwon kembali membereskan kegiatannya membuat patung milik Kyuhyun. Dengan pose yang agak feminim, wajah yang agak menunduk menghadap sedikit kearah samping, satu tangan kiri melingkar menutupi bagian perutnya, dengan tangan kanan lurus kebawah sejajar paha, berdiri dengan kaki sedikit terbuka.

'aku sudah menyelesaikan patung mu ini Cho Kyuhyun! Kau akan segera menghidupkan patung ini. Dan aku akan menikmati tubuhmu setiap waktu setiap saat aku ingin mencumbumu'

.

.

Siwon sedang bercermin didalam kamar pribadinya dan lagi terjadi monolog antara dirinya dengan bayangan dicermin.

"aku akan memberikan kau rambut yang baru! Kali ini rambut milik seorang namja yang berhasil menggetarkan hatiku! Aku harap kau berhenti melukaiku. Lihatlah tanganku ini! Masih meninggalkan luka saat kau memukul tembok dengan tanganku" Siwon berbicara dengan ekspresi sedih dan lirih

"namja itu berhasil membuat hatimu tergetar? Bukankah sebelumnya ada model itu? kau selalu tertarik pada semua namja tampan. Kau memang tidak normal" ujar Siwon kembali dengan wajah angkuh dan tidak ramah

"kau yang membuatku seperti ini! Kau selalu melarangku bersama siapapun. Setiap mencarikan korban untukmu semua adalah seorang namja. Bagaimana tidak jika akhirnya aku tertarik pada jenis itu?" Siwon mencuci tangannya

.

.

.

Acara pameran tunggal yang diadakan Cho Kyuhyun akhirnya tiba. Kebakaran kecil yang menimpa studionya tidak membawa pengaruh buruk pada rencana besarnya memamerkan foto hasil jepretannya ke khalayak ramai.

Siwon sudah berpakaian rapi. Setelan jas resmi yang dipilihkan tuan Choi untuknya. Yah malam itu Siwon memang berada dikediaman tuan Choi karena tuan Choi memang mengundangnya untuk pulang.

Sebagai orang yang menjadi salah satu yang menyeponsori acara pameran itu, tuan Choi datang sebagai tamu undangan yang istimewa. Memutuskan untuk pergi bersama putera tunggalnya berharap sang putera akan berteman dengan anak muda yang sudah membuatnya terkagum.

.

.

.

Sebuah gedung kesenian yang disewa Kyuhyun untuk acara pemerannya sudah ramai dikunjungi para undangan. Kebayakan dari mereka adalah para photografer juga wartawan diberbagai media cetak maupun elektronik. Tidak sedikit selebritis yang pernah manjadi objek Kyuhyun sang photografer. Terlihat banyak juga kaum sosialite dan pejabat negara yang ikut hadir menyaksikan pameran itu.

Siwon sama sekali tidak menyangka seorang Cho Kyuhyun begitu dikenal oleh banyak kalangan elit di kota Seoul. seorang namja tampan yang pernah mencium bibirnya adalah seorang photografer termuda yang memiliki jam terbang yang tinggi dan berprestasi.

Siwon masuk beriringan dengan tuan Choi dan disambut begitu hangat oleh panitia yang masih merupakan kerabat dan kru dari Cho Kyuhyun.

"Siwon-ssi! kau datang juga?" Kim Ryeowook yang memang adalah sepupu dari Cho Kyuhyun menyapa Siwon

Tuan Choi berlalu meninggalkan puternya bersama temannya dikawal satu pengawalnya bergabung bersama para pejabat lainnya.

"kau! Apa yang kau lakukan disini?" tanya Siwon tersenyum kaku pada Ryeowook

"orang yang memamerkan foto – foto indah ini adalah sepupuku" jawab Ryeowook bangga

"mwo? Cho Kyuhyun adalah sepupumu?" Siwon tersentak

"benar" jawab Ryeowook menepuk bahu Siwon

"aku sama sekali tidak menyangka" Siwon tersenyum

"aku sepertinya melihat fotomu dipamerkan Kyuhyun disalah satu dinding. Kajja kita cari" Ryeowook menarik tangan Siwon mencari foto yang dimaksud

Mereka berdua melangkah bersama melihat foto – foto artistik hasil karya tangan dingin seorang Cho Kyuhyun.

"apakah dia memamerkan fotoku? Aku sedang membuat patung?" tanya Siwon matanya tertuju pada satu foto yang besar bergambar dirinya sedang membuat patung

Foto itu begitu indah, sentuhan photoshop terlihat begitu nyata memperindah objek foto yang memang sudah begitu indah dipandang.

"aku tidak salah kan? Ternyata memang kau!" Ryeowook tersenyum ikut memandangi foto Siwon

"bagaimana kau bisa mengenal sepupuku?" tanya Ryeowook kembali melangkah melihat foto lainnya bersama Siwon

"secara tidak sengaja!" jawab Siwon singkat menghentikan langkahnya menatap kearah Kyuhyun yang sedang berbicara bersama seorang namja tinggi dan tampan.

Terlihat jelas dari tempat Siwon berdiri, Kyuhyun sepertinya sedikit bersitegang dengan namja tinggi itu dari cara mereka bersikap dan saling memandang.

"namja yang bersama dengan sepupuku itu adalah Zhou Mi! Seorang pengusaha kertas asal Cina. Dia kekasih Kyuhyun" bisik Ryeowook pelan

Blashh

Jantung Siwon terasa ditusuk sembilu saat mendengar Kyuhyun sudah memiliki seorang kekasih namja.

"yah sepupuku itu memang seorang gay" tambah Ryeowook polos

"aku harus ketoilet!" Siwon melihat sekitar mencari tulisan Toilet

"lurus lalu belok kiri! Disana letak toiletnya" Ryeowook mengarahkan

"gumapta" Siwon segera berlalu meninggalkan Ryeowook menuju toilet.

Selama melangkah menuju toilet, pandangan Siwon tidak lepas dari Kyuhyun yang masih bicara serius dengan kekasihnya itu. mengacuhkan tetamu yang datang untuk menghadiri pamerannya.

.

.

Siwon hanya duduk diatas kloset tanpa membuka celananya. Dia hanya duduk termenung memikirkan Kyuhyun yang ternyata sudah memiliki seorang kekasih.

Clek

Terdengar suara pintu toliet dibuka seseorang. Lalu sebuah percakapan yang penuh amarah terdengar.

"bisakah kau menahan emosimu itu! malam ini adalah malam yang besar dalam karirku! Aku harus menyambut tamu – tamuku" terdengar suara Kyuhyun yang sangat Siwon kenal berbicara pelan namum membentak

"kau memintaku untuk menahan emosiku setelah aku melihat kau bercakap begitu akrab dengan Shim Changmin mantan kekasihmu itu? kau harus ingat Cho Kyuhyun! Bagaimana aku menolongmu untuk membiayai hidupmu! membiayayai pengobatan rutinmu, memberimu fasilitas, membelikamu kamera mahal yang kau jadikan senjata dalam profesimu, memberimu tempat tinggal, membelikanmu mobil dan semua hal yang kau pakai sekarang!" bentak seorang namja begitu menjijikan ditelinga Siwon

"aku tidak akan pernah melupakan semua yang sudah kau keluarkan untukku! Aku juga tidak akan pernah melupakan bagaimana kau menyodomiku! dan mengancamku jika aku membuat laporan" ujar Kyuhyun dengan suara berdebar

"kau membahas itu lagi! Bukankah sekarang kau malah menjadi begitu menikmatinya? Aku heran kau selalu menyebutnya sebuah pelecehan. Sodomi. Memangnya kau tidak pernah melakukannya saat bersama Changmin hah?" ujar namja itu tanpa mengontrol suaranya

bruk

Terdengar suara bruk tanda sesuatu membentur tembok toilet

"hajima! Hajima" suara Kyuhyun terdengar sepertinya namja itu melakukan sesuatu pada Kyuhyun

"aku hanya ingin menciummu sebentar saja" ujar namja itu

Siwon mulai kehilangan kesabarannya mendengar percakapan menjijikan itu.

Clek

Pintu dibuka Siwon. Siwon segera keluar dengan tatapan sinis dan penuh benci menatap Zhou Mi

"Siwon-ssi!" sapa Kyuhyun mendorong Zhou Mi dengan gugup dan kaku

"kau bukankah kau adalah namja yang menjadi objek foto Kyuhyun" serang Zhoi Mi menatap Siwon penuh benci

"kau tidak perlu khawatir! Aku adalah namja yang normal" balas Siwon mencuci tangannya diwastafel melirik sinis kearah Zhou Mi juga Kyuhyun

"baguslah" balas Zhou Mi dingin

"Siwon-ssi! kau datang?" tanya Kyuhyun merapihkan setelan jasnya

"aku datang bersama appa!" jawab Siwon berlalu hendak meninggalkan toliet itu

"gumapsemida kau menyempatkan untuk datang" ujar Kyuhyun kaku karena Zhoi Mi terus melihatnya

"nee cheonma" balas Siwon meninggalkan toliet

.

.

'sepertinya target kita berubah untuk sementara. Betapa aku ingin sekali menghabisi namja itu. aku akan menghabisinya dengan cara yang paling keji. Namja itu begitu sombong dan penuh perhitungan, namja itu juga sudah menyodomi Kyuhyun-ssi. baiklah aku akan menghabisi namja itu dengan segera'

'bunuh namja itu tanpa kau harus menguliti kepalanya. Aku tidak tertarik dengan rambut miliknya. Kau juga tidak akan tertarik untuk menyetubuhinya bukan?'

Siwon melangkah menuju ruang pameran mencari tuan Choi untuk bergabung bersama appanya.

Tidak lama Kyuhyun muncul menyambut para tamunya. Dan melayani tamu undangannya yang berminat membeli foto hasil jepretannya untuk dikoleksi.

"apa melihat foto milikmu yang sedang membuat patung. Apakah kau mengenalnya?" tuan Choi bertanya pada puteranya memandangi foto milik Siwon

"kami kenal dengan tidak sengaja appa! Dia memintaku menjadi objek fotonya" jawab Siwon memperhatikan Kyuhyun

"appa ingin membeli foto itu dan membawanya pulang" tuan Choi melangkah menghampiri Kyuhyun yang masih melayani tamunya

.

.

Siwon mengikuti langkah tuan Choi menghampiri Kyuhyun yang tersenyum pada mereka.

"selamat malam presiden Choi" sapa Kyuhyun membungkuk

"selamat malam anak muda! Aku senang sekali kalian ternyata sudah saling mengenal" balas tuan Choi menepuk lembut bahu Kyuhyun

"nee! Siwon-ssi orang yang sangat baik. Aku diijinkan masuk kedalam ruangan pribadinya untuk mengambil gambarnya yang sedang membuat patung. Aku sungguh merasa tersanjung" Kyuhyun melirik kearah Siwon dengan tatapan yang penuh makna

"berapa aku harus membayar foto Siwon dalam pameranmu? Aku begitu berminat untuk membelinya?" tuan Choi langsung pada niatnya

"anda tidak perlu membayarnya presiden Choi! Anda sudah begitu baik menjadi sponsor diacara pameranku. Aku tidak boleh serakah. Ambilah foto itu milik anda sekarang tuan" jawab Kyuhyun begitu hangat

"jinjayo?" tuan Choi mengangkat kedua alis matanya

"saya sangat yakin pak presiden!" jawab Kyuhyun melirik Siwon

'aku sudah muak menjadi parasit dalam kehidupan Zhou Mi sibrengsek Cina itu. aku sudah puas menguras hartanya sejauh ini. Dihadapanku berdiri dengan begitu tegap seorang pangeran dari kerajaan yang memiliki nilai tak tertandingi. Pangeran dengan wajah yang sangat tampan. Hanya dengan memandanginya saja sudah membuatku bergairah. Akan aku manfaatnya sisi lugunya dan akan aku kuras harta appanya yang sudah mulai menyukaiku. Ternyata strategiku berpura – pura tertarik memotret mobil super mewah itu membuahkan hasil yang amat besar. Siapa sangka pemilik mobil mewah itu ternyata seorang pangeran yang sangat tampan bernama Choi Siwon'

tbc

annyeong!

update lagi tengah malem begini

cos nungguin baby tidur dulu sihh #curcol

waduuuuh makin aneh aja yah semua chara disini?

ternyata Kyu gak sebaik yang dipikir kan?

dia super duper matreee kata vai #plak

dichapter ini sengaja vai g bikin adegan pembunuhan soalnya takutnya pembaca bosen tiap chapter ada adegan sadis mulu

sekali" bikin yang sweet moment wonkyunya

gmn makin bingung ga?

masih penasaran kan sama hubungan wonkyu kedepannya?

tungguin terus yah!

gomawo udh review yang banyak

deepbow

buat chapter ini kasih review yang banyak yah kasih pendapat kalian sama chapter ini

vai tungguin yah!

sekian chitchatnya

saranghae aishiteru wo ai ni

muaaaccchhh

annyeonng