Because I Love You Chapter 4
Cast : - Cho Kyuhyun
-Lee Sungmin
Rate : T
Genre : Angst, Hurt, Romance
Disclaimer : Cho kyuhyun milik Lee Sungmin Dan Lee Sungmin milik Cho Kyuhyun.
Saya hanya pinjam nama.
Warning : Author Newbie, Typos, Cerita Pasaran, EYD berantakan.
Summary : Terkadang cinta itu butuh penyesalan , Agar kita mengetahui seberapa besar kita mencintainya.
MalaLee
.
.
.
Present
.
.
.
.
Because I Love You
It can't be if it's not you
I can't be without you
it's okay if i'm hurt for a day and a year like this
It's fine even if my heart's hurts
Because i'm just in love with you
I cannot send you away one more time
Whatever I try to live without you
I can't live without you
"Kau menjijikan sungmin hyung " ucap kyuhyun memandang wajah sungmin dengan tatapan jijik. Kemudian Kyuhyun pergi dan menutup pintu lebih tepatnya membanting pintu.
Brug
Setelah kyuhyun pergi sungmin tak mampu menahan berat tubuhnya lagi. Dan akhirnya ia jatuh terduduk di lantai kamarnya dan kyuhyun.
Sungmin POV
"kau menjijikan sungmin hyung"
"kau menjijikan"
Kata itu terus terulang-ulang di pikiranku . Aku tau, sangat tau dari awal perasaanya itu salah.
Tapi apakah ia memang semenjijikan itu? Kenapa tuhan memberikan perasaan ini kepadanya?
Sungguh, jika dia bisa dia sangat ingin menghilangkan perasaan yang salah ini, dia ingin membuang perasaan ini.
Ya Tuhan... Apa salahku hingga kau membuatku seperti ini? Batin Sungmin.
I want to be close to you everyday
I want to love you
But why are our hearts so different with each other?
Why I am the only one who wants and wants you?
Sejak saat itu semuanya menjadi sulit untuk Sungmin. Kyuhyun selalu menghindarinya. Kyuhyun tidak pernah lagi tidur di kamarnya dan Sungmin. Ia lebih memilih menginap di hotel atau tidur di kamar dengan hyungnya yang lain. Bahkan saat berpapasan dengan Sungmin pun kyuhyun seolah-olah tidak menganggap sungmin ada.
Perilaku Kyuhyun pun sukses membuat Sungmin down. Sungmin bahkan sempat sakit karenanya. Anemianya kambuh , dan itu membuatnya harus beristirahat di kamarnya selama 3 hari. Dan bisa ditebak, Kyuhyun sama sekali tak menjenguknya saat itu.
Semua member Super Junior yang mendengar pertengkarannya dengan Kyuhyun kemarin pun hanya bisa diam. Mereka tak berani mencampuri urusan Sungmin dan Kyuhyun. Apalagi urusan mereka adalah urusan hati.
Saat ini, Sungmin di diundang ke sebuah acara vairty show. Entah Sungmin sedang sial atau apa , yang di undang ke acara itu hanya dirinya dan Kyuhyun saja.
Sejak tadi pun Kyuhyun tak pernah mengajaknya bicara. Bahkan ia membuat jarak dengan Sungmin. Seolah-olah Sungmin adalah mahluk yang pantas untuk di jauhi.
Saat ini, tibalah sesi tanya jawab yang akan di pandu oleh presenter acara tersebut. Kemudian, yang pertama di tanyai oleh presenter tersebut adalah Kyuhyun. Setelah itu baru dirinya.
" Kyuhyun-sshi, Seperti apa sosok Sungmin-sshi di matamu? Hubungan kalian sangat dekat selama ini." tanya seorang presenter di acara vaerity show itu secara tiba-tiba.
Deg
Seketika sungmin refleks menahan napasnya . Hatinya sangat berdebar menunggu jawaban kyuhyun . Bukan karena cinta tapi karena takut. Takut jika Kyuhyun akan memberitahukan tentang penyimpangannya itu kepada semua orang. Membayangkan apa yang terjadi jika semua orang tau ia memiliki perasaan pada seorang namja , membuat Sungmin sangat takut.
Tidak , ia tidak takut jika dirinya yang menerima resikonya. Akan tetapi , itu juga akan berimbas kepada semua orang. Terutama kepada keluarganya dan Super Junior.
Sungguh, dia tidak ingin membuat orang lain terluka. Cukup hanya dirinya saja yang terluka.
"Dia hyung yang baik untukku." Ucap Kyuhyun dengan senyumannya dan pandangannya yang tetap menatap kamera.
Kyuhyun sama sekali tidak memandang Sungmin. Bahkan dari awal acara dia mengacuhkan selalu Sungmin. Dan Sungmin hanya tersenyum miris, penuh luka.
Ya tuhan, betapa ia merindukan kyuhyunnya yang dulu. Kyuhyunnya yang selalu memandanginya dengan penuh kasih sayang. Walaupun hanya kasih sayang seorang dongsaeng pada hyungnya. Itu sudah cukup bagi Sungmin. Daripada keadaan yang seperti ini, sungguh membuatnya tidak tahan.
"...min-sshi" ucap presenter memanggil Sungmin yang sepertinya masih berada di dunianya sendiri.
"Sungmin-sshi" Ucap presenter acara reality show tersebut dengan sedikit keras sehingga menyadarkan sungmin yang lagi-lagi melamun.
"Ah, iya. Maaf saya sedikit melamun tadi. Ada apa Jong geuk-sshi ? " Tanya Sungmin pada presenter itu dengan gugup.
'Aish, pabboya. Kenapa tadi aku melamun sih'. Batin Sungmin merutuki dirinya sendiri.
"Ah, gwanchana. Tadi saya bertanya, bagaimana pendapatmu tentang Kyuhyun, Sungmin-sshi? mengingat kalian sangat dekat. Bahkan ada fans dirimu dan Kyuhyun yang mengatas namakan diri mereka JOYers" Ucap sang presenter mengulang pertanyaannya membuat Sungmin tersenyum sedih mengingat hubungannya akhir-akhir ini bersama Kyuhyun.
"Kyuhyun adalah dongsaeng yang sangat baik untuk saya. Dan saya sangat menyayanginya." Ucap Sungmin dengan senyuman manisnya. 'Mencintainya lebih tepatnya'. batin Sungmin.
"Ah sungguh, kalian akan menjadi pasangan yg sangat serasi. Dengan Sungmin yang sanhgat manis dan Kyuhyun yang tampan. Namun, Apabila Sungmin adalah seorang yeojya tentunya. Hahaha" Ucap sang presenter yang sukses menohok hati sungmin. Mungkin bagi sang presenter itu adalah sebuah candaan namun tidak bagi Sungmin. Perkataan itu seolah-olah sebuah belati yang menusuk jantungnya.
Yah seandainya saja dia seorang yeojya. Pasti tidak akan sesulit ini. Namun dia cukup bersyukur menjadi seorang namja. Jika dia seorang yeojya, belum tentu dia akan bertemu dengan Kyuhyun. Pujaan hatinya.
Dengan takut - takut ia melihat wajah Kyuhyun untuk melihat reaksinya sekarang. Wajah Kyuhyun tetaplah datar namun dia masih bisa melihatnya, rahang Kyuhyun mengeras. Pertanda bahwa ia sedang marah.
Dan tak di sangka, Kyuhyun menoleh ke arahnya .Saat pandangan mereka bertemu Sungmin bisa melihat tatapan Kyuhyun yang seolah berbicara atau lebih tepatnya mengancam dirinya. Membuatnya harus kembali menelan pahit.
'Jangan pernah berharap lee sungmin'
Reality show itu berlangsung sangat lama bagi Sungmin. Dia merasa tidak nyaman berada di sana. Terlebih, dia duduk di samping Kyuhyun. Itu sungguh ingin membuatnya lari dari acara tersebut. Aura yang di keluarkan Kyuhyun sungguh menakutkan. Maka dari itu saat acara itu , selesai Sungmin langsung bergegas pergi dari sana.
Namun tiba-tiba seseorang menarik tangannya dengan kasar menuju toilet hingga membuatnya mengerang kesakitan . Dia ingin berteriak minta tolong. Namun saat ia melihat siapa yang menarik tangannya, Sungmin terdiam. Dia menemukan Kyuhyun di sana.
Seketika jantung Sungmin pun berdebar. Berbagai pertanyaan pun hinggap di kepala cantiknya.
'Apa yang terjadi? Kenapa kyuhyun menariknya ke sana? ' ucap sungmin dalam hati.
Berbagai pertanyaan yang berada di kepalanya membuatnya ingin bertanya pada Kyuhyun. Namun sebelum Sungmin mengutarakan pertanyaannya , Kyuhyun mendorong Sungmin ke dinding dan memerangkap Sungmin dengan kedua tangannya. Wajah kyuhyun sangat dekat sekali dengannya hingga membuat dia mencium aroma mint yang menguar dari tubuh Kyuhyun. Aroma yang sangat memabukkan bagi Sungmin.
" Kau ! jangan pernah berharap bisa mengambil hatiku. Dan Aku tidak akan pernah membalas rasa menjijikan itu. Ingatlah baik-baik tentang itu ! " Ucap Kyuhyun dengan mulut tajamnya dan nada dingin yang mengancam. Jika ini di dalam komik, maka tergambarlah aura hitan yang menguar dari tubuh Kyuhyun.
"Maaf...maafkan aku Kyuhyun-ah"
"TIDAK, Aku muak denganmu. Tidak bisakah kau menghilangkan perasaan itu Lee Sungmin ? "
"Aku...Aku tidak bisa maaf-" Lirih Sungmin. Namun ucapannya di potong oleh Kyuhyun.
"AKU TIDAK PEDULI. Ini salah. Ini salah hyung. Kita tidak boleh seperti itu. Kita sesama namja Sungmin hyung. Tolong…..Hilangkan perasaan itu." Ucap Kyuhyun dengan nada lembut yang selalu bisa membuat hati Sungmin tenang.
"Hiks..Maaf Kyu, maaf."
Dan wajah Kyuhyun pun langsung berubah. Yang semula lembut menjadi datar.
"Jangan coba-coba mendekatiku jika kau belum menghilangkan rasa itu. Atau aku akan membencimu hyung."
Setelahnya, Kyuhyun pun langsung pergi meninggalkan Sungmin di toilet. Meninggalkan Sungmin yang kembali terpuruk karena kata-kata tajam Kyuhyun.
"Kyuhyun-ah...jangan...jangan membenciku...Kumohon…." Lirih Sungmin.
"Aku..aku akan berusaha menghilangkan perasaan ini. Asal..hiks..asal kau tidak membenciku Kyuhyun-ah….Hiks. "
Sungmin terus menangis di sana. Meratapi dirinya yang seperti ini. Meratapi perasaan bodoh yang semakin hari semakin bertambah. Perasaan bodoh yang menghancurkan hubungannya dengan Kyuhyun. Yang dulunya sangat harmonis sebagai hyung dan dongsaeng.
Airmata Sungmin semakin deras mengingat kenangannya dengan Kyuhyun dulu. Seandainya waktu bisa terulang kembali. Seandainya saja kemarin dia tidak terbawa emosi sehingga dia menyatakan perasaannya. Seandainya saja...
I don't have enough confidence more and more
to overcome myself
I hope this tears will stop running someday
Someday after this darkness clear up
I hope the warm sunshine dries these tears
But wait it'll come
Although the night is long, the sun comes up
Someday my painful heart will get well
Someday… Someday…
Terlihat seorang namja berdiri menyandar di pintu toilet tersebut. Wajahnya mendongak ke atas seperti sedang memikirkan sesuatu. Ah bukan, lebih tepatnya dia sedang mendengarkan tangisan seseorang yang menyayat hatinya. Raut wajahnya menyiratkan penyesalan yang mendalam.
Tak lama kemudian, setitik airmata jatuh mengenai bajunya.
Kemudian namja itu bergumam lirih. Sangat lirih sehingga hanya dirinya saja yang dapat mendengarnya.
"...maafkan aku Sungmin hyung"
"...Aku menyayangimu"
.
.
.
.
.
TBC
Special thanks for :
Kyumin joyer, Melsparkyu,
CloudsKMS, KyuminSaranghae,
Sissy, Abilhikmah,
Cho Adha Joyers, Danactebh,
137 and Guest
Mind to RnR again ? Please
Jeongmal Khamsahamnida~ ~ ^_^
