Rate: T
Genre: Friendship
Disclaimer: Zutto… Masashi Kishimoto
Lagu-lagunya punya 48'family
Story by: Kazuki
Warning: AU, abal, typo, nggak bagus, ide basi, OOC maybe, alur pendek & berantakan, de el el
}-KALO NDAK SUKA NDAK USAH DIBACA-{
.
.
KNH48!
.
Chap 4: Traffic Talk & PRACTICE II
"Macet kan? Ngobrol yuk!" ajak Ino, lagi.
"Memangnya apa gunanya kita ngomongin kejadian tadi?" tanya Temari.
"Yaah..biar senang-senang lah Tem. Sekalian saling share gitu," Sakura menjelaskan.
"Yaah..gimana yaa? Lu mau ikutan gak Hinata?" Temari bertanya ke Hinata.
"Errr…"
"SEMUA HARUS IKUTAN! Kita mulai dari Sakura!" Ino memotong pembicaraan Hinata. Itu cukup membuat Temari sebal. Hinata yang tidak jadi ngomong hanya menghela nafas.
"Cerita tentang Sasuke si pantat ayam itu?" tanya Sakura to the point.
"Yaaa tentang kalian gimana pas fotonya. Itu saja,"jelas Ino tidak hanya kepada Sakura, tetapi kesemua orang yang ikut pembicaraan mereka.
" Haaah. Dia itu cuek banget. Semua yang gue tanya cuma dijawab 'hn'. Gimana nggak nyebelin?" Sakura menjawab sambil memonyongkan bibirnya. Sontak membuat 4 dari mereka tertawa.
"WOKEEY! TENTEN! GILIRAN LO!" oogoe Ino cetar membahana menggelegar.
"Kok gue?" TenTen bingung.
"Gua yang mimpin permainan ini! Jadi lo harus nurut," jawab Ino asal.
Apa yang Ino katakan membuat Temari geram.
"SHHHHTT! Mau main apa enggak sih?" Temari berdecak kesal, "Meskipun gua NGGAK terlalu suka permainan kalian, tapi kalo mau main ya MAIN AJA! LANJUTKANLAH!" ohohoho sudah muncul empat sudut siku-siku di kepala Temari. Author sendiri bingung dia suka permainannya atau enggak-EEEHHHH (author diterbangin Temari sampe ke Bulan).
Dan dimulailah agrumen kecil antara ponytail dan kuncir empat.
...
"Hey TenTen. Ayolah bagi sedikit tentang Neji," Ino berusaha membujuk TenTen.
"Ayo. Gue tunggu dari tadi elo berantem melulu," bales TenTen dengan entengnya.
"Heee..iye iye. Jadi apa?" Ino tak sabaran. Lalu mengajak Temari berdamai, dan balik menghadap TenTen kembali.
"Dia itu cantik banget. selese."
.
.
.
.
.
"C-CAN-CANTI-CANTIK!?" teriak mereka serempak.
"Ini ciyus loh. Dia cantik banget. Semuanya yang ikutan main kecuali TenTen sweatdrop.
"OKE! sekarang lo Temari!" Ino akhirnya melanjutkan game mereka ini.
"Gue?" tanya Temari balik.
"Iya! Mau tunggu apa lagi! Kita semua menunggu pendapatmu tentang Shikamaru-kun itu," Ino to the point, "Lagi pula berantem kita sudah selesai kan?"
"Iya! ayolah Temari… Kenapa dari tadi lo gitu mulu? Please.. gua juga pengen tau tentang dia," Sakura ikut-ikutan membujuk.
"Haaah.. oke oke, dia itu memberikanku sesuatu yang sangat tidak enak buat gue."
.
.
.
"Heee.. Tema, maksudmu sesuatu yang dilarang untuk semua anggota 48 fam?" Ino asal jawab.
"Bukan."
"Iya kan?"
"BUKAN!"
"IYA!"
"BUKAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAN!" teriak Temari menggelegar cetar membahana.
"Tapi.."
Sontak para gadis disitu langsung tertuju pada Temari. Berharap sesuatu yang istimewa yang terjadi pada Temari tadi. Iya. Sesuatu yang TIDAK BOLEH dilakukan oleh semua member 48 family. Iya..iya…
.
.
.
"Mulutnya…"
Sekali lagi mata mereka makin *bling-bling* (kayak yang di Fairy Tail itu). Berharap sesuatu yang enggak-enggak. Dasar cewek- cewek hentai (Author dikeroyok rame-rame). Oh iya para readers, jangan mikir macem-macem dulu yaah.. (author kabur karena takut, trus balik lagi). Tenang-tenang, gak akan ada apa-apa kok.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"…bau"
.
.
.
.
GUBRAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAK.
"Buset Tem! Kirain napa! SIALAN LO!" TenTen berdecak kesal.
"Gomen… abis kalian gitu banget," Temari dengan santainya membalas.
"UDAHUDAH!" Sakura berusaha menenangkan kedua manusia itu.
"Haaah ternyata rusuh juga ya…," kata Ino.
Hinata dari tadi diam saja. Menahan blush yang semakin menjadi-jadi.
.
}}meanwhile
.
Anko yang sedari duduk didepan hanya bisa geleng-geleng kepala. Ia sebenarnya sudah tahu kelakuan para 'murid' nya. Tapi permainan ini membuatnya sedikit ragu. Anko khawatir pada Hinata, apalagi soal insiden tadi Hinata pingsan. Dan sekarang giliran Hinata yang kebagian main. Entah kenapa Anko tidak mau ada kekacauan-apalagi kalau itu gara-gara Hinata pingsan. Ia sudah bosan mendengarnya.
.
.
.
Hinata sudah dag dig dug dari tadi. Ia tidak yakin kalau ia bisa menahan rona merah diwajahnya-atau ia akan pingsan lagi cuma gara-gara satu orang yang dibicarakan. Sebenarnya ia tidak ingin ikut permainan ini. Apa dayanya ia kalah suara dengan Ino, Sakura, dan TenTen yang menyetujui permainan ini.
"Hinata gimana kamu tadi dengan Naruto?" Ino mengagetkan Hinata.
"A-ano. Errrrr," Hinata memainkan jarinya.
"Ayolah! Gua udah nggak sabar!" Sakura sudah tidak sabar lagi ternyata. Dia malah memaksa Hinata yang sedang bimbang itu.
TenTen dan Temari yang mengetahui keadaan Hinata langsung memberikan tatapan serius kepada Sakura dan Ino. Bisa dibilang sebagai peringatan kalau permainan ini dilanjutkan, Hinata akan pingsan lagi.
"Hentikan Ino. Kupikir Hinata sudah tidak kuat lagi," TenTen langsung to the point.
"Gue setuju sama TenTen. Gua yakin Hinata bakalan pingsan lagi. Tolong yaa.. sesualkan keadaannya kalau mau main yang kayak gini," Temari dengan bijaknya (asssooooyyy) menyetujui TenTen.
"Ano.. Tapi gua udah terlanjur penasaran," Sakura murung.
"Sudahlah Sakura. Kita tau Hinata tidak akan kuat," Ino menyetujui duo T itu,
"Haaahh.. Oke oke… lainkali aja yaa," Sakura akhirnya sehati dengan mereka.
"Arigatou," Hinata berterima kasih. Rona merah diwajahnya juga mulai menghilang setelah berterima kasih.
"Tidak usah berterima kasih," balas Sakura, "Kita harus lebih mementingkan kondisi sahabat kita daripada melanjutkan game yang tidak penting itu."
Hinata tersenyum manis sebagai tanda balasan. Yang lain membalas senyumannya juga. Sebagai pertanda arti persahabatan.
Sementara di bagian depan. Anko menghela nafas lega diam-diam. Ia lega akhirnya Hinata tidak jadi pingsan. Ia juga senang. Senang sekali. Ia tidak menyangka-walaupun sering melihatnya, Mereka akan seperti itu. SePENGERTIAN itu. Ia senang. Ia bangga. Akan semua anggota Konoha48 yang ia latih. Bangga sekali.
.
}skip time{
.
Anko dan kelima gadis itu akhirnya sampai di studio besar, yang sekaligus rumah bagi semua anggota KNH48. Studio besar yang terdiri dari satu studio tentunya, Satu gedung sedang yang author bingung kasih namanya (pokoknya pusatnya aja deh), Dan empat gedung sebagai rumah para member. Gedung K, terdapat kamar bagi Sakura, Hinata, dan Ino dan kebetulan mereka satu kamar. Selanjutnya gedung N, terdapat kamar bagi TenTen, Temari (meski tidur disitu kalau cuma ada perlu), juga Moegi, dan Hyuuga Hanabi (saia akan munculin dua manusia ini). Dan gedung H, ada Kurama Yakumo dan Hotaru(nanti saia akan jelasin). Tentunya masih banyak dari mereka para penduduk tiga bangunan itu. Yang satu lagi ada gedung para Trainee dan Guest. Disini ada Matsuri untuk sementara, tentunya juga yang lainnya yang disitu. Untuk para pelatihnya juga mungkin pada disitu, eh.. (author digebukin).
"Kita sampai anak-anak," Anko memperingatkan para gadis dibelakang.
"TenTen , bangun Ten," Sakura berusaha membangunkan TenTen yang sejak permainan itu berakhir tertidur.
"Ten, bangun..," Ino ikut membantu.
"Ng.. Udah nyampe?"
"UDAH!" jawab Ino dan Sakura serempak.
"Heeh sudah malam. Jangan teriak-teriak," kata Anko.
"Sensei," Temari berbicara datar, sambil menarik TenTen.
"Iya. Kenapa Temari?" dan dibalas dengan datar pula.
"Gua sama TenTen ke gedung duluan," Temari sambil 'menyeret' TenTen dari Sakura dan Ino cabut duluan dari situ.
"Iya ya ya, silahkan. Kalian! Cepat ke gedung kalian!" Anko mengalihkan pandangan dari Temari ke Sakura, Ino, dan Hinata.
"I-iya sensei. A-aku cabut," Hinata menurut, lalu pergi dari situ sehingga hanya ada Anko dan dua member KNH48 yang ikut tadi.
"Kalian! Cepat sana!" Anko mengarah kepada dua manusia yang tersisa selain dirinya.
"HA'I!" jawab Sakura dan Ino dengan serempak.
"Hei hei hei. Kecilkan suaramu itu," Anko menggeram, "Ini sudah malam baka…"
"Gomen ne' sensei," mereka akhirnya berlalu.
Anko yang sekarang sendirian memutuskan untuk beristirahat juga. 'Hari ini hari yang cukup menarik ya?' batin Anko dalam hatinya. Ia cukup puas dengan hari ini. Sesi pemotretan yang berhasil. Yah…, hari yang cukup baik untuk Anko sendiri. Besok, ia harus menghadapi murid-muridnya lagi. Yaa mungkin beberapa konser kecil yang mereka harus jalani. Tapi sayangnya author tidak menyebutkan itu konser apa. Back to topic, Anko harus serius dengan konser yang cukup besar nanti. Meskipun hanya dua lagu tetapi konser yang ditunggu-tunggu para penonton itu? Kalian tahu sendiri kan?
.
}5 days later{
.
"Matsuri-san, apa yang kamu lakukan?" tanya seorang gadis kecil bermata putih seperti Hinata.
"Oh, Hanabi? Kenapa kamu disini? Bukannya kamu harus berlatih lagu 'Oogoe Diamond'?" Matsuri malah bertanya balik kepada gadis yang bernama Hanabi itu.
"Sedang istirahat. Aku bertanya kan tadi, sedang apa kamu disini?" jawabnya singkat, lalu bertanya lagi.
"Lagu 'Heavy Rotation'. Kamu lupa?"
"Hn," Hanabi meninggalkan tempat itu.
Disisi lain ada Hinata sedang mempraktekan dance-nya. Temari sedang membaca novel. Sakura dan Ino sedang asik bermain HP. Entah apa yang sedang dilakukan Matsuri saat itu. Yang jelas sekarang ia sedang memainkan ponselnya. Mengetik beberapa nomer lalu menekan tombol telepon yang hijau. Dan meletakan ponsel yang ia pegang ke telinganya.
"Yukata! Lu ngapain aja disana?"
"Haha, pa kabar Matsu-chan. Ngak ngapa-ngapain kok."
"Suaramu mencurigakan Yukata."
"Haahahaa iya, maksudnya apa ya? O ya GOO… tut…tut…," rupanya sang pemilik ponsel disini sudah menyudahinya.
"Sialan kau Yukata… TEMA-SAN! YUKATA PESTA DI SUNA!"
"APA?!" Temari yang merasa dipanggil langsung menyahut, "KALAU GITU AYO KITA PESTA DISINI!"
"SAKURA-SAN! INO-SAN!" suara melengking Matsuri menggelegar.
"TENTEN! KITA AKAN MENGADAKAN PESTA!" gantian Temari yang berteriak.
"HAAAAH? PESTA?" Ino membalas.
"ASSIIIK! KAPAN?" giliran Sakura yang senang.
Semua berkumpul di satu sofa.
"Jadi kapan kita pestanya?" tanya Moegi polos.
"Kapan Hinata-san?" Hanabi bertanya dengan sopan.
"Gimana kalau habis gladi resik nanti?" usul TenTen sambil mengancungkan jari telunjuk dan jempol kanannya seperti gaya Fairy Tail.
"Ide yang bagus," jawab seorang gadis dengan datar.
"Yakumo, Tumben lo ikutan?" TenTen bertanya kepada gadis bersurai coklat tersebut.
"Gua bosen," jawab Yakumo datar lalu duduk dekat situ lesehan.
"Ja-ddi pestanya giman-na?" tanya Hinata.
"Ino! Lo kan yang paling jago kayak gini! Ayo gimana?" Temari menaruh kepercayaannya pada Ino.
"Kalau menurut gua, kita beli syrup yang banyak aja. Rasanya lengkap. Nanti kita beli buah buat bikin es buah. Trus kita pertanya di kolam renang! Mumpung lagi musim panas ini kan? Gimana?" Ino langsung menemukan idenya dengan cepat.
"Gua setuju," Sakura menyetujui usul Ino.
"Gua suka gaya lo!" TenTen juga sehari sama Ino dan Sakura.
"Oke, good idea!" Temari juga setuju.
"Se-setuju," Hinata juga menyetujuinya.
"Oke, gua setuju! YANG LAINNYA!?" Matsuri kembali mengangkat suara,
.
KNH48!
.
"Jadi hasilnya gimana?" Tanya Sakura penasaran.
Jadi dari semua anggota yang sedang berkumpul disitu, hanya 5 orang yang tidak setuju. Jadi konsep pesta yang Ino berikan pun jalan.
"Yes! Kita pesta Tema-san. Hahaha! Yukata! rasakan itu!" Matsuri dengan bangganya asal omong. Yang diajak ngomong hanya berlalu.
.
KNH48!
.
"ISTIRAHAT SELESAI!" teriakan toa Anko menggelegar kembali.
"Sensei! Kita selesain latihan kapan?" tanya Moegi.
"Tenang, cuma reff-nya aja. Dari kemaren saya lihat kalian sudah bagus, tinggal reff nya saja yang perlu diperbaiki. Semua bagian reff nya yaa, dari yang pertama kedua ketiga lah istilahnya. Oh ya, lagu 'Heavy Rotation'. And, Matsuri! ayo latihan!" Ini yang ada kamu nya!" jelas Anko cukup berlebihan(?).
"Aku datang sensei!" Matsuri datang untuk berlatih.
"Oke KNH48! Ayo kita latihan!" perintah Anko sambil mengangkat tangan kanannya ke atas dengan gaya Fary Tail (Author suka gayanya).
"HA'I!"
.
.
* [OM], OTHER MEMBER. [OM (2)], 2 OTHER MEMBERS. Juga berlaku pada angka lain. Sengaja saya pakai karena tidak semua member saya tulis. Dan rata-rata mereka tidak dapat dialog.
.
.
[Hin/Tem/Sak/Ten/Han/Yak/OM(3)] I want you!
[Ino/OM(9)/Moe/Mat] (I want you!)
[Hin/Tem/Sak/Ten/Han/Yak/OM(3)] I need you!
[Ino/OM(9)/Moe/Mat] (I need you!)
[Hin/Tem/Sak/Ten/Han/Yak/OM(3)] I love you!
[Ino/OM(9)/Moe/Mat] (I love you!)
atama no naka
GANGAN natteru MUSIC
HEBII ROOTEESHON
.
.
.
.
TBC…
KNOWN MEMBERS
Para OC yang terdaftar sudah saya daftar.
.
KNH48
Team K
Haruno Sakura (16) [Sak]
Hyuuga Hinata (16) [Hin]
Yamanaka Ino (16) [Ino]
-and also more members that UNKNOWN-
Team N
TenTen (17) [Ten]
Sabaku no Temari (19) [Tem] SNA48 TeamS/KNH48 TeamN
Moegi (12) [Moe]
Hyuuga Hanabi (12) [Han]
-and also more members that UNKNOWN-
Team H
Kurama Yakumo (14) [Yak]
Hotaru (15) [Hot] KRI48 TeamKII/KNH48 Team H
-and also more members that UNKNOWN-
Trainee
Hwang Energy [Hwang]
Matsuri (Konoha) (12) [MATSURI]
Rin [Rin]
.
SNA48
Team S
Matsuri (17) [Mat]
Yukata (17) [Yuk]
Sabaku no Temari (19) [Tem] SNA48 Team S/KNH48 Team N
Sari (18) [Sari]
-and also more members that UNKNOWN-
Team NII
Nae (21) [Nae]
-and also more members that UNKNOWN-
Team A
Yomi (16) [Yom] oc adek saia ini
-and also more members that UNKNOWN-
.
KRI48
Team KII
Hotaru (15) [Hot] KRI48 Team KII/KNH48 Team H
Audhira Putri [Put]
La Choco [Cho]
-and also more members that UNKNOWN-
Team R
Shion (20) [Shi]
-and also more members that UNKNOWN- & Team I
.
OTO48
Team O
Tayuya (16) [Tay]
Karin (16) [Kar]
Alreta Wibi [Wib]
Tsuchi Kin (17) [Kin]
-and also more members that UNKNOWN-
.
.
.
A/N: Chapter ini banyak perjuangannya. Ya pada akhirnya saya kasih tau para member seluruhnya yg diketahui. Saya sengaja kasitau sekarang karena jalan ceritanya. Semua OC sudah masuk, bahkan saya sendiri punya daftarnya di Sketch Book saya. Jadi Gimana chap 4? Aneh? nggak nyambung? (pundung). Saya sendiri merasa judulnya nggak nyambung, abis akal sih (plaak). BTW krn author sedang kencan dengan Rogue Cheney (NGIMPI) jadi makasi yang sudah review, apalagi yang berbobot. Flame? Diterima dengan tangan TERTUTUP! TERTUTUP!
-Kazuki-
