NARUTO belong to Mashasi Kishimoto

Sakura Sasuke

Warning : Typo,Mainstream Theme,Boring (maybe)

Don't Like Don't Read

Normal Pove

Malam berganti pagi dan di kediaman Haruno begitu sibuk dikarnakan sang Nyonya Haruno begitu bersemangat disetiap paginya. Bahkan anak perempuan mereka saja masih terlelap dengan nyenyak didalam selimut tebalnya.

Mebuki memasuki kamar anak kesayangannya dan cukup kesal karna Sakura tak pernah bisa bangun pagi atas keinginannya sendiri. Bergegas membuka jendela agar anaknya bangun, dengan begitu banyak cahaya yang menyeruak kedalam kamar membuat sang putri tidur terganggu dalam tidurnya. Niat hati ingin mengeratkan selimut tebalnya tanpa disangka dia harus merelakan selimutnya di tarik begitu saja oleh Ibu nya, mau apa lg dia terpaksa bangun dan bergegas bersiap untuk sekolah.

"Ohayou Tou-chan..Ohayou Ka-chan..oh iya hari ini Sakura mau pergi sendiri ke sekolah sendiri, Sakura bosan naik mobil terus."

"Sakura sayang Tou-chan antar naik motor mau? jangan begitu..Tou-chan khawatir sayang"

"Biarkan dia mandiri Anata..biarkan dia tumbuh menjadi gadis pintar, kuat dan mandiri seperti Ibu nya hahaha. Silahkan pergi ke sekolahmu sendiri Sakura..tapi jangan sampai terlambat yaa"

"Sebaiknya Sakura berangkat skrng Tou-chan..Ka-chan, bye bye"

Berjalan menyusuri jalanan yg sudah ramai orang berlalu lalang membuat hati Sakura senang pagi ini, karna ketika tinggal bersama neneknya dia tak pernah berkesempatan seperti ini walaupun begitu pemikiran tentang nenekny membuat kadar kebahagiaannya berkurang sedikit pagi ini.

"Haruno !!" seseorang meneriaki Sakuran dari kejauhan.

"Ohayou senpai, jangan berteriak seperti itu kau membuatku malu" Sakura sedikit malas meladeni senpai yg dia tolong kemarin.

"apa setiap hari kamu jalan kaki ke sekolah Sakura?"

"ehm ini hari pertamaku jalan kaki ke sekolah..kau seharusnya tau aku murid baru disekolahmu senpai"

tanpa mereka sadari sebuah mobil mewah melaju di belakang mereka dan seseorang didalam mobil itu sangat terganggu dengan apa yg dia liat.

"Ni-san aku turun disini skrng."

"hei Sasuke sekolah mau masih agak jauh didepan."

"Berisik..cepat bukakan pintunya, aku ad urusan"

"terserahmu lah otouto..hati2 sampai jumpa"

Sasuke menyusuk kedua orang yg dia liat dari dalam mobil dengam perasaan aneh yg tak nyaman. ketika dia sudah hampir dekat segera Sasuke mensejajarkan langkah kesamping Sakura.

"Ohayou Haruno."

"Ohayou Sasuke-kun, apa seorang Uchiha juga berjalan kaki ke sekolah?" Sakura merasa bingung karna Sasuke ternyata jalan kaki ke sekolah.

"hn"

Sasori memperhatikan keduanya tapi Sasori ingin mengajak Sakura agar masuk eskul karate bersama-sama.

"ehm Sakura..apa kamu mau masuk eskul karate? seperti saranmu sepertinya aku akan mendaftarkan diri di eskul karate..kalau kau tertarik juga kita bisa mendaftar bersama?"

Sakura memasang wajah seperti berfikir dan tanpa dia sadari Sasuke memperhatikanny, muka lucu Sakura sedikit menghibur hati Tuan muda Uchiha pagi ini.

"oke Senpai..kita daftar bersama" dengan penuh semangat Sakura bertekat masuk eskul karate.

"ehm memang apa yg bisa dilakukan gadis lemah sepertimu Haruno?" tanya Sasuke tiba2 kepada Sakura.

"aku bisa saja mematahkan lehermu heh..Tuan muda Uchiha." Sakura tiba tersulut emosi karna merasa direndahkan oleh Sasuke.

"aku juga sudah di eskul karate sejak tahun2 lalu...kurasa kau butuh banyak belajar untuk mematahkan leher ketua club karate." dengan tenang Sasuke berjalan mendahului mereka duluan dan meninggalkan Sakura dan Sasori yg masih kaget dengan apa yg mereka dengar.

Sakura Pove

'aku harus apa skrng..aku akan kena masalah sekarang padahal aku hanya tak suka Sasuke berkata seperti itu kepadaku...merepotkan sekali, tapi aku akan tetap mendaftar ke eskul karate lagipula aku juga sudah belajar judo di sekolah yg dulu dan les taekwondo diam2 dulunya...kurasa aku punya banyak kekuatan untuk mehajar si pantat ayam sombong itu kalau dia cari ribut..hahaha'

Normal Pove

Sasuke merasa bosan dengan materi yg dijelaskan Sensei didepan. Sasuke mengedarkan pandangannya ke arah teman sebangkunya dan dia melihat hal menarik dimana si pinky sedang asik berpikir dan memperlihatkan banyak ekspresi yg entah mengapa membuat Sasuke sedikit terhibur. Karna terlalu asik memperhatikan Sakura dia terlambat mengalihkan pandangannya sehingga tanpa sengaja mereka berdua saling menatap..tanpa diduga Sakura memberikan tatapan sinis ke arah Sasuke dan Sasuke meladeninya dengan santai di muka datarnya.

Bel Istirahat berbunyi membuat para siswa siswi berhamburan meninggalkan kelas mereka. Tanpa diduga Ino dan Hinata sudah menghampiri meja Sasuke dan Sakura untuk mengajak Sakura ke kantin bersama.

"Sakura ayo ke kantin..kita harus cepat sebelum salad buahku habis" ujar Ino yg berbicara sambil memainkan Hp nya.

"sakura-chan..ayo ke kantin..ehm kamu harus coba menu2 di kantin" ujar Hinata yg sedikit takut karna masih ad Sasuke disana.

"ayoo...aku ingin makan ramen hari ini..ayo" ujar Sakura bersemangat, walau dia ad sedikit kesal kepada Sasuke tp memang baik hati Nona muda Haruno ini dia ttp menyapa Sasuke.

"Sasuke-kun..kamu gk ke kantin? mau bareng kita?"

"hn" sambil membereskan meja nya Sasuke mengikutin gerombolan gadis2 ini.

Seperti biasa mereka menjadi pusat perhatian karna membawa pangeran sekolah di antara mereka.

Sesampainya di Kantin yg ramai itu mereka bisa melihat Sai melambai pada mereka. Segera Ino buru2 menghampiri meja tersebuk dan terlihat Naruto yg sibuk memakan ramen nya yg ke2, Neji memakan bento nya, Shikamaru yg sibuk memakan makanannya dan Sai setia tersenyum ke arah Ino

"kamu mau makan apa Ino-chan? ayo kita liat bersama." sungguh bahagianya pasangan Sai-Ino itu membuat susasana kantin entah sejak kapan berubah seperti taman bunga yg indah..tp mungkin hanya untuk mereka ber2 berbeda dengan teman2 mereka.

Entah sejak kapan Hinata sudah duduk disamping Naruto dan berbagi bekal ber2 sedangkan Neji sibuk memperhatika adiknya dan Naruto. Shikamaru sudah menyelesaikan makanya dan kembali menutup matanya tanpa peduli sekitarnya. Tinggalah Sasuke dan Sakura yg masih memperhatikan sekeliling. Akhirnya Sasuke mengajak Sakura untuk memilih makanan.

"Sasuke-kun mau minum apa?"

"hn..jus tomat"

"kenapa kau suka jus tomat itu kan asem?"

"aku tak sepertimu Sakura yg mampu makan makanan manis dengan bahagia."

"hahahahaha kau lucu Sasuke-kun"

"hn"

Tanpa mereka sadari mereka ber2 menjadi pusat perhatian siswa siswa di kantin dan mereka membuat iri siswi2 yg jelas2 sudah lama mengejar pangeran sekolah.

Naruto bingung dan bertanya kepada Sasuke "Teme apa kau pacaran dengan Sakura-chan?"

pertanyaan itu membuat anak2 di meja itu ikut penasaran dan menanti jawaban Sasuke. Sakura tiba2 tersedak ramen nya karna pertanyaan Naruto yg terlalu mengagetkan. Mereka pun kaget karna tanpa mereka duga Sasuke langsung buru2 membeli air mineral dan memberikannya ke Sakura.

"hehehe kami hanya berteman dan Sasuke memperlakukanku baik sebagai teman sebangkunya, iya kan Sasuke-kun?"

tanpa ad yg sadar ad guratan kecewa di muka Tuan muda Uchiha tp segera disembunyikan lagi dengan wajah kakunya dia menjawab "hn"

Tak terasa mereka harus kembali ke kls mereka.Saat akan kembali Sasuke sengaja berjalan disamping Sakura

"nanti ke klub karate bersamaku"

"hah?! tp aku harus memberitahu Sasori

senpai dlu."

"nanti aku yg akan melakukannya."

"oh oke Sasuke-kun."

saat gerombolan anak2 itu akan masuk kls ternyata Sasori menunggu didepan pintu kls mereka seketika saat melihat Sakura dia memanggilnya.

"Sakura apa nanti jadi?"

"oh jadi Senpai, ehm Senpai aku tak tau kls Senpai di gedung sebelah. kita pergi masing2 saja? aku akan bersama Sasuke-kun"

"oh aku akan menunggumu di depan kls nanti supaya kita bisa sama2 kesana"

"wahh terimakasih Senpai kau baik sekali,sampai jumpa nanti."

"yaa" sambil tersenyum Sasori meninggalkan tempat itu tanpa disadarinya bahwa adik2 kls nya memandang heran kepadanya,karena jarang sekali Senpai dari gedung2 sebelah menghampiri gedung mereka kecuali senpai itu memiliki kekasih atau saudara di gedung ini.

Gerombolan teman2 Sakura pun menyadari bahwa suasana menjadi mencekam lantaran Sasuke langsung terlihat tak suka kepada Sasori yg sok akrab dengan Sakura.

Naruto yg menyadarinya langsung merangkul Sasuke "tenang teme..kau masih lebih tampan dan keren daripada Sasori senpai walau dia juga banyak penggemar tapi setauku dia lemah dan suka di palak oleh anak2 sekolah lain padahal dia memiliki wajah yg tampan."

Ino dan Hinata langsung bertanya pada Sakura "Sakura kamu kenal Sasori Senpai?" "iya sakkkura-channn..kamuu keennaaall Sasori Senpai?"

Sakura kebingungan dan menjawab sejujurnya "aku hanya sempat membantunya saat dia akam dipalak jadi aku mengajaknya masuk eskul karate bersama"

Neji ikut heran "bukankah Sasuke ketua klub karate? kebetulan yg menarik,laipula kami teman2 Sasuke jg anggota klub karate Sakura"

Shikamaru berkomentar "merepotkan..kalau seperti ini bisa2 setiap latihan kita akan melihat tontonan menarik"

Sai sambil tersenyum ikut berkomentar "wah kau akan membuat klub karate lebih berwarna Sakura."

Sasuke memilih masuk kls duluan karna dia sudah malas meladeni omongan2 yg membuatnya makin tak suka dengan Sasori. Karna sedikit kurang dia sadar sepertinya dia tertarik dengan Sakura, walau dia belum benar-benar yakin atas semua ini.

Apa yang akan kau lakukan Tuan Muda Uchiha?

(To Be Continue)

Thx yang udah mau baca FF pertamaku ehehe kuharap FF ini lumayan menyenangkan yaa, mohon kritik dan saran yang membangun yaa, Jaa sampai jumpa di chap selanjutnya.