Chapter 4
"Saat dia kembali ke Jepang dan bertemu denganmu,Hinata melihat senyuman mu yang tulus sama seperti sayangnya kamu tidak memberikan senyuman itu kepada Hinata tetapi Sakura…"Balas Temari.
DEGH
Entah kenapa setelah Temari mengatakan semua itu,hati Naruto sangat dia mengetahui bahwa yang dicintainya itu Hinata bukan mana mungkin dia merebut Hinata dari laki-laki yang dianggapnya sahabatnya …..Dia harus merealakan Hinata dan belajar mencintai Sakura.
"Baiklah aku mengerti Temari."Ucap Naruto sambil meninggalkan Temari.
Temari juga pergi meninggalkan kelas ternyata ada seseorang yang mendengarkan semua ucapan antara Naruto dan Temari.
"Hmm,Aku akan akan memberikan Hinata pada laki-laki yang dia tidak akan menggangu cinta mereka berdua.."
Siapa laki-laki yang mendengarkan semua itu?
Jawabanya ada di Chap 6…..
Hinata hanya terdiam di Hinata heran kenapa Nyonya muda hinta menjadi seperti ini.
"Nyonya kenapa diam begitu?"Tanya nya.
"Eh,Tidak ada apa-apa kok paman."Balas Hinata.
Sampai didepan rumah pintu gerbang Hinata terbuka dengan pelayanya membungkuk memberikan hormat kepada nyonya muda itu.
"Kenapa kalian semua membungkuk?"Kata Hinata.
"Tapi kami harus member Hormat kepada nyonya muda jika nyonya pulang dari berpergian."Ucap salah 1 pelayan.
"Aku bukan putri,aku juga bukan ahli waris semua harta ayah Neji lah ahli warisnya"Ucap sewot Hinata.
"Eh?!Bukankah tuan muda Neji lebih memilih tinggal bersama nyonya di paris?!"Ucap salh 1 pelayan.
"Terserah apa kalian lah"Kata Hinata
"Heh kalian malah menggangu nyonya muda saja !Cepat tembali ke tugas masing-masing !"
"Oh ya paman,Ayah kemana?"Tanya Hinata.
"Tuan besar sedang pergi meeting nyonya"Jawab pelayan.
"Oh ya sudah,aku ingin Istirahat paman tolong tinggalkan saya sendiri"Kata Hinata.
"Baik nyonya"kata pangeran sambil meninggalkan Hinata.
"Selalu sibuk !Tidak ada waktu untuk juga bosen disini sendiri"Ucap hinata.
Dret dret
Hp Hinata berbunyi.
Hinata,ada yang aku ingin bicarakan.
Ini sangat penting.
Cepat pergi ke café biasa.
Kutunggu.
"Apa yang ingin dibicarakan Temari ya?Memangnya penting sekali?"Kata Hinata.
Dia langung bersiap-siap lau pergi ke cafe biasa.
Di café..
"Ada apa Temari?"Kata Hinata.
"Ada yang ingin aku bicarakan ini sangat peting."kata Temari.
"Iya katakan saja"Ucap Hinata.
"Naruto akan pindah sekolah ke Amabane High School ingin berpamitan dengan mu tapi sayangnya dia tidak punya pengecut bukan Hinata?"Ucap temari.
"Apa?!Oh begitu ya sudah terserah apa kan ingin hidup bahagia dengan Sakura."Ucap Hinata.
"Hn,Iya dia ingin hidup bahagia dengan Sakura"kata Temari.
"Maafkan Aku Hinata..
Aku terpaksa..
Aku tak mau membuatmu menangis Hinata"
Kata Temari dalam hati.
Ada yang masih mau baca FF ku yg chap 5?
Ceritanya gak menarik ya?
Gomen Nasai
And Arigatou For Reading ^_^
