disclaimer: Naruto by Mashahi Kishinamoto
Pair: Naruto x Hinata x harem
Genre: fantasy, adventure, sci-fi, romance, echi, action, comedy
Rate: M
Warning: typo, Lemon, DLL
Note: yang tidak suka dengan lemon atau typo disarankan menekan tombol back
CHAPTER: 4
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
SUNAGAKURE 11.28
kini disebuah ruangan terlihatlah beberapa shinobi muda sedang mengerjakan lembaran soal sambil terus melirik kearah pengawas, dan jika dilihat dari wajah mereka maka akan terlihatlah kalau sebagian besar dari mereka sedang frustasi
"aaaakh!" termasuk anak perempuan yang satu ini
"aduuuuh, bagaimana cara menjawab soal nomor satu ini?" yap, siapa lagi kalau bukan Himamura Yui genin seangkatan sekaligus rekan satu teamnya Naruto yang kelihatan dari wajah pucatnya yang seperti orang setengah hidup setengah mati yang sedang bergumam dan setengah berbisik
"kalau begitu, aku lewatkan saja!. Eto soal nomor 2 lewatkan, nomor 3 aku tidak tahu, nomor 4 tahaha aku tidak pernah dengar" dan kelihatannya dia benar benar dalam keadaan terdesak
sementara itu Ivy sedang mencari jawaban dengan byakugannya dan Naruto mengerjakannya tanpa hambatan sambil sesekali melihat kearah pengawas agar tidak dicurigai
'hm, kalau mereka pikir bisa menurunkan semangatku hanya dengan memberikan lembaran soal macam ini mereka salah besar, semua yang ada dalam pertanyaan ini sudah terlalu sering aku peraktekan' batin Naruto yang merasa di remehkan, tidak lama setelah itu Naruto sudah menyelesaikan semua pertanyaan dan membalik kertas jawabannya agar tidak ada yang menyontek, tapi karna dia merasakan sesuatu yang ganjil diapun diam diam melihat keadaan dua rekannya.
Saat dia melihat kearah depan sedikit ke kanan dari posisinya dia dapat melihat Ivy yang mengerjakan soalnya dengan khitmat, tapi setelah melirik kearah Yui yang kelihatannya cukup setres dia jadi merasa sedikit khawatir dengan kedudukan teamnya
'haaaah, sebodoh apa sebenarnya kau dobe? masa maksud dari soal ini saja kau tidak tahu' batin Naruto yang merasa kalau rekannya yang satu ini sudah tidak ada harapan
'kalau begitu!'
"kuchiose no jutsu"
pof
setelah itu Narutopun langsung melakukan kuchiose dan memanggil seekor laba laba hitam sebesar kepalan tangan dan mengikatkan kertas kosong yang sudah diisi oleh jawaban soal padanya lalu menyuruhnya untuk mengirimkannya pada Yui, dan semua ini dia lakukan tanpa sepengetahuan pengawas.
plak
Sementara itu dengan Yui yang mulai menggaruk garukan kepalanya tiba tiba saja terkejut karna ada sesuatu yang jatuh keatas kepalanya. Setelah memastikannya kini diapun tahu kalau yang tadi jatuh diatas kepalanya adalah selembar kertas yang digulung, tanpa menunggu lama diapun langsung membuka gulungan kertas tersebut sehingga membuatnya sangat terkejut karna kertas itu berisikan jawaban dari soal soalnya. Tidak ambil pusing siapa yang memberikannya diapun langsung menuliskan jawabannya di kertas soal miliknya
'siapapun yang memberikan jawaban ini aku sangat berterimakasih padamu!'
TIMESKIP 30MENIT KEMUDIAN
Kini terlihatlah berbagai ekspresi yang muncul di wajah para peserta, diantaranya ada yang bingung, frustasi, pasrah, juga lega tapi tidak satupun diantara para peserta yang melaukan apa yang dilakukan Naruto. Yaitu saat ini Naruto sedang duduk di kursinya dengan santai sambil menaikan kedua kakinya diatas meja dan terus menggali emas dari hidungnya. Melihat kelakuan Naruto tiba tiba saja alis pengawas ujian yang tidak lain adalah Baki berkedut karna merasa kesal.
"ehm, baiklah kalau begitu silahkan kumpulkan sumua lembaran soal kalian dimeja" kata Baki yang membuat semua genin termasuk Naruto mengumpulkan kertasnya di meja pengawas
"nah baiklah kalau begitu aku akan melihat kertas kalian dulu" setelah itu Bakipun langsung mengecek kertas soal dari para genin
"nomor 03, 45, 34, 11, 78, (dan seterusnya) kalian semua gagal karna jawaban kalian tdak memenuhi sharat dan sekarang keluar dari ruangan!" kata Baki setelah melihat lembar jawabannya
setelah itu keluarlah semua peserta yang nomornya disebutkan oleh Baki hingga hanya menyisakan 90 peserta atau 30 team termasuk team Naruto
krieeet
tak lama setelah keluarnya para peserta masuklah seorang wanita berseragam jouin dan memiliki ciri ciri yang mencolok berupa rambut yang memiliki dua warna yaitu hijau dan oranye
"kalian semua temui aku di depan gerbang masuk gurun kematian 1 jam dari sekarang!" katanya sambil berdiri di depan kelas disebelah Baki
setelah itu semua pesertapun langsung berjalan dengan santai ke tempat yang sudah diberitahukan karna memang lokasinya yang tidak terlalu jauh, dan saat di perjalanan banyak team yang berjalan sambil mengobrol dan termasuk team Naruto
"hei kalian semua dengar!, tadi saat ujian ada orang baik hati yang memberikan jawaban semua soal padaku" kata Yui dengan riang
"hm, dasar dobe yang memberikan kertas jawaban itu aku tau, karna kalau kau sampai tidak bisa menjawab semua soal maka kedudukan team kita yang akan terancam" kata Naruto yang berjalan sambil membaca buku laknat kesayangannya. Saat ini Naruto memakai kaos hitam ketat yang menunjukan seluruh lekukan, otot, dan fuin pemberat yang disamarkannya menjadi tato mawar yang menjalari hampir seluruh tubuhnya sehingga membuat dia terlihat gagah, celana hitam panjang dengan garis putih di bagian pinggirnya, sepatu ninja berwarna hitam, pedang kesayangannya yang di gantung dipinggang, jaket hitam dengan bulu putih di bagian pinggirannya yang diikatkan ke pinggang, hitai ate yang dikalungkan ke leher, sarung tangan hitam yang menutupi tangan kanannya, juga kaca mata berlensa kotak yang selalu menemani setiap hari harinya dan kali ini ditemani dengan topi lebar yang menutupi kepalanya berwarna hitam
"eeeh, jadi yang memberikan kertas itu tadi kau teme!" kata Yui dengan nada kaget
"fufufufuf, Yu chan lihat bahkan padamu saja Naruto kun bisa perhatian" kata Ivy sambil tersenyum misterius
"huh, dia hanya perhatian pada kedudukannya sendiri bukan padaku"
dan setelah itu terjadilah pertengkaran kecil yang selalu terjadi di team 13 yaitu Naruto sebagai pihak yang membulli, Yui sebagai pihak yang di bulli, dan Ivy yang katanya sebagai penengah tapi diam diam ikut membulli Ivy dan mendukung Naruto.
TIME SKIP 2 JAM KEMUDIAN
GURUN KEMATIAN
Kini disebuah padang pasir nan luas terlihatlah 3 orang anak manusia yang sedang berjalan kearah barat mencari kitab suci 'ralat' maksudnya mencari gulungan dari genin lain agar mereka semua bisa lulus
"Ivy, apa kau melihat ada orang di sekitar sini?"kata Naruto sambil berjalan
"tidak, sejauh ini aku masih belum menemukan siapapun" kata Ivy sambil mengecek dangan byakugannya
"haduuuh, ujian kali ini benar benar merepotkan masa kita harus mengambil 2 gulungan dari genin lain agar kita semua diluluskan" kata Ivy yang sedang complain dengan sistem ujian chunin kali ini. Memang sistem dalam ujian chunin kali ini agak sedkit berbeda yaitu dalam satu kelompok genin yang beranggotakan 3 orang mereka akan diberikan modal 1 gulungan dan jika mereka bertiga ingin maju ke babak selanjutnya maka mereka bertiga harus mencari dua gulungan lainnya. Singkat cerita setiap genin yang ingin lulus harus memiliki gulungan miliknya sendiri, lalu pergi kearah menara yang ada di tengah gurun
"ya untuk kali ini aku setuju denganmu dobe, seharusnya ujian tahap ini menjadi tes untuk melihat kemampuan kerja sama team bukannya kemampuan personal" kata Naruto yang entah karna angin apa jadi mengatakan hal bijak seperti itu
"hoi teme, setan apa yang merasukimu? tidak biasanya kau mengatakan hal yang bermanfaat macam itu biasanya" kata Ivy yang setuju dengan pernyataan di atas
"jangan mulai kau dobe!" kata Naruto yang kelihatannya mulai jengkel
"semuanya! aku melihat ada 2 team lain, yaitu di arah jam 12 sekitar 200m dari sini, dan diarah jam 8 sekitar 100m dari sini"kata Ivy
"hn, coba lihat hitai ate mereka dari desa mana mereka semua berasal!" kata Naruto
"hm, diarah jam 12 sepertinya mereka berasal dari kumogakure, dan yang diarah jam 8 kelihatannya shinobi Konoha sama seperti kita" jawab Ivy
"yasudah kalau begitu, dobe dan Ivy kalian hadapi team dari Konoha karna harusnya lebih mudah menganalisa kemampuan mereka mengingat kita berasal dari desa yang sama, lau aku yang akan menghadapi team dari Iwagakure itu. Dan untuk berjaga jaga aku akan meletakan gulungan milik team kita dalam uin penyimpananku" kata Naruto yang sudah menyingkirkan buku kesayangannya dari pandangannya dan memasang wajah serius.
Setelah itu Narutopun langsung memasukan gulungan berwarna hijau yang diberikan oleh panitia kedalam gulungan fuinnya dan mengarahkan pandangannya pada anggota teamnya sekali lagi
"dan untuk berjaga jaga lagi kalau ternyata kalian akan kalah dengan mereka panggil aku dengan kuchiose, kalian mengerti?"
"ha'i" jawab mereka dengan serentak dan mulai berlari kearah yang di tunjukan. Meskipun mereka bertiga sering bertengakar dan membat keributan, tapi mereka tidak pernah bisa membantah semua perintah Naruto saat dia sedang menunjukan wajah seriusnya.
sementara itu disisi lain
"hoi, Darui kalau jalan cepat sedikit! kita harus menemukan tempat perlindungan sebelum hari menjadi gelap" kata anak laki laki berambut pirang pada temannya yang berambut putih
"iya, apa yang dikatakan oleh Cee benar Darui, kita harus segera mencari tempat perlindungan agar kita lebih mudah mengawasi keadaan sekitar tanpa takut terserang musuh" kata sorang anak perempuan berambut kuning membenarkan perkataan temannya
"haaah,iya, iya kalian berdua selalu saja merecokiku" kata Darui dengan nada kesal
"kalau kau tidak berjala dengan lambat, pasti kami tidak akan merecokimu" kata teman perempuannya sambil berdecak pinggang
"hoi, Darui, Samui aku merasakan kalau ada seseorang yang mendatangi kita!" kata Cee tiba tiba
"berapa banyak, dan dari arah mana" kata Darui yang tiba tiba jadi serius
"hm, musuh berasal dari ar..."
syut
syut
syut
syut
buaaaaaaar
belum selesai Cee bicara tiba tiba saja di dekat tempat mereka berdiri menancap beberapa kunai peledak dan tak lama kemudian meledak sehingga menciptakan kawah dan asap yang cukup tebal. Beruntung mereka bertiga sempat menghindar
tap
"siapa itu?, tunjukan dirimu!" kata Samui
"yare yare, kelihatannya aku terlalu meremehkan kalian ya" kata Naruto muncul dari balik asap ledakan sambil menunjukan wajah bosannya
"shinobi Konoha, tapi dimana dua lainnya?" kata Darui
"hm, aku jga tidak merasakan adanya chakra orang lain disekitar sini" kata Cee yang menjawab pertanyaan Darui
"jadi, berani juga kau menyerang kami sendirian shinobi Konoha" kata Samui sedikit meremehkan Naruto
"yare yare, kalau kalian memang benar benar ingin di hajar maka akan ku kabulkan permintaan kalian" kata Naruto lalu langsung merapal segel tangan dan
"kuchiose no jutsu!"
poof
Naruto memanggil dua orang laki laki berjubah hitam yang bersurai biru dan merah dengan topeng polos tanpa motif yang menutupi wajahnya, dan tidak lain adalah bunshinnya Naruto yang sedang memakai henge
"ayo, kita habisi mereka bertiga" kata Naruto
"ha'i" dan dijawab dengan serentak oleh mereka berdua
"haduuuh, kelihatannya ini mulai gawat, Samui kalau saja kau tidak mengatakannya mungkin sekarang kita hanya akan berhadapan dengan satu orang" kata Darui yang kesal dengan perbuatan temannya
"eh, mana aku tahu kalau dia bisa melakukan kuchiose untuk memanggil teman satu teamnya, dan lagi yang aku baca di buku adalah kuchiose cuma bisa dilakukan untuk memanggil mahluk yang sudah membuat kontrak darah dengan penggunanya saja" kilah Samui yang tidak mau disalahkan
"kalian berdua berhentilah ber..."
poof
poof
poof
dan lagi lagi Cee tidak sempat menyelesaikan perkataannya karna Naruto bersama kedua bunshinnya sudah lebih dulu melempar bom asap kearah mereka
"ughh, celaka inilah akibatnya kalau kalian berdua selalu saja bertengkar" omel Cee pada kedua temannya
"haaah, ini gara gara kau Samui coba saja kau tidak memancingku pasti kita tidak akan terjebak dalam asap ini" kata Darui sambil terus bersiaga
"urusai!, kalau saja kau berjalan lebih cepat pasti kita tidak akan berpapasan dengannya" kata Samui yang lagi lagi tidak mau disalahkan
'celaka bagaimana ini?, genin yang ada dihadapan kami sepertinya bukan genin biasa dia bahkan tidak segan segan untuk langsung menyerang dengan kunai peledak, lalu memanggil teman temannya dengan kuchiose, dan menyuruh teman temannya untuk melempari bom asap. Itu berarti dia mungkin adalah seorang prodigy atau seorang yang jenius dalam bidang strategi, dan aku ragu kami semua bisa mengalahkan dia dan teman temannya mengingat kami belum sepenuhnya mengetahui kemampuan mereka semua. Meskipun dua dari kami menguasai tehnik chakra elemen tapi jika perkiraanku benar maka kesempatan kami untuk menang dari mereka paling tinggi hanya 30%, kalau begitu kali ini kami har...' batin Cee yang tiba tiba terputus karna merasakan chakra salah satu lawannya
'...ugh, posisi ini?!' batin Cee tiba tiba sambil melebarkan mata
"DARUI AWAS DI SAM..."
tap
crasssssh
"ughh"
belum selesai Cee berteriak memperingatkan Darui, tiba tiba saja bunshin Naruto yang bersurai biru datang dari sisi kanan dan langsung menebas kaki Darui, sementara Darui yang ditebas hanya bisa melebarkan mata dan langsung jatuh tersungkur tanpa mengatakan sepatah katapun karna sudah terkena racun dari pedang Naruto
"ugh, Samui ada dua keberadaan chakra dari arah depan dan belakang sebaiknya kali ini kita lakukan posisi bertahan!" kata Cee dengan nada tegas
"ha'i" kata Samui
'kuso aku lengah, dia bahkan dia bahkan bisa langsung mengambil kesempatan saat aku sedang memikirkan strategi'
"Darui, apa yang terjadi denganmu?, ayo cepat bangkit" kata Samui memanggil temannya dengan sedikit berteriak dan nada khawatir
"uggh, aku...ti...dak..bi..sa...saakit..se...kali" kata Darui dengan suara serak
"gawat bahkan pedang yang mereka gunakan juga beracun, jadi mereka benar benar berniat membunuh kita pada ujian chunin ini yah. Samui kau awasi sekitar aku akan membawa Darui, kita harus segera kabur dari sini, karna kalau kita kita bertarung dengannya sekarang kemungkinan besar kita akan kalah dan langsung dibunuh olehnya" kata Cee dan langsung berjongkok dengan maksud membopong Darui
tapi tiba tiba saat Cee sedang berjongkok Naruto sudah berdiri di samping mereka berdua, Naruto menggunakan tehnik kamuflase yang pernah diajarkan oleh gurunya dan menekan chakranya hingga dibawah titik normal sehingga tipe sensor sekalipun tidak bisa mendeteksinya. Setelah menunjukan dirinya Narutopun langsung mengeluarkan katana kesayangannya dari sarung biru yang ada di pinggangnya sembari mengambil kuda kuda dan mengucapkan tehnik pedangnya dan membuat kedua loncng yang ada dibagian belakang gaganng pedangnya jadi mengeluarkan bunyi
"hiken: hoshi no mae"
kririring
syat
syat
syat
syat
syat
"aaakhhh"
"uuughh"
sehingga menyebabkan luka yang parah di sekujur tubuh Cee dan Samui. Tehnik ini adalah tehnik tebasan yang membuat Naruto dapat melakukan pola tebasan berbentuk bintang hanya dalam satu tarikan nafas
"hm, baiklah kalian sudah kalah, sekarang serahkan gulungan kalian kalau kalian masih ingin hidup" kata Naruto yang sudah mengebalikan pedangnya kadalam sarungnya dan mulai membaca buku laknatnya lagi, sementara kedua bunshinnya hanya berdiri dibelakangnya sambil terus melihat
"heh, ja..ngan har...ap" kata Samui dengan susah payah sambil menahanrasa sakit yang luar biasa
"ugh, ba..iklahkal..au i..tu bi..sa menyel..amatkan..ku dan ke..dua tem...an ku" kata Cee dan langsung mengeluarkan gulungan hijau dari dalam kantung jaketnya dan mencoba menyerahkannya pada Naruto sehingga membuat kedua temannya
"hooh, rupanya kau pintar juga yah, baiklah kalau begitu akan aku ambil" kata Naruto dan langsung mengambil gulungan di tangan Cee lalu menyimpannya didalam gulungan fuin penyimpanan
"ho.i bre..ngsek ken...apa ka..au ber..ikan pad..anya" kata Darui terputus putus dengan nada marah
"ta..pi ha..anya ini ca..ra ter...baik aga..ar kit..aa ti...dak ma...ti" jawab Cee yang terbata bata dengan nada pasrah
"hm, harusnya kalian bangga pada teman kalian karna sudah menyelamatkan nyawa kalian, bukannya memarahinya!" kata Naruto sambil melirik kearah Samui dan Darui
"Dan untuk kau aku salut padamu, kau sanggup membuang hargadirimu begitu saja demi keselamatan seluruh anggota teammu, dan sebagai tanda penghormatan akan kuberikan ini untukmu" kata Naruto yang langsung membuka fuin di pergelangan tangan kirinya dan mengeluarkan botol berukuran sedang berwarna hijau dan langsung melemparkannya kearah tiga orang itu
"ini adalah penawar untuk racun yang ada di tubuh kalian, kalau kalian tidak meminum penawar ini lebih dari tujuh hari maka kalian akan mati dengan penuh penderitaan. Jadi berterimakasihlah padaku"
pooof
setelah mengatakan itu wujud Naruto dan kedua bunshinnyapun langsung hilang menjadi asap yang menandakan kalau dia hanyalah bunshin dan membuat mereka bertiga kembali melebarkan mata.
Sementara itu disebuah oasis diarah jam tujuh sekitar 300meter dari bekas tempat pertarungan para bunshin Naruto terlihatlah Naruto yang asli sedang duduk di kursi santai yang terbuat dari rotan dipinggir kolam, dibawah pohon kelapa, dengan meja bundar kecil di sebelah kanannya dan es kelapa muda diatasnya, juga taklupa ditemani oleh buku kesayangannya icha icha series lalu ditambah kaca mata berlensa bening yang biasa dipakainya sudah berganti menjadi kaca mata berlensa hitam yang biasa digunakan orang saat sedang liburan di pantai
"hm, jadi begitu ya ternyata shinobi dari Iwa itu memang lemah, kalau aku tahu begini jadinya harusnya aku hanya mengirim satu bunshin saja" kata Naruto setelah mendapat ingatan dari ketiga bunshinnya tanpa memalingkan perhatiannya dari buku bersampul hijaunya
"hm, Jeen apa apa mereka sudah selesai" kata Naruto pada seekor laba laba kecil berwarna putih dengan bintik merah dibawah kursinya
"ha'i, belum Naruto sama, kelihatannya mereka berdua masih sibuk bertarung" kata si laba laba pada Naruto
"hm, bagaiman posisi mereka, apa mereka sudah mulai terdesak?"
"belum Naruto sama, menurut yang aku lihat dari mata bunshinku sepertinya mereka sudah mulai mendominasi dan salah satu lawan sudah tumbang"
"ha'i Naruto sama'
TIMESKIP 7 MENIT KEMUDIAN
"Naruto sama kelihatannya mereka berdua sudah berhasil mengalahkan musuh dan merebut gulungan milik mereka" kata Jeen
"hm, baiklah kalau begitu" kata Naruto dan mulai menutup bukunya, lalu
"kuchiose no jutsu"
poof
diapun memanggil seekor kumbang tanduk bercangkang merah dengan bintik hijau, memiliki delapan kaki hitam yang dipenuhi oleh bulu yang memiliki besar hampir menyamai buah kelapa
"antarkan pesan ini pada kedua anggota teamku!, dan sampaikan salamku pada Brood kalau beberapa hari lagi aku akan datang untuk mampir" kata Naruto yang sudah memberikan sepucuk surat dan sebuah gulungan pada kumbang itu. Setelah mendengar perintah Naruto diapun langsung pergi ketempat yang dimaksud sementara Naruto langsung pergi via shushin
Sementara itu bersama Yui dan Ivy
"hm, lumayan juga mereka rupanya, kita jadi sedikit babak belur setelah melawan mereka" kata Yui yang saat ini sedang duduk dibatu sambil mengistirahatkan tubuhnya yang sudah mulai babak belur
"ya, kau benar Yu chan, hampir saja tadi aku memanggil Naruto kun" kata Ivy yang saat ini sedang mengecek kotak peralatannya
"haduuuuh, Ivy kalau kau memanggil Teme yang ada malah selesai bertarung kita akan langsung disembur dengan kuahnya" kata Yui sewot
"fufufufufu, tidak usah malu begitu Yu chan, aku tau kau hanya malu karna bisa melihat sisi keren Naruto kun"
"urusai!" kata Yui dengan nada sedikit kesal
tek
tiba tiba saja ada sebuah gulungan berisikan pesan entah dari mana asalnya jatuh keatas kepala Yui
"hm apa ini?" katanya sambil memegang gulungan itu di tangannya
"Yu chan sepertinya itu adalah gulungan surat,coba kau buka" kata Ivy sambil melirik kearah surat
"hm hm" sementara itu Ivy langsung mengangguk dan membuka suratnya, tapi begitu suratnya dibuka
poof
tiba tiba saja mereka berdua menghilang dari tempat peristirahatan mereka dan dihadapan mereka terdapat sebuah menara yang tidak lain adalah tujuan akhir dari semua peserta dan dihadapan mereka berdua terlihatlah Naruto yang sedang membaca buku kesayangannya
"Naruto kun"
"woi teme, kenapa elo tiba tiba manggil kami pake Kuchise?" kata Yui dengan nada kesal
"yare yare, aku ingin cepat cepat menyelesaikan ujian ini" kata Naruto yang sudah menutup bukunya dan masuk kedalam menara sementara kedua rekan satu teamnya hanya mengikuti dari belakang
TIME SKIP 5 HARI KEMUDIAN
Kini didalam sebuah menara ditengah padang pasir terlihatlah delapan orang yang sedang mendengarkan pengumuman yang dibawakan kazekage yang tidak lain adalah para genin yang lulus dalam ujian tahap kedua
"baiklah, sekian pengumuman dariku dengan ini aku memberikan kalian waktu 1 bulan untuk beristirahat atau berlatih" katanya dengan nada kebapa'an
"ha'i"
lalu setelah itu merekapun langsung pergi meninggalkan posisi masing masing dan kembali ke desa sambil ditemani oleh jonin pembimbing masing masing termasuk team Naruto.
Dan kini terlihatlah Naruto dan kedua anggota teamnya bersama jonin pembimbingnya sedang berjalan jalan di sekitar desa Sunagakure di sore hari
"sensei, apa kau punya tehnik lain lagi yang bisa kau ajarkan pada kami?" kata Naruto membuka pembicaraan
"iya sensei, dari semua tehnik ninja yang sensei ajarkan pada kami berdua hanya tehnik umum saja yang bisa kami kuasai, sedangkan si teme ini mampu menyerap dan menguasai semuanya" sambung Yui
"hm, ya bagaimana ya dulu aku pernah menawari kalian untuk mengajari kalian berdua kenjutsu tapi kalian tolak dan hanya Naruto yang menerimanya. Jadi ya bukan salahku" katanya dengan santai
"ugh" setelah mendengar hal itu mereka berduapun langsung pundung seketika
"yare yare" kata Naruto sambil menghela nafas dan tanpa mengalihkan pandangannya ke arah lain.
"tapi harus aku aku akui kalau kalian semua sangat hebat bisa mengumpulkan kedua gulungan yang tersisa hanya dalam waktu satu hari dan mengalami luka ringan, dan Naruto bahkan tidak terluka sama sekali"
"itu karna aku lebih mementingkan otak daripada otot" kata Naruto sambil membetulkan kaca matanya dan memantulkan cahaya matahari senja
"ya Naruto kun tapi meskipun kau bilang begitu, tetap saja kau memiliki otot otot yang menonjol" kata Ivy yang sudah bengkit dari keterpurukan
"hm, itu karna aku sering melakukan latihan ringan" jawab Naruto dengan santai
"contohnya?" sambung Ivy
"push up 100X, sit up 100X, dan berlari sejauh 1km"
"dasar teme, kalau yang itu bukan latihan ringan namanya" kata Yui yang juga sudah bangkit dari keterpurukan.
Dan setelah itu keributan yang selalu terjadi diantara anggota team 13pun kembali terulang.
.
Sementara itu saat Naruto sedang berjalan jalan dengan anggota teamnya disebuah ruangan bawah tanah yang gelap terlihatlah dua sosok manusia yang sedang bicara
"bagaimana apa aku sudah bisa menggunakannya?" tanya seorang anak laki laki bersurai pirang berusia 15 tahun yang tidak lain adalah Naruto, dan ternyata yang tadi sedang bersama dengan anggota teamnya hanyalah bunshinnya
"be-bersabarlah yang mulia, ratu bilang semuanya akan selesai dalam waktu satu minggu lagi kalau semuanya berjalan sesuai rencana" kata seorang anak perempuan sambil memegang papan laporan dengan nada takut bercampur hormat yang sepertinya berusia 13 tahun dari penampilannya, memiliki surai pirang sebahu diikat ponytail, jacket berwarna merah yang dibiarkan terbuka sehingga menampakan dalamannya yang hanya berupa kain berwarna putih dengan garis merah dibagian pinggirnya yang menutupi dadanya, celana jeans pendek yang hanya menutupi sampai bagian selangkangannya, dan sepatu boot dari kulit yang menutupi kakinya(kalo bingung cari aja mordred fate grand order di Google).
"hm baiklah kalau begitu, dan ngomong ngomong bagaimana keadaan saudaramu Shina?" kata Naruto dengan nada santai yang sudah mulai membaca buku kesayangannya pada anak perempuan yang ternyata bernama Shina
"e-eh!, ah dia baik baik saja tapi saat ini dia sedang menjalani ujian khusus untuk menjadi seorang Legacy jadi aku belum bisa menemuinya sampai sekarang" kata Shina dengan nada sedikit sedih
"hm bagus lah kalau dia sehat sehat saja, dan karna sudah terlanjur disini aku ingin bertemu dengan pura dan putriku dan aku ingin kau mengantarkanku. Karna aku dengar kalian sudah semakin memperluas tempat ini sejak dua bulan yang lalu jadi hanya untuk berjaga jaga agar aku tidak tersesat"
"eh? tapi apa tidak apa apa kalu aku yang mengantarkan anda yang mulia?" tanya Shina dengan nada takut
"apa perkataanku masih kurang jelas Shina, kalau begitu akan aku ulangi lagi. Aku Uzumaki Naruto memintamu untuk mengantarkanku ke tempat Broodmother dan Nyx berada" kata Naruto dengan menundukan kepalanya.
"a-aaaaa ba-baikalah ka-kalau itu yangmulia inginkan ta-tapi angkatlah kepala anda, ka-karna bisa jadi masalah ka-kalau a-da yang melihat kita seperti ini" kata dengan terbata bata sambil menggoyangkan kedua tangannya
"hahaha, baiklah kalau begitu ayo tunjukan jalannya padaku!" kata Naruto sedikit tertawa dan kemudian menutup bukunya lalu berjalan mengikuti Shina dari belakang
"hmmmm" sementara Shina yang digoda hanya bisa menggembungkan pipinya sehingga membuat Naruto gemes melihatnya.
Apa yang Naruto bicarakan tadi adalah tentang proyek yang sudah dikebangkan selama dua bulan ini, proyek ini bertujuan untuk menyempurnakan senjutsu laba laba yang diciptakan Naruto bersama Brood dan Nyx satu tahun yang lalu dengan cara menciptakan ramuan khusus. Satu satunya kekurangan dari senjutsu ini adalah hanya bisa digunakan oleh Brood, Nyx dan sepuluh kepala penjaga yang sebenarnya adalah anak anak Brood dan Nyx yang paling kuat. Sedangkan jika Naruto yang memakainya maka tubuhnya akan membengkak dan akan kembali seperti sedia kala jika chakra senjutsu itu dia keluarkan secara paksa dari tubunya. Maka dari itu diapun kembali melanjutkan rencana ini dengan membuat proyek baru yang dia beri nama proyek: Alicization. Setelah berjuang melakukan penelitian cukup lama akhirnya proyek ini hampir selesai dan saat ini hanya tinggal memastikan komposisi apa saja yang tidak akan membahayakan nyawa jika masuk kedalam tubuh.
Dan mengenai siapa itu Shina, sebenarnya dia adalah salah satu bagian dari keberhasilan proyek yang Naruto lakukan, yaitu bagaimana jika Brood menyuntikan salah satu telur telurnya kedalam rahim wanita manusia. Dan hasilnya sungguh mengejutkan, yaitu yang lahir adalah bayi manusia yang memiliki, insting, kemampuan berburu, dan tehnik memintal benang layaknya laba laba. Mereka juga memiliki masa pertumbuhan yang sangat cepat, yaitu setelah berusia satu tahun mereka akan memiliki penampilan layaknya manusia normal yang sudah berusia delapan belas tahun dan sudah bisa dinyatakan cukup matang untuk bereproduksi, yang laki laki disebut warlock, dan yang perempuan disebut nerubian. Dan tentang Legacy yang tadi dibicarakan Shina yaitu adalah gelar yang diberikan untuk seorang Nerubian yang paling kuat dari yang lainnya, dan dia yang mendapatkan gelar Legacy begitu mencapai usia matang maka Naruto sendirilah yang akan memilih mereka untuk menjadi ibu dari anak anaknya, dengan kata lain mereka akan mendapatkan kehormatan untuk meneruskan keturunan sang bapak penemu ras mereka. Tapi meskipun begitu sampai saat ini belum ada yang memegang gelar itu karna semua hal ini baru diputuskan sekitar dua bulan setelah hasil yang mengejutkan dari proyek ini. Tapi meskipun begitu Naruto yang mengumumkan hal ini sebenarnya tidak masalah, toh mereka semua memiliki tubuh yang bagus dan wajah yang sangat cantik.
Setelah cukup lama berjalan kini Naruto dan Shina sampai disebuah tangga yang menurun kedalam tanah
"nah, yang mulia setelah menuruni tangga ini maka anda akan sampai ke ruangan lab yang baru" tunjuk Shina pada tangga itu
"nah kalau begitu aku punya hadiah untukmu sebagai ucapan terimakasih" kata Naruto dengan semangat dan berjalan kearah Shina
"eh?"cup "Hhmm!"
bruk
dan betapa terkejutnya Shina mengetahui ternyata hadiah yang dimaksud Naruto adalah sebuah ciuman panas di bibir Shina, dan tak lupa Naruto juga langsung memojokannya ke sisi tembok
"hmnhmmmm hmpfmmmn ngmmmmmpf" sementara Shina mendesah karna kenikmatan Naruto disisi lain terus melahap bibir mungilnya dengan sangat rakus sambil terus memainkan lidahnya
"engmph MNNMPH" tapi tiba tiba saja Shina yang masih belum terbiasa dengan sensasi di mulutnya harus dikejutkan karna Naruto menggunakan salah satu kakinya dan menggosok pelan vagina Shina
"hmpnnmpngfpm..." cup "HAH HAH HAH" setelah bersilat lidah cuku lama akhirnya mereka berdua pun melepaskan bibir mereka karna kehabisan nafas sehingga terlihatlah benang salive yang menghubungkan bibir mereka
"sepertinya kali ini kita seri lagi tapi lain kali pasti aku yang akan menang" kata Naruto yang sudah tidak kehabisan nafas
"mou, Naruto sama!" rajuk Shina sambil menggembungkan pipinya
"adudududu, itai" rengek Shina karna tiba tiba Naruto mencubit pipinya
"hm, Shina chan kalau kau membuat ekspresi seperti itu aku jadi semakin gemes melihat wajahmu!"
cup
setelah mencubit pipi Shina Naruto pun langsung mencium keningnya lalu berjalan menuruni tangga sambil melambaikan tangannya kearah Shina yang masih merona.
tap
tap
tap
tap
tap
krieeeet
Saat Naruto berjalan menuruni tangga dia mendengar gema dari lengkah kakinya sendiri. Setelah berjalan menuruni tangga selama hampir sepuluh menit kini dihadapan Naruto ada sebuah pintu berangkas tebal yang terbuat dari besi, tidak menunggu lama Narutopun langsung mengalirkan chakranya dan membuka pintu itu.
Setelah pintu terbuka kini terlihatlah sepasang laki laki dan perempuan yang memakai jas lab sedang sibuk dengan pekerjaan mereka masing masing, yaitu sang pria memakai jas lab berwarna putih yang sengaja dibuka dan menampakan dalamannya berupa kaos hitam berlengan pendek, celana jeans panjang berwarna coklat, sepatu kulit yang menutupi kakinya, iris merah darah yang menyala di matanya, dan rambut hitam yang sedikit acak acakan(kalo bingung cari aja Hououin Kyouma dari anime stein gate). Sedangkan yang perempuan memiliki surai hitam sepinggang, iris ruby yang menyala dalam gelap, jas lab yang sengaja dibuka dan menampakan dalamannya berupa kaos hitam ketat dengan bagian bawah yang sedikit pendek hingga menampakan bagian perutnya, rok hitam yang lebih pendek lima centi dari lututnya, knee sock berwarna htam yang membungkus kakinya, bando berwarna putih dengan hiasan antena dikepalanya dan sepatu hak tinggi yang menutupi telapak kakinya(kalo bingung lagi bayangin aja Nagato dari kantai collection lagi pake baju lab).
"ah!, ayahanda ada perlu apa mampir kemari?" sapa si pria yang tidak lain adalah wujud manusia dari Nyx yang sudah memalingkan wajah dari papan tulis di hadapannya
dan juga senjutsu ini jika sudah dikuasai sampai tahap sempurna oleh laba laba maka ketika menggunakannya mereka akan berubah wujud menjadi manusia.
"hm aku kesini untuk melihat sudah sejauh apa perkembangan yang sudah kalian buat dan juga memastikan kalau kalian berdua tidak memaksakan diri lagi" jelas Naruto panjang lebar
"kami sehat sehat saja ayahanda, dan saat ini aku masih belum bisa beristirahat sebelum bisa menyempurnakan formula ini" kata si wanita yang tidak lain adalah Brood tanpa mengalihkan pandangannya dari microscop di hadapannya
"ya, seperti yang anda lihat ayahanda Brood sampai saat ini masih terus berusaha keras untuk memecahkan masalah formula ini, dia begitu serius dan sangking seriusnya dia bahkan mengabaikanku dan tak pernah memberiku jatah malam lagi selama dua bulan ini" keluh Nyx pada ayahnya
"Brood, Nyx aku hanya mampir sebentar untuk hari ini agar anggota teamku tidak ada yang curiga jadi aku sarankan pada kalian apalagi kau Brood untuk banyak banyak beristirahat, dan kalau tubuh kalian pegal minumlah ini" kata Naruto dan lalu meletakkan sebuah botol obat diatas meja
"ya, terimakasih karna sudah mau mampir ayahanda akan kami dengarkan saranmu" kata Nyx dengan senyuman hangat diwajahnya
"nah sebelum ayahanda pulang apakau ingin mengatakan sesuatu Brood" lanjutnya
"ah, semoga berhasil ayah!" jawabnya dengan sedikit cuek
"haaaaah baikalah kalian berdua yang akur ya!" kata Naruto sambil menghela nafas dan menghilang setelahnya
pooof
kini disebuah lapangan sepi di waktu senja yang terletak di Sunagakure terlihatlah bunshin Naruto sedang menaggil dirinya yang asli
"apa ada yang curiga denganmu?" tanya Naruto begitu sampai pada bunshinnya
"tidak, sejauh ini belum ada yang curiga dengan gerak gerikku" jawabnya santai
"hm baguslah kalau begitu, dan kau boleh pergi"
poof
dan setelah itu bunshin Narutopun langsung lenyap menjadi gumpalan asap. Setelah menghilangkan bunshinnya dan mendapatkan semua ingatannya Narutopun bergegas pergi ke penginapan yang sudah disediakan oleh gurunya agar tidak menimbulkan kecurigaan.
TIMESKIP 1 BULAN KEMUDIAN
kini disebuah arena berbentuk lingkaran yang dikelilingi pasir terlihatlah seorang anak berambut kuning, memakai kacamata, jubah hitam sepaha dengan bagian atas yang dikancing dan bagian bawahnya berkibar ditiup angin sehingga memberikan kesan gagah (jubahnya Kirito di Alo), celana hitam panjang, pedang birunya yang kini ada didalam fuinnya, sepatu ninja berwarna hitam, sarung tangan besi hitam yang menutupi tangan kirinya sementara tangan kanannya ditutupi perban, tak lupa kacamata kesayangannya dan hitai ate yang diikatkan di lengan tangannya.
Sementara dihadapannya berdiri seorang genin berambut merah berusia lima belas tahun yang kelihatannya adalah seorang pengendali boneka berbentuk manusia dengan pedang di tangannya yang bernama Sasori.
"MULAI!" teriak wasit
syuut
syuut
syuut
blaaaar
setelah pertandingan dinyatakan mulai Naruto tanpa basa basi langsung mengambil tiga buah kunai peledak dari kantung senjatanya dan melemparkannya kearah boneka yang dikendalikan oleh musuh dihadapannya. Tapi karna reaksi target yang sedikit terlambat maka salah satu kunai yang dilemparkan Naruto menancap di bonekanya sehingga menghancurkannya
"cih, belum apa apa aku harus menggunakan boneka kedua" keluhnya dan langsung mengeluarkan dua boneka dari dalam gulungan berbentuk manusia dengan sabit di tangan mereka
kretek
kretek
syut
syut
syut
syut
karna tidak mau hal yang sama terulang kembali diapun mengendalikan kedua bonekannya dan langsung menghujani Naruto dengan ratusan jarum beracun
syut
tap
tap
tap
pof
pof
pof
pof
melihat hal ini Naruto tidak tingga diam, dia langsung berlari menjauhi arah datangnya serangan itu dan setelah itu diapun melempar beberapa bom asap disekitar arena untuk membatasi jarak pandang Sasori dan tentu saja rencananya berhasil, Sasori yang melihat hal ini langsung mengeluarkan tiga boneka lagi dan menyiagakan mereka disekitarnya. Tidak mau buang waktu Narutopun langsung membentuk segel tangan dan menyebutkan nama jutsunya
"kage bunshin no jutsu"
pooof
lalu setelah itu muncullah lima bunshin Naruto, melihat hal ini Naruto langsung memerintahkan mereka untuk melemparkan bom asap setiap tiga menit sekali. Sementara para bunshinnya mengerjakan tugas mereka Naruto kini sudah meresap ke bawah tanah dengan menggunakan jutsu dotonnya dan mengumpulkan chakra alam untuk menggunakan senjutsu laba laba yang sudah disempurnakan tiga minggu yang lalu
FLASHBACK
Kini terlihatlah Naruto bersama dengan seorang pria yang terlihat seperti ilmuan gila jika dilihat sekilas sedang berada di labortorium bawah tanah dan jika dilihat lebih detil lagi saat ini Naruto sedang memegang sebuah tabung berisikan cairan berwarna hijau.
"seperti yang ayah minta kami sudah berhasil menyempurnakan formulanya" kata Nyx dengan wajah yang berantahkan dan katup mata yang membesar pertanda kalau dia kurang tidur
"ah ya, terima kasih dan ngomong ngomong mana Brood" kata Naruto yang kini mulai membuka penyumbat dari tabung itu
"ah, dia jatuh pingsan dua menit setelah menyelesaikan formula ini jadi hoaaaam aku mengantarkannya ke tempat tidur" jawab Nyx sambil menguap
"yare yare padahal sudah aku bilang agar kalian tidak memaksakan diri tapi kalian tidak mau dengar, dan juga kalau begitu aku akan mencobanya disini" kata Naruto yang lalu meminum ramuan itu
gluk
"uhuk uhuk uhuk, sialan padahal baunya sangat harum tapi rasanya mengecewakan tapi biarlah" kata Naruto yang lalu setelahnya langsung bertapa untuk mengumpulkan chakra alam.
Setelah lima menit bertapa Naruto langsung membuka matanya dan menampilkan iris merah ruby tanpa pupil yang bercahaya dalam gelap dan bulu bulu halus berwarna hitam yang tumbuh disekitar tangannya. Melihat hal ini Narutopun langsung mencoba kekuatannya dengan memukul lantai sekuat tenaga tapi betapa kagetnya dia melihat kalau pukulannya membuat gempa kecil yang mengguncang area gua, melihata hal ini Naruto jadi terkagum kagum pasalnya tehnik ini memberikan efek penguat tubuh yang setara dengan tenaga super milik Tsunade yang pernah dipelajarinya, selain itu dia merasa pengelihatannya semakin tajam, dan dia bisa melihat panas dengan mata senjutsunya.
"oh, ya dan satu lagi ayah aku akan mengatakannya sebelum pergi tidur yaitu adalah bulu bulu halus yang ada di tanganmu juga berfungsi untuk menyerap chakra lawan apabila bersentuhan dengannya" kata Nyx yang kemudian berjalan menaiki tangga
"hm, kalau begitu terimakasih untuk kerja kerasnya dan sekarang aku akan kembali" kata Naruto dan lengsung hilang dalam kepulan asap
FLASHBACK END
Setelah lima menit Naruto yang aslipun langsung membuka matanya dan menampakan iris merah ruby yang disamarkan oleh kacamatanya. Karna tidak mau menunjukan wajahnya Narutopun memutuskan untuk menyerang Sasori dari bawah tanah
pof
syut
pof
pof
pof
syuut
pof
syut
sementara itu dengan Sasori kini dia sedang berusaha menemukan keberadaan Naruto dengan cara mengendalikan kelima bonekanya untuk menembakan jarum jarum beracun secara acak
"ugh, pengecut! kalau berani keluarlah dan hadapi aku!" teriak Sasori yang sudah mulai kesal
braaak
tidak lama setelah Sasori berteriak tiba tiba saja Naruto muncul dihadapan Sasori dari bawah tanah dan memukul kelima boneka Sasori hingga hancur berkeping keping hanya dengan satu pukulan. Tidak mau melewatkan kesempatan Naruto langsung maju kearah Sasori lalu mencekik lehernya sehingga membuatnya kesulitan bernafas
"ughh"
tidak mau menunggu lagi Naruto langsung menghadapkan wajah Sasori yang masih kesulitan bernafas kearah wajahnya hingga mata mereka berdua saling bertatapan. Lalu Narutopun langsung mengaktifkan mangekyou sharingannya yang berbentuk lingkaran dan tiga garis garis ditengahnya yang masih disamarkan oleh kacamatanya, dan diapun menyebutkan nama jutsunya
"memori no yomitori"
dan setelah itu Sasoripun langsung tak sadarkan diri sementara Naruto memegangi kedua matanya yang mengeluarkan darah karna menggunakan tehnik mangekyou sharingan. Sebenarnya mangekyou sharingan Naruto memiliki beberapa kelebihan, yaitu salah satunya adalah bisa menggunakan izanagi dan izanami tanpa mengalami kebutaan, selanjutnya amaterasu, dan yang satunya lagi adalah tehnik memori no yomitori yaitu adalah tehnik yang mirip dengan genjutsu tsukoyomi milik Itachi tapi bedanya tehnik ini efek rasa sakitnya lebih dahsyat daripada amaterasu tapi sebagai gantinya tehnik ini membuat pengguna jadi bisa meniru semua jurus ninja dan tehnik dari orang yang terkena tehnik ini secara sempurna, kecuali tehnik perubahan chakra elemen yang tidak dimiliki oleh pengguna mata ini, tapi untungnya Naruto punya lima jenis perubahan chakra elemen.
Setelah menyelesaikan pertandingan ini Narutopun melemparkan tubuh Sasori ke tanah lalu menghilangkan semua bunshinnya yang masih terus melemparkan bom asap, dan mengucapkan
"fuuton: kamikaze"
wussshhhh
setelah mengucapkannya munculah tekanan angin besar yang menerbangkan semua asap itu keluar arena dan menampakan keadaan Naruto dan Sasori, sehingga membuat wasit tidak tinggal diam dan langsung turun ke arena lalu menyatakan kemenangan pada Naruto juga memanggil medis untuk menolong Sasori.
"Naruto kun apa kau baik baik saja?" tanya Ivy dengan nada khawatir
"hm ya teme, apa ang terjadi dengan matamu?" tannya Yui dengan nada khawatir juga
"yare yare tidak usah terlalu heboh ini cuma goresan kecil yang dibuatnya karna aku terlalu meremehkannya" jelas Naruto agar tidak membuat semuanya curiga
'ternyata si bocah berambut merah itu ahli racun juga sepertiku, dan juga dia adalah ahli kugutsu ini menarik mungkin setelah ini aku akan mendalami ilmu kugutsu' batin Naruto yang merasa puas akan hasil yang didapatkannya kali ini.
Lalu setelah itu pertandingan pun berlanjut dengan Ivy melawan shinobi dari Iwagakure dan dimenangkan dengan mudah oleh Ivy, dan yang terakhir Yui dengan rekan satu teamnya Sasori dan berakhir dengan kemenangan Yui, tapi pada akhirnya dia terpaksa dilarikan kerumah sakit karna beberapa cidera yang dialaminya. Dan dengan begitu kini seluruh anggota team 13 resmi menjadi chunin.
TIMESKIP 1 MINGGU KEMUDIAN
KONOHA NO SATO 21.12
Setelah memenangkan turnamen ujian chunin kini Naruto dan kawan kawannya kembali kedesa dan beristirahat dirumah masing masing, contohnya seperti Naruto yang saat ini sedang berada di apartemennya sambil mempraktekan tehnik kugutsu yang berhasil dicurinya dari Sasori dengan mengerak gerakan kunai menggunakan benang chakra.
'hm tidak kusangka tehnik kugutsu bisa begitu mengasyikan, ditambah lagi aku bisa membuat bermacam macam bentuk boneka, aku jadi semakin tidak sabar untuk membuat bonekaku sendiri' batin Naruto kegirangan
tok
tok
tok
"iya sebentar!" tapi tiba tiba saja ada yang mengetuk pintu apartemennya, sehingga membuat Naruto mau tidak mau membukanya. Diapun berjalan dengan pedang kesayangannya di tangan kanannya untuk berjaga jaga kalau kalau yang datang adalah ROOT.
krieet
"hai Naruto apa kau punya waktu sebentar?" tanya si tamu yang tidak lain adalah hokage keempat Namikaze Minato
"ah, masuklah!" kata Naruto mempersilahkan masuk. Setelah itu merekapun masuk dan duduk diruang tamu
"kudengar kau berhasil melewati ujian chunin hanya dengan luka ringan, ternyata kau hebat ya" kata Minato berbasa basi
"tidak usah berbasa basi hokage sama, saat ini aku masih lelah karna ujian chunin dan baru mulai mengambil misi dua hari lagi" kata Naruto dengan wajah datar
jleb
tiba tiba saja dada Minato serasa ditusuk ribuan jarum saat mendengarnya
"Naruto tolong maafkanlah aku dan ibumu, aku tahu kalau kami berdua tidak pantas disebut sebagai orangtua karna sudah mengabaikanmu" katanya tiba tiba sambil membungkuk dihadapan Naruto
"kalau begitu bangunlah ayah aku senang karna kau sudah menyadari kesalahnmu, dan yang lalu biarlah berlalu" kata Naruto sambil memegang punggung Minato yang masih tertunduk
melihat kalau anaknya sudah memaafkannya membuatnya jadi sangat senang, lalu diapun mulai mengangkat kepalanya kemudian menatap wajah Naruto yang sedang tersenyum berseri seri, dan hal ini adalah hal yang sangat langka karna bisa melihat Naruto bisa tersenyum seperti ini pikirnya
"Naruto kalau beg-"
"Izanami"
"ugh"
tapi ternyata semua hal yang didengar dan dilihat oleh Minato hanyalah salah satu tipuan murahan milik Naruto. Dan setelah itu Minatopun jatuh tersungkur dengan pandangan mata yang kosong sementara Naruto yang tadinya tersenyum berseri seri kini terlihat menyeringai keji
"yare yare, aku tidak tahu bagaimana orang sebodoh dirimu bisa diangkat menjadi hokage tapi mendatangi musuh yang ada disarangnya adalah hal terbodoh yang pernah dilakukan oleh seorang shinobi" kata Naruto dengan nada merendahkan
"hm tidak ada gunanya juga aku merendahkanmu sekarang" kata Naruto yang sudah sadar akan kebodohannya
"kalau begitu aku perintahkan kau untuk memberikanku formula hiraisin!" kata Naruto dengan nada memerintah
"ha'i" dan hanya dijawab dengan datar oleh Minato
ziit
ziit
lalu kemudian Minato pergi dengan hiraisin lalu kembali kurang dari satu menit, dan saat dia kembali dia membawa gulungan yang tidak lain adalah formula hiraishin, dan Naruto yang melihat hal ini langsung mengambil gulungan itu dan menyimpannya kedalam fuin di pergelangan tangan kirinya.
"bagus kalau begitu aku memerintahkanmu, kembalilah kekeluargamu dan lakukan semua hal yang biasa kau lakukan setiap hari agar tidak ada yang curiga"
"ha'i"
ziit
dan setelah itu Minatopun langsung pergi dengan hiraishin, setelah Minato pergi Narutopun kembali melanjutkan main mainnya.
TIMESKIP 2 HARI KEMUDIAN
kini di taraining groung 7 terlihatlah seluruh anggota team 13 yaitu Himamura Yui, Hyuga Ivy, dan Uzumaki Naruto dengan penampila baru mereka, yitu Yui saat ini memakai celana anbu standar, perban yang membalut kaki kiri, sendal ninja berwarna hitam, rompi chunin dengan baju jaring sebagai dalamannya, hitai ate ikatkan di dahinya, dan rambut panjangnya yang diikat ponytail. Sementara itu Ivy juga tidak mau kalah saat ini dia memakai rompi chunin dengan dalaman berupa kemeja putih, rok hitam belah dua dengan celana pendek hitam ketat sebagai dalamannya, sendal shinobi berwarna hitam, dan hitai ate yang diikatkan di wajah dan menutupi kedua matanya. Dan yang terakhir adalah Naruto, dari kedua temannya dialah yang penampilannya paling mencolok yaitu berupa rompi chunin dengan kaos hitam katat sebagai lapisannya, celana standar anbu yang bagian kaki kanannya ditutupi perban, tangan kanannya ditutupi oleh sarung tangan hitam dengan lubang dibagian jari jarinya, dan di tangan kirinya dia memakai perban yang menutupi mulai dari pergelangan tangan, kaca mata yang masih setia membingkai wajahnya tapi kali ini hampir seluruh wajahnya ditutupi dengan perban sehingga hanya menyisakan mata kirinya, poni rambut yang sengaja dipanjangkan hingga menutupi mata kanannya, pedang kesayangannya yang terletak di samping pinggangnya dan tak lupa tanto lamanya yang kini diletakan di bagian belakang pinggangnya.
poof
belum sempat menunggu lima menit kini orang yang mereka tunggu sudah ada di hadapan mereka sehingga membuat Yui yang tadinya sedang tidur sambil berdiri menyandar di pohon langsung terbangun.
"yo apa kalian sudah lama menunggu?" tanya Ayate dengan tapang datarnya
"tidak baru sekitar lima menit yang lalu" jawab Naruto dengan santai
"hm,kelihatannya kaliansemua punya selera yang unik ya" kata Ayate setelah melihat perubahan penampilan mereka
"biasa saja sensei, lagipula bagaimana dengan misi kita kali ini?" tanya Ivy to the point
"hahahahaha, ternyata sekarang kalian jadi lebih suka buru buru ya, hm baiklah kalau begitu kita akan ke kantor hokage sekarang untk mencari misi yang bagus untuk kalian"
syuut
setelah Ayate menyelesaikan perkataannya dia dan Narutopun langsung pergi dengan shushin sementara kedua rekan satu teamnya yang melihat ini hanya melanjutkan perjalanan mereka ke kantor hokage.
.
tok
tok
tok
"masuk!" kata Minato dengan nada ramah
"permisi hokage sama, kami kesini untuk mengambil misi" kata Hayate dengan sopan
"hm" dan hanya dilanjutkan gumaman dari Naruto, dan anggukan dari kedua rekan satu teamnya
"oh kalau begitu kebetulan aku punya banyak misi yang mungkin akan menarikperhatian kalian" kata Minato dengan nada ramahnya lagi. Tapi tanpa disadari oleh ketiga anggota rekannya saat Naruto dan Minato saling bertatap mata untuk yang pertama kalinya mereka berduapun langsung menyeringai.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
ya, kembali lagi dengan saya Alter Emiya Shirou di fic pertama saya. Kali ini saya ingin banyak banyak mengucapkan maaf karna keterlambatan update. Sebenarnnya ini cerita udah dari minggu kemarin mau saya update tapi karna internet di rumah saya sedang bermasalah jadi terpaksa saya undur jadwlnya
Khusus untuk 'the ereaser' saya ucapkan terima kasih untuk dukungannya yang anti mainstream. Dan kalau anda membaca pesan ini akan saya jawab, kalau saya tidak beralasan tapi hanya memberikan kepastian sebisa saya agar para pembaca tidak terlalu kecewa dan menunggu nunggu update fic ini.
Juga untuk para pembaca lainnya maaf belum bisa saya tanggapi reviewnya. Dan untuk update selanjutnya mungkin akan selesai 1-2 minggu setelah chapter ke3 dari fic(BLANK)update. Dan sekian dari saya, saya Alter Emiya Shirou mohon undur diri.
