'Little Sweet Heart'
KyuMin fanfiction
Length : Chaptered
Rate : T
Genre : Romance & Drama
Disclaimer : KyuMin milik para Joyers-deul :D
Warning : Typo(s), Yaoi, Boys love, Pedo!Kyu, Kid!Min
.
DON'T LIKE! DON'T READ!
NO BASH! NO FLAME!
.
Chapter 4
.
"Benarkan apa yang ku bilang, hyung?" Namja cantik itu tersenyum puas. Kedua orbs hitamnya masih memandang sepasang namja yang tengah berdiri di seberang jalan dari balik kaca mobil nya. Ia kembali tersenyum puas lalu menoleh melirik namja anggun yang duduk disebelahnya yang juga tengah menatap 'object' yang sama dengannya.
Namja anggun itu ikut tersenyum lalu mengangguk. "Kau benar Chullie-ah!" ia menghela napas sebentar. "Harusnya aku tidak perlu meragukan Kyuhyun." Ujarnya lirih.
"Kau tahu hyung, aku juga sempat ragu sebenarnya." Namja cantik itu bergumam lirih. "Kyuhyun memang masih terlalu muda. Tapi setelah melihat ini, apakah aku masih perlu untuk ragu?"
Namja anggun itu menggeleng. "Tidak perlu. Aku sudah yakin bisa melepaskan Minnie sekarang." Namja cantik itu tersenyum lembut.
Namja cantik itu mengangguk. "Baiklah. Bisakah kita pulang sekarang? Aku yakin Hannie akan mencariku setelah menghilang semalaman."
"Tentu Chullie-ah. Kangin juga menunggu ku."
Namja cantik atau Heechul itu melirik sebentar kepada 'object' yang sejak semalam di ikuti-nya. Sebelum akhirnya menjalankan mobilnya.
Kena kau, Cho! Batin Heechul sambil menyunggingkan smirk kebangaannya.
.
.
"Hyung~ Minnie keluar nde?" bocah cantik itu menatap Kyuhyun polos. Sejak mobil berhenti di depan gerbang sekolahnya 5 menit lalu, 'Kyunnie'-hyungnya masih belum juga membuka suara sama sekali. Namja jakung itu masih tetap diam dengan stoic face nya.
"Hyung~ Kyunnie hyung masih marah nde?" ujar bocah cantik itu mencoba peruntungan.
Kyuhyun tetap tak bergeming.
"Hyung~ kalau hyung diam terus, Minnie tidak mau keluar dan sekolah!" ujar bocah itu akhirnya dengan bibir mungil merah sakura-nya yang mengerucut. Kedua mata foxy besarnya masih memandang Kyuhyun.
Kyuhyun menghela napas dalam. Sebenarnya sedari tadi ia diam hanya untuk menenangkan dirinya sendirinya dari perasaan 'aneh' –menurutnya- beberapa waktu lalu. Tapi kenapa bocah ini mengganggu sih? batinnya sebal. "Terserah kau! Aku tidak peduli!" ujarnya sinis.
Sungmin menatap Kyuhyun dengan perasaan sangat bersalah. Terlebih lagi setelah ia mendengar nada bicara Kyuhyun yang terkesan ketus. Bocah cantik itu melepaskan seatbelt nya lalu merangkak mendekati Kyuhyun. Kedua tangan mungilnya ia angkat dan melingkarkannya di pinggang Kyuhyun dan mendudukan dirinya di pangkuan Kyuhyun.
"Hyung~" panggil Sungmin untuk kesekian kalinya.
"Hiks.. Kyunnie hyung marah nde? Mian~ maafkan Minnie hyung.. hiks.." Sungmin membenamkan wajahnya di dada bidang Kyuhyun untuk meredamkan tangisnya. "Hiks.. hyung~~"
"Yak! Jangan menangis bocah!" dengan sedikit panik Kyuhyun melepaskan kedua tangan Sungmin yang melingkar rapi di pinggangnya. "Hei.."
Sungmin menggeleng masih dengan wajahnya yang tenggelam di dalam dada bidang Kyuhyun. "Kyunnie hyung marah.. hiks.. Minnie nakal nde? Hiks.. maafkan Minnie, hyung~"
"Ming~! Lepaskan!"
Sungmin menggeleng lagi. "Kyunnie hyung marah! Maafkan Minnie, hyung! Hiks.."
Kyuhyun sedikit terenyuh. Padahal bocah ini tidak berasalah sama sekali padaku. Kyuhun lalu sedikit tergagap mengangkat kedua tanganya dan mengusap lembut punggung sempit Sungmin.
"SSssh~~ kau tidak bersalah padaku. Jangan menangis.." ujar Kyuhyun dengan nada selembut mungkin. Sedikit mengalah pada egonya. Mungkin memang ia harus bersikap lembut pada bocah yang selalu dimanja itu.
Sungmin sedikit tenang saat merasakan telapak tangan besar Kyuhyun yang mengusap lembut punngungnya. Bocah cantik itu lalu dengan perlahan mengangkat wajahnya dari dada bidang Kyuhyun lalu menatap polos Kyuhyun yang juga tengah menatapnya. "Kyunnie hyung tidak marah lagi pada Minnie?" Tanya-nya sambil mengerjabkan kedua mata besarnya yang basah.
"Aku memang tidak pernah marah padamu." Jawab Kyuhyun santai.
"E-eh? Tapi tadi Kyunnie hyung tidak menghiraukan Minnie. Bukankah itu berarti Kyunnie hyung marah pada Minnie?" Tanya Sungmin masih dengan tatapan polosnya.
Kyuhyun mengangkat sebelah alisnya. "Tidak.. aku tidak pernah mengatakan begitukan?"
Sungmin mengerucutkan bibirnya –lagi-. "Issshh~" Sungmin memukul pelan dada Kyuhyun. "Kyunnie hyung nakal!" kesalnya lalu mengucek pelan matanya yang sedikit basah.
"Kalau begitu Minnie keluar nde? Nanti Seonsaengnim marah kalau Minnie terlambat masuk sekolah. " ujar Sungmin lagi.
Kyuhyun tersenyum miring. Sedikit menggoda Sungmin. "Bukankah kau bilang tadi tidak ingin keluar?"
"E-eh? Boleh?" Tanya Sungmin memastikan sambil kedua matanya menatap Kyuhyun berbinar-binar.
Kyuhyun tergelak. "Tentu saja tidak boleh! Sana keluar!" Kyuhyun menggangkat tangannya dan menggerakannya seperti sedang mengusir Sungmin.
"Kyunnie hyung! Issshh!" Sungmin menangkup wajah Kyuhyun dengan tangan mungilnya.
"A-apa yang ingin kau lakukan?" Tanya Kyuhyun canggung saat melihat wajah putih susu dan mulus milik Sungmin dari jarak sedekat ini.
Sungmin mengecup cepat bibir tebal Kyuhyun lalu segera menurunkan tubuhnya dari pangkuan Kyuhyun. "Bye~ Kyunnie hyung!" pamitnya ceria lalu membuka pintu mobil Kyuhyun dan segera keluar.
Kyuhyun masih terdiam. Tanpa sadar Ia mengangkat pelan tangan kanannya dan mengusap lembut bibirnya. Ck! Dasar bocah! Umpatnya lalu tersenyum konyol.
.
.
"Hannie~"
Heechul melepaskan kaca mata hitamnya sesaat ia telah sampai di ruang kerja suaminya. Ia lalu meletakan kaca mata hitam itu diatas meja yang tersedia di ruangan mewah itu lalu berjalan menghampiri 'suaminya' yang masih tampak sibuk dengan berkas-berkas perusahaanya di meja kerja nya.
"Hm?" Hankyung mengangkat wajahnya dari selembar kertas yang sedari tadi dibacanya lalu menyambut Heechul kedalam pangkuannya. Hankyung lalu mengecup lembut kening 'istrinya'nya. "Dari mana saja kau semalam, hm?"
Heechul mengulas senyumannya. "Mengawasi putramu, mungkin?" jawabnya santai.
Hangkyung mengerutkan keningnya. "Kyuhyun maksudmu?" tanyanya bingung.
Heechul tergelak. "Lalu siapa lagi putramu, Cho?" ujarnya sinis.
"Hei~ aku hanya bertanya yeobo." Jawabnya konyol. "Kau mengikuti Kyuhyun?" Tanya Hankyung lalu sedikit menatap Heechul mengintimidasi.
Heechul mengangguk. "Tentu saja! Mana mungkin aku meninggalkan Minnie sendirian dengan Cho bodoh itu! Jangan bercanda!"
"Apa kau masih belum mempercayai Kyuhyun?" Tanya Hankyung lagi.
Heechul mengangkat bahunya. "Tidak tahu. Iya mungkin."
"Lalu bagaimana? Apa Kyuhyun bisa mengurus Minnie?"
Heechul tersenyum menang lalu mengangguk. "Bahkan menurutku Cho bodoh itu sudah jatuh cinta pada Minnie."
"Aku sudah yakin Kyuhyun bisa mengurus Sungmin dengan baik. Tapi bukankah terlalu cepat?"
"Apanya?" Tanya Heechul heran.
"Kyuhyun mencintai Sungmin." Jawabnya Hankyung singkat.
Heechul mencium sudut bibir Hankyung gemas. "Bukankah itu lebih baik?" jawabnya sambil tersenyum misterius.
"Ya.. kau benar juga.."
.'
.
"Minnie?"
"Nde, Hyukie?" Sungmin menoleh pada sosok kecil sahabatnya yang tengah berjalan santai beriringan dengannya. Tangan kanannya masih setia dalam genggaman namja kecil yang dipanggil 'Hyukie' oleh nya itu.
"Minnie habis menangis?" Tanya Eunhyuk, sosok itu sambil menyeruput susu pisang kesukaannya.
"Eh? Hyukie tahu?" Sungmin memandang Eunhyuk dengan tatapan kaget.
"Tentu saja!" Eunhyuk menghentikan langkah mereka menuju kelas lalu mengangkat tangan kananya untuk mengusap mata Sungmin yang masih sedikit basah. "Mata Minnie basah."
"Benarkah?" Sungmin mengucek matanya sedikit tak sabaran. "Apakah masih basah, Hyukie?" Tanya-nya memastikan.
Eunhyuk menggeleng. "Sudah tidak. Kenapa Minnie menangis?"
"Tidak apa-apa." Jawab Sungmin singkat.
Eunhyuk mengangguk mengerti tak ingin bertanya lagi lalu kembali menggandeng Sungmin untuk berjalan lagi.
"Minnie~" ujar Eunhyuk sedikit berbisik.
"Hm?"
Eunhyuk mendekatkan wajahnya ke telinga Sungmin. "Apakah menurut Minnie, Hae tampan?" Tanya Eunhyuk dengan nada berbisik.
Sungmin menatap Eunhyuk kaget. "Hyukie menyukai Hae?"
Eunhyuk tampak sedikit salah tingkah dan tersenyum malu. Lalu dengan wajah memerah menjawab. "Nde~ Minnie."
Sungmin mengangguk mengerti . "Tampan kok!" jawabnya jujur. "Tapi masih lebih tampan Kyunnie hyung." Ujarnya lirih.
Eunhyuk mengerutkan keningnya. "Kyunnie hyung? Nugu?"
"Namjachingu Minnie." Jawab Sungmin singkat tanpa tahu dari arti 'Namjachingu' yang barusan di sebutnya.
"Mwo?"
.
TBC
.
Gak bisa tepatin janji buat panjang lagi kan -_- dan aku yakin This Chap Failed again. Mianhae.. mood lagi jelek gara-gara kemarin ngetik ilang semua -_-
Chap depan aja nde? Mianhae..
Lagi-lagi gak bisa nulis siapa aja yang review -_- Jeongmhal mianhaeyo..
Last, Mind to review?
