Disclamer : Oohh, yang pasti Yamaha dan Company lainnya yang ngebuat Vocaloid
Warning : Bahasa nggak jelas, bisa ada typos, lebay, aneh, nggak masuk akal, humor garing.
Tancep, langsung let's go !
Sudah 2 bulan berlalu sejak gue pertama kali menginjakan kaki gue di NihonVoca School. 2 bulan penderitaan dan olokan nista sudah kulalui ( Asek ! Bahasanya ya... ).
Lenny yang membuat PR penyiksa itupun dengan bangga mendapat nilai 85. Gue pun juga seneng walaupun gue diolok muluuuu sama adek kelas. Tapi yang penting Lenny seneng lah...
Tiba tiba... Saat gue rasa semua itu akan berakhir, Leon-sensei membuat dunia ku pecah berserakan...
"Semuanya, saya ingin kalian membuat grup minimal 3 orang untuk membuat sebuah drama. Tapi drama ini harus menggunakan bahasa Inggris. Sensei kasih waktu sekitar 1 minggu agar kalian semua sudah siap dan siap tampil. I cannot wait to see you guys perform !"
Kamvrreeeetttt ! Sensei ini emang lembut, tapi nistanya setengah hidup ~!
"Okay... Bye students~!"
Malah dia bai bai nya dengan senyum nista ala demon lord. Uuuaaanjriitt !
Ahem... Kembali ke topik. Di kelas gue sumpih nggak ada yang bisa ngomong bahasa Inggris dengan fasih. Satu – satunya yang gue tau adalah Luka. Tapi sejak gue nanya tentang bio nya, dia tuh... Sering menatap gue dengan deathglare etoh.
Gue bisa aja ngompol jika ngeliat deathglarenya. Ceyem pisan..~
"Oi Kaito. Kita 1 grup bareng yuk..." tanya Gakupo sambil nepuk pundak gue dengan agresif.
Tapi tunggu.. Gakupo juga lumayan bahasa Inggrisnya ! Walaupun dengan nistanya dia ngejek gue beberapa minggu yang lalu, dia pernah dapat nilai 90 pas tugas kemarin.
Game suruh-menyuruh-disuruh pun akan dimulai lagi readers~! *nari iwak peyek*
"Ya udah. Kita 1 grup" jawab gue dengan senyum gaje penuuuhh maksut pake t.
"Tapi kan kata Leon-sensei minimal 3 orang. 1 orang lagi siapa dong ?"
Bener juga. Demi 1000 kutu dirambut Gakupo, siapa lagi nih ?
"Eh Kaito. Tuh si Yuuma sendiri aja tuh. Kalau dia nggak ada kelompoknya, dia ikut bareng kita aja. Nggak 'papa kan ?"
Okeh ! 1 hal yang ingin gue katakan tentang Yuuma. Bener – bener Ketua Kelas yang USELESS ! ( Wuidiiih... ).
Dari SELURUH mata pelajaran yang DIA kenal, cuma pelajaran Kesenian yang dapet nilai tinggi. Yang lainnya manaa~? Ekspresi doong~! #plaakk.
Tapi gue pasrah aja. Lebih baik gue MENDERITA lagi daripada dapet nilai JELEK.
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
( Rumah Yuuma. 13.40 p.m )
Bener aja. Yuuma akhirnya berhasil kita PAKSA masuk grup. Perjuangan yang melelahkan reader. Dari ngasih dia poster kuda, kucing beranak, sampai ujung – ujungnya..., ujung – ujungnya...
Gile kalau gue mikirin lagi, langsung enek gue...
( Flashback. Atap sekolah. Saat jam pulang sekolah )
Reader tau pasien er-es-je kan ? Gile~! Yuuma tuh merontanya kayak begituan ! Udah kayak mau diseret ke jigoku aja nih bocah.
Dikira gue shinigami ? Pliiss banget...
Gue gak lepel sama shinigami... ( Maksud ? )
"Lepasin woi ! Lepasin !"
Yuuma meronta mulu kayak cacing kepanasan. Misi gue adalah : Gue harus ngebawa ( baca : nyeret ) dia ke atap untuk ketemu sama Gakupo.
"Nggak mau ! Pokoke ente harus ikut !"
Dan saat diatap, sungguh.. pemandangan yang bikin harga diri gue rasanya direbut.
"Onegai~ Yuuma~kuuun~ ! Nyoo~!" kata Gakupo dengan pemandangan yang bikin gue mau hoeekkk.
Atuh gimana enggak. Ini diatap sekolah eh dia gayanya kayak cleopasrah dan dia sambil ngewink – wink gaje yang ngebikin gue hoeekkk dideket tasnya.
Sumpeh reader... Ini sangat menjijikan !
Tapi Yuuma... Nani ? Dia masih tegar kayak Bung Tomo ! Assooyyy... Yuuma ternyata setrong !
"Oke deh. Gue ikutan grup kalian..."
APUUAAHH ?! Tunggu. Perasaan KITA udah ngebujuk dia setengah mati deh. Tapi KENAPA saat Gakupo berpose sekseh eneh, Yuuma langsung setuju ? Jangan – jangan, jangan – jangan... Yuuma itu #DOOORRR.
"Jangan berpikir yang enggak – enggak deh Kaito" jawab Yuuma dengan deathglare yang sumpeh, 16 kali lipat lebih menyeramkan dari Luka-chan.
"Oo...Ok..Oke"
( Flashback over lagi )
Saking JIJIKNYA, gue duduk 1 meter menjauh dari mereka.
Lalu, topik drama kita mulai...
"Mau cerita apa nih ?" tanya Gakupo.
"Ya kita anggotanya cuma 3 orang doang. Jadi karakternya harus pas 3 orang" jawab Yuuma.
Gue pun berpikir dengan KERAS memikirkan cerita apa yang akan kita mainkan. Lalu gue jadi inget lagi cerita dongeng yang pernah kakak gue ceritain.
Cerita yang ngebuat gue selalu merasa...
..aneh.
AHA !
"Gimana kalau cerita 'Gadis Berkerudung Merah' ?" tanya gue yang dengan jenius minus 8.
"Gadis ber... Serius loe ?" tanya Gakupo dengan muka shockmassalgaje.
"Iya... Kita kan 3 orang. Di cerita itu juga Cuma ada 3 karakter kan. Sang gadis, neneknya, dan serigala ( kalau nggak salah ). Gimana ?"
"Gue pasrah aja. Yang penting dapet nilai..." jawab Yuuma dengan pasrah sambil melepaskan napas acuhkanterakhiracuhkan.
Dan disitulah penderitaan gue berlanjut...
1 minggu telah berlalu dan akhirnya... Ini dia ! Seluruh latihan dan kerja keras kita ! Semua untuk ini ! This is everything ! ( Lebay...~ ).
Grup kita mendapat giliran terakhir. Drama nya dilakukan di Panggung Khusus NihonVoca School. Lumayan besar stage nya reader. Katanya disini bisa memuat sekitar 1500 orang. Rasanya di Brodwei reader... ( Author : 'Kaya kamu tau Brodwei aja Kaito... ).
Seluruh pemain dari masing – masing grup menunggu di back stage. Satu hal yang aneh adalah setiap kali temen – temen gue selesai tampil, mereka langsung murung dan nyaris malu gitu.
Gue ngerasa buruk. Buruk banget... Feeling gue jadi nggak enak.
Akhirnya, grup kita dipanggil. Dan gue shock banget saat gue, Gakupo, dan Yuuma masuk ke stage...
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
"Dear students. This is the final group ! Give them a clap !" ( Wahai seluruh murid, ini grup terakhir. Berikan mereka tepuk tangan ! ).
Gue pun rasanya mau pingsan. SELURUH MURID NIHONVOCA DISINI !
KUSSOOO ! Gue terlalu ganteng untuk dilihat seluruh murid~! ( Author : *hoeekkk* )
"Baiklah. Cerita 'Gadis Berkerudung Merah'. Silahkan mulai" kata Leon-sensei.
Anjiirrr. Mana disini ada KepSek Lola lagi.
Rasanya... gue mau pingsan dengan elit di detik ini juga.
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
( Author : Cerita di spin-off yak... Gomen.. (_ _ ) )
'Once upon a time, there is a girl who loves to wear a red hood ( Pada zaman dahulu, ada seorang perempuan yang suka memakai kerudung merah )'.
'She love to visit her grandmother at the woods ( Dia suka menjenguk neneknya di hutan )'
'One day, her grandmother is sick. So she baked some cookies and bought a milk to visit her grandma at the woods ( Suatu hari, neneknya sakit. Jadi dia membuat beberapa kue dan membawa susu menjenguk neneknya di hutan )'
'And this is what happened ( Dan inilah yang terjadi )'
"La~la~la... Visiting my grandmother, la~la~la~la, la~la~la~la" teriak GAKUPO dengan imutam sekali.
Yes reader. Gakupo-lah yang jadi sang Gadis. Dan tentu saja...
Dalam hati gue tertawa dengan mode liciikkk.
'But there is a bad wolf that want to take the cookies and milk ! ( Tapi ada serigala jahat ( baca : nista ) yang mau mengambil kue dan susu itu ! )'.
"Milk... Cookies... Oh that looks delicious" jawab GUE. Yang menjadi sang Serigala.
'Finally, the Red Hood Girl arrived at her grandmother house ( Akhirnya, sang Gadis Berkerudung Merah tiba dirumah neneknya )'
"Grandma... I am here. Are you in here ?"
"Oh yes.. Come in"
Gue memang nista ! I am so hepii~! ( banggabanget )
'The Red Hood Girl is putting her milk and cookies at the kitchen ( Sang Gadis Berkerudung Merah menaruh susu dan kue nya di dapur )'
'But when she saw her grandmother, she saw a greyish wolf-like ear ( Tapi saat dia berbalik untuk melihat neneknya, dia melihat sebuah telinga seperti serigala bewarna abu – abu ).
"Granny, what is that ? Is that a wolf ear ?"
"Oh.. I found this wolf-like ear near the house a week ago"
"That's a lie... I was visiting you last week. Who are you ? Where is my grandmother ?"
Reader, di skrip dari Author, gue harus bertengkar sama Gakupo.
And yes, gue akan menang... ( Author : PeDe banget sih ).
Gue pun langsung lompat ke arah Gakupo a.k.a Gadis Berkerudung Merah. Tapi yang gue dapet adalah...
..tonjokan di muka.
"Where is her ?! Answer me !"
Gile ! Gue ditonjok, ditendang, dicekik, dll yang membuat gue sekarat – karatnya !
. . . .
Oh damn ! Gue baru inget ! Gakupo kan pemegang black belt Karate !
Eh Busyeeehhh ! Kok gue bisa lupaaaa ?!
'When The Girl beating up the Wolf, her Grandma came from outside the house. Turns out, her grandma is taking some woods in the forest ( Saat Sang Gadis ( baca : dengan sadis ) memukul sang Serigala, neneknya masuk dari luar rumah. Ternyata sang Nenek mengambil beberapa kayu di hutan )'
"My dear Granddaughter, since when you are here ?" tanya Yuuma a.k.a Sang Nenek ke Gakupo tapi dengan senyum nista kearah gue.
"View minutes ago grandma. I was sooo worried where have you been grandma~!"
"It's alright. I am fine now..."
Resekkk ! Helooo~! Orang sekarat neeehh ! Helep !
Tapi, semua penonton langsung berdiri sambil tepuk tangan dengan meriah.
"Kalian saya kasih nilai.. 95" kata Leon-sensei yang sontak membuat Yuuma dan Gakupo loncat kegirangan bagaikan ketemu uang 50.000 ribu.
Sementara gue...
Mulai terbang menuju langit ke-7 sambil bilang "Sayonara duniaaa~"
To Be Continued...
Yes ! Author nggak jadi absen 1 minggu ! Udah ketemu bahan yang, semoga, cukup sampai 2 – 3 chapter mendatang.
Thanks for reading, Minna~!
Balasan Review :
Lenka Aine : -Author Draga kan suka ngejual tempe *alamak keceplosan*. –Trio terganteng ? Ho~oh. I am setuju banget !*jempol kanan diacungkan*.
Sp-Cs : Arigatou ! Gomen kalau humornya bener – bener garing banget sekarang (_ _ ).
Nekuro Yamikawa : Kaito itu bukan Kanibal. Melainkan Icenibal. Menurut gosip yang beredar, 99 % selama hidupnya, Kaito seringnya makan es krim #doorr.
