hanna

dul

set

'mianata noona! Aku tidak bermaksud berbuat sekasar ini padamu. Aku begitu terkejut dengan perceraianmu. Aku tidak pernah mengharapkan kau bercerai dengan suamimu. Karena aku takut kau berharap banyak padaku dan memintaku untuk menikahimu. Aku belum siap untuk sejauh itu denganmu noona. Aku tidak siap. Mianata'

Kyuhyun terus melangkah menjauhi mobil Sungmin yang masih terparkir ditempat itu. ada keinginan dalam hatinya untuk menengok kearah Sungmin dan memastikan yeoja itu baik – baik saja didalam mobilnya. Tapi segera dia singkirkan niat itu.

"kau benar Kyuhyun-ah! kau memang benar! Aku yang terlalu bodoh mengharapkan cinta yang tulus dari namja muda sepertimu. Kau pernah mengingatkan aku untuk jangan mempercayaimu tapi aku abaikan itu karena aku terlanjur jatuh cinta padamu"

Sungmin menyalakan kembali mesin mobilnya dan segera melaju dengan kecepatan penuh karena dia telah terbakar emosi.

Tiiiiit tiiiit

Sungmin menekan klakson mobilnya saat mobil itu akan melewati Kyuhyun. Sungmin berlalu begitu saja tanpa mempedulikan Kyuhyun yang berjalan menerobos hujan dan sial buat Kyuhyun, ban belakang mobil Sungmin menyimpratkan genangan air hujan yang kotor ketubuh Kyuhyun.

'aku tahu kau pasti terluka karena sikapku ini noona! Mianata. Aku harus melakukannya sebelum perasaanku terhadapmu semakin dalam dan aku semakin jatuh cinta padamu noona'

~~~~~~~0000~~~~~~~

At Heechul place

"sepertinya inilah pertemuan terakhir kita Heechul-ssi!" namja yang sudah memasuki usia 40 tahunnya namun masih terlihat begitu tampan dan gagah kembali memakai pakaiannya yang berserakan begitu saja dilantai kamar Heechul

"waeyeo?" Heechul duduk dan berusaha menutupi bagian dadanya dengan selimut

Yah siang itu Heechul baru saja melayani namja kaya juga berkuasa di Pemerintahan Korea yang sudah setahun ini menjadikan Heechul sebagai kekasih gelapnya.

"istriku sudah mencium pengkhianatanku! Tapi aku yakin dia tidak mengetahui siapa kekasihku. Kau tahu karir politikku sedang dilirik publik yang begitu menyanjung semua kebijakanku! Aku tidak siap untuk menghancurkan karirku karena berita scandal yang aku lakukan dengan model cantik juga sexy seperti kau Heechul-ssi!" namja itu kembali berbaring memeluk Heechul namun sudah berpakaian lengkap disamping Heechul

"arraseo!" hanya kata itu yang keluar dari bibir Heechul saat namja yang mengaku sebagai kekasihnya itu mengakhiri hubungan mereka

Heechul tidak pernah menyesal atau kecewa saat hubungannya dengan seorang namja harus berakhir. Heechul memang tidak pernah ingin berkomitmen dan tidak pernah sungguh – sungguh mencintai siapapun namja yang mengasihinya termasuk Choi Siwon namja yang nyaris sempurna. Itu semua karena sejak mengenal apa itu cinta, Heechul sudah lebih dulu mencintai Jung Yunho mantan adik iparnya.

.

.

Ting tong

Bel pintu apartement Heechul dipijit seseorang. Heechul baru saja selelai mandi membersihkan diri setelah melayani namja tua yang sudah pergi itu. Heechul buka pintu appartemennya.

"eonnie!" Sungmin tampak begitu lucuh dengan mata yang sembab

"Minnie-ah! Gwencanayeo?" Heechul menarik tangan Sungmin masuk kedalam appartementnya lalu menyeka air mata dongsaengnya yang kembali menetes

"aku sedang dihukum eonnie!" Sungmin memeluk Heechul dan menumpahkan kesedihannya

.

.

Sungmin sudah sedikit tenang dan sudah siap untuk Heechul berikan banyak pertanyaan.

"apa yang membuatmu begitu terluka seperti ini?" Heechul memancing kejujuran Sungmin

"tentu saja karena perceraianku dengan Yunho eonnie" jawab Sungmin berbohong

"aku rasa bukan itu! kau menyembunyikan penyebab yang sebenarnya" Heechul terus mendesak

"apa maksud eonnie?" Sungmin tampak kebingungan

"aku tahu apa yang sudah kau lakukan selama ini dibelakang Yunho. Kau telah mengkhianatinya dengan memacari namja muda bukan?" Heechul menampar Sungmin dengan pertanyaannya

"eonnie!" Sungmin tersentak

"aku tahu Minnie-ah! Aku tahu" Heechul menatap iba pada dongsaengnya

Tangisan Sungmin kembali pecah saat mendengar apa yang dikatakan Heechul. Apalagi saat dia kembali teringat wajah tampan Kyuhyun.

"aku memang bodoh eonnie berharap terlalu banyak pada namja yang baru saja menginjak usia 23 tahun itu. aku kira dia akan serius menjalani hubungan denganku apalagi setelah aku bercerai. Tapi aku salah dia segera pergi setelah mendengar perceraianku dia seperti takut untuk serius menjalani hubungan denganku" Sungmin menceritakan unek – uneknya

Heechul tersenyum sinis saat mendengar pengakuan dongsaengnya itu.

"kau memang bodoh Minnie-ah! Kau sia – siakan namja yang sangat baik dan begitu mencintaimu demi namja yang hanya ingin bersenang – senang denganmu. Namja yang hanya ingin menikmati tubuhmu! Aku rasa kau memang sedang dihukum" Heechul bukannya mengurangi luka dihati Sungmin dia malah menyiram luka itu dengan air garam

"eonnie!" Sungmin kecewa

"jika kau tidak bisa menjalani komitmen perkawinanmu dengan baik, kenapa dulu kau putuskan untuk menikah? Bukankah hidup yang aku jalani ini lebih baik? Itulah kenapa aku tidak percaya dengan yang namanya komitmen. Aku sudah muak menemui orang macam kau Sungmin-ah! Mengkhianati pasangan hidupnya hanya karena satu alasan. Aku sudah melayani tiga namja beristri yang mengeluhkan pasangannya dan akhirnya selalu sama mereka memutuskan mengakhiri hubungannya denganku karena aroma perselingkuhannya sudah tercium sang istri. Aku ingin bertanya padamu apa kau begitu takut saat Yunho mengetahui perselingkuhanmu?" Heechul menatap Sungmin tajam

"eonnie..." Sungmin terpojok

"jika kalian tidak siap untuk menghadapi resiko atas kegilaan yang kalian lakukan dengan berselingkuh maka jangan pernah mencoba untuk berselingku itu saja! cukup" Heechul menatap Sungmin sinis

"arraseo eonnie" Sungmin menyadari kesalahannya dan menerima semua perkataan Heechul

"dan kau Minnie-ah! Lupakan namja itu! lanjutkan hidupmu dengan baik. Kau sudah membuat eomma begitu kecewa karena perceraianmu. Jangan kau tambahkan lagi kekecewaannya dengan sikap lemahmu ini! Heechul menasihati dongsaengnya.

~~~~~~~0000~~~~~~~

Sejak bercerai dengan Sungmin, Yunho menjadi ketagihan untuk mengencani pelacur yang dia temui lewat dunia maya. Sudah tidak terhitung lagi berapa banyak pelacur elit itu yang sudah Yunho kencani. Yunho menjadi liar dan begitu kasar memperlakukan semua teman kencannya karena rasa benci dan marah yang masih ada dalam hatinya pada Sungmin.

Dan malam itu saat Yunho yang baru saja tiba dibasement gedung appartemen mewah yang baru dia beli, dia kembali bertemu Jaejoong yang baru turun dari sebuah mobil mewah milik seseorang yang dia sangat kenal.

Yunho melihat Jaejoong begitu panik dan begitu kerepotan mengeluarkan penumpang dimobil mewah itu. yunho putuskan untuk menghampiri Jaejoong dan memberinya pertolongan.

"permisi! Apa ada yang bisa aku bantu?" sapa Yunho mengagetkan Jaejoong

"Yunho-ssi!" Jaejoong tidak bisa menutupi rasa senangnya saat melihat Jaejoong ada disitu

"apa kau bisa membantuku menggendong bos ku ini hingga kekamar appartementnya?" Jaejoong tidak menyia – nyiakan tawaran Yunho

"Choi Siwon?" Yunho tidak menduga bos yang Jaejoong sebut adalah Choi Siwon

"kau mengenalnya?" tanya Jaejoong penasaran

"tentu saja! dulu mantan istriku bekerja diperusahaannya" jawab Yunho mulai menggendong Siwon diatas punggungnya

"apa yang terjadi padanya hingga dia mabuk seperti ini?" tanya Yunho mulai melangkah setelah Jaejoong mengunci mobil milik Siwon

"aku tidak tahu pasti! Aku mendapat telpon dari tuan untuk menjemputku diclub khusus gay itu" jawab Jaejoong tanpa beban

"kau menjadi supirnya juga?" sindir Yunho

"begitulah tuan Choi memperlakukanku. Semua dia gantungkan padaku! Dari mulai kebutuhan sehari – harinya, kesehatannya aku rasa semuanya" jawab Jaejoong membuka pintu lift

"berapa dia membayarmu hingga kau mau melakukan semua itu?" Yunho tampak keberatan saat mendengar perlakuan Siwon pada Jaejoong

"sangat banyak! Begitu banyak" jawab Jaejoong memijit tobol angka 2 dan 8

"tadi kau bilang kau harus menjemputnya diclub khusus gay?" Yunho mengorek

"ahh" Jaejoong tampak kikuk karena Yunho mengucapkan kata gay

"gwencanayeo aku sudah tahu kalau dia seorang gay! Aku kenal dia sejak diam masih menjadi namja normal dia dulu memacari mantan kakak iparku yang seorang yeoja" Yunho menghibur Jaejoong yang merasa begitu bersalah membocorkan masalah pribadi bosnya

"jinja? Apa dulu tuan Choi adalah namja normal?" Jaejoong tampak begitu antusias saat mendengar bahwa Siwon pernah mencintai seorang yeoja

"kenapa kau begitu riang saat mendengar Siwon pernah normal?" tanya Yunho penasaran

"aniyeo" jawab Jaejoong menghindar

'aku tahu kau pasti menyukai bosmu yang tidak normal ini! Itu sebabnya kau tidak keberatan saat bosmu ini memanfaatkan perasaanmu' bisik Yunho dalam hati

.

.

"apa rencanamu setelah ini?" tanya Yunho saat Jaejoong menyelimuti Siwon dengan selimutnya yang sudah Yunho baringkan diatas kasurnya yang lux itu

"tentu saja pulang!" jawab Jaejoong singkat

"apa kau tidak keberatan jika aku mengajakmu minum diappartemenku?" Yunho mencoba mengajak Jaejoong

"ini sudah larut Yunho-ssi" tolak Jaejoong

"aku akan mengantarmu pulang" Yunho memaksa

Jaejoong diam dan sepertinya dia memikirkan sesuatu. Disatu sisi malam memang sudah begitu larut namun disisi lainnya, dia juga sangat ingin mengetahui kamar appartement Yunho namja yang juga bisa membuat jantungnya berdebar kencang dan mencairkan hatinya selain Choi Siwon bosnya yang seorang gay.

"baiklah hanya satu teguk saja?" Jaejoong sudah membuat keputusan

.

.

Mereka sudah sampai diappartement Yunho. Jaejoong duduk manis diatas sofa menunggu minuman yang akan disuguhkan Yunho untuknya. Yunho datang membawa sebotol aggur merah dan dua gelas menaruhnya diatas meja lalu duduk disamping Jaejoong.

Mereka minum bersama dan berbicang. Yunho ceritakan tentang perceraiannya pada Jaejoong namun Yunho tidak menjelaskan penyebab kenapa dia menceraikan istrinya.

"aku menyesal atas perceraianmu Yunho-ssi! semoga kau bisa menemukan kembali yeoja yang baik dan bisa menjadi pendamping hidupmu" Jaejoong berusaha menghibur Yunho

"gumapta!" Yunho menaruh gelasnya diatas meja lalu menatap Jaejoong penuh duka

Mereka saling menatap dan memandang. Entah angin apa yang membawa mereka hingga mereka seketika berciuman begitu mesra seperti sepasang kekasih. Dan tidak ada nafsu dalam ciuman itu, mereka melakukan ciuman itu penuh kasih dan ada cinta didalamnya.

Mereka melepaskan ciuman itu lalu saling mengeringkan bibir masing – masing

"miane! Aku menciummu begitu saja" Yunho menyesal

"gwencanayeo" ujar Jaejoong menatap Yunho.

Mereka kembali saling menatap dan kini mereka kembali melanjutkan ciuman itu dimana Yunho mengangkat tubuh Jaejoong keatas pangkuannya. Mereka berciuman penuh hasrat. Kedua tangan Yunho membuka blus satin Jaejoong satu persatu dan mulai meremas lembut kedua payudara Jaejoong dengan tetap menciumi bibir Jaejoong.

Tangan Jaejoong meremas lembut rambut Yunho. Sementara bibirnya mulai bereksplorasi disekitar telinga hingga leher Yunho. Yunho mulai membuka kaitan span kerja Yunho

"turunlah dan buka semuanya!" perintah Yunho datar

Jaejoong menuruti saja perintah Yunho dia turun dari pangkuan Yunho dan menurunkan span kerjanya juga celana dalamnya hingga bagian bawah tubuhnya telanjang. Tidak lupa Jaejoong melepaskan blusnya yang sudah tidak terkancingi karena Yunho sudah membukanya.

Begitu juga Yunho dia tak kalah sibuknya dengan Jaejoong. Satu persatu pakaian yang dia pakai dia lepas dan menjatuhkannya begitu saja. yunho sudah benar – benar telanjang. Tatapan matanya tertuju pada tubuh Jaejoong yang sudah telanjang.

"kemarilah" Yunho mengajak Jaejoong kembali duduk disofa itu

Yunho duduk bersandar dengan kaki masih menapak dilantai. Memposisikan Jaejoong duduk diatasnya membelakanginya. Kedua tangan Yunho meremas payudara Jaejoong lembut namun dapat membangkitkan gairah Jaejoong. Jaejoong menyandarkan kepalanya dibahu Yunho. Sementara tangannya mengarahkan tangan Yunho untuk memainkan klitorisnya.

Kini tangan kiri Yunho bermain ditengah selangkangan Jaejoong membuat Jaejoong menggeliat

"ahhh" Jaejoong mendesah

Yunho angkat bokong Jaejoong sedikit untuk memberikan ruang agar batangnya yang sudah ereksi masuk kedalam vagina Jaejoong. Mereka melakukan itu sambil duduk diatas sofa dengan posisi Jaejoong yang membelakanginya

Mereka menggerakan tubuh bagian bawah mereka naik turun. Kedua tangan Yunho kembali meremas payudara Jaejoong dari belakang

"hmmm" Jaejoong mendesah

Gerakan itu tetap lambat dan teratur. Kedua mata mereka terpejam meresapi nikmat yang tengah mereka rasakan.

"kita rubah posisi kita" Yunho menyuruh Jaejoong untuk berdiri sebentar saat dia merubah posisinya berbaring terlentang diatas sofa

Jaejoong segera naik dan duduk tepat diatas batang Yunho. Jaejoong mengarahkan batang Yunho kembali masuk kedalam vaginanya. Dan dia mulai menggerakan bokongnya maju mundur.

"mmmm ahhh" Jaejoong mencoba menahan desahannya

Kini gerakan bokong Jaejoong mulai cepat dan semakin cepat. Membuat sofa itu ikut bergerak.

"ahhhh mmmmm" Jaejoong menggigit bibir bawahnya

Yunho membuka matanya menikmati pemandangan indah yang ada dihadapannya. Kedua tangannya memegang bokong Jaejoong dan mengarahkan agar gerakan Jaejoong semakin kuat karena dia sudah akan mencapai klimaks.

"Ahhhh" mereka mendesah hampir bersamaan saat mereka mencapai orgasme.

Yunho mengajak Jaejoong tidur didalam kamarnya sesaat setelah mereka selesai melakukan sex diatas sofa. Mereka tidur bersama dan masih telanjang didalam kamar yang selalu sepi itu.

Matahari sesaat lagi akan menyapa mereka, Yunho dan Jaejoong kembali melakukan petualang sex dipagi hari pengganti sarapan mereka sebelum kembali beraktifitas seperti biasanya.

Petualangan sex itu tidak berhenti hanya diatas kasur saja. mereka kembali melakukannya dibawah pancuran saat mereka membersihkan diri.

.

.

Tiiiiing

Pintu lift appartement terbuka. Yunho dan Jaejoong diam membeku saat melihat orang yang ada didalam lift itu yang adalah Choi Siwon.

"kalian?" Siwon mengerutkan alisnya

"tuan Choi!" sapa Jaejoong gugup

"apa kalian tidak akan ikut turun?" tanya Siwon pada Yunho dan Jaejoong yang malah diam diluar walau pintu lift sudah terbuka untuk mereka

"tentu saja" Yunho menggandeng tangan Jaejoong masuk kedalam lift

Yunho dan Jaejoong tidak dapat menutupi kegugupan mereka saat berada didalam lift bersama Siwon. Siwon mencoba mencairkan suasana kegugupan mereka.

"apa kalian sedang menjalin hubungan?" tanya Siwon mencairkan suasana

"kami baru saja memulai" jawab Yunho sedikit tersenyum

"chukae aku senang Jaejoong mendapatkan kekasih sekarang" respon Siwon

'bagaimana jika Sungmin tahu kalau mantan kekasihnya kini menjalin kasih dengan sekertarisku?' tanya Siwon dalam hati

Tiiiing

Pintu lift itu terbuka dan sudah mengantar mereka kebasement gedung appartement itu.

"kau ikut denganku atau pergi dengan kekasihmu?" tanya Siwon pada sekertarisnya

"aku akan mengantarnya tepat waktu. Dia harus mencari pakaian baru. Tidak baik kelihatannya sekertaris pribadi sekelas Choi Siwon memakai pakaian yang sama dalam dua hari" canda Yunho

"baiklah carikan sekertarisku ini pakaian yang mahal karena hari ini dia harus menyambut tamu penting" Siwon membalas candaan Yunho.

Mereka pergi dengan mobil masing – masing dimana Jaejoong menumpang didalam mobil Yunho.

.

.

.

Sungmin tampak cantik dengan stelan kerjanya sedang duduk manis diruang tunggu didepan ruang kerja Siwon. Sungmin berkali – kali memperhatikan Jaejoong yang serius mengetik mengerjakan tugasnya.

'kau memang bodoh Siwon-ssi! sekertaris cantik dan muda seperti ini kau sia – siakan begitu saja. kau lebih memilih mengasihi namja yang sejenis denganmu' Sungmin berkata dalam hati saat mengagumi penampilan fisik milik Jaejoong

"nona Lee Silahkan masuk! Tuan Choi sudah siap menemui anda" Jaejoong mempersilahkan Sungmin menemui bosnya

"ghamsamida" Sungmin menganggukan wajahnya lalu masuk kedalam ruangan Siwon

"selamat pagi tuan Choi!" sapa Sungmin resmi

"kau tidak perlu memanggilku seperti itu! aneh rasanya terdengar ditelingaku" sambut Siwon

"mianata aku baru menemuimu sekarang ini! Aku baru saja melewatkan masa yang sulit" ujar Sungmin sedikit mencurahkan isi hatinya

"gwencanayeo! Aku ikut menyesal atas perceraianmu. Heechul yang memberitahuku tentang itu" Siwon mendekati Sungmin dan mempersilahkan duduk diatas sofa

"apa kau masih suka berhubungan dengan eonnie?" tanya Sungmin merubah topik

"hanya melalui telpon! Kami sudah lama tidak saling bertemu" jawab Siwon

"nee" Sungmin kembali murung

"bagaimana? Apa kau sudah siap kembali bekerja?" Siwon menawarkan

"aku siap bahkan jika kau memintaku untuk mulai bekerj hari ini" jawab Sungmin semangat

"baiklah kau mulai bekerja hari ini" Siwon berdiri menghampiri mejanya dia lalu menekan tombol ditelpon

"kemarilah" Siwon memanggil Jaejoong sekertarisnya

Tidak lama Jaejoong masuk kedalam ruangan Siwon

"ada yang bisa saya bantu tuan?" tanya Jaejoong

"antarkan nona Lee ini keruang Accounting!" peritah Siwon

"baik tuan! Mari nona!" Jaejoong mengajak Sungmin dan melangkan mendahului Sungmin keluar dari ruangan Siwon.

Siwon memandangi punggung kedua yeoja itu. ada satu namja yang membuat kedua yeoja itu saling terkait dia adalah Yunho.

'aku tidak akan berkata apapun tentang hubungan mantan suamimu dengan sekertarisku! Hingga kau mengetahuinya sendiri dengan matamu' Siwon berikrar.

.

.

Sungmin sedang melamun didalam lift yang akan membawanya turun kelantai dasar gedung itu. hari pertama kembali bekerja benar – benar membuat Sungmin lelah karena bagitu banyak hal yang harus dia periksa dan pelajari. Walau dia sudah begitu ahli dalam bidang itu.

Kriiiing kriiing

Suara ponsel Sungmin berbunyi tanda menerima panggilan

"yeobseo eonnie!" Sungmin menjawab panggilan itu

"aku menunggumu di caffe biasa! Aku akan mentraktirmu" Heechul mengajak Sungmin karena ingin menghibur dongsaengnya itu

"baiklah aku akan segera sampai" Sungmin setuju pada ajakan Heechul

.

.

Heechul sedang asyik bermain game dari ponselnya sambil menunggu kedatangan Sungmin. dia tidak menyadari ada seorang namja yang sudah berdiri dihadapannya sejak tadi

"noona! Kau serius sekali dengan ponselmu itu" terdengar sapaan suara namja yang berat dan enak didengar

Heechul mengangkat wajahnya melihat namja yang menyapanya berdiri dihadapannya

"Kyuhyun-ssi!" sambut Heechul tersenyum lebar melihat namja muda yang tampan itu menyapanya

"apa kabar noona cantik? Sudah lama kita tidak bertemu" sapa Kyuhyun masih berdiri

"kabar baik! Kau sendiri?" Heechul berdiri menjabat tangan Kyuhyun

"tidak begitu baik noona!" jawab Kyuhyun

"duduklah! Temani aku hingga dongsaengku datang" Heechul mempersilahkan Kyuhyun duduk bersamanya

"noona selalu terlihat cantik dan selalu mengagumkan" puji Kyuhyun berbisik ditelinga Heechul begitu mesra.

"sesama simpanan dilarang saling menggoda itu sudah merupakan aturan wajib" canda Heechul dan merekapun tertawa bersama

Jika dilihat dari luar mereka, kedekatan mereka itu tampak seperti sepasangang kekasih beda usia yang sedang dimabuk asmara.

At Sungmin side

Sungmin sudah sampai didepan pintu kaca caffe itu. dari luar Sungmin bisa dengan jelas melihat kemesraan Heechul dan Kyuhyun, namja yang sudah mempermainkan cinta dan juga kehidupannya.

'kau memang kurang ajar Cho Kyuhyun. Sudah puas menikmati tubuhku kini kau incar eonnieku. Jadi kau mengincar semua noona untuk masuk dalam lingkaran setanmu' sungmin menggeram dalam hatinya.

Sungmin segera membalikan badannya menghidari agar Kyuhyun yang sedang berjalan menuju pintuk keluar tidak menyadari akan kehadirannya.

Kyuhyun keluar dari caffe itu dan berjalan menyebrangi jalanan menuju mall diseberang jalan. Sungmin pandangi punggung namja yang sudah memberinya petualangan indah walau hanya sesaat.

Setelah Kyuhyun menjauh dan tidak terlihat lagi, Sungmin putuskan untuk masuk kedalam caffe menemui eonnienya dan mengorek informasi darinya tentang namja itu.

.

"kau lambat sekali?" protes Heechul saat Sungmin menghampirinya

"miane eonnie" Sungmin menaruh tasnya diatas kursi

"kita pesan menu sekarang!" Heechul mulai membuka buku menu

"eonnie! Tadi diluar aku lihat kau sedang berbincang dengan seorang namja yang terlihat masih muda. Siapa dia?" Sungmin memancing

"ohh dia, namanya Cho Kyuhyun" jawab Heechul santai dimana matanya terus tertuju pada buku menu

"sekilas kalian seperti sepasang kekasih! Apa kalian berpacaran?" Sungmin terus menggali

"huh tidak mungkin aku berpacaran dengan namja macam itu! buang waktu" jawab Heechul sekenanya dan melambaikan tangan pada pelayan caffe

"memangnya kenapa dengan namja itu?" tanya Sungmin mengerutkan dahinya

"kau ingat saat aku bilang aku ditahan nyonya Choi untuk menemaninya karena dia ingin membicaran anaknya yang gay dan dia ingin memamerkan rumah barunya?" Heechul menunjukan pesanannya pada sang pelayan yang sudah menghampirinya

"aku ingat! Lalu apa hubungannya dengan nyonya Choi?" tanya Sungmin menunjukan juga pesanannya pada pelayan itu

Mereka sepakat untuk berhenti sebentar dan kembali melanjutkan pembicaraan setelah pelayan itu pergi.

"aku kenal dia sudah lama. dia adalah seorang namja yang biasa melayani yeoja tua kaum jet set juga bangsawan. Namja itu kini adalah suami simpanan nyonya Choi! Yah lebih pantas dibilang peliharaanlah. Sejak menjadi peliharaan nyonya Choi dia sudah tidak pernah melayani yeoja lainnya" jawab Heechul tanpa beban

"mereka kini tinggal bersama dirumah mewah yang baru nyonya Choi belikan khusus buat namja itu" Heechul memeriksa ponselnya yang baru mendapatkan pesan masuk

Blaaaash

Jantung Sungmin bagai tertusuk pedang yang begitu panjang menembus hingga ketulang belakangnya.

"jinja?" wajah Sungmin pucat pasi seketika

"Minnie-ah gwencana?" Heechul mengkhawatirkan dongsaengnya yang tiba – tiba pucat

"apakah Siwon tahu akan hal ini?" tanya Sungmin mencoba mengalihkan fokusnya

"dia tahu! Itu sebabnya dia semakin bebas menikmati penyimpangan sex nya. Mereka seolah sepakat untuk tidak mencampuri kehidupan pribadi masing – masing" jawab Heechul dengan ekspresi yang seperti berfikir kenapa Sungmin begitu tertarik membahas kehidupan orang lain

"waeyeo? Sepertinya kau begitu penasaran dengan namja itu? apa kau mengenalnya juga?" sindir Heechul memancing

"namja itulah yang membuat Yunho menceraikan aku eonnie" air mata Sungmin tumpah begitu deras manatap Heechul penuh luka,

tbc

annyeong!

wahh update lagi nihh

miane chapter 3 kemaren pendek banget

gmn nih ama nc Yunjaenya?

tadinya mau vai skip loh coz vai pgn fokus ama kyumin dulu

tp berhubung ada yang minta moment Yunjae, vai hadiahkan buat kalian

gmn ama chapter ini?

pasti mengejutkan kalian?

yg mana yg paling mengejutkan?

Jaejoong yg sekertarisnya Siwon atw Kyupil yg peliharaannya nyonya Choi?

gomawo udh review yg dichapter 3

salam kenal juga buat semua pembaca baru vai makin tersanjung nihh ama kalian yg setia baca ff vai

vai janji g bklan bikin ming menderita kaya di Sweet Revenge kok santai aja yah :p

ttep review yah

saranghae buat kalian semua

hugs n kiss

muaaaaccchhhh