Sekembalinya dari dapur, evil magnae itu segera menubruk tubuh Changmin. Memeluknya dan duduk dipangkuan Changmin. Changmin mengerenyitkan dahinya.
"Wae, Baby Kyu?" tanyanya.
Kyuhyun menggeleng pelan, ia mengeratkan pelukannya pada leher Changmin dan menempelkan pipi putihnya disana.
"Ada apa? Apa ada yang salah, hm?" Changmin kembali bertanya seraya mengusap punggung Kyuhyun.
"Ung, ani." Kyuhyun menjawab singkat, ia mengusel-uselkan pipinya kepipi Changmin一persis seperti seekor kucing yang tengah bermanja-manja pada majikannya一dan dengan sukses membuat Changmin heran bercampur senang.
"Minh…," panggil Kyuhyun pelan. Nafasnya terdengar sedikit tersengal, "… na… ha… ssh."
"Na-has?" ulang Changmin.
"… ha… ssh… pa… nasssh… p-panas… u-uh."
Changmin mendorong tubuh Kyuhyun agar menjauh dari tubuhnya, "Kalau panas ya jangan memelukku do一"
Changmin terdiam.
Readers terdiam.
Author pun ikut terdiam.
Nah, lho? Terus siapa yang bakalan ngelanjutin fic ini? Author ditabok readers. Iya, iya, kulanjutin nih~
Changmin terdiam.
Ia terdiam begitu ia melihat ekspresi yang ditampakkan oleh Kyuhyun. Mata Kyuhyun sekarang tengah menatapnya dengan pandangan sayu dan mengigit bibir bawahnya sendiri, semburat merah menghiasi kedua-belah pipi pucatnya dan juga terlihat buliran-buliran peluh yang perlahan-lahan turun dari kening Kyuhyun.
Gluk.
.
.
.
.
Touch Me Please © 0609prince
a MINKYU一Chang Min x Kyu Hyun一's fanfiction
Don't like? GO AWAY from ma note! Now!
.
.
.
Genre : Romance, a little bit humor and drama, maybe?
Warn :
Alur yang LAMBAT. Karena author niat nyebarin virus MinKyu buakakakak xD NC dengan bahasa ygsedikit vulgar. Dimohon yg belum cukup umur atau ngga tahan dengan NC untuk meloncatinya *?* Yah, walau pun ini ngga ada hot-hot-nya ==
"…" speak.
'…' mind.
.
.
.
BIG WARNING!
Membaca dapat menyebabkan kebosanan, serangan ngantuk, terpengaruh virus dan gangguan pada syaraf otak dan janin *?*
Sekian dan terima kasih.
.
.
.
.
.
Gluk.
Changmin menelan ludahnya karena Kyuhyun memandangnya dengan pandangan seduktif.
'Y-yah, Sim Changmin yang ganteng! Tahan dirimu, kau tidak boleh menyentuhnya.'
"Ehehe, Minh… niee-ahh~" Kyuhyun kembali memeluk Changmin dan menjilat telinga Changmin.
'Tahan, Sim Changmin. Tahaaaaan~' batin Changmin nelangsa.
"Suitt, suitt, cieee, mesranyaaaa," Park Yoochun yang kebetulan melewati ruang tamu tempat Changmin dan Kyhyun berada bersiul kecil ketika melihat posisi keduanya.
"Hyung, Kyuhyun bersikap aneh," lapor Changmin. Yoochun menaikkan alisnya,
"Aneh bagaimana? Bukannya dia memang aneh ya一whuaa, mian, mian. Hyung cuma bercanda kok." Yoochun segera mengganti kalimatnya begitu melihat Changmin mendelik. Alamat buruk jika ia mengejek Kyuhyun didepan Changmin, bisa-bisa ia akan dikerjai habis-habisan 7 hari dan 7 malam oleh dongsaengnya ini yang ke-evil-lannya sudah tidak diragukan lagi dikalangan para artis-artis Korea. "Aneh bagaimana?"
Changmin mendorong tubuh Kyuhyun kedepan一menjauhi tubuhnya, terdengar erangan protes dari Kyuhyun. "Nih, lihat sendiri." Changmin menhadapkan tubuh Kyuhyun pada Yoochun一agar Casanova itu mengerti apa yang dia maksudkan. Tapi ini tidak lama, karena Kyuhyun kembali memeluk dirinya dengan lebih erat dari sebelumnya.
Mata Yoochun terbelalak lebar, sepertinya ia tahu apa penyebabnya. "Ja-jangan-jangan!" ia segera berlari menuju dapur dan一
"OMONAAAAA!"
一berteriak kencang.
"Ada apa sih, hyung?" Tanya Changmin yang mendengar teriakan Yoochun tadi, ia penasaran. Dan menjadi lebih penasaran lagi ketika ia melihat Yoochun yang berjalan pelan dengan raut muka yang pucat pasi ke ruang tamu.
"Err, itu… err," jawab Yoochun dengan tidak jelas. Ia sibuk menggerakkan bola matanya kekiri dan kanan secara bergantian一ragu. "A-apa tadi Kyu-Kyuhyun pergi ke dapur?"
Changmin mengerutkan alisnya ketika mendengar suara Yoocun yang sedikit bergetar sebelum menjawab, "Ne, katanya dia haus dan ingin minum sesuatu di dapur, wae?"
Yoochun menepuk jidatnya keras一mari berdoa semoga jidatnya tidak tambah lebar karena hal ini一, "Dia pasti minum itu, aigo~" ucap Yoochun pada dirinya sendiri.
"Minum ap一ah! Kyu, hentikan." Changmin mendorong Kyuhyun kedepan一berusaha menjauhkan lehernya dari jangkauan lidah Kyuhyun, "Memang yang diminum Kyuhyun apa sih?" tanyanya.
Yoochun tersenyum salah tingkah seraya mengusap lehernya pelan sebelum memutuskan untuk memberitahu Changmin atas apa yang sebenarnya terjadi pada Kyuhyun. Ia berjalan kearah Changmin dan mendekatkan bibirnya ketelinga Changmin.
"…" bisik Yoochun.
Mata Changmin terbelalak lebar, mulutnya membuka dan menutup seperti ikan mas koki一ia ditengah masa trans-nya sekarang. Mencoba mencerna apa yang dibisikkan Yoochun padanya tadi. Karena pada dasarnya ia mempunyai IQ yang cukup atau bisa dibilang sangat tinggi, ia tak butuh waktu lama untuk memahami hal tersebut dan一
"Ke-KENAPA BISA-BISANYA KAU MELETAKKAN OBAT PERANGSANG DIDEKAT DISPENSER SIH, HYUNG!"
一berteriak keras.
Yoochun berjengit dan tanpa sadar mundur satu langkah menjauhi Changmin begitu mendengar teriakan yang tidak bisa dibilang pelan itu. Bayangkan saja jika kalian mendengar teriakan Changmin yang notabene mempunyai suara tinggi一yang mencapai 8 oktaf. Normalnya kalian akan melakukan tindakan seperti Yoochun, atau lebih parahnya anda akan melompat, uhm, atau pingsan? Yah itu mungkin untuk fans-nya magnae DBSK itu, hahahaha.
"T-tadi aku sedang buru-buru, makanya… uh," Yoochun mencoba untuk membela diri.
"Aissh, tetap saja!" Changmin memberikan tatapan iblisnya pada Yoochun. Ia kemudian melihat kearah Kyuhyun dan segera mengusap buliran-buliran peluh yang kini terlihat tengah berlomba-lomba menuruni kening Kyuhyun. "Lihat apa yang Hyung lakukan padanya," gumam Changmin pelan.
"Err, mianhae, Min. Aku kan sudah bilang kalau aku tadi sedang buru-buru, ada tawaran film untukku. Jadi, yah, begitulah…"
Changmin mendengus mendengarnya, "Apa yang harus kulakukan sekarang…" gumam Changmin一lagi. Ia kembali mengusap wajah Kyuhyun, kali ini ia mengusap kedua-belah pipi Kyuhyun. Sungguh ia benar-benar tidak tega melihat kondisi Kyuhyun sekarang yang terlihat begitu mengenaskan dan begitu menggoda disaat yang bersamaan.
"Mmmnh," desah Kyuhyun keenakkan.
"Cara satu-satunya, ya, kau harus melakukan 'itu'," ucap Yoochun. Sebenarnya ia juga khawatir melihat kedaan Kyuhyun sekarang. Seandainya ia belum memiliki Junsu, mungkin ia akan tergoda.
"Aku tahu, tapi… apa tidak ada cara lain?"
Yoochun menggeleng.
"Aku tidak mau menyakitinya," lirih Changmin.
"Kau akan lebih menyakitinya jika kau tidak melakukannya, cuma 'itu' yang bisa membantunya dan kau pasti sangat tahu tentang hal itu.
Kyuhyun mengerjapkan matanya, ia memiringkan kepalanya ketika melihat ekspresi Changmin yang campur aduk. "Minh..nnieh?" panggilnya pelan dan dengan suksesnya membuat Changmin bertambah cemas. Changmin melemparkan pandangannya pada Yoochun dan Kyuhyun secara bergantian一bingung akan apa yang harus ia lakukan. Disatu sisi dia miris melihat keadaan Kyuhyun dan ingin menolongnya, tapi disisi yang lainnya ia tidak mau menyakiti Kyuhyun一ia tahu betul itu akan sakit, apa lagi dilakukan untuk pertamakalinya. Berterima kasihlah pada Jung Yunho karena pernah membuat seorang Kim Jaejoong tidak bisa berjalan seharian karena bercinta dengannya dan membuatnya tiga orang lainnya kelaparan, terutama Changmin.
Setelah mengalami pergolakan batin yang cukup rumit, akhirnya, ia memutuskan akan melakukanya. Dipandanginya Kyuhyun yang juga tengah memandangnya, Changmin tersenyum lembut dan mengecup pipi Kyuhyun.
CUP.
"Ungh, Minnie…" lenguh Kyuhyun seraya mencengkram kaos bagian depan Changmin.
Changmin segera mengangkat tubuh Kyuhyun dan menggendongnya hanya dengan menggunakan satu tangat. Meskipun Changmin sama kurusnya dengan Kyuhyun tetapi ia mempunyai otot yang tidak dimiliki oleh evil magnae Super Junior itu一berterima kasihlah pada jadwal dan latihan ketat yang diterima mereka.
Setelah punggung changmin menghilang dari pandangannya, Yoochun segera membalikkan tubuhnya dan berjalan kearah dapur.
"Nah, untuk kali ini jangan ceroboh meletakkannya, Park Yoochun," gumam Yoochun mengingatkan dirinya sendiri. "Dasar, kenapa aku bisa ceroboh sekali sih." Ia menggelengkan kepalanya saat mengingat kecerobohannya tadi sedangkan tangan kanannya membuka lemari kecil diatas tempat cuci piring dan mengambil mug kecil berwarna cokelat dan menuangkan bubuk putih kedalamnya. Setelahnya ia menuangkan air kedalam mug lalu mengaduknya hingga tercampur rata. Ah, apa kalian tahu itu apa? Yup, seperti yang kalian pikirkan. Obat perangsang. Kau benar-benar mesum, Park Yoochun. Ouch! Yah! Jangan melemparku dengan panci kotor itu!
Yoochun menegakkan punggungnya dan menatap sekitar, "Dimana aku harus menyimpannya sekarang?" gumamnya sambil terus menatap sekitarnya一mencari tempat yang aman untuk menyimpan obat perangsang yang ia buat tadi. Ia tidak mau kejadian sebelumnya terulang, ada seseorang yang meminumnya dan itu bukan Junsu, bukan Kim Junsu.
Matanya terpaku pada sebuah benda berbentuk kotak persegi panjang yang berdiri koko disudut dapur, lengkap dengan secarik memo yang ditempelkan diatasnya yang bertuliskan,
Jangan ambil snack-ku atau kau akan menyesal! Lord VoldaMin.
一yeah, untuk bagian ini kalian benar lagi. Itu kulkas. Kulkas. Belahan hati dari seorang Shim Changmin selain Cho Kyuhyun. Author geleng-geleng, Changmin, Changmin.
"Disini saja, lagi pula aku tidak perlu khawatir karena Changmin sibuk mengurus Kyuhyun." Kekeh Yoochun.
Ia berjalan keara kulkas dan membukanya lalu memasukkan obat itu kedalam sana一disamping mug berwarna putih milik Yunho. 'Obat ini efeknya sangat kuat. Bahkan seorang Yunho hyung pun bisa menjadi uke kalau meminumnya dan juga, ini tidak bisa selesai hanya dengan tangan atau pun mulut,' Yoochun tersenyum mesum saat memikirkannya. 'Haaaah~ kuharap kali ini tidak ada yang meminumnya selain Su-ie, ini bungkus terakhir.'
Yoochun melirik jam tangannya, seketika senyum sumringah dan sedikit dibumbui unsur mesum merekah menghiasi bibir sang Cassanova Dong Bang Shin Ki itu.
"Waktunya menjemput su-ie ku~" Ujar Yoochun dengan riang.
Ia berjalan meninggalkan dapur sambil bersiul kecil. Tanpa tahu jika harapannya tidak akan terkabul dan malah melenceng jauh.
一一一一一一一一一一
…MinKyu's fanfiction
一一一一一一一一一一
Changmin melepaskan gendongannya dan mendudukkan Kyuhyun diranjang yang menatap sendu kearhnya dengan semburat merah dipipinya. Tiba-tiba ia tersenyum一sampai-sampai matanya membentuk bulan sabit, "Minniee… ehehehe."
"Hm?" Changmin mengelus pipi Kyuhyun.
"Minnie… Minnie… Minnieeeeee~" racau Kyuhyun sambil menepuk-nepuk kedua pipi Changmin, mendekatkan kepalanya dan mengecup bibir Changmin. "U-ungghh, Minnie-ah~" ia kembali menepuk-nepuk pipi Changmin一kali ini lebih keras. Tangan putihnya meraih tangan Changmin dan mengarahkannya kebawah一kearah sesuatu yang menggembung dan sedikit basah disana. Mengerti akan maksud Kyuhyun, Changmin menggerakkan tangannya dan mengusap sesuatu yang menggembung disana.
"Unggh… aah," desah Kyuhyun. Changmin merapatkan tubuhnya kearah Kyuhyun menciumnya dan berbisik pelan sebelum menjatuhkan tubuhnya dan juga tubuh Kyuhyun keranjang empuk miliknya.
"Aku akan memberi pelajaran pada Playboy cap tikus itu setelah ini."
一一一一一一一一一一
…MinKyu's fanfiction
一一一一一一一一一一
Terlihat beberapa pakaian yang berserakan dilantai. Kaus, kemeja, kaus dalam, celana, dan juga boxer. Er, apa perlu Author tuliskan berapa jumlahnya? Tidak? Syukurlah.
Changmin dan Kyuhyun saling bergumul diatas ranjang yang ada satu-satunya diruangan itu. Changmin yang semula hanya menempelkan bibirnya kini mencoba menerobos masuk kedalam rongga mulut milik Kyuhyun. Mengabsen deretan gigi-gigi putih yangberbaris rapi disana dan berdansa dengan lidah milik Kyuhyun.
"Ngh…umh…Minnh一ah," desah Kyuhyun disela-sela kegiatan mereka. Ia mengalungkan kedua tangannya pada leher Changmin dan menariknya kebawah, membuat ciuman mereka semakin dalam.
"Mph…ah…umph…humnhhh,"
Changmin menjauhkan dirinya一memberikan kesempatan pada Kyuhyun untuk menghirup udara sebanyak-banyaknya. Ia tersenyum melihat wajah Kyuhyun yang memerah dan terengah-engah. Changmin kembali mendekatkan wajahnya kewajah Kyuhyun lalu menjilat saliva-saliva yang mengalir dari mulut Kyuhyun.
"Ngggh…"
Changmin mengalihkan jilatannya kepipi putih milik Kyuhyun, membuat pipi itu berlumuran oleh salivanya. Ia menurunkan kepalanya kebawah一kearah leher jenjang Kyuhyun. Mengecupnya terlebih dahulu sebelum menggigitnya keras.
"Ukh," Kyuhyun mengerang kesakitan ketika Changmin menggigit lehernya. Changmin mengeluarkan lidahnya dan menjilat pelan bekas gigitan tadi. Dilanjutkan dengan mengecupnya dan terakhir, menghisapnya kuat. Menimbulkan sebuah bercak merah disana. Lalu ia beralih kesisi leher yang lainnya, membuat bercak-bercak merah yang lebih banyak lagi.
"Mmmnnh..ng..nggghhh," Kyuhyun hanya bisa mendesah menerima atas apa yang dilakukan Changmin padanya. Desahannya bertambah keras ketika telunjuk Changmin menekan nipple-nya yang menegang.
"Ungh… a-aahh,"
Changmin menunduk一membuatnya bisa melihat nipple merah muda Kyuhyun. Dijilatnya terlebih dahulu nipple kiri milik Kyuhyun sebelum ia membawanya kedalam rongga mulut miliknya一melumat dan menyedotnya seperti seorang bayi. Sedangkan tangan kirinya menjepit nipple Kyuhyun yang satu lagi seraya sesekali menekan-nekannya keras. Kyuhyun merasakan tubuhnya semakin panas akibat sentuhan yang diberikan Changmin padanya.
"Ah…ah! Mnnhh… ah..aaahh~"
Puas dengan nipple kiri, Changmin beralih ke-nipple kanan Kyuhyun一melakukan hal yang sama seperti yang ia lakukan tadi. Tangan kanannya dengan perlahan tapi pasti bergerak kebawah, ketempat yang sudah menegang dan mengeluarkan cairan precum dibawah sana lalu memijitnya lembut lalu mengelap cairan itu menggunakan ibu jarinya dan menekannya, membuat Kyuhyun menggelinjang diatas sana.
"Anggh," Kyuhyun merasakan Changmin memijat kejantanannya lalu mengocoknya, semula pelan dan seiring berjalannya waktu kocokan Changmin pada kejantanan Kyuhyun semakin cepat.
"Aah… nnnh, nggh… aah, ah.. a-aku…" Kyuhyun merasa perutnya bergejolak dan ada sesuatu yang ingin menyembur keluar dari tubuhnya. Mengerti maksud namjachingu-nya, Changmin menghentikan kocokannya dan beralih menjilatnya. Lidahnya terjulur menjilat lubang kejantanan Kyuhyun yang sedari tadi tidak berhenti mengeluarkan precum, menekan-nekannya membuat precum Kyuhyun mengalir deras.
Kyuhyun mencengkram rambut Changmin dan mendorong kepala Changmin lebih dalam, membuat kejantanannya berada dirongga mulut milik Changmin. Changmin merespon perbuatan Kyuhyun dengan mengulum kejantanan itu, lidahnya mengitari kejantanan Kyuhyun dan memberi gigitan-gigitan kecil disana membuat Kyuhyun kembali menyuarakan desahannya.
"Uhhh… ah, ah…ssh, a-aku m..ngghhh, k-ke…kelu一"
SPLURT
"一AAAHHHH!" teriak Kyuhyun saat ia mencapai puncaknya. Dan cairan hangat sedikit kental milik Kyuhyun itu pun langsung ditelan oleh Changmin.
一一一一一一一一一一
…MinKyu's fanfiction
一一一一一一一一一一
Changmin melebarkan kedua paha Kyuhyun, hingga lubang kemerahan Kyuhyun yang menggoda terlihatolehnya. Changmin menjilat bibirnya yang tiba-tiba terasa mengering. Ia memasukkan jari tengahnya yang sudah dilumuri dengan pelumas kedalam lubang sempit milik Kyuhyun. Sedikit mengerang ketika merasakan jarinya dihisap oleh lubang Kyuhyun yang notabene masih sempit dan rapat itu.
"Aakh," Kyuhyun menjerit kecil saat merasakan sesuatu yang asing dan panjang menerobos lubang yang sebelumnya belum terjamah.
"Ukhh," ia kembali menjerit kecil dan air mata sudah berkumpul dipelupuk matanya一yang bersiap untuk jatuh一saat Changmin menambahkan jari telunjuknya untuk bergabung dengan jari tengahnya. Changmin menjilat air mata yang perlahan jatuh dari pelupuk mata Kyuhyun. Ia melakukannya sambil menggerakkan jarinya dilubang Kyuhyun, dimulai dengan membuat gerakan gunting untuk melebarkannya.
Changmin segera melumat bibir Kyuhyun untuk meredam jeritan Kyuhyun ketika ia memasukkan jari ketiganya kedalam sana. "Mmmmph… khmmmp!"
Kyuhyun melepaskan lumatan Changmin pada bibirnya dan mulai mendesah ketika merasakan ketiga jari Changmin melakukan gerakan zig-zag untuk melonggarkan lubang Kyuhyun. Kemudian melakukan keluar-masuk secara teratur didalam sana, membuat sensasi yang menggelitik.
"Aah… aah, nggh… ahh…ahh, angghhh一AH!" Kyuhyun menjerit kenikmatan begitu jari-jari panjang Changmin menyentuh kelenjar prostatnya. Changmin kembali menghentakkan jari-jarinya ketitik tadi secara berulang-ulang, membuat Kyuhyun tidak berhenti mengerang dan mendesah.
SPLURT
Kyuhyun mengeluarkan cairannya untuk kedua kalinya. Terdengar deru nafas Kyuhyun di ruangan itu, dadanya naik-turun untuk mengisi paru-parunya dengan oksigen setelah orgasme yang dialaminya.
"Haah…haah… Minnh, nggh…nie," ucap Kyuhyun disela kegiatannya mengambil nafas. "A-aku..hhah… ingin me-merasakanmu… please, haahh..inside me, Minnie…"
"Kau yakin?" Tanya Changmin, Kyuhyun mengangguk pelan. "Tapi ini akan sangat menyakitkan untukmu."
"Gwaenchana, aku akan..hhh… menahannya."
Changmin mengecup kening Kyuhyun lalu mencium bibirnya singkat, "Kalau sakit katakan padaku, ne?" ujar Changmin. Kyuhyun tersenyum lalu mengecup bibir Changmin tanda ia menyetujuinya.
"Aku akan melakukannya dengan perlahan. Jadi katakan padaku kalau kau merasa sakit dan tidak tahan."
Changmin mengarahkan kejantanannya yang telah menegang sedari tadi kelubang Kyuhyun dan menggesekkanya pelan sebelum memasukkannya kedalam lubang Kyuhyun yang telah menggodanya sedari tadi.
"Nnnh… aaakhh, Min…nieeeh," Kyuhyun menggigit bibir bawahnya ketika ia merasakan kepala kejantanan Changmin dilubangnya. Changmin kembali mendorong kejantanannya sehingga sekarang kejantanannya tertanam dalam dilubang Kyuhyun.
"Ukh, akh…" Kyuhyun mengerang kesakitan, ia merasa lubangnya seolah-olah terbelah dua begitu merasakan kejantanan Changmin yang berdenyut didalam sana.
"Aaaahhh," Changmin mendesah karena kejantanannya dihimpit dan dihisap oleh lubang Kyuhyun.
Changmin menarik kejantanannya sampai hanya kepalanya saja yang berada didalam lubang Kyuhyun, lalu mendorongnya dengan keras kedalam.
"Aaakh… aaah, s-sakit! Ukh," perlahan air mata mengalir turun dari mata Kyuhyun, merasa kesakitan akibat ulah Changmin tadi. Changmin berusaha menenangkan Kyuyun, ia menjilat air mata Kyuhyun dan membelai rambutnya.
"Uljima, Baby." Tenang Changmin, "Kuhentikan saja ya?"
Kyuhyun menggelengkan kepalanya keras, "Ani, teruskan saja. Aku baik-baik saja, Minnie."
"Tapi…"
"Aku mohon, Minnie. Aku benar-benar ingin merasakanmu didalamku, kumohon." Pinta Kyuhyun dengan nada memelas. Matanya berkaca-kaca, wajahnya memerah dan dia menggigit bibir bawahnya. Changmin menghela nafas, ia lalu melumat bibir Kyuhyun. Dan mulai menggerakkan kejantanannya dibawah sana dengan tempo pelan. Kyuhyun mencengkram bahu Changmin erat.
"Mmmmh..ngggh, anggh…," Changmin bisa merasakan Kyuhyun mengerang kesakitan diantara lumatan mereka. Tangan kanannya yang semula menganggur kini kembali mengocok dan memijat kejantanan Kyuhyun yang semula terlupakan, sedangkan tangan kirinya menekan-nekan nipple Kyuhyun一berusaha mengalihkan Kyuhyun akan rasa sakit dibawah sana. Perlahan-lahan cengkraman Kyuhyun pada bahunya mulai mengendur dan beralih mengalungkan pada lehernya.
Kyuhyun melepaskan lumatan Changmin, ia ingin mendesah karena Changmin memainkan tiga titik tersensitifnya secara bersamaan. Erangan kesakitan yang semula dilontarkannya telah menguap entah kemana berganti dengan desahan-desahan yang menurut Changmin sangat seksi. Membuat magnae DBSK itu tambah bernafsu. Ia memang mennginginkan ini sejak lama, hanya saja keinginannya itu ia kubur dalam-dalam karena ia terlalu tidak tega membuat namjachingu-nya kesakitan.
"Ahhh…uhh… nggh, ahh..ahhhnnn…"
"Nggh…ahh, Kyu… lubangmu sem..ah..pit sekali, aahhh." Changmin ikut mengerang begitu lagi-lagi lubang Kyuhyun menghisap kejantanannya lebih kuat lagi. Keduanya masih menjalankan tugasnya masing-masing, bahkan sekarang semakin berutal mengocok dan menekan nipple Kyuhyun.
"Ukh… ahh… f-fash..nggh..ter…Minnh… nniee~" erang Kyuhyun yang meminta Changmin mempercepat gerakan keluar-masuknya. Changmin pun menurutinya, ia menaikkan tempo gerakannya menjadi lebih cepat dari tadi, bahkan semakin cepat sampai-sampai membuat tubuh Kyuhyun tersentak mundur.
Kyuhyun terus mendesah penuh kenikmatan, terlihat peluh mengalir didahinya dan turun melewati lehernya yang sekarang telah ramai oleh bercak-bercak merah hasil perbuatan Changmin yang sepertinya tidak akan menghilang untuk beberapa hari kedepan.
Kyuhyun merasakan sensasi itu sekali lagi, pandangannya mulai memutih dan perutnya mulai bergejolak tanda ia ingin orgasme untuk ketiga kalinya. Changmin mempercepat kocokannya pada kejantanan Kyuhyun lalu menekannya kuat. Membuat Kyuhyun semakin dekat dengan orgasmenya.
"AAAAAAAAAHHHHH!"
SPLURT SPLURT
Kali ini Kyuhyun mengeluarkan cairannya lebih banyak dari sebelumnya. Cairan hangat itu menyembur keluar dengan deras, membasahi tangan dan dada Changmin. Seprai pun tak luput dari semburan cairan hangat itu.
Changmin menusukkan kejantanannya lebih keras lagi, membuat kejantanannya tertanam lebih dalam dan menyentuh prostat Kyuhyun ketika ia merasakan bahwa ia akan orgasme sebentar lagi.
"Anghh…aah! A-ahh…aaah," Kyuhyun kembali mengerang ketika Changmin menentuh prostatnya dengan berutal berkali-kali.
"Ahh! Ahh, a-aku keluar..Ah! sekarangghh! AAHHH," setelah mengucapkan itu Changmin menyemburkan cairannya kedalam lubang ketat Kyuhyun dan tepat mengenai prostatnya. Membuat Kyuhyun menyemburkan miliknya sekali lagi.
"AAAAAHHHH~ Minnh..NNIEEE!" erang Kyuhyun.
Changmin mengatur nafasnya sambil memandang tepat kearah Kyuhyun yang kini juga tengah memandangnya dan mengatur nafas juga. Changmin tersenyum lembut, begitu pula Kyuhyun. Tak lama kemudian mereka pun saling melumat bibirnya masing-masing.
一一一一一一一一一一
…MinKyu's fanfiction
一一一一一一一一一一
Changmin merapatkan selimut yang membungkus tubuh telanjangnya dan Kyuhyun. Tangannya melingkar lembut dipinggang Kyuhyun yang tidak tertutup sehelai benang pun. Sedangkan Kyuhyun terlihat membenamkan wajahnya diceruk leher Changmin.
"Nah, sekarang aku tinggal memikirkan apa yang pantas didapatkan Playboy cap tikus itu." Ucap Changmin memecahkan keheningan diantara mereka. Sebelah tangannya bergerak mengusap punggung Kyuhyun.
Kyuhyun beringsut pelan begitu mendengar ucapan Changmin lalu mensejajarkan kepalanya dengan Changmin. "Uhm, Minnie. Sebenarnya itu tidak perlu."
Changmin menaikkan alisnya一tidak mengerti. "Maksudmu, Baby?"
"Karena dari awal aku sama sekali tidak meminum obat perangsang yang dibuat oleh Yoochun hyung. Jadi kau tidak perlu memikirkan apa yang akan kau lakukan padanya," ujar Kyuhyun polos.
Changmin membulatkan matanya mendengar kata-kata yang dilontarkan Kyuhyun. "APAAAAA!" teriaknya.
Kyuhyun mencubit pinggang Changmin.
"Yah, kenapa kau mencubitku!" protes Changmin.
"Salahmu sendiri berteriak didepanku, telingaku jadi berdenging mendengar teriakanmu, uhh."
"Bukannya salahmu?" dengus Changmin. Kyuhyun mencibir.
"Kau bilang kau tidak meminumnya? Lalu, lalu, kenapa Yoochun hyung tadi berkata kalau kau meminumnya?"
"Ah, itu. Aku membuangnya ke bak cuci piring, hehehe," lagi-lagi Kyuhyun berujar dengan polos, sama sekali tidak merasa melakukan kesalahan.
"Huh?"
"Aku membuangnya dan tidak meminumnya, Minnieku sayaaaang~ kenapa kau tiba-tiba jadi bodoh begini siiihh," Kyuhyun mencubit pipi Changmin gemas.
"Lalu, kau… terangsang… dan… dan," ucap Changmin tidak jelas, ia masih berada dalam masa trans rupa-rupanya.
"Hum, sebenarnya aku meminumnya sedikit. Jadi, ya, begitulaaaah~"
"Oh, rupanya Baby-ku ini sekarang pervert yaaa~ siapa yang menularimu? Apa duo yadong itu?" Changmin menempelkan hidungnya dengan hidung Kyuhyun一menggeseknya pelan一begitu mengerti maksud Kyuhyun.
"Ani, ani. Aku tidak pervert, kau yang pervert~" balas Kyuhyun. "Lagi pula ini salahmu juga sih."
"Salahku?" Changmin membeo.
"Ne, salahmu! Kau tahu? Aku lelah menunggumu untuk menyentuhku, kau selalu berhenti ditengah-tengah. Asal kau tau saja, aku kecewa… kecewaaa. Padahal aku sangat senang saat kau menyentuh tubuhku, bukan hanya sebatas ciuman saja. Tapi kau selalu berhenti," Kyuhyun mengeluarkan unek-uneknya sambil mengerucutkan bibirnya.
Changmin terdiam, ia tidak menyangka kalau Kyuhyun sampai berpikir begitu.
"Kenapa diam?" Tanya Kyuhyun. "Kuberitahu ya, duo yadong itu mengejekku. Mereka mengatakan kalau kau tidak mencintaiku dan hanya bermain-main saja denganku karena mustahil kalau kau tidak ada niat menyentuhku, mereka bilang kau sama dengan Yunho hyung, sama-sama pervert. Makanya mere一humpph!"
Ucapan Kyuhyun terhenti ketika Changmin menempelkan bibirnya pada bibir Kyuhyun. Tidak lama, karena Changmin sudah menjauhkan dirinya dari Kyuhyun. Changmin mengelus pipi kiri Kyuhyun.
"Siapa bilang aku tidak mencintaimu? Justru karena aku terlalu mencintaimu makanya aku selalu menahan diri untuk tidak menyentuhmu lebih jauh lagi," ujar Changmin. "Aku tidak ingin membuatmu kesakitan lalu membenciku. Lagi pula, kalau aku melakukan itu, kau tidak akan bisa bergerak dengan leluasa untuk beberapa hari dan kita tidak akan bisa bermain dan mengerjai para Hyung kita."
Hening sebentar, sebelum melanjutkan.
"Jadi karena itu kau melakukan hal itu? Meminum obat perangsang itu dan membuat aku menyentuhmu, hm?" Kyuhyun mengangguk.
"Aku meminumnya sedikit karena aku tahu kalau obat itu sangat keras, aku tidak mau terlena dan tidak merasakan sentuhanmu," Kyuhyun ikut mengelus pipi Changmin.
Changmin tertawa, "Dari mana kau tahu kalau obat itu keras?" tanyanya.
"Tentu saja aku tahu, aku sering menemukannya di dorm. Jadi aku bisa membedakan mana yang keras dan mana yang tidak."
"Wah, wah. Baby-ku pintar sekali," ejek Changmin. Kyuhyun mengubah elusannya pada pipi Changmin menjadi cubitan. Ia mengerucutkan bibirnya.
"Iiih, apa maksudmu!" rajuknya. Changmin kembali tertawa dibuatnya. Ia pun merapatkan tubuh Kyuhyun kearahnya. Mendekapnya erat, menyalurkan kehangatan pada Kyuhyun.
"Ayo tidur," ajaknya. "Sepertinya sasaranku berubah menjadi duo yadong itu. Berani-beraninya dia bilang kalau aku tidak mencintaimu."
"Ah, benarkah? Boleh aku ikut mengerjai mereka?" Tanya Kyuhyun dengan mata berbinar. Dasar evil magnae.
Changmin mengangguk, "Tentu saja."
一Ah~ diharapkan kepada Fishy dan Monkey-nya Suju untuk berhati-hati besok. Kalau perlu keduanya disarankan untuk pergi jauh-jauh dari dorm Suju karena kedua evil magnae yang terkenal itu sudah melakukan kesepakatan.
.
.
.
おわり。
.
.
.
OMAKE
Yunho memakai celananya kembali, hanya celananya saja. Lalu berjalan keluar kamar meninggalkan Jaejoong yang bertelanjang dan tengah bergelung dengan selimut tebal setelah sebelumnya memberikan Jaejoong sebuah lumatan.
Yunho melangkahkan kakinya kearah dapur, tumben dorm terlihat sepi pikirnya. Setelah sampai didapur, ia membuka kulkas dan mencari sesuatu yang sekiranya bisa menyegarkan tenggorokannya yang kering akibat aktivitas yang ia lakukan bersama Jaejoong tadi. Matanya terpaku pada mug berwarna cokelat disebelah mug putih miliknya. Tanpa pikir panjang lagi, Yunho segera menyambar mug cokelat itu tanpa tahu apa yang akan terjadi pada dirinya. Meneguknya sampai tak bersisa. Yunho meletakkan mug yang telah kosong itu diatas kulkas. Tiba-tiba ia merasakan tubuhnya panas. Nipplenya mengeras dan sesuatu dibawah sana perlahan terbangun. Ia juga merasakan lubangnya berdenyut-denyut minta diisi 'sesuatu'.
一Oopss, sepertinya akan ada adegan JaeHo disini.
.
.
.
OMAKE一again一
Yoochun berjalan dengan langkah riang kearah dapur. Sekarang ia dan Junsu sudah pulang ke dorm, dan dengan sukarela Yoochun menawarkan untuk mengambilkan Junsu minuman.
Setelah sampai di dapur, ia pun membuka kulkas dengan semangat dan tersenyum sumringah. Tidak lama, karena ia tidak melihat adanya mug berwarna cokelat disana.
'M-masa sih?' batinnya mencelos. Yoochun menggelengkan kepalanya, mustahil… mustahil. Ia menegakkan tubuhnya dan matanya terpaku pada benda diatas kulkas yang berwarna kecokelatan yang seharusnya tidak berada disana, harusnya benda itu ada didalam kulkas.
Yoochun segera mengambil benda itu yang ternyata adalah mug dan melihat isinya. Sedikit berharap kalau tebakannya salah. Tetapi Author berkehendak lain, mug itu kosong. Tidak ada isinya, bahkan hanya setetes.
"AAAAARRRRRGGGGGGGGHHHH!" teriak Yoocun frustasi sambil menjambak rambutnya.
.
.
.
おわり。
.
.
.
0609 : A-apa-apaan itu! #nnjuk-nnjuk alasan Changminnie. Kekanakkan sekali!
Changminnie : Halah! Bukan aku yg kekanakkan, tp kau nya yang kaga becus bikin cerita!
JLEB
0609 : *pundung dipojokan sambil ngusel-ngusel tanah* Uuuh =3=
Udah update-nya lama, NC-nya ngga hot-hot-nya一malah bisa dibilang hancur, ceritanya ngga jelas pula#ditabok readers
Maklumin NC-nya yah, Author baru pertama kali ini bikin NC jdiny ngga hot gitu. Dan yg kemarin-kemarin bilang Author yadong itu salah besar, lihat aja buktinya noh =3=
.
.
.
Wordnya 4000-an lebih O.O Author bener-bener minta ma'af kalau ceritanya bikin ngantuk. Udah baca warningnya kan? xD
Besok aku publish ff Minkyu yg Love so Sweet itu lho, tunggu dan RCL ya~
Special thanx to Irma230693, Lady hee hee, widiwMin, mako47117, Metha'kyuyunjae04'Putri, .zzz, Shania9ranger yang udah mau baca ff gaje ini dan para Silent reader diluar sana ^^~
.
.
Sign,
0609prince
As
06mousy
.
.
.
