Disklaimer : yang punya onepiece tetap Oda sensei dech,,,

Warning : jangan lupa reviewnya ya, biar author tau dimana kesalahan author,,

Please enjoy to read it

Chapter 4 : Surprise

Saat ini suatu siang hari yang cerah untuk sebagian wilayah di grand-line,,

Terlihat sebuah kapal berkepala singa, berlambang tengkorak memakai sebuah topi sedang berlayar dengan tenang,, semua kru juga sedang beraktivitas seperti biasa, zoro yang berada di menara pengawas karena hari ini memang tugasnya, sanji yang sedang membuat makan siang, nami sedang menggambar peta pulau Shabondy, Robin berada di koridor sedang membaca buku. Ussop, chopper dan franky yang memancing, dan brook yang sedang membuat lagu baru,, tetapi beda untuk kapten mereka,,, Luffy saat ini berada di kabin kapal sedang tidur dipangkuan hancock,, ya, sekarang mereka sudah menjadi sepasang kekasih,,

" Nami swann, Robin swann, Hancock swann, makanan nya sudah siap,! " teriak sanji dari dapur seperti biasa dengan lebay nya..

Akhirnya para cru pergi keruang makan,, " eh dimana luffy,, " ucap nami yang heran melihat kaptennya tidak ada diruang makan,,

" Paling di kabin kapal sedang merayu hancock swaan kun,," komentar sanji dengan lesu karena dikalahkan luffy dalam hal asmara..

" kapten kita sekarang sudah berubah ya,, " sambung robin sambil tersenyum, kemudian nami menoleh ke arah robin " iya,, luffy sekarang terlihat lebih tegas, berwibawa, bahkan lebih dewasa dari pada sanji, dan sangat romantis,,"

" Kecuali nafsu makannya yang tidak pernah berubah,," ussop terlihat murung karena setiap hari luffy selalu mengambil jatah makanannya

Sementara ditempat luffy,,, " Luffy-kun bangun, sanji sudah memanggil untuk makan siang,," hancock membangunkan luffy yang sedang tidur dipangkuannya,,

" aku ingin tidur lebih lama lagi disini,," ujar luffy sambil merayu hancock,,, " memang kau mau kalau jatah makananmu habis,,," hancock memakai jurus andalannya untuk membangunkan luffy.. akhirnya luffy yang mendengar itu langsung bangun,,, " nah,,Luffy-kun mari kita keruang makan,," hancock menyambung perkataannya setelah melihat luffy bangun..

" kau mau ku gendong hancock-chan,,," ujar luffy sambil sedikit merayu,,, dan langsung membuat muka hancock memerah, " AHHh,, ti,," hancock tak meneruskan kata – kata nya dan langsung berlari keruang makan,,

" Hancock-chan tunggu,,," luffy mengejar hancock sambil tersenyum ,,,

Saat diruang makan semuanya tenang, kecuali luffy yang dari tadi menggunakan tangan panjangnya,,, " Hancock-san aku suapin ya,,," sanji berkata pada hancock dengan gaya lebay nya,, " Tidak usah sanji-kun, aku makan sendiri saja,,," hancock berkata dengan sedikit tersenyum.. luffy yang mendengar perkataan sanji langsung menjitaknya, sanji tidak membalas karna yang menjitaknya adalah kaptennya," kalau mau nyuapin cari pasangan sendiri sana,," ucap luffy dengan sinis,, " hey kapten,, mana ada yang mau sama si alis keriting,," sambung zoro sambil mengunyah makanannya,, sanji kemudian memandang tajam kearah zoro,," Hey marimo,, kalau kau ngomong lagi nanti malam tidak ada makanan untukmu,," zoro yang takut kurus akhirnya diam saja seperti anak tk,,

" Hancock-chan ini aku saja yang nyuapin,," luffy berkata sambil memandang sinis sanji,, " Iya Luffy-kun,," karena yang menyuapinya adalah luffy jadi hancock mau saja,,. Nami yang melihat kemesraan ,," Ehemm,,eheem,, sepertinya mesra sekali ya,," nami berkata dengan tersenyum licik,,

" Mesra apanya,,, masak hancock disuapin pakek makananku,," gumam ussop dengan pasrah karna makanannya diambil luffy,, sedangkan sanji yang iri pada luffy sedang menangis di pojok ruangan sambil menggaruk-garuk dinding,,,

Akhirnya makan siang pun selesai,, dan para kru berkumpul di dek kapal untuk beristirahat,, " luffy,, aku lagi bosan ni main yok,,," chopper berkata dengan mata puppy eyesnya,,,kemudian luffy menoleh kearah chopper " Tidak,, aku lagi ada kerjaan,," akhirnya chopper pergi ke arah ussop dengan wajah murung,,

Sementara luffy pergi ke arah nami " Nami bisa kita bicara sebentar,," luffy berkata sambil menarik tangan nami,, " Iya luffy,,," akhirnya mereka pergi ke kamar nami,, hancock yang melihat hal tersebut juga sedikit cemburu,,

" Apa yang ingin kau bicarakan luffy,," ujar nami sedikit kesal karena tangan nya ditarik – tarik,,, " sebenarnya aku ingin pinjam uang nami,," luffy berkata dengan puppy eyes nya,,, " memang kau mau pinjam berapa luffy,," ucap nami dengan sedikit menyesal karna ikut dengan luffy,,

" Tidak banyak kok,, Cuma 2 juta bery saja,," kata – kata luffy langsung mendapat teriakan dari nami,, " APPPAA,, Ka,,," perkataan nami langsung terhenti karna luffy langsung menutup mulutnya,, " jangan keras - keras nanti terdengar oleh yang lain,," ucap luffy sambil melepaskan tangannya dari mulut nami,, " memang buat apa uang sebanyak itu luffy,,,"

" aku ingin buat sedikit kejutan untuk hancock,, " luffy berkata dengan pelan,

" ya sudah,, ini uangnya, tapi bulan depan harus dikembalikan beserta dengan bunganya,,," sahut nami dengan nada menyesal,, " oh ya,, kalau boleh aku tau,, kejutan apa yang ingin kau buat luffy,,," nami menyambung perkataannya,,,

" itu rahasia,, nanti juga kau akan tau,,," ucap luffy sambil mengambil uang ditangan nami dan pergi keluar dengan tersenyum,,,

Akhirnya malam pun tiba,, semua kru juga sudah selesai makan, kini semua cru juga sudah berada di kamar masing-masing untuk menginstirahatkan tubuhnya, kecuali franky yang kena piket sedang berada di menara pengawas, sedangkan luffy dengan hancock sedang berduaan di dek rumput. Dan sanji yang dari tadi tak bisa tidur karena memikirkan apa yang dilakukan luffy dengan hancock, akhirnya memutuskan untuk mengintip mereka,,

Luffy kini tengah berbaring di pangkuan hancock sambil menatapnya,, hancock yang mengetahui kalau luffy dari tadi menatapnya akhirnya memutuskan bertanya " Luffy-kun kenapa kau menatap ku terus,,"

" ,,tidak,, tapi entah kenapa saat aku menaptapmu aku merasa sangat nyaman dan tenang,," kata – kata luffy sontak membuat muka hancock memanas dan bersemu merah,, kemudian luffy meneruskan kata – katanya " memangnya tak boleh kalau aku menatapmu,,"

" boleh kok,, aku malah senang kalau luffy-kun memperhatikanku,," hancock berkata dengan malu – malu,, beda dengan luffy yang tak tau malu.

Mendengar pekataan hancock luffy hanya tersenyum,, " kau tau, aku ingin malam ini kita lewati seperti ini terus,, ". Hancock yang mendengar perkataan luffy hanya tersenyum lembut " aku juga ingin seperti ini terus dan aku tak mau kalau kau mening,, " kata – kata hancock terputus, ketika luffy meletakkan salah satu jari nya dibibir lembut milik hancock, dan kemudian langsung mendekatkan mukanya ke muka kekasihnya, sementara sanji semakin memanas melihat hal tersebut ,, hancock yang menyadari situasi juga langsung memejamkan matanya kemudian mendekatkan wajahnya ke wajah luffy, hingga sekarang tinggal beberapa centi lagi dan semaaaaakin dekat,,, dan " BRRUKK " sanji yang tanpa sengaja menekan gagang pintu dan terjatuh, sementara luffy dan hancock langsung kembali keposisi semula, " sialan sanji, padahal tinggal sedikit lagi,," batin luffy

" Apa yang kau lakukan Sanji,," luffy bertanya dengan sedikit malu dan kesal.. bukannya menjawab sanji malah balik bertanya " Kalian sendiri apa yang kalian lakukan,, "

" Kami tidak melakukan apa – apa,," ujar luffy dengan muka memerah karena tau kalau sanji dari tadi mengintipnya.. " jangan bohong luffy,, lagi pula aku liat kalau kalian akan berc,,,," kata – kata sanji dipotong oleh ussop,," hey,,,sanjii, kenapa berisik sekali,, lebih baik kau tidur sana,,, " ujar ussop yang terbangun karena sanji.. akhirnya sanji juga kembali tidur karena sudah ketahuan,,

Sementara luffy dan hancock kini jadi salah tingkah,,, " Luffy-kun, aku tidur dulu ya,,," ujar hancock dengan muka memerah sambil berjalan ke kamar,,," AHH,, " hancock terkejut saat badan nya terasa terangkat,,, " Aku gendong sampai ke kamar ya ,," sahut luffy sambil menggendong hancock, sedangkan hancock hanya tersenyum manis, saat sampai dikamar cewek luffy langsung membaringkan hancock kemudian mencium kening nya,, " mimpi yang indah ya,," luffy berkata sambil tersenyum kemudian pergi menuju kamar cowok..

Akhirnya pagi pun tiba, seperti biasa yang bangun duluan adalah robin, kemudian di ikuti oleh nami, " haahh,, eh, robin kau sudah bangun ya,," ujar nami sambil menguap,, sementara robin hanya tersenyum manis,, " kau sudah bangun nona navigator, sepertiya yang lain belum bangun ya,,"

" Iya,,, Kalau begitu aku pergi bangunin yang lain dulu ya,," ujar nami sambil menuju ke kamar cowok,,

Sementara robin sedikit heran ketika melihat hancock senyum – senyum sendiri sambil memeluk guling, " pasti dia sedang bermimpi tentang luffy " batin robin , karena tidak tega membangun kan hancock yang masih bermimpi indah akhirnya dia berjalan keluar,,

Beralih kekamar cowok,, nami yang sekarang sudah menghormati luffy sebagai kapten, tidak teriak – teriak seperti dulu karena takut membangunkan luffy, akhirnya hanya membangunkan sanji saja untuk membuatkan sarapan,," Sanji-kun cepat kau buatkan sarapan,,"

" iya nami swann,, " sanji berkata dengan setengah mengantuk..

Kembali ketempat robin,, " kau sudah bangun nona sichibukai,," ucap robin sambil tersenyum.. kemudian meneruskan kata – katanya,," sepertinya kau mimpinya sangat indah ya, pasti tentang senchou ya kan,,"

Hancock yang mukanya sedikit memerah karena perkataan robin,, " eemm, tidak kok,, memang tau dari mana sih,,"

" tadi aku liat kamu senyum – senyum sendiri saat masih tidur,, sepertinya walaupun sedang tidur kalian tetap tak bisa dipisahkan ya,," ujar robin dengan tersenyum licik.. sedangkan hancock hanya tersenyum,, " aku pergi mandi dulu ya,," ujar hancock,

30 menit kemudian, semua orang sudah berada di dapur untuk sarapan,, kecuali 2 orang pasti tau donk siapa,,,

" Eh dimana luffy dan zoro,," ujar nami sambil memasukkan makanan kemulutnya,,

" paling mereka juga sedang tidur,, lebih baik jangan dibangunkan dulu dari pada makananku nasti habis,," sahut ussop dengan lesu,,

Sedangkan hancock yang melihat kekasihnya tidak ada segera bangun dari kursi yang sedang didudukinya,," aku bangunin luffy dulu ya,," hancock berkata dengan tersenyum manis dan langsung membuat sanji berputar – putar.

" sepertinya sesaat saja tak melihat kapten langsung gak nafsu makan ya,," hancock yang mendengar perkataan robin langsung keluar dengan menyembunyikan mukanya yang memerah,, " nona navigator,, apa tuan pendekar tidak dibangunkan,," robin bertanya pada nami,,

" untuk apa membangunkan si bodoh itu,, sepertinya kau sangat perhatian ya pada zoro,, jangan – jangan kalian sudah menjadi seperti luffy dan hancock ya,,," ucap nami sambil menggoda robin,, sedangkan robin hanya terdiam sambil menyembunyikan mukanya yang memerah..

" nami swann,, biar aku saja yang membangunkan si bodoh itu,, " seperti biasa dengan gaya lebaynya,,

Beralih ketempat luffy,,, " luffy-kun apa kau mau tidur terus,,," ujar hancock sambil memegang tangan luffy,,

Sementara luffy yang merasakan sentuhan hangat dari kekasihnya langsung bangun,, " apa sarapannya sudah siap,," luffy berkata sambil merem melek,, "

" lebih baik luffy-kun mandi dulu, sarapan nya nanti saja ya,," hancock berkata dengan lembut agar kekasih nya menurut,, " memangnya kau mau kalau aku kurus,, " luffy berkata dengan mata berbinar – binar, tapi masih merem melek,,

" ya sudah, kalau begitu mari kita keruang makan,," hancock menurut saja pada luffy… kemudian luffy langsung mengendong hancock menuju ruang makan,,

Sementara sanji membangun kan zoro dengan cara yang sangat sadis,, " rasain ni kaus kaki gw,," gumam sanji sambil meletakkan kaus kakinya di muka zoro..

Zoro yang mencium bau yang luar biasa itu langsung sesak nafas dan terbangun,," kau mau membunuhku hhhuhh," ucap zoro sambil marah – marah.. " lagian siapa suruh kau tidak bangun – bangun,," sanji yang juga membentak zoro, kemudian berjalan menuju dapur,,, sementara zoro juga ikut pergi ke dapur karena takut makanan nya di habiskan luffy,, " pantesan aja gak ada cewek yang mau sama si alis keriting, wong kaus kakinya aja bau naga,,, " batin zoro

Sementara diruang makan aktivitas nya sama seperti biasa,, " nami swaan aku suapin ya,, " nami tak menghiraukan perkataan sanji,, " 1sudah gagal, tinggal 2," batin sanji,, lalu melihat ke arah robin,," Robin cwaan aku suapin yaa,, " robin juga tak menghiraukan perkataan sanji,, " 2 gagal, tinggal 1,," batin sanji.. kemudian melirik hancock,," Hancock swaaaan,, aku sua,,, " sanji tak meneruskan kata – kata nya karena terkena deathglare luffy,, kemudian pergi ke pojok ruangan seperti biasa dengan menangis,,

Kini siang pun tiba,, semua kru sedang bersantai di dek rumput,, " Nami ada sebuah pulau di depan,," teriak ussop dari menara pengawas,, nami pun kini melihat kearah pulau yang diberitahukan ussop,," hancock apa itu amazon lily,,"

" bukan,, kalau tidak salah nama pulau itu greatbuild,, tapi sering dikenal dengan pulau fashion,,"

" fashion,, apa maksudnya,," nami bertanya kembali karena heran,,

" nanti kalian juga akan tau,," jawab hancock dengan tersenyum,,

Nami menoleh kearah luffy untuk meminta pendapat " luffy,, apa kita akan singgah di pulau itu,,"

" ya,, lagi pula aku ingin membeli sesuatu,," jawab luffy dengan mata berbinar – binar..


" wahhh,, pulaunya megah sekali,," komentar para cru dengan mulut menganga,,

" jadi karna ini pulau ini disebut pulau fashion,," sahut nami ketika melihat banyak bangunan menjulang tinggi,, pulau nya mirip Los angeles kali,,

" aku pergi dulu ,, Robin kau ikut aku ya,," ujar luffy masih dengan mata berbinar - binar ,, " ya, kapten,, " robin menerima ajakan luffy,,

" aku juga ikut ya ,," sahut hancock karena merasa cemburu,,

" tidak,, tidak usah, lagian aku pergi Cuma sebentar kok,," luffy berkata dengan tersenyum manis,,

" hancock swaan,, ikut dengan ku saja untuk untuk berbelanja,," sahut sanji karena merasa ada kesempatan,,

" Aku tidak mau pergi denganmu,," jawab hancock sambil berjalan ke kamar,, kemudian sanji pergi dengan putus asa,,

" aku mau beli alat musik baru,," ujar brook sambil meloncat dari kapal,,

" aku juga,, aku ingin beli celana dalam baru,," ujar franky sembari menunjukkan CD nya yg robek


" luffy memang kau mau beli apa,,"

" aku mau buat kejutan buat hancock,, kau kan cewek robin makannya aku mengajakmu, lagi pula seleramu kan lebih tinggi dari pada nami,," sahut luffy sambil melihat – lihat sekitarnya,,

" kalau aku boleh tau, memang kejutan seperti apa kapten,," robin kembali bertanya,,

sedangkan kan luffy yang dari tadi mencari – cari sesuatu,, " Ah,, disana,,!," luffy langsung menarik tangan robin tanpa menjawab pertanyaan yang tadi,, saat melihat toko yang mereka masuki robin langsung tau kejutan seperti apa yang luffy rencanakan,,

" Robin,, aku tidak tau mana yang bagus,, kau pilihkan saja ya,," ucap luffy sambil sedikit kebingungan,,

" ya, baiklah kapten,, " robin langsung memilih yang menurutnya bagus,," gimana kalau yang ini saja,," ucap robin sambil melihat ke arah luffy,,

" bagus juga, kau memang hebat robin,," komentar luffy dengan bangga,, akhirnya luffy membelinya dengan uang pinjaman dari nami.. dan kemudian mereka berkeliling kembali untuk membeli yang lainnya,,

" kemana mereka masak sudah 2 jam belum kembali,," komentar nami dengan nada bosan..

" bukan nya itu mereka,,," sanji menunjuk ke arah robin dan luffy..

" Robin nanti kau urus ya, seperti yang aku bilang tadi ,,," ucap luffy dengan tersenyum puas.. " tenang saja kapten,,"

" luffy apa yang kau beli sepertinya banyak sekali,," Tanya nami

" bukan apa – apa,, Oh ya, dimana hancock,,"

" dia di kamar, sepertinya sedih karena kau tidak mengajaknya,,"

" kalau begitu aku menemuinya dulu ya,," sahut luffy sambil berjalan menuju kamar

Sementara robin mengumpulkan cru yang lain untuk menjalankan rencana luffy,,

" tuan koki, sebaiknya malam ini kau masak yang special ya,, " sanji langsung menurut dan pergi ke dapur.. kemudian robin dan yang lain juga sedang mengatur rencana,,

Kini malam pun tiba, kapal juga sedang berada ditengah laut untuk menuju amazon lily. semua cru juga sedang berada di ruang makan, tapi anehnya saat melihat hancock mereka tersenyum – senyum sendiri.. keadaannya juga berlangsung seperti biasa,, luffy yang menyuapi hancock dengan makanan ussop, sanji yang berada di pojok merenungi kesedihannya,,

Setelah beristihat selama kurang lebih 10 menit diruang makan,, luffy mengedipkan matanya kearah robin untuk menandakan kalau rencananya akan dimulai,. Dan luffy mengajak hancock keluar..


" hancock-chan aku ingin memberikan sesuatu,, tapi kau harus tutup matamu dulu ya,," luffy berkata dengan lembut,,

" iya, baiklah,," hancock menutup matanya.. kemudian luffy menuntun hancock menuju tempat yang sudah direncanakan..

" apa aku sudah boleh membuka mata,," ujar hancock dengan penasaran.. " tunggu sebentar lagi ya,," jawab luffy sambil memberi aba – aba untuk semuanya,,

" kini kau baru boleh membuka matamu,," hancock pun terkejut saat melihat suasana dek rumput yang begitu meriah, tempatnya berdiri yang dihiasi dengan lilin – lilin yang membentuk seperti hati,, dan menara pengawas yang dihiasi lampu,, tapi semua rasa kagum nya hilang saat melihat luffy yang kini sedang membungkuk didepannya sambil menyodorkan sebuah kotak berwarna merah yang berisi 2 cincin cantik didalamnya,,,

" hancock-chan, apa kau mau menjadi pasanganku untuk seumur hidup,,, " luffy berkata dengan sedikit gugup,, tapi hancock juga tak langsung menjawab karena masih terkejut dengan yang luffy lakukan sekarang. Apalagi dengan wajahnya yang sangat memerah.

Setelah beberapa detik, hancock Cuma mengangguk dengan mengeluarkan air mata bahagianya,, dan langsung menghambur memelukan luffy,, kemudian membisikkan sesuatu,, " aku pasti mau kapten monkey d. luffy.." kemudian membenamkan mukanya di dada kekar luffy..

Setelah sekian lama luffy melepas pelukan hangat nya dari hancock,,, dan berkata kepada semua crunya,, " heyy minna,, aku sudah putuskan kalau pestanya akan aku adakan di amazon lily,,"

Brook yang kini berada disana langsung memainkan sebuah lagu lembut,,, luffy juga mengulurkan tangannya untuk mengajak hancock berdansa..

" masak melamar hancock dengan uang pinjaman,," guman nami

Sementara cru yang lain sedikit iri pada luffy,, dan juga merasa senang atas kaptennya,, kecuali sanji yang terlihat mau bunuh diri,,

Nami yang iri pada luffy juga memutuskan untuk berdansa,," sanji-kun, bagaimana kalau kita ju.,," kata- kata nami langsung dipotong oleh sanji,

" baik nami swaan,," sanji langsung menjawab karna tau apa maksud nami, dan langsung bangkit dari keterpurukannya.. kemudian menggandeng tangan nami menuju ke arena dansa.

Sementara zoro dan robin yang masih malu-malu tidak ikut berdansa,, sedangkan franky, chopper dan ussop lagi menangis terharu sambil membakar kembang api.. kini malam pun berlasung dengan indah bagi kru topi jerami..

(Karna takut kepanjangan langsung di skip - skip aja ya)


Setelah 1 hari berlalu, kini mereka sampai di amazon lily.

Semua kru juga terlihat senang karena sudah sampai ditempat tujuan, apalagi nanti malam mereka akan mengadakan pesta pernikahan luffy dan hancock..

Kini terlihat para penghuni pulau juga sedang sibuk menyiapkan persiapan untuk nanti malam,, hancock dan luffy juga sedang berada di kediaman nya hancock dengan ekspresi bahagia,,

Tapi tidak untuk para cru topi jerami, yang kini sedang melakukan rapat paripurna,,

"eh, nami ada kau memanggil kami semua kemari,," ujar zoro yang baru dibagunkan

" sebaiknya kau diam zoro,," nami memasang muka seramnya tp juga masih cantik bagi sanji,, " eh, chopper rapat ini untuk orang dewasa jadi anak-anak tidak boleh ikut, " nami meneruskan kalimatnya

" kenapa,, lagi pula aku juga ingin tau apa yang kalian bicarakan,,"

" oh iya chopper,, tadi luffy bilang kalau di istana ada orang sakit dan mereka membutuhkan seorang dokter,," nami berbohong agar chopper segera pergi..

" benarkah,, aku akan kesana,," chopper bangun untuk pergi ke istana hancock.. kemudian mereka meneruskan rapatnya kembali..

" kalian semua tau kan kalau luffy akan menikah,, jadi menurut aku dan robin kita harus membuatkan 1 kamar lagi di kapal ini,, " ujar nami yang selaku pemimpin rapat,,

" aku tidak setuju,," siapa lagi kalau bukan sanji yang protes

" baiklah, siapa yang setuju angkat tangan,," ujar nami tak menghiraukan sanji.. dan semua mengangkat tangan mereka kecuali sanji.

" baiklah keputusan sudah diambil dan sudah ditetapkan.." nami berkata dengan semangat.. setelah 1 jam rapat mereka pun selesai, dan bersiap-siap untuk pesta,,,

" pesta yang meriah ya,," ujar luffy pada hancock

" iya,," hancock menjawab dengan bahagia.. sambil berjalan menuju podium.. kini acara pertukaran cincin pun dimulai,, luffy kini tengah memasukan cincin ke jari manisnya hancock yang di belinya dengan uang pinjaman dari nami, dan hancock juga mulai memasukkan cincin ke jari nya luffy.. hancock juga terlihat mengelurkan sedikit air mata bahagia nya.. luffy yang tak tinggal diam juga langsung mendekatkan wajahnya ke wajah manis milik hancock, hingga mereka berciuman kurang lebih 5 menit,, sementara para undangan melihat hal tersebut dengan mulut menganga, kecuali sanji yang ingin mempraktekannya pada nami,, tapi langsung kena jitakan dari nami…

Kini tengah malam pun tiba dan pesta juga sudah selesai,, semua orang juga terlihat lelah dan kembali kerumah masing – masing,, sementara di istana nya hancock lebih tepat nya di kamar pengantin,, luffy dan hancock juga baru memasuki kamar dengan sedikit lelah tapi dengan wajah bahagia tentunya,, ( karena ratenya k+, jadi langsung ke besok pagi )

Semua kru kini berada kapal, nami yang melihat burung pembawa surat kabar, langsung mengangkat uang diatas kepalanya dan langsung disambar oleh burung tersebut sembari menjatuhkan Koran hari ini..

" ada berita apa ya,," gumam nami,, " AAAHHH,," nami terkejut ketika melihat poster buronan baru,, kemudian semua kru melihat ke arahnya

" ada apa nona navigator,," ucap robin sang arkeolog

" lihat ini,, poster buronan luffy,," sambil mengangkat poster tersebut.. dan semuanya terkejut ketika melihatnya

" APPPAA,, 500 juta bery,," semuanya teriak tak percaya,,

" liat hancock juga ada,," kata franky sambil menunjukan poster buronan hancock

" harga kepalanya hancock, 250 juta bery,, " mereka teriak kembali.

" kenapa luffy dan hancock bisa segitu mahal,," chopper bertanya dengan heran

" aku rasa itu pantas, apalagi luffy telah mengalahkan salah satu admiral terkuat mereka,, kalau hancock dia kan mantan sichibukai, jadi wajar – wajar aja kali,," ujar robin menjelaskan

" kalau begitu aku kan memberitahukan luffy, agar kita segera berangkat hari ini,, " ujar nami sambil berlari..


" Luffy, liat ini kau dapat poster wanted baru, hancock juga.." ucap nami sambil terengah-rengah

" SUUGEE, 500 juta bery,,, " mata luffy berbinar – binar ketika melihatnya

" apanya yang hebat luffy,, sebaiknya kita berangkat sekarang,, karena kalau angkatan laut tau kita di sini, bisa berakibat buruk pada pulau ini,," komentar nami dengan tampang serius,,

" baiklah,, ayo kita berangkat hancock,,"

" ya,,, aku bilang dulu pada granny nyon. Kau duluan saja kekapal." hancock berkata sembari pergi..

Setelah semua orang berkumpul dikapal,, mereka kemudian mengembangkan layar untuk kembali meneruskan pertualangan..

" LUFFY-KUN JANGAN LUPA JAGA HEBIHIME-SAMA,, " teriak para penduduk yang hadir disana.,, dan kapal pun semakin jauh dari pulau itu, sehingga tak terlihat lagi…


Kini malam pun tiba, dan sekarang waktunya tidur bagi mereka,, sekarang semua sedang menuju kamar masing – masing,,,

" Kau mau kemana luffy,," ujar nami yang mau masuk kamar cewek,,

Sementara luffy mengangkat alisnya sebelah tanda tak mengerti dengan ucapan nami,,

" Ini bukan kamarmu lagi luffy,, sekarang kamar kalian disana,," nami menunjuk ke arah kamar yang baru dibuat franky,, dan langsung membuat muka luffy dan hancock seperti kepiting rebus,,

" sudah kapten, pergi sana,," nami berkata sambil sedikit mendorong luffy dan hancock..

Hingga semua kru sekarang sudah masuk kamar masing – masing.. sedangkan luffy yang melihat kalau pengacau itu sudah tidak ada, luffy langsung saja mengendong hancock yang kini sudah menjadi istrinya menuju kamar yang tadi ditunjuk oleh nami..

Happi ending ya,,,,,,,,,,,


End Note : hai minna,, gimana ficnya,,, maaf ya kalau fic ini ngaco banget,, apalagi ceritanya terlalu berlebihan..

Jangan lupa reviewnya ya,, ( saran dan komentar sangat author butuhkan )