Nyaaaaa!
Miharu: ada apa lagi dengan author gila ini?
author: #nunjukin tangan yang udah banyak darah# satu pr udah selesai!
Rin: bagus, bagus. Tapi lihat tugasmu yang lain #nunjuk alat alat jahit, kertas dan segala macam fanfic dan original story yag belum selesai#
author : GYAAAAA! #mati ditempat#

Len: (disclaimer) author pemalas ini tidak mungkin memiliki vocaloid. Dia hanya pelayan dari kami #ketawa iblis#

Len Pov

"Sampai!" seruku saat melewati gerbang kota green.

dan seperti namanya, kota ini benar benar HIJAU!. Baik bangunan, pakaian hingga rambut dan mata mereka semuanya berwarna hijau. Bersama dengan Josephin, kuda kesayangan ratu, kami berkeliling mencari kantor walikota. Sambil berjalan aku kembali mengingat ngingat pesan ratu kepadaku

"Cari pria berambut biru disana. Dia adalah pangeran dari laut seberang. Lalu berikan ini" kata ratu sambil memberiku kotak kecil berwarna merah dengan ukiran emas.

Aku mengernyit heran, tidak biasanya ratu begitu baik hati sampai memeberi seseorang hadiah.

"Untuk apa ini yang mulia?" tanyaku dengan perasaan khawatir.

Ratu hanya tersenyum dan pipinya bersemu merah muda. Sekarang aku mengerti, ratu kita telah jatuh cinta pada pria itu

Setelah menyampaikan maksud kedatanganku kepeda walikota dia segera memberiku tempat untuk menginap dan juga tidak lupa memberi josephine tempat istirahat yang nyaman. Sebelum mencari pangeran pujaan hati yang mulia Rin, aku memutuskan untuk berkeliling kota. Dan tepat saat baru melangkahkan kaki keluar dari penginapan, angin kencang menerbangkan topiku. Cukup lama aku mengejar topiku, sampai akhirnya seorang gadis dengan rambut yang diikat twintail dan pastinya berwarna hijau menangkap topiku. Aku mendatanginya dan mengucapkan terimakasih karena telah menangkap topiku. Dia tersenyum, senyum yang sangat indah dan cerah. Membuat dadaku terasa hangat. Perasaan apa ini?
"Namaku Hatsune Miku, sipa namamu?" dia bertanya dengan suara yang merdu, membuat hatiku tenang.
"Len, Kagamine Len. Senang bertemu denganmu Hatsune" jawabku singkat
"panggil aku Miku. Senang bertemu denganmu, Len".