Jum'at, 5 februari

Hari ini mungkin hari paling tak mengenakan bagiku. Yaa kalian tahu sendiri kenapa bukan? Hari terakhir fujimiya-san akan mengingatku. Aku selalu mengulang perkenalan setiap hari senin dengan cukup canggung... Ah tidak, dia sudab mengingatku dari buku diarinya. Jadi tidak ada alasan bagiku untuk khawatir harusnya... Aku tidak bisa bohong juga.

Hari ini, kami berdua berpisah jalan. Ia pulang dengan kereta seperti biasa, sedangkan aku tinggal jalan 10 menit lagi dan sampai rumah.

"Kalau begitu aku pulang dulu ya, hase-kun!" katanya dengan senyum seperti biasa.

Aku hanya tersenyum kecut sambil berkata dalam hati. Aku ingin segera menemuimu lagi minggu depan.