"nah Kyuu, aku pulang dulu. Kau jangan terlalu memikirkan masalahmu. Aku yakin pasti kau akan segera bertemu dengannya. Jaa ne" pamit Deidara dan beranjak meninggalkan kamar Kyuubi dan segera menuju ruang tamu karena Sasori sudah datang menjemputnya.
Sedangkan Kyuubi masih termenung dikamar sendiri setelah Deidara pamit pulangdan ia masih merenungkan ucapan Deidara .
"aku sudah bertemu dengan pemilik jaket ini Dei. Tapi yang ku tak habis pikir, kenapa orang itu harus Uchiha Itachi 'si paman keriput mesum' itu, dan ada hubungan apa dengan kalian sebenarnya?"
.
.
-^_^v-
A Naruto Fiction
Disclaimer by Mr. Masashi Kishimoto
Kalo fict ini punya Dan
Main Pair : Itachi Uchiha x Kyuubi Namikaze (female)
Rating : T
Genre : Romance
Warning: Newbie, banyak sekali typo yang berserakan dan beterbaran dimana-mana plus EYD yang belum sempurna, ide cerita mainstream bingits, GS (human and female kyuubi), maybe OOC.
Yang berkenan boleh baca yang enggak boleh go home,,eh go push the back button.
-^_^v-
.
.
Balas repiuuu dulu:
Akira Hikari406 : iya ini udah lanjut kog
adysauliahnp : Itachi bukan perfert tapi mesum *plak sama aja :D
sabar ya let it go. Eh,,,let it flow maksudnya. Tenang nanti di jelasin kog
chika kyuchan : gomen, Dan lagi bingung nyari inspirasinya. Hehehe jadinya pendek deh chap kemarin
zadita uchiha : hahaha,,, mungkin akan menjurus ke rate yang lebih tinggi kalo sampai itu terjadi. Tapi fict ini g bakal ngarah kesana. Belum pengalaman soalnya hehe
.
.
.
Here we go
.
.
Kring,,,kring,,,kring
.
.
" emmh,,," terderangar erangan khas orang bangun tidur di salah satu kamar kediaman Namikaze. Sang pemilik manik ruby yang masih bergelung dengan selimut di atas ranjang Queen size itu terganggu dengan bunyi alarm yang memang ia pasang di atas nakas sebelah tempat tidurnya. Alarm iu terus berbunyi nyaring hingga kelopak mata yang menyembunyikan manik rubi itu terbuka. Sambil mengumpulkan nyawanya yang masih berceceran ke dunia nyata, ia menganbil alarm di nakas tersebut untuk melihat jam yang mengganggu tidur cantiknya. Sambil sesekali menggosok matanya dan menguap kecil Kyuubi melihat jam tersebut.
"hah,,, baru jam 6" gumamnya kemudian akan meletakkan jam tersebut kembali ketempatnya. Namun baru akan meletakkannya, jam itu sudah berindah lagi kedepan wajah Kyuubi yang tengah memelototkan matanya.
"APAAA,,, huaaaa,,, aku terlambat"
Dan berakhirlah jam tersebut menabrak dinding dan hancur berserakan di bawah tempat tidur Kyuubi. Sedangkan sang pelaku penganiayaan kabur menuju kamar mandi dengan berlari. Hah,, sungguh pagi yang 'tenang' di dalam kamar yang di dominasi warna orange itu jika sang empunya tidak dalam keadaan panik.
.
.
-^_^v-
.
.
Kushina sedang mempersiapkan sarapan di dapur dengan di bantu para pelayannya. Kushina memang punya hoby memasak meskipun sudah memiliki beberapa orang juru masak di kediamannya, karena suami dan anak-anaknya lebih suka kalau Kushina yang memasakan makanan untuk mereka.
.
.
Drap,,,drap,,, drap,,,
.
.
Terdengar derap langkah seseorang yang menuruni tangga denan tergesa-gesa. Mendengar suara itu, Kushina bergegas menuju sumber suara dan mendapati putri sulungnya yang sudah berpenampilan 'rapi' –dengan style biasanya minus hoodie abu-abunya-.
"kau mau kemana pagi-pagi begini Kyuu?"
"aku sudah terlambat kaasan, aku berangkat ke kampus dulu" ujar Kyuubi saat sudah berada di depan Kushina dan mencium pipi kirinya lalu segera bergegas lagi menuju ke garasi rumahnya.
"hei,, kau tidak sarapa dulu?"
"tidak usah, nanti aku akan sarapan di kampus saja. Itte kimasu"
"Itte rasshai"
.
.
.
-^_^v-
.
.
.
Kyuubi memacu mobilnya dengan kecepatan penuh, untung jalan masing lenggang karena memang belum memasuki jam macet. Kurang dari 30 menit ia sudah memasuki kawasan UK.
"sial, semoga 'dia' belum datang" geram Kyuubi setelah melirik jam tangan yang menunjukkan pukul 06.55 WK –waktu konoha-. Segera saja ia memacu langkahnya menuju gedung fakultasnya. Suasana kampus masih sedikit lenggang, hanya mahasiswa yang memiliki jadwal kuliah pagi saja yang nampak bergegas menuju kelas karena terlambat. Tidak banyak yang memperdulikan seorang Namikaze Kyuubi yang biasanya berjalan dengan stay cool, kini berlari layaknya dikejar setan.
Sesampainya di depan gedung fakultasnya, ia mulai menormalkan langkahnya dan beberapa kali menyeka keringat dan melepas topinya sehingga tergerailah rambut red orange panjangnya sedikit berkibar terkena angin. Kyuubi mulai berjalan menuju deretan loker mahasiswa di fakultasnya dan berdiri di depan salah satu loker di sana.
"hah,,, syuukurlah kelasnya belum di mulai. Semoga 'dia' juga belum datang." Ujarnya sambil celingukan memandang sekitar.
.
.
-^_^v-
.
.
Suasana afeteria kampus masih sepi, hanya ada beberpa mahasiswa yang menyempatkan diri membeli roti dan minuman sebelum kuliah pagi yang penjang mereka jalani, yah itung-itung buat ganjal perut. Tapi tidak dengan seorang gadis bersurai red orange panjang yang dengan khitmat menyantap sarapannya dengan lahap di pojok afeteria tersebut.
"wah,,, kau seperti orang yang sudah tidak makan selama seminggu Kyuu," sela seseorang yang mengganggu aktivitas makan Kyuubi. Merasa ada yang menyapanya Kyuubi menolehkan kepalanya ke belakang dan mendapati Deidara dan Sasori yang memandangnya aneh.
"hm" gumam Kyuubi gak jelas
"Dei, kau tunggulah disini dulu dengan Kyuubi selama aku ada kelas. Kau belum sempat sarapan kan tadi. Makanlah, nanti aku akan menghubungimu setelah selesai jam kuliah pagi ini."
"baiklah un"
"jaa"
"un"
Setelah itu hanya ada Kyuubi yang masih sibuk melahap makanannya dan Deidara yang mendudukkan diri di depan Kyuubi.
"mana hoodie dan topi mu, tumben kau berpenampilan seperti ini? Ah,,, atau jangan-jangan kau mulai mengikuti saran dari ku dan baasan kemarin ya?"
"saran yang mana?" Kyuubi mengernyitkan alisnya tak mengerti
"itu low yang merubah gaya penampilanmu supaya punya pacar"
.
Bruushhh..
.
"uhuk,,uhuk,,uhuk,,, apa-apan itu. Jangan bercanda ya. Topiku kulepas karena aku keringatan tau dan bajuku juga, makanya hoodieku nggak ku pakai"
"ya siapa tau aja kau berubah pikiran"
"oh ya, kau masih mau mencari pemilik jaket hitam itu?"
"tidak, aku sudah tidak peduli lagi"
"hah,, kau yakin? Bukannya selama ini kau bersikukuh mencari pemiliknya. Lalu kenapa tiba-tiba berhenti?"
"hm, aku sudah malas. Biarkan saja"
.
.
Tak terasa hampir satu jam Kyuubi dan Deidara berada di afeteria kampus dan jam sudah menunjukkan pukul 08.15 WK dan sebentar lagi kelas Kyuubi akan dimulai sehingga Kyuubi pun harus segera beranjak untuk menuju kelasnya kalau tidak ingin terlambat dan mendapatkan ceramah pagi dari Asuma sensei karena keterlambatannya, hoho tidak terima kasih.
Sebelum itu Kyuubi menyempatkan diri ke toilet memperbaiki penampilannya –menjadi seperti semula + hoodie-. Mematut dirinya di depan cermin sebelum melangkah keluar afeteria.
.
.
-^_^v-
.
.
"kau mau ikut denganku ke afeteria, Deidara sudah menunggu kita disana" Sasori mengajak Itachi untuk bergabung bersamanya dengan Deidara, setelah tadi ia menghubungi Deidara kalau kelasnya baru saja selesai.
"hn, kau duluan saja. Nanti aku menyusul"
"okey baiklah"
Setelah itu Sasoripun beranjak pergi meninggalkan Itachi yang masih membereskan beberapa bukunya. Tak berapa lama Itachi pun beranjak dan meninggalkan kelas yang mulai sepi , menuju ke deretan loker dan berhenti tepat pada loker no 19 miliknya. Saat ia membuka lokernya ternyata ada kotak yang ukurannya medium–seperti kotak kado-
"hah,, apa mereka tidak lelah ya, tiap hari memberiku beginian" geram Itachi dan langsung mengambil kotak itu dan akan membuangnya ke tempat sampauh terdekat sebelum secarik kertas terjatuh dari atas kotak itu. Berhubung Itachi adalah salah satu penganut faham 'Kebersihan adalah sebagia dari Iman' maka diambilah kertas tersebut dan akan meremasnya sebelum bola matanya membola untuk beberapa persekian detik setelah sekilas membaca pesan dari kertas tersebut.
.
.
To Mr. Uchiha Itachi
Gomen baru mengembalikan jaketmu sekarang dan arigatou sudah meminjamka jaket kesayanganmu padaku. Tenang aku sudah mencuci dan menyetrika jaketmu dengan baik kok.
Salam
.
.
Setelah membaca tulisan di kertas itu, Itachi segera membuka kotak yang ia pegang dan menemukan jaket hitam miliknya yang dulu ia gunakan untuk menyelimuti gadis bersurai red orange itu,
"sial,,, kapan dia meletakkannya disini" geram Itachi karena sekali lagi ia gagal bertemu dengan gadis misterius itu.
'argg,,, lama-lama aku bisa jadi gila karenamu' rutuk Itachi memikirkan kesialannya.
.
.
-^_^v-
.
.
Itachi memsasuki area cafetaria dengan aura yang mempu membuat merinding orang-orang yang dilewatinya. 'sepertinya ada yang membuat mood Uchiha-sama buruk' batin mereka kompak. Itachi tidak memperduliakan keadaan sekitar. Moodnya memburuk karena ia gagal bertemu dengan gadis misterius itu. Hingga langkahnya terhendi di salah satu meja yang berada di cafeteria tersebut dan mendudukkan dirinya di depan Deidara dan Sasori yang sedang menatap bingung kearah Itachi.
" kau kenapa Chi?" tanya Sasori
"iya un, ada apa denganmu?"
"hn"
"hah,, Uchiha dan bahasa planetnya" dan berakhirlah dengan Sasori yang mendapatkan death glare gratis dari Itachi.
"kau kenapa un? Kenapa kau terlihat kesal sekali? Tidakkah kau tau, kau telah membuat suasana di cafeteria ini menjadi menakutkan"
"aku sedang mencari seseorang yang telah menaruh sesuatu di lokerku?"
"mungkin itu ulah dari fansgirlmu atau mungkin hatersmu"
"memang apa yang dia taruh disana un?"
"sesuatu milikku yang sempat ku pinjamkan padanya?"
"berarti kau mengenalnya kan?"
"aku hanya bertemu dengannya sekali"
"lalu, masalahnya dimana sekarang? Bukankah dia sudah mengembalikan barangmu?"
"Iya un?"
"Atau kau masih mempuyai masalah dengannya."
"apa kau perlu bantuan kami un?"
"siapa namanya? Jurusan apa dia?" nanti biar aku suruh orang-orangku untuk mencarinya"
"kau pikir aku juga tidak bisa mengerahkan anak buah ku hah. Aku tak mengenalnya. Namanya juga siapa aku tak tau. Tapi sepertinya dia anak management."
"kau sudah mencarinya di daftar mahasiswa di computer kampus"
"huh,, itu sudah ku lakukan dari dulu"
"kalau di computer kampus tidak ada berarti bisa jadi dia tidak kuliah dikampus ini atau dia mahasiswa pindahan."
"Astaga, jangan-jangan dia teroris yang sedang menyamar disini un" Deidara histeris memikirkan hipotesanya.
"janga terlalu banyak nonton dorama di tv Dei, tidak mungkin gadis sepertinya itu teroris"
"gadis?/gadis un?" ujar Sasori dan Deidara bersamaan, selanjutnya merekahlah senyum jail dari Deidara dan Seringaian dari Sasori. Hei,,ayolah sejak kapan si sulung Uchiha ini mencari seorang gadis hingga seperti ini. Pasti ada sesuatu di balik sesuatu. Seakan sadar akan ekpresi yang di tampilkan dua sejoli dihadapannya Itachi pun merutuki mulutnya sendiri.
"ck, hentikan ekspresi kalian itu" ujar Itachi sambil beranjak dari duduknya. Ia yakin kalau dua orang di depannya ini pasti akan mengintrogasinya jika masih berada di sini.
"hei kau mau kemana un? Urusan kita belum selesai. Kau belum menceritakan tentang gadis itu pada kami un."
"hn" dan setelah itu pun Itachi beranjak meninggalkan cafeteria.
.
-^_^v-
.
.
Itachi teengah kebingungan mencari gadis misterius itu. 'apa lagi yang harus kulakunan?' batin Itachi. Saat ini ia tengah berjalan ke arah atap gedung fakultasnya. Ia sepertinya perlu menjernihkan pikirannya dulu. Di perjalannya kesana itachi melewati dua orang gadis yang sedang mengobrol.
"iya, kemarin pelakunya tertangkap berkat bantuan CCTV di toko tempatku kerja part time. Kerugiannya cukup lumayan. Tapi untungnya pencurinya telah di tangkap."
"syukurlah kao begitu"
Seperti baru menyadari sesuatu Itachi langsung menghentikan langkahnya setelah mendengar percakapan dua gadis tadi. 'dasar bodoh, kenapa tidak terpikir olehku' rutuk Itachi yag kemudian langsung membelokkan langkahnya menuju ruang keamanan. Memacu langkahnya secepat mungkin. Bagaimana dia bisa lupa kalo lorong loker mahasiswa dipasangi kamera keamaan aka CCTV untuk mencegah tindakan tidak diinginkan.
.
.
-^_^v-
.
.
Tok,,tok,,tok,,
.
.
Terdengar suara ketukan pintu di depan ruangan keamanan. Namun setelah sekian lama masih belum ada respon dari dalam
"ck, kemana penjaga disini" Itachi sudah mulai kesal karena dari tadi belum ada tanda-tanda ruangan di depannya ini akan terbuka.
Namun tak berapa lama terdengar langkah mendekat. "hei apa yang kau la…" ucapan orang tersebut terhenti tatkala mendapatkan tatapan datar namun sarat akan amarah
"U,,uchiha-sama" cicit orang tadi
"hn" gumam Itachi sambil meneliti orang dihadapannya yang sepertinya petugas penjaga ruang keamanan ini
"kau mau kupecat hm. Beraninya meninggalka tempat saat bertugas"
"ma,,maafkna saya tuan. Tapi a,,ano ini jam makan siang tuan jadi saya pergi untuk istirahat sebentar" ujar petugas itu
Hohoho, rupanya Uchiha kita yang satu ini lupa kalau sekarang sudah memasuki jam makan sing.
"hn"
"a,,pa ada yang bisa saya bantu tuan"
"aku mau melihat rekaman CCTV hari ini di lorong loker mahasiswa fakultas ekonomi"
"ba,,baiklah silahkan masuk" petugas itu pun langsung membuka pintu ruang keamanan yang menampilkan begitu banyak layar-layar yang menampilkan suasana kampus UK
"ka,,kalau boleh saya tau, apa anda sedang mencari sesuatu?
"hn"
"jam berapa kira-kira peristiwa yang anda alami itu tuan?"
"mulai saja dari tadi pagi sebelum mahasiswa datang"
"ba,,baik" dan selanjutnya petugas itu pun memutarkan rekaman CCTV seperti yang di pinta oleh Itachi. Setelah mendapatkan apa yang dicari olehnya, ia lagsung memberikan tempat duduknya pada Itachi. Maklum tempat duduk di ruang itu hanya ada satu da itu juga untuk petugas di sana. Selanjutnya petugas itu pamit keluar untuk memberi prifasi pada Itachi, dengan menunggu di luar ruangan. Yah,, siapa sang tuan akan memanggilnya.
Setelah petugas itu keluar Itachi mulai memutar rekaman yang diberika petugas tadi. Selama beberapa saat ia belum mendapatkan hasil apa pun dari rekaman CCTV tersebut. Itachi sudah mulai bosan namun saat matanya menangkap sosok gadis berambut merah panjag berjalan ke arah lokernya, nafasnya seakan tercekat di tenggorokan, 'ini dia' batin Itachi. Ia terus mengamati gerak-gerik sang gadis dari belakang karena posisi gadis tersebut membelakangi karera CCTV. Namun hal itu tak membuatnya lantas menyerah akan tindakan apa yang selanjutnya gadis itu lakukan dan berharap ia tau kemana perginya gadis itu. Tak berapa lama gadis itu berhenti di depan lokernya ia sempat melihat gadis itu menolehkan kepalanya ke kanan dan ke kiri seperti sedang mengawasi sesuatu dan selanjutnya melangkah lagi menuju tepat kearah loker milik Itachi dan membuka loker itu dengan mudah. Setelah itu gadis itu pun mengambil sebuah kotak dari dalam tasnya dan menaruhnya di dalam loker Itachi lalu mengambil kertas dan menuliskan sesuatu disana kemudian meletakkannya bersama dengan kotak tersebut sebelum mengunci lokernya kembali.
Setelah melakukan tugasnya gadis itu pun berbalik dan pada saat itulah Itachi bisa kembali memangdang paras ayunya yang selama beberapa hari ini selalu mengganggu pikirannya. Gadis itu tampak melangkah dengan tenang tidak seperti di awal seperti seorang pencuri yang berjalan mengendap-endap. Setelah beberapa langka, gadis itu kembali berhenti di depan sebuah loker, sebelum….
.
.
.
Tebece
.
.
.
.
Hola Dan kembali menyambung cerita ItaKyuu, hehe.. terima kasih buat yang udah repi. Tapi kog masih dikit beut
Hua,,,, Dan janji deh bakal update cepet bila chap ini da yang repiu lebih dari 10 orang.
Paling nggak sebagai kado valentine ya. Kalo yang repiu lebid dari itu Dan bakal update pas valentine *itu pun kalo berkenan serta Dan g repot hehe
Okey,, see u next chap at valentine's day
RnR minna ^_^v
