Disclaimer : Naruto Yah Mashasih eh Mashashi Kishimoto
Main chara : Pain ( yahiko )
Beranjak Dewasa : Ladiest 1st
"Kalo Pain san bosan, mainkan saja PS3 ku, atau komputer ku, bisa kan menyalakannya." ucap Naruto saat ia dan kedua sahabatnya akan berangkat ke sekolah.
"Ya, Naruto. Oh ya, kalian pulang jam berapa nanti?" tanya Pain
"Sekitar jam 15.00, yah sekitar jam segitu lah." jawab Naruto
"Kalo abang musisi bosan, datang saja ke sekolah kami, Konoha High School." ujar Gaara
"He, memangnya boleh ya?" tanya Pain
"Pasti lah, nanti kalo saat masuk gerbang ada satpam tuh, kalo dia bertanya ada perlu apa, bilang saja ingin bertemu Gaara, atau bilang saja abang musisi itu saudara ku."ucap Gaara. "Ok, kita udah hampir telat, kami berangkat dulu abang musisi, ayo rubah, eh mana si ayam."tanya Gaara
"Oh dia sudah nunggu di bawah,"jawab Naruto. "Ja Pain san, kami berangkat."ucap Naruto
Pain Pov
Hm, sendirian dah, aku pun masuk kamar Naruto dan wah kamar yang sangat berantakan. Yah bisa dimaklumi sih, dengan adanya kejadian tadi pagi saat NaruSasuGaa baik dibereskan saja, daripada gak ada kerjaan, itung itung balas budi. Naruto sudah memperbolehkan aku tinggal menginap disini, yah sudah seharusnya aku membalas kebaikannya, setidaknya dengan membereskan kamar nya ini. Aku pun mulai beres – beres kamar Naruto, simpan ini itu pada tempatnya, dan hm entah kenapa saat melihat komputer nya Naruto aku jadi ingin menghidupkannya. Aku penasaran juga dengan isi / koleksi lagu dalam komputer milik Naruto. Yah dengan banyaknya poster – poster grup band beraliran macam – macam ini. Aku pun menekan tombol power di CPU dan Monitor nya. Yah tunggu beberapa saat, dan keluar juga tampilan gambar eh Hinata?. Kalo tidak salah wanita yang menjadi wallpaper Komputer Naruto ini kan Hyuga Hinata. Wanita yang saat aku dan Naruto pertama bertemu. Nah kenapa Naruto memasang foto Hinata sebagai wallpaper, apa dia pacar Naruto? Ah nanti saja ditanya deh, tapi fotonya imut banget. Ah musik, aku pun membuka lembar windows explore, mencari kira – kira dimana Naruto menyimpan koleksi musik – musik nya. Dan yaw, ketemu juga. Wow koleksi nya Naruto hebat, EGG Brain Seventeen, dan ada Hotsquall juga, Darlin Darlin, ini lagu romantis banget, menurutku. Dan ahh denger musik sambil lanjutin beres – beres nya, aku pun memilih lagu yang ingin kudengar, dan setelah terpilih banyak mulai ku play, intro lagu mulai terdengar dan aku mulai beres – beres lagi.
Pain Pov end
"Sas, kau yakin?"tanya Naruto
"Tentang?"tanya balik Sasuke
"Sakura chan."jawab Naruto sambil meminum lemontea
"Kenapa dengan Sakura memangnya?"tanya Sasuke lagi
"Lah kau kan suka sama dia, yang aku tanya sekarang, kau yakin ingin menjadikannya pacar."ujar Naruto
"Kau meragukanku, tentu aku yakin."jawab Sasuke
"Ya, ya benar yakin, yah maksudku kau kan tau dia kan wanita paling sangar bin garang se KHS ini."ujar Naruto
Yang mereka bicarakan adalah, Sakura. Sakura Haruno. Wanita cantik dengan rambut berwarna pink pendek, anak dari pengusaha terkenal di Konoha. Sakura adalah salah satu wanita paling populer di KHS. Banyak laki – laki di KHS tertarik padanya, tetapi mereka harus berpikir dua kali juga, untuk mendekati Sakura, karena Sakura juga dikenal wanita garang, karena sifatnya yang gampang marah dan gampang main tangan terhadap laki – laki yang mendekatinya.
"Hn, aku tak peduli, aku suka dia apa adanya dia."jawab Sasuke
"Kalau gitu tembak dia."saran Naruto
"Itu dia yang sedang kupikirkan, bagaimana caranya dapetin dia. Salah – salah cara aku bisa – bisa ya bonyok di gampar dia."ujar Sasuke. "Bagaimana denganmu, Hinata tuh."sambung Sasuke sambil menunjuk seorang wanita yaitu Hinata.
"Mana – mana Sas."tanya Naruto antusias
"Noh deket mading, lagi masang berita baru kayaknya."jawab Sasuke
"Hinata, oh Hinata, hari ini pun kau tetap manis malah semakin manis, berkilau dirimu"ujar Naruto sambil memandang Hinata
"Lebay bos."ujar Sasuke
"Woy sadar loe rubah, mandang sih mandang, tapi gak usah sampai ngeces gitu."ujar Gaara tiba – tiba
"Nah darimana kau Gar?"tanya Sasuke
"Biasa habis remidi ulangan biologi gue jeblok lagi."jawab Gaara
"Ampun deh, paling kau sengaja lagi kan Gar.?"tanya Naruto yang telah puas memandang Hinata
"Ya kurang lebih begitu."jawab Gaara singkat. "Oh ya ayam, gue ada kabar bagus buat loe, si jidat pink tuh suka ama loe."kata Sasuke yang membuat Sasuke semangat
"Yang bener. Gar, kau gak becanda kan?"tanya Sasuke meyakinkan
"Bener banget dah, gue tadi gak sengaja denger si jidat pink sedang curhat di deket tangga ama si senpai maniak kertas."ujar Gaara
"Ah Sas, berarti kau bisa. Dia juga suka ma kamu, udah tembak aja."ucap Naruto semangat
"Caranya, aku belum nemu caranya buat nembak dia."ucap Sasuke
"Yaelah si ayam, tinggal bilang suka aja susah banget, toh udah pasti diterima ama si jidat pink itu, setelah itu habis perkara."ucap Gaara
"Ngomong sih gampang. Kau sendiri gak bisa ngomong langsung sama cewek itu kan."balas Sasuke
"Kasus gue beda Sas. Gue lebih berbahaya dari si jidat pink loe tuh."ujar Gaara santai "Oh ya, oy rubah hp loe yang satu lagi masih aktif kan dan loe tinggal di kost kan?"tanya Gaara
"Iye, emang nape Gar?"tanya balik Naruto
"Ya mau gue telefon lah, gue bosen."jawab Gaara singkat
Kost naruto ( Pain Pov )
Fuh, seger. Sehabis mandi enak banget dah. Kulirik jam di meja belajar Naruto, jam 10.36. Wah sudah siang juga, aku pun memakai baju ku kembali yang belum kuganti sejak aku datang dari Ame ke Konoha ini. Jorok ya, tapi mau gimana lagi, gak punya uang untuk beli baju yang baru. Aku lapar juga, ku cek uang di saku ku, hmm Rp5000, cukup untuk makan nih. Ok dah, saatnya keluar. Baru saja aku mau keluar kamar terdengar suara musik. Hei ini kan lagu Final Destination Coldrain
I can't look back not anymore
I've given up to much to throw this away now
I can't look back not anymore
Cause I know now
I'am heading to my Final Destination
He aku cari – cari ternyata suara ringtone hp, didalam laci meja belajar Naruto, kuambil dan kulihat siapa yang memanggil dan kulihat di layar tertera Gaarasssi calling. Oh mungkin Gaara maksudnya, aku pun angkat panggilan itu.
"Halo."ucapku
"Yo bang musisi, lagi ngapain bang?"tanya Gaara
"He aku, mau keluar untuk membeli makan."jawabku
"Abang musisi, datang kesini bang, makan disini aja, ke sekolah kami."ujar Gaara
"He, ke sekolah kalian. Memang ada apa?"tanyaku
"Udah abang musisi kesini aja. Ok oh ya bawa hp nya juga."ucap Gaara
"Eh hei tapi ..." belum selesai bicara panggilan telah terputus, nie anak satu memang kurang sopan terhadap yang ya sudah deh, kalo begitu ke sekolah mereka saja deh. Toh bosan juga disini,ah hampir lupa. Gitar ku. Ok sekarang berangkat deh ke KHS.
Pain Pov end
"Hoi Gar, kau meminta Pain san kemari. Kita kan masih jam belajar."ujar Naruto
"Siapa bilang gitu, tadi si sensei uban itu bilang, akan ada rapat setelah lewat jam 12.00 diperbolehkan pulang, tapi berhubung kita bertiga ini anggota OSIS, kita harus merekap dokumen yang berantakan di Ruos, dan membahas rencana kegiatan siswa minggu depan."jelas Gaara
"Lalu hubungan nya dengan Pain san apa?"tanya Sasuke
"Gak ada, gue hanya manggil dia karena gue tau dia pasti bosan. Dan dia pasti bawa gitarnya itu."ucap Gaara
"Ok lah terserah kau Ketua,"ucap Naruto
"Ayo balik ke kelas, setelah ini bagian Asuma sensei masuk kelas. Telat dikit bisa disulut rokok."ajak Sasuke
Time Skip
"Yo akhirnya muncul juga, selamat datang di KHS abang musisi."ucap Gaara saat Pain datang ke KHS
"Ah ya Gaara, mana Naruto dan Sasuke?"tanya Pain
"Oh mereka ikut gue bang, paling mereka dikantin."jawab Gaara sambil berjalan
Pain pun berjalan mengikuti Gaara. Banyak mata memperhatikan Pain, karena memang Pain bukan lah siswa disana, dan ternyata dipandangi seperti itu membuat nya risih juga. "Oy, Gar, mereka ngapain ngeliatin kita gitu."tanya Pain
"Cuekin aja, gak usah dirasa."jawab Gaara cuek
Mereka terus berjalan melewati banyak koridor hingga akhirnya mereka sampai ditempat kumpul pavorit siswa – siswi kelaparan yaitu kantin. Terlihat Naruto sedang memakan ramen nya dengan lahap, dan Sasuke yang memakan rotinya.
"Yo, rubah ayam, nih abang kita udah datang."ujar Gaara ketika sampai di tempat Naruto dan Sasuke
"Ow siang Pain san, datang juga kesini."sapa Sasuke
"Ya kalian yang menyuruh kesini kan, ya sudah di kost Naruto juga bosan, jadi aja kesini."ujar Pain
"Yow Pain san, selamat datang di kantin KHS dah, udah makan belum?"tanya Naruto
"Kebetulan sih belum."jawab Pain
"Ya sudah makan aja Pain san, Gaara yang bayar kok, ya kan Gar."ucap Naruto
"Hn, makan aja bang yang bayar gue kok. "Oy Rubah ayam, kalo udah beres cepet ke Ruos, sekalian ama Pain san juga."ucap Gaara sambil berjalan meninggalkan PainNaruSasu
Ruos ( Ruang Osis ) adalah tempat Gaara sering nongkrong (selain kantin ), karena selain dia Ketua OSIS menurut dia tempat itu nyaman. Saat ini sedang terjadi rapat di ruangan tersebut, dengan dipimpin oleh Gaara tentunya.
"Bagaimana dengan kondisi keuangan kas kita, oy bantal?"tanya Gaara pada seorang laki – laki berambut kuning panjang
"Keuangan stabil Ketua, dan apa itu bantal?"tanya balik laki – laki tersebut
"Bantal, hmm banci taman lawang."jawab Gaara santai
"Maksud mu apa HAH Ketua sableng, aku laki – laki normal sableng."jawab marah laki – laki tersebut
"Hoy sabar Deidara. Kau juga Gar, tuh istilah dapet dari mana?"tanya seorang pria berambut hitam panjang dikuncir
"Gue dapet dari internet kemaren, browsing sana – sini trus dapet tuh istilah, dan entah kenapa gue langsung ingat ama tuh banci satu."kata Gaara sambil menunjuk Deidara
"Oi apaan sih maksud mu KETUA SABLENG."marah Deidara
"Ma, ma santai aja Dei loe kan emang kemayu."celetuk seseorang dari kursi didepannya
"Kau lagi apa hah ikut – ikutan mengejek ku, Yagura."ucap Deidara
"Oy banci diem napa berisik tau. Oh ya untuk minggu depan rencana mau da apaan. Ada pendapat?"tanya Gaara pada seluruh anggota Osis
"Oi Gar bisa tanya, dia siapa?"tunjuk Kiba pada Pain yang memang disuruh masuk kedalam oleh Gaara
"Oh itu, dia abang gue ma si ayam dan rubah."jawab Gaara
"Abang perasaan kau gak punya abang selain kakak mu si pemain lenong itu dah."tanya itachi
"Udah deh, kita ni lagi rapat, jangan bahas yang lain napa. Balik lagi ada pendapat untuk acara minggu depan?"tanya Gaara lagi
"Bingung aku Gar, kayaknya kegiatan – kegiatan yang kita pikirkan sudah dilaksanakan semua dah."ujar Naruto
"Loe bener rubah, oy ayam biasanya loe yang paling bisa nyalurin ide untuk acara bulanan siswa."tanya Gaara
"Mumet aku, mikirin strategi menyampaikan yang ok."ujar Sasuke
"Gak nyambung Sas."ucap Itachi
"Gar aku ke luar dulu yo. Pain san keluar yuk pasti bosan disini dengerin ocehan mereka."ucap Naruto
"Ah ok Naruto."jawab Pain
"Pain san, nyanyi yok, didalem mumet, diluar mumpung sepi nih. Anak – anak yang lain juga udah pada pulang. Gimana."ajak Naruto
"Ok lagu apaan?"tanya Pain
"Apaan ya."pikir Naruto
"Bagaimana dengan Ladiest 1st?"tanya Pain
"Ok yang mana?"tanya Naruto lagi
"Yang ini nih."ujar Pain sambil memetik gitarnya
"Wuw, beranjak dewasa, ok tuh."ujar Naruto semangat
Ku disini teringat akan bersamamu saat itu
Tlah kulewati masa – masa hari ini bersama mu disana
Tak akan kulepaskan dirimu jika nanti kau ada disampingku lagi
Mungkin kali ini berbeda masa nya kini kita beranjak dewasa
Mungkin kau pahami indahnya
"Oy ngapain loe Nar, bukannya masuk kedalam, rapat masih berjalan nih."ujar Yagura
"Kalian ja, mumet aku didalam."jawab Naruto
"Oy rubah lanjutin."ucap Gaara
"Apanya?"tanya Gaara
"Nyanyi kalian berdua, gue betah dengernya."jawab Gaara
"Wokeh. Lanjut yo Pain san."ucap Naruto semangat
Seiring waktu, kita telah lama tak jumpa kembali
Dan kini ku pun bayangkan mungkin hari esok dipertemukan kau selamanya
Tak akan kulepaskan dirimu jika nanti kau ada disampingku lagi
Mungkin kali ini berbeda masanya kini kita beranjak dewasa
Tak akan kulepaskan
Mungkin kali ini berbeda
Sempat kuberpikir haruskah ku lupakan masa lalu
Tinggalkan sosok dirimu
Namun itu bukanlah jalanku
Namun itu bukanlah yang terbaik
Jika nanti masa muda ini berakhir kau
Harus belajar mengerti
Apa arti hidup
Suara tepuk tangan anggota OSIS pun terdengar setelah Naruto dan Pain selesai menyanyikan lagu tersebut.
"Terima kasih."ucap Naruto pada teman – teman nya yang telah menonton mereka bernyanyi
"Suara loe mang bikin gue betah rubah, yo Sas."ucap Gaara
"Hn gitu dah."ujar Sasuke singkat
"Ternyata suara kau memang bagus Naruto kun." puji Hinata
"Kau dengar kan lagu tadi, maafkan aku Shizune."ucap seseorang dari arah ruang UKS
"Tentang apa Hatake kun."tanya Shizune
"Tentang kita, aku minta maaf atas kejadian dulu."ucap Hatake Kakashi
"Setelah kau meninggalkan ku,dengar perasaan ku yang hancur remuk redam ditimpa batu besar dipinggir jalan."ujar Shizune marah
"Err seperti itu kah perasaan mu?"bingung Kakashi, kok perasaan bisa sampai begitu pikirnya
"YA begitu aku harus pergi."kata Shizune sambil berjalan pergi
"Tunggu, kumohon Shizune. Aku sungguh sangat mencintaimu, aku menyesal meninggalkan mu dulu. Seperti lagu tadi, kita masih pra dewasa. Kita belum dewasa saat itu."ucap Kakashi
"Benarkah itu Kakashi kun, kau mencintaiku?"tanya Shizune
"Ya benar sekali, aku sangat mencintaimu. Kau tak akan kulepaskan lagi."jawab Kakashi
"Kalau begitu cium aku."pinta Shizune
"Dengan senang hati."tanggap Kakashi
Kakashi pun siap dengan kuda – kuda nya yang siap untuk menyosor bibir Shizune, tinggal sedikit lagi hampir bersentuhan, ternyata ada sebuah suara menginterupsi.
"Yak anggota OSIS laknat sekalian, istirahat nonton drama aneh itu kita cukupkan sampai disini, lebih baik absen dulu."ucap Gaara
Kakashi dan Shizune yang kaget pun menengok, melihat kearah pintu yang ternyata telah terbuka dan ternyata mereka sedang disaksikan oleh para anggota OSIS laknat KHS. Mereka pun buru – buru menjauhi satu sama lain.
"Yah, Gaara padahal dikit lagi jadi bagus, pas kan. Ah gagal deh dapetin foto ciuman Kakashi sensei dan Shizune san."ucap Ino
"Diem ah loe babi kuning, absen ah. Gue ada."ucap Gaara kepada dirinya sendiri." Ah loe semua anggota Laknat, ayo balik ke Ruos, kasian tuh sensei uban. Ayo buruan – buruan."perintah Gaara
"IYA KETUA."jawab mereka kompak
Mereka pun kembali ke Ruos
"Maaf telat teman – teman."ujar seseorang sambil membuka pintu
"Hai Konan senpai."sapa Naruto
"Loe telat senpai maniak kertas, darimana aja loe?"tanya Gaara
"Oh tadi habis ngerjain tugas dulu di perp.. ."ucapan Konan terputus saat ia melihat Pain
Pain dan Konan pun saling bertemu tatap, lama mereka bertatapan, tanpa suara hingga salah satu dari mereka bersuara.
"Yahiko,"ucap Konan
To Be cOntinue
nyahaha satu lagi dah chapter baru dari author saraf, neh terima kasih tararenkyu pada yang sudah rela mereview fic laknat ini. Dan biasa dah saya mohon review dan sarannya lagi dah. Ja minna
