Ai: Akhirnya selesai juga chapter 4 maaf lama aku lagi ulangan makanya lama, aku kan nggak kaya Sae-neechan tetap santai walau ada ulangan (malah kadan-kadang gak belajar)
Sae: Kata siapa aku santai?
Ai: tau ah pokoknya baca aja ya
Chapter 4
"Ahh, halo. Ini Lenka ya. Ini papa."
"Ah papa, iya ini aku. Emangnya ada apa?"
"Lenka, kamu yang papa suruh bantu rekan kerja papa bukan Len ya?"
"Iya emangnya kenapa?"
" Maaf, papa salah kasih surat!"
"Hah!? maksud papa?"
"Iya yang semestinya yang bantu rekan kerja papa itu Len."
.
.
.
.
"APA!? SALAH KASIH SURAT, PAPA BAGAIMANA SIH, KOK SAMA ANAK SENDIRI LOH, ANAK SENDIRI. MASA BISA SALAH KASIH SURAT!? UNTUNG MASIH ANAK SENDIRI BAGAIMANA KALO DISURUH KASIH KE ANAK ORANG LAIN GIMANA, SAMA ANAK SENDIRI AJA BISA SALAH APALAGI ORANG LAIN." Kata Lenka kesal.
"L-Len…ka… ma…af… yaa…," kata papa.
"Sudah-sudah, Lenka kamu tahu kan papa kamu orangnya kayak gimana gitu jadi jangan terlalu galak sama papa, ya!"kata mama.
"Iya mama!"Ucap Lenka.
"HUWEEEE MAMA….!" Ucap papa Lenka.
"Kamu juga jangan manja kan kamu yang salah, bisa-bisanya salah kasih surat, masa kamu sendiri lupa. Kan udah saya bilang berkali-kali jangan sampai ketuker! Yang paling parah Lenka kan cewek dan Len itu cowok, orang macam apa yang bisa ketuker? Yang paling parah mereka berdua kan anak sendiri!"ucap mama.
"HUAA, JAHAATTT!" TT3TT
"Huh!"(-_-)
"PAPA" kata Len merebut hp Lenka.
"Yaaaaaa?"TTATT
"Papa harus tanggung jawab gara-gara papa salah kasih surat aku disuruh pake keset bekas anjing atau yang buat ngepel sebagai gantinya baju sama Lenka-neechan, sebagai gantinya papa harus beliin aku baju!"
"Iyaa,deh!"
"Apaaa? Papa curang aku juga mau baju!"
"Iya papa beliin deh!"
"Gak boleh Lenka gak boleh!"
"BOLEH"
" Iya, papa beliin kok!"
"Ya sudah, kalau begitu da dah!" ucap mama.
"da dah!"
Lenka menutup hp nya dan Len tersenyum puas dengan evil smirknya.
"U fu fu fu fu."
"LEN BAWEL BAGET SIH!"
"Biarin suka-suka aku kan!"
"Udah-udah jangan berantem lebih baik kalian pulang, besok kan sekolah nanti gak bisa bangun loh!" kata Rin.
"Iya deh, kalau gitu da dah!"
"Bye bye!"
Mereka pun segera pulang. Rin pun menghampiri Rinto.
"Dasar kakak adek gak rukun berantem melulu."
"Iya aku setuju."
"Eh, Onii-chan aku masih penasaran bagaimana caranya keluarin Lenka dari gudang?"
"Oh begini,nih"
KILAS BALIK DIMULAI
Di taman dekat sekolah
"Apa kamu nantangin aku ya!"kata Rinto (yang sebenarnya berandalan)
"Iya baru tau lemot amat sih" kata musuh sesama berandalan.
"APAA!?"
Perkelahian pun dimulai dan tiba-tiba pak guru datang.
"Hei apa yang kalian lakukan disana? berantem lagi ya kalian akan bapak hukum!"
Mereka pun dihukum oleh pak guru.
Saat pulang sekolah Rinto dengan kesal mengayunkan pemukul bisbol dengan sekuat tenaga dan dengan tidak sengaja menghantam pintu gudang yang ada didekat sekolah sampe copot.
Duk!
"Apaan tuh, ato cuma perasaan ku aja?"
Duk duk duk! DUAK! Benturan bersuara tidak elit itu sepertinya sangat sakit. Terdengar gumaman kecil. "Aduh, sakiiiit…"
"Kayaknya asalnya dari lemari deh!"
Rinto pun berusaha membuka pintu lemari. Karena tidak bisa ia menggunakan tenaga supernya, saat pintu lemari itu terbuka muncul seorang gadis hanya memakai selembar pakaian saja. Rinto berpikir dia dapat berkah apa bisa melihat gadis manis bak bidadari nyasar yang keluar dari lemari sambil ngomel-ngomel.
"LEENNN! KELUAR!" teriak gadis itu. Saat selesai teriak gadis itu langsung pergi.
Rinto pun hanya cengo, dan berpikir, "Ya sudahlah."
KILAS BALIK SELESAI
"Oh begitu toh, kalau dipikir lucu juga ya." kata Rin.
"Begitulah. Aku sakit kepala nih," gumam Rinto sambil memegang kepalanya, layaknya orang habis kejeduk.
Di sekolah
Seperti biasanya di dalam kelas sangat ribut dan Rin hanya duduk diam, seperti aktivitas yang biasanya ia lakukan.
"Hei hari ini katanya ada anak baru lagi, loh. Katanya orang kaya juga!" kata Lily.
"Hah!? Masa!?"tanya Lenka.
"Iya, kemarin kan kamu Lenka, hari ini katanya cowok loh."kata Miku.
"katanya ganteng, loh."
Kiyo-sensei pun masuk kelas dan berisik seperti biasanya."Selamat pagi?"
"Loh, rambut Kagata kok jadi pendek, ya?"tanya Neru.
"Mana ku tahu!"kata IA.
"Hoi, pinjem sisir dong!"kata Aoki mengalahkan lengkingan suara IA.
"GAKUPO KEMARIN KAMU BOLOS PIKET, YA?" tanya Luka.
"LUKA BAWEL!"
"Kok suara Lenka beda dari kemarin? Kok sekarang lebih melengking."tanya Miku.
"Iya beda!"kata Meito.
"…"
"ES KRIM CANTIK, ES KRIM MANIS, ES KRIM IMUT," Kata Kaito seperti menggumamkan suatu mantra.
"JANGAN MAKAN ES KRIM DI KELAS!"teriak Luka.
"Selamat pa-"
"HOI PINJEM SISIR DONK"kata Aoki.
"HEI BAU APA NIH?"
"SEKARANG JAM BERAPA?"
"KIYO-SENSEI LAMA SEPERTI BIASANYA, YA!"
"SELAMAT PAGI SEMUA!"teriak Kiyo-sensei.
Semua murid baru 'ngeh'saat Kiyo-sensei teriak.
"Nghh.. hari… ini…kita… kedatangan… mu..rid.. baru…"
"Sil.. lah.. kan.. memper.. kenal.. kan ..diri.."
Murid baru itu pun masuk dan
"Kyaaaa ganteng!" teriak murid cewek.
Lenka pun menengok penesaran dan ternyata.
"LEN KENAPA KAU DISINI!?"
"NEE-CHAN!?"
Ai: maaf lama aku lagi ujian makanya laptop disita. Ceritanya masih berlanjut, loh!
Sae: #pundung sambil nangis banjir#
Ai: Onee-chan napa? Kok nangis, terus sampai banjir lagi!
Sae: A-Aiiiii… #sengau#
Ai: EEHH!? #menghindar#
Sae: #makin nangis#
Ai: napa sih?
Sae: ni-ni-nilai ulangan…. #nangis lagi#
Ai: apaan sih?
Sae: j-j-j-j-j-j-j-j-j-j-j…
Ai: J APAAN!?
Sae: JEBLOKKKK! #nangis lagi#
Ai: selamat deh buat Nee-chan #senyum#
Sae: #ngambek# A-A-Aiiii jahaaat!
Ai: oke, RnR?
Sae: HUWEEEEE! #cemberut sambil makan aisu di pojokan#
