Tittle : " Let Me Having You "

Main Cast : - Choi Siwon
- Cho Kyuhyun
- Lee Donghae
- Choi Jiwon
- Leeteuk
-Kim Kibum
- and other cast

Rating : T

Genre : Romance,little hurt,drama

Warning : Gs for Kyuhyun and Leeteuk,cerita pasaran,many of typos,maybe banyak kata2 yg hilang

Summary : " Choi Siwon,laki-laki yang hampir sempurna, menyukai kakak sepupu dari 'calon adik ipar'nya, seorang gadis cantik bernama Cho Kyuhyunie, yang harus mengalami kelumpuhan sementara akibat kecelakaan yang dialaminya satu tahun lalu. Dapatkah Siwon membuat Kyuhyunie jatuh cinta dan membuka hatinya untuk Siwon?

Chapter 4

Seketika jantung Kyunnie berdetak lebih cepat saat menatap wajah Siwon dalam jarak yg begitu dekat. "Gwaenchana?" pertanyaan dari Siwon sukses membuat Kyunnie kembali ke alam sadarnya.

"Ahh..n-ne,gomawo sudah menolongku" Kyunnie segera berdiri, namun tiba-tiba ia meringis kesakitan, rupanya pergelangan kakinya terkilir. "Akhh..appo..."

"Gwaenchana?biar kubantu" Siwon memapah Kyunnie duduk di sofa, kemudian ia berjongkok dihadapan Kyunnie sambil memegang pergelangan kaki Kyunnie yang terkilir.

"Yyaa..ap-apa yg kau lakukan?"

"Aku hanya mencoba meredakan nyerinya, tahan ya mungkin akan sedikit sakit" Siwon memijat perlahan pergelangan kaki Kyunnie

"Akkh..appo"

"Tunggu sebentar ne, aku akan minta air hangat pada ahjumma" Siwon segera beranjak menuju dapur menemui Ny Lee yang sedang mencuci buah-buahan.
"Permisi ahjumma..bolehkah aku meminta air hangat dan handuk kecil?"

"Ne?untuk apa Siwon?"

"Kaki Kyunie terkilir tadi, aku khawatir kalau tidak segera ditangani bisa membengkak"

"Aissh anak itu, apa dia sedang belajar berjalan tanpa kruknya lagi eoh? Tunggu sebentar ne ahjumma siapkan air hangatnya"

Setelah menerima air hangat dari Ny Lee, Siwon segera menghampiri Kyunie sambil membawa wadah berisi air hangat dan sebuah handuk kecil

"Yya..kau tidak perlu melakukan ini, aku sudah tidak apa-apa" Kyunie merasa malu karena perhatian Siwon padanya.

"Tidak apa-apa, aku hanya mencegah agar kakimu tidak bengkak esok harinya"

Tanpa sungkan Siwon memijat pergelangan kaki Kyunie dengan handuk yg sudah dibasahi air hangat, sementara Kyunie terpaku melihat perhatian Siwon padanya, sejenak ia melupakan rasa sakitnya.

"Apa kau calon dokter?"tanya Kyunie tiba-tiba

"Ani,itu hanya cita-citaku yg tidak terwujud" "Waeyo?" Kyunie mendadak jadi kepo

"Appaku ingin aku menjadi penggantinya kelak memimpin perusahaan, walaupun aku bercita-cita menjadi dokter, tapi aku sadar kelak akulah yg akan menggantikan posisi appaku, walaupun sebenarnya aku tidak begitu tertarik akan dunia bisnis" ucap Siwon seraya masih memijat kaki Kyunie "Kenapa kau bisa menebak aku calon dokter?" lanjut Siwon

"Mm...pijatanmu enak,seperti seorang calon dokter" jawab Kyunie asal

"Benarkah?bukankah yg bisa memijat itu tukang pijat ya?"

"Hahaha,kau tidak cocok jadi tukang pijat. Kalau kau jadi tukang pijat bisa-bisa nanti semua yeoja yg ada di Seoul ini berebut minta dipijat olehmu"

"Karena aku tukang pijat paling tampan?"

"Ck,kau benar-benar narsis tuan Choi!"

"Bagaimana,apa sudah lebih baik?"

Kyunie meraba pergelangan kakinya, kemudian ia tersenyum "Ne,sudah mendingan,gomawo"

Siwon membalas senyuman Kyunie, untuk beberapa saat lamanya mereka saling pandang, sampai sebuah suara menyadarkan mereka berdua.
"Kyu chagi, kau tidak apa-apa? tadi Siwon bilang kakimu terki-" Ny Lee tidak melanjutkan ucapannya karena merasa datang disaat yg-kurang tepat-

"Ahh mianhae,sepertinya Imo datang disaat yg kurang tepat ne?"

"Ah imo,kami tidak sedang..melakukan apa-apa, benarkan Siwon-ssi?" Kyunie mendadak salting begitupun dengan Siwon

"Ah,baiklah kalau begitu, lebih baik sekarang kita makan malam, Siwon kau ikut makan malam disini ne?" tanya Ny Lee

"Apa..tidak merepotkan ahjumma?"

"Anio,sama sekali tidak merepotkan,kajja kita makan bersama"

"Ah ne.." Siwon membantu Kyunie berjalan menuju meja makan

"Gwaenchana, aku masih bisa jalan sendiri" ucap Kyuniee

"Shireo!nanti kalau jatuh lagi gimana?"

Siwon tetap 'memaksa' membantu Kyunie. Setelah sampai di meja makan Siwon menarikkan kursi untuk Kyunie duduk

"Aigoo kalian seperti pengantin baru saja" terkesan akan perhatian Siwon pada Kyunie

"Imo...berhentilah menggodaku" Sungguh Kyunie merasa pipinya sudah memerah karena Ny Lee selalu menggodanya

"Geurae..geurae,Imo tidak akan menggoda uri Kyunie lagi"

"Imo, mianhae tadi aku tidak membantu Imo memasak makan malam"

Kyunie merasa bersalah karena biasanya dia selalu membantu Ny Lee didapur meskipun Ny Lee sudah melarangnya.

"Gwaenchana chagiya, tidak perlu merasa bersalah begitu. Cha mari makan nanti keburu dingin, Siwon ayo dimakan tidak usah malu-malu"

"Ah ne ahjumma. Oh iya apa Tuan Lee tidak ada dirumah? daritadi aku tidak melihat beliau"

"Appa Donghae sedang ada perjalanan bisnis, mungkin minggu depan baru pulang" ucap Ny Lee

"Oh begitu"

Siwon merasakan kehangatan dan kenyamanan pada keluarga Donghae, kehangatan keluarga yg sudah lama tidak ia rasakan karena kesibukan orang tuanya, ditambah Siwon sendiri sibuk mengurusi perusahaan appanya. Meskipun begitu Siwon tetap menyayangi kedua orangtuanya dan berharap bisa berkumpul lagi bersama mereka. Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam, saking betahnya Siwon berada dirumah Donghae, sementara Donghae sendiri belum pulang dari kencannya bersama Jiwon.

"Kyu-ah, apa kau lelah chagi?" tanya Ny Lee

"Mm..sedikit Imo,wae?"

"Ani,beristirahatlah. Siwon,bisakah kau mengantar Kyunie kekamarnya?"

"Anio Imo,aku masih bisa sendiri"

"Shireo!Imo tidak mau kau kenapa-kenapa lagi chagi, Siwon juga pasti tidak keberatan mengantarmu kekamar,iya kan Siwon?"

"Ah ne ahjumma, jika diizinkan aku akan mengantarkan Kyunie kekamarnya"

"Tapi Siwon,aku-"

"Kakimu belum benar-benar sembuh chagi, nanti kalau terkilir lagi bagaimana? jangan menolak orang yg akan berbuat baik padamu" ucap Ny Lee.

Akhirnya Kyunie pun menuruti perkataan Imo nya, dia membiarkan Siwon membantunya menuju kamarnya yg berada di lantai 2. Siwon memapah Kyunie dengan hati-hati. Entah kenapa ia begitu gugup saat sedang memapah Kyunie. Saat baru menaiki anak tangga yg ketiga Kyunie kembali merasakan nyeri dikakinya.

"Gwaenchana? apa kau masih sanggup berjalan?"

"Ah ne, aku rasa masih sanggup" Siwon pun melepaskan tangannya pada Kyunie kemudian ia berjongkok membelakangi Kyunie.

"Naiklah kepunggungku, aku akan menggendongmu sampai kamar"

"Ah tidak perlu Siwon-ssi, aku masih bisa..."

"Naiklah, kau tidak ingin sakitnya bertambah parah kan?" Siwon kembali 'memaksa' Kyunie agar mau digendong. Akhirnya mau tidak mau Kyunie pun naik ke punggung Siwon, awalnya ia ragu-ragu untuk memeluk leher Siwon.

"Pegangan, kalau tidak nanti kau bisa jatuh" Siwon menginterupsi keragu-raguan Kyunie

"Ahh,ne.." hanya kata itu yg mampu Kyunie ucapkan. Selebihnya ia merasakan jantungnya memompa lebih cepat dan darahnya berdesir begitu berada digendongan Siwon. Sementara Siwon sendiri berusaha meredam detak jantungnya kala ia merasakan terpaan hangat nafas Kyunie dilehernya. Setelah sampai Siwon menurunkan Kyunie di ranjangnya.

"Beristirahatlah agar kakimu cepat pulih" ucap Siwon seraya menyelimuti Kyunie

"Ne,gomawo sudah menggendongku kemari. Aku pasti berat ya?"

"Ani,hanya lumayan berat saja"

"Yya!itu sama saja"

"Arasseo..tidurlah, sekalian aku pamit pulang,sudah malam"

"Ah ne,hati-hati dijalan" Siwon pun tersenyum kemudian melangkahkan kakinya keluar dari kamar Kyunie. Saat hendak menutup pintu Siwon membalikkan tubuhnya "Kyunie-ya.."

"Eoh?ne?waeyo?"

"Ehm, kapan-kapan bolehkan aku berkunjung lagi walaupun bukan untuk bertemu Donghae?"tanya Siwon.

Kyunie berusaha mencerna maksud perkataan Siwon, sesaat kemudian ia menyunggingkan senyum manisnya. "Ah,ne..tentu saja"

"Jaljayo Kyu-ah,semoga mimpi indah"

"Ne,jaljayo.." Siwon pun menutup pintu kamar Kyunie

TBC...