Dark Emperor
Desclaimer : Naruto [Masashi Kishimoto]
High School DxD [Ichiei Ishibumi]
Rated : M (Mature)
Pairing : ?
Genre : Adventure, Fantasy, Humor, Isekai and Etc.
Warning : Alternatif Universe (AU), Typo, Out of Character, Original Character, Violent, and Etc.
Summary
Terlahir kembali sebagai pangeran ras Demon membuat Naruto terpaksa harus menjalani hidup yang sulit. Apakah Naruto akan bertahan ?
Chapter 4
Di sebuah ruangan yang diterangi lilin, dua orang wanita sedang duduk sambil bercakap cakap dengan suara yang agak pelan. Yang pertama adalah sosok berambut merah panjang dengan tinggi sekitar 175 cm , ia memakai baju warna merah berlengan panjang , jubah merah yang terlihat memeluk punggungnya dan rok merah panjang yang menjuntai ke lantai, ia adalah Kushina Uzumaki Sang ratu kedua.
Yang kedua adalah sosok wanita berambut hitam dengan dua untaian rambut yang membingkai wajahnya, ia Memakai gaun hitam selutut dengan jubah hitam dipunggungnya, dan jangan lupakan telinga runcing miliknya, ia adalah Himejima Shuri, ratu keempat.
" Kau yakin Lilith merencanakan sesuatu yang berbahaya ?. " Kushina bertanya dengan nada penuh ketidak yakinan.
" Ya aku yakin itu, Kurasa ia bekerja sama dengan tuan Samael. " Shuri mengangguk dengan tegas.
Samael adalah adik dari Lucifer, ia bukan ras Demon, melainkan ras Draconan, ras keturunan Naga.
" Huh, kalau begitu ini cukup rumit. " Kushina menunduk ia memasang pose berpikir.
" Sebaiknya kita awasi mereka terus, aku tak ingin sesuatu yang besar terjadi!. " Kushina berkata dengan mantap, ia menatap Shuri dengan tegas.
" Baiklah aku akan mengirimkan orang untuk mengawasi mereka. " Shuri mengangguk, ia menghela nafas.
'Aku harap sesuatu yang buruk tak akan pernah terjadi'
.
.
.
Seminggu Setelah pertemuan pertama Naruto, Akeno dan Katerea, Pertemuan kedua, yaitu antara anggota inti Fraksi Kurama dan Katerea digelar. Pada pertemuan itu Persatuan antara kedua fraksi di sahkan, dengan Kurama sebagai ketua dan Katerea sebagai wakilnya.
Hari hari Naruto kembali berjalan seperti biasanya, Naruto sudah menyelesaikan pelajaran pedang dasarnya, sekarang ia fokus berlatih untuk meningkatkan kecepatan dan kelincahan miliknya, karena Naruto memang berniat menjadi seorang Knight.
Ia juga sering sparring bersama Kurama, Katerea atau Grayfia. Tak hanya itu Naruto juga sudah menguasai sihir-sihir dasar. Sedangkan Magical Chains miliknya, Naruto dapat memanjangkan rantai itu sampai 1 meteran dengan diameter sebesar ibu jari.
Setahun Berlalu dengan cepat, Akhir akhir ini Kurama sering pergi untuk misi hingga jarang berada dirumah. Oh ya bulan lalu Kurama memasuki tingkat Intermediat tahap med. Dan Naruto yang juga semakin dekat dengan Beginner high. Sementara itu Rizevim sudah memasuki Intermediat med 2 bulan sebelum Kurama.
Hubungan Naruto dan Grayfia juga semakin dekat, mereka dapat dianggap sahabat yang dekat. Dan tentu, kadang kadang ada Serafall atau Akeno yang mengganggu mereka. Walaupun begitu Naruto yang memang sudah dewasa tak terlalu menganggap hubungannya dengan Grayfia, lagi pula mereka masih kanak kanak.
Two Year After formation Two faction
Dipagi hari yang indah, dengan sang mentari yang menemani si biru, langit. Di kastil tempat Naruto tinggal, terdengar suara teriakan yang membahana.
" NAAAARRRUUUTOOOO BANGUUUN..." Ok, itu sepertinya teriakan Kurama yang mencoba membangunkan adik tercintanya.
Dikamar pribadi miliknya, Naruto terlihat masih terbungkus selimut mulai menguap, tidur indah Naruto terganggu oleh kakaknya. Naruto mengedip-ngedipkan matanya, lalu ia bangun dan Menyingkirkan selimutnya.
" Aku sudah bangun Ku, jangan berteriak lagi... " ucap Naruto menghentikan Kurama yang akan berteriak.
" Aku akan bersiap, kau tunggu dimeja makan. " ucap Naruto sambil berjalan kearah kamar mandi.
" Baiklah, dan jangan lama lama. " Kurama melangkahkan kakinya meninggalkan ruang tempat Naruto tidur.
-Skip Time-
Akhirnya Naruto telah selesai bersiap, ia berjalan ke ruang makan dengan semangat. Hari ini ia akan pergi ke departemen peralatan dan senjata, ya tebakan kalian benar! Naruto sudah menembus tingkat Beginner tahap High.
Naruto melihat Kurama yang duduk dikursi bersama Kushina, didepan mereka tersaji piring piring berisi segala macam makanan yang mampu menarik nafsu makan. Naruto berjalan mendekati kursi dan duduk diatasnya. Ia mengambil piring berisi mie ramen yang, Ramen memang makanan kesukaannya.
" Selamat makan!. " ucap keluarga itu bersamaan mengawali Acara sarapan pagi mereka.
Mereka mulai makan dengan penuh gairah, setiap suapan sendok terisi dengan kenikmatan yang tak ter bayangkan. Sendok demi sendok berlalu makanan pun makin sedikit. Dan tak terasa makanan itu habis dalam beberapa menit saja.
" aku kenyang, euuu. " Sendawa keras Kurama membawa tawa pada Naruto dan Kushina cukup keras.
...
Naruto berjalan santai menuju departemen peralatan dan senjata. Sesekali ia melihat maid yang membungkuk atau mengucapkan salam padanya. Tak lama kemudian ia sampai di departemen itu. Ia membuka pintunya, dan masuk ke dalam.
" Selamat datang pangeran kelima. " sapa seorang resepsionis cantik. Ia memiliki rambut coklat dengan dua cepol diatasnya.
" Aku ingin mengaktifkan Magical Path milikku.. eumm, "ucap Naruto singkat.
" Nama saya Tenten, tuan. Ayo ikuti aku, kita lihat atribut Anda terlebih dahulu. " setelah mengatakan hal itu Tenten membawa Naruto pada sebuah ruangan.
Naruto melirik ke arah bola kristal didepannya, ia juga melihat nama nama atribut yang terpasang didinding. Atribut terbagi menjadi dua yaitu Atribut Elemen dan Unique Atribut. Atribut Elemen dibagi menjadi 3 yaitu Elemen dasar, Elemen percampuran, dan Elemen Evolusi. Contoh elemen dasar adalah Api, Air, angin, Petir, tanah, Cahaya, racun, kegelapan dll. Contoh Elemen Percampuran adalah Tanaman, ledakan, penghangus, solar, magnet, dan lain lain. Contoh Elemen Evolusi adalah Es, Besi, magma, badai, dll.
Unique Atribut contohnya Setan, Waktu, Ruang, Gravitasi dll.
" Letakan tangan Anda dibola itu dan Nama atribut akan muncul di pikiran Anda. " ucap Tenten sambil menunjuk bola kristal.
Naruto mendekati bola itu dan meletakan tangannya diatas bola itu. Bola itu menyerap mana milik Naruto, warna transparannya mulai berubah jadi warna hitam dengan, bola itu bercahaya lalau meledak.
Booooomml
[Holy Night God]
Nama itu muncul di pikiran Naruto ketika bola itu meledak.
" Ahh, aku tak menduga bolanya akan meledak, ehm mungkin karena mana Anda sangat besar. " ucap Tenten yang menduga duga alasan bola meledak.
Naruto mengabaikan Tenten, ia melihat kearah dinding sambil mencari nama[Holy Night God] didaftar atribut yang ada, tapi hasilnya? Ia tak menemukan Nama [Holy Night God] dimanapun, ia mencarinya lagi dan lagi tapi hasilnya masih sama, Naruto akhirnya membuat sebuah kesimpulan.
' Ini mungkin elemen baru ? Atau elemen pergabungan yang belum pernah ada sebelumnya, sudahlah lagi pula tak aneh bagi seorang yang bereinkarnasi memiliki keistimewaan kan ? Sebaiknya aku sembunyikan saja. ' ucap Naruto dalam batinnya.
Naruto memasang ekspresi serius, ia lalu menghembuskan nafasnya dan berbalik ke arah Tenten.
" Atribut Elemen yaitu Dark. " ucap Naruto dengan tenang
Tenten mengangguk anggukkan kepalanya, " Well, itu elemen yang kuat, baiklah ayo ikuti aku, Pangeran. "
Naruto berjalan mengikuti Tenten, setelah beberapa saat Naruto tiba disebuah tempat yang mirip dengan perpustakaan, dengan rak yang terisi Magical Path Scroll.
Tenten mengangkat tangannya dan menunjuk salah satu rak, " Nah Anda bisa mencari yang sesuai dengan Anda disana, pangeran. "
" Terima kasih, Tenten. "
" Sama-sama. "
Naruto berjalan menuju rak yang ditunjuk Tenten. Ia memandang satu persatu, sambil mengeluarkan Mana miliknya, biasanya sebuah Magical Path Scroll yang cocok dengan seseorang akan merespons Mana orang itu.
Nercomencer, Dark Night, Dark Mage, Night Warrior, semua gulungan itu tak merespons Mana milik Naruto. Naruto mulai mengerutkan keningnya ia tak tahu mengapa tak ada gulungan yang cocok dengannya.
" Apa mungkin aku perlu gulungan Khusus ?. " gumam Naruto yang sedang berpikir.
Naruto memutuskan untuk bicara pada Tenten, agar Tenten membawanya ke tempat dimana gulungan Khusus disimpan.
Tenten menyetujuinya, ia bilang di ruangan Khusus ada 2 yang Beratribut Dark.
Mereka terus berjalan dilorong, Naruto melewati beberapa ruang rahasia. Beberapa saat Naruto dan Tenten akhirnya sampai didepan pintu yang bertuliskan 'Spesial Room'.
Tenten menaruh tangannya dipegangan pintu dan membuka pintu itu.
" Ayo masuk, Pangeran. " ucap Tenten sambil tersenyum pada Naruto yang berada dibelakangnya.
Tenten membuka pintu itu, menampilkan ruangan indah dengan berbagai aksesoris yang menempel didinding. Ditengah ruangan ada sebuah meja panjang, diatas meja itu ada 10 kotak kaca transparan yang berisi gulungan khusus.
" Yang beratribut Kegelapan Cuma dua yaitu Black Cursed Fall( Sumonner) dan Dark Emperor (Knight). " ucap Tenten sambil menunjuk 2 gulungan beratribut hitam.
" Terima kasih Tenten, tapi bisakah kau pergi terlebih dahulu. " ucap Naruto sambil menatap Tenten.
" Baiklah, heheh. Aku pergi dulu Pangeran. " Tenten yang ditatap jadi canggung, akhirnya ia memutuskan untuk pergi dari ruangan ini.
Naruto menghela nafas, ia menatap dua gulungan itu, ia mengaktifkan Mana dan salah satu gulungan itu bergerak gerak, gulungan itu adalah Dark Emperor.
" Kurasa ini bagus untuk seorang anak reinkarnasi, " ucap Naruto sambil menyeringai.
Naruto berjalan mendekati kotak itu. Ia membukanya dan mengambil Magical Path Scroll itu. Naruto membuka gulungan itu secara perlahan-lahan.
" Aku harus membaca Mantranya. "
" Cahaya sang mentari telah hilang
Perlindungan dewa telah musnah
Kini saatnya Aku bangkit!
Menyelimuti dunia dengan kabut dosa
Menyinari dunia dengan cahaya bulan yang ternoda oleh darah
Kini saatnya Aku menguasai!
Darah, Daging, dan tulang berserakan
Lord yang agung mengacungkan bendera kemenangan
Menelan cahaya dan menghancurkan keberanian
Kini saatnya Aku tertawa!
Mahluk yang lemah telah tunduk!
Mahluk yang kuat akan tunduk!
Sembahlah Dark Emperor
Lord yang agung!. "
Tubuh Naruto bergetar, rasa sakit muncul dikepalanya.
Naruto terjatuh, ia pingsan karena rasa sakit yang terlalu besar.
Flash Back
Naruto dulu adalah Seorang anggota militer. Ia pernah melakukan segala macam misi, tapi ia mati dengan cara mengenaskan.
...
" Kuil apa ini ?. " Naruto yang memakai pakaian tentara melihat kuil aneh didepannya.
Kuil ini berada ditengah hutan, dan memiliki aura mistis. Tapi Naruto tak takut ia berjalan masuk.
Disana Naruto melihat sebuah patung besar, patung itu setinggi 2 meter-an, bentuknya adalah seorang laki laki yang memakai armor samurai ( zaman edo).
Naruto mendekati patung itu, dan ia melihat ada sebuah tulisan yang diukir di patung itu.
" Dark Emperor telah menyebarkan kasih sayangnya pada seluruh Makhluk, kekuatannya melindungi seluruh makhluk. Dark Emperor sang kuasa, adalah sosok yang harus disembah dan akan disembah. "
Naruto tiba tiba menendang patung itu hingga jatuh, " menyembah ? Aku tak percaya tuhan atau hal aneh seperti ini. Kenapa aku harus menyembah ? Patung aneh. "
Dan Naruto merasa ada yang aneh pada tubuhnya.
Ia menundukkan kepalanya dan melihat tubuhnya...
Telah membusuk, itu diliputi warna hitam. Naruto berteriak panik," Aaaaaa apa ini, kenapa jadi seperti ini hentikan ini ?. "
Sebuah suara serak muncul dikepala Naruto, " Kutukan telah datang pada yang membangkang. Sebuah karma yang akan dituntaskan, hukuman akan dilayangkan, manusia fana tak bisa melawan takdir. "
Tubuh Naruto membusuk teriakan panjang terdengar sebelum ia mati.
Flash back
Aku membuka mata, aku melihat ke sekelilingku dan ternyata aku berada dikamar ku, aku mengingat apa yang terjadi ketika aku mati, Dark Emperor. Itu adalah nama dewa yang membuatku mati membusuk.
Aku tak tahu kenapa Magical Path milikku memiliki nama yang sama dengan dewa yang mengutukku itu, tapi setelah kupikirkan sekali lagi, ini mungkin kebetulan.
Aku bangun dari tempat tidurku, suara pintu yang terbuka masuk kedalam pendengaranku.
" Naruto, kau baik baik saja ? Kudengar kau pingsan setelah membaca mantra nya. " itu Kurama, sepertinya ia mengkhawatirkanku.
" walaupun begitu, aku berhasil. Aku memiliki Magical Path sekarang. Oh ya sudah berapa lama aku pingsan ?. " Naruto menatap Kurama dengan tatapan penuh tanya.
" Kau sudah pingsan selama 6 jam." Kurama menjawab pertanyaan adiknya.
" Oh begitu ya, apa kau tahu kapan aku diberi misi ?. "
" 4 hari lagi, itu misi tingkat c. Kau harus melatih Sihirmu terlebih dahulu. "
Naruto mengangguk mengiyakan saran Kurama. Ia lalu ingat ia belum makan. " Kurama, bisakah kau membawa makanan kesini ? Aku malas bila harus makan disana. "
" baiklah akan ku bawakan. "
...
Sore hari yang indah, Di kastil Naruto tengah mengikuti ibunya pergi ke gudang. Ibunya bilang ia akan memberinya sebuah pedang.
Setelah beberapa saat akhirnya mereka sampai digudang. Kushina berbalik dan menatap Naruto, " tunggu saja disini. "
Naruto mengangguk mengiyakan perintah Kushina. Ia melihat ibunya masuk ke gudang. Terdengar suara bising yang mengganggu telinga Naruto.
Tak berapa lama Kushina kembali membawa sebuah pedang yang memiliki bilah berwarna hitam dengan gagang berwarna ungu yang ditempeli kristal merah.
" Ini Zarkielus, jenis Holy Weapon Grow, Tingkat Gold. " Kushina menyodorkan pedang sepanjang 143 cm itu pada Naruto.
Naruto menerima pedang itu, ia melihat lihat pedangnya, ini lebih panjang daripada tinggi badan Naruto sendiri. Naruto menatap Kushina, " Terima kasih bu. "
-Skip Time-
Dimalam hari yang tenang, Naruto mencoba untuk mengikat Zarkielus dengan Mana miliknya, mengikat ? ya setiap Holy Weapon Grow atau Holy Weapon Ranked harus diikat/integrasikan dengan pemiliknya.
" Ayolah terima Manaku pedang aneh!. " ucap Naruto yang agak kesal karena ia tak berhasil mengikat pedang itu.
Ia menggenggam pedang itu dengan erat sambil mengeluarkan Mananya, tapi mana milik Naruto seakan tak diterima oleh Zarkielus. Naruto membanting Zarkielus ke lantai.
Ting!
" Sialan! Aku akan membuatmu menyerah pedang aneh. " Naruto mengatakan itu sambil mengeluarkan rantai dan mengikat Zarkielus dengan Magical Chains miliknya. Ia mengeluarkan Mana dalam jumlah yang besar.
Pedang Zarkielus bergetar, berusaha melepaskan diri dari Magical Chains milik Naruto. Getarannya makin hebat tapi Naruto tak mau kalah, ia mencengkeram dengan keras pedang itu.
" aku tak akan kalah, Haaaa. " Naruto mengeluarkan seluruh tenaganya.
Aura Naruto makin ganas, cahaya ungu muncul dari sekitar aura Naruto. Cahaya itu memaksa Zarkielus menyerah, dan hasilnya Zarkielus akhirnya menyerah.
" Haaah akhirnya aku mendapatkanmu, tapi apa cahaya ungu tadi ? Mungkinkah itu yang dinamakan Holy ? Ahh sudahlah mari kita tidur. "
...
Keesokan harinya, Naruto sedang berada di Knight Hall, ia akan mencoba 3 Skill dasar miliknya. Setiap orang akan memiliki 3 Skill dasar, Skill itu akan berkembang bila kau menembus tingkat berikutnya. Ada juga Skill baru jika kau berhasil menembus tingkat berikutnya.
Sekarang ia memiliki tingkat Beginner, itu artinya ia harus menembus tingkat Intermediat untuk mengembangkan skill dasarnya dan juga menerima skill baru.
Naruto memegang pedangnya erat, didepannya ada sebuah boneka kayu. Ia memandang ke depan dengan tajam, hembusan nafasnya mulai tersamarkan oleh angin sepoi sepoi .
"[Magika :..."
Aura hitam mengelilingi tubuh Naruto, pedang Zarkielus pun mengeluarkan suara 'bzz bzzz' seolah mendukung Naruto untuk segera mengeksekusi skillnya.
"...Eksentus Skry]"
Naruto berlari dengan cepat, seluruh benda di sekitarnya bergerak dengan pelan. Zarkielus yang ditutupi cahaya hitam memotong kayu dengan mudah, seolah itu adalah potongan mentega.
Naruto berhenti sekitar 5 meter dibelakang boneka kayu tersebut. Jarak antara tempat ia mulai lari dan tempat ia berhenti adalah 25 meteran, tapi bila dilihat dari catatan waktu Naruto cuman menghabiskan 0,5.
[Magika : Eksentus Skry] adalah Kemampuan berlari dengan kecepatan tinggi yang dikombinasikan dengan Seni pedang. Itu memiliki Cooldown 12 detik.
" Huh, itu menghabiskan banyak Mana, aku perlu lebih banyak latihan, huh. " Hembusan Nafas kasar keluar dari mulut Naruto, keringat bermunculan diwajahnya.
" Huh, ayo kita pergi ke Departemen misi dan Reward. " Naruto menghela nafasnya sebelum memutuskan untuk menghentikan latihannya.
Ia pergi dari Knight Hall dan menuju Departemen Misi dan Reward, departemen itu mengurus permintaan dari berbagai daerah dan membagikan misi itu sesuai dengan kemampuan Para bangsawan yang menjalani misi tersebut.
Ia sampai disana, Naruto membuka pintunya dan mendekati seorang wanita yang berdiri dibelakang meja Resepsionis itu.
" Selamat datang Pangeran Kelima, " ucap wanita berambut merah itu pada Naruto, yang Naruto asumsikan sebagai Sucubus.
" Aku ingin mengecek misi yang kuterima. " Naruto menatap wanita Itu datar.
Wanita itu berjongkok dan mencari cari sebuah kertas, setelah ditemukan, ia berdiri lagi dengan membawa secarik kertas ditangannya.
" Baiklah, aku akan menjelaskan misinya dan Anda harus mendengarnya baik baik. "
" Misi tingkat C, membantu bangsa Ogre di GreenField untuk mengusir bangsa Barbar Orc yang sering mencuri dan menjarah mereka ketika musim panen dimulai. "
' Membantu Ogre, kelihatannya cukup sulit. ' Pikir Naruto ketika mendengar penjelasan Wanita itu.
" Jadi aku harus menyediakan atau membuat Strategi yang bagus untuk membantu mereka yaa. "
" Ya, kurasa seperti itu. "
Naruto mengangguk paham, " Aku sudah mengerti, terima kasih. "
" Namaku Fuka, " ucap Wanita itu dengan senyumnya.
" Akan kuingat, nanti. " Naruto berjalan keluar dari sana, dengan ekspresi yang serius.
Sehari Sebelum Misi
Pertemuan Fraksi Kurama diadakan di kastil Shuri atas kesepakatan bersama.
Disana ada Akeno, Katerea, Raynare, Kalawarner, mittelt, Kurama, Naruto, Grayfia, Yugito, dan Utakata. Sementara Serafall, ia tak diajak, karena ia mungkin malah mengacau.
" Jadi kapan Putri kedelapan akan mengerjakan misi pertamanya ?. " tanya Utakata dengan Sopan.
" Aku akan mengerjakannya seminggu lagi. " Akeno menjawab dengan senyum manisnya.
" Ku.. kau bilang kau juga akan mengerjakan misi tingkat A bersama putri ketiga ?. " Naruto menatap Kurama yang sedang berbincang dengan Yugito, Kurama memang dekat dengan Yugito, cieee.
" Yaa begitulah, misi itu berkaitan dengan Sekelompok Magical Beast tingkat Crisis Blooded. Itu akan berlangsung 9 hari lagi. " Kurama mengalihkan pandangannya pada Naruto.
" Setelah misiku selesai bolehkah aku ikut kalian ?. "
" Lebih baik Anda fokus terlebih dahulu pada misi Anda, Pangeran kelima. " Katerea menjawab dengan halus.
" Yaa aku tahu itu memang cukup sulit, tapi aku yakin akan berhasil, " Naruto menjawab dengan santai, ia tak merasa sulit untuk misinya.
" Kalau begitu aku akan menemani Anda. " gumam Grayfia pada Naruto.
" baiklah mari kita tegaskan, di misi Naruto yang ikut adalah Grayfia dan dimisi Akeno yang ikut adalah Raynare. Sedangkan dimisiku dan Katerea, yang ikut adalah Naruto, Grayfia, Utakata, dan Kalawarner. Bagaimana ?, " Kurama menatap semua orang dengan tatapan percaya dirinya.
" Yaa rencana yang bagus. " komentar Utakata dengan santai.
" Kenapa aku tak ikut ?. " Tanya Yugito dengan muka cemberut.
" Baiklah aku setuju. " Katerea menganggukkan kepalanya mengiyakan rencana Kurama.
" Ok, Naruto kau sudah menyiapkan semuanya ?. " Kurama menatap Naruto, Naruto membalas tatapan Kurama dan mengangguk.
" Semuanya sudahku taruh di cincin Spasial*. "
" Baguslah semuanya sudah siap!. "
.
.
.
.
Keesokan harinya, Naruto sudah bersiap dengan memakai Armor Silver yang sesuai untuk ukurannya. Ia juga membawa Pedang Zarkielus yang tertempel Dipunggungnya. Ia berpamitan dengan Kurama dan Ibunya, lalu berjalan keluar Kastil.
Diluar kastil Grayfia tengah menunggu dengan santai, ia memakai baju biru dengan armor kulit berwarna putih, ia juga memakai sepatu boots dan celana biru pendek yang ketat.
Naruto berjalan mendekati Grayfia, " Ayo kita ke tempat Teleportasi. "
Grayfia menganggukkan kepalanya dan berjalan mengikuti Naruto. Mereka berjalan dengan santai ke tempat teleportasi.
Naruto berdiri diatas Array teleportasi bersama Grayfia, array teleportasi ini berada ditengah tengah Kawasan Istana, dan berjumlah 10.
Naruto mengalirkan mana miliknya, Array itu bercahaya, dan cahayanya menelan Naruto dan Grayfia.
GreenField, Demon Empire
Greenfield, ditempati oleh Ogre, orang orang disini sangat miskin dan juga daerah ini terpencil. Hampir seluruh tanah di kerajaan ini ditutupi rumput. Shreek, sang pemimpin bangsa Ogre di greenfield memiliki masalah yang cukup serius dengan bangsa Orc. Ras barbar yang memiliki rupa mirip babi itu, senang mencuri, hasil panen mereka.
Naruto dan Grayfia muncul di tempat Array milik Dimika City. Mereka melihat sekeliling, kebanyakan rumah disini dibuat dari kayu, bukan tembok apalagi beton. Kota ini terlalu miskin, apalagi Demon Empire yang kejam menambah Kesulitan bagi Mereka.
" Apakah ini Kota atau kampung sih!?. " ucap Naruto ketika melihat keadaan ini.
" Sudahlah ayo kita mendatangi pemimpin. " Naruto menghela nafasnya lalu mengikuti Grayfia yang berjalan didepannnya.
Mereka akhirnya sampai disebuah kastil kecil, yang dijaga oleh beberapa Ogre berseragam Armor Bronze.
" Kalian berhenti, siapa kalian ?. " Salah satu Penjaga menghentikan Naruto dan Grayfia.
" Kami dari Demon Empire, untuk membantu permasalahan disini. "
" Eh, maafkan Saya yang tidak sopan. Ah, silahkan masuk. "
Mereka berdua masuk ke kerajaan itu, dan mendatangi Shreek dan Viona istrinya yang tengah duduk santai menunggu mereka.
Naruto melongo ketika ia melihat Viona seorang Demon cantik yang mau maunya menjadi istri Ogre jelek seperti ini.
" Anda sudah datang pangeran dan..." Shreek memandang wanita berambut putih yang dia tidak tahu namanya.
" Namaku Grayfia, " Grayfia memberitahukan namanya dengan suara yang datar.
" Ahh perkenalkan, Namaku Shreek ini istriku Viona. "
" Apa kau menculiknya ?. " tanya Naruto dengan tiba tiba.
Shreek sweatdrop, Kenapa pertanyaan itu sering ditanyakan orang orang ketika mereka melihat istrinya ? Ia benci pertanyaan itu.
" Tidak kok pangeran, aku memang jatuh cinta pada Shreek. " Viona menjawab dengan senyum.
" Itu sulit dipercaya. " Naruto memandang Viona dengan tatapan ' Kau bohongkan'.
Viona membalas tatapan Naruto dengan tatapan 'Aku jujur,kok'
" Hei bisakah kalian berhenti saling menatap. " Shreek protes pada Naruto dan Viona.
" Anda cemburu pada bocah berusia 10 tahun, " Naruto memandang Shreek dengan Pandangan jijik.
" Sudahlah Shreek, lebih baik kau jelaskan masalahnya secara rinci pada Mereka. "
Shreek menghela nafasnya pasrah, " Ini diawali oleh seorang Orc bernama Karichwi..."
To Be Continue...
Hah, selesai juga, akhir akhir ini Saya sibuk jadi agak terlambat updatenya. Untuk Flame Heart, itu lagi saya Remake, saya akan menghilangkan unsur RWBY nya.
misi pertama Naruto dimulai, Saya yakin kalian sudah mengenal Shreek dan Viona kan ? Dan Karchwi itu yang ada di Novel LMS ituloh.
Ramalan Itu masih misteri, tapi yakinlah itu bukan Rizevim atau Kurama, itu lebih daripada apa yang Kalian bayangkan, pokoknya ramalan ini sangat penting bagi Naruto. Cerita ini bukan tentang Naruto yang menjadi Demon Kaisar. Akan tetapi tentang -sensor-..
Yang jelas ini gak akan menceritakan Wilayah barat aja (Demon Empire) tetapi wilayah timur juga.
Gitu aja deh jangan lupa Review, Fav dan Follow ya.
