Sebagai sesama manusia kita harus saling memaaf-kan, jadi maafkan lah diriku yang suka typo di chapter sebelum, sekarang dan ke-depan. Akan aku perbaiki secepatnya (kalau niat).
DISSCLAIMER: I do NOT own Boku no Hero Academia / My Hero Academia.
-=Chapter 003=-
-My Number & Only ONE-
She's NOT CUTE!
Esoknya, keluarga Katsuki dan Midoriya memutuskan untuk memeriksakan anak mereka ke specialis, untuk mengecek dan pendataan Quirk seperti apa yang anak mereka miliki. Walau awalnya tidak masih sedikit tidak biasa dengan penampilan baru dari anak perempuannya, Inko hanya bisa mengira kalau kondisi anak perempuannya adalah efek mutasi yang terjadi pada tubuh anak perempuannya.
Dokter yang mengecak kagum dengan Quirk seperti apa yang di miliki Izuku "Kondisi yang Midoriya Izuku miliki adalah hal yang sudah menjadi sangat umum karena efek mutasi yang selalu terjadi pada anak-anak seperti Izuku. Menurut hasil analisa dan pemeriksaan, kondisi warna rambut dan matanya akan selalu berubah seiring pergantian musim, ini adalah kondisi yang sangat langka dan masih sangat baru di kalangan penduduk" ucap sang dokter membaca ulang kertas hasil analisa yang ia pengang. Inko dan Izuku bernafas lega kalau dugaan Inko benar mengenai anak perempuannya "Lalu… tentang Quirk yang anak anda miliki" kali ini suasana kembali menegang saat mata sang dokter berubah menjadi serius "Ini sangat langka terjadi, jadi saya ingin kalian berdua mengdengarkannya baik-baik. Midoriya Izuku tidak memiliki Quirk yang merupakan gabungan dari Quirk orang tuanya"
Izuku semakin tegang dan berkeringat dingin 'Tenang Izuku, ini bukan berarti kamu Quirkless, hanya saja Quirk-mu berbeda dari kedua orang tua-mu'
Sang dokter menghentikan penjelasannya sebentar dan menunjukkan sebuah foto wanita tua –Recovery Girl di monitor computer yang ada di meja kerjanya "Kamu tau dia siapa?"
Tentu saja Izuku tau, dia telah mengagumi wanita tua tersebut sebelum masuk TK "Recovery Girl!" adalah Heroine favorit-nya. Tentu saja Hero nomor 1 adalah All Might, tapi dia tetap memilih Recovery Girl sebagai Heroine nomor 1.
Dokter mengaguk dengan senyum di wajahnya "Tentunya kamu pasti tau kalau Quirk Recovery Girl adalah Recovery. Kekuatan dari Quirk milik-mu dan miliknya hampir sama, bahkan mungkin saja lebih kuat dari Quirk milik Recovery Girl, hanya saja karena masih dalam masa perkembangan, jadi kami masih belum bisa mengetahui kekuatan penuh dari Quirk milikmu" mendengar ini, Izuku melonjak-lonjak senang dan semangat di kursi tempat ia duduk. Di sebelah Izuku, Inko berusaha menenangkan anak perempuannya. Rasa cemas dan khawatir-nya langsung hilang saat mendengar kalau Quirk anak perempuannya bukan sesuatu yang membahayakan Izuku dan yang ada di sekitar. Dokter yang ada di hadapan Izuku tersenyum geli, mungkin memang bukan yang pertama kali sang Dokter melihat anak-anak yang datang dan pergi dengan semangat baru mengetahui Quirk seperti apa yang mereka miliki.
"Lalu?! Tolong berikan detail-nya! Aku mohon!" sekali lagi, sang Dokter tersenyum geli dan mengangguukkan kepalanya.
"Kami menyebut Quirk-mu dengan nama Blessing" kali Dokter membalikkan lembaran kertas halaman hasil analisis yang ada di tangannya "Secara teknis, kamu bisa menyembuhkan luka dan penyakit apa saja tanpa efek samping. Seperti yang aku katakan sebelumnya, Quirk yang kamu miliki masih dalam tahap pengembangan, jadi segera temui aku kalau terjadi sesuatu" kedua Midoriya di hadapan sang Dokter mengangguk mengerti "Aku juga akan memberikan ini" sang Dokter menyerahkan sebuah amplop coklat pada Inko "Ini adalah photo copy hasil analisis dari kondisi dan detail dari Quirk yang anak anda miliki, saya sudah menginput Quirk anak anda ke-pusat, jadi tidak perlu khawatir untuk mengirim ulang data Quirk anak perempuan anda" Inko sekali lagi mengangguk mengerti, dan membungkuk sambil mengucapkan terima kasih.
"Kacchan!" dengan wajah berseri, Izuku keluar dari ruang pemeriksaan, mendatangi Katsuki yang duduk di kursi terdekat yang ada di lorong rumah sakit.
"Izu –UUMPH!" Izuku yang terlalu senang dan bersemangat, memeluk –menabrakkan tubuh mungilnya ke teman laki-laki yang duduk di antara orang tuanya "Dasar Deku! Apa yang kau pikirkan, hah?! Sakit tau?!" tapi bukannya melepaskan diri dari pelukkan Izuku, Katsuki malah mengelus dan menepuk-nepuk kepala pink yang luar biasa terasa lembut di tangannya '…fluffy' mereka bahkan tidak menyadari orang tua mereka yang mengambil beberapa foto menggunakan kamera ponsel yang mereka miliki.
Puas dengan pelukkan dan mendapatkan sentuhan ringan dari tangan Katsuki, Izuku melepaskan pelukkannya dan tersenyum lebar "Hehe!"
Di dalam hatinya, Katsuki merasa sedikit lega, karena senyum Izuku sema dengan tanda baik untuk dirinya "Jadi? Kamu tau apa nama Quirk-mu?" Izuku mengangguk, kemudian berjongkok di depan lutut Katsuki yang lecet karena terjatuh di saat mereka bermain di taman –sebelum pergi ke rumah sakit untuk melakukan check up.
Semenjak tau dengan Quirk seperti apa yang ia miliki, entah kenapa Izuku tau dengan apa yang ia harus lakukan dan bagaimana ia mengendalikan Quirk-nya. Izuku menghadapkan kedua telapak tangannya di depan lutut Katsuki yang lecet, lalu perlahan, cahaya kehijauan menyelimuti kedua telapak tangannya dan lutut Katsuki. Mata Katsuki memandang kaget dengan cahaya kehijauan yang tiba-tiba muncul dari tangan Izuku, tapi yang membuatnya lebih kaget adalah rasa sakit dan luka di lututnya yang menghilang "Namanya, Blessing, dengan begini aku bisa menyembuhkan luka. Kacchan selalu penuh dengan luka, jadi biarkan aku yang menyembuhkannya, ok?" pinta Izuku, mendirikan dirinya dan tersenyum lembut dengan rona pink di pipinya.
Katsuki tidak bilang apa-apa saat melihat wajah Izuku "Te –terserah" lalu memalingkan wajahnya –menyembunyikan rona merah di wajahnya '…sial, kanapa dia imut –bukan! Dia hanya memiliki wajah yang membuat dadaku sesak setiap kali aku melihatnya!'
Masih belum menurunkan ponsel mereka –Mitsuki, Inko dan Masaru (kepala keluarga Bakugou), memotret dan merekam semua aksi imut dari anak mereka, aksi yang juga membuat dada mereka sesak.
