Tittle : Kancing Kedua
Cast : Lee Eunhyuk (yeoja)
Lee Donghae (namja)
Jessika Jung (yeoja)
Other Cast : member suju
Summary : sebelum hari kelulusan eunhyuk meminta kancing kedua dari seragam Donghae. Tapi Donghae memberikannya pada orang lain.
FF ini terinspirasi dari film jepang Proposal Daisakusen. Udah itu aja
Chapter 4
"jadi sudah ada seseorang yang menerima kancing seragammu" ucap Eunhyuk yang mampu membuat donghae terkejut. Donghae mulai gugup melihat wajah Eunhyuk. Inilah yang ditakutkannya dari tadi. Wajah eunhyuk yang kecewa. Dan dia hanya diam saja karna tidak tau harus bagaimana menjelaskannya.
"Chukae akhirnya ada yang memintanya" eunhyuk tersenyum setelah mengucapkan kata-kata itu. Donghae tahu kalau Eunhyuk eunhyuk tersenyum dipaksakan. Donghae hanya diam tidak menjawab dan hanya menatap Eunhyuk.
"Hari sudah semakin sore. Kajja kita pulang" ajak Eunhyuk semangat walaupun sebenarnya dia kecewa karna donghae hanya diam saja. Eunhyuk berjalan meninggalkan donghae dengan menahan air matanya yang akan keluar. Ya air mata bodoh awas saja jika kau berani keluar, inner Eunhyuk. Tapi tanpa bisa dicegah air mata itu keluar dengan sendirinya. Eunhyuk segera mengusapnya dengan tangannya sendiri. Jangan sampai dongahe tahu kalau dia menangis hanya karna kancing itu.
Donghae masih terpaku ditempatnya. Bagaimana caranya agar Eunhyuk tidak kecewa hanya karna kancing seragamnya. Dan Donghae terpikirkan seseuatu. Segera disusulnya Eunhyuk yang sudah lebih dulu pergi dan sampailah mereka digerbang sekolah.
Donghae segera menarik tangan Eunhyuk, dan sedikit terkejut melihat mata Eunhyuk memerah. Apakah Eunhyuk menangis tadi, pantas saja dia berjalan cepat sekali. Donghae menatap mata Eunhyuk, tapi Eunhyuk mengalihkan tatapannya tidak mau menatap Donghae.
"eunhyuk tatap mataku" ucap Donghae pelan. Eunhyuk memeberanikan diri menatap mata Donghae. Mereka saling bertatapan cukup lama tanpa kata.
"apakah kau menangis hanya karna aku tidak memberikanmu kancing seragamku" mulai Donghae memecah keheningan.
"Kau tidak tau betapa berartinya itu bagiku hae" jawab Eunhyuk. Air mata mulai menumpuk dikelopak matanya. Donghae diam masih menatap Eunhyuk.
Eunhyuk melepas cengkraman tangan Donghae dan berlari meninggalkan Donghae yang masih berdiri digerbang. Donghae yang tersadar pun berlari mengejar Eunhyuk. Tapi tiba-tiba sebuah truk melaju kencang dijalanan menuju ke arah Eunhyuk. Donghae yang melihat Eunhyuk dalam bahaya segera berlari untuk menyelamatkan eunhyuk. Namun,
Brakkkk
Donghae terlambat. Tubuh eunhyuk terpental kejalanan dengan darah yang mengalir dibagian belakang kepala dan hidungnya. Eunhyuk langsung sadarkan diri.
"TIDAKK ! eunhyuk-ah" teriak Donghae.
….
….
….
….
…
…
"Hae. Donghae-ah irona" Donghae segera membuka matanya saat dirasakannya seseorang menepuk-nepuk pipinya sambil memanggil namanya.
"Eunhyuk-ah" Donghae segera memeluk Eunhyuk saat tahu bahwa kejadian tadi hanya mimpi. Dan eunhyuk sahabatnya sekaligus orang yang dicintainya masih tersenyum didepan matanya.
"hei. Lee Donghae kau kenapa" tanya eunhyuk kebingungan.
"syukurlah tadi hanya mimpi" donghae semakin erat memeluk eunhyuk saat mengatakan hal itu. Eunhyuk balas memeluk Donghae walaupun dia masih bingung.
"cepatlah mandi hari ini adalah hari kelulusan kita" ucap eunhyuk melepaskan pelukan Donghae.
"nde" Donghae melepas pelukannya dan pergi kekamar mandi. Eunhyuk menunggunya sambil melihat-lihat kamar Donghae. Mata eunhyuk melihat seragam Donghae yang tergantung disamping lemari Donghae dan menghampirinya. Eunhyuk menyentuh kancing kedua seragam itu sembari tersenyum.
Hari ini adalah hari kelulusan kami semoga saja aku mendapatkan kancing kedua dari donghae, inner eunhyuk dalam hati sembari tersenyum. Dan semoga saja Donghae tidak lupa kalau aku memintanya saat sehari sebelum ujian.
Donghae side
Donghae segera mencuci mukanya saat sesampainya di kamar mandi. Donghae melihat pantulan dirinya didepan kaca kamar mandi.
Mimpi yang sangat menyeramkan. Ini pasti gara-gara aku terlalu mengingat kata-kata Eunhyuk sehari sebelum ujian sampai terbawa mimpi. Untung saja hanya mimpi. Karna mimpi ini juga aku jadi tahu apa maksud dari kancing itu, batin Donghae.
…
Donghae dan Eunhyuk sudah berada disekolah. mereka masuk kedalam aula, dimana didalam aula itu sudah ada ratusan murid kelas tiga yang sedang menunggu hasil kelulusan mereka. Donghae dan eunhyuk mengambil tempat duduk yang berdampingan. Disana juga sudah ada siswa siswi yang sekelas dengan mereka.
"Donghae-ah setelah lulus kau akan keuniversitas mana" tanya eunhyuk memulai pembicaraan.
"aku ingin keuniversitas inha dan mengambil jurusan dance" ucap Donghae tersenyum. Eunhyuk hanya diam, padahal hatinya sudah sangat senang karna Mungkin dia akan satu kelas lagi dengan Donghae.
"Donghae-ah pastikan kancing kedua dari seragammu kau berikan untukku" ucap eunhyuk sangat pelan.
"apa kau mengatakan sesuatu, aku tidak bisa mendengarnya" tanya donghae.
"ani, kau pasti salah dengar" eunhyuk menjelaskna.
Semua siswa siswi Sm Senior High School sudah berada diaula. Para guru sudah memasuki ruangan aula dan duduk dikursi yang telah disediakan. Acra pun dimulai, diawali dengan sambutan kepala sekolah. Sampai pengumuman kelulusan siswa siswi SM High School.
Semua siswa siswi SM Senior High School terlihat gugup dan ada yang sudah berdoa saat menantikan acara yang terakhir ini. Termasuk Eunhyuk dan Donghae. Satu persatu siswa siswi dipanggil untuk maju keatas panggung untuk menerima sebuah amplop yang berisikan lulus atau tidak lulus mereka dari sekolah ini.
"sekarang silahkan buka amplop yang telah kalian terima" ucap kepala sekolah saat semua siswa siswi sudah menerima amplop itu. Dengan gugup siswa siswi SM Senior High School membuka amplop itu dan membaca kertas yang ata didalamnya.
Saat itu juga sorak sorai semua murid SM Senior High School menggema didalam aula. Ada yang bersujud syukur dan ada juga yang menangis bahagia hanya karna kata LULUS tertuliskan dikertas yang mereka terima, tak terkecuali Donghae dan Eunhyuk. Mereka berpelukan saat melihat kata LULUS di kertas mereka.
"ehm. Mesra sekali kalian berdua" ucap Yeoja bergigi kelinci Lee Sungmin. sontak Eunhyuk dan Donghae melepaskan pelukan mereka. Membuat Eunhyuk dan Donghae menjadi canggung.
"eunhyuk-ah ayo kita rayakan kelulusan kita dengan makan dikantin sepuasnya" lanjut sungmin sambil menarik tangan eunhyuk untuk mengikutinya dan teman-temannya yang lain.
"ye" ucap eunhyuk mengiyakan ajakan sungmin."Donghae-ah nanti kita ketemu lagi ya didepan gerbang jam 4 sore" ucap eunhyuk pada donghae dan dijawab anggukan oleh donghae.
Eunhyuk pun mengikuti sungmin dan teman-temannya yang lain. sementara donghae hanya tersenyum melihat eunhyuk yang mulai menjauh. Tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya dari belakang. Donghae pun menoleh kebelakang dan menemukan temannya Kyuhyun dan Yesung.
"ayo kita juga harus merayakan ini kekantin" ajak yesung semangat sambil menarik tangan donghae. Kyuhyun mengikuti mereka dari belakang. Mereka berbincang selama perjalanan menuju kantin. Tiba-tiba ada yang menghadang jalan mereka. Tiga orang yeoja yang sepertinya adalah hoobae mereka.
"Jung Jesikka imnida" ucap salah satu dari yeoja itu memperkenalkan , Yesung dan Kyuhyun hanya menatap yeoja itu bingung.
"Donghae sunbae bolehkan aku meminta kancing kedua dari seragammu" lanjut yeoja itu yang membuat donghae terkejut. Dia hanya diam. Kyuhyunpun menyenggol lengan donghae menyadarkannya.
"beri saja dia, agar kita lebih cepat kekantinnya aku sudah lapar nih" ucap Kyuhyun cepat. Donghae segera teringat akan mimpinya tadi malam. Ini sangat mirip dengan apa yang dimimpikannya. Seorang Hobae meminta kancing seragamnya. Jika dia memberikan kancingnya pada Jesikka, dia akan membuat Eunhyuk kecewa dan itu akan membuat dia kehilangan Eunhyuk.
Kyuhyun yang tidak sabar melihat Donghae hanya diam saja, menyenggol tangan Donghae untuk membuat temannya itu sadar. Donghae tersadar dari mengingat mimpinya tadi malam. Dia melihat Jesikka dan tersenyum.
"Mianhae, aku tidak bisa memberikan kancing ini untukmu" donghae meminta maaf. Wajah Jesikka yang tadinya sangat cerah langsung berubah kecewa. dan mampu membuat Kyuhyun dan Yesung terkejut dengan perkataan donghae.
"Kau harus mendapatkan kancing seragam dari orang yang memang memberikannya untukmu tanpa kau memintanya" ucap Donghae melanjutkan sembari mengusap kepala Jesikka.
Donghae berjalan meninggalkan Jesikka, yang diikuti Kyuhyun dan Yesung.
"Donghae-ah kenapa kau tidak memberikan kancing seragammu padanya" tanya Yesung penasaran.
"karna aku ingin memberikannya pada orang lain" jawab Donghae santai
"nuguya" kyuhyun bertanya.
"rahasia" kyuhyun mendengus kesal saat mendengar jawaban Donghae.
Mereka sampai dikantin sekolah, disana sudah ada eunhyuk dan teman teman mereka yang lain. Kyuhyun, Yesung dan Donghae ikut bergabung disana.
Eunhyuk dan Sungmin permisi kekamar mandi sebentar.
….
"Eunhyuk-ah apa kau mendapatkan kancing seragam dari seseorang" tanya Sungmin. Saat ini mereka sedang berada didalam kamar mandi sambil berkaca dicermin besar diwestafel kamar mandi.
"entahlah. Aku memintanya" ucap eunhyuk tersenyum.
"mwo. Nuguya" tanya sungmin semangat kepada temannya itu.
"Ini rahasia" ucap eunhyuk. Membuat Sungmin memandangnya dengan bibir yang mengerucut, tidak terima dengan jawaban eunhyuk. Eunhyuk hanya tersenyum melihat sahabatnya itu. Mereka pun kembali kekantin dimana teman-teman mereka sudah menunggu untuk acara selanjutnya.
…
Hari sudah menunjukkan pukul 4 sore. Acara kelulusanpun sudah selesai. Semua siswa-siswi SM senior High School pun sudah pulang kerumah untuk merayakan kelulusan bersama keluarga mereka.
Eunhyuk berdiri digerbang sekolah sambil mendengarkan lagu yang keluar dari headset yang dia sematkan di telinganya. Dia sedang menunggu sahabatnya, Donghae. Dia pun melirik jam tangannya yang sudah menunjukkan 4.30 berarti sudah 30 menit dia menunggu Donghae disini.
Tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundaknya. Eunhyuk menoleh kebelakang dan menemukan wajah Donghae yang sedang nyengir.
"Mianhae. Apa kau sudah lama menungguku" donghae bertanay sekaligus minta maaf. Eunhyuk melepaskan headsetnya dan menggeleng sembari tersenyum.
"Kajja kita kebelakang sekolah" tanpa banyak basa basi eunhyuk langsung menarik tangan Donghae menuju belakang sekolah. Dibelakang sekolah mereka ada taman dengan pohon besar ditengah-tengahnya.
Eunhyuk mengajak Donghae duduk dibawah pohon itu. mereka bersandar disana menikmati angin yang berhembus.
Eunhyuk mengeluarkan sebuah kotak
"Donghae-ah masukkan barang yang menurutmu berharga kedalam kotak ini" eunhyuk berbicara. Donghae melihat Eunhyuk meminta penjelasan.
"Jangan banyak tanya masukkan saja" ucap Eunhyuk. Donghae pun mengeluarkan sebuah benda yang berbentuk jimat keberungtungan. Eunhyuk tersenyum melihat benda yang dikeluarkan donghae, karna jimat itu adalah pemberian eunhyuk saar mereka masuk kesekolah ini. Donghae memasukkan jimat itu kedalam kotak yang eunhyuk siapakan.
Sedangkan Eunhyuk memasukkan buku diary kesayangannya, dimana semua isi hatinya tertulis disana. Setelah selesai eunhyuk menutup kotak itu. dan menyuruh donghae menggali tanah dibawah pohon itu untuk mengubur kotak yang eunhyuk bawa tadi. Kotak itu pun sudah terkubur didalam tanah dibawah pohon itu.
"kajja kita pulang Hae. Hari juga sudah semakin sore" Eunhyuk berdiri dari duduknya. Donghae pun ikut berdiri.
"Eunhyuk-ah ada yang ingin aku bicarakan" ucap Donghae tiba-tiba. Eunhyuk hanya menatap donghae penasaran. Donghae mendekati Eunhyuk dan memegang tangan kanan Eunhyuk. Dia meletakkan sesuatu ditelapak tangan eunhyuk dan menyuruh Eunhyuk menggenggamnya. Eunhyuk hendak membuka genggaman tangannya. Tapi Donghae sudah menarik tangannya kembali dan mencium bibirnya. Eunhyuk membelalakkan matanya, terkejut dengan perlakuan donghae. Donghae mulai melumat bibir eunhyuk dengan lebut, eunhyuk hanya diam tidak membalas tidak juga menolak.
Donghae melepaskan ciumannya dan menatap mata Eunhyuk. Eunhyuk membalas tatapan Donghae masih dengan tangan yang menggenggam sebuah benda yang donghae berikan ditangannya tadi. Tersadar. Eunhyukpun membuka genggaman tangannya dan menemukan sebuah kancing seragam didalam sana.
Donghae memundurkan langkahnya menjauhi Eunhyuk dengan masih melihat eunhyuk. Eunhyuk hanya menatap donghae dari jauh dan melihat kancing kedua dari seragam Donghae sudah tidak ada disana. Jadi kancing yang ada ditangannya adalah kancing seragam Donghae.
"Eunhyuk-ah Saranghae" teriak Donghae. yang mampu membuat Eunhyuk terkejut. Air mata sudah menggenang dipelupuk matanya. Eunhyuk berlari dan memeluk Donghae sambil menangis keras.
"Eunhyuk-ah itu adalah kancing yang kau minta. Aku sudah tau apa artinya kancing itu. Dan aku tulus memberikan kancing itu untukmu dan juga aku tulus memberikan hatiku untukmu. Saranghae Eunhyuk-ah" ucap Donghae membalas pelukan Eunhyuk. Eunhyuk semakin erat memeluk Donghae.
Donghae melepas pelukannya. Dan menatap mata Eunhyuk. Eunhyuk membalas tatapan mata Donghae.
"Jeongmal gomawo hae kundae Nado Saranghae" ucap eunhyuk tersenyum dengan air mata yang mengalir. Eunhyuki menangis bahagia. Donghae mengusap air mata eunhyuk dengan ibu jarinya. Dan perlahan mendekatkan wajahnya ke wajah Eunhyuk. Eunhyuk memejamkan matanya. Donghae mencium Eunhyuk, melumat bibirnya lembut dan eunhyuk membalas Ciuman Donghae. Mereka tersenyum disela-sela ciuman mereka.
End
Akhirnya FF ini selesai juga. Untuk para reader mianhae baru bisa publish sekarang. Soalnya author sibuk kerja paginya malemnya kuliah. Jadi baru bisa publish hari ini #curhat. Mian jika endingnya mengecewakan dan tidak sesuai harapan. Diterima gak diterima harus diterima #maksa.
Untuk yang review Gomawo kundae Sarangahae… #peluk kalian satu-satu
Tunggu karya author selanjutnya ya. Hihihihihihi
