Kookie!
Karena Jungkook itu ceroboh, Jeon Jungkooknya Kim Taehyung yang ceroboh tapi Taehyung sayang.
Cast : Jeon Jungkook, Kim Taehyung.
Sudah hampir seharian Taehyung mendiamkan Jungkook. Saat Jungkook minta minum atau minta diantar ke kamar mandi, Taehyung juga diam. Walaupun Jungkook mengajak bicara, Taehyung menggumam saja tidak. Sebenarnya Jungkook takut, walaupun Jungkook tahu memang begitu karakter Taehyung saat marah, tapi dia tidak terbiasa. Jungkook paling tidak bisa didiamkan Taehyung. Jangankan satu hari satu jam pun dia tidak mau. Satu menit saja Jungkook tidak mau.
Tapi nyatanya walaupun saat ini Taehyung menggendongnya menuju kamar mandi. Pria itu tetap diam.
"Hyungie jangan diam terus." Jungkook sedang digendong di punggung Taehyung, jarinya berputar random dibahu pria itu. Meminta atensi penuh dari Taehyung. "Aku kesepian karena Tae-hyung dari tadi mendiamkanku." Tapi belum sampai Jungkook mendapat respon, Taehyung sudah menurunkan Jungkook, kemudian membukakan pintu kamar mandi. Jungkook mendesah lelah sepertinya usahanya belum berhasil, dirinya masuk kamar mandi dengan kaki pincangnya pelan-pelan. Melirik sedikit kearah Taehyung yang bersandar ditembok dekat kamar mandi.
Tadinya sempat berpikiran pura-pura jatuh saja, supaya Taehyung bicara padanya. Tapi kalau ketahuan bisa tamat riwayat Jungkook. Jadi bocah itu mengurungkan rencana itu. Jadi setelah selesai dengan urusan kamar mandi Jungkook kembali ke ranjang dengan digendong Taehyung dan tetap dalam diam.
...
"Aku sudah tidak tahan." Jungkook mengusap wajahnya frustasi. Rindu suara Taehyung. Dirinya memikirkan cara apa yang bisa ia gunakan untuk merayu Taehyung. Kenapa saat genting begini otaknya tidak bekerja dengan baik? Atau memang otak Jungkook tidak pernah bekerja dengan baik? Ia jadi berpikir betapa cerobohnya dia sampai semua jadi begini.
"Huaaa bagaimana ini..." Jungkook membanting tubuhnya untuk berbaring, menyerah dengan otaknya yang tidak mau bekerja. Detik setelahnya Jungkook mendengar pintu kamar terbuka, Taehyung masuk membawa satu mangkok makanan. Jungkook buru-buru duduk lagi.
Jungkook memperhatikan bagaimana Taehyung menaruh mangkok itu di meja dekat ranjangnya. Lalu memberikan sendoknya pada Jungkook. Bisa ditebak itu isyarat dari Taehyung menyuruhnya makan.
"Hyung menyuruhku makan?" Taehyung diam. Dia menatap Jungkook sulit dimengerti.
"Apa susahnya sih bilang 'makan kookie' begitu." Jungkook memonyongkan bibirnya tidak suka. "Aku tidak mau makan kalau Taehyung belum memaafkan aku dan belum bicara padaku.
"Kalau begitu tidak usah makan. Aku tidak memaksamu." Taehyung berbalik meninggalkan Jungkook yang menganga tidak percaya. Jahat sekali Taehyung padanya. Sumpah yang itu bukan suami Jungkook. Jungkook tidak kenal.
"Ya sudah tidak kumakan." Monolognya. Jungkook meletakkan sendoknya di meja. Melirik ke arah pintu dimana Taehyung sudah tidak nampak lagi. Lalu mengalihkan perhatiannya pada satu mangkok bubur yang dibawa Taehyung.
"Tapi aku lapaaar." Katanya sambil merengek seperti bayi. Jungkook menekan perutnya dengan dua tangan. Perutnya berbunyi kruyuk yang menjijikan. "Brengsek." Jungkook refleks menepuk bibirnya karena tidak sengaja bicara kasar. Dia hanya kesal dengan respon perutnya yang tidak mendukung. Bukan berniat bicara kasar sungguhan.
Taehyung masih berdiri didepan kamar Jungkook. Tersenyum sendiri mendengar monolog Jungkook. Saat dirinya mencoba mengintip Jungkook, Taehyung mati-matian menahan diri supaya tawanya tidak meledak. Bagaimana tidak, pada akhirnya dia melihat Jungkook menyerah pada buburnya. Bocah itu makan dengan begitu rakus menyenangkan. "Kamu lucu Kookie." Lalu Taehyung berlalu meninggalkan Jungkook.
...
Sebenarnya sejak tadi Taehyung menebak-nebak apa Jungkook sedang main-main dengannya. Pasalnya bocah itu terus saja minta diantar ke kamar mandi, dalam jarak yang tidak terlalu lama. Dan ini sudah ke empat kalinya. Jadi Taehyung memutuskan untuk membuka pintu kamar mandi, dan mendapati Jungkook hanya duduk di closet tanpa melakukan apapun. Taehyung mengerutkan alis meminta penjelasan.
"Hehe." Dan Jungkook hanya nyengir. Taehyung buru-buru memggendong paksa Jungkook. Agak kesal karena bocah itu dari tadi menguras energinya hanya untuk cari perhatian? Dia pikir badannya tidak berat apa.
Taehyung menurunkan Jungkook. "Kalau nanti kamu mau pipis tidak akan kuantar, pipis saja diranjang. Siapa suruh main-main." Mendengar itu Jungkook bukannya gelisah tapi justru gembira. Taehyungnya sudah bicara banyak.
"Siap hyung. Aku akan pipis diranjang." Jawabnya gembira.
...
Setelah seharian Jungkook melakukan kegiatan mencari perhatian Taehyung. Akhirnya malam harinya bocah itu bisa puas memandangi Taehyung yang lelap di sampingnya. Taehyung pasti lelah karena mengerjakan pekerjaan rumah sendirian, dan mengurus dirinya juga pastinya. Jungkook dengan sayang mengusap surai Taehyung hati-hati.
"Tae-hyung tampan sekali. Seperti pangeran." Jungkook mengangkat lengan Taehyung melingkarkannya pada pinggangnya. Lalu mendesal dalam pelukan Taehyung. Membenamkan wajahnya nyaman didada Taehyung. "Peluknya yang erat hyungie..." Dia bicara seolah Taehyung mendengarnya. Tapi Taehyung memang dengar. Pria itu membuka mata saat Jungkook menelusup dalam pelukkannya. Dia belum benar-benar tidur
"Tae-hyung mau sampai kapan mendiamkanku." Jungkook masih asik berceloteh, berpikir Taehyung benar-benar lelap tak mendengar kalimatnya. "Aku minta maaf, membuat Tae-hyung khawatir. Tidak akan aku ulangi. Besok pokoknya sudah harus bicara padaku. Aku tidak mau tahu. Aku bisa gila nanti kalau harus pura-pura ingin pipis hanya untuk mencari perhatian hyungie." Taehyung tersenyum tanpa Jungkook tahu. Kenapa pemikiran Jungkook itu aneh sekali. Pikir Taehyung.
"Aku mengantuk hyung, padahal belum dicium seharian. Tapi sekarang hyung sudah tidur." Taehyung ingin menjawab sebenarnya. Ingin bilang kalau Jungkook benar-benar banyak bicara. Sumpah Taehyung sudah gemas sekali ingin gigit. Setelah Taehyung memastikan deru nafas Jungkook jadi teratur dipelukan Taehyung, saat bocah itu sudah benar-benar lelap. Taehyung sedikit melonggarkan pelukannya. Mengecup lama bibir Jungkook yang selalu terbuka kecil saat ia lelap. Ciri khas Jungkook. Pria itu tersenyum dalam ciumannya.
"Sudah dicium sayang. Selamat tidur." Lalu kembali memeluk Jungkook erat.
Tbc...
Mateeeklah, aku baper sendiri nulis chap ini. Malah gemes sendiri sama Jungkook. Pengen punya suami kaya Taehyung Ya Tuhaaaan. Kenapa aku nulis sendiri gemesh sendiri haha.
What do you think about this guys? Butuh opini kalian nih haha
