NARUTO : KAMEN RIDER EAGLE

Disc : Masashi kishimoto untuk Naruto dkk .

Pair : Naruhina

Genre : Friend Ship , Humor , Action

Author : Muslim Kudou

Sumarry :

Namikaze Naruto seorang pemuda biasa yang bersekolah di salah satu sekolah terbaik di Jepang , 'KSHS(Konoha Senior High School)' itu adalah nama sekolahnya.

Pemuda yang tadinya hidup biasa layaknya anak SMA pada umumnya kini hidupnya berubah jadi luar biasa setelah dia menemukan sebuah 'BELT' yang ternyata itu adalah 'BELT RIDER'.

Bagaimanakah kehidupannya setelah menjadi seorang RIDER ?

Mampu kah dia melindungi bumi dari serangan Monster luar angkasa yang berniat menguasai bumi?

Dan bagaimanakah kisah asmaranya bersama gadis bermarga 'Hyuga'?

Warning: Jelek,abal2 typo bertebaran dll..

®Sebelumnya di Kamen Rider Eagle :

Pertarungan Pertama antara Naruto yang berubah jadi Kamen Rider pun telah selesai di menangkan oleh Naruto.

Hinata pun ternyata hanya pingsan.

Naruto yang sempat merasa tidak mampu untuk mengemban beban sebagai pembela bumi pun kini telah yakin dan semangat untuk melindungi Bumi dan orang-orang yang berharha baginya berkat 'Eagle Belt' yang menyemangatinya.

Chapter 4 : Hanabi

Pagi hari di sekolah terpavorite di Jepang nampak sudah mulai rame.

Satu persatu murid mulai datang ke tempat mereka akan menuntut ilmu.

Di kelas .1 terlihat mulai ramai oleh celoteh murid perempuan yang memang terkenal suka ngegosip itu.

Di barisan paling belakang tengah terlihat seorang murid berambut nanas sedang asik tidur di atas mejanya.

Kalo melihat kelakuan bocah itu kalian jangan heran,dialah Nara Shikamaru si jenius yang pemalas.

Di sebelah kana Shikamaru seorang murid dengan badan di atas rata-rata atau bisa di bilang gendut sedang menikmati keripik kentangnya.

Siapa lagi di kelas itu yang gendut kalo bukan Akimichi Choji.

Di depan meja Shikamaru dan Choji sedang duduk seorang murid dengan model rambut coklat jabrik dan dengan dua buah tato kembar di masing-masing pipinya berbentuk segitiga kebalik,si maniak anjing Inuzuka Kiba.

Di sebelah kanan kiba sendiri terdapat bangku kosong karna pemiliknya belum berangkat.

Di barisan nomer tiga paling kiri telah duduk seorang murid bergaya rambut seperti pantat ayam bermata onix kelam yang mempuat siapapun yank melihat matanya pasti akan terpana,si pangeran es Uchiha Sasuke.

Lima menit sebelum bel tanda pelajaran pertama siap di mulai masuk seorang siswa laki laki berambut pirang jabrik dan seorang siswi perempuan berambut indigo.

Yupzz Namikaze Naruto dan Hyuga Hinata.

"OHAYOU MINNA"

Sapa atau lebih tepatnya teriak Naruto saat masuk kelas dengan tak lupa sebuah Senyum tiga jarinya yang membuat siapapun merasa nyaman.

Sementara Hinata hanya berjalan dalam diam karna malu di perhatikan murid sekelas.

"Oy Kiba tumben sekali kau tidak membawa akamaru ke sekolah".

Tanya Naruto pada teman sebangkunya Kiba setelah dia sampai di tempat dia duduk.

Kiba memang si maniak anjing yang kemanapun akan membawa anjing kesayangannya 'Akamaru'.

"Hari ini Akamaru sedang sakit jadi dia tidak aku bawa".

Jawab kiba malas dan dari raut mukanya terlihat jelas bahwa dia sangat sedih karna anjing kesayangannya sakit.

"Pantas saja,biasanya kau dan Akamaru seperti pasangan kekasih saja kemanapun selalu berdua . hahahaha".

Ledek Naruto pada Kiba sambil tertawa mengejek.

"Cih sialan kau duren"

Kiba yang merasa kesal sama sahabatnya itu balik mengejeknya.

"Apa kau bilang ? Dasar maniak anjing"

Balas Naruto lagi.

"Duren Baka"

"Bocah bau anjing"

"Kuning nganyut di kali"

"Nafas anjing"

"Kuning ngapung"

"ARRGGH"

Teriak Naruto frustasi karna selalu kalah setiap main kata-kataan lawan Kiba.

Sedangkan Kiba seperti biasa dia tertawa puas selalu menang lawan Naruto.

"Ck...Mendokusai"

Shikamaru yang merasa tidurnya terganggu oleh duo duren dan anjing hanya menggerutu tidak jelas dengan trend mark yang sudah tidak asing lagi.

'Kriieettt'

Tak lama setelah perdebatan yang sungguh sangat tidak penting terdengar suara pintu yang terbuka.

Masuklah guru dengan gaya rambut kuncir kuda dan ada bekas luka horisontal di hidungnya.

Umino Iruka wali kelas .1.

"Ohayou anak-anak hari ini kita tidak ada pelajaran karna semua guru hari ini akan ada rapat.."

Ucap iruka yang langsung membuat semua murid bersorak gembira .

"HOOORREEE BEBAS"

Teriak murid sekelas.

"Tapi sebagai tugas supaya kalian tidak malas-malasan kalian kerjakan soal di halaman lima puluh satu dan di kumpulkan nanti pas waktu pulang sekolah".

Tambah iruka memberi tugas kepada anak didiknya itu,yang sudah pasti mendapat teriakan kekecewaan dari semua murid.

'Tteeeetttt'

Tidak terasa bel tanda berahirnya kegiatan belajar mengajar pada hari ini pun berbunyi nyaring di setiap sudut KSHS,semua muris mulai berhamburan keluar wilayah sekolah untuk pulang ke rumahnya masing-masing.

Naruto dan Hinata kini seperti biasa pulang bersama dengan mengendarai sepeda sederhana milik Naruto.

"Hinata-chan nanti malam kamu ada acara apa tidak?"

Tanya Naruto pada Hinata yang sedang duduk manis di belakang sepeda Naruto.

"T-tidak ada Naru-kun,memang kenapa?".

Jawab hinata malu-malu sekaligus bertanya balik.

Mereka sudah satu tahun lebih pacaran,tapi entah kenapa Hinata masih saja malu-malu saat bersama Naruto.

"A-ano Hina-chan M-mau-u tidak nanti malam nonton 'HANABI' sama aku?"

Tanya Naruto yang entah kenapa gaya bicaranya jadi ikut gagap seperti Hinata.

"Iya Naru-Kun"

Jawab Hinata pelan tapi masih bisa untuk di dengar Naruto.

Hening yang di rasakan mereka setelah itu sampai..

"Ah Hina-chan sudah sampai".

Ya tanpa terasa mereka sudah sampai di depan rumah Hinata.

Hinata turun dari sepeda Naruto dan beranjak masuk ke rumah.

Tapi baru berapa langkah berjalan Naruto berteriak padanya.

"Ku jemput nanti malam jam 7 Hime".

"I-iya N-naru-kun"

Naruto langsung memacu sepedanya menuju rumahnya.

"TADAIMA"

Teriak naruto saat masuk kedalam rumahnya.

"Okaeri"

Jawab sebuah suara perempuan dari arah meja makan.

"Tidak perlu berteriak seperti itu baka,kau kira aku sudah tua apa".

Ucap perempuan itu lagi kesal karna ulah sang cucu.

Sedangkan Naruto hanya nyengir lebar khasnya.

"Cepat duduk sinih ayo kita makan mumpung maknannya masih panas,kalo sudah dingin nanti tidak enak".

Ajak sang nenek pada cucunya itu.

"Baik Baa-chan".

Jawab Naruto dan langsung duduk di depan neneknya itu.

Mereka mulai makan dalah suasana hening.

#Hyuga mansion 16.00 W.K(Waktu Konoha)

Di dalam kamar berwarna lavender dan beraroma lavernder terlihat seorang gadis berambut indigo panjang dan bermata amethis yank menyejukan sedang duduk di depan sebuah cermin besar.

Tangan mungilnya menari-nari di setiap inchi wajahnya, mengoleskan sedikit demi sedikit berbagaimacam make up untuk mempercantik dirinya.

Sebenarnya tanpa make up pun dia sudah terlihat sangat cantik.

Tapi baginya malam ini adalah malam special karna dia kan kencan sama orang yang selalu membuat hatinya bergetar setiap ada di dekatnya,dan dia selalu merasa nyaman setiap dia bersamanya.

'Kriieettt'

Suara pintu terdengar saat pintu dibuka.

Masuk seorang lelaki paruh baya mengenakan kimono berwarna putih.

"Wah kau cantik sekali Hinata"

Ucap laki laki itu yang terpesona akan kecantikan Hinata.

Saat ini Hinata mengenakan gaun panjang berwarna putih,di bagian pinggangnya terdapat sebuah pita besar yang high heells(?) yang tidak terlalu tinggi terpasang indah di kaki make up tipis menghiasi wajahnya yang cantik.

"O-otou-san , ah b-biasa saja ko".

Pipi hinata saat ini sudah semerah tomat karna malu di puji oleh ayahnya.

"Kamu mau kemanah sudah cantik seperti itu?".

Tanya sang ayah pada Hinata.

"A-ano T-ou-san,,aku ma-u nonton pestifal 'Hanabi' ber-s-sama Naruto-kun".

Jawab hinata gugup takut di larang oleh sang ayah.

"Oh y sudah jangan pulang terlalu malam".

#Pestifal Hanabi

Naruto dan Hinata kini sedang berjalan mencari tempat duduk yang nyaman buat nanti saat kembang api mulai di nyalakan.

Saat sedang berjalan Naruto melihat kios ice cream di sebrang jalan.

"Hinata-chan kamu mau ice cream?".

Tanya Naruto pada Hinata .

"Iya Naruto-kun"

Jawab Hinata pelan.

"Baiklah kau tunggu di sinih saja jangan kemana-mana".

Tak berselang lama Naruto membawa dua ice crem.

Yang satu rasa vanila,rasa kesukaan Hinata, dan yang satunya rasa jeruk kesukaannya.

Kini Naruto dan Hinata duduk di ladang bunga di bukit sekitar tempat di adakannya pestifal Hanabi.

Waktu sudah mulai semakin larut kembang api pun mulai di nyalakan.

Kerlap-kerlip di langit yang di hasilkan oleh kembang api membuat langit malam yang tadinya gelap kini nampak indah bagaikan ribuan bintang.

Tidak hanya Naruto dan Hinata yang ada di situ,banyak pula pasangan yang sedang menikmati indahnya langit malah yank penuh dengan kerlap-kerlip kembang api.

Bagaimanakah kelanjutan kisahnya?

Dan bahaya apa lagi yang akan di hadapi N

aruto?.

Ikuti terus kisahnya di KAMEN RIDER EAGLE!

TBC

Yosh itu dia chapter 4 sudah update.

Mf klo kurang memuaskan reader.

Setelah baca mohon masukannya supaya saya makin baik lagi dalam menulis.

Ok see you next latter.!