Warning: abal-abal bahasa agak kaku banyak cacat, dan buat pening kepala.

.

.

Disclaimer: seperti biasa, fairtaill dan naruto bukan punya saya.

.

.

...

.

Hari, keempat cuaca cerah di crocus, grand magic games segera di mulai.

.

Pertandingan di mulai dengan pertarungan di WATER SPHERE yaitu sebuah arena , bola besar berair, dengan sistem harus mengeluarkan peserta di dalam air.

.

Lucy dari fairy taill A, risley dari mermaid heel,juvia dari fairy taill B,jenny dari blue pegasus,flare dari raven tail,chelia dari lamia scale, rocker dari quatro puppy(sebenarnya battle ini khusus wanita, berhubung di tim mereka tak ada wanita, jadi juri hanya bisa memakluminya).dan terakhir minerva.

.

Pertandingan di mulai, semua mulai mencari musuh yang sedikit mudah, minerva hanya diam dan berhasil menendang keluar rocker, lucy memanggil aquarius,juvia sedikit beruntung karena ini wilayahnya.

.

Flare menyerang lucy, lucy yang sudah hapal gaya serangannya berhasil menghindar dan mengeluarkannya dari arena.

Di lain tempat juvia membuat ombak besar, dari dalam sana dan berhasil membuat chelia dan jennya keluar arena

.

Kini tinggal tersisa tiga orang lagi, lucy memerintahkan aquarius, untuk membuat air yang lebih besar lagi, dan membuat juvia keluar dan tentu saja sang penyihir air itu membicarakan sesuatu tentang 'gray-sama'nya.

.

Minerva, bergerak, lucy belum sempat siap, ia sudah di serang dengan ledakan dahsyat, belum cukup di sana minerva menyerang lagi, tak memberi kesempata bagi wanita pirang itu untuk menyerang, lucy mencoba bertahan tapu, tetap saja kesadarannya hilang, minerva mencengkram leher dan menjatuhkannya seperti sampah. Begitu menurutnya.

Dan tentu saja anggota fairy taill khawatir, dan marah terhadap wanita itu.

.

"Lucy!" gray khawatir matanya menatap fokus kearah minerva yang tengah di back up anggota sabertooth lainnya.

.

"Apa, maksudmu sialan!" teriak gajeel.

"Oh, ini pertandingan jadi hal seperti wajar saja" balas minerva dengan wajah tanpa dosanya.

"Sialan!" gray mencoba menyerangnya. "Gray! Tunggu" erza mencoba menenangkannya, tapi gagal "ice make : lance" sebelum es itu sampai, tiba-tiba menghilang.

"Ow! Santai bung, tak perlu emosi, ini hanya pertandingan? Jadi, wajar" ucap tobi yang sudah pasang badan di belakangnya, anggota sabertooth lain ikut membacking minerva

.

.

"Oi, bangsat! Apa-apaan kau"teriak gray tak kalah serius.

" ohh, jika kau ingin membalas, sebaiknya di pertandingan"balas tobi di lain pihak, gray segera di tahan erza.

Matanya, menatap, tobi "oi, apa ada masalah memperhatikanku?" tanya erza, lelaki itu hanya menggelenf "tidak! Aku harap, kita bertemu di pertandingan!" jawabnya menghilang

Erza, merasa orang di figur itu terasa familiar, baginya "tidak mungkin!"batinnya.

.

.

Pertandingan segera, di mulai kembali antara Rufus lore melawan eve tearm, bagi rufus hal mudah ia berhasil mengalahkannya, tanpa terluka sedikitpun.

.

Ichiya, tampak tenang saja ia mengklaim kemenangan jadi miliknya karena , mempunyai senjata rahasia yaitu seekor kelinci, bahkan anggota pegasus lainnya, tak tau siapa figure tersebut.

.

.

.

.

.

.

.

Hari ke lima

.

Hari bebas yaitu hari bersenang-senang, beberapa anggota guild lainnya, memeilih bersenang di taman RYUZETSU taman berair besar yang berada di fiore(a/n: kalau di indo kayak di waterboom) seperti yang di katakan hanya beberapa. Sabertooth termaksud yang tidak ikut, dan memilih diam di penginapan.

.

Natsu, mengenakan pakaian normal, celana panjang hitam polos, dan kemeja lengan pendek, syalnya ia selendangkan, di lehernya, ia sebenarnya ada janji dengan kagura karena di ajak olehnya, keliling kota , sting tiba-tiba di belakangnya.

" ingin kemana?"tanyanya tak biasanya orang ini sering bertanya

"Berkeliling" balasnya lalu menghilang

"Tch! Orang itu!"

.

.

.

.

.

.

Di ryuuzetsu.

.

"Ahh! Ini indah sekali" puji lucy ia mengenakan BH dan celana dalam putih.

"Ini cocok, untuk, rileks" sambung sampingnya wendy terkagum-kagum

"Kalian, sudah datang" sapa mirajane

"Ehh, tapi ngomong-ngomong di mana, master?" tanya lisanna biasanya ia sudah berada di sini lebih awal-awal karena yah! Mesum

"Ia, lebih memilih di hotel bersama laxus" balas erza

"Eh, tidak biasanya?"

"Yah! Biarkan, ini urusan keluarga mereka!"

.

Para anggota guild sudah tiba, di mana mereka sibuk dengan kesenangan mereka alzack dan bisca hanya menemani anak mereka, laki dan kinana sedang berlari, karena di kejar trio pegasus,yang lainnya hanya duduk, kecuali orang mesum, yang tak henti-hentinya bicara soal tubuh wanita.

.

"Sial, aku tak bawa pakaian renang!" keluh cana

"Pakaian dalam? Niat banget" teriak macao dan wakaba secara bersamaan

.

"Hey, bung santailah seperti seorang lelaki" sahut bacchus yang tengah berenang mengenakan pelampung(lol)

"WILD FOUR!"

"lihatlah mereka, di sana perkumpulan orang liar semua" ucap macao menunjuk grup bacchus

"Iya, sih tapi-" tiba-tiba wakaba bersemu merah melihat wendy dan chelia berlari ke sana kemari. "Di sini juga ada malaikat!"

.

"Carla, ayo ke sana ada sesuatu menarik" ucap happy menarik exceed betina itu.

"Yah, apapun maumu" balasnya tersenyum..

"Mereka, punya juga punya jus kiwi yang enak" sambung panterlily yang sudah memegang, sebotol jus kiwi.

"Gajeel! Kita kesana" levy menari lengan sang dragon slayer.

"Huh, ngapain juga kesana memb-" belum sempat melanjutkan protesnya tangannya sudah di tarik oleh sihir scrift itu. "Oi!"

.

"Mira-nee, mana elf-nicchan?" tanya lisanna khawatir

"Dia ingin istirahat di hottle" balasnya

"Tapi, aku khawatir, ia tidak bisa bersenang-senang" ucap lisanna

Tak jauh dari tempat mereka figure yang di bicarakan, tengah bersembunyi di balik batu

"Sial! Jangan sampai mereka melihat kita" ucap elfman

"Iya, tapi, kenapa kau menyeret aku juga?" keluh evegreen

"Lah, kenapa kau kesini?" elfman dengan wajah dongo.

"Tentu saja! Sialan menjagamu, tubuhmu masih terluka" balasnya dan terjadi cek cok gak penting

Tanpa mereka sadari, perdebatan suami istri, di ketahui oleh dua temannya.

"Aww! Serasi sekali! Mereka cocok" ucap freed gigi tersungging di wajahnya

"Seharusnya di foto, sial aku lupa bawa kamera! Jika bagus bisa di pampang di guild" balas bikcslow dengan lidah layaknya orochimaru(lol)

.

"Kyahhh!-" mira berteriak di karena bagian atas terbuka berkat tarikan seseorang, tentu saja menimbulka beberapa cowok mimisan kecil

"Sialan, kau jenny!" menutup dadanya dengan tangannya

"Itu, balasan atas apa yang terjadi kemarin" balasnya memegang bra mira "tapi, aku belum selesai"

Ia menarik celana dalam mira, dan mengekspos bagian vaginanya "tidak! Jangan di situ" macao dan wakaba mimisan dahsyat

"Sekarang impas" ucapnya tersenyum jahil

"Dasar!" lisanna sweatdrop.

.

"Lucy?"

"Iya, erza!"

"Kau merasa risih?"

"Tentu saja, ini menggangu istirahatku" balasnya

Dan pada kenyataan ia di ganngu oleh trio ubur-ubur(maksudnya trio pegasus)

"Erza! Semakin hari indah" ucap eve

"Hey! Nona lucy bisakah aku menjadi pangeranmu" ucap hibik membuat lucy swetdrop

"Kulitmu halus sekali!"

"Lucy, kita pergi" ucap erza tapi, mendapat hadangan ichiya, dengan gayak sok keren. Dan mendapat tolakan dari erza..

.

"Gray-sama, ayo ke seluncur cinta kita" ucap juvia dengan pipi bersemua

Gray sweatdropp"huh? Kenapa namanya terdengar aneh" dan mendapat balasan dari penyihir air itu. "Tentu saja hanya untuk gray-sama"

"Juvia lupakan gray, lebih baik denganku saja!" ucap lyon dengan menggendong juvia dengan gaya bridal style tentu saja membuat juvia blush, sedikit

"Tidak! Kau lagi" gray shock plus sweatdrop.

.

"Kenapa, kau di sini?" tany erza sweatdrop karena pakaian yang jellal kenakan tak sesuai

"Aku, di sini karena merasa hawa keberadaan zeref" balasnya bagian atasnya yang hanya tertutup masker

"Tapi, pakaianmu begitu mencolok diantara yang lain!" erza bertambah sweatdrop

"Oh!"

.

"Carla, lihat ini" happy hanya menampakkan kepalanya di antara lubang dengan gambar ikan

"Apa-apaan ini!" gajeel protes lily hanya tampak kalem

"Hahaha!" levy dan carla tertawa bersamaan.

.

"Pirang!"

"Hiiikkk" lucy mengigil ia tau suara ini suara feminim tapi menakutkan "kau flare, dari raven tail?"

"Kenapa, kau di sini bukankah-?" belum sempat ia menyelesaikan flare menjelaskannya " aku hanya ingin bersenang- senang juga" balasnya terpampang wajah sedih.

"Ehm! Maafkan aku atas apa yang terjadi!" ucapnya merasa bersalah

"Tak apa! Lagipula ini pertanding jadi wajar" balasnya

"Baiklah, selamat bersenang-senang" balasnya berlalu pergi dan menghilang.

Lucy, menoleh ke arah kolam dan melihat, mavis yang tengah berenang tak jauh darinya, keluarga dreyar tengah duduk.

"Apa yang kalian lakukan?"

"Aku hanya menemaninya," jawab laxus acuh tak acuh

"Kita hanya membuatnya senang" sambung makarov duduk bersila

"Wiiippiii! Air di sini sangat segar"ucap mavis.

.

Semuanya, bersenang-senang, ada yang mengobrol,bermain air, berdebat gak jelas(lyon dan gray) tapi, kesenangan itu tersebut kandas juga karena, gray dan lyon secara sengaja membekukan kolam renang. Dan tentu saja, makarov menangis, karena tagihan yang harus di bayar, dan mavis yang kehilangan senang-senangnya.

.

.

.

.

.

Kembali ke natsu.

.

Ia tengah, selesai berkencan dengan kagura dan mengantarnya ke penginapannya.

" sebaiknya, kau istirahat dulu"ucapnya kagura.

"Yah,! Sebenarnya aku ingin tapi, harusnya kau tau! Guildmu hanya wanita saja" balas natsu.

Tak jauh dari mereka erza, dan anggota lainnya tengah pulang dari ryuuzetsu, matanya menangkap, sesuatu, yang tak enak baginya. Si pendekar pedang wanita tengah mengobrol dengan figure, lelaki bertopeng dari sabertooth.

"Tunggu! Kau mengenalnya?" tanya erza.

"Tentu!" balas kagura sorot matanya mengarah ke erza "dia! Dia pasti tau tentang jellal"ia berusaha memedam amarahnya.

" oke, sepertinya sudah waktunya pergi"ucap natsu yang sesaat menghilang dengan tehknik kamui miliknya, kagura tak sempat membalasnya ia lalu, kembali ke penginapan.

.

.

.

.

.

.

.

"Selamat datang kembali di hari keenam grand magic games, saya chapati di sini" ucapnya yang mengenakan rambut normalnya.

"Kali ini kita ke datangan tamu spesial, sang raja Toma E. Fiore beserta anaknya Hisui E. Fiore" ucapnya

"Nikmati, pestanya" ucapnya hisui hanya melambaikan tangannya ke seluruh penjuru

"Ini dia battle royal, siapapun yang memenangkan pertarungan ini akan mendapatkan hadiah khusus dari raja" ucap chapati

"Masalah hadiah! Akan di bicarakan oleh raja sendiri setelah selesai" sambung yajima.

.

.

"Apa, kau yakin nak?"

"Tentu, ayah! Aku sudah memutuskannya" balas hisui

"Oke, semoga saja pilihanmu menang" ucapnya

.

.

.

.

Semua dari perwakilan grup maju.

Rocker dari quatro puppy, arana dari mermaid heel, gray dari fairy tail A, laxus dari fairy taill B, nullpuding dari raven taill, yuka dari lamia scale, ren akatsuki dari blue pegasus dan sabertooth.

"Aku, maju" ucap sting tapi, tobi menahannya.

"Biar aku saja!" ucapnya

"Tapi, aku ingin maju!" ucap sting tetapi muncul kilatan petir diantara kedua mata mereka.

"Sting! Biarkan ia maju" minerva menengahi pertengkaran dua orang ini.

"Tch, baiklah" sting membuang mukanya ia memang malas berurusan dengan 'nona sabertooth' ini.

.

.

.

.

.

"BATTLE ROYAL!"

"DI MULAI!"

.

"Yosh! Maju" gray matanya terfokus ke tobi dan nullpuding.

Semua saling serang dengan tehknik mereka masing-masing, gray mengambil inisiatif, menyerang anggota raven terlebih dulu. Yang lain pun sama sama-sama mencari musuh mereka masing-masing. Kecuali laxus dan tobi.

Laxus hanya berdiri menghadap tobi, sebaliknya tobi hanya duduk cuek tak memikirkan sekitar..

"Apa yang di pikirkannya" ucap sting

"Tenanglah" balas rogue kalem

.

"Berhati-hatilah laxus"batin erza entah kenapa, matanya merasa familiar lagi terhadap wujud bertopeng itu.

" ia belum serius, tapi aku belum bisa merincikan kekuatannya"ucap mavis

"Apapun itu, laxus mesti waspada" sambung makarov

.

"OHHH! ROCKER BERHASIL, DI ELIMINASI!"

"sepertinya, tobi-san tak bergerak dari tempatnya" sambung yajima

.

"Ini, sangat sulit semua saling serang," ucap ren

"Lebih sulit jika kau diam saja"balas tobi,

Natsu siap menyerang tapi tiba-tiba

Duagghh! Jduarr!

" DUA HIT! GRAY BERHASIL MENGELEMINASI DUA ORANG SEKALIGUS"

semua dari kubu fairy taill bersorak gembira, mereka tak tau malapetaka sebentar lagi menghampiri penyihir es tersebut.

"Beberapa orang lagi tapi, laxus yang sulit di sini"batin gray.

" kau seharusnya waspada karena semua orang di sini hanya musuh"

"!?" itu lah reaksi gray mendengar suara orang di belakangnya

Ia menoleh dan nampak tobi yang sudah siap menyerangnya dengan gaya badan di miringkan dan kaki kiri yang menghantam perut kanan orang itu

Duaghhh! Jduarr! Brakk! Brakk!

"OWWW! TOBI MULAI BERGERAK IA BERHASIL MENUMBANGKAN DARI FAIRY TAILL A"

"Tobi-san mulai serius" ucap yajima.

.

"Gray-sama!" teriak juvia.

"Kuat sekali orang itu, bahkan hanya dengan satu kaki" makarov panik

"Sangat jauh sekali ia terpental bahkan melewati stadium!" komentar mavis

"!" hanya itu reaksi guild di fairytaill

.

"Wohohoho! Lihat itu" sting tampak gembira

"Kau seperti anak kecil sting!" komentar lector

"Fro juga berfikir begitu!"

"Sialan kau neko!" balas sting

Minerva hanya tersenyum simple melihatnya.

.

.

Tobi menoleh kebelakang dan mendapati nullpuding dalam mode raksasanya, yang siap menyerang natsu.

"Dalam bentuk ini kau tak akan, mungkin bisa mengalahkaku" ucapnya

"GOUMA NO SOU" ia menyerang natsu dengan kedua tangannya yang berduri.

"!" reaksi pertama yang ia dapatkan karena serangan tersebut tak mengenai natsu

Wushhh!

"Cepat sekali"natsu sudah berada di depannya dengan dua telunjuk di depan kedua matanya

Winggg!

Tehknik, seperti bintang di telunjuknya yang berwarna kuning dan menyilaukan " ahhhh! Mataku"

.

"Aku tak tau, apa tehknikmu tapi sungguh ironi" natsu terus menyerang tubuhnya dengan laser beamnya

"Kau sudah, bertahan sejauh ini cukup bagus" tambahnya lagi kini ia mengangkat kaki kirinya dan membentuk sebuah beam yang lebih besar dari sebelumnya.

"Karryu no ryuuken"disaat bersaan gelombang petir, menghantam tubuhnya dan membuat ledakan besar,

Duarrrr!

.

.

" tobi-san"sting khawatir

"Santai, ia bukan orangnya semudah itu di kalahkan" sambung rufus mencoba menenangkan

.

Penduduk fairy taill hanya bersorak kegirangan, ternyata itu ulah laxus yang memanfaatkan keadaan lengah tersebut.

"Rasakan itu!" ucap member yang lain

"Ini, balasan untuk gray!"

"Jangan senang dulu" ucap mavis.

.

.

Tubuh tobi, terbelah dan terpisah tapi anehnya bagian , yang terpotong hanya seperti cahaya kuning "ya ampun! Tadi dahsyat sekali" ucap tobi dengan wajah pura-pura shock (emang keliatan gituh? -_-)

Kakinya berdiri, sedikit demi sedikit tubuhnya yang terpisah kini menyatu kembali "aku terkejut!" matanya menyorot ke arah laxus

"Yata no kanami"natsu membuat gumpalan cahaya di kedua tangannya dan menjadikan dirinya sebagai cahaya, memantul-mantul di dalam arena, layaknya cahaya yang terkena cermin

"!" reaksi laxus shock bercampur kaget karena, natsu sudah cepat berada di belakangnya, siap menendang dengan gaya akrobatik

Duagghhh! Jduarrr!

Laxus terhempas ke bawah lantai arena stadium

.

"Laxus!" teriak freed

"Apaan dia!" teriak evergreen sambil mencengkram kuat leher bickslow

"T,,-ta- bi-sa,,, ughh" hanya itu reaksi

"Kau, malah yang membunuhnya, lisanna sweatdrop

Makarov panik plus khawatir terhadap cucunya itu

.

" AMAZING! DENGAN CEPAT TOBI BANGKIT, DAN MENGHANTAM LAXUS!"ucap chapati

"Kini tersisa dua orang lagi!"

.

"Dia, gila" beth shock

"Tenang saja, dia di pihak kita" sambung milliana.

Kagura hanya menutup kedua matanya ia tak bisa menyembunyikan rasa kagumnya.

.

Natsu turun perlahan, tapi dengan cepat ia menghilang dari pandangan mata orang-orang yang melihatnya.

Dia sudah berada di depan ren dengan kaki terangkat, yang mengarah langsung ke wajahnya.

Duaghhhhh! Duarrr!

.

"WOW! SATU LAGI DI TUMBANGKAN OLEH TOBI, KINI TERSISA TINGGAL RAVEN TAILL"

"kurasa kemenangan milik sabertooth" ucap yajima.

.

Natsu, menoleh ke arah nullpuding, membuat jarinya seperti pistol, dan panah kecil berbentuk cahaya tepat mengenai dadanya.

"Arghhh!" ia mengerang kesakitan, dan terjatuh

Tap. Tap. Tap. Tap

Natsu mendekatinya, dengan jari yang menunjuk, membentuk circle beam yang semakin membesarnya

"Menyerahlah!" ucapnya. Nullpuding tak membalasnya.

.

"KEMENANGAN, SPEKTAKULER, JADI MILIK SABERTOOTH"

"TIDAK ADA SATUPUN YANG BISA MENGHALANGI, GARANGNYA HARIMAU, BAHKAN PERI PUN TAK SANGGUP MENAHANNYA"

"KARTU AS SABERTOOTH!"

"UCHIHA TOBI!"

.

.

.

semua anggota guid frustasi tak terkecuali fairy taill.

"Hadiahku hilang!"

"Yah milikku juga"

.

.

"Hahaha tobi-san sempurna" ucap sting

"Harus, kuakui tehkniknya cukup keren" sambung ogra.

"Ini, belum terbesit dalam pikiranku , karena saking cepatnya" ucap rufus tersenyum.

Minerva tak bisa menghilangkan rasa kagumnya"siapa, tau kau figur yang kuat"batinnya.

.

.

"Serangan yang dahsyat!" ucap gajeel

"Semoga gray-sama tak apa" ucap juvia khawatir.

"Tapi, masalahnya serangan itu, mustahil di hindari, dan efeknya tak bisa di perhitungkan, tapi-" ia menggantungkan ucapannya

"Apa, itu?" tanya mira

"Entah! Bau dari orang itu terasa familiar" jawab gajeel merasakan hal yang sama , apa yang di alami erza

"Natsu?"batin mira ia menggeleng-geleng kepala, menghilangkan prasangkanya "itukan natsu! Tak mungkin ia melakukan hal semacam itu"

.

.

"Sekarang, aku makin percaya, apa yang di katakannya"batin kagura, rona merah tipis di wajahnya.

" awwawaw! Ada yang falling in love nih!"ucap milliana menggodanya

"A-a,pa tidak!" balasnya dengan wajah yang memerah penuh.

"Hihi, mulutmu berkata tidak, tapi wajahmu berkata lain!" ucapnya menggoda kawannya itu

"Diammm!*

.

.

Di atas altar

.

" bagaimana anakku?"ucap raja fiore ini

"Keren ayah! Tapi tak kusangka ia menang" balas hisui, ia jadi tak sabar mengobrol berdua denga, 'pangeran masa depannya' itu

"Oho! Jadi dia orang, yang telah membuat putriku jatuh cinta!" ucapnya menggoda

"Ayah!" hisui blushing berat "tapi lebih baiknya, raja masa depannya" ucapnya

"Oh? Siap menjadi ratu?" tanyanya "kurasa ia figure, yang cocok dan kuat tapi, aku belum pernah melihat wajahnya"

"Muuu!" hisui blushing "aku tau wajahnya, ia cukup tampan dan manis"

"Baiklah, ayah umumkan segera" ucapnya memegang mick.

.

.

.

"Ehmmm! Dengar!"

"Aku apresiasikan terhadap peserta yang ikut antusias, dalam turnamen ini"

"Tapi, hanya ada satu pemenangnya"

"Aku sangat, bangga, dan senang karena di berikan tontonan yang layak" para warga bertepuk tangan menyambutnya.

"Dan uchiha tobi benar?"

Natsu mengangguk

"Sebagai janjiku maka yang keluar sebagai pemenangnya ada hadiah khusus" ucapnya menutup mata

"Ini, khusus permintaan dari putriku"

"Pemenangnya akan makan malam dengan putriku, semalam dan khusu" ucapnya dengan wajah tanpa dosa

.

"_" reaksi semua orang sunyi, tapi tak berselang, beberapa lama "apa!"

Semuanya shock, termaksud anggota guid lain tak ada yang menyangka hadiah yang di berikan sang raja di luar perkiraan

.

Beberapa populasi lelaki menyela. " bangsat yang beruntung" siapa yang tak mau dengan putri cantik sefiore apalagi malam khusus berdua. Reaksi dari guild lain berbeda-beda.

.

"Oh sial! Kenapa tak aku saja!" teriak gajeel .

"Untung saja! Gray-sama di kalahkan juvia tak perlu khawatir dengan saingan cinta"ucap juvia yang kembali berhalusinasi.

" kalian terlalu, berlebihan!"mira sweatdropp.

.

.

"Sting! Kenapa, kau yang tak maju saja!" minerva berteriak mencekik leher sting

"Ugh!- sa-,,lahh nona s,,ee,nn diri, yang membiarkannya" balas sting yang berusaha melepaskan cengkraman kuat di lehernya.

"Aku, tak peduli, kemenangan tetap di kita," ucap rufus

"Kurasa nona minerva cemburu" ucap lector

"Fro juga berpikir begitu"

.

Reaksi yang di alami natsu, beda ia hanya, cengo dan menggaruk kepalanya yang tak gatal, di kira ia akan mendapatkan makanan lezat, ternyata ekspentasinya jauh dari kenyataan.

"BATTLE ROYAL TELAH SELESAI, MARI KE PERTANDINGAN SELANJUTNYA!"

.

.

.

.

.

kali, ini pertarungan antar penyihir kembali di lakukan, antara wendy marvell dari fairy taill A melawan chelia blendy dari lamia scale

.

Pertarungan di mulai wendy menggunakan raungannya, tapi, chelia menepisnya, mavis mengatakan bahwa sihir orang itu sama dengan wendy, chelia mengatakan sihirnya god slayer angin.

Pertarungan seimbang, karena keduanya melancarkan serangang yang bersamaan, menghasilkan angin kencang, yang memporak porandakan arena.

.

Di bangku stadium

Tampak jellal, yang menonton di bangku stadium, kembali merasakan hawa, yang tak jelas, ia segera pergi dari tempat itu.

Tanpa ia sadari sedari tadi ia terus di perhatikan oleh dua orang darimagic council, doranbolt dan juga lahar, mereka berdua segera menyusulnya.

.

Kembali ke pertandingan

.

Saling, pukul, tendang mewarnai pertandingan itu, tak selang beberapa lama keduanya kehabisan tenaga, dan menyerah secara bersamaan pertanda hasil seri. Chelia mengobati wendy sebagai tanda persahabatan.

.

Kembali ke jellal

.

Ia di kota tengah mengikuti, jejak misterius itu di buat kaget, karna doranbolt beserta pasukannya, berjalan ke arahnya, jellal memutar balik sayangnya, ia sudah di jebak dengan datangnya lahar dan pasukannya dari belakang.

"Aku, tau kau bukan msytogan?" ucapnya.

"Maaf! Aku mesti pergi" balas jellal

"Msytogan, tak ada di sini tunjukan siapa dirimu" jellal membuka maskernya

"J,,ee-lal?"

"Tunggu!" yajima yang tiba-tiba datang

"Dia memang mystogan! Apa kalian tak pernah dengar tentang anima?" ucapnya kalem

"T,,aapi yajima-san!" protes lahar

"Dengar, dia ini bukan jellal yang selama ini kita cari"

"Dia, walaupun punya nama dan wajah sama tapi, dia asalnya dari edolas"

",baiklah! Aku mengerti, kau boleh pergi" ucap lahar

"Terima kasih," balas jellal mengenakan maskernya, dan segera pergi

"Tch! Dia hanya beruntung" ucap doranbolt yang memperhatikan jellal pergi "aku sangat, yakin bahwa ia jellal yang kita cari" gerutunya.

.

.

Pertarungan terakhir antara LAXUS melawan ALEXEI.

.

Kedua orang saling menghadap, tak ada pergerakan sekalipun, menurut orang mereka hanya belum bergerak, tapi kenyataannya mereka tengah bertarung tetapi, di dunia berbeda. Dunia, ilusi hanya natsu yang tau karena menggunakan sharinggannya.

.

Makarov, tampak khawatir, mavis menyarankan kalem. Akhirnya ke duanya bergerak, laxus meninju alexei, tapi di hindarinya dan menyerang balik di daerah kepala yang menurut laxus masih sakit, karena hantaman natsu tersebut.

.

Akhirnya alexei membuka topengnya. Dan nampak figure yang laxus ia kenal yaitu ayahnya IVAN DREYAR makarov shock ternyata anaknya ikut guild gelap.

Ivan menanyakan tentang lokasi Liumen histori, makarov menegaskan jangan memberi tahuanya, meskipun ia keluarganya, jika berkhianat maka ia bukan keluarga.

Laxus, setuju ia tak memberi tahunya dan hanya menjawabnya dengan jari tengah. Ivan santai karena di satu sisi ia punya mata-mata di fairytaill yaitu gajeel. Tapi, makarov menjelaskan bahwa ia agen ganda.

Ivan mendeklarasikan anti fairy taill anggota raven taill maju semua dan turun ke arena untuk menghabisi laxus.

Lahar, menyuruh memberhentikan pertandingannya, tetapi yajima menyarankan untuk biarkan gimana semestinya.

Tentu saja laxus menyanggupinya, ia mudah mengalahkan mereka semua dan kemenangan milik fairytaill, laxus mengatakan, kebersamaan adalah anggota raven di tangkap tentara kerajaan, dan raven di diskualifikasi dari turnamen.

.

.

.

.

.

.

.

Malam harinya

.

Natsu, dan ke 5 anggota terkuat sabertooth lainnya tengah berkumpul sesuai janji, yang di ucapkan natsu bahwa ia akan mengungkapkan identitas aslinya.

"Jadi, sekarang! Kau beritau?" tanya sting di mulutnya masih penuh makanan

"Telanlah dulu" rogue sweatdrop. "Silahkan"

"Yah, tapi kalian jangan terkejut!" balas natsu.

"Kenapa, harus terkejut?" balas minerva yang tersenyum di wajahnya "akhirnya!"

"Asalku sebenarnya fairy taill" natsu melepas penutup kepala menampakan rambut salmon, berwarna pink "sebenarnya,," ia membuka topengnya, dan membuat kelima orang itu terkejut.

"UCHIHA NATSU DRAGNEEL"

menampakan, wajah aslinya mata merah, dan ungu circle.

Sting tersedak makanannya, rogue cengo,rufus hanya mengedip matanya,minerva tersenyum.

"NATSU-SAN?!" rogue dan sting bersamaan.

"Apa, maksudnya ini!" teriak ogra shock.

"Ejh, tapi ada apa dengan fairytaill? Kenapa kau keluar?" tanya lector

"Cerita, panjang! Besok akan ku permalukan, mereka!" balas natsu dengan nada serius

"Setuju!" sting menyela "izinkan aku membantu juga!" yang lainnya sweatdropp.

"Siapa, sangka? Ternyata si salamander di sini" minerva mengelus dagunya dengan senyuman mengoda "kau cukup, manis kalau kupikir"

"Ehm! Terima kasih" natsu blushing kecil.

"Baiklah, aku pergi!" natsu mengenakan topengnya dan menghilang

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

(Kita skip, kencan makan malamnya -_-)

.

Kita lihat dua pasangan berbeda derajat, tengah di ruangan terbuka tengah, menatap indahnya bulan.

"Kau, tau natsu-kun, entah kenapa bulan ini terasa berbeda" ucap hisui.

"Berbeda?" natsu dengan wajah dongkolnya.

"Yupzz! Dari yang aku baca di buku ehmm biasanya..." ia tak meneruskan kalimatnya tapi wajahnya blushing berat

"Apa?" tanya natsu.

"A-n,,u k,,a,u h,,arus cari t,,au s,,endiri" balasnya gagap layaknya hinata(lol)

"Wajahmu merah? Apa, kau sakit?" tanya natsu mendekat wajahnya

"Whoo-,,aa" ia blushing wajahnya hanya beberapa senti dekat dengannya.

Ia hanya terbawa suasana, malam yang sepi, dan sejuk ini.

"Aku, tak tau apa yang merasukiku, tapi kau terlihat cantik malam ini ia memegang kepalanya

" uhmm! Makasih"balasnya blushing.

.

Natsu mendekatkan wajahnya, makin dekat, hanya tinggal beberapa inci lagi "dia akan melakukan itu?"batin hisui blushing.

" "putri!" suara tersebut mengintrupsi momen mereka, natsu segera menjauhkan wajahnya. Muncul figure lelaki, rambut jambul coklat, hidung panjang.

"Maaf,! Mengintrupsimu putri" ucapnya di sampingnya figure wanita, yang terlihat seperti lissana.

"Woodywoodpecker?" ucap natsu

"Arcadios!" hisui sweatdrop atas pernyataan natsu.

"Tapi, projek gerbang eclipse telah siap, dan semua kunci telah berkumpul" ucapnya

"Jadi... Yukino? Setelah keluar kau di sini?" tanya natsu.

"Benar! Aku mendedikasikan untuk proyek ini" balas yukino

"Kau, mengenalnya?" tanya hisui.

"Yupz! Dia adalah..." yukino mengintrupsi ucapannya

"Pelayannya!" hisui blush, natsu cengo.

"Tunggu,! Apa maksudmu gerbang eclipse, dan 12 kunci?" tanya natsu tak tau persoalannya.

"Jika, di jelaskan akan, panjang besok kau kemari"jawabnya

" baiklah, jaa-nee hisui-hime"ucap natsu menghilang.

.

.

.

.

.

.

.

..

.

TBC.

.

.

Nyahahahaha! Selesai juga lumayan pegel jari karena, nulisnya di hp(lol)

.

Sekedar informasi, jika kalian pernah nonton anime One piece setidaknya kalian ingat, battle kizaru vs supernova? Nah! Saya ambil dari situ waktu pertarungan battle royal itu. Dafuc!

.

RnR please.

.