"Suara ini…" Naruto hanya bingung. "Suara ini? Apa maksudmu?" Tanya Naruto heran. "Ini suara gadis yang bernyanyi untukku." Kata Sasuke. "Benarkah? Suara itu dari ruang music ayo kesana!" Kata Naruto sambil menarik tangan Sasuke.
DIRUANG MUSIK….
"Sudah terekam. Karin, gerakkan saja mulutmu. Hidupkan lagunya tadi." Kata Mizumi.
Kimi wa ima namida nagashita
Nakijakuru kodomo no you ni
Tatoe asu ga mienakunatte mo mamoru yo
Natsu no sora miagete niranda
Sasuke dan Naruto masuk keruangan music. Sakura yang melihat dari belakang menatapnya dengan pandangan sedih. Karin melihatnya tersenyum kemenangan. Musik berhenti, Karin mengehentikan nyanyian bohongannya. "Ternyata kau yang waktu itu. Tak kusangka. Maukah kau bekerja sama denganku?" Tanya Sasuke sambil tersenyum tipis. "Tentu saja. Dengan senang hati." Kata Karin senang. "Nanti sore aku kerumahmu." Ucap Sasuke sambil menarik tangan Naruto.
'Sasuke-kun, sebenarnya yang menyanyi itu aku' Batin Sakura lirih.
Ok, Balas Review dulu!
Nina317Elf:
Thanks udah baca. Chapter ini pendek kayaknya. Thanks juga udah review^^
Siren Kurokawa:
Yah, aku setuju denganmu, hehehe…
Thanks udah review
Sh6:
Ceritanya, Sasuke nggak bisa bedakan Karin dan Sakura
Karena Sakura memakai pakaian yang bertudung gitu, dan Karin juga sama.
Mungkin aku lupa nulisnya, hehehhe
Thanks udah review
Kece Badai:
Kalau buat Sasu yang menderita, aku bingung juga!
Dicerita ini, aku buat Saku menderita dulu,heheheh
Thanks udah review
Namikaze Farid:
Yap, aku memang terinspirasi dari Film.
Kamu nggak sok tau kok!
Memang kenyataan…
Tapi, ini agak beda kayaknya…
Thanks ya udah review.
akasuna no ei-chan
Ini udh update. Kalau tetap pendek,
maafkan saya! Thank's udh review,
review lgi ya^^
The Cinderella's Story: A song
Disclaimer: Naruto dan kawan-kawan bukan milik saya, Un
Character: Sasuke and Sakura
Rated: T
Genre: Romance/Friendship
Don't Like, don't read, and Please press the back button.
Chapter 4: The End
Sakura dengan langkah gontai keluar dari ruangan music.
"SAKURAAA!" Teriak Ino tiba-tiba. "Ada apa sih, pig?" Ketus Sakura. "Widih~ kayaknya ada masa masalah nih!" Tebak Ino. "Masalah kecil apa masalah besar?" Tanya Ino. "MASALAH BESAR!" Jerit Sakura frustasi. "Whoa, Sakura, sabar! Jangan terbawa emosi gitu dong! Ayo keatap sekolah. Kau bisa menceritakan semua masalahmu." Kata Ino sambil menenangkan Sakura yang sedang frustasi.
"Hn, terserah!"
DI ATAP SEKOLAH…
SAKURA P.O.V.
Aku menghela nafas panjang. "Sekarang, ceritakan masalah 'besarmu' dengan perlahan!" Kata Ino dengan penekanan pada kata 'besarmu'. Aku mengela nafas panjang lagi. "Kemarin saat pulang dari pesta topeng, aku ketahuan oleh Mizumi-sama." Geramku. Ino hanya meng-oh-kan. Dengan kesal, aku melanjutkan ceritaku lagi. "Dan terlebih lagi, dia tau kalau aku menyanyikan sebuah lagu untuknya. Sebagai hukuman, aku disuruh merekam suara nyanyianku untuk Karin agar Sasuke-kun menyangka yang menyanyikan lagu waktu itu Karin." Kataku kesal. Kulihat Ino tercengang.
"Huh, tidak adil! Mizumi nenek keriput sialan!" Geram Ino sambil mengepalkan tangannya. Ya, kau benar Ino. Dia memang NENEK KERIPUT SIALAN YANG MATA DUITAN*Aku kesal banget soalnya!* "Hhhh, sudahlah Ino. Aku juga sudah capek begini terus. Aku kesal! Ra…rasanya sedih jika orang yang kau cintai malah melihat orang lain." Kataku pasrah.
"Sakura, kau tidak boleh putus asa seperti ini!" Kata Ino. "Ya, karena kau tak pernah merasakannya, Ino." Kataku sambil menunduk. Kurasakan mataku panas dan basah. Ya, aku hamper menangis, tapi kutahan. Ino tak boleh tau hal ini. "Hhhh, kau pikir aku tak pernah merasakannya? Aku pernah merasakannya tau! Saat itu, Shikamaru lebih memilih Temari-senpai daripada aku!" Kata Ino sambil menghela nafas. Aku mengangguk mengerti. "Tapi, akhirnya kau memilih Sai 'kan? Pasti saat pesta kau sangat mengagumi Sai. Ya 'kan?" Tanyaku…ah…lebih tepatnya godaku.
BLUSH
Wajah Ino sontak memerah. "Da…Darimana kau tahu itu?" Tanya Ino malu-malu. Aku tertawa kecil melihatnya blushing. Inilah yang paling kusukai dari Ino, hahaha. "Hahaha, kau tahulah, Ino. Aku sahabatmu, kan?" Kataku santai sambil tertawa kecil.
BLUSH
Wajah Ino tambah merah. Aku sontak tertawa keras karena melihat itu. "Su…sudah, berhenti tertawa! I…itu tidak lucu!" Kata Ino sambil mengembungkan pipinya. "Iya iya, Ino-pig!" Kataku sambil mencubit pipinya. "Kita kembali kekelas yuk!" Kata Ino. Aku mengangguk.
Saat berjalan menuju kelas, aku melihat Sasuke-kun dan Karin sedang berjalan bersama, dan disamping Karin ada Naruto. Ugh, aku tidak mau terbawa emosi lagi! Dan saat kulihat kearah Karin, Karin balas menatapku dengan tatapan mengejek. Cih, seharusnya yang berjalan dengan Sasuke-kun itu adalah aku. Ah, apa-apaan sih aku? Aku ini tidak pantas untuk Sasuke-kun.
Tatapan Karin padaku seolah-olah mengatakan-aku-akan-mendapatkan-Sasuke-kun. Aku ingin membalas tatapannya seolah-olah mengatakan-lihat-saja-aku-yang-akan-mendapat-Sasuke-kun. Tapi, aku tidak bisa. Sebab, jika aku melawannya, aku akan dapat akibatnya dari 'dia'. Aku langsung menarik tangan Ino dengan kuat. Kulihat, Ino memberontak karena kutarik tangannya begitu kuat.
END SAKURA P.O.V.
"Forehead, ngapain tarik-tarik segala sih? Kau kira tida sakit apa?" Ketus Ino sambil menarik paksa tangannya. Sakura hanya menunduk. Ino langsung menoleh kearah Sasuke yang tak terlalu jauh dari hadapannya. "Oooh, aku mengerti! Baiklah, kita menjauh dari sini!" kata Ino sambil menarik tangan Sakura lembut. Sakura hanya menurutinya.
Dibagian Sasuke…
"Sasuke-kun, gimana kalau besok malam kita dinner?" Ajak Karin. "Hn, terserah kau saja!" Kata Sasuke santai. "Oya, jangan ajak si kuning itu ya?" Kata Karin sambil melirik Naruto. "Cih, aku juga nggak mau ikut dengan kalian!" Geram Naruto kesal. Naruto langsung melihat kearah Hinata yang kebetulan lewat. "Aah, Hinata-chan!" Sapa Naruto. "Eh, Naruto-kun!" Kata Hinata. "Udah ada Hinata tuh, pergi aja sana!" Usir Karin. "Cih, mentang-mentang dipilih Sasuke." Ujar Naruto lalu beranjak pergi sambil menarik tangan Hinata.
Dibagian Naruto…
"Egh, Karin itu menyebalkan sekali!" Keluh Naruto. "Na…Naruto-kun, kok bisa Karin dengan Sasuke-kun?" Tanya Hinata penasaran. "Yah, waktu malam pesta, kata Teme ada yang menarik tangannya menuju taman belakang lalu menyanyikan sebuah lagu untuknya, ternyata, itu suaranya Karin, jadi, yaaa, begitu!" Kata Naruto panjang lebar. "Hmmm, tapi belum tentu Karin kan? Siapa tau dia menyuruh orang yang bernyanyi waktu itu merekam suaranya…" Ujar Hinata. "Ng, aku juga ragu sih! Tapi, sudahlah!" Kata Naruto santai.
Kembali Ke Sakura…
"Hhh, Forehead, apa kau tidak bosan duduk disini?" Tanya Ino sambil menghela nafas bosan. "Bosan sih! Tapi, kalau kita keluar dari kelas, kemungkinan akan bertemu dengan dia!" Kata Sakura. "Baiklah, kalau begitu, apa yang kita lakukan agar tidak bosan?" Tanya Ino. "Ng, baca buku mungkin." Kata Sakura. "Wah, bagus juga! Kau membawa novel?" Tanya Ino semangat.
Sakura mengangguk lalu mengeluarkan Novel tentang detektif. "Waah, bagus nih kayaknya!" Kata Ino sambil membuka novelnya. Sakura tersenyum manis. Lalu dia segera mengambil buku Sainsnya.
SORE HARINYA….
"Silahkan masuk, Sasuke-kun." Kata Karin. Sasuke masuk dengan santainya. "Ooh, ternyata ada Sasuke ya, silahkan duduk!" Kata Mizumi ramah. Sasuke langsung duduk dan Karin mengikuti Sasuke duduk. "Oya, kau mau aku membantu apa?" Tanya Karin. "Jadilah patnerku!" Ujar Sasuke. "Pa…Patner?" Ujar Sakura yang sedang mengintip kejadian itu. Dengan wajah murung, Sakura langsung berjalan kedapur untuk memasak makan malam. "Wah, aku mau banget! Patner apaan nih?" Kata Karin bersemangat. "Minggu depan, ada acara musik di sekolah, aku mau kau jadi penyanyi di acara itu. Penutupnya, kita berdua yang tampil. Bagaimana?" Kata Sasuke.
"Yaa, aku mau!" Kata Karin bersemangat lagi. Dilain tempat, Sakura yang sedang mendengar percakapan mereka hanya menunduk. 'Yah, Sasuke-kun mungkin bukan pasanganku…' Batin Sakura lirih.
"Sekarang, kau ingin menyanyikan lagu apa?" Ujar Sasuke sambil mengambil gitar yang dibawanya. Karin langsung memasang wajah panik. "Ba…Baiklah, tunggu dulu ya!" Kata Karin sambil berlari masuk kedapur. Sakura yang sedang memotong sayur, langsung terkejut karena keberadaan Karin yang tiba-tiba. Karin langsung menarik tangan Sakura kekamarnya.
"Sekarang, berikan aku sebuah lirik lagu!" Kata Karin. "Untuk apa?" Tanya Sakura santai. "Untuk acara minggu depan!" Kata Karin yang mulai gusar. "Sasuke-kun kan menyuruhmu, bukan aku, jadi buat apa!" Kata Sakura. Karin langsung berjalan menuju lemari dikamarnya dan mengambil sesuatu. "Jika kau tidak memberikan lirik lagu itu, benda ini akan kubuang!" Ancam Karin sambil menunjukkan kepada Sakura sebuah Liontin peninggalan Kaa-sannya yang sudah lama hilang.
"Da…Darimana kau mendapatkan itu?" Tanya Sakura panik. "Heh, tentu saja aku menemukannya! Jadi, serahkan lirik lagu itu, dan aku akan serahkan ini padamu!" Kata Karin. Dengan terpaksa, Sakura langsung berjalan menuju kamarnya untuk mengambil kertas berisi lirik lagu tersebut. "Ini" Kata Sakura sambil memberikan Karin kertas yang dibawanya. "O.K, nih, ambil!" Kata Karin sambil berjalan keluar lalu melempar Liontin itu hingga keruang tamu.
"Ah, Liontin-ku!" Kata Sakura sambil berlari menuju arah Liontin itu dilempar. Saat berlari, Sakura jatuh tepat didepan Sasuke. Dan Sasuke dengan sigap menangkap Sakura yang tidak jauh darinya. Sakura langsung merona. "A..aah, maafkan a…aku, Sa…Sasuke-kun. A…aku tidak se…sengaja!" Ujar Sakura gugup. "Hn, tidak apa-apa. Lain kali jangan ceroboh!" Kata Sasuke.
"I…iya." Kata Sakura sambil menganggukkan kepalanya dan segera mengambil Liontin yang berada didekat kaki Sasuke. "Ng, itu punyamu?" Tanya Sasuke heran. "Ya, ini milikku. Memangnya kenapa?" Tanya Sakura. "Tidak apa-apa." Ujar Sasuke. 'Rasanya, aku pernah memberikan Liontin ini pada seseorang?' Batin Sasuke bingung. "Oh, kalau begitu, aku pergi dulu!" Ujar Sakura. Sakura pun pergi dari ruang tamu, lalu masukklah Karin.
"Aku sudah dapat liriknya. Nih!" Kata Karin sambil memberikan sebuah kertas. Sasuke langsung menatap kertas itu dengan tatapan datar. "Sasuke-kun, ambilah! Kita kan mau latihat supaya bagus diacara nanti!" Kata Karin memelas. Sasuke langsung mengambilnya. "Hn? Kau ingin bernyanyi 2 lagu?" Tanya Sasuke heran. Karin mengangguk mantap.
"Aku ingin sekali menyanyikan lagu Uruwashiki Hito, dan Lovers. Saat kita duet, terserah padamu lagunya." Kata Karin. 'Uruwashiki Hito dan Lovers, bukannya lagu kesukaan Cherry? Cherry? Bagaimana kabarnya sekarang?' Batin Sasuke. Karin yang melihat Sasuke melamun, hanya menatap bingung Sasuke. Sementara Sasuke hanya mengingat masa lalu.
FLASHBACK
SASUKE P.O.V.
Aku sedang berjalan-jalan mengelilingi taman bersama Itachi-nii. Tiba-tiba kudengar suara tangisan anak perempuan. Anak itu menangis sambil menyebut'tou-san jahat'. Dengan penasaran, aku langsung berjalan meninggalkan Itachi-nii dan langsung berjalan menuju sumber suara.
Kulihat, seorang gadis kecil sedang menangis di bangku taman. Gadis itu sangat cantik. Aku langsung mendekati gadis itu. "Hn, kau kenapa menangis?" Tanyaku. Gadis itu langsung mengangkat kepalanya. Indah sekali matanya dan rambutnya panjang berwarna merah muda. "Tou-san jahat!" Katanya sambil terisak. "Hn, Tou-sanmu memangnya melakukan apa?" Tanyaku heran. Karena capek berdiri, aku langsung duduk disampingnya.
"Hiks…hiks…Tou-san akan menikah lagi, dengan seorang janda beranak 2. Hiks…Hiks…anak-anak calon istri Tou-san jahat semua, mereka membuat hiks… aku dimarahi…hiks…Tou-san." Katanya sambil terisak. "Kemana Kaa-san mu?" Tanyaku. Kulihat, gadis itu langsung menunduk lagi. "Kaa-san sudah meninggal" Katanya sedih
"Maafkan aku." Kataku dengan rasa bersalah. "Tak apa, bukan salahmu kok!" Kata gadis itu sambil tersenyum. Aku langsung memberikannya sebuah Liontin yang kubeli sebelum datang ketaman. "Untukku?" Tanyanya. "Hn, tapi janji jangan bersedih lagi ya?" Kataku sambil memasangkan Liontin itu dilehernya. "Iya, Arigatou ng,"
"Sasuke, Uchiha Sasuke." Kataku. "Aku…" Kata-katanya terpotong karena aku memotong perkataannya. "Boleh kupanggil kau Cherry? Boleh ya?" Kulihat dia mengangguk. "SASUKE, AYO PULANG!" Teriak Itachi-nii dari kejauhan. "Hn, aku pergi dulu! Sampai jumpa lagi, Cherry!" Pamitku. "Ya, sampai ketemu lagi, Sasuke-kun." Kata Cherry.
Keesokan harinya, kami bertemu ditempat yang sama. Kami saling memberi tahu tentang kesukaan masing-masing. "Sasuke-kun, makanan kesukaan Sasuke-kun apa?" Tanyanya. "Tomat." Jawabku singkat. Kulihat dia sedang tawanya. Karena tahu pasti akan diejek, aku langsung menanyakan lagu kesukaannya. "Lagu kesukaanmu apa?" Tanyaku. "Hmmm, Uruwashiki Hito, Lovers, Sakura, dan For You." Katanya. "Hn, begitu. Mau jalan-jalan nggak?" Tawarku. Dia mengangguk dan langsung menarik tanganku.
"Kita mau kemana?" Tanyanya. "Kesuatu tempat. Dan akan kupastikan kau akan terkagum-kagum disana!" Kataku sambil menyeringai.
DITAMAN…
"Wah, Sasuke-kun pintar mencari tempat ya!" Katanya terkagum-kagum. Kan sudah kubilang, dia pasti terkagum-kagum dengan tempat ini. "Tentu saja! Kan sudah kubilang kau akan terkagum-kagum dengan tempat ini!" kataku sambil tersenyum penuh kemenangan. "Iya, iya, Sasuke-kun menang!" Katanya pasrah. Lucu sekali wajahnya. Dengan cepat, aku mencubit pipinya yang tembem.
Sontak wajahnya memerah. "Sasuke-kun, sakit tau!" Katanya sambil mengembungkan pipinya yang merah. "Hahaha, salah sendirik kamu lucu!" Kataku sambil tertawa kecil. Wajahnya memerah lagi. "Sasuke-kun nyebelin!" Katanya sambil berpura-pura marah. "Iya, iya, jangan marah dong! Nanti aku belikan es krim!" Kataku. Matanya langsung berbinar. "Bener mau belikan aku es krim?" Tanyanya. Aku mengangguk. "Kalau begitu, ayo!" Katanya sambil menarik tanganku.
END SASUKE P.O.V
END FLASHBACK
"Sasuke-kun? Kau kenapa?" tanya Karin. "Ah, tidak apa-apa." Kata Sasuke. "Hn, aku pamit dulu. Ada urusan." Kata Sasuke sambil berjalan menuju keluar.
KEESOKAN HARINYA…
"Ohayoo, Sakura!" Sapa Ino. "Ohayoo Ino." Kata Sakura lesu. "Kenapa lesu gitu?" Tanya Ino. "Aku nggak lesu kok!" Elak Sakura. "Ya deh! Terserah kamu! Kita kekelas yuk!" Kata Ino sambil menarik tangan Sakura. "Tunggu Ino!" Cegah Sakura. "Kenapa?" Tanya Ino heran.
"Aku mau ke taman saja!" Kata Sakura. "Eh, tapi pelajaran akan segera dimulai!" Kata Ino. Sakura terdiam. Ino langsung menarik tangan Sakura menuju kelasnya."Ino, pelan-pelan dong tariknya! Sakit tau!" Keluh Sakura. Ino hanya mengangguk. Saat melewati ruangan music, mereka melihat Sasuke dan Karin, berjalan melewati mereka, sedangkan Naruto dan Hinata langsung menyapa Ino dan Sakura. "Ohayoo, Sakura-chan, Ino-chan!" Sapa NaruHina. "Ohayoo, Naruto, Hinata-chan!" Kata SakuIno. "Kekelas yuk!" Ajak Hinata. Mereka mengangguk. Tanpa Sakura sadari, Sasuke sedang memandangnya dengan pandangan yang sulit diartikan.
DIKELAS
"OHAYOO MINNA-SAN!" Teriak Naruto. "Berisik, Naruto-baka! Menganggu tidurku saja!" Kata Shikamaru kesal. "Nafsu makanku hilang!" Kata Chouji dengan wajah murung. "Hah! Masa' gara-gara aku teriak nafsu makanmu hilang!" Kata Naruto tak terima. "Memang kenyataannya begitu!" Kata Chouji kesal. "Makanya, jangan makan mulu yang kau pikirin!" Ketus Kiba. "Sudahlah, kalian bertengkar!" Lerai Sai. "Aaah~ Sai memang keren deh!" Kata Ino. Sai langsung blushing sambil menggaruk-garuk pipinya. "Hoi merah! How are you?" Sapa Suigetsu. "Apa-apaan sih Hiu?" Ketus Karin. "Aku hanya menyapa., merah!" Kata Suigetsu. "Awas saja kau Hiu!" Kata Karin sambil mengejar Suigetsu. 'Kenapa dengan orang-orang ini?' Batin SasuSaku sweatdrop.
Sakura dan Sasuke langsung duduk ditempatnya masing-masing dengan santai. "Kalian, duduklah dengan tenang, Asuma-sensei akan masuk!" Kata Gaara sebagai ketua kelas. Mereka semua pun duduk dengan tenang.
"Ohayoo, minna!" Sapa Asuma. "Ohayoo, sensei!" Kata mereka semua. "Kita lanjutkan pelajaran kita!"
*Skip time: Minggu depan*
"Hei, nanti malam ada acara music bukan?" Tanya Ino. Sakura mengangguk lesu. "Sakura, kau kenapa? Kok lesu gitu? Mau cerita?" Tanya Ino. "Nanti malam, Karin akan tampil diacara itu." Kata Sakura. "Heh, bukannya bagus?" Kata Ino. "Masalahnya, dia menyanyi menggunakan suaraku." Kata Sakura Lirih. "Benarkah? Kenapa begitu?" tanya Ino tak percaya.
"Entahlah. Tapi, nanti malam bantu aku ya, Ino." Kata Sakura. "Ok, aku akan selalu membantumu, Sakura." Kata Ino. "Thanks Ino."
MALAM HARI DISEKOLAH….
"Ingat, kau harus menyanyikan dua lagu ini!" Perintah Mizumi. "Baik, Mizumi-sama." Kata Sakura. "Karin, kau sudah siap?" tanya Mizumi. "Hampir." Sahut Karin dari ruang ganti. "Sudah, sekarang kau langsung kebelakang panggung!" Perintah Mizumi pada Sakura. Sakura mengangguk dan langsung ke belakang panggung.
"Selamat malam semuanya!" Kata Iruka yang menjadi pembawa acara malam itu. "Acara music sekolah akan segera dimulai. O.K, acara pertama, Lagu Shooting Star yang akan dibawakan oleh Sabaku no Gaara dan Sabaku no Kankurou." Kata Iruka mempersilahkan Gaara dan Kankurou.
"Selamat malam. Kami akan membawakan lagu, Shooting Star." Kata Kankurou sebagai vokalis. Gaara langsung memainkan gitarnya. Kankurou pun mulai bernyanyi.
Sora wo miagereba
Hoshitachi ga hora matataiteru
Kono hoshi no hitotachi mitai ni
Samazama na hikari wo hanatte
Sou sou dakara boku mo
Hitokiwa kagayaite itain da
Me wo tojite kokoro ni chikau
Nagareboshi ni yume wo takushite
Koko wa itsumo no kouen
Yakei ga mieru
Suberidai no ue
Mukashi kara boku no tokutouseki
Nayami ga areba koko ni kurun desu
Ano koro no mama yume no tochuu de
Ima de kanaerarezu ni irun desu
Moshikashite koko ga mou shuuten
Nante yowane wo haite shimaisou na hi mo aru
Demo sono tabi ni omoidasu
Nagareboshi wo sagashite ano hoshizora
Chiisana koro no negaigoto
Ima mukashi mo kawaranai mama
Sora wo miagereba
Hoshitachi ga hora matataiteru
Kono hoshi no hitotachi mitai ni
Samazama na hikari wo hanatte
Sou sou dakara boku mo
Hitokiwa kagayaite itain da
Me wo tojite kokoro ni chikau
Nagareboshi ni yume wo takushite
Yoru no kousha nakama to shinobikomi
Koe wo hisome kanaame yojinobori
Hiruma to chigau kao no guraundo wo se ni
Mezashita basho wo "puuru" to iu na no umi
Mizugi nante mon wa nai kara minna suppadaka
Dareka ga kisei wo hasshite tobikonda
Yoru no tobari ni hibiku mizushibuki
Ato ni tsuzuke to bakari ni minna, issai ni haitte
Sora miage pukapuka ukanda
Me no mae ni aru hoshi wo nagame ooku no yume katariatte
Sagashita ne ano nagareboshi
Sora wo miagereba
Hoshitachi ga hora matataiteru
Kono hoshi no hitotachi mitai ni
Samazama na hikari wo hanatte
Sou sou dakara boku mo
Hitokiwa kagayaite itain da
Me wo tojite kokoro ni chikau
Nagareboshi ni yume wo takushite
Miageta sora ni musuu no hoshii
Ima mo mukashi mo kawaranai shi
Yume wa hate shinaku kuruoshikute
Ano hoshi no you ni sugoku mabushii
Hey! Sonna ni utsumuite bakari icha
Mieru mono mo mienaku naru kara
Sora miagete keep your head up!
Hey! "Miageta sora ni ima, nani wo omou?"
Itsuka kirameku ano hoshi no you ni...
I wanna shine
Sora wo miagereba
Hoshitachi ga hora matataiteru
Kono hoshi no hitotachi mitai ni
Samazama na hikari wo hanatte
Sou sou dakara boku mo
Hitokiwa kagayaite itain da
Me wo tojite kokoro ni chikau
Nagareboshi ni yume wo takushite
"Terima kasih!" Kata Kankurou. "Baiklah, acara kedua, Lagu Uruwashiki Hito yang dibawakan oleh Karin Atarashi." Kata Iruka mempersilahkan Karin naik keatas panggung. "Selamat malam. Aku akan menyanyikan Lagu Uruwashiki Hito."
SEMENTARA DIBALIK PANGGUNG…
"Mulailah bernyanyi!" Perintah Mizumi sambil berjalan meninggalkan Sakura. Sakura pun mulai bernyanyi sambil memegang microphone yang telah disediakan.
Ah Uruwashiki ai no uta itsu no hi mo kawarazu ni
Atashi no mae de zutto utatte ite onegai
Kono mune ga tomaru made kono toki ga owaru made
Uruwashiki hito yo itsu made mo dakishimete
Anata wa itsu datte muzukashii kotoba de
Atashi e no ai wo katarun da
Atashi wa tsuyogatte hatena maaku hikidashite
Sono tetsugaku wo tokiakasu no
Fukushiki kokyuu de sasayaita
Irotoridori no love message
Shinpai shinaide atashi wa
Anata no kotoba wo shinjiteru
Pookaa feisu nante hen na muri shinaide
Toboketa sono kao de ii yo
Kanjin na koto wa atashi no kono te wo
Hanasanaide ite hoshiin da
Kore kurai no chiisana mune ni
Anata e to omoi ga tsumatteru
Shinpai shinaide
Atashi wa anata no subete wo shinjiteru
Ah Kurikaesu ai no uta daisuki na sono koe de
Atashi no mae ni zutto todokete ite yo merodi
Furikaeru sono saki ni itsu datte ite hoshii
Uruwashiki hito yo itsu made mo soba ni ite
Ah Tomenaide ai no uta eien no sono merodi
Atashi no mae de zutto utatte ite onegai
Kono mune ga tomaru made kono toki ga owaru made
Sou ippai no ai de atashi no omoi wo uketomete
Ah Uruwashiki ai no uta itsu no hi mo kawarazu ni
Atashi no mae de zutto utatte ite onegai
Kono mune ga tomaru made kono toki ga owaru made
Uruwashiki hito yo itsu made mo dakishimete
"Wah, bagus sekali suaranya!" Jerit para penonton. "Terima kasih!" Ujar Karin. "Aku akan membawakan satu lagu lagi, yang berjudul Lovers." Kata Karin. Dan dibalik panggung, Sakura sedang bersiap-siap untuk menyanyikan lagu Lovers itu.
Kimi wa ima namida nagashita
Nakijakuru kodomo no you ni
Tatoe asu ga mienakunatte mo mamoru yo
Natsu no sora miagete niranda
Sasuke tak sengaja berjalan kebelakang panggung. Entah apa maksudnya. Saat melihat Sakura yang sedang bernyanyi disana, Sasuke sangat terkejut. 'Bagaimana bisa Sakura yang bernyanyi?' Batin Sasuke heran. Si Bungsu Uchiha itu pun berjalan mendekati Sakura. "Ternyata, kau yang menyanyi waktu itu." Kata Sasuke tiba-tiba. Sakura terkejut bukan main. Dan segera melanjutkan nyanyiannya.
"Hn, kenapa kau lakukan itu untuk Karin?" tanya Sasuke. Sakura tak menjawab. Karena geram pertanyaannya tidak dijawab, Sasuke langsung menarik tangan Sakura keluar dari belakang panggung. Karin yang melihat itu hanya diam dan terkejut.
"Oh, pantas saja suaranya bagus, ternyata dia yang bernyanyi, bukan si merah itu!" Kata para penonton.
Tsuyogatte bakari de namida wa misenai
Hontou wa kowai kuse ni
Taisetsu na mono o ushinawanu you ni
Hisshi de hashirinukete kita
Itsudatte nagai yoru o futari de norikoeta
Kono mama issho ni iru kara tsuyogattenai de iinda yo
Kimi wa ima namida nagashita
Nakijakuru kodomo no you ni
Karin yang malu langsung berlari kebelakang pangung. Sementara Sasuke menghampiri Naruto untuk mengambil Gitar milik Sasuke. Sakura yang grogi tetap bernyanyi diatas panggung. Dan Sasuke tiba-tiba muncul dengan gitarnya. Sakura terkejut tapi tetap malanjutkan nyanyiannya.
Tatoe asu ga mienakunatte mo susumu yo
Natsu no sora miagete sakenda
Daikagatsu buyaita kotoba no wana ni
Kodoro no you ni modowa sarete
Taisetsu na mono wa kokoro no naka ni
Wakatetta kimi nano ni
Shinjiru koto ga kowakute namida o wasureta
Kaze ga senaka o oshita futari narakitto yukeru yo
Kimi no o tsuyoku nigitta
Mushikinaru na kodomo no you ni
Tatoeta toki ga ima wa ubatte mo susumu you
Natsu no sora mezashite ashita
Natsu no sora mezashite ashita
Konna ni mo hidori sekai de
Hidori ni natte yukuno darou
Afuresouna umoi uke tomete ageru yo
Kimi wa ima namida nagashita
Nakijakuru kodomo no you ni
Tatoe asu ga mienakunatte mo mamoru yo
Natsu no sora miagete sakenda
Natsu no sora miagete niranda
Semua penonton langsung menepuk tangan dengan meriah. Sasuke segera mendekati Sakura dan membisikkan sesuatu. "Bawakan lagu For You" Bisik Sasuke. Sakura terkejut bukan main. Bagaimana mungkin Sasuke mengetahui lagu kesukaannya itu. "Kenapa kau tau lagu kesukaanku? Apa kau anak kecil yang waktu itu?" Bisik Sakura. Sasuke mengangguk sambil tersenyum tipis. Sakura merasakan wajahnya merah sekarang. Tak lama kemudian, Sakura mulai menyanyikan lagu For You.
Koko ni aru no wa
Kimi ga ima made eranda michi no
Kotae tachi yo
Hora jishin matte susumeba ii
Totemo shizen na no
Ame agari no ASUFARUTO ni
Niji ga kakaru you ni
LONELY….
Kaze ga fuite
FEELING….
Ki ga tsuita yo
Kotoe wa doko ni mo nai kedo
CALL ME….
Wakatteru wa
WITH YOU….
Ai wa itsumo
Atae au mono
FOR YOU
Kitto kimi wa itsu no hika
Kono sora wo toberu hazu dakara
Nando tsumazuita toshite mo
FOR YOU
Taisetsu na koto wa hitotsu
Yume miru koto
Kokoro dake wa tozasanai de ite
Kizutsuite mo namida korae
Gaman shiteta yo ne?
Sonna kimi wo ichiban chikaku de
Mita kite kara
Nani mo iwanakute mo
Wakatteru yo
Donna toki mo ganbatteta koto
RUNAWAY….
Mayotta nara
TRY AGAIN…
Nando date
Yarinaosu koto dekiru kara
I'M HERE…
Soba ni iru wa
BELIEVING….
Osorenai de
Shinji au koto
FOR YOU
Kitto *kimi wa itsu no hika*
Kono sora wo toberu hazu dakara
Nando kizutsuita toshite mo
FOR YOU
Taisetsu na koto wa hitotsu
Yume miru koto
Hitomi dake wa sorasanai de ite
Kimi ga egaku yuuki ga hora
Kakegae no nai takaramono ni kawaru yo
Ima ryoute hiroge Fly High
Kitto kimi wa itsu no hika
Kono sora wo toberu hazu dakara
Nando tsumazuita toshite mo
FOR YOU
Taisetsu na koto wa hitotsu
Yume miru koto
Kokoro dake wa tozasanai de ite
Sakura pun sedikit membunkukkan badannya. Sasuke langsung mendekati Sakura yang sedang tersenyum manis pada penonton. Setelah dekat dengan Sakura, Sasuke langsung mencium Sakura. Sakura terkejut atas kelakuan Sasuke. Dan, para penonton langsung bersiul-siul."Suit, suit, adegan romantis gratis nih!" Kata Salah satu penonton. Sasuke pun melepaskan ciumannya.
Wajah Sakura langsung memerah. Sasuke pun begitu. Karena malu, Sakura langsung berlari kebelakang panggung. Sasuke pun ikut berlari kebelakang panggung setelah mengucapkan terima kasih. Dibelakang panggung, Sakura langsung memukul pelan bahu Sasuke. "Kenapa kau lakukan itu di atas panggung? Aku kan malu!" Keluh Sakura. "Aku tak menyangka kalau kau itu Cherry!" Ujar Sasuke sambil tersenyum tipis. Sakura langsung blushing. "Kupikir, Cherry-ku itu sudah pergi meninggalkanku!" Kata Sasuke. "Aaaah~Sasuke-kun, berhenti menggodaku!" Kata Sakura malu. "Ok, ayo kita lihat Karin. Pasti dia malu!" Kata Sasuke. "Hahaha, kau ada-ada saja Sasuke-kun!" Kata Sakura sambil tertawa. Tiba-tiba, Naruto, Hinata, Ino, dan Sai datang mendekati SasuSaku.
"Cieee, ada yang lagi bahagia nih!" Goda Ino dan Naruto. "Kalian ini, jangan menggoda kami!" Ketus Sakura malu. "Iya, iya, kalau gitu selamat ya!" Kata Ino. "I…iya, selamat ya, Sakura-chan, Sasuke-san!" Kata Hinata sambil memainkan jarinya gugup. "Oh ya Teme, tadi Itachi-nii mencarimu." Kata Naruto. "Hn, dia dimana?" Tanya Sasuke. "Diluar!" Sahut Sai. "Hn, Sakura ayo pergi!" Kata Sasuke sambil menarik tangan Sakura. Naruto, Hinata, Ino, dan Sai hanya tersenyum melihat pasangan itu.
"Untung saja Teme bertemu dengan Sakura-chan. Kalau tidak, Teme pasti mengira Karin sebagai teman kecil yang ditemuinya di taman." Kata Naruto.
Ditempat SasuSaku…
"Ooh, ini rupanya Cherry-mu yang waktu itu ya?" Tanya Itachi. "Hn" Gumam Sasuke. "Cantik juga!" Kata Itachi. "Yaiyalah, kalau nggak cantik, mana mau aku sama dia!" Kata Sasuke santai. Sakura langsung blushing.
"Ayo Sakura, kita pergi kesuatu tempat!" Ajak Sasuke. "Mau kemana?" Tanya Sakura. "Rahasia! Ayo!" kata Sasuke sambil menarik tangan Sakura. "Hoi, jangan buat anak ya!" Teriak Itachi. "Mana mungkin! Dasar baka-Aniki." Ketus Sasuke.
Sampai di taman…
"Bukankah ini tempat yang waktu itu?" tanya Sakura. "Hn" Gumam Sasuke. "Sayangnya ini malam, jadi kau tidak bisa melihat bunga-bunga yang kau suka itu!" Lanjut Sasuke. "Aku senang akhirnya kau mengingatku." Kata Sakura. "Aku selalu mengingatmu. Tapi, aku ragu padamu saat kita bertemu setelah sekian lama. Kau kenapa tidak menyapaku saat itu?" Kata Sasuke. "Aku juga ragu saat itu. Dulu kau sangat imut dan lucu, sekarang kau jadi pemuda yang tampan." Kata Sakura.
BLUSH
Sasuke merasakan wajahnya memerah. "Kau juga, dulu kau manis, sekarang cantik sekali!" Puji Sasuke. Sekarang Sakura yang wajahnya merah padam. "Aishiteru, Sasuke-kun" Ujar Sakura sambil memeluk Sasuke. "Aishiteru mo, Sakura!" Kata Sasuke sambil membalas pelukan Sakura.
THE END
AKHIRNYAAAAA!*Banting kepala di dinding*
Jadi, gimana?
Kurang Panjang kah?
Kurang bagus kah?
Atau malah nggak bagus sama sekali?
Saya minta reviewnya ya!
Kalau mau di kasih flame, terserah kalian aja!
Tapi jangan kasar-kasar ya!
