Title: I Want You, Darling

Chapter: 4 of ?

Author: HannaNick09

Main cast:

~ D.O

~ Jongin ( Kai)

~ EXO DKK

Warning:YAOI, BL, BoyxBoy, TYPO(S), OOC, tidak menggunakan EYD, CERITA GAJE

Rated: T

Genre: soal ini cari sendiri karna saya tidak tau

Disclaimer: This is EXO couple, and this is fav. Author

Milik SM, Family and EXO sendiri

If you don't like please don't bash

Happy reading

Chapter 4: Truth Or Dare

.

.

.

I Want You, Darling Chapter 4

/|\

/o|o\

.

.

.

"Maksud loe?" tanya Kris sambil mendeath glare semua orang, terutama Suho si pohon toge. Aura mencengkram dipenuhi suara suara menggerikan, sebuah tulisan yang dibuat dengan sendirinya dengan warna merah darah ok, mungkin ini terlalu berlebihan tapi inilah isi pikiran Suho yang teraniaya salurkan sumbangan anda dalam program POOR SUHO, THE CHAIRMAN OF EXO CLUB

"Jangan malu malu Kris, nanti malu malu kucing" ucap Chen sambil tertawa terbahak bahak yang diikuti oleh EXO lainya, godaan yang dimulai dari bibir Chen kini beralih ke bibir Doll man, Xi Luhan

"Cepetan nanti si Tao diambil yang lain baru tau rasa" luhan tertawa sinis kearah Kris dan dibalas tatapan mengerikan kearah Luhan dan sekitarnya membuat hawa hawa merinding gimana gitu, para Anggota yang lain terus saja menggoda Kris dengan ucapan berusaha sedangkan Tao yang merasa binggung hanya menunjuk dirinya sendiri karena dari tadi nama sedari tadi disebutkan

"Kyungsoo, kalau boleh tahu kenapa nama Tao disebutkan Luhan memangnya Tao salah apa?" tanya Tao pada Kyungsoo yang berada disampingnya, merasa dipanggil Kyungsoo langsung menenggok kearah sebelahnya tepatnya Tao

"Bukan kok, we are sedang membujuk Kris untuk menyatakan cintanya padamu" bisik Kyungsoo pada Tao, beberapa menit mencernam maksud ucapan Kyungsoo akhirnya pipinya bersemu merah. Tao menatap Kris yang kepalanya menunduk malu malu, Kris pun mencuri pandangan sebentar kearah Tao

"Kris, gw tau loe suka sama Tao cepat tembak dia atau gw nanti ngedahului lu" ucap Chanyeol dengan cengiran lebarnya, mendengar itu Baekhyun pun mempoutkan bibirnya. Chanyeol yang menyadari kalau Baekhyun ngambek dengan ucapannya itu mulai merangkul Baekhyun tetapi Baekhyun menolak disentuh Chanyeol karena terlanjur sakit hati dengan ucapan Chanyeol

"Jangan pegang pegang, Baekki benci Channie"

"Tenanglah Baekki, aku hanya ingin mendahului Kris karena aku akan mengangkat Tao menjadi anak kita Baekki" mata Baekhyun seketika Bling Bling, mendengar ucap Chanyeol Baekhyun langsung mengecup bibir Chanyeol dan mencari keberadaan Tao dan langsung memeluk tubuh Tao

"Mulai sekarang, Tao adalah anakku dengan Channie kalau ada yang mendekatinya awas kalian!" Baekhyun memeluk tubuh Tao possesif, Chanyeol hanya tertawa terbahak bahak sedangkan yang lainya hanya diam sambil mengumat

"Emangnya Tao mau punya Umma kayak loe?" tanya Chen, Baekhyun kembali mempoutkan bibirnya begitu pula dengan Tao

.

BLETAKK

.

"Ngomong lagi lu akan mendapat kecupan manis dari kepala sekolah" Chen langsung merengut sambil mengelus kepalanya setelah menghantam botol yang digunakan untuk bermain ToD. Baekhyun dan Tao pun merasa bahagian dilindungi oleh sang Yeobo-Appa

"Gomawo Appa, gomawo Umma Wekkk~~ Chen Ahjussi" Tao langsung menjulurkan lidahnya kearah Chen dan tersenyum bahagia kearah Chanyeol

"Jadi...ini ceritanya tentang BaekYeolTao Family?" Sehun menggeleng

"Haruthnya Klist-Tao Moment, entah kenapa melenceng thalah alah" oke, mungkin untuk bahasa cadel perlu penerjemah khusus yeah...walaupun Cadel tetep aja Luhan nempelnya sama si Cadel

"Sehun, kamu cadel ya?" tanya Kai polos, WATADOSS XDD

"Maaf aja ya Kai, kita ini udah thekelath belapa tahun thih?" tanya Sehun dengan wajah datar menatap kai, Kai langsung menghitung berapa lama kebersamaanya dengan Sehun 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10,...15

"Lima belas tahun kita bersama Sehun, berbagi cerita berbagi duka berbagi kamar berbagi kolor"

"Balu thadar, telus ngapai aja thelama ini =_ ="

"Hehehe~~ soalnya gw bosan liat muka lu jadi gw lupa"

"Sabar Sehunnie, mungkin Kai khilaf"

I Want You, Darling

/|\

/o|o\

"Cepetan nih...gw nunggunya udah lama bosen nih..." ucap kyungsoo, sudah setengah jam mereka membuang buang waktu saat ini kasusnya masih sama. Ada Chen yang lagi bermurung durja menunggu giliran, ada ChanBaekTao yang asik keluarga baru, ada Kai yang tertidur dibahu Kyungsoo dan yang pasti Kyungsoo menolak tapi akhirnya ya...begitulah Kyungsoo mulai merelakan bahunya, ada Xiumin yang mulai mules kebanyakan makan tadi lupa cuci tangan, HunHan masih anteng soalnya Sehun mulai ngantuk nungguin ini acara gak selesai selesai akhirnya tertidur dipaha nyaman luhan dan luhan menggelus surai Sehun intinya...saat ini yang berada dalam stress tingkat #Dewa hanya Kris,

"Kris ayolah Hoam~ cepetan gw ngantuk" ucap Chen sambil berpangku ria, yang lainnya juga mengangguk menyetujui ucapa Chen

"...Baiklah, Ta-Tao..."

"Ya, ada apa ge?"

"Eng...Tao..."

"Ada apa ge?"

"..Tao..."

"CEPETAN!"

"Iya iya kagak sabaran amat jadi orang"

.

"...Eng...Tao"

.

"I Love you, would you be my Uke"

"Ge~~~" Kris berdiri dari duduknya lalu berjalan mendekati Tao dan menarik tangan kanan Tao membuat pose berlutut mengucapkan kata cinta dalam bahasa inggris dan menawarkan Tao untuk menjadi Uke-nya, Kris tak berani menatap wajah Tao hanya berani memandang tangan lembut Tao. tanpa banyak waktu Tao menganguk dan memeluk tubuh Kris dan pelukkan itu dibalas oleh Kris

"Thanks Tao, I Love You"

"Tao juga cinta Kris ge~ soalnya Kris ge baik"

.

"Telingaku yang salah atau memang Tao bilang kalau Kris itu baik?" ucap Suho polos membuat telinga Kris bergerak

"Setahuku Kris itu tukang bully, apalagi membully diriku yang tampan ini" ucapan Suho hanya hanya dianggap angin berlalu oleh yang lainnya yang sedang mengadakan acara 'Selamat KrisTao'

"Selamat Baby Tao, Umma dan Appa selalu mendoakanmu"

"Terima kasih Umma Baekkie, Appa Channie"

"Jaga Tao baik baik kalau gak gw gak bakalan mengajak loe berbuat ulah"

"Tenang saja Chanyeol, aku akan menjaga Tao sebaik mungkin"

"Selamat ya...Tao"

"Terima kasih Kyungsoo-ie"

"Selamat ya Tao, semoga langgeng"

"Terima kasih juga Kai-ie, kapan kalian akan menyusul?" entah kenapa setelah ucapan Tao tadi suasana hening tercipta, Kai diam saja sambil mencerna kalimat Tao sedangkan Kyungsoo juga terdiam sambil menutupi wajah merahnya

"Mungkin sebentar lagi, ya kan Kyungsoo Baby~~"

"Ukhh~~ lepaskan Kai,"

"Selamat Tao, semoga tahan sama makhluk seperti Kris"

"Iya, terima kasih Luhannie"

"Thelamat ya Tao"

"Terima kathih Thehunnie,"

"Ngehina aku ya Tao?"

"Enggak kok Thehunnie, mungkin firuth Thehunnie menyebal bethok bethok Thehunnie pakai mathkel bial gak nulal"

"Iya deh, bethok aku pakai mathkel bial gak nulal"

"Selamat ya Tao ^^!"

"Iya makasih Suho Ahjussi!, Lay Ahjumma"

"Lay sayang~~ aku dipanggil Ahjussi Hwaaaa~~~"

"Berisik"

"Selamat ya Tao, semoga bisa bertahan sampai akhir"

"Iya, Terima kasih Chennie"

"Selamat ya Tao, kapan pajak jadiannya?"

.

HENING,

.

Seketika suasana yang sebelumnya ramai menjadi hening, mulai dari KaiD.O, SuLay, HunHan, ChanBaek, Chen dan juga TaoRis yang baru jadian. Ucapa Xiumin tadi menyadarkan sesuatu.

"OH IA PAJAK JADIANNYA KAPAN?!" baru sadar ya mas mas

I Want You, Darling

/|\

/o|o\

"Pulang dulu ya Luhan-ie, makasih makananya"

"Iya sama sama, besok lagi loe jangan hadir lagi ya...bangkrut gw"

"Bye pasangan yang baru jadian"

"Makasih Chennie"

"PJ-nya kami tunggu Kris~~"

"Hust~ hust~ pergi sana"

"Kris aku minta anugrahmu biar bisa tinggi"

"Cepat pergi saja pendek"

"Hiks hiks Hwaaaa~~ T^T Tao, Kris mengataiku pendek lagi"

Sebenarnya acara ini belum selesai entah kenapa mungkin sudah terlalu malam takut dimarahi oleh Umma-Appa mereka, jadi mereka berjanji menghentikan permainan ini dan melanjutkannya di kantin sekolah. SuLay udah pulang duluan naik motor, ChenMin juga udah dijemput sama sopirnya, Tao udah dianterin sama Kris pakai Ferrari merah-nya dapat bonus kecupan manis dipipinya yang mungkin seumur hidup gak bakal dicuci itu muka, ChanBaek masih ngoes aja maklum Ngoes itu sehat dan romantis XDDD

Kyungsoo hari ini kebetulan dapet pesan singkat sama Ummanya untuk menginap dirumah Luhan maklum aja Ummanya Kyungsoo itu temennya Umma Luhan, sedangkan Sehun yang tadi berangkat bareng Kai hanya bisa diam sambil mendengar ocehan Kai saat mengetahui ban mobilnya kempes dan ia tahu siapa pelakunya

"Bagaimana kita pulang Sehunnie?"

"Entahlah Kai, kita cali hotel thaja mobilnya palkil dithini"

Kai akhirnya menyetujui usulan teman sehidup sematinya si Cadel, Kai dan Sehun mengambil dompet dan ponsel yang memang sudah kebiasaan mereka menaruhnya di mobil, tak lupa mengambil beberapa bungkus roti untuk ngemil diperjalanan dan sebuah senter

"Ayo Kai,"

CKLING~~, CKLING~~

Kai menekan tombol yang berada diremot, menekan tombol kunci dan bersiap meninggalkan mobilnya tercinta, maklum Sehun itu numpang naik dan numpang bawa.

"Kok bawa thentel sih?"

"buat menyorot hantu, kali nanti lihat hantu cadel"

"Seneng belel lu ngehina gw Kai, makan tuh thentel"

"Woles Sehunnie, gw Cuma bercanda kok"

"Belcanda lu gak lucu Kai"

"Gw bukan badut, makanya gak lucu"

"Telthelah elu lah Kai,"

"Bray, kacamata lu lama lama mirip kaca jendela rumah gua tebel bener,"

"Ngehina gw lu?"

"Sumpah gw jujur Sehunnie,"

"Males gw temenan thehidup themati thama loe Kai, ngejek gua mulu"

"Tapi loe gak nyesel kan tukeran boxer sama gua?"

"Gak juga sih, soalnya boxel lu enak dipake"

"Bagi dong lotinya, gw lapel..."

"Jangan banyak banyak gw juga-HWAAAA"

"ANDWEEE SEHUNNIE GAK BOLEH PERGI"

Mereka yang beberapa menit berjalan dan masih tenang sambil memakan roti punya Kai itu tadi, sebelum Luhan mengagetkan mereka yang langsung membuat mereka keselek roti.

"Uhkkk..." dengan tidak berperikemanusiaan roti tadi akhirnya keluar dari tenggorokan kedua cowok kece tadi, setelahnya mereka bisa bernafas lega

"Heh luhan, ngapai lu disitu kayak minta ditabrak mobil tau gak sih"

"Hufttt...hampil aja mati kethelek"

"Aigo~~ Sehunnie kenapa? Ada yang sakit? Siapa yang salah?"

"Sehun begitu juga gara gara Loe"

"Gak mungkin, iya kan Sehunnie sayang"

"Emang salah Luhannie, ngapain tiba tiba ada dithitu kayak hantu aja"

"Woi Luhan, bukannya Kyungsoo nginep dirumah lu trus dianya kemana?"

"Ah...ia juga, sekarang dimana ya...?"

Mereka terdiam sejenak, menunggu proses loading yang berada diotak mereka. masing nuggu kecepatan mereka per sekon itu lama, tiba tiba seorang Namja dengan mata bling bling datang datang dengan berpeluh keringat dalam keadaan berlari, itukan Kyungsoo

"Huh, huh, huh...Luhannie kenapa aku ditinggal dirumah sendirian"

"Maafkan aku Kyungsoo-ie, aku sibuk mengejar cintaku, babyku, honeyku"

"Sehunnie menginap saja dirumahku oke?"

I Want You, Darling

/|\

/o|o\

"Kim Jongin, menyingkir dari tubuhku atau kau kutendang jauh jauh sampai mental dan terbakar sampai item"

"Kita ini bagi bagi jangan maruk sendiri"

"Iya juga sih, tapi sanaan dikit kek hampir jatuh nih"

"Gw juga sempit baby~"

"Dikit aja kok, gak nyampe semeter kan"

"Tetep aja sempit Kyungsoo Changy"

"Yaudah lu tidur dilantai"

"Gw gak bisa tidur dilantai, nanti badan gw langsung sakit Sayang"

Keributan diatas ranjang berukuran single ini membuat perkara antara Kai dan Kyungsoo, mereka terus saja mengoceh dengan bahasa ambruradul. Kai yang berada disisi kanan sedangkan Kyungsoo yang berada disisi kiri terus saja mengomel mendapat kasur yang sempit naujubillah Cuma muat satu orang dan sekarang dipaksa buat desak desakkan

"Kai..."

"Hm..."

"Kai..."

"Hmm..."

"Sanaan dikit masak gak bisa sih"

"Dibilangin udah sempit, ngeyel banget sih Honey"

semburat merah mucul dikedua pipi kyungsoo, kyungsoo langsung memunggungi tubuh Kai sambil mengatur deru nafas dan detak jantungnya yang berpacu cepat. Merasa dipunggungi Kai mulai tersenyum jahil. Kai melingkarkan lengannya dipinggang kyungsoo dan mendekatkan tubuh Kyungsoo kearahnya, hingga dada lebar Kai bertemu dengan punggung halus Kyungsoo. Perlakuan Kai membuat Kyungsoo tidak dapat melakukan apa apa hanya bernafas dengan memburu dengan syaraf yang berada didalam tubuhnya membuat wajah manis itu terbalut warna merah membara. Kai makin mejadi saat menyamankan posisi tidurnya dengan menaruh wajahnya diceruk leher Kyungsoo dan mengecup leher Kyungsoo yang sensitif hingga tanpa sadar membuat kyungsoo mendesah dalam keadaan tertidur.

"Enghhh~~~"

Kai menggulas senyum nista dalam batinnya, berusaha berbuat nakal lagi dengan menggelus belahan bokong Kyungsoo dan menusuk nusuk jarinya secara perlahan hanya menusuk nusuk dan wajahnya terkena bogem mentah dari Kyungsoo yang telah sadar dari statusnya yang tertidur dalam sebuah pelukkan hangat Kai

"YAKKK! PERVERT"

Kai hanya mengaduh setelah mendapat bogem mentah dan juga dorongan dari Kyungsoo membuat tubuhnya limbung dan terjatuh tak elit, Kyungsoo hanya menatap garang Kai yang saat ini hanya tersenyum puas setelah menggerjai Kyungsoo baby-nya. Walaupun Kai mengeluarkan senyuman tetap saja syaraf wajahnya yang tampan dan bokongnya mejerit jerit kesakitan.

Setelah merasa sakitnya mulai berhenti Kai pun mulai berdiri dan mendekati Kyungsoo, Kyungsoo yang menyadari si Pervert mendekat langsung menyiapkan ancang ancang pertahanan diri. Kai menatap Kyungsoo tak berkedip bagimana tidak, ia baru sadar kalau wajah Kyungsoo memerah karena dirinya, dalam hati Kai kembali tertawa nista dalam batinnya

Kai tanpa banyak waktu langsung mendorong tubuh Kyungsoo hingga terlentang diatas kasur single tersebut, Kyungsoo hanya diam karena shock saat Kai menghisap bibirnya yang seksi. Kai terus saja menghisap bahkan mengigitnya gemas apalagi saat mendapat perlawanan dari Kyungsoo dengan mendorong dadanya. Walaupun awalnya Kyungsoo menolak mentah mentah perlakuan dari kai akhirnya Kyungsoo menyerah dan mengikuti kemauan nafsunya dengan melingkarkan lenganya dileher Kai.

Tangan Kai tidak tinggal diam, tangannya dengan lincah menekan tengkuk Kyungsoo dan mulai memasukkan lidahnya kedalam bagian intim didalam mulut Kyungsoo, mengitari berbagai sela sela dinding mulut Kyungsoo dan beradu lidah sambil menautkan benda tidak bertulang itu. Posisi yang benar benar mendukung, Kai yang menindih tubuh Kyungsoo dengan sepasang tangan lincah dari kedua pihak.

"Mpppth~~~"

"Eunggg~~~"

.

KRIETT~~~

.

"Kai, gw pinjem kunci mobil lu~~" Kyungsoo langsung melepaskan tanganya yang berada leher Kai dan mendorong tubuh Kai menjauhi tubuhnya, dengan enggan Kai melepas ciuman itu hingga terlihat benang saliva dari kedua belah pihak yang baru saja bermain dengan indra pengecap.

Sehun masuk kedalam kamar yang didalamnya terdapat sepasang manusia yang baru saja bermain indah hanya diam tak bergerak, mungkin bisa dibilang seperti mati suri. Kai dan Kyungsoo saling menatap Sehun yang masih saja terdiam sambil memegang kenop pintu, beberapa menit akhirnya Sehun sadar dan menghela nafas

"Kai, gw mau ambil Kaoth, baju gw bathah dithilam aer sama Luhannie" Kai langsung mengambil kunci mobilnya yang berada diatas meja disamping kasur yang diatasnya terdapat dirinya dan Kyungsoo. Kai langsung melempar kunci mobilnya kearah Sehun dan diterima baik oleh Sehun.

"Hun..."

"hm..."

"Itu aer kran apa aer sperma"

"Fulgar amat bahatha lu Kai,"

"Kirain Sehunnie..."

"Berthihin bibir Kyungthoo tuh, mau pergi gua dari hal hal yang belbau nithta"

"Kayak lu gak aja,"

"Gw ini anak baik baik, Kim Jongin"

Sehun langsung meninggalkan Kyungsoo dan Kai tak lupa menutup pintu sebelum Luhan melihat dan merajuk meminta yang itu itu. Kai menatap Kyungsoo yang masih ada dikekanggannya, bibir seksi itu terlihat membengkak akibat kebiasaanya menghisap terlalu parah jangan salahkan dirinya yang tak tahan menghisap bibir manis, lembut nan kenyal itu apalagi wajah pemilik bibir seksi itu terlihat basah karena keringat entah karena suasana yang panas atau hawa dalam dirinya yang terasa panas, wajah basah itu terlihat menggairahkan dan membuat siapa saja tidak tahan ingin kembali merasakan bibir itu.

Kyungsoo juga menatap Kai kagum, rambut basah acak acakan itu terlihat seksi bahkan melebihi body Choi Siwon apalagi Kai memiliki black skin yang terlihat makin terlihat seperti Namja jantan, hidung mancungnya, wajah tampan, pakaian yang beberapa kancingnya lepas entah kemana mungkin tanpa sengaja Kyungsoo menarik pakaian Kai saking terbakar kenikmatan yang diberikan oleh Kai memberikan sensasi tersendiri baginya.

Ibu jari Kai membersihkan bekas saliva entah milik siapa dan menjilatnya, hingga terlihat tertelan dengan jakunnya yang terihat turun kebawah dan kembali lagi ketempat semula. Kyungsoo hanya diam menatap betapa sexynya Kai apalagi berada didekatnya.

"Kenapa melihatku begitu? Mau ciuman hot ala Kkamjong?"

Tanpa meminta jawaban dari Kyungsoo, Kai langsung melahap kembali bibir Kyungsoo

"Mpthhh~~stop engh~~Kai"

"Kai! Eunghhhh~~ Kai~~ mpphhh~ stop"

"Ok, ok, baiklah Honey"

AND

OR

TBC

I DON'T KNOW

^o^~~! Aku kembali, I Back okay? Maaf untuk part ini aku menggunakan bahasa yang tidak masuk dalam kata EYD ejaan yang disempurnakan. Entah kenapa terlihat lebih seru karena disini mereka masih anak SMA, jadi asik aja gituh dan yang pasti lebih dimengerti oleh kalian kalau yang gak suka saya minta maaf *Bow

Oh, masalah Silent Reader aku masih binggung entah kenapa dan saya juga tidak tahu mengapa mungkin dia tidak akun atau malah memberikan jejaknya entahlah saya pusing ok,

Ok, mungkin yang cuap cuap paragraf kedua kari kita abaikan kembali kepada Review yang berbaik hati mau memberikan jejak maupun komentar kepadaku Thanks #Kebiasaan. Mungkin aku gak bisa jawab dab aku hanya bisa

Thanks to: Brigitta Bukan Brigittiw, Shin Min Hwa, Ryu ryungie, Oh Younghun, RuRuBeak, Ryu, Salmon, Ajib4ff, SiscaMinstalove,HunHan's Wife. Kyungier, Sari Nur Hanifah, Guest, Mitatitu, Lisna sianakmanza