Waah, makasih banget ya yang udah ngereview. Aku senang banget nih, yang ngereview fict aku, ku doakan mudah-mudahan masuk surga deh (?)

Baiklah saya balas review dulu :

-zoroutecchi : hehe iya makasih banget sarannya ya, mudah-mudahan aku semakin lebih baik untuk kedepannya dan makasih udah ngereview maaf kalau ada bagian cerita, karakter tokoh dll yang gak kamu suka ^^"

-Miru : heheh iya, makasih banget ya udah ngereview ^^

Waah ternyata banyak yang ga setuju kalau sasuke terlalu OOC, maafkan author abal ini ya para readers *nyembah-nyembah di depan laptop*. Mudah-mudahan di cerita lain yang selanjutnya aku bikin sasuke ga terlalu OOC deh. Baiklah silahkan baca fict saya yang gaje ini and review please

C

E

K

I

D

O

T

:: Pengorbanan Seseorang::

By : inainae-chan

Disclaimer : Naruto – masashi kishimoto

Pairing : NaruHina, SasuHina, NejiTen, InoSai

Rate : T

Warning : AU, over dosis OOC, Crack pairing, garing, miss typo, nangis gaje

Chapter 4 : Bad anniversary

"hoaaammmmmm..." gumam hinata yang terbangun dari tidurnya dan segera melihat HPnya

"waduh, ban-banyak banget nih. 50 sms, 98 bbm masuk, 56 mention twitter dan 112 wall facebook. Ada apa ya?" Tanya hinata sendiri sambil terkejut setengah hidup setengah koit (?)

Lalu hinata melihat kalender di HPnyaa. Dan ternyata...

.

.

"UWAAAAAAAAA! Tanggal 10! Hari ini kan anniversary aku dengan naruto, aku harus mengucapkan kepadanya sekarang walaupun udah jam 9:24 am." Jerit hinata yang sampai-sampai membuat ayam tetangganya berlari ria -_-

Lalu ia membuka contact di HPnya dan mencari nama dan nomor Hp naruto...

Setelah dapat, hinata langsung menuliskan sms kepada naruto, namun dia terlambat. Dia mengarahkan track ball hpnya ke atas dan melihat pada jam 00:00 naruto sudah duluan mengirimkan sms kepadanya

.

.

From : Naruto-kun

Happy anniversary my hime. Aishiteru, mudah-mudahan kita makin langgeng aja ya sampai kakek nenek. Hehehe

.

.

Setelah membaca sms dari naruto, hinata meneteskan air matanya

'naruto-kun.. ma-maafkan aku, a-aku ha-harus me-menuruti per-permintaan orang tua ku.' inner hinata

Setelah itu dia membalas sms naruto

.

.

To : Naruto-kun

Happy anniversary too my prince. I love you too. Hehehe iya, mudah-mudahan ya

.

.

'hmm, besok udah tanggal 11 dan besok hari pertunangan ku dengan sasuke. Ya ampun, apakah aku harus mengatakan hal yang sebenarnya kepada naruto hari ini?' inner hinata

Dan tak lama kemudian, hpnya bergetar lagi

.

.

From : Naruto-kun

Ehehe. Oh iya hinata-chan, ntar siang jalan yuk sekalian merayakan 1 bulan kita pacaran. Aku juga ajak ino,tenten,sai,neji,shikamaru dan rocklee. Karna berkat mereka kan kita bisa bersatu

.

.

"hmm... kebetulan sasuke gak ngajak aku kemana-mana hari ini, tapikan besok aku bertunangan pasti hari ini mama heboh deh nyiapin semuanya. Dan aku pasti ga dibolehin kemana-mana. Tapi kalau sebentar saja ku rasa boleh." Katanya

.

.

To : Naruto-kun

Baiklah, tapi jangan lama-lama ya. Sekitar 2 jam atau 3 jam

.

.

Hpnya bergetar lagi

From : Naruto-kun

Yah, sebentar sekali. Tapi, yasudahlah. Aku akan menjemput mu jam 12

.

.

Hinata tersenyum tipis dan tidak membalas sms naruto lagi dikarenakan pulsa tidak mendukung(?). ia pun segera berjalan ke dapur dan mencari ibunya

..

"mama. Aku boleh gak keluar jam 12 ini? Aku ada acara penting dengan teman-teman ku, sekalian buat ngerayain besok hari pertunangan ku. Boleh ya ma, sebentar aja kok." Hinata berkata walaupun ada sedikit kebohongan di perkataannya, disertai puppy eyesnya yang membuat mamanya tidak tega untuk tidak mengizinkannya pergi

"ok, sebentar saja ya. Soalnya kamu harus istirahat yang cukup agar besok tidak kecapean." Kata ibunya

"okk, terima kasih maaaa. I love you." Hinata berkata seraya memeluk ibunya

..

..

..

*Sesampai mereka di mall*

"aduh naruto, kita makan di mana nih?" Tanya shikamaru

"di restaurant akimichi saja, itu lho restaurant ayahnya si chouji. Katanya sih, makanan disitu lezat-lezat. Gimana mau gak?" Tanya naruto

"mau kok naruto-kun." Kata hinata sambil memberikan senyuman manisnya

"iya aku juga mau." Serempak ino,tenten,sai,neji,shikamaru dan rocklee

.

.

Mereka pun sampai di restaurant itu dan melihat chouji yang sedang asik memakan keripik kentang favoritnya

"oi chouji!" panggil lee

Chouji segera menghampiri mereka

"ohooy. Kalian disini ternyata. Ini restaurant ayah ku, aku sering ke sini untuk melihat-lihat. Makanan disini enak-enak, kalian mau pesan apa?" Tanya chouji

"apa aja lah yang penting enak dan gak mahal." kata naruto sampai membuat mereka sweatdropped

"oklah, kali ini aku yang memasak dan mengantar makanan khusus untuk kalian semua. Aku akan membuat makanan yang pas untuk kalian dan nasinya 8 porsi kan?" Tanya chouji

"iya chouji!" serempak mereka

.

.

.

"eherekkk. Makanannya enak sekali, ya kan shikamaru?" Tanya lee

Shikamaru yang kepergok tertidur setelah memakan makanan yang di masak chouji itu langsung terbangun karena mendengar suara lee yang mengaum di kupingya(?)

"ah kau ini menganggu ku saja, padahal aku mimpi lagi main catur bareng asuma-sensei." Oceh shikamaru

"wuuuu! Dasar tukang tidur!" ejek mereka serempak

"wuahahahah." Tawa yang tidak enak dari shikamaru (?) *dibom

"baiklah chouji berapa semuanya?" Tanya naruto

"karna kalian temen ku, jadi harganya dua ratus lima puluh ribu."

"ebuset, mahal banget, gaadaa diskon apa?" Tanya naruto

"dasar kau jabrik! Ini udah ku diskon ya, seharusnya harganya lima ratus ribu lebih." Omel chouji yang membuat restaurant ayahnya seperti dilanda gempa(?) *dibunuh*

"iyeiye. Huaaaaaaaaa habis deh uang tabungan ku." rengek naruto

"tidak apa naruto-kun, biar aku yang membayar." Kata hinata lembut

"tidak usah hinata, cowok macam apa aku yang tega melihat ceweknya membayar semua makanan yang seharusnya aku yang bayar. Aku rela ngabisin uang ku hanya untuk merayakan anniversary kita." Gombal naruto yang membuat hinata blushing dan yang lainnya sweatdrop

'sungguh, kau ini tulus sekali naruto-kun.' Inner hinata

"bailklah ini uangnya, terima kasih atas makanannya chouji." Kata naruto sambil memberikan uangnya

"okk, kapan-kapan datang lagi ya." Chouji berkata sambil melamabaikan tangannya kepada teman-temannya yang sudah meninggalkan restaurant ayahnya

..

..

"ok, sekarang kita pulang." Kata naruto

"kok cepet banget?" Tanya ino

"iya, soalanya hinata gak bisa lama-lama. Kalian kalau masih mau disini ya gak apa-apa." balas naruto

"yaudah kami masih mau disini. Terima kasih atas teraktirannya ya naruto." Kata tenten

"ok, aku dan hinata duluan ya, bye." Naruto berkata sambil melambaikan tangannya

.

.

Naruto dan hinata segera otw kerumah hinata dengan menaiki motor kesayangan naruto

"ok, my hime pegangan kuat. Aku akan ngebut." Kata naruto

Hinata mengganguk pertanda mengerti dan ia memeluk pacarnya itu. Naruto hanya tersenyum tipis

~ciung~

'mungkin ini terakhir kalinya kita bisa sedekat ini naruto-kun, huaaaaaaaaaa aku tidak kuat!' inner hinata sambil menangis

.

.

*sesampai mereka di rumah hinata*

"baiklah sudah sampai hinata." kata naruto

"e-eh iya. Arigatoo naruto-kun." Hinata berkata sembari turun dari motornya naruto

"aku pulang dulu ya, my hime." Kata naruto sambil memasang helmnya kembali

"iya, hati-hati di jalan." Hinata berkata sambil melambaikan tangannya kepada naruto

Naruto pun pergi meninggalkan hinata dan hinata berlari kecil masuk ke rumahnya

..

..

Pukul 8:30 pm

"tinung...tinung(?)" suara bel di kediaman hyuuga

"kreek"

"anda siapa ya?" Tanya ayah hinata

"perkenalkan saya uzumaki naruto, pacarnya hinata. hinatanya ada om?" Tanya naruto sambil memegang bunga lavender yang akan ia serahkan kepada hinata

"jangan ngaco kamu! Hinata besok sudah bertunangan dengan sasuke! Hinata tidak mungkin punya pacar seperti kamu! Hinata punya selera yang tinggi! Pergi kamu sana!" bentak hiashi

Bagaikan disambar petir hatinya naruto, ia langsung lemas mendengar perkataan yang dilontarkan oleh hiashi, ia melepas bunga lavender yang akan ia berikan kepada hinata, sehingga bunga itu terletak di teras rumahnya.

"baiklah om saya pergi.." kata naruto sambil melangkahkan kaki dari kediaman hyuuga

"brum...brum..."

Hinata yang mendengar suara motor narutoitu , langsung membuka jendela kamarnya dan melihat naruto yang keluar dari rumahnya dengan wajah lemas,kesal,sedih dan semuanya bercampur aduk jadi satu

..

..

'aku tidak menyangka hinata akan mengkhianati ku seperti ini! Pantas saja belakangan ini dia aneh. Tapi... apakah mungkin dia lebih memilih sasuke daripada aku? Dasar bodohnya aku ini! Sasuke itu jauh lebih tampan dan lebih kaya daripada aku! Tapi aku lihat hinata sangat menyayangi ku. Aku yakin dia pasti di paksa oleh orang tuanya. Hinata sendiri pernah berkata kepada ku bahwa ia tidak bisa melawan kehendak orang tuanya. Dan sasuke, bagaimana ia tau hinata? argh! Baru kali ini hatiku sesakit ini!' batin naruto sambil menangis pada saat ia otw kerumahnya

..

..

*Sesampai naruto di rumahnya*

"naruto, kamu kenapa nak? Kok sedih gitu?" Tanya kushina

"aku tidak kenapa-kenapa kok, bu." Kata naruto dengan muka sedih sambil berjalan ke arah kamarnya

"sudah lah kushina jangan khawatir, dia kan sudah besar, pasti dia bisa menyelesaikan masalahnya sendiri." Kata ayah naruto yang tak lain dan tak bukan adalah minato

..

Naruto tergeletak lemas di tempat tidurnya dan hpnya pun bergetar. Tak lama kemudian, ia membaca sms yang masuk ke Hpnya

From : Hinata-hime

Naruto... aku di paksa... maafkan aku...

Naruto langsung terkejut melihat sms dari hinata, ia mengerti apa maksud dari sms itu

'liat saja besok!' inner naruto sambil menggepal tangannya

.

.

.

.

~ To Be Continued ~


Heyyo para readers sekalian. Bagaimana kelanjutann chap selanjutnya menurut kalian? Apakah naruto akan bersama hinata atau tidak? Penasaran? silahkan klik 'next' untuk membaca chap ke 5 sekaligus yang terakhir. Kritik dan saran sangat ina perlukan. So, review please ^^