"suho hyung !" pekik minho ketika di dapatinya suho memasuki rumahnya bersama dengan sang ibu
"hai minho ," sapa suho
"hyung datang dengan ibu? Apa kalian bertemu ketika ibu ke swalayan ?" tanya minho excited
"minho biarkan suho hyung duduk dulu baru kau bertanya macam-macam padanya , dan kau pasti senang karena suho hyung akan tidur disini," ucap kyuhyun sembari mengeluarkan belanjaannya di atas counterstool didapurnya
"jinja ibu ? yey ! bagaimana jika kita main game sampai malam hyung ,? Ibu bolekan minho main game sampai malam , besok kan hari sabtu sekolah minho libur, boleh ya bu?" mohon minho
Suho tertawa ringan sembari mengacak surai hitam kelam minho
"tentu , tapi coba kau tanya suho hyung apakah dia mau menemanimu," jawab kyuhyun
"tentu saja hyung mau , asal kau berjanji pada hyung , otte?" kata suho jenaka
"apa itu ?"
"bolehkah hyung memanggil ibumu dengan sebutan yang sama denganmu , hyung ingin memanggil ibumu dengan sebutan ibu juga ,?"
Deg
Deg
Jantung kyuhyun berdetak tak beraturan, apakah suho sudah tau perihal kisahnya dengan ayahnya
"uhmm , tentu saja , aku akan sangat senang jika hyung bisa memanggil ibu dengan sebutan yang sama," jawab minho polos
Suho dan kyuhyun saling melempar pandang penuh tanya , tak ada yang bisa menjabarkan apa yang ada dipikiran mereka masing-masing saat ini
"sudahlah ajak suho hyung kekamarmu minho , ibu akan menyiapkan makan malam, sebentar lagi kedua bibimu akan datang, kka.." kata kyuhyun mengalihkan kekakuan
"ayo hyung kita kekamarku," ajak minho
"suho ya.. akan aku siapkan kamar disamping suho dan kau hanya perlu menata pakaianmu saja nanti, dan satu jam lagi makan malam siap,"
"terima kasih ibu karena menerimaku," jawab suho kemudian meninggalkan kyuhyun
"ibu ? panggilan itu yang selama ini aku rindukan suho , terima kasih," ucap kyuhyun
Suho berhenti di tengah-tengah tangga menuju lantai dua, berbalik menatap kyuhyun sejenak,
"terima kasih," jawab suho
.
Hujan disela makan malam ,
Seojung dan soojung baru saja tiba dan sungguh membuat mereka berdua terkejut ketika didapatinya suho , remaja yang sangat mereka kenal,
"ah kalian sudah datang , duduklah , minho sudah lama menunggu kedatangan kalian," kata kyuhyun, mengetahui arah pandang sikembar kyuhyun menghampiri keduanya,
"suho akan tinggal bersama kami ," ucap kyuhyun
Keduanya masih terdiam namun mengalihkan pandangannya pada kyuhyun seakan meminta jawaban semua yang kakaknya rencanakan,
"aku akan berbicara pada kalian nanti setelah kita makan malam , jadi bisa kalian membantuku menyiapkan salad buah?" pinta kyuhyun pada kedua adiknya
Dan mereka berdua berjalan mengikuti sang kakak ke dapur tanpa tau apa yang suho rasakan karena keadaan yang mendadak canggung tadi,
"ah , minho , hyung akan keluar sebentar di supermarket depan kompleks ini, bilang pada ibu jangan menunggu ku untuk memulai makan malam , arraseo?" ucap suho dan segera bergegas menuju pintu keluar tanpa menunggu jawaban dari minho,
.
"minho dimana suho hyung?" tanya kyuhyun , ketika melihat minho hanya terduduk sambil menatap mangkuk sup yang masih mengepulkan asapnya.
"tadi hyung buru-buru ibu , katanya dia ingin membeli sesuatu di supermarket di depan komplek," jawab minho apa adanya
Tak
Kyuhyun meletakkan mangkuk berisi salad yang baru saja dibuatnya , kemudian mendudukan dirinya di kursi utama diruang makan itu.
Seojung dan soojung ikut duduk , ada rasa bersalah menggelayuti keduanya,
"makanlah kalian," ucap kyuhyun datar sembari mengisi mangkuk suho dengan nasi dan meletakkan beberapa lauk di atasnya. "ibu ingin kau memakan brokolimu minho ," sambung kyuhyun kelewat datar
"apa ini gara-gara kami yang terkejut melihat suho ada dirumah oppa ketika kami datang tadi,?" tanya soojung
"tidak. Makanlah , aku akan menyisihkan makanan untuk suho , dan jangan pernah bertanya tentang apapun ketika kita makan soojung ," ucap kyuhyun tegas
.
.
Hujan masih saja turun , tidak deras namun bisa membuatmu basah dalam sekejap.
Aku selalu melihat lelaki itu berdiri tak jauh dari halaman rumahku, dengan coat berwarna gelap kesukaannya dan payung hitam yang selalu menemaninya. Entah mengapa dia menyukai hujan, bukan dia hanya mengikutiku yang lebih awal menyukai hujan.
Malam ini , dia masih tak berani mengetuk pintu rumahku, hanya memandang sedikit lebih lama dari biasanya. Aku tidak akan memintanya untuk masuk kerumahku , aku akan selalu menunggunya untuk datang lebih dulu dan mengetuk pintu rumahku,
Choi siwon
Dulu dia adalah orang yang membeliku dari mucikariku dulu , orang yang menjadi pusat dari semua kehidupanku dan berhasil memporak porandakan kehidupanku.
Dia ayah dari putra ku , satu-satunya penghubungku dengan dia,
Dulu aku hanyalah pelacur dan ketika dia merasa bosan dia akan datang kerumah ini dan menghabiskan malam panas bersamaku, kemudian ketika pagi tiba dia sudah tak ada disampingku, yang kudapati adalah selembar cek bernilai ribuan dollar tergeletak dinakasku.
Karena dia aku bisa membayar biaya rumah sakit ibuku , walau pada akhirnya percuma saja , ibu tetap saja pergi.
Karena dia aku bisa membuat kedua adik kembarku bisa menikmati jenjang sekolahnya dan sekarang mereka berhasil meraih mimpinya.
Dan semua itu menjadi sangat berarti ketika minho hadir didalam tubuh ajaib ini, dan itu awal malapetaka ku dengan dia .,
.
.
Siwon berbalik dan kembali memasuki audi hitamnya , bajunya sedikit basah ketika air hujan sedikit mengenai pundak bajunya, tak lama siwon meninggalkan rumah kyuhyun,
Kyuhyun masih berdiri di depan jendela yang tertutup tirai remang, memandang sesosok pemuda yang baru saja kembali entah dari mana dia pergi tadi , si remaja 20 tahun itu memasuki rumah kyuhyun pelan.
"kau sudah makan?" tanya kyuhyun dan membuat kaget suho
"kau sepertinya membeli banyak ramen instan suho , ingat aku melarang keras ramen instan ada dilemari dapurku kau tau , itu akan membuat minho malas memakan brokolinya," ucap kyuhyun sembari berjalan pelan menuju ruang makan
Grep
Sebuah pelukan dari belakang mengejutkan kyuhyun
"kenapa hmm,?" tanya kyuhyun pelan , naluri keibuannya muncul , dirasakannya punggung kemejanya mulai basah , tangisan tanpa suara dari suho
"kedua adikku , aku meminta maaf atas nama mereka , mereka hanya terkejut aku mengajakmu tinggal dirumah ini suho, kau ingat dulu mereka selalu mengajakmu bermain ketika kau datang ke kedai es krim dimana aku bekerja dulu, mereka sangat menyayangi , maafkan sikap mereka ," kata kyuhyun lembut
Kyuhyun memutar badannya kemudian menghadap suho yang tertunduk menyembunyikan wajahnya
"aigoo , kau sedang sensitif hmm , kau lapar makanya kau memborong semua ramen di supermarket itu , kajja ibumu ini sudah menyiapkan makan malam untukmu, apa kau suka brokoli?" tanya kyuhyun mencairkan suasana
Suho mengangguk lucu dibarengi air mata yang menuruni pipi gembilnya
"ayo makan, dan kau harus tidur setelah ini, besok kau harus membantu ibu berbelanja kebutuhan restoran di pasar tradisional,"
Dan suho kembali memeluk kyuhyun erat dan malah menangis tersedu,
"aigooo , bayi besar ibu," godanya dan semakin membuat suho menangis kencang karena bahagia
.
.
Siwon masih saja tidak fokus dengan pekerjaannya bahkan presentasi dari sekretaris pribadinya tak masuk dalam pikirannya sedikitpun,
"sajangnim ," panggil hyukjae
Siwon tersadar dari lamunannya
"aku sedang tidak konsen dengan penjelasanmu hyukjae , kau ku serahi proyek ini, dan pastikan departemen pengembangan menangani ini dengan baik, kau bisa kembali ke mejamu hyukjae" putus siwon kemudian di angguki patuh oleh sekretarisnya,
Kata-kata baekhyun menghantui pikiran siwon ,
Ya dia memang membuang kyuhyun hanya karena salah paham, dan tentu saja menyakitinya, sekarang bolehkan dia menyesal, sedang awalnya siwonlah yang lebih dulu bermain dengan kyuhyun.
Dan parahnya lagi adalah kehancuran rumah tangganya dengan liuwen yang menyebabkan suho keluar dari mansion nya.
"oh tuhan , jangan bilang ini karma," lirih siwon "aku sungguh sudah menyesali semuanya selama ini, bagaimana aku bisa kembali merengkuh kyuhyun dengan semua kesalahanku padanya,?" monolog siwon ,
Ceklek
Pintu ruangan siwon terbuka ,
"hyukjae aku sudah bilang padamu jangan ganggu aku dulu," ucap siwon dengan nada sedikit marah
"ini aku hyung , aku ingin kita bicara ,"
.
.
Tbc
.
a/n :
hallo , moon kembali
hehe'
maaf ya karena update lama , pekerjaanku sungguh menyita waktu , ff ini sudah jamuran srius , hehe
tapi aku sungguh bisa menyalurkan hobby menulisku di akunku ini,
ok , selamat membaca ya
anyeong ^^
