Halo~~ saya update! Maaf ya lama *senyum centil *dilemparin* ujiannya belum selesai sih, tapi berhubung libur jadi saya update… kukuku XD
Ah udahlah langsung aja bales review, yang lain udahku bales lho:
luthiateak: makasih udah baca teak~ wkwkwkwk XD
Let's begin!
Disclaimer
Story: Riichiro Inagaki
Art: Yusuke Murata
A Eyeshield 21 fanfiction : 4th panel scene show!
Warning: typo, gak lucu, garing, aneh, gaje, OCC(mungkin), pairing HiruMamo, YamaKarin dll, kalau gak suka langsung tekan tombol back ya!
Story 15: Kesukaannya 1
Chara: Hiruma X Mamori
"Apa sih enaknya permen karet itu? Kenapa kau mengunyahnya terus?"
"Coba saja sendiri, manager sialan!", jawabnya sembari melempar sebungkus permen karet.
"Ng?", Mamori mengambil permen karet itu, "Hi… Hiruma! Permen karet ini!"
Hiruma cuma nyengir setan.
"Kyaaaa! Darimana kau bisa mendapatkan permen karet rasa cream puff?"
Story 16: Idiot
Chara: Kotaro X Julie
"Julie, maukah kau berkencan denganku besok?"
"Hm.. ya ya. Berhentilah berkata bodoh!", jawab Julie dingin.
"Tapi aku tidak mengatakan kata 'bodoh' dikalimat barusan."
"Idiot!"
Lagi-lagi Kotaro gagal mengajak Julie berkencan…
Story 17: Telepon 1
Chara: Kakei & Mizumachi
Setelah Kakei memilih untuk kuliah ke Amerika, kontak dengan Mizumachi menjadi sangat langka baginya. Dan ia benar-benar menanti saat itu tiba.
Suatu saat, Mizumachi menelponnya.
"Halo Kalei!"
"Mi…mizumachi?" Kakei tak dapat menyembunyikan rasa senangnya ditelpon oleh sahabatnya itu.
"Bagaimana kabarmu Kakei?" tanya Mizumachi semangat sambil melepas bajunya.
"A…aku baik Mizumachi.." muka Kakei memerah senang *bukan yaoi lho~*, "Ka…kau sendiri?"
"Sehat seperti biasa!"
"Ngomong-ngomong kenapa kamu menelponku mizumachi?"
"Oh itu…"
"Apa?"
"Maki (manager Kyoshin) bilang suka padaku Kakei."
BRAAKK Kakei membanting handphonenya ke lantai. Mukanya memerah marah, sangat marah atau cemburu tepatnya…
Tuut tuut telpon terputus.
"Ng? Kakei kenapa ya? Aku kan belum selesai bicara, padahal aku mau cerita Maki bilang suka pada baju baruku?"
Story 18: Bangga
Chara: Sena & Ibunya (Mihae Kobayakawa)
Suatu kali, setelah Sena memenangkan suatu pertandingan.
"Sena! Kau hebat! Ibu bangga sekali padamu! Ibu juga bisa membanggakanmu di depan tetangga!", ujar Mihae, Ibu Sena dengan mata berbinar.
"Te..Terima kasih bu..", Sena meletakkan tangannya di belakang kepala, gugup.
"Jadi sena, sebagai tanda terima kasih kamu mau apa?"
"Mmm… kalau begitu, aku ingin Ibu menjadi Ibu yang bisa kubanggakan. Tidak seperti sekarang, malu-maluin…", jawab Sena takut-takut.
Di dalam hatinya Mihae merasa sangat menyesal sudah bertanya seperti itu kepada anaknya.
TBC
Wkwkwkwk sekian dulu ya~ *dilemparin lagi
Mmm.. sebenarnya saya malu mengakui ini…
sebenarnya saya sudah mulai kehabisan ide buat drabble ini! XD jadi saya sangat mengharapkan ide dari pembaca semua, tolong ya!
Oh ya terus kalau mau request chara juga boleh!
Satu lagi! *mau dibuang* saya mau ngembangin salah satu cerita dari drabble ini, bagusan yang mana ya? Hahahaha udahlah sekian aja!
Review ya! XD
thanks~~~~
