Update lagi nih hari ini.
Enjoy It
Disclaimer : Masashi Kishimoto
"Rayu aku" Ucapan Karin jelas membuat Sasuke dan semua kawan-kawannya cengo gak percaya dengan ucapan Karin.
"Maaf, senpai tadi malam terbentur ya ?" Tanya Sasuke dengan wajah tanpa dosa. Karin memiringkan kepalanya mendengar ucapan Sasuke. Tapi sedetik kemudian, dia tersenyum. Dia pikir Sasuke merayunya dengan gombalan maut.
"Iya, emang kenapa ?" Kata Karin dengan suara yang bisa dikatakan manis. Sasuke menahan ketawa melihat Karin bertingkah konyol macam itu.
'Dikiranya serius kali' Batin Sasuke.
"Pantas saja jadi konslet" Jawab Sasuke sambil nahan ketawanya agar tidak meledak. Semua siswa langsung ketawa mendengarnya. Tinggal Karin yang tampak sudah meremas-remas tangannya, tanda jika dia mulai ngamuk.
"Apa kau bilang ?" Amuk Karin pada Sasuke sambil menunjuk batang hidung Sasuke dengan jari telunjuknya.
"Bukan apa-apa" Jawab Sasuke dengan santai karena dia sudah membuang beban ketawanya bersama teman-temannya.
"Grrrhh...! Kau, maju cepat" Kata Karin menahan hasrat untuk tidak melaporkan Sasuke kepada kepala sekolah.
"Dengan pasanganmu" Tambah Karin. Sasuke dan Sakura pun maju, Sakura tampak menggerutu pelan sambil menyikut-nyikut Sasuke.
"Apaan sih" Protes Sasuke sambil menggosok lengan atasnya yang sukses disikut oleh Sakura.
"Jangan ribut" Bentak Karin pada mereka berdua. Sasuke dan Sakura langsung terdiam.
'Pasti malu tuh' Batin semua junior plus Suigetsu yang lagi cekikikan di meja guru.
"Sui...!" Panggil Karin yang sukses membuat Suigetsu menghentikan ketawanya dan berjalan menuju Karin.
"Ada apa ?" Tanya Suigetsu sambil terkikik kecil.
'Nih, senpai beneran waras ya ?' Batin Sasuke dan Sakura kompak.
"Kau...!" Karin menunjuk Sakura.
"Rayu Suigetsu" Ucapan Karin jelas membuat Sakura tersentak. Suigetsu sih emang cukup rupawan. Tapi dengan giginya yang runcing-runcing itu, Suigetsu tampak menyeramkan.
"Lo bercanda kan ?" Tanya Suigetsu dengan nada serius. Karin menggelengkan kepalanya pertanda dia tidak bercanda.
"Dan Kau tetap pada tugas pertamamu" Kata Karin sambil menunjuk Sasuke. Sasuke memutar otak untuk dapat mengalahkan senpai rambut merah ini.
"Senpai tau mottoku gak ?" Tanya Sasuke yang kesannya seperti curhat saja.
"Aku gak peduli dengan mottomu. Yang penting selesaikan tugasmu" Semprot Karin dengan ketus.
"Manusia adalah makhluk yang merepotkan" Ucapan Sasuke sukses membuat semua orang yang merasa manusia bersiap-siap untuk protes.
"Apa maksudmu, heh ?" Sungut Karin menatap Sasuke dengan sengit.
'Kali ini kau sudah benar-benar keterlaluan, bandel' Sungut Karin dalam hati.
"Terutama manusia yang sekarang berada didepanku" Sasuke menyunggingkan senyuman sinis. Karin yang merasa tersinggung langsung mengangkat tangannya bermaksud untuk menampar Sasuke. Sasuke dengan cepat menangkap tangan tersebut dan menatap mata Karin dengan lembut.
"Tapi, seberapa merepotkannya dirimu, aku tidak bisa menghindari kenyataan bahwa aku mencintaimu, aishiteru" Kata Sasuke sambil tersenyum manis. Karin langsung melongo mendengar ucapan Sasuke tersebut.
'Gak kusangka dia romantis juga' Batin Karin dalam lamunannya.
"Aku selesai, senpai. Jangan terlalu terbawa ya" Kata Sasuke melepaskan tangan Karin dan menepuk bahu belakang Karin yang masih terbuai lamunannya.
"A...a" Karin tergagap. Sasuke yang mendengar ucapan Karin langsung berbalik. Dia memiringkan kepalanya untuk meminta penjelasan.
"Apa ?" Kata Sasuke sambil tersenyum sinis. Karin menggelengkan kepalanya sambil menunduk untuk menyembunyikan semburat merah dipipinya.
Para siswa yang semula diam mendengarkan motto Sasuke yang cukup menyebalkan tersebut mulai bersorak ria.
"Cieeee" Sorak Naruto terdengar paling keras. Karin hanya menundukkan kepalanya yang sudah sangat merah.
'Rasain lu' Batin Sasuke sambil menahan tawa. Sasuke juga tidak lepas dari sorakan siswa-siswa.
"Tadi itu hebat bener, Teme" Kata Naruto yang duduk sebangku dengan Sasuke.
"Aku cuma menyelesaikan tugasku" Jawab Sasuke datar.
"Tembak aja. Aku tahu kalau kamu suka Karin-senpai" Goda Naruto semakin menjadi-jadi.
"Whatever" Kata Sasuke males melayani omongan Naruto yang layak di samakan dengan speaker.
"Woy...! Pink, jangan bengong aja lo" Sasuke meneriaki Sakura yang sukses bengong bersama Suigetsu yang nahan ketawa melihat Karin dikerjain dengan murid setengah waras itu.
"Senpai, ayolah. Masak aku yang harus merayu. Gak gentle banget dech" Cibir Sakura pada Suigetsu.
"Tugas" Suigetsu menyuntrung kepala Sakura yang dengan seenak jidat mengatainya gak gentle.
Sakura mendengus kesal mendengar Suigetsu mengatakan tugas dengan seenaknya.
"Baiklah, Kak Suigetsu aku mencintaimu. Tugasku selesai" Kata Sakura sambil melangkahkan kakinya pergi.
"Eits...! Tunggu dulu" Karin menarik kerah Sakura bagian belakangnya.
"Apaan" Semprot Sakura pada senpai berambut merahnya tersebut. Karin sampai memundurkan kepalanya ke belakang. Takut, kali aja ludahnya membanjiri muka cantiknya.
"Gak jadi dech" Kata Karin begitu melihat wajah Sakura yang lebih menyeramkan dari setan rambut pink
Sakura melangkahkan kakinya pergi dari situ menuju bangkunya yang berada disebelah Ino.
"Kau menyukai cowok bandel itu, Karin ?" Tanya Suigetsu ketika berjalan bersama Karin menuju kantor OSIS.
"Gak tuh" Kata Karin sambil cuek, tetep jalan.
"Hati-hati saja, kalo diliat dari kualitas rayuannya tadi, dia bisa direbutin banyak cewek lo" Ucapan Suigetsu sukses membuat Karin terdiam.
'Apakah aku beneran suka sama si bandel itu ?' Pikir Karin mulai bimbang.
Saat Karin mulai bimbang dengan perasaanya. Sasuke juga terlihat bimbang.
'Si pinky itu kelihatannya manis. Kupikir dikelasku gak ada yang manis' Batin Sasuke sambil cengar-cengir sendiri didalam kamarnya.
"Hhhh...! Bodo amat. Ke cafe dulu lah" Sasuke mengambil uang dan mulai mengendarai sepedanya menuju cafe kesayangannya.
"Enaknya sekarang ngapain ya ?" Sasuke bergumam sendiri sambil memutarkan mouse tersebut.
"Cari-cari bug ah" Kata Sasuke sambil mengutak-atik komputer tersebut.
'Dapet mangsa nih' Batin Sasuke begitu melihat website dengan tampilan cukup bersahabat. Tampilan dinamis dengan header yang selalu tampil diatas meski telah discroll kebawah.
Menu yang ada pun tergolong sangat user friedly. Menu yang melayang-layang seolah tak ada gravitasi tersebut akan berhenti setelah kita menunjuknya.
Content dengan font yang cukup gaul serta dengan model seperti koran dengan background berwarna abu-abu serta gambar yang di set abu-abu menambah kesan website yang elegan.
'Nih orang pasti mengupdate websitenya secara rutin' Batin Sasuke begitu melihat beberapa content yang melayang menunjukkan aktivitas admin.
Sasuke mengeklik menu user login dan mendaftar sebagai user. Sasuke menscan webserver(1) website tersebut.
'Ok, aku bisa lakuin XSS' Batin Sasuke sambil menyeringai.
'OS Unix hanya mengijinkan 256 character sehingga harus kulakukan load external script(2)' Batin Sasuke lalu membuat beberapa script untuk mengupload beberapa file yang telah dia rancang dan memback-up website tersebut.
"Selesai" Kata Sasuke senang setelah membuat file dengan nama yang jahat. Sasuke mengupload file tersebut dengan format foto.
'Ranjau siap' Batin Sasue sambil terkikik geli. Sasuke pun mematikan komputernya dan pulang ke rumah.
TBC
Fyuuuh...! Muncul lagi dech kata-kata sulitnya. Okelah.
1. Webserver, server yang digunakan untuk menyimpan file website dengan format html.
2. Meload external script berarti menyimpan script dalam file lain dan memanggilnya dengan code.
Sekian
Revieewwww...!
