Pairing :: Qmi, Mixian, Kyumi, hidden MinKyu (Changmin x Kyuhyun), yewook? Minry? kangteuk?

Cast :: Kyuhyun (Kui Xian), Zhou Mi, Changmin, Yunho, All SJ member

Genre :: Romance / Family / Hurt?

Rate :: antara K mpe T aja adeh biar aman

Warning :: Yaoi, gaje, gak mutu, penggunaan nama yang gonta-ganti sesuai mood author, dan bahasa yang agak gak jelas…

Disclimer :: Kyuhyunie punya Mina, Zhou Mi punya Mrs. Zhou, sedang member yang lain punya couplenya masing-masing.

.

.

"Yoboseyo?"

"Leeteuk sshi, bisa meminta waktumu sebentar?" terdengar suara Sunghwan hyung dari seberang sana.

"Tentu saja hyung. Ada yang bisa kubantu?"

"Um… Mianhe… Bisa bantu untuk bicara dengan Kyuhyun, Ryeowook, dan Yesung? Aku tak enak pada mereka. Aku sudah menjanjikan memberikan hari libur. Tapi ada permintaan mendadak agar mereka bertiga bisa hadir besok malam. Tolong tanyakan kesediaan mereka ya?"

"Sebenter hyung. Disini ada Wookie-ah dan Yesungie. Aku tanyakan pada mereka dulu." Leeteuk menjauhkan teleponnya dan bertanya pada dua lead vocal suju itu.

"Bagaimana? Kalian bersedia datang atau tidak? Jawabannya terserah kalian. Karena seharusnya kalian masih libur." Dipandanginya kedua dongsengnya itu yang sedang bertukar pandang.

"Kami tak masalah hyung. Tapi bagaimana dengan Kyuhyunie? Apa dia sudah bisa bekerja lagi? Kami khawatir dengan kondisinya."

"Nanti aku tanyakan pada Kyuhyunie. Seandainya dia tak mau atau kondisinya tak memungkinkan tak masalah kan kalau kalian hanya datang berdua?" Leeteuk memastikan sekali lagi keputusan kedua dongsengnya itu.

"Ne hyung!" kata Yewook bersamaan.

Sesudah mendapat kepastian, Leeteuk langsung berbicara pada Seunghwan.

"Seunghwan hyung, Wookie-ah dan Yesungie bersedia datang. Nanti aku beritahu keputusan Kyuhyunie kalau aku sudah menghubunginya."

"Gomawo Leeteuk sshi. Beri kabar secepatnya bagaimana keputusan Kyuhyun sshi padaku ya?"

"Ne…"

Sambungan langsung diputuskan oleh Seunghwan. Sedangkan Leeteuk bimbang. Haruskah dia menelepon Kyuhyun sekarang? Dengan kondisi Kyuhyun sekarang, apa mungkin dia bisa tampil? Tapi pikiran lain melintas di otaknya. Kyuhyun memang magnae mereka. Tapi dia jauh lebih dewasa daripada beberapa hyungnya. Dan dia selalu bisa memisahkan mana urusan pribadi dan mana urusan pekerjaan. Pasti tak masalah jika dia menanyakan kesediannya. Biar Kyuhyun yang memutuskan sendiri apa dia mau hadir atau tidak.

Leeteuk segera menghubungi nomor Changmin mengingat handphone Kyuhyun yang ditinggal di kamar. Tak butuh waktu lama hingga Changmin mengangkat telepon darinya.

"Ada apa Leeteuk hyung?" terdengar suara yang khas dari seberang sana.

"Changmin-ah, bisa bicara dengan Kyuhyun sebentar?"

"Nggg… sebentar hyung. Kutanyakan dulu apa dia mau menerima telepon." Dari handphone Leeteuk terdengar samar-samar percakapan antara dua magnae itu. Kemudian terdengar suara bass yang kini serak itu dengan jelas.

"Teuki hyung, ada apa?"

"Kyuhyunie, bagaimana keadaanmu? Kenapa meninggalkan dorm tanpa memberitahu hyung? Kami khawatir sekali padamu!"

Ada jeda sejenak sebelum Kyuhyun menjawab pertanyaannya "Mianhe hyung. Bukan maksudku ingin membuat hyung khawatir. Aku hanya ingin mendinginkan kepalaku. Dan itu tak bisa kulakukan di dorm. Ada terlalu banyak bayangannya di sana."

Leeteuk memijat keningnya. Benar. Ada masalah antara Kyuhyunie dan Zhou Mi. Dan masalahnya sepertinya lumayan serius hingga membuat Kyuhyun kabur dari dormnya sendiri. "Apa aku tega menanyakan soal kerjaan ini pada Kyuhyun?" batin Leeteuk dalam hati.

"Hyung, kenapa diam? Hyung menelponku bukan hanya karena ingin menanyakan keadaanku kan? Pasti ada yang lain?"

"Kyuhyunie, KRY diminta datang ke suatu acara besok malam. Wookie-ah dan Yesungie sudah bersedia datang. Bagaimana denganmu? Kalau kamu masih merasa berat untuk bekerja, tak masalah kalau kamu menolak. Mereka berdua juga tidak keberatan. Bagaimana?" Leeteuk akhirnya menanyakannya juga.

Kyuhyun tercenung mendengar pertanyaan Leeteuk. Antara mengiyakan atau menolak tawaran itu. Datang atau tidak? Tapi setelah dipikir-pikir dengan datang ke acara itu mungkin aku bisa sejenak melupakan kekecewaanku pada Zhou Mi, pikirnya.

"Ne hyung. Aku akan datang."

"Kamu tak harus memaksakan diri Kyuhyunie!"

"Gwechana hyung. Lebih baik bekerja daripada berdiam diri seperti ini. Setidaknya saat bekerja aku bisa melupakannya sejenak."

"Kyu, kamu yakin?"

"Ne."

Mereka berdua terdiam. Leeteuk bingung harus mengatakan apa saking banyaknya yang ingin ditanyakannya.

"Hyung, masih ada yang lain?" tanya Kyuhyun kemudian.

" Tak ada, selamat beristirahat Kyuhyunie. Eh lupa, Zhou Mi mencarimu.."

Leeteuk mendengar nafas Kyuhyun yang tertahan sebentar sebelum sambungan itu terputus . "Kyuhyun memang sedang tak baik-baik saja." Batinnya.

"Apa tak apa-apa hyung memberitahu Kyuhyunie kalau Zhou Mi disini?" Sungmin buka suara menanyakan kebijakan Leadernya itu.

"Aku tak tahu… aku hanya ingin Kyuhyunie …." Belum selesai Leeteuk bicara, terdengar suara tenor bernada high pitch yang kini terdengar serak memotong perkataannya "Dimana Kui Xian?"

Serentak keempat namja yang tengah duduk di sofa itu menatap horor ke pada sosok tinggi yang kini menatap mereka dengan mata merah, muka keruh, dan pandangan menuduh itu.

"Dimana Kui Xian sekarang?" tanyanya sekali lagi

.

.

Zhou Mi POV? (kembali ke saat Sungmin meninggalkan Zhou Mi di kamar)

Aku terus mengamati kamar yang seperti kapal pecah ini dengan pandangan nanar. Apakah kondisi kamar ini mencerminkan suasana hati Kui Xian sekarang? Ah… Mengapa kemarin aku malah tak pulang. Seandainya aku pulang, pasti aku akan bertemu dengan Kui Xian dan dia tak akan kecewa. Seandainya baterai handphoneku tidak habis, pasti aku bisa menghubunginya dan tahu kalau dia sedang menungguku. Seandainya syutingnya tidak molor aku pasti bisa pulang tepat waktu. Seandainya aku sadar dengan gelagat Kui Xian yang terus menanyakan jadwalku. Tentu tak akan ada kejadian ini. Ada begitu banyak kata seandainya yang melintas di otakku. Tapi semua kata itu sudah tak berarti. Kenyataannya sekarang Kui Xian marah karena aku melupakan anniversary kami dan membiarkannya menunggu terlalu lama. Dan itu memang salahku! Harus kuakui aku memang lupa anniversary kami. Karena bagiku entah hari anniversary atau hari biasa, selama Kui Xian ada disampingku semua hari jadi terasa istimewa. Terdengar gombal mungkin tapi itulah yang kurasakan. Tapi lihat apa yang telah kulakukan? aku sudah membuatnya bersedih dan meneteskan air matanya karenaku lagi!

. End Zhou Mi POV

.

.

Perlahan tetes-tetes bening membasahi pipi Zhou Mi. Dia merasa sangat bersalah pada Kui Xian-nya. Bibirnya terus menggumamkan "Mianhe Kui Xian". Dia tahu Kui Xian-nya tak bisa mendengarnya, tapi dia terus mengucapkannya. Berharap dengan terus mengatakan itu beban di hatinya menjadi sedikit berkurang.

Zhou Mi terus terisak sampai sebuah kesadaran menghantamnya. Paboya Zhou Mi! sekarang bukan saatnya menangis. Yang menjadi prioritas adalah keadaan Kyuhyun. Jangan lemah di saat Kyuhyun membutuhkan kehadiranmu! Segeralah cari Kyuhyun dan meminta maaf padanya.

Dengan secercah harapan baru dia keluar dari kamar itu. Dicarinya sosok leader Suju yang biasanya selalu tahu dimana dan bagaimana keadaan semua member. Zhou Mi mendengar sayup-sayup suara Leeteuk yang sedang berbicara di ruang tengah. Tapi tak terdengar suara sahutan ataupun suara member lain. Berarti dia sedang menerima telepon. Tiba-tiba badannya menegang saat dia bisa menangkap pembicaraan Leeteuk. Leeteuk sedang berbicara dengan Kyuhyun! Dan kenapa tak ada yang memberitahunya kalau mereka sudah tahu dimana Kyuhyun? Dengan perasaan marah yang semakin naik ke ubun-ubun dia mendekati mereka berempat yang karena sedang seriusnya bicara sama sekali tak menyadari dirinya yang sudah berdiri di belakang mereka.

"Dimana Kui Xian?" tanyanya. Serentak keempat namja yang tengah berbicara dengan serius itu menolehkan kepalanya ke arah datangnya suara. Wajah mereka terlihat ngeri melihat penampilan Zhou Mi. seandainya suasana hati Zhou Mi tidak begitu buruk saat ini, Zhou Mi tentunya sudah tertawa melihat muka-muka pabo hyungdeulnya itu. tapi karena kemarahan yang masih menguasainya, dia hanya menatap mereka berempat dengan tajam.

"Dima Kui Xian sekarang?" Zhou Mi sekali lagi mengulangi pertanyaannya.

Mereka berempat saling lirik. Berkomunikasi dengan mata menentukan siapa orang tidak beruntung yang harus menjawab pertanyaan Zhou Mi. Setelah saling beradu lirikan dan deathglare akhirnya sang angel without wings-lah yang mengalah.

"Zhou Mi, duduklah di sini." Tangannya melambai ke arah Zhou Mi dan menunjuk sisi sofanya yang kosong. Walaupun enggan Zhou Mi berjalan dan duduk di samping leader suju itu. Leeteuk tersenyum melihat Zhou Mi yang kini telah duduk manis di sampingnya. Dicermatinya wajah tampan yang kini tersaput mendung itu. Berusaha mencari apa yang bergolak di belakang wajah itu.

Zhou Mi yang semula merasa marah kembali merasa tenang setelah melihat senyum yang tersungging di bibir hyung tertuanya itu. entah kenapa senyum itu seperti obat penenang baginya. Tapi perasaan tenang itu tak berlangsung lama karena perasaan bersalah, kalut dan khawatir itu telah kembali lagi. Dia mulai gelisah di samping Leeteuk yang masih memandanginya dengan tenang.

"Zhou Mi, sebelum aku beritahu dimana Kyuhyunie berada, maukah kamu menceritakan apa yang terjadi? Sampai sekarang aku masih tak paham dengan apa yang terjadi pada kalian. Semalam Kyuhyunie pulang dalam keadaan hancur dan pagi ini menghilang. Lalu kamu datang dengan keadaan tak kalah kalut darinya. Sebenarnya ada apa?"

Suara Leeteuk yang lembut membuat Zhou Mi ingin menceritakan semua masalahnya. Tapi itu masih bisa dilakukan nanti. Sekarang dia hanya ingin menemui Kyuhyun.

"Li Te-ge, apa tidak bisa nanti saja aku menceritakan semuanya? Aku harus menemui Kui Xian dulu."

"Maaf Zhou Mi. Aku tak akan mengatakan dimana Khyuhyunie sampai aku tahu masalah kalian terlebih dahulu. Setelah mendengar ceritamu baru aku bisa memutuskan apakah kamu memang pantas untuk menemui Kyuhyunie lagi atau tidak! Aku tak mau melihat magnae kami lebih terpuruk lagi daripada semalam."

Zhou Mi memahami alasan Leeteuk, dan mungkin dia akan melakukan hal yang sama jika dia berada posisi Leeteuk. Ditariknya nafas dalam-dalam. Sepertinya dia memang harus menceritakan semuanya.

"Begini gege…" Zhou Mi mulai menceritakan masalahnya. Dan selama dia bercerita tak ada yang memotong ceritanya. Sepuluh menit kemudian saat dia sudah selesai bercerita, keempat orang yang ada di sana masih diam sibuk dengan pikiran masing-masing. Leeteuk-lah orang pertama yang membuka suaranya.

"Aku mengerti Zhou Mi. Kyuhyunie sepertinya terlalu cepat mengambil keputusan." Gumamnya pelan.

"Bukan begitu Teuki hyung. Seandainya aku yang berada pada posisi Kyuhyunie aku pasti melakukan hal yang sama. Malah mungkin yang kulakukan akan lebih parah jika Yesungie berani melupakan anniversary kami." Wookie menyatakan pendapatnya sambil mengirim deathglare ke arah kekasihnya yang langsung mengangguk-anggukkan kepalanya.

"Kalau aku tak akan menunggu selama Kyuhyunie. Dia sampai di Taiwan malam kan? Dan dia menunggu Zhou Mi sampai petang. Berapa jam tuh? Kalau Henry-ah sampai membuatku menunggu sampai lebih dari 3 jam, aku pasti akan meninggalkannya!" Sungmin ganti bicara.

"Seandainya Kangin-ah tidak memberi kabar padaku satu hari saja, aku tak akan menggubrisnya lagi." Sekarang gantian sang Umma suju yang menyahut.

Mendengar semua pendapat yang bernada menyalahkannya itu, ekspresi Zhou Mi menjadi semakin keruh.

"Gege… aku sudah tahu kesalahanku. Kenapa kalian malah semakin memperburuk perasaanku! Bukannya menghiburku?"

Keempat namja yang mendapat sindiran itu langsung memasang senyum gaje dan menggaruk-garuk kepalanya yang jelas-jelas gak gatal itu. membenarkan dalam hati masing-masing tentang sindiran Mr. Koala tersebut.

"Mimi, Kyuhyunie sekarang bersama Changmin!" Leeteuk mengatakan juga keberadaan magnae tersayangnya itu.

"Changmin? DBSK?" tanya Zhou Mi cengo.

"Ne! Max Changmin DBSK!" Yesung heran dengan reaksi Zhou Mi yang menurutnya berlebihan hanya dengan mendengar nama Changmin.

"Andwe!" suara pekikan Zhou Mi mengagetkan yang lain. Apa dia gak sadar kalau dia punya suara high pitch? Pekikannya itu bisa membuat kami tuli selama berhari-hari! Mereka mengumpat dalam hati masing-masing.

"Wae?" Wookie ganti bertanya.

"Kenapa harus ke tempatnya? Changmin itu yang kemarin saat konser SM Town menggrepe-grepe Kui Xian kan?"

Leeteuk, Sungmin, Yesung dan Wookie memandang Zhou Mi dengan tatapan aneh yang bisa diartikan dengan "G-ada-yang-lebih-bagus-yang-bisa-kamu-ingat-tentangnya-ya?"

"Li Te-ge, bisa pinjam mobilnya? Aku mau ke dorm DBSK!"

"Kutemani ya Mimi!" Leeteuk menawarkan dirinya untuk menemani Zhou Mi. Tindakan antisipasi kalau-kalau Zhou Mi melakukan yang tidak-tidak di sana. Dia masih tak yakin melepas Zhou Mi dengan suasana hati yang masih labil seperti sekarang. Yah walaupun lebih baik daripada saat dia datang. Tak percuma usahanya barusan untuk mengalihkan pikiran Zhou Mi.

"Tak usah gege! Aku mau ke sana sendiri. Kalau bersama gege atau yang lain aku tak bisa berfikir." Zhou Mi berdiri dan menyambar kunci mobil yang diulurkan oleh Leeteuk. Terdengar suara debuman pintu yang cukup keras saat dia menutup pintu dengan terburu-buru.

"Syukurlah! Dia sudah tak sekacau tadi!" Sungmin berguman yang diamini oleh semua yang ada di sana.

.

.

Tbc

.

.

Chapter 4 updet. Mian kalo updetnya kelamaan. Dan mian juga kalau runtutan waktu di fict ini agak kacau. Sesuai dengan tingkat keruwetan otak saya. Otak saya sedang tak bisa di ajak fokus untuk menyelesaikan satu cerita saja. Malah melantur kemana-mana dan saat ini saya sedang memproses 4 fanfic yang lagi-lagi semua pairnya adalah ZhouKyu. Dan entah saya kesambet apa, saya mpe mbuat yang genderswitch. OMG. Bayangin Kyuhyun jadi Yeoja!

And for the last, skali ini saya minta yang udah baca fict ini tolong tinggalin review. Kadang-kadang saya jadi gak semangat nglanjutin fict kalau gak ada yang review. Soalnya saya mikirnya ceritanya gak layak untuk dilanjutkan atau untuk dipublish..

Balasan review dari chapter 1 sampe 3

Ika UzumakiTeukHyukkie : makasih… ceritanya masih nggantung banget. Bingung nentuin perannya Changmin. Ntar mereka saya persatukan kalau saya sudah bosen ma Kyuhyunie oppa. Thanks dah review ya?

Mrs. Zhou : hahaha… Mimi pastinya punya Mrs. Zhou. Umur saya? Tebak aja! Kira-kira berapa? Mimi gak jahat. Ini Cuma salah paham aja. Hehehe… yup. Ntar ada Changmin juga. Tunggulah nanti kira2 changmin bakal jadi evil atau angel!

Arisa Adachi : masih kependekan? Kayaknya yang chap ini udah lumayan panjang. Semoga! Thanks dah mau review.

LittleLiappe : udah tahu siapa yang telepon? Hahaha… ternyata Cuma manajernya! Maaf membuat reader kecewa.

Ika UzumakiTeukHyukkie : iya… soalnya mereka berdua sama-sama imut. Dan formasinya di SJ-M mereka sebelahan terus sih!

Kanna Ayasaki : gwechana… thanks dah review. Jadinya apa ya? Tergantung suasana hati saya nanti!

.

.

G O M A W O