- A Dreaming Hero-
Drable Four
Enjoy ^^
-Kyusung-
Jika Kau lemah dan terjatuh berpegangan padaku dan jadilah kuat demiku.
Kau Pahlawan impianku.
- Kyusung-
Di Sini, diruang yang berisikan peralatan musik di tiap sudutnya.
Yesung yang tengah menekan tuts piano bernyanyi dengan indahnya disisi kekasih hatinya, Kyuhyun.
Ia ciptakan lagu yang indah hanya untuk kyuhyun yang ia cinta.
Kyuhyun hanya memandangi betapa indah nya riak wajah yesung ketika bernyanyi. Senyum ringan ia hadiahkan untuk yang tercinta, hanya senyum tanpa suara pujian yang keluar dari bibir tebalnya.
" Bagaimana lagunya? Bagus tidak?" Yesung bertanya setelah menghentikan dentingan pianonya. Senyum khas yang terlihat kekanankan selalu ia hadiahkan untuk kyuhyun.
Kyuhyun mengangguk lemah. Tangannya terulur membelai pipi chubby yesung penuh rasa sayang.
" Andai saja kecelakaan itu tidak terjadi kita pasti bisa menyanyikan lagu ini diatas panggung bersama-sama" Raut wajah yesung mendadak berubah sedih membuat hati kyuhyun menjadi nyeri melihatnya seperti itu " Ini semua salahku, maafkan aku kyu" Yesung mulai menangis.
Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya lalu ia rengkuh tubuh mungil yesung kedalam dekapan hangatnya. Ia usap-usap punggung yesung berniat menghentikan isakan kecil yang mengalun dari bibir yesung.
" Kalau saja aku bisa lebih hati-hati kau takkan celaka dan takkan sampai kehilangan suaramu seperti saat ini hiks hiks"
Kyuhyun membuang nafasnya. Ia jauhkan sedikit yesung darinya. Membingkai wajah manis yesung yang masih merunduk dalam lalu ia kecup pipi namja manis itu sekilas. Ia tatap dalam mata yesung yang sarat akan luka dan rasa bersalah yang masih begitu kentara.
Tangannya terulur meraih pena dan kertas lalu menuliskan beberapa kalimat disana.
Berhenti Menyalahkan dirimu baby. Itu hanya kecelakaan dan aku kehilangan suaraku juga bukan karena kesalahanmu. Jangan menangis lagi.
" Tapi semuanya memang salahku. Aku yang kurang berhati-hati"
Itu hanya kecelakaan sayang.
" Jika bisa aku ingin memberikan pita suaraku untukmu agar kau bisa bernyanyi lagi seperti dulu"
Kau bicara apa huh? Sampai matipun aku sama sekali tak mengiginkan itu. Jika sampai kau lakukan aku akan membencimu seumur hidupku.
"Kyu~~"
Kyuhyun tersenyum lembut. Ia mengangguk meyakinkan pada yesung kalau semuanya akan baik-baik saja hingga yesung yang terharu pun berhambur memeluk erat kyuhyun yang ia cintai " Aku mencintaimu kyu, selamanya aku mencintaimu"
.
.
.
.
Kyuhyun terus berlatih. Berusaha agar suara nya kembali seperti dulu karena dokter pernah mengatakan kalau dia takkan bisu permanen. Dia masih bisa sembuh asalkan dia terus berlatih untuk mengembalikan suaranya seperti dulu.
Tapi sudah hampir lima bulan setelah kecelakaan yang menyebabkan suaranya terenggut, Kyuhyun tetap seperti ini. Bisu dan ia hampir putus asa menghadapi ini semua.
Suaranya adalah harapan satu-satunya, bernyanyi adalah hidupnya dan yesung adalah penyemangatnya untuk bertahan dan kembali seperti dulu. Ia ingin kembali satu panggung dengan yesung.
" a'...ekh" Kyuhyun meninju angin karena putus asa. Sudah seluruh tenaganya ia kerahkan namun tetap sia-sia. Tak ada sebaris kata pun yang ia ucapkan membuatnya semakin terpuruk.
Tubuhnya merosot. Ia tekuk kedua lututnya dan menenggelamkan wajahnya diantara kedua lutut yang ia tekuk. Ia menangis putus asa.
" Kyu~~" Yesung yang baru saja masuk kedalam apartemen yang mereka tinggali bersama langsung mengampiri kyuhyun. Ia rengkuh bahu kyuhyun " Gwenchana?" Bisiknya lirih.
Kyuhyun mengangkat wajahnya yang penuh jejak air mata yang masih kentara. Sifat manjanya mulai keluar. Ia pun berubah posisi menjadi memeluk yesung. Ia tenggelamkan wajahnya dicuruk yesung sambil terisak kecil.
" Ada apa?" Bisik yesung lagi.
Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya seraya semakin mengeratkan pelukannya ditubuh yesung yang jauh lebih mungil darinya.
Tangan Yesung terulur membelai rambut Kyuhyun " Kalau tidak ada apa kenapa menangis?"
Hening. Kyuhyun tak ingin merubah posisinya. Tetap memeluk yesung erat.
Yesung tertawa kecil " Hei. Namjaku tidak pernah selemah ini. Kau pahlawan impianku kyu"
Kyuhyun mengangkat wajahnya. Dia sibuk mencari kertas dan pulpen untuk menuliskan apa yang hendak ia utarakan pada yesung.
Aku berjanji saat Konsermu nanti aku akan bernyanyi bersamamu.
Yesung mengernyit " Oh, kau akan menemaniku diatas panggung?"
Kyuhyun menggelengkan kepalanya.
Aku akan bernyanyi bersamamu, aku berjanji.
" Tapi kyu, kau kan"
Kyuhyun merunduk karena berfikir kalau yesung tak mempercayai keteguhan hatinya.
Melihat itu yesung pun tidak tega. Ia miringkan kepalanya untuk melihat wajah kyuhyun lebih dekat " Baiklah chagi, aku pegang janjimu" Ucapnya dengan nada ceria.
Kyuhyun mengangkat wajahnya dan tersenyum cerah dengan mata yang berbinar sempurna seolah-olah mengatakan ' Jinjja?'
" Pinky Promise" Yesung mengangsurkan kelingkingnya didepan wajah kyuhyun.
Kyuhyun meraih kelingking yesung dan mengangguk mantap.
" Gomawo untuk janjimu kyu" Yesung sekali lagi memeluk yesung dan kyuhyun membalasnya seraya mencium pelipis yesung sebagai ungkapan betapa ia mencintai namja manis itu.
.
.
.
.
Hari dimana Konser Perdana Yesung akan digelar. Harusnya ini adalah Konser Milik Kyusung. Namun karena Kondisi kyuhyun yang tak seperti dulu maka jadilah ini menjadi Konser Solo Yesung tanpa kyuhyun.
Kyuhyun masih tak bisa mengeluarkan sepatah suara pun dari bibirnya membuatnya semakin terpuruk dan sedih. Ia tak bisa menepati janjinya pada yesung.
Dia menangis dalam diam.
" Kyu" Yesung tak sanggup naik keatas panggung melihat kyuhyun yang hanya duduk dengan pandangan kosong seolah terpukul.
Dia sama sekali tak mempermasalahkan janji itu. Tapi melihat kyuhyun seperti itu membuatnya tak bersemangat untuk melanjutkan konsernya.
Ia mengambil posisi dihadapan kyuhyun yang terduduk diam diatas sofa. Berjongkok untuk mengalihkan perhatian kyuhyun agar memandang dirinya. Tangannya terulur membingkai wajah kyuhyun " Gwenchana" Bisiknya lirih saat mata mereka saling bertabrakan " Kalau kau sedih terus seperti ini aku tidak akan sanggup untuk naik ke atas panggung"
Kyuhyun meraih kertas yang ada disisi kirinya lalu menuliskan apa yang ia rasakan saat ini.
Aku tidak bisa menepati janjiku. Aku sama sekali tidak berguna. Maafkan aku
Kyuhyun menangis tanpa suara. Ia sibuk memukul-mukul kepalanya sendiri karena merasa tak berguna untuk yesung.
Yesung menahan tangan kyuhyun agar tak terus menyakiti dirinya sendiri " Sudah, hentikan. Tidak ada yang perlu dimaafkan kyu. Jangan seperti ini." Yesungpun akhirnya ikut menangis saat ia rengkuh tubuh kyuhyun " Aku yang bersalah. Aku tak perduli meskipun kau tidak bisa bicara selamanya aku sama sekali tidak perduli karena aku hanya mencintaimu." " Aku yang bersalah"
Kyuhyun menarik diri dari yesung lalu menggeleng-gelengkan kepalanya. Tangannya terulur membelai pipi yesung. Ia tepuk-tepuk pelan dadanya seolah berkata ' Aku yang tidak berguna, Aku'
" Kyu~~"
Lagi-lagi kyuhyun menggelengkan kepalanya sangat keras lalu menarik yesung dan kembali memeluknya. Masih menangis.
" Aku tidak perduli apapun selain cinta padamu. Kau Hero dalam hatiku. A Dreaming Hero"
-End-
Maksa banget yah hehe...Tapi semoga ini bisa mengobati kesedihan yang sedang melanda kita saat ini.
#StayStrongParkJungsoo
