Cosplay Addict!, nabe©

Character, GOD, themselves©

OOC, typo(s), etc.

.

.

Hyukjae berlari ke ruangan yang ia tahu itu bukan kamarnya. Hanya saja ia melihat seseorang di dapur, jadi ia memutuskan untuk masuk ke sana sekaligus menenangkan diri juga mencerna apa yang sebenarnya terjadi, mencari pertolongan juga pada orang yang tampaknya tidak ikut menjadi tersangka.

Hyukjae menghampiri seseorang yang masih sibuk menekuni PSP di tangannya. Tatapannya tidak beralih walaupun Hyukjae sudah berdiri di hadapan namja yang duduk di meja dapur.

Kaki Hyukjae bergetar. "M-Maaf…" suaranya jadi serak karena gugup.

"Apa?" Namja yang sibuk dengan PSP-nya itu menatap Hyukjae datar, hanya sekilas karena kemudian namja ikal itu kembali dengan serius memainkan benda elektronik berisikan game itu. PSP hitamnya masih ada di genggaman kedua tangannya.

Hyukjae diam, matanya bergerak-gerak gelisah, ia bingung harus mengatakan apa pada namja di hadapannya ini. Tangannya berada di depan dada, jemarinya saling bertautan satu sama lain, gelisah.

Sedangkan namja tampan itu menatap Hyukjae intens dari bawah sampai atas. Sebuah seringai terukir di wajahnya. Sepertinya, ia bisa membaca situasi namja manis yang kelihatan risih di hadapannya ini. "Hyung-deul yang melakukannya?" Tanya namja tampan itu tanpa mengalihkan perhatiannya dari tubuh Hyukjae yang berbalut busana hasil kerjaan Hyung-deul-nya.

Hyukjae mengangguk. "A-Aku takut…" kata Hyukjae lirih. Matanya kembali berkaca-kaca.

Namja tampan itu meletakkan PSP-nya di meja dapur, di sampingnya. "Tch, kau berkata seperti mereka akan..." namja itu menggangtungkan kalimatnya memberikan sebuah evil smirk pada Hyukjae. Hyukjae menganga. Kalimat namja di hadapannya ini… sungguh… tidak sopan. Walaupun kalimat itu tidak diteruskan, tapi setidaknya Hyukjae tahu apa yang ingin dikatakan namja ikal itu. Dan bukanlah kalimat yang menyenangkan. Namja tampan itu melanjutkan. "Dan kau, berlari ke hadapanku, dengan pakaian seperti… itu." Namja tampan itu merendahkan suaranya dan memajukan tubuhnya, berbisik di telinga Hyukjae, suaranya seksi dan berat, Hyukjae menjauhkan kepalanya sedikit karena merasa geli dengan sensasi yang dirasakan oleh telinga kirinya. "Kau seperti yeoja… genit."

Mata Hyukjae membulat. Hyukjae menggeram marah. Jemarinya mengepal kuat. Ingin melontarkan balasan pada namja yang berkata kurang ajar padanya, ingin sekali… tapi mendengar suara Donghae yang memanggilnya Hyukjae mengurungkan niatnya. Hal itu—mengumpat, berteriak, membalas perkataan namja ikal di hadapannya ini—bisa dilakukannya nanti. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana agar ia bisa tidak ditemukan oleh namja-namja yang menurutnya menyeramkan yang sudah memakaikan pakaian seperti ini padanya.

Hei, lagi pula bukan salah Hyukjae juga, bukan? Dia juga tidak ingin berpakaian seperti ini dan dianggap seperti yeoja genit yang akan menggoda siapa pun yang ditemuinya. Tidak. Ini bukan kemauan Hyukjae. Dan salahkan pada namja-namja yang tampaknya masih sibuk mencarinya—dengan tujuan untuk meminta maaf, tapi walaupun begitu Hyukjae masih belum mau menemuinya, sebisa mungkin ia ingin menghindari namja-namja yang baru beberapa jam lalu dikenalnya.

Manik Hyukjae bergerak-gerak gelisah, mencari tempat untuk bersembunyi. Hyukjae benar-benar ketakutan sekarang. Bagaimana kalau ia ditemukan? Ah, pikiran-pikiran aneh sudah memenuhi otaknya. Dia akan bernasib bagaimana? Apakah setelah pulang dari rumah Teuki Hyung orientasi kelaminnya akan berubah menjadi seorang wanita? Ah, terlalu berlebihan sebetulnya. Hanya saja panik membuatnya kurang bisa berpikir jernih. Sebuah siluet orang tertangkap matanya. Benar. Namja ikal itu… semoga dia mau diajak kerja sama.

"T-Tolong aku…" kata Hyukjae sambil mendekati namja ikal yang masih duduk di meja dapur. Jemari Hyukjae saling bertautan. Kemeja bagian depannya diremas oleh jemari-jemari kurusnya.

"Kenapa harus?" Tanya namja ikal itu datar tanpa mengalihkan pandangannya dari layar PSP miliknya.

"Uhh, kumohon…" Hyukjae kebingungan mau menjawab apa. Memang benar, sih. Kenapa juga namja ikal di hadapannya ini harus menolongnya, kenal saja tidak tapi sudah membuat keributan yang menyebabkan namja ikal di hadapannya ini merasa kesal padanya, Hyukjae bisa merasakannya. Tapi… sungguh, Hyukjae tidak mempunyai pilihan lain kecuali namja di hadapannya ini mau membantunya. "Aku takut mereka… tolong aku…" Hyukjae menundukkan kepalanya, terisak pelan, lagi. Kenapa ia jadi begitu cengeng sekarang.

Namja ikal itu melihat Hyukjae intens. Sebuah seringai terukir di wajah tampannya. Ayolah, tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya dipikirkan oleh namja ikal itu yang sekarang menopang dagunya tanpa melepaskan pandanggannya dari Hyukjae yang matanya bergerak-gerak kian gelisah. Namja ikal itu pasti tahu, Hyukjae sedang mencari tempat persembunyian, tapi sengaja tidak diberitahukannya. Hei, kenapa begitu? Tentu saja, bukankah menarik melihat reaksi seorang namja yang panik dengan perbuatan-yang-telah-dilakukan-hyung-deul-nya?

"Hyukkie… di mana? Ayolah… kami minta maaf padamu…" itu suara Donghae. Semakin dekat ruangan di mana terdapat Hyukjae dan namja ikal yang masih cuek dengan Hyukjae.

Hyukjae semakin panik. Hyukjae segera mendekati namja ikal itu kemudian mencengkram lengan namja ikal itu kuat. Tatapannya memohon. Matanya juga berkaca-kaca. Suaranya serak ketika berkata, "tolong aku…" tapi… entah kenapa… terdengar seksi, ya?

Namja ikal itu menutup matanya. Helaan napas berat keluar dari mulutnya. Ah, namja di hadapannya ini benar-benar mengganggu rutinitas bermain gamenya saja. Oh, tapi Hyukjae tersenyum sumringah ketika namja ikal itu menatapnya kemudian menjawab malas, "ya, ya.", Hyukjae memundurkan tubuhnya ketika namja ikal itu bangkit dari duduknya kemudian berjalan ke arah counter di dekat mesin pencuci piring. "Kemari lalu masuk." Katanya dengan nada memerintah.

Hyukjae tidak berkomentar hanya menurut. Berjalan cepat dan segera masuk ke dalam counter yang terdapat tempat yang memungkinkan untuk seorang namja kurus seperti Hyukjae tetapi tetap saja tempat di dalam counter itu terbilang sempit. "S-Sempit…" keluh Hyukjae ketika pinggangnya benar-benar sudah tidak bisa digerakkan kemanapun lagi. "Akan ketahuan…" ujarnya gugup dan panik saat melihat kakinya tidak benar-benar masuk ke dalam counter.

"Diamlah." Kata namja ikal itu dengan nada mengancam. Hyukjae membungkam mulutnya tapi segera saja akan melayangkan protes ketika pergelangan kakinya dicengkram. Kakinya bergerak-gerak gelisah untuk melepaskan cengkraman namja ikal yang sekarang menatapnya tajam, namja ikal itu mendesis, "diam, kubilang." Ah, ternyata pergelangan kaki Hyukjae dicengkram untuk—dipaksaakan—dituntun masuk ke dalam counter agar tidak ketahuan.

Bersamaan dengan itu, Donghae memasuki dapur dan mendapati namdongasaengnya yang sibuk mencari sesuatu di counter—yang pada kenyataannya, tidak. "Cari apa, Kyu?" Tanyanya pada Cho Kyuhyun seraya mendekati lemari es untuk mengambil es krim.

Kyuhyun menoleh ke arah hyungnya. "Kopi," jawabnya seadanya kemudian kembali terlihat sibuk mencari kopi di dalam counter. Kyuhyun dapat merasakan pergelangan tangannya dicengkram kuat oleh Hyuukjae yang berada di dalam counter yang terbuka tapi tertutupi oleh tubuh Kyuhyun. Donghae hanya mengangguk-angguk mengerti. Satu cup es krim tersodor di hadapan Kyuhyun, Kyuhyun menengadah melihat salah satu Hyungnya itu menatapnya dengan tatapan; kau-mau-es-krim-ini? Enak-lho~, wajahnya tepat berada di atas wajah Kyuhyun dan sebelum Donghae menyadari ada Hyukjae yang sedang bersembunyi di dalam counter Kyuhyun segera menarik pintu counter agar tubuh Hyukjae tidak tertangkap oleh mata Donghae. Sementara itu, di dalam counter, Hyukjae meremas jari-jemari Kyuhyun tanpa sadar. Takut sekali kalau ketahuan. Kyuhyun menghela napas. Menggeleng pelan untuk menolak es krim yang masih disodorkan untuknya. "Sana pergi, Hyung, mengganggu saja." Ujar Kyuhyun.

Donghae mempoutkan bibirnya. "Ish! Kau ini!" katanya, sebal pada dongsaeng yang selalu mengibarkan bendera perang padanya. Donghae berjalan keluar dari dapur, tapi sebelumnya membalikkan tubuhnya lagi menghadap ke arah Kyuhyun. "Eh, lihat Hyukkie, tidak? Itu, dongsaeng-nya Teuki Hyung."

Kyuhyun terlihat—seolah—sibuk mencari lagi sesuatu yang ada di dalam counter, tapi hal yang dilakukannya adalah menyusuri tengkuk Hyukjae dengan jemarinya. Hyukjae menatap Kyuhyun horror dan hanya dibalas Kyuhyun dengan seringai. Kyuhyun menoleh ke arah Donghae—tentu dengan wajah datarnya—kemudian menggeleng pelan.

"Ah kau harus melihatnya, Kyu. Dia manis seperti tokoh EH yang ada fanfic!" Seru Donghae girang, mempromosikan Hyukjae ke Kyuhyun. Kyuhyun menyeringai mendengar Donghae bicara tentang Hyukjae yang saat ini ada di hadapannya sendiri. Dan dapat dipastikan reaksi Hyukjae mendengar perkataan Donghae adalah wajahnya yang merah, bahkan sampai telinganya pun merona. Ditundukkan kepalanya untuk mengurangi rasa malu yang merayapinya.

"Oh, ya?" Tanya Kyuhyun datar, mencoba untuk terdengar tidak perduli.

Donghae mengangguk semangat. Kyuhyun mendengus melihat tingkah childish hyungnya yang muncul. "Sana pergi, Hyung." Usirnya lagi. Kini Donghae yang mendengus sebal melihat sifat adiknya yang sangat menyebalkan, menurutnya.

"Kyu bawel." Gerutu Donghae seraya—benar-benar—keluar dari dapur. Meninggalkan Kyuhyun dan Hyukjae—yang tentunya tidak Donghae ketahui—yang masih bersembunyi di dalam counter.

Kyuhyun membuka pintu counter dan melihat Hyukjae yang menatapnya aneh dan Kyuhyun semakin mengerutkan keningnya ketika melihat namja manis itu terkekeh pelan. "Kenapa?" Tanya Kyuhyun menatap Hyukjae tajam.

"Ani… lucu saja kau disebut bawel~"

Kyuhyun menatap Hyukjae sebal. "Berisik." Ujarnya seraya berdiri kemudian berjalan pelan menjauhi counter, mengambil sesuatu di lemari es, teh kotak dingin. Hyukjae yang melihat kepergian Kyuhyun mempoutkan bibirnya sebal. Setidaknya, sebelum pergi bisa 'kan membantu Hyukjae keluar dari counter sempit ini. Hyukjae menghela napas pelan akhirnya mengeluarkan dirinya sendiri dari counter.

Direnggangkan otot-ototnya dengan melakukan peregangan ringan tapi hanya sebentar saja karena melihat Kyuhyun yang beranjak pergi dari dapur entah kenapa membuat Hyukjae mengikuti namja ikal itu.

Hyukjae menolehkan kepalanya ke kanan dan kiri—memastikan kalau di luar dapur keadaan aman dan terkendali, tidak ada namja-namja yang akan berbuat beringas kalau sampai ia tertangkap—ah, lagi-lagi pikiran paranoidnya meracuni otaknya. Keberuntungan Hyukjae. Keadaan di luar dapur benar-benar aman. Tidak ada namja-namja yang Hyukjae takutkan. Hyukjae tersenyum riang kemudian kembali mengikuti Kyuhyun yang sudah memasuki sebuah ruangan yang pintunya tertutup sempurna.

Hyukjae memutar kenop pintu perlahan seraya mendorong pintu jati cokelat itu ke dalam ruangan, kakinya melangkah perlahan memasuki ruangan yang didominasi warna biru dongker dan biru langit tersebut. Kepala Hyukjae tersembul dari balik pintu untuk melihat ruangan apa itu. Sebelum benar-benar kepalanya tersembul, pergelangan tangannya ditarik kuat membuat tubuh Hyukjae limbung dan hampir jatuh, ya, hampir jatuh kalau saja tangan Kyuhyun tidak menahan tubuh Hyukjae.

"A-App—"

Brak!

.

.

TBC~

Aaaaaahh Щ(˚Д˚)Ц /plak ketemu kyu jugaaa akhirnya^^~ fuuhh tapi mian ya waktu di fic ini kerasanya lambat banget ya, chapter 3 aja masih di malam yg sama ш(˘―˘)ш miaaan~ kayanya terlalu banyak deskrip, ya, mian kalo ada yg gak sreg hehe nabe buatnya gitu sih muehe :p /dor

Balasan review:

Lee Hyuka: (nabe cantumin juga di sini yah^^) huwaaaaa makasi banget kalo kamu suka fic nabe makasiii uwee *pelukan sama hyukkie udah update looh dan full of kyuhyuk~ yeey XD aah gapapa gapapa, nabe seneng ko hyuka-ssi menggantinya pake pm, nabe terharu + kaget waktu dapet pm wkwkw TT muehehe miaaan~ nabe masih blm bakat bikin nc wkwkw^^'a, jadi kemungkinan ga ada nc, maaf yah~ ._.v sekali lagi, big thankiees buat hyuka-ssi atas pm-nya /kasih kue muehehe :DD

ivakim: muahaha tabok aja kyu kalo berani ngacangin hyukkie lagi XD /plak hehe udah gak lama 'kan ini updatenyaa? Gak jadi lumutan 'kaan? Muehehe aduh makasi yah udah nunggu~ /peyuk-peyuk :D

cosmojewel: silakan, fic ini terbuka buat siapa aja ko^^~ muehehe bisa didandanin habis-habisan deh hyukkie kalo mereka berlima ngepung wkwkw /plak iyap ini kyuhyuk dan chapter ini udah muncul~ hehe^^

J . rha-elf: /pingsan seketika /plak muehehe uwwaaa nabe jadi maluuu kamu bisa ajaaa~ wkwk /toel-toel J . rha-elf naaah~ ini kyuhyuknya udah muncul, chapter ini full of kyuhyuk semoga gak kecewa yah^^ huaaa terima kasih atas kesetiannya(?) T^T /peyuk-peyuk

anon: udah dilanjut nii~ :D dan chapter ini full kyuhyuk semoga suka yaaah muhehehe :D

Henry Park: /gegulingan hihi reviewnya lucu~ nabe senyum-senyum sendiri muehehe ^^/plak nah kyuhyuk udah muncul di chapter ini~ semoga suka yaah :D hehe udah kilat kaaan update chapter ini? /kedip-kedip /plakplak^^a

ecca augest: hihi kyuhyuk di chapter iniiii~^^ semoga sukaa :D udah dilanjut ni chingu :D

Hyukfa: muehehe mereka memang usil /plak hihi di chapter ini udah deket, full kyuhyuk loooh X3 semogga suka yaaah~ hihihi :$ udah dilanjut ni :D

kim heesa: /pingsan muehehe udah lanjut ni chingu :DD

Haehyuk addict: hihihi lagi semangat ngetik ni nabe muehe XD iya gara-gara simpanan(?) aka si PSP hyukkie diabaikan xo /gegulingan liat haeppa wkwkw XD yap udah lanjut ni :D

Anonymouss: muahaha /gelundungan sabar yah haeppa kapan-kapan sama hyukkie deh XDD /tabok hihi jadi malu :$ wkwkw /toel-toel udah dilanjut nii :D

myfishychovy: hihi pastinya shock deh XDD wakaka omo omo /ngebayangin /yadong mode on /plakplak huakaka ga bisa jalan seminggu ntar hyukkie kl diserang kyu hihi /dzig XDDD muehehe yap udah lanjut nii :D

Finda hyukhee: /kasih ember XD wakaka hyukkie emang imut pake yg besar-besar(?) XDD wkwkw habisnya enak(?) pegang hyukkie jadinya keterusan XDD udah lanjut ni^^ hihi bisa-bisa copot semua jari nabe kalo update super duper asap begitu XDD /plak

riia leekyuhyukhae: hihi udah dilanjut ni udah cepet kaaan? XDD muehehe kyuhyuk di chapter ini, full kyuhyuk semoga sukaa yaah XD

myeolchilee: wkwkw cup cup /ikutan puk puk hyukkie XD udah update nii :DD

Cie Maknae AdmrHyukkie: uwaaah ada Cie Maknae AdmrHyukkie-ssi! /kaget wkwkw iya nabe bikin fic hehe XD nabe jadi malu wkwk :$ /pingsan wkwkw kyu beraksi di chapter ini~ hihi week hyukkie buat nabe aja XD /disepak kyu udah lanjut nii :D

Dr . Kimchie: wkwkw nanti deh siwonnie nabe bikin gak polos lagi XD wkwkw engga juga ko kyu juga sama-sama usil XD (permisi nabe kasih spasi ya biar bisa dibaca namanya hehe^^)

Haehyukisthebest: wkakaka /gegulingan baca reviewnya /plak hehe nabe jadi malu :$ hihi tapi makasi ya bersedia baca walaupun pairnya ga sesuai sama kesukaan kamu^^ /peyuk-peyuk wkwkw silakan~ /nyodorin hyukkie /disambit para seme hwakaka XDD yap fighting! Udah lanjut ni~^^

ShinNa Daniel: wkwkw /ngasih hyukkie /digeplak para seme XDD hayoo tebak siapa aja? Hihi /sok misterius /dor :D semuanya ko cosplay addict tp mungkin nanti muncul mode(?) cosplaynya~ :3 wkwkw rebut aja kameranya muahaha /pingsan wkwk makasi yaa^^ udah kilat belum ni updatenya? XD fighting! Hihi :D

aiBie chan: kyaaa makasi yaa XD /peyuk-peyuk udah update ni^^ fighting yey! Hihi :D

Miyuk: muahaha nabe ga yadong ko para seme yg yadong bukan nabe wkwkw /plakplak XD udah update ni :D

.

.

FYI, nabe ntar kemungkinan updatenya lama soalnya mau jauh dari leppi /pundung nah makanya chapter ini full of kyuhyuk, semoga suka yah^^ mian kalo reader-deul ada yg gak suka hehe nabe gak maksa hehe XD

Gak lupa, big-thanks-super-duper-xtra-kamsahamnidaa~, reader-deul! Yg udah baca dan review, yang udah nunggu dengan sabar fic ini, nabe terharuu~ XDD /peyuk-peyuk, kalian udah semangatin nabe buat lanjutin fic ini! Muah muah XDD sekali lagi, super-ultra-mega-kamsahamnida, juga buat yang udah baca fic ini /peluk semuanya XDD /tebar-tebar permen, cokelat, kue muehehe :9

Sekarang, nabe mau tunggu tanggapannya dari reader-deul di kotak review~ ayo ayo nabe tunggu dengan semangat ni tanggapannya reader-deul hihi, terima kasih~ jaaa~ :3/