Animal Byun (ChanBaek)
.
Cast : Chanyeol Park & Baekhyun Byun
.
Another Cast : I dunno :3
.
Summary : Baekhyun, manusia spesial dengan kemampuan dapat merubah wujudnya menjadi berbagai binatang, mengalami kecelakaan yang membuat dirinya menjadi 'peliharaan' Chanyeol, seorang mahasiswa di universitas S. *opo ikih*
.
WARN : MATURE CONTENT EXPLICIT CONTENT BxB YAOI GAY BDSM S&M
.
DIS : Ide asli dari gelombang pikiran gua/? yang d ubah menjadi sebuah tulisan yang dapat di baca, walau menyebabkan mual mual dan muntaber/? beberapa adegan bisa aja terinspirasi dari berbagai pihak, kayak ff milik master-nim sunbae-nim atau senpai nim atau terinspirasi dari film film bokep yang pernah gua tonton :v
SELAMAT BUAT DOSA *hampir, mungkin*
PART 3 : Where's My Breakfast?
Author Pov
Chanyeol mengerjapkan matanya beberapa kali, ia merasa jika pipinya terasa basah, dan begitu ia melihat ke arah pipinya, dapat ia lihat seekor kucing berbulu putih tebal dengan kalung berliontin 'Baekkie' melingkar di leher kucing itu.
"Hentikan Baek"
"Miauw~" jawab Baekhyun sambil terus menjilati pipi Chanyeol.
"Baek, aku masih mengantuk"
Baekhyun pun masih terus menjilati pipi Chanyeol hingga...
"Miauw!"
Zrash!
...Chanyeol meremas ekor Baekhyun. Baekhyun pun refleks merubah wujudnya menjadi manusia.
"Sakit..." rengek Baekhyun sambil mengusap pantatnya.
Sedangkan Chanyeol pun tak ambil pusing dan memilih untuk melanjutkan tidurnya.
"Chanyeol, aku lapar"
"Makananmu di tempat biasa"
"Itu makanan kucing"
"Katamu kau bisa makan sesuai dengan wujudmu, berubahlah menjadi kucing kalau begitu"
Baekhyun mengguman kesal. Ia merasa jika begitu Chanyeol mengetahui tentang dirinya, Chanyeol berubah menjadi menyebalkan, sangat.
Baekhyun pun tak kehabisan akal, ia menarik selimut yang Chanyeol gunakan, dan membuang ke lantai, membuat Chanyeol menatapnya sejenak, lalu kembali ke tidurnya lagi. Baekhyun menarik celana Chanyeol dan juga dalamannya, dan Chanyeol pun reflek terbangun sambil menatap Baekhyun dengan pandangan tak biasa, apa lagi saat melihat Baekhyun yang memperhatikan adik kecilnya yang terlepas dari sarangnya seperti seorang maniak.
"Apa yang kau lakukan?"
"Jika aku tak mendapat sarapanku darimu, aku akan mendapatkannya dari adik kecilmu ini, woah, miliknya besar juga ternyata" kata Baekhyun sambil memainkan penis Chanyeol, dan membuat pemiliknya menggerang.
Chanyeol hampir di buat gila oleh Baekhyun. Jari jari Baekhyun yang menggenggam penisnya dari ujung hingga ujung membuat ia menggeram tertahan, apa lagi saat Baekhyun mulai memasukkan penisnya kedalam mulut kecilnya yang hangat. Chanyeol dapat dengan jelas melihat Baekhyun yang menaik turunkan kepalnya, dan itu membuat Chanyeol tergoda untuk melakukan deep throat pada Baekhyun. Chanyeol pun akhirnya mendorong kepala Baekhyun lebih keras hingga Baekhyun sedikit tersedak. Tak lama kemudian, Chanyeol mencapai puncaknya.
"Jadi, sarapanku?"
"Kau baru saja mendapatkannya" jawab Chanyeol sambil sedikit terengah engah dan membenarkan celananya, lalu tertidur lagi.
Baekhyun yang kesal pun bertambah kesal. Tiba tiba saja Baekhyun melepas bajunya hingga ia topless, dan juga celananya, menyisakan celana dalam putihnya, lalu duduk tepat di atas penis Chanyeol.
"Apa lagi yang akan kau lakukan ha? Ini hari libur, biarkan aku tertidur lebih lama" ujar Chanyeol seakan ia tak berminat dengan pemandangan menggiurkan di atasnya, padahal ia sedang mati matian menahan hasratnya untuk segera menusuk lubang Baekhyun.
Baekhyun menggoda Chanyeol dengan memaju mundurkan bokongnya, lalu memainkan nipplenya dengan tangan kirinya, dan juga tangan kanannya mengusap usap penis mungilnya yang terbungkus oleh dalamannya.
"Chanhh... Aah..."
Baekhyun terus mencoba untuk menggoda Chanyeol, ia tak tau jika Chanyeol akan tergoda olehnya atau tidak, tapi menurut pengamatannya, Chanyeol mudah terangsang, namun juga sangat pandai menyembunyikannya.
Baekhyun yang masih belum menyerah, akhirnya meremas celana Chanyeol tepat di bagian penis Chanyeol dengan sangat keras.
"Baek! Apa yang kau lakukan?"
"Bermain dengan adikmu lagi?"
Chanyeol tiba tiba saja membalik posisinya membuat ia berada di atas Baekhyun. Mata Chanyeol menatap Baekhyun dengan tajam, namun yang ditatap hanya memberikan tatapan datar pada Chanyeol namun senyuman kecil terukir di bibir mungilnya.
"Kau ingin bermain atau makan heum?"
"Keduanya mungkin boleh"
Chanyeol yang memang sejak kemarin tidak tahan dengan bibir Baekhyun, segera melahap benda kenyal berwana pink itu. Baekhyun yang memang dasarnya liar, sangat liar malah, menjulurkan lidahnya tepat saat Chanyeol hendak melahap bibir Baekhyun kembali, membuat Chanyeol pun dengan ganas bermain lidah dengan Baekhyun.
Tangan Chanyeol yang kanan sekarang sudah berada di celana Baekhyun, dan siap melepas kain itu dari kaki Baekhyun, dan begitu Baekhyun tidak menggunakan sehelai benang pun, jari jari Chanyeol menuju ke hole Baekhyun, membuat pemiliknya menggerang sedikit.
"Siap mendesahkan namaku?"
Belum saja Baekhyun menjawab, bibir Chanyeol menuju ke leher Baekhyun, menjilat, menghisap, dan mencium leher Baekhyun, lalu turun kebawah, menuju dada datar Baekhyun. Bibir Chanyeol kini menuju ke salah satu tonjolan kembar milik Baekhyun, menghisap layaknya ia seorang bayi. Chanyeol lalu mencium tubuh Baekhyun dari dada Baekhyun hingga paha dalam Baekhyun dan selangkangannya. Chanyeol memberikan blow job kecil untuk Baekhyun, lalu menghentikannya beberapa menit kemudian, membuat penis Baekhyun membengkak dan keras.
"Milikmu kecil ya"
"Diam, kau saja yang terlalu besar"
Chanyeol hanya tersenyum mendengar ucapan Baekhyun. Kini Chanyeol kembali mencium Baekhyun, mencium orang yang baru saja ia kenal, dan baru beberapa hari tinggal di rumahnya dengan penuh nafsu. Sesekali mata Chanyeol terbuka sedikit, melihat ekspresi Baekhyun yang terlihat sangat menikmatinya, membuat seringai Chanyeol terukir sedikit di bibirnya yang masih terpagut dengan bibir Baekhyun.
Diam diam Chanyeol melepas celananya dan memasukan adiknya ke hole Baekhyun. Baekhyun yang merasakan kepala penis Chanyeol berusaha menjebol lubangnya menggeram tertahan, karena sebenarnya ini yang pertama baginya.
"Tunggu dulu" Baekhyun menghentikan pergerakan Chanyeol dan tangannya menahan dada Chanyeol. Mata bergerak tak terarah, berusaha tidak menatap Chanyeol, dan bibir bawahnya sedikit ia gigit. "Pelan pelan" cicit Baekhyun.
"Ini yang pertama untukmu?"
Baekhyun hanya mengagguk.
"Dengan sikap seliar itu baru pertama kali he?"
"Kau pikir aku manusia macam apa ha? Semacam jalang?" Ujar Baekhyun dengan nada yang sedikit lebih tinggi.
"Hei, apa kau tersinggung? Maaf heum"
"Sudahlah, aku saja yang terlalu mudah emosi, ka-akh! Ah... Ssshh..., sakit..." Ringis Baekhyun saat merasa holenya terasa disobek, karena tanpa ia duga, Chanyeol langsung memasukan penisnya yang tidak bisa dibilang kecil, apa lagi tanpa penetrasi, dan hole Baekhyun belum pernah ada yang menjebolnya. "Sial, pelan pelan bodoh, ini sakit"
"Maaf" ujar Chanyeol singkat sambil mengecup wajah Baekhyun berkali kali, membuat Baekhyun lebih tenang dan membiarkan penisnya baru masuk setengah. "Sudah lebih baik?" Pertanyaan Chanyeol pun di jawab anggukan kecil oleh Baekhyun. "Desahkan namaku, dan cobalah buat aku keluar dengan cepat"
Baekhyun hanya menyunggingkan senyuman kecilnya, dan tak lama bibir itu terbuka dengan sederet desahan desahan dan kata kata yang membuat nafsu Chanyeol meningkat. Beberapa kali Baekhyun mencoba Chanyeol untuk segera mengeluarkan air maninya, padahal ia sudah mengetatkan lubangnya dan merangsang Chanyeol dengan cara lain juga, namun Chanyeol baru mencapai puncaknya setelah ia keluar sebanyak tiga kali.
"Sial, kuat sekali"
Chanyeol pun hanya tersenyum menanggapi umpatan kecil Baekhyun.
"Apa begini caramu membangunkan orang?" Tanya Chanyeol sambil membenarkan bajunya dan duduk di pinggir ranjang.
"Entahlah" jawab Baekhyun sambil menelentangkan tubuh polosnya.
"Akan kubuatkan sarapan"
"Cepat, atau aku akan tertidur lagi"
Sudah lima belas menit Chanyeol sibuk di dapurnya, tapi pada akhirnya ia menyiapkan dua mangkuk sereal setelah sebelumnya ia gagal memasak omelet.
Chanyeol pun membawa dua mangkuk itu ke kamarnya, berniat memakannya bersama Baekhyun di kamarnya, namun saat ia kembali, yang di lihatnya adalah sosok Baekhyun yang tertidur pulas dengan dengkuran halus yang keluar dari mulutnya.
Chanyeol menatap lekat lekat wajah Baekhyun, hingga tanpa sadar ia mulai tertarik dengan Baekhyun. Hanya tertarik.
"Hentikan Chanyeol! Jangan sampai kelewatan" ujar Chanyeol pada dirinya sendiri.
Ia pun menarik selimutnya untuk menutupi tubuh Baekhyun, lalu berjalan keluar kamarnya, dan berakhir sarapan sendirian di dapurnya.
.
TBC/END?
.
a/n : mianhae *bow jeongmal mianhae *bow . ini sangat amat memalukan . maaf jika ini lbh pendek dr pd hot pants yang biasa yuni pake buat nyabe .
ok, sebelumnya aku kasih pilihan update, sebulan sekali jml kata +/- 3k-4k atau dua minggu sekali +/- 2k-4k words? tp klo lg unmood panjangnya paling" +/- 1k words :"D
ok maaf bgt klo pendek bgt . *bow *kabur
ps : no edit, lgs copas dr wattpad :"v
pss : ini aku ketik ulang d suatu bagian, jg karena ad reader yg coment.a membuatku membuka mata *eak dan setelah baca ulang, yg sebelumnya ternyat kesan.a kyk udh lama kenal gitu, jd rada ganjel
psss : update rutin aku usahain mulai th dpn y :9
