HAIHAI! Selamat Hari Raya Galungan semuanyaaa lopyuu *kiss reader satusatu*

Err, well firstly I would like to say A BIG HUGE THANKS for ur reviews and A BIG SORRY for the delay of the fic *inggris amatir* Lets move to the "Balasan Review"
Regina Moccha Leonarista : Hmm, ya untuk sementara iya
Waww, benarkah? Yah mereka emang pairing yang unyu juga kok :3 ini uda update

Nnatsuki : iyap, overall itu romance kokk :D tp akhirnya ya masih dirahasiakan happy end/agst hehe :D

Rosita230 : Humor matah bin gaje itu terasa kah? Wahh thank a lott :* ini sudah update

Mako-chan: yahh entahlah :D bisa jadi bisa jadi /digeplak

Hanara VgRyuu : sudah :D

Didiong : yah.. terserah gimana stingnya nanti hehe

Hikaru Dragneel : Ngg, masih kok, kayaknya kamu sempet ngereview di Love Blind deh, ya gak? Natsu ke night club buat pelampiasan *oke ini horror*

Strawberry Panic Monsieur : lisanna sebagai cadangan.. seems natsu playboy wkwk XD

Caca marvell : yah namanya juga fanfic AU (another universe) jadi bisa sesuka saya nentuin motion sickness/engga hehe :D

Royhan Dragoneel : sekarang ._.

Mdliili: sudahh

Mirajane Blue Heart: Thanks! :D itu.. hanya lucy dan hpnya yang tau (?)

Robitulfirdaus: ;pairingnya threesome aja gmn biar adil? *digebuk* hehe sting memang menyimpann banyak misteri.. *nada spongebob*

Guest: udahh

Xx-RedSky-Dragneel-xX : sudah nih :D

Udah ah, capek. Oiya, sebelum itu.. Saya pertegas lagi ini FF AU jadi karakter bisa diubah sesuka saya, sifat juga, ga mesti patokan anime, terima kasih pengertiannya sist.. *Ala olshop*

Let's move to the story..

From Bestfriend Into…?

Disclamer: Fairy Tail always Hiro Mashima's

Summary : Lucy dan Natsu adalah sahabat baik, tapi… Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? Bakal menjerumus ke hal negative atau positive?

Genre: Friendship, in the future romance/angst?

Warning: AU, OOC, bahasa non-baku, typo bertebaran (maybe), a little GrayxJuvia

Enjoy^^

Chapter 4:

Liburan telah usai, murid-murid kembali memasuki tempat mereka menimba ilmu yang disebut –sekolah-. Tidak terkecuali seorang anak yang terlahir dari keluarga mapan "Dragneel", yak ini dia, Natsu Dragneel. Hari ini dia masuk sekolah dengan tampang awut-awutan, baju tidak dikancing rapi, entahlah, penampilannya seperti anak kucing terlantar. Yah.. Tapi kenyataannya, selama beberapa hari terakhir -sisa liburan semenjak insiden "pantai-lucy senyum senyum-sting-ke-rumah –cewek" ia menjadi pemurung dan seperti tidak bernyawa, suka insomnia dan autis dengan laptop nonton dorama-dorama alay yang bercerita tentang cinta bertepuk sebelah tangan, terus yang cewek lari di tengah hujan, jatuh, dan tampang melaratnya mengadah ke langit sambil ,mengap-mengap dan nangis Bombay kayak ikan kekurangan oksigen. Gila ga sakit ya tuh mata menghadap ke atas terus waktu diguyur hujan.

Eh? Familiar kayaknya ya.. Tidak heran kenapa kantung matanya terlihat mengerikan. Entah kenapa ia menjadi segalau ini terhadap hal yang tidak pasti. Seingatnya, waktu bersama Lisanna dulu tidak pernah segalau ini.

...

Okay.. Sepertinya Natsu curi-curi kesempatan buat flashback.

Beberapa menit kemudian, Natsu tiba di sekolah. Saat ia sampai di kelas, terlihat teman-temannya sangat riang bercerita satu sama lain tentang liburan mereka. Natsu langsung duduk di bangkunya dan mengeluarkan hp keluaran app*e terbaru yang warnanya ngejreng(?) dan lanjut membaca light novel online tentang cowok galau diselingkuhi sang cewek. Tanpa ia sadari, Gray diam-diam mengendap ke belakangnya dan ikut membaca novel itu.

"…"

"…"

"Pfftt.."

"…"

"AHAHAHHAA BACAANMU KAYAK INI?! PLIS DEH NUTS APAKAH LU SEGALAU ITU?!" Gray ngakak hebat saat bagian si cowok nangis-nangis lebay waktu si cewek mau ninggal dia karena terpaksa *katanya* tapi janji bakal cinta si cowok seumur idup *plis deh* terus si cowok ga percaya, lari lari dan berteriak gaje lebay pas mobil satu meter di depan dia *wtf*.

"Ughh diam Gray!" Natsu yang kepergok mau gak mau pun malu dan memasukan gadgetnya k etas. Beruntunglah dia, karena saat itu seorang mahasiswa dari Universitas Harvard* masuk ke kelasnya untuk sosialisasi mengenai universitas mereka.

-skip time-

Minggu pertama sekolah diisi dengan sosialisasi dari berbagai universitas yang membuat Natsu makin galau, galauin cewek & mau kuliah dimana. Bagaimana dengan formulir yang waktu itu? Entahlah mungkin hanya asal mencantumkan universitas. Saat pulang sekolah di akhir minggu itu, Gray bercerita kepada Juvia tentang bacaan Natsu.

"Oit, Jup"

"Jap jup jap jup emangnya aku J*pe apa,"

"Iya.. kan err itunya gedenya sama." Jawab Gray dengan polos sambil nunjuk 'bagian atas Juvia'

JDUAKK! Terdengar bunyi nista dari tempat duduk mereka di pojok kantin.

"Ouch! Masa depanku!"

"Upah kamu nyamain aku sama J*pe uh."

"Iya-iya sorry.. Aku serius deh sekarang.."

"Mau nanya apa kamu bigboss?""

".. gini loh.."

Gray bercerita panjang lebar selebar mulut Natsu saat makan lahap sampai satu paha ayam yang besar bisa masuk semua. Juvia ngakak waktu bagian novel alay tapi mendadak termenung lagi. Sepertinya ia menyadari sesuatu dan bertanya, "Gray, waktu itu isi smsmu apa ke Natsu?" Gray bingung, melihat dari ekspresi Gray, Juvia pun melanjutkan pertanyaannya.

"Yang waktu dia nanyain isi sms."

"?" Gray makin nggak ngerti, masa iya ada orang sms nanyain isi smsnya dia ke dia(?). Gray memiringkan kepalanya ke samping dan menempatkan jari telunjuk di dagunya, tidak lupa bibir di monyongkan 5 cm seperti orang idiot.

"…" Juvia hanya bisa elus dada melihat kelakuan kekasihnya yang agak-agak seperti mirip hampir (?) idiot.

"Yang mana yach? Koq gainget yach.." Gray , tetap dengan gaya berfikir idiotnya bertanya balik dengan logat anak-anak ababil jaman sekarang.

"Jezzz, yang waktu habis dari pantai itu lohh, kan kamu nanya sama aku isi smsnya apa, aku kasih tau, pas banget tuh kamu di sms Natsu, terus kamu bales apa gitu aku lupa."

Butuh 15 menit bagi Gray untuk mencerna kata-kata Juvia. 'Buset cowo gue lola + alay bingitz, kok bisa kepicut gue yah..' Batin Juvia dalam hati melihat Gray yang seperti itu.

"…"

"…"

"AAHHH!" teriakan Gray sukses membuat Juvia yang daritadi bengong menunggu terjungkal dari kursinya karena loncat saking kagetnya.

"A… Apa… Udah inget boss?"

"Udah udah.. Kayaknya masih aku simpen di mailbox-ku deh." Jawab Gray dengan polosnya. Juvia headbang ke meja kantin. Gray tidak mempedulikannya malah asik membongkar isi sent mailbox nya yang nyampe 1000 message *buset*.

Beberapa menit kemudian,

"Ini diaa!"

"…."

"Jup..?"

"…."

"Jup.." Merasa dikacangin, Gray menoleh ke kursi di depannya dan menemukan pemandangan Juvia tidur dengan mulut menganga dan sebuah danau terbentuk. Gray langsung menggoyang-goyangkan tubuh Juvia untuk membangunkannya.

"Woy, bangun woyy, nanti Gray striptease loh disini.." Rayuan gombal rada mesum yang dipakai Gray ternyata ampuh juga. Juvia langsung bangun dengan mata lope-lope dan kamera di tangan –entah dapat darimana- dan menjerit "GYAAAA JUPI MAU LIATTT(?)" Gray hanya melihat kelakuan kekasihnya dengan tampang W-T-F-ternyata-diam-diam-lo-mesum.

Juvia, yang menyadari ke OOC-annya kembali bertingkah normal. "Ekhm.. jadi apa isi smsmu?" Gray pun ikut serius dan menunjukan smsnya.

"Hmm.. Kalau kamu bilang gitu sih, mungkin Natsu berasumsi Sting yang di sms Lucy. Soalnya kamu bilangnya gitu sih, orang terdekat jezz.. Makanya Natsu galau abis waktu kamu bilang gitu." Gray mengangguk-ngangguk tanda mengerti.

"Ohh gitu ya.. Pantesan, terus gimana dong ini? Eh tapi itu kan emang bener mereka smsan tentang..." Erza dari belakang langsung menyumpal mulut Gray agar kebenaran tidak diketahui readers(?).

"Sudahlah.. Udah bosen aku liatin dia galau. Kita suruh aja dia beraksi pakai cara itu…" Jellal langsung nyelonong ngomong sambil kedip-kedip gaje(?) kea rah Juvia dan Gray, Erza hanya tersenyum jahil dan kemudian Juvia menyadarinya.

"Ah! High School Words!" Jellal menanggapinya dengan senyum iblis.

"Tapi kita Cuma pake salah satunya…" Gray yang mulai mengerti ikut tersenyum iblis dibalik tangan Erza yang membekap mulutnya.

"Yaitu…"

"MODUS!" kata mereka berempat bersamaan kemudian tertawa sangat lebar dan mengerikan, membuat Natsu dan Lucy merinding di tempat yang berbeda. Opss, nasibmu besok gak selamat Nuts..

.

.

T

B

C

.

.

Hehe.. *evil grin* chapternya ini saya bagi dua yaaa~~ Natsu Lucy sama Sting muncul disana banyakan~~ Ini kan baru mulai recana nistanya (?)

Nanti malem ditulis terus mungkin lagi 3 hari *kalo nanti ga selesai* di upload, kenapa~~ karena besok eike (?) ke Tabanan ampe sore terus hari Jumat mau ngurus lomba dan ekstra~~ jadi furi(?)nya sabtu duech, mohon pengertiannya ya lopely(?) readers mwah lopyu tomat (?) 3

Btw.. Saya butuh pendapat kalian. Apakah saya perlu nistain Jellal dan Erza se-nista Juvia-Gray? Butuh commentnya buat kelanjutan chapter:D

Next chap:

ALL ABOUT MODUS

Regards, Shizuo Miyuki