Tekken Chinmi (c) Maekawa Takeshi

by Ratu Obeng (id: 1658345)

.

.

.

Chit Chat 04—


"Chinmi, kok lama banget? Katanya hanya ke toilet?"

Yang namanya disebut cuma pasang senyum garing sembari duduk di area rumput tebal tidak jauh—tempat karibnya juga tengah duduk selonjoran. Tempat paling favorit keduanya kala bersantai di antara jam kelar latihan pagi dan sebelum jam makan siang.

"Hanya, kalau yang mengantri ke toilet jumlahnya bukan puluhan orang." Chinmi mengeluh, "Padahal kalau buang air kecil doang kan bisa di balik pohon, tapi guru Yosen bisa menghukumku habis-habisan kalau beliau tahu."

Shie fan mengangguk kurang maklum. Karena memang tidak wajar juga laki-laki duduk di jamban lama-lama apalagi tanpa koran dan lintingan tembakau yang memang dilarang di area kuil. Fakta lain; jamban kuil Dairin tidak dirancang untuk diduduki, malah lebih untuk mengencangkan betis dan melatih pergelangan kaki.

"Apa kata murid-muridmu kalau guru mereka buang air kecil di balik pohon?"

"Makanya aku ngotot harus pipis di kamar mandi!"

Mendengar itu, Shie fan garuk-garuk pipi, membuang napas panjang, "Duh... padahal aku juga ingin ke toilet. Kebetulan baru minum terlalu banyak."

"Kebalikannya, aku malah haus karena kelamaan ngantri. Harusnya tadi sekalian ambil air dulu." ucap Chinmi dengan nada penuh sesal.

"Kebetulan sekali ya, aku lagi ingin buang air, ahaha!"

"Iya, kebetulan juga aku lagi butuh air, ahahaha!

Koaak~ Koaak~

Intermezo kicauan burung-burung gagak lewat.

Sepasang suara kompak berirama, "YA NGGAK GITU JUGAAA!"

Kemudian merah cerah dan biru pekat sepakat pisah jalan untuk memenuhi kebutuhan alam masing-masing. Ini pertama kalinya Jintan dan Bikei mendapati pinggir sungai kuil Dairin kosong tanpa sosok dua sobat sebaya yang biasanya saling bercanda satu sama lain. Dramatis.


END

.

.

.

A/N:
Kembali dengan pairing moonbeam, sunshine dan segala kerusakannya, hkhkkh
maaf ya episode kali ini agak nganu. Untung Chinmi nggak sampe bilang dia lape—*dikepruk ember*

Makasih buat yang udah dukung sejauh ini, ayo kita berdoa biar fandom legend ini makin banyak peminatnya meski isinya salah tujuan (?).
See you next chapter! ;D

R&R maybe?