Title : I Love You !
Cast :
- Cho Kyuhyun (17 tahun)
- Lee Sungmin (18 tahun)
- Kim Kibum (18 tahun)
- Lee Hyukjae (18 tahun)
- Kim Ryeowook (18tahun)
- Kim Jongwoon a.k.a Yesung (18 tahun)
- Lee kangin a.k.a Kim Yongwoon ( Sungmin appa)
- Lee Leeteuk a.k.a Park Jungso (Sungmin eomma)
- Cho Heechul a.k.a Kim Heechul (Kyuhyun eomma)
Cast akan bertambah sesuai kebutuhan cerita
Warning : YAOI ! yang merasa tidak suka yaoi disarankan jangan membaca^^
NO BASH, NO COPAS ^^ Sorry For Typo's. GS for Heechul and Leeteuk
Kita saling menghargai satu sama lain ^^
Ff ini murni atas pemikiran saya ^_^
Genre : Romance Drama dan ada sedikit Hurt mungkin xD
Summary : Sungmin seorang anak kaya raya dan manja pewaris perusahaan KM Corp jatuh cinta kepada seorang namja 'special' di sekolah nya yang memiliki kenyataan hidup yang 'pahit' berbanding balik dengan kehidupan nya yang serba mewah dan serba ada.
Sementara itu di kelas lain.
"Hey kalian! Apa kalian sudah mengetahui berita 'itu' ?" Ucap seorang namja kepada teman-temannya yang sedang berkumpul.
"Tentu kami sudah mengetahuinya. Berita 'itu' menyebar luas dengan sangat cepat". Ucap namja lainnya.
"Bagaimana pendapatmu tentang berita 'itu' ?" kini namja itu bertanya kepada temannya yang terlihat santai duduk di kursinya dan memainkan pensil dengan jari-jari tangannya.
"Sama seperti yang lainnya. Aku cukup terkejut dengan berita 'itu'. Aku pikir kita harus memberi 'ucapan selamat' kepada si cho culun karena ia telah berhasil menggoda 'pacarku' agar bisa dekat dengannya". Jawab Jungmo sambil menyeringai ke arah teman-temannya. ' Ctek ' Kemudian ia mematahkan pensil yang sedari tadi ia mainkan di sela jarinya.
'Tunggu 'kejutan' dariku Cho Kyuhyun '
Chapter 4
Happy Reading~
"Hey kau,Cho Kyuhyun!"
Kyuhyun menoleh kearah belakang begitu mendengar seseorang memanggilnya.
'Shit,dia lagi!'
Umpat Kyuhyun di dalam hati begitu ia mengetahui siapa orang yang memanggil namanya.
"Ada perlu apa kau denganku jungmo-ssi?" Tanya Kyuhyun to the point. Sungguh,dirinya saat ini tengah terburu-buru untuk sampai ke cafe tempatnya bekerja. Tapi sepertinya hari ini ia akan sedikit terlambat bekerja.
"Hey...hey...santai saja Kyuhyun-ssi,aku hanya ingin sedikit berbincang-bincang denganmu." Jungmo menghampiri Kyuhyun,lalu menepuk pundak kanan Kyuhyun.
"Sayangnya aku sedang sibuk sekarang. Dan aku rasa,tidak ada hal penting yang harus diperbincangkan denganmu." Kyuhyun menyentak kasar lengan Jungmo yg berada di pundaknya.
Jungmo menyeringai. "Aku tahu penampilan 'culun'mu berbanding balik dengan sikapmu kyuhyun-ah. Ini bukan penampilan aslimu,aku benar bukan?"
"…"
Kyuhyun terdiam memandang lurus kedepan tanpa menjawab pertanyaan Jungmo. Dengan sikap diamnya Kyuhyun,membuat seringaian di bibir sexy Jungmo semakin melebar.
"Jadi,hanya itu hal yang ingin kau perbincangkan denganku?" Jawab Kyuhyun akhirnya.
"Sebenarnya bukan itu kyuhyun-ah,aku tidak peduli dengan penampilan asli atau palsumu itu. Aku hanya ingin mengatakan sesuatu padamu." Jungmo menatap dalam ke manik Kyuhyun. "Jangan pernah kau mencoba untuk mendekati kekasihku!." Lanjutnya dengan nada yang mengacam.
"Kekasihmu?"
"Lee Sungmin." Jawab Jungmo cepat.
Kyuhyun tertawa mengejek kearah Jungmo. "Asal kau tahu Jungmo-ssi,bukan aku yang pertama kali mendekati Sungmin. Dia sendiri yang menawarkanku untuk berteman dengannya."
Cih! Jungmo mendecih kecil. "Persetan dengan alasamu itu. Kau aman sekarang Kyuhyun-ssi,tapi tidak untuk nanti! Dan sekali lagi,Jauhi Lee Sungmin! Jika kau ingin selamat." Setelah mengucapkan hal itu,Jungmo beserta teman-temannya pergi meninggalkan Kyuhyun yang masih menatap lurus kedepan.
"Cih! Merepotkan saja." Namun,sepertinya Kyuhyun tidak ambil pusing dengn ancaman yang Jungmo berikan. Ia lanjut berjalan terburu-buru untuk sampai ke tempat kerjanya. Ia tidak boleh sampai terlambat.
~ I Love You ! ~
"Ini pesanannya,silahkan dinikmati."
Pria tampan dengan pakaian khas pelayan disana tampak tersenyum ramah kepada pelanggan. Walaupun kedua manik indahnya terhalang oleh kaca mata tebal,namun hal itu tidak melunturkan kadar ketampanan seorang Cho Kyuhyun. Beginilah setiap harinya. Sepulang sekolah ia langsung bekerja di cafe yang tidak terlalu jauh dengan lokasi sekolahnya. Syukurlah,ia masih bisa bersekolah sambil bekerja. Walaupun gaji Pelayan itu tidak seberapa,uang sekecil apapun itu tetap Kyuhyun cari untuk membiayai kehidupannya dan eommanya.
"Kyuhyun-ah,antarkan pesanan ini ke meja nomer 13."
"Baik,hyung."
"Ini pesanan anda,maaf jika menunggu terlalu lam- Sungmin hyung?" Kyuhyun tampak terkejut ketika pelanggan itu berbalik kearahnya dan memberikan senyuman manis yang memperlihatkan gigi kelincinya yang menggemaskan.
"Hai Kyuhyun-ah." Sungmin melambaikan tangannya kearah Kyuhyun,seperti anak kecil.
"Sedang apa kau disini hyung?"
Pertanyaan bodoh seketika mengalun dari bibir Kyuhyun,dan itu membuat Sungmin menghela nafas kesal. 'Sedang apa kau disini?' Pertanyaan bodoh macam apa itu! Batin Sungmin.
"Apakau tidak lihat? Aku sedang menunggu pesananku,dan kau yang membawakan pesananku. Kenapa kau bertanya aku sedang apa disini?" Sungmin mempoutkan bibirnya pertanda kesal.
Kyuhyun terkekeh "kkk~ aku hanya bercanda hyung,maafkan aku. Ini dia ice cream vanilla dan strawberry cheese cake pesananmu. Silahkan di nikmati." Ucap Kyuhyun dengan nada ramah dan tak lupa senyuman menawannya. Ia meletakan semua pesanan Sungmin ke atas meja.
"Nde ,gomawo kyu." Ucap Sungmin.
"Baiklah,aku harus kembali kedapur." Ucap Kyuhyun,Sungmin hanya menganggukan kepalanya singkat.
.
.
.
.
"Kyuhyun-ah." Kyuhyun menoleh ketika mendengar suara seseorang memanggil namanya.
"Iya tuan park, Ada yang bisa saya bantu?" Tanya Kyuhyun ramah kepada atasannya itu. Tuan Park.
"Tidak ada Kyuhyun-ah,pekerjaanmu hari ini sudah selesai. Aku hanya ingin memberikan uang ini karna kau sudah bekerja cukup keras tadi. Terimalah,anggap itu sebuah bonus dariku." Tuan park memberikan amplop berisikan uang kepada Kyuhyun. Dan Kyuhyun menerima pemberian atasannya dengan senyuman lebar dan perasaan senang.
"Terima kasih banyak tuan park." Kyuhyun membungkukan badannya tanda terimakasih.
"Ne Kyuhyun-ah. Aku pergi dulu,sampai jumpa besok." Tuan park tersenyum,kemudian berlalu dihadapan Kyuhyun. Kyuhyun sangat berterimakasih kepada tuhan karna telah mempertemukannya dengan orang yang sebaik atasannya itu.
Setelah selesai berkemas dan menggati pakaian pelayannya,Kyuhyun memperhatikan penampilannya di depan cermin yang ada di depannya. Jam sudah menunjukan pukul 10 malam,waktunya semua karyawan cafe untuk pulang. Ia kemudian berbegas keluar dari sana dan berjalan menuju halte bus.
Kyuhyun membuka pintu kayu rumahnya. "Aku pulang~." Ucapnya kemudian masuk kedalam dan menyimpan sepatunya di rak sepatu kecil yang ada disana.
"Sepertinya kim ahjumma baru saja berkunjung,apa dia sudah pulang?" Ucap Kyuhyun pada dirinya sendiri begitu ia menemukan semangkuk sup ikan dan sepiring nasi yang masih hangat di meja kecil yang berada di dapur.
Kyuhyun masuk menemui ibunya yang sedang terlelap,selalu seperti ini. Ibunya selalu tertidur ketika ia telah pulang bekerja. Mungkin karna ia pulang kerjanya terlalu larut? Sudahlah,besok pagi ia masih bisa mengajak ibunya berbicara. Ya,walaupun Kyuhyun nantinya yang akan mengoceh sendirian tanpa mendapat respon dari ibu tersayangnya. Namun,hal itu menjadi kesenangan tersendiri bagi Kyuhyun.
"Saranghae eomma."
Kyuhyun berlalu setelah memberi kecupan selamat malam pada kening ibunya yang sedang terlelap damai. Ia pun ingin memejamkan matanya yang mulai memberat. sup pemberian kim ahjumma mungkin akan ia panaskan untuk sarapan besok pagi.
~ I Love You ! ~
Suasana di dalam kelas XII-A tampak hening. Hanya terdengar suara Lee seonsaeng-nim yang tengah memjelaskan materi mata pelajaran seni di depan kelas.
" anak-anak, kalian akan saya beri tugas kelompok untuk membuat sebuah lagu karangan kalian sendiri. Setiap kelompok akan saya bagi menjadi 2 orang saja. Saya sudah membentuk tiap anggota kelompok,dan saya harap tidak ada yang protes. Okay?"
"Ne seonsaeng-nim." ucap para siswa serentak.
"Baiklah, kelompok pertama Kim Jongwoon dengan Kim Ryeowook. Kelompok ke 2 Lee Hyukjae dengan Lee Donghae. Kelompok ke 3 Kim Kibum dengan Choi Siwon. Kelompok ke 4 Lee Sungmin dengan Cho Kyuhyun...
Begitu seterusnya sampai semua siswa mendapatkan kelompoknya masing-masing.
"Tugas ini harus selesai minggu depan,kalian akan berkolaborasi menunjukan hasil karya kalian masing-masing di depan. Saya akan menilainya,dan yang karyanya paling baik dan terlihat paling kompak dalam bekerjasama akan mendapatkan nilai plus. Kalian paham?" Ucap guru wanita tersebut.
"Ne seonsaeng-nim."
"Kalau begitu,sampai jumpa minggu depan." Setelah mengucapkan hal itu,guru wanita yang terlihat masih muda itu berlalu meninggalkan kelas XII-A.
"Haahh... aku sekelompok dengan Yesung itu?" Ucap Ryeowook dengan muka melemas.
"Kau tidak boleh protes Ryeowookie chagy~"
Ucapan Eunhyuk dan gelak tawa teman-teman dekatnya itu semakin membuat laki-laki manis bernama Kim Ryeowook itu semakin cemberut,terlihat dari wajahnya yang tampak merah karna menahan kesal. "Kalian menyebalkan!" Ucapnya dengan bibir yang terpout.
.
.
.
"Kyuhyun-ah,kapan kita akan mengerjakan tugas dari seonsaeng-nim?" Sungmin dan Kyuhyun kini sedang terduduk di bawah pohon di taman belakang sekolah yang telah menjadi tempat favorite Kyuhyun. Dan, sepertinya bertambah dengan Sungmin.
"Eum... aku pikir,lusa." Jawab Kyuhyun pasti.
"Lusa yah? Eum.. baiklah."
Kyuhyun memperhatikan wajah tepatnya pipi sungmin dengan seksama "Hyung,sepertinya ada coretan tinta di pipimu." Ucap Kyuhyun begitu mengetahui hal ganjal itu adalah tinta,sepertinya bunny min ini tidak sengaja menggoreskan tinta ke pipinya.
"Benarkah? Dimana kyu?" Sungmin meraba pipinya panik.
"Biar aku yang bersihkan Hyung!" Kyuhyun mengusap pipi sungmin yang tergores tinta dengan lembut,tanpa menyatiki kulit halus Sungmin.
Kyuhyun terus mengusap coretan tinta di pipi sungmin menggunakan ibu jarinya. Ia tersenyum puas begitu noda tinta di pipi Sungmin sudah mulai tidak terlihat. tanpa sengaja,pandangan kyuhyun bertemu dengan manik indah Sungmin yang memang sedang memperhatikan dirinya sedari tadi.
Kyuhyun tidak mengerti,tiba-tiba jantungnya berdegup kencang. Kyuhyun tidak pernah bertatap pandang dengan seseorang sedekat ini. Dan entah kenapa Kyuhyun tidak bisa mengalihkan pandangannya kearah lain selain mata foxy milik Sungmin.
Sama halnya dengan Kyuhyun,sejak awal Kyuhyun membantunya membersihkan noda tinta sialan yang sudah berani mendarat dipipinya itu membuat Sungmin menahan nafas seketika. Ia tidak pernah sekalipun membayangkan bahwa ia dengan laki-laki pujaannya akan bisa sedekat ini. Pandangan matanya bertemu dengan manik cokelat indah idamannya di balik kaca mata tebal itu. Sungmin sangat gugup ,dan ia merasa dirinya akan pingsan detik itu juga. Jarak wajah mereka kira-kira hanya berjarak 5 cm ,sungguh hal ini tidak baik untuk kesehatan jantung Sungmin.
"S-s-su-sudah hilangkah noda tintanya kyu?" Sungmin mulai angkat suara ketika ia telah bisa menguasai dirinya kembali.
"Eh- ekhem,s-sudah hilang kok,hyung." Kyuhyun berdehem,ia benar-benar salah tingkah begitu menyadari kelakuan bodohnya. Hanya dengan memandang manik foxy itu ia seakan terperangkap masuk kedalamnya. Benar-benar seperti memiliki kekuatan magis yang memikat.
Memalukan sekali dirimu! kyuhyun pabbo! Maki Kyuhyun di dalam hati.
Kyuhyun dan Sungmin masih sangat asyik duduk sambil berbincang tentang rencana pembuatan lagu mereka. Mereka tidak menyadari dari kejauhan terlihat sosok yang tengah memperhatikan kegiatan mereka sedari tadi. Sosok seorang namja itu tampak menyeringai puas,kemudian ia memasukan benda hitam bernama handphone itu kedalam saku jas almamaternya. Kemudian ia berlalu pergi dari taman. Entah apa yang sedang di rencanakan namja itu.
~ I Love You ! ~
Bel pulang sekolah telah berbunyi sekitar 3 menit yang lalu. Siswa-siswi Everlasting High School tengah berjalan menuju gerbang sekolah dan menunggu jemputan dari sopir masing-masing. Sungmin dan teman-temannyapun telah berlalu meninggalkan area sekolah.
Begitupun dengan Kyuhyun. Sosok tampan itu tengah berjalan kaki untuk menuju tempat kerjanya. Ia melalui jalan yang biasa ia lalui setiap harinya.
'Bugh' Kyuhyun tersungkur ke jalan dengan tidak elitnya,begitu seseorang datang dengan tiba-tiba dari arah belakang dan memberikan sebuah pukulan di bahu sebelah kirinya.
Kyuhyun berbalik kebelakang untuk melihat pelaku yang telah berani membuat masalah dengannya.
Kyuhyun geram,ternyata seseorang yang telah berani memukul Kyuhyun itu adalah jungmo,ia sedang berdiri bersama kawanan ganknya dan memandang jijik kepada dirinya.
Kyuhyun mengambil kaca matanya yang terjatuh,kemudian ia berdiri tegap menghadap Jungmo cs tanpa rasa takut sedikitpun di sorot matanya.
"Sebenarnya apa maumu Kim Jungmo-ssi?" Kyuhyun mulai angkat bicara.
Cih! Jungmo mendecih. "Kemarin aku sudah memperingatimu Cho Kyuhyun! Apa kau lupa? Aku tekankan sekali lagi." Jungmon memberi jeda sedikit "JANGAN PERNAH DEKATI LEE SUNGMIN! DIA MILIKKU!" Jungmo berteriak di depan wajah Kyuhyun dengan tangan yang mencengkram erat kerah Kyuhyun.
Kyuhyun menyentak tangan Jungmo kasar. "Kau tidak punya hak untuk melarangku dekat dengan siapapun Jungmo-ssi,termasuk Lee Sungmin." Jawabnya santai. Sungguh Kyuhyun tidak merasa terancam sama sekali.
"Sungmin milikKU!" Ucap Jungmo sekali lagi dengan penekanan di kalimat terkhirnya.
"Oh ya... aku pikir Sungmin membencimu Jungmo-ssi. Kasian sekali." Ia tertawa mengejek. "Dan kita lihat saja nanti,siapa yang akan berhasil mendapatkan Sungmin. Kau,atau... aku?" Sebuah seringaian tercipta di bibir tebal Kyuhyun.
Jungmo mengertakan giginya dan menggepalkan kedua tangannya kuat-kuat. Namja 'culun' di hadapannya ini telah berhasil membangkitkan emosinya. "Brengsek kau! Serang dia!" Perintah Jungmo kepada teman-temannya. Tanpa banyak bicara teman-teman Jungmo langsung menyerang Kyuhyun dengan brutal. Tidak adil memang mengigat ia kalah jumlah dalam pertarungan ini. Tapi... untung saja dirinya dulu pernah mengikuti club bela diri sewaktu junior high. Jadi ia bisa menangkis serang-serangan yang dituju kearahnya.
Kyuhyun menghidar kearah kiri ketika jino akan melayangkan tinjunya. 'Bugh' Jino ambruk ketika Kyuhyun memukul tengkuknya dengan kedua lengan. 'Bugh' sekali lagi Kyuhyun berhasil menendang perut teman Jungmo yang lainnya.
Cukup lama terjadi baku hantam yang tidak seimbang jumlah lawannya itu. Namun,pertahanan tetap di menangkan oleh Cho Kyuhyun, ia terlihat sedikit meringis kecil akibat pukulan-pukulan yang sempat mengenai wajah dan anggota tubuh lainnya.
"Cih! Boleh juga ." Jungmo meledek kearah Kyuhyun. Ia tidak peduli dengan keadaan teman-temannya yang saat ini tengah pingsan di jalan itu. Sepertinya kekuatan Cho Kyuhyun tidak patut diremehkan!
"Sekarang aku adalah lawanmu Cho! Siapkan kuburanmu!"
"Cih! bermimpi saja kau Kim Jungmo!"
Jungmo berlari kearah Kyuhyun dan siap untuk mendaratkan pukulan pada Kyuhyun. Namun naas,Kyuhyun berhasil menghindar dan alhasil pukulan Jungmo hanya mengenai angin kosong.
Giliran Kyuhyun yang melayangkan pukulannya. 'bugh' Satu pukulan Kyuhyun tepat mengenai sudut kiri bibir Jungmo dan berhasil membuat setitik darah mengucur dari sana. Jungmo tidak ingin kalah,ia kembali menyerang Kyuhyun. Kali ini ia benar-benar bernafsu untuk membunuh laki-laki yang menurutnya menjijikan itu.
Bugh! Kyuhyun memegangi sudut bibirnya yang juga terkena serangan balik dari Jungmo. Terjadilah baku hantam antar sesama laki-laki di jalan yang cukup sepi itu. Wajah Kyuhyun telah di penuhi oleh luka lebam dan gores darah. Begitupun sama halnya dengan Jungmo. Tiba-tiba suara sirine polosi menyentak pergerakan Jungmo. Ia yang akan melayangkan pukulannya pada Kyuhyun tampak panik dan segera berlari terbirit tanpa memperdulikan teman-temannya yang masih dalam keadaan tidak sadar.
Kyuhyunpun sama,ia tampak khawatir jika ia akan di tangkap. Sungguh dirinya saat ini masih mengenakan seragam dan almamater sekolahnya. Penampilan anak sekolah yang jauh dari kata rapi dan terlihat banyak luka lebam di wajah pasti membuat siapa saja yang melihatnya akan mengira jika ia adalah seorang murid yang 'nakal'. Kyuhyun tidak ingin hal negatif terjadi pada dirinya!
Namun,Kyuhyun tidak mungkin meninggalkan teman-teman Jungmo yang masih tidak sadarkan diri. Dengan gerakan cepat,Kyuhyun membuka ranselnya dan mengambil sebotol air mineral. Kyuhyun membukanya kemudian menjipratkan air kewajah kawan-kawan Jungmo dengan sedikit tergesa.
Merasa mereka sudah mulai akan tersadar,Kyuhyun terburu-buru melenggang pergi dari tempat itu dengan wajah panik.
~ I Love You ! ~
"Selamat siang tuan park,maaf bila saya terlambat." Kyuhyun masuk ke ruang karyawan dan menyapa atasannya yang sedang berada disana.
"Omona kyuhyun-ah, apa yang terjadi denganmu?" Tuan park sedikit khawatir melihat penampilan salah satu karyawan kesayangannya jauh dari kata 'baik-baik saja'. Apalagi wajah tampan Kyuhyun yang di hiasi lebam biru keunguan dan sudut bibirnya terlihat sobek. 'Apa Kyuhyun habis berkelahi?' Batin pria paruh baya itu.
"Gwenchana Tuan park,saya hanya mengalami sedikit kecelakaan ketika menuju kesini." alasan Kyuhyun.
Pria tua itu tampak menatap Kyuhyun lekat. "Padahal aku kira kau ijin tidak masuk Kyuhyun-ah, aku memakluminya jika kau tidak masuk kerja. Karna kau seorang murid sekolah tingkat akhir kau pasti sangat di sibukan dengan kegiatan di sekolahmu."
Kyuhyun menunduka kepalanya,pria tua ini memang sungguh baik dan berhati malaikat.
"Sekarang aku memberimu ijin untuk tidak bekerja Kyuhyun-ah, pulanglah dan obati dulu lukamu! Jika kau sudah benar-benar sehat, maka kau bisa bekerja lagi." Tuan park menepuk pelan pundak Kyuhyun dan memberikan senyumnya.
Kyuhyun tampak berpikir sebentar,benar kata tuan park. Ia tidak mungkin melayani pelanggan dengan wajah yang penuh 'tanda' biru keunguan. "Ne tuan park,terimakasih atas pengertiannya. Mungkin saya akan ijin untuk tidak bekerja beberapa hari kedepan." Kyuhyun membungkukan badannya.
"Aku mengerti Kyuhyun-ah,pulanglah hati-hati di jalan."
"Tentu tuan park,terimakasih."
.
.
.
Seorang wanita cantik tampak menatap bingung ke seluruhan tempat ini. Ia tidak tahu sedang berada di tempat apa ia sekarang. Seingatnya, ia sedang berbaring di kasur sempitnya menanti kepulangan sang anak semata wayangnya. Tapi... kenapa tiba-tiba dirinya bisa berada di tempat yang belum pernah ia lihat sama sekali? .
Wanita cantik itu -Heechul- tampak menyusuri pepohonan rindang yang sejuk,dan terdapat banyak sekali jenis-jenis bunga yang indah. Ia mengakui bahwa tempat ini percis seperti taman impian di negeri dongeng yang selalu di ceritakan ibu pemilik panti asusahan pada dirinya dan teman-temannya dulu ketika ia masih kecil dan berada di panti. Namun, ia masih tidak percaya bahwa dirinya saat ini sedang benar-benar terjebak dalam negeri dongeng.
Ia terus berjalan kedepan sampai ia menemukan hal yang menarik perhatiannya. Ia memicingkan mata cantiknya. Sepertinya ia melihat seseorang yang ia yakini adalah seorang pria yang sedang duduk membelakanginya sambil memandangi danau yang terlihat tenang dan indah di depannya. Merasa penasaran,akhirnya Heechul menghampiri pria yang sedang membelakanginya itu dengan langkah perlahan.
"Kau sudah menemukanku Yeobo." Ucap pria itu tiba-tiba tanpa mengubah posisinya.
Mata cantik Heechul seketika terbelalak,ia menutup mulutnya dengan sebelah tangan. Ia sangat terkejut, mungkinkah pria di depannya ini adalah sosok suaminya yang sudah lama tiada?
"Ha-hanie ? Ap-apa i-i-itu.. kau?" Heechul bertanya dengan suara yang bergetar,terlihat butiran air mata telah membasahi kedua pipinya.
Hangeng berdiri dari posisinya kemudian berbalik kebelakang,ia menatap Heechul dengan senyuman khasnya yang menghangatkan dan sorot mata yang penuh akan kerinduan. "Iya,ini aku Hangeng suamimu Heecul-ah,kemarilah." Hangeng merentangkan kedua tangannya.
"Ye-yeobo... hiks." Heecul berlari kearah Hangeng cepat, 'grep' kemudian ia telah berada dalam pelukan erat suaminya. "Hiks.. aku merindukanmu yeobo..hiks.. aku sangat sangat merindukanmu.. hiks...hiks.." tumpah sudah tangis Heechul di dada suaminya.
Hangeng menenangkan sang isteri dengan mengusap punggung bergetar isterinya secara perlahan. "Aku juga sangat merindukanmu yeobo,sangat sangat merindukanmu dan anak semata wayang kita."
"..." tidak ada jawaban dari Heechul. Hanya suara isakannyalah yang terdengar di tempat yang hening itu. Biarlah ia menumpahkan segala kesedihan dan kerinduannya kepada sang suami.
.
Kini Heecul dan Hangeng telah terduduk di kursi yang di duduki Hangeng sejak awal ,terlihat Heechul yang berada di atas pangkuannya dengan tangan Hangeng yang memeluk erat perutnya dari belakang.
"Hannie,bawa aku bersamamu."
"Mustahil,yeobo."
Heechul menatap kearah suaminya. "Kenapa? Apa kau sudah tidak mencintaiku lagi?" Air mata Heechul kembali mengaliri pipinya. Dan Hangen langsung menghapus air mata itu dengan tangannya.
"Aku mohon jangan menangis lagi yeobo,simpan airmatamu yang berharga ini."
Heechul menyentak tangan suaminya sedikit kasar. "Lalu,kenapa kau tidak ingin membawaku bersamamu." Heechul mengusap airmatanya kasar.
Hangeng menggenggam tangan kedua tangan Heechul. "Lalu,bagaimana dengan nasib Kyuhyun kita yeobo?"
Perkataan Hangeng seketika membuat tubuh Heechul terdiam. Hanya karna sifat keras kepala dan keegoisannya ia sampai melupakan sosok lain yang sangat berharga dalam hidupnya selama ini. Dan air matapun kembali berlinang. Kali ini adalah airmata penyesalan.
"Heechul-ah,dengarkan aku dulu! aku mohon jangan buang air matamu lagi yeobo." Hangeng menghapus air mata Heechul dengan sayang.
"Duniaku dan duniamu sudah berbeda sayang,maafkan aku karena aku harus pergi meninggalkan kalian dengan begitu cepat. Dan maafkan aku karena aku baru bisa menemuimu sekarang. Aku memang tidak lagi berada di samping kalian,namun ketahuilah bahwa aku selalu mengawasi kau dan Kyuhyun di alam ini. Semua ini bukan kemauan kita yeobo,semua ini terjadi karena takdir tuhan. Aku harap kau bisa menerimanya yeobo." Hangeng memberi jeda sedikit untuk melihat perubahan raut wajah isterinya.
"Aku sedih melihat keadaan keluargaku yang berubah drastis saat kepergianku. Aku terpuruk melihatmu begitu kacau. Namun,aku bangga pada jagoan kecilku yang sudah tumbuh besar dan bisa memegang tanggung jawab yang begitu besar di usianya yang masih sangat muda. Kyuhyun,aku sangat merindukan jagoan kecil kita. Dia anak yang sangat hebat dan sangat kuat. Tidak-kah kau pun merasakan bangga mempunyai anak sehebat dirinya yeobo? " terlihat air mata mengalir dari sudut mata Hangeng. Heechul sang isteri masih memandang lekat dan mendengarkan perkataan suaminya dengan hikmat.
"Satu permintaanku padamu yeobo,kembalilah seperti Heechul yang aku kenal dulu. Kembalilah ceria jangan terlalu lama tenggelam dalam keterpurukanmu yeobo. Apa kau tidak kasihan melihat Kyuhyun kita? Dia bekerja keras seorang diri demi kehidupan kalian dan kesembuhanmu yeobo,hanya kau yang bisa menyembuhkan dirimu sendiri. Lupakan keterpurukanmu tentang kepergianku! Bukalah lembaran baru kehidupanmu dengan Kyuhyun. Aku yakin kau dan Kyuhyun akan hidup bahagia walaupun tanpa kehadiran aku lagi di samping kalian. Jaga Kyuhyun kita,buatlah dia merasakan kebahagiaanya kembali yeobo. Dan selalu ingatlah bahwa aku selalu berada di dalam hati kalian." Hangeng mengakhiri perkataannya dengan sebuah kecupan manis di kening sang isteri.
"Hiks... ma-maafkan aku yeobo." Heechul menghapus airmatanya,kemudian menampilkan senyuman cantik di kedua belah bibirnya. Senyum yang sudah sangat lama di rindukan oleh Hangeng maupun Kyuhyun.
"Aku berjanji akan kembali menjadi Heechul yang dulu. Dan aku berjanji akan membahagiakan Kyuhyun kita." Ucap Heechul pasti kepada sang suami.
Hangeng tersenyum tulus "Aku selalu mengawasi kalian yeobo,dan aku senang kau sudah kembali menjadi Heechul yang kita kenal." Kembali Hangeng memberikan satu kecupan di kening isterinya. Refleks Heechul memejamkan mata cantiknya.
"Waktuku sudah habis yeobo,aku harus kembali." Hangeng berdiri dari posisinya dan otomatis Heechul yang berada di pangkuanya ikut berdiri.
"Berbahagialah selalu yeobo,aku menitipkan Kyuhyun padamu. Saranghae ~" Hangeng tersenyum sangat tampan kearah isterinya.
Heechul mengangguk haru melihat Hangeng yang diselimuti cahaya putih terang dan perlahan-lahan mulai terlihat transparan, kemudian menghilang membawa sosok suami tercintanya itu.
"Nado saranghae yeobo~" Ucap Heechul dengan perasaan hati yang mulai membaik dan senyuman tulus yang begitu cantik menghiasi wajah indahnya.
.
.
.
Tbc.
Haloooo~ Apa kabar teman-teman? Saya datang membawa chap baru ^_^ maaf untuk update yang sangat lama. Saya sedikit ada masalah dengan laptopnya dan yang paling parah ini karna mood saya yang sedikit turun-naik (?) . mohon kemaklumannya. Untuk ff saya yang satu lagi FLITB masih dalam proses pengetikan,mungkin akan saya update pas joyday atau bisa juga setelah lebaran. Hehehe xD
Cukup cuap-cuap saya.
Stay Believe and Love KyuMin! ^_^
Review again please~
See you next chap ^^
