Disclaimer : I Don't Own Fairy Tail, Fairy Tail Owned by Hiro Mashima
Chapter 4 : On Our Way Home ( Part 1)
"Aku baru ingat beberapa hari lalu Carla bilang dia, wendy dan Juvia mau melaksanakan misi."Ucap Happy.
"Kau tahu Misi apa yang mereka lakukan, Happy ?"tanya Erza.
"Aku tidak tahu." Jawab Happy dengan sedih.
"Kalau begitu, kita tidak punya pilihan selain bertanya dengan Mira."Tegas Erza
"Mira-san?" tanya Lucy.
"Mira yang memegang Record of Works Book, Lucy." Jawab Erza
"Ah…kau benar. Aku lupa akan hal itu." Balas Lucy.
"Kalian tunggu disini." Ucap Erza singkat.
Erza menghampiri Mira yang saat itu sedang melayani beberapa orang.
"Ara...ara...apa ada yang bisa kubantu?"tanya Mira dengan senyuman manisnya.
"Mira apakah kau tahu misi yang dilaksanakan oleh Wendy, Carla dan Juvia?"tanya Erza.
"Tunggu sebentar," Mira terlihat seperti mencari benda di sebuah laci kayu. Setelah berhasil menemukannya, ia menaruh buku itu di hadapan Erza.
Record of Works Book adalah buku yang mencatat seluruh misi yang telah dilakukan anggota Guild. Mira membuka setiap lembarannya sampai ia terhenti di satu halaman.
"Ah. Mereka bertiga melakukan misi kecil untuk membantu seorang petani. "Jawab Mira.
"Apa kau tahu dimana petani itu tinggal?" tanya Erza.
"Ya. Dia tinggal di pedalaman bagian utara East Forest. Butuh sekitar dua hari untuk sampai kesana karena tak ada jalan untuk transportasi."
"Terima kasih atas informasi Mira."balas Erza.
Mira hanya menganguk lalu Erza menghampiri yang lain. Mereka semua terlihat lebih pendiam hari ini.
"Aku sudah mendapat informasi bahwa mereka bertiga melakukan misi membantu seorang petani" Erza menjelaskan.
"Dimana?" tanya Gray.
"Pedalaman bagian utara East Forest. Butuh sekitar dua hari untuk kesana." Jawab Erza singkat.
"Ya sudah. Bagaimana jika kita menyusul mereka?" Usul Lucy.
"Lucy ada benarnya. Wendy dan yang lain mungkin sedang kebingungan saat bertemu teman kalian." Balas Gray sembari melirik Grace.
"Tunggu sebentar, jika kalian ikut, maka kami juga ikut." Balas Ezra sembari menaruh tangan kanannya di dada.
"Yah, lagipula kalian melakukan itu semua demi teman-teman kami." Sahut Natsumi.
"Maaf, kami lama." Suara cempreng seorang gadis menyela pembicaraan mereka. Seorang Levy Mcgarden membawa banyak buku yang diikuti oleh Gajeel Redfox dan Panterlily di belakangnya.
"Jumlah kalian bertambah." Ucap Gajeel sembari menunjuk Lucas. Lucas hanya dapat terkekeh pelan.
"Ini apa?" Ujar Natsu sembari menatap buku yang Levy bawa.
"Aku menemukan buku-buku ini di perpustakaan Guild. Ada beberapa informasi yang berkaitan dengan kejadian ini." Levy menjelaskan.
"Levy-chan, kami ingin menyusul Juvia, Wendy dan Carla. Kau mau ikut?" tanya Lucy.
"Hmm…kurasa aku lebih baik disini dan mulai mengumpulkan informasi." Ujar Levy.
"Jika Shrimp tidak ikut, aku pun juga." Sahut Gajeel yang disetujui oleh Lily.
Team Natsu mennyetujuinya dan Lucas menghampiri sahabat baik yang sedang berdiam diri melihat Gail yang sedang tidur.
"Bagimana dengan kalian Levin? Gail dan Lilac?" tanya Lucas.
"Hmm…kurasa kami akan tinggal disini untuk membantu Levy-san." Jawab Levin yang mendapat anggukan dari Gail dan Lilac.
"Kalian pergilah. Aku janji, aku akan memiliki jawabannya saat kalian pulang." Ucap Levy memastikan.
"Baiklah. Terima kasih Levy." Balas Erza.
"Baik, bawa barang-barang kalian dan kita bertemu lagi di depan gerbang Guild. Setelah itu kita berangkat."
"Aye!" Seru Happy mewakili yang lain.
"Langit sudah mulai menggelap, lebih baik kita semua beristirahat disini saja,"Ujar Ezra. Sudah lebih dari tujuh jam mereka berjalan, namun rumah sang petani tak kunjung terlihat.
Mereka memutuskan mengikuti perintah Ezra dan membangun beberapa tenda.
"Baiklah kita akan membagi Tugas; Natsu & Natsumi kalian berdua yang mengurus api unggun, Gray & Grace cari kayu untuk api unggun." Perintah Erza.
"Happy & Harmony cari makanan sekitar sini begitu pun Lucy & Lucas sedangkan Aku dan Ezra akan mengawasi sekeliling." Sahut Erza.
"Cih, enak sekali dia. Tugasnya hanya mengawasi." Gumam Natsu.
"Sedangkan memberikan semua pekerjaan kepada kita." Sahut Natsumi.
"Kalian bilang apa?" Balas Erza dan Ezra bersamaan. Natsu dan Natsumi pun segera berlari meninggalkan tempat.
"Jadi, kau seorang Heartfilia?" tanya Lucy pelan.
"Ah…i-iya." Jawab Lucas gugup.
"Ahaha. Tak usah gugup begitu, aku hanya bertanya. Lalu, bagaimana dengan keluargamu?" tanya Lucy. Lucy penasaran, apakah sejarah keluarga Lucas juga menyerupai Lucy.
"Ah, itu. Ayahku…sudah meninggal sejak aku kecil." Lucy nampak sedikit terkejut dengan jawaban Lucas. Ayahnya yang meninggal? Lucy rasa tak semua hal yang mereka alami sama.
"Eh? Lucy-san?" suara anak kecil membuyarkan fikiran Lucy. Seorang Wendy Marvell berdiri dihadapannya.
"Wendy!" ucap Lucy. Wendy pun terkaget melihat Lucy yang berada dihadapannya.
"Lucy-san sedang apa disini? Tuan ini siapa?" tanya Wendy sembari menatap Lucas.
"Dia…menjadi salah satu alasan kami mencarimu." Jawab Lucy.
"Wendell?!" tiba-tiba Lucas berteriak dan berlari menuju lelaki berambut biru di belakang Wendy. " Dan Juvio dan Carl juga." Lanjut Lucas.
"Lucas-san." Jawab Juvio singkat.
"Lucy-san sedang apa disini? Juvia dan yang lain baru saja ingin bertemu dengan mu dan levy-san." Tanya Juvia.
"Bertemu denganku?" tanya Lucy.
"Iya, untuk bertanya tentang mereka." Juvia menunjuk Wendell, Juvio dan Carl yang sedang berbincang dengan Lucas.
"Umm…Lebih baik jika kita berkumpul dengan yang lain dan mendiskusikannya."
"Wendell, Carl, Juvio." Ucap Ezra setelah melihat grup Lucy datang.
"Ezra-san!" balas Wendell sembari mendekati Team Natsumi sedangkan Juvio sedang melihat seseorang yang dia sukai.
"Grace-Sama."Ucap Juvio gembira sembari memeluk Grace dengan erat. Sedangkan Grace hanya bisa terdiam saja.
"Baiklah, kalau begitu kita semua lekas tidur agar besok kita bisa kembali ke Guild."Tegas Erza.
"Aku harap Levy-san sudah menemukan jawabannya." Ujar Lucas pelan.
Mereka pun beristirahat. Pikiran mereka lelah. Satu-satunya hal yang mereka inginkan hanyalah untuk pulang. Kembali ke dunia mereka sendiri.
... To be Continue...
Airin Punya Pegumunan saya hanya update ini pada saat Saya ada waktu Kosong/ Liburan saja karena saya juga punya cerita di tempat lain yang harus saya urusin jadi maaf banget bila saya update selalu lama.
Jangan Lupa Review ya!
