Comeback 3

Author : Queen DheVils94

Cast : HunHan and KrisHan

Genre : YAOI or BL , Romance , Hurt

Rating : T

Leght : Chaptered

Disclaimer : Cast sepenuhnya milik Tuhan YME tapi Fic ini sepenuhnya milik saya.

AN : Hoy I'm comeback *lemparonew

Ada yang nunggu g ? gk ada ? yaudah deh *ngomong sendiri ceritanya*

Okelah gk pake lama langsung aja capcus

You Hate YAOI ? just leave

Plagiator : go away

-DheVils94

-oOo-

Author POV

Terlihat namja manis berwajah seperti anak kecil sedang memindahkan beberapa potong baju dari lemari ke dalam koper berukuran sedang. Ia terlihat sangat serius namun kesan imut diwajahnya tetap terlihat. Yi han,nama namja itu atau kita sebut saja Luhan ?. Tak lama datang namja yang memiliki tubuh tinggi menghampiri Yi han. Sebelumnya ia tersenyum lembut.

"Kau sudah siap,Han."Tanya Kris namja bertubuh tinggi itu. Yi han menoleh dan tersenyum kecil kepada Kris.

"Ya,sebentar lagi."Jawabnya. Kris mengacak rambut Yi han pelan.

"aku tunggu dibawah ya."Ucap Kris. Ia membungkuk dan mengecup pelan pipi kiri Yi han. Yi han membelalakkan matanya saat merasakan sesuatu yang lembut menyentuh pipinya.

Blush

Pipi Yi han seketika itu juga memerah. Ia menundukkan kepalanya,menyembunyikan semburat merah dipipinya. Kris hanya tertawa kecil melihat reaksi Yi hand an segera turun kebawah. Setelah Kris pergi Yi han mengangkat tangan kirinya untuk menyentuh pipi kirinya yang baru saja dicium Kris. Deg deg deg, jantung Yi han terasa berdegup kencang. Ia segera menurunkan tangannya dan kembali bersiap.

.

.

.

Saat ini Kris dan Yi han sedang berada di Stasiun Kereta api yang ada ditengah kota Busan. Mereka akan pergi ke Seoul selama beberapa hari karena Kris ada urusan disana. Karena tak mau meninggalkan Yi han sendirian akhirnya Kris mengajak Yi han untuk ikut bersamanya. Mereka duduk dikursi tunggu yang disediakan,menunggu kereta yang akan mengantar mereka.

"Yi han,apa kau haus ?"Tanya Kris kepada Yi han yang sedang memperhatikan sekitarnya. Yi han menoleh kea rah Kris.

"Sedikit."

"Baiklah,aku beli minum sebentar,kau tunggu disini ne. Jangan kemana mana."Ucap Kris sebelum pergi. Yi han kembali memperhatikan sekitarnya. Ia merasa pernah ke tempat ini sebelumnya,tapi ia tak ingat itu kapan. Jauh dari tempat duduk Yi han terlihat seorang namja berkulit putih sedang memperhatikan Yi han. Namja berkulit putih itu akhirnya menghampiri Yi han yang masih duduk dikursinya.

"Hyung ! Luhan hyung !"Panggil namja berkulit putih itu kepada Yi han. Yi han menengok kea rah namja itu. Namja berkulit putih itu terlihat kaget saat Yi han menengok ke arahnya. Yi han menatap bingung namja didepannya.

"Nuguseo ? namaku bukan Luhan tapi Yi han."Jawab Yi han. Namja berkulit putih itu terlihat kaget dan tersirat kekecewaan dimatanya.

"Apa, apa yang kau katakana barusan hyung ? kau tak mengenalku ? aku Sehun hyung,adikmu !"Ucap namja berkulit putih itu. Sehun. Yi han merasa tidak asing dengan nama itu,tapi ia tak bisa mengingatnya.

"Maaf mungkin kau salah orang,aku benar benar tak mengenalmu."

"Yi han !"Panggil Kris dari belakang. Yi han menoleh dan menghampiri Kris.

"Kris."

"Siapa dia Yi han ?"Tanya Kris kepada Yi Han.

"Ah aku tak tahu,tiba tiba dia memanggilku dengan sebutan 'Luhan hyung'"Jawab Yi han. Sehun terlihat hampir menangis mendengar jawaban Yi han. Kris menatap Sehun sebentar.

"Maaf mungkin kau salah orang,dia Yi Han tunanganku bukan Luhan kakakmu."Ucap Kris kepada Sehun.

"Maaf kami harus segera pergi,ayo Yi Han."Ucap Kris lagi sebelum menarik tangan Yi han untuk pergi.

Tes

Tes

Air mata yang daritadi Sehun tahan akhirnya jatuh juga. Tangisan Sehun semakin kecang saat dilihatnya Luhan mulai menjauh. Ia tak perduli tatapan orang orang yang memandangnya aneh. Yang ia inginkan saat ini hanyalah Luhan hyungnya. Sehun meremas ujung baju sebelum berbalik dan pergi.

-oOo-

Sehun dan Kai terlihat berjalan bersama menuju sekolah mereka. Sehun berjalan dengan sangat lambat dan terkesan tanpa energy sama sekali. Kai yang heran akhirnya bertanya kepada Sehun yang berjalan sambil menunduk.

"Sehunnie,kau kenapa ?"Tanya Kai kepada Sehun. Sehun membuang nafasnya pelan.

"Kai,kau mungkin tak akan percaya dengan apa yang aku alami kemarin sore. Tapi kau harus percaya padaku !"Jawab Sehun. Kai hanya mengangguk.

"Ceritakanlah."Ucap Kai. Sehun menghembuskan nafas sebelum bercerita.

"Kemarin aku bertemu dengan Luhan hyung."Ucap Sehun pelan. Kai terbelalak kaget mendengar ucapan Sehun barusan. Telinganya tak salah dengar kan ?

"Mwo !? bagaimana bisa !?"Tanya Kai tak percaya.

"Kau harus percaya padaku. Aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri. Bahkan dia berdiri tepat didepanku. Tapi anehnya dia bilang namanya Yi han bukan Luhan,lalu dia sudh bertunangan."Kata Sehun panjang lebar. Kai terdiam memproses apa yang dikatakan Sehun barusan.

"Itu mungkin memang bukan Luhan hyung."Jawab Kai pelan.

"Tapi dia sangat mirip dengan Luhan hyung ! aku tak mungkin salah ! sejak kecil aku sudah bersama Luhan hyung,jadi mana mungkin aku salah lihat."Ucap Sehun lagi. Matanya mulai memanas. Sekuat tenaga Sehun tak menangis. Setidaknya dia tidak menangis didepan Kai. Kai yang melihat Sehun hampir menangis segera memeluk tubuh rapuh Sehun. Sehun sedikit tersentak,tapi ia tak menolak.

"Hiks hiks,aku hanya tak mau kehilangan Luhan hyung…"Suara Sehun terdengar bergetar. Kai semakin mengeratkan pelukkannya. Ia mengusap usap punggung Sehun.

"Luhan hyung hiks selalu hiks menjagaku,tapi aku hiks malah membalasnya-"

"Sudah Sehun,kau tak perlu menyalahkan dirimu. Kau tak salah apa apa."Ucap Kai menenangkan Sehun.

"Tapi sakit Kai,dadaku terasa sakit saat melihatnya bersama namja lain,sakit hiks."Sehun meremas seragam sekolah Kai dengan kencang. Kai hanya mengusap punggung Sehun dan mengecup kecil dahi Sehun. Cukup lama mereka dalam posisi seperti itu sebelum Sehun melepaskan pelukkannya dari Kai. Matanya memerah dan sedikit membengkak. Kai menjulurkan tangannya untuk menghapus sisa air mata Sehun dengan kedua ibu jarinya pelan.

"Sudah jangan menangis lagi,ayo cepat. Kita bisa terlambat."Ucap Kai lalu menarik tangan Sehun.

.

.

.

Canteen

Sehun,Kai dan Kyungsoo sedang duduk disalah satu meja kantin. Mereka memakan makan siang mereka dengan lahap kecuali Sehun. Ia hanya mengaduk aduk spagettinya tanpa ada niatan untuk memakannya. Kyungsoo menatap iba Sehun,ia mengusap rambut Sehun yang ada didepannya pelan.

"Makan Sehuna,nanti kau sakit."Nasehat Kyungsoo. Sehun hanya menghembuskan nafasnya berat,sebelum memakan spagettinya. Bagaimana pun ia tak ingin sakit. Kalau ia sakit nanti siapa yang akan mencari Luhan hyung ?

"Hey Kyungsoo hyung ! sepertinya fansmu bertambah banyak saja ya !"Ucap Kai tiba tiba. Kyungsoo menatap Kai heran. Ada apa dengan anak ini ? Kai tersenyum jahil sebelum berbisik kepada Kyungsoo.

"Sepertinya gadis yang disana menyukaimu hyung."Bisik Kai melirik yeoja ang ada diseberang mereka.

Kyungsoo menatap meja didepannya dan mendapatkan seorang yeoja menatapnya sambil tersenyum malu lalu melambaikan tangannya. Bang Min Ah,nama yeoja itu. Kyungsoo hanya tersenyum paksa kepada Min ah lalu kembali menatap Sehun yang memakan spagettinya dengan lemas.

"Sehuna,tidak baik lo lama lama bersedih."Nasehat Kyungsoo lagi. Kali ini Sehun hanya mengangguk pelan.

Kring kring kring !

Bel tanda istirahat berakhir berbunyi. Siswa siswi segera meninggalkan kantin dan pergi ke kelas masing masing. Sehun,Kai dan Kyungsoo segera merapihkan bekas makanan merak dan bergegas pergi tapi seorang yeoja menahan(?) Kyungsoo dengan memberikannya sebuah surat berwarna pink. Dan yeoja itu adalah Bang Min ah. Kyungsoo mengambil surat itu dan Min ah langsung berlari pergi dengan pipi yang memerah.

"Dia aneh."Ucap Kyungsoo. Kai tersenyum meledek.

"Dia sepertinya benar benar menyukaimu hyung ! hahaha."Ledek Kai. Kyungsoo hanya memasang wajah '-_-'

-oOo-

Sepulang sekolah Kai dan Sehun pulang bersama. Keadaan Sehun sudah lebih baik daripada tadi pagi. Kai berniat untuk mengungkapkan perasaan yang sebenarnya kepada Sehun. Ia sedang mencari waktu yang tepat.

"Sehuna."Panggil Kai. Sehun menolehkan kepalanya kearah Kai dan menaikkan satu alisnya.

"Em,aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu."

"Katakan saja."

"Akusebenarnyamenyukaimusejaklamasehuna."Ucap Kai tanpa koma dan titik.

"Kau bilang apa sih ? aku tak mengerti."Tanya Sehun. Kai hanya menggaruk tengkuknya.

"Aku menyukai-ani mencintaimu sejak lama Sehuna."Ucap Kai dengan nada tegas. Sehun tersentak kaget mendengar pernyataan Kai. Ia mengerjapkan matanya berkali kali.

"A-apa !?"

.

.

.

.

.

ToBeContinued

Gyahahahaha maafkan sayaaaa TT^TT

Maaf bgt telat update yaa maafff T^T

Aku lagi sibuk bgt sama tugas sekolah adi ga bisa nerusin ni ff dalam waktu yang cepet(?). maaf juga kalau chap ini gaje dan pendek dan aneh dan bikin pusing maaf ya

Mohon maaf lagi karena sepertinya chap selanjutnya bakal lama update. Soalnya udah mau masuk sekolah. Aku ga bisa sering sering buka laptop maaf readers *bow

Terima kasih untuk semua yang sudah ngereview ni FF ! :D

Saranghaee :**