4869fans-nikazemaru:" Hey, you all!! Welcome back!!!" (super semangat)
Hitsugaya:" Oke… Apa ada review yang aneh-aneh lagi? Gue udah siap dengan golok dan Hyourinmaru gue!"
4869fans-nikazemaru:" Mmm, nggak ada, kok… Tapi ada yang ngusulin jelangkung… Oke, tunggu aja… Kalo gue lagi punya ide soal jelangkung, bakal gue buat…,"
Hi-chan:" Mas, chapter-nya jelangkung bikin ndiri aja, yach? Gue paling takut sama jelangkung!"
Ichigo:" Btw, gara-gara elo ngasih gue jengkol… Gue dilarang masuk kelas sama guru dan temen-temen sekelas gue… Sampe-sampe Pak Kepsek nurunin SK supaya gue ngambil jarak 10 meter dari temen-temen gue pada hari itu! Sialan lo!"
Hi-chan:" Yee, sapa juga yang nyuruh makan? Gue kan cuman nawarin, doank!"
Ichigo:" Aaaaaaaaah!! Ribet gue ngomong sama elo!"
Hi-chan:" Kalo gitu ya nggak usah ngomong sama gue… Btw, gue juga lagi sariawan…,"
Byakuya:" Nih… Obat sariawan…,"
Hi-chan:" Kyaaaaaaaaa!! Byakuya-sama keren!!" (melompat buat meluk Byakuya)
4869fans-nikazemaru:" Ok… Please enjoy my 4th chapter ya?"
All:" PLEASE REVIEW AND HAPPY NEW YEAR!!!"
Chapter 4 :
The 'Buntung' Head from Jeruk Purut
" Ngggggggh… HUAAAAH…," Hitsugaya bangun dari tidurnya pukul 08.00. Tentu saja hari ini hari Minggu, jadi boleh telat bangun. Mereka udah sarapan belum ya? Capek banget, nih… Hitsugaya yang malamnya ngamuk habis-habisan, tentu saja terlihat loyo. Dengan super lambat dia menuruni tangga.
" Yoo!! Toshiro!!" sapa Ichigo yang lagi nonton TV.
" Hitsugaya-taichou… Lho, yang lain mana?" tanya Hitsugaya sambil memperhatikan suasana rumah yang sepi.
" Lagi jogging…,"
" Jam segini jogging?! Nggak salah?!!"
" Tauk! Kayaknya sekalian beli sarapan…," tiba-tiba terdengar suara pintu depan yang terbuka." Eh, baru aja diomongin…,"
" Hai, Ichigo! Hitsugaya-taichou!" kata Renji dengan wajah bahagia. Anehnya, wajah Byakuya yang ada dibelakangnya malah super pucat kayak baru ketemu monster.
" Ada apa, Kuchiki?" tanya Hitsugaya.
" Tadi, gue sama Renji beli bubur ayam… Buset… Nggak pedes blas… Nggak enak…," jelas Byakuya sambil gemetaran dengan trauma.
" Ya udah… Sini, gue buatin sarapan…," kata Hitsugaya sambil membuka kulkas." Hmm, tinggal sisa sayur bayam… Taoge… Kacang panjang… Oke, pagi ini gue buatin nasi pecel…,"
" HOREEEEE!! KESUKAAN GUE!!!!!!!!!!!!!!!!!" sorak Byakuya yang langsung menyambar sekotak sambel pecel." Gue yang ekstra pedas!! Elo, Ichigo?"
" Mmm, mungkin yang sedang aja?" kata Ichigo." Kalo elo, Renji?" saat Ichigo berbalik ternyata Renji sudah kabur duluan. Hitsugaya geleng-geleng.
" Padahal gue kemarin udah beli sambel pecel yang nggak pedes khusus buat dia…,"
Selesai sarapan, jam 08.30, Hitsugaya tampak lagi santai menonton film Detective Conan di ruang tengah sambil makan keripik kentang (wow, santai banget…). Dia mengerutkan kening, ikut-ikutan menebak siapa pelaku.
" Hmm, siapa ya…," pikirnya. Mmm, nggak mungkin dia… Bentar… Eh, kalo nggak salah…Aha! Gue tau siapa pelakunya!! Hitsugaya melompat dari sofa lalu berteriak bebarengan dengan Conan.
" Pelakunya adalah kau! Mizuna Kitsuki!!" seru Hitsugaya dengan gaya Conan pas lagi memecahkan kasus (coba bayangin, Toshiro memasukkan tangan kirinya ke saku celana dan mengacungkan tangannya ke depan di depan TV… Narsis abis…-_-).
Klik! Layar TV sekarang berganti menayangkan pertandingan tinju." KUROSAKI!! APA-APAAN, SIH, ELO?!!!" teriak Hitsugaya ngeliat Ichigo sekarang duduk di sofa dan memegang remote TV. Ichigo nyengir," Knapa? Elo keberatan?"
" SAAAAAAAAANGAT!!!"
" Daripada elo liat begituan, mending elo nyuci baju, deh!"
" WHAT?! Gue bukan babu elo, you know?!" protes Hitsugaya.
" Apa, sih? Kan nyucinya pake mesin cuci!" kata Ichigo yang membuat alis Hitsugaya naik-turun menahan marah. Tapi akhirnya Hitsugaya pergi mencuci baju juga walau dengan bersungut-sungut. Ichigo dalam hati terpingkal-pingkal karena berhasil menyuruh kapten kecil nan imut itu.
" Huuh… Dia kira dia siapa?! Main suruh-suruh saja!" gerutu Hitsugaya sambil melempar semua cucian ke mesin cuci lalu menyalakan air. Hitsugaya celingak-celinguk ke sekeliling." Detergennya mana ya? Kemarin kan gue taruh di sini? Ah, ambil yang baru aja…," Hitsugaya melangkah santai ke dapur untuk mencari detergen baru yang dia simpan di lemari dapur.
" Hei, badan! Liat, tuh! Itu, tuh! Yang di dapur!" bisik sesosok kepala yang… terpisah dari badannya?!! Ya, itulah sang kepala buntung yang sekarang dengan santainya mengawasi Hitsugaya dari luar jendela dapur bersama badannya.
" Lumayan manis juga tuh anak… Nggak ada cewek… Cowok pun jadi…," kata si kepala." Dasar homo!" komentar si badan (ha? Badannya juga bisa bicara? Ngomong lewat apaan dia?! O.o).
" Habis… Gue dari dulu nguber-nguber cewek nggak dapat-dapat… Nah, tuh, cowok kan manis… Lumayan juga…,"
" Iya, sih… Tapi, dia kan shinigami, boss…,"
" Sudahlah… Kalo kite bekerja sama… Kite pasti bise ngedapetin cowok nan imut ntuh!!" seru kepala. Si badan hanya menghela nafas (HAH?!! Gimana cara menghela nafas? Mulut ma hidung aja kagak punya! O.O).
" Heyaaaaaaaa!! Yuhuuuuuuuu!! Menang!" sorak Ichigo di depan TV. Dia sedang main PS3 sama Renji. Ini sudah kekalahan Renji ke 25 kalinya. Renji mencibir ke Ichigo," Jelas aja elo menang! Elo kan udah sering main dari dulu!!"
" Hehehehe!! Ayo, main la-,"
" Wah… Asyik, nih…," suara seseorang dengan nada sangat menakutkan terdengar dari belakang mereka. Ichigo dan Renji langsung melompat kaget.
" Ta, taichou?!" jerit Renji melihat Byakuya sudah berada di belakangnya dengan tampang angker…
" Ooh… Enak ya… Membiarkan Toshiro mencuci tumpukan baju sendirian sedang kalian malah santai-santai main PS3?!!" bentak Byakuya. Ichigo menelan ludah sedang Renji gemetaran.
" Sekarang, kalian yang nyuci menggantikan Toshiro lalu suruh dia kesini! Gue mau ngomong sama dia!" perintah Byakuya dengan angkernya. Renji dan Ichigo mengangguk ketakutan lalu berlari ketakutan menuju tempat Hitsugaya mencuci.
Setelah terdengar suara jeritan Ichigo dan Renji, Hitsugaya muncul di ruang tengah." Ada apa?" tanya Hitsugaya. Byakuya memijit tombol ON di PS3." Main yuk?" ajak Byakuya.
" Oke! Kita main apa?"
" Poker… Strip poker…," kata Byakuya sambil menyeringai.
" Baiklah, a-," Hitsugaya mendelik." What?! Strip poker?!! Byakuya…," Hitsugaya pasang tampang angker.
" Bercanda kale… Main racing car di PS3 aja…,"
" Yuk!"
Kruyuuuuuuuuuuuuk~!! Perut Renji berbunyi nyaring tepat setelah dia dan Ichigo selesai menjemur cucian lalu tiduran di kamar." Laper… Ada makanan nggak ya?" Renji keluar dari kamarnya. Dia melihat Hitsugaya lagi tidur nyenyak di sofa depan TV. Hhh... Dasar anak kecil…Renji lalu mematikan TV dan menyelimuti Hitsugaya pake jaketnya.
Setelah itu, Renji masuk ke dapur. Mencari sesuatu yang enak dimakan. Juga tentunya, nggak pedes… Seluruh lemari dan kulkas dibuka dan digeledah.
" Ooh… Lumayan juga, nih!" kata Renji saat menemukan semangkuk sup di kulkas." Ok, dipanasin dulu, ah…," Renji menuang sup itu ke panci kecil lalu dipanaskan diatas kompor.
Lalu Renji membuka magic jar, tempat biasanya nasi di simpan di sana agar tidak basi. Saat Renji membukanya… yang terlihat bukannya nasi putih yang menggoda selera… tapi… KEPALA MANUSIA?!! Let's start the countdown! Three! Two!! One!!!
" HUWAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!" jerit Renji sambil melempar piringnya. Saat dia berbalik untuk lari, dia malah menabrak seseorang… tanpa kepala?!
Kaki Renji langsung lemes. Badan itu mengulurkan tangannya dan memungut kepala yang ada di magic jar." Hai, cowok… Kaget ya?" sapa kepala itu sambil menyeringai seram. Renji gemetaran. Kepala itu bersimbah darah… Taringnya panjang menyeramkan… Memakai baju hitam seperti pastor… Pokoknya badan dan kepala yang terpisah itu tampangnya seram sekali… Renji jadi kebelet pipis!
" TIIDAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAK!!!!!!!!!!" jerit Renji yang segera berlari keluar dapur.
" He, hei! Aduuh… Padahal gue mau nanya siapa nama cowok manis plus imut tadi… Hhhh…," hela si kepala.
" Sabar, deh, kepala…," kata badan.
Renji yang sudah keluar dapur langsung melompat ke sofa dan memeluk Hitsugaya ketakutan. Hitsugaya kontan langsung bangun dan mendelik.
" ABARAI?!! WHAT THE HELL?!!!" jerit Hitsugaya sambil mendorong Renji. Tapi, pelukan Renji malah makin erat.
" Hitsugaya-taichou… Tadi… Gue lihat… Lihat… K, ke, kepala… sama badan… terpisah…," kata Renji terputus-putus. Saking takutnya Renji ngompol ditempat. Hitsugaya mendelik melihat celana Renji yang basah dan menyusul bau pesing menyebar… Death glare ala Hitsugaya langsung terpasang." A-BA-RA-I…,"
" Ups… So, sorry…," kata Renji sambil makin gemetaran. Wajahnya pucat saat Hitsugaya mencengkram kerah bajunya.
" MATI KAUUUUUUUUUU!!!!!!!!!!" teriak Hitsugaya sambil mengeratkan cengkramannya ke kerah Renji dan melemparnya sekuat tenaga ke kamarnya. Karena Hitsugaya kapten, tentu dia kuat melempar Renji sampai Renji masuk ke kamar dengan menjebol pintu kamarnya.
" Sial! Baju gue jadi basah kena ompol Abarai! Huuuuuh~!!" kata Hitsugaya sambil naik ke lantai 2 dan masuk kamar untuk mandi. Sedang Renji, dengan tidak selamat mendarat di kasurnya dan pingsan karena shock.
" Boss… Kayaknya boss harus mikir-mikir dulu, deh, kalo mau deket-deket cowok imut itu…," komentar si badan saat melihat (what?! Gimana caranya liat kalo nggak punya KEPALA apalagi MATA?! O.O) Renji yang udah teler di lempar Hitsugaya.
" Nggak apa-apa… Gue malah suka yang begitu…," jawab si kepala sambil senyum-senyum." Eh, badan! Ke kamarnya, yuk! Gue pingin liat dia ganti baju!"
" Ogah, ah… Big boss kan nyuruh kita mengusir mereka berempat! Bukan buat ngintip tu cowok!" bantah si badan sambil menyeret si kepala pergi untuk menghantui target lainnya.
" Buseeeet… Bau apaan, nih?" keluh Ichigo saat dia masuk ke ruang tengah. Dia membuntuti baunya seperti anjing. Asal baunya… Dari kamar Renji!
" Oi, Renji! ELO NGOMPOL LAGI YA?!!!" bentak Ichigo. Renji kontan tersadar dari pingsannya." Ichigo ya?"
" Siapa lagi kalo bukan gue? Dan lebih penting lagi… KENAPA PINTU KAMAR ELO JEBOL DAN ELO NGOMPOL?!!"
" Mmm, gue tadi dilempar Toshiro dari sofa ke sini," lapor Renji.
" DILEMPAR?! Kok, bisa? Emang elo ngapain dia?! Nyium dia?!!!"
" Gue nggak sebejat itu tau! Gue tadi ketemu penampakan hantu… Mmm, ciri-cirinya… Kepala pisah sama badannya…,"
" Itu kepala buntung…," sahut Byakuya yang tiba-tiba datang dengan membawa banyak belanjaan buat makan mereka." Trus… Bau apaan, nih? Elo ngompol, Abarai?"
" Eh… Iya… Gue takut, sih…," terang Renji.
" Kalo gitu, cepet di pel, donk! Najis tau!" kata Byakuya sambil nyerahin mop ke Renji. Renji mengangguk lalu mengepel bekas ompolnya. Sedang Ichigo di suruh menyapu halaman. Dan Byakuya pergi menata belanjaan di dapur.
" Hmm, sayur di kulkas… Daging juga… Ini semangka…," gumam Byakuya saat melihat 3 buah benda bulat besar di tas belanjaan. Di ambilnya semangka itu. Dan saat mengambil semangka yang terakhir…
" AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH!!!!!!!!!!!!!!!!" jerit Byakuya saat melihat apa yang sekarang lagi dia pegang. Kepala… manusia… bersimbah darah…?!
Secara reflek, Byakuya melempar kelapa… eh, kepala itu ke jendela terdekat kuat-kuat. Siuuuuuut… PRAAAAAAAAAAAAAAAAANG!!!!!!!!! " Ah, kepala gue! Boss!!" kata badan sambil melompat keluar dapur lewat jendela yang dijebol kepala akibat dilempar Byakuya. Byakuya yang melihat adegan badan nguber-nguber kepalanya sendiri itu kontan langsung… pingsan…
Sore harinya, Hitsugaya tampak lagi santai di kamarnya sambil membaca buku dan ngemil. Dia sedang membaca novel tebal pemberian Nanao pas dia ulang tahun. Hitsugaya membaca buku itu dengan serius di atas kasur tanpa tahu kalo si kepala buntung… Sudah siap di sampingnya…
" Ehem! Hai, manis…," goda si kepala bersamaan dengan si badan menepuk pantat Hitsugaya. Hitsugaya melompat kaget dari kasur.
" Kurang ajar! Seenaknya nepuk-nepuk pan-," kata-kata Hitsugaya langsung terhenti setelah melihat penampakan kepala buntung. Hitsugaya mundur-mundur ketakutan." K, ke, kepala… doank?"
" Nggak tuh… Gue juga ikutan…," kata si badan yang duduk di kasur tempat Hitsugaya membaca tadi. Hitsugaya mendelik. Badan… Bisa ngomong…?? (sp?)
" Gimana tadi rasanya, badan?" tanya kepala sambil mengedip jahil ke Hitsugaya.
" Empuk!" jawab badan. Muka Hitsugaya langsung panas karena marah dan malu… Tapi, Hitsugaya segera sadar dan mencari apa jenis setan yang satu ini…
Hantu Kepala Buntung
[foto setan kepala buntung yang berjalan sambil menenteng kepalanya dan menyeret seekor anjing hitam]
Ciri-ciri : kepala terpisah dengan badannya, mempunyai seekor anjing hitam, memakai baju pastor, suka ngegoda cewek cantik
Penampakan : everywhere… Ada beberapa yang everytime…
Lain-lain : Biasanya mati karena di bantai/ di gorok lehernya (hiiiy… Serem!), dulunya adalah pastor
" Suka ngegoda cewek… cantik…? Pantesan elo kurang ajar banget… Eh, tapi gue kan cowok?!" tuduh Hitsugaya yang bingung.
" Elo manis, sih… Gue jadi tergoda…," kata kepala dengan tampang jahil." Oh, baby… I want you to fall in my hug…,"
" Gimana cara elo meluk, boss? Orang tangan elo kepisah di gue…," protes badan.
" Iya, ya… Gue lupa… Ehehehe…,"
" ????" Hitsugaya makin bingung. Si kepala buntung berniat tersenyum menggoda ke Hitsugaya. Tapi… Entah karena apa, senyuman itu malah jadi terlihat sangat menyeramkan di mata Hitsugaya. Taring-taring super tajam menyembul dari mulut kepala buntung. Hitsugaya langsung pucat karena ketakutan.
" GYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!" jerit Hitsugaya sambil berlari ke jendela. Bersiap untuk melompat dari jendela.
" Kurosakiiiiiii!!! Tangkep gue yaaaaaaa?! Gue mau lompaaaaaaaaaaaaat!!!!!" seru Hitsugaya kepada Ichigo yang lagi dengan santainya menyapu di halaman. Ichigo langsung mendongak ke atas." HAH?! MAU LOMPAT LAGI?!!!"
" Iya! Tangkep gue yaaaaaaaa?!! Kalo nggak, gue laporin Byakuya!" ancam Hitsugaya yang segera ambil kuda-kuda melompat karena si badan hendak menangkapnya. Siut! Hitsugaya melompat saat tangan si badan tinggal 5 cm dari Hitsugaya." HUWAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!"
Hup! Ichigo menangkap Hitsugaya. S-E-L-A-M-E-T… Hitsugaya memeluk erat leher Ichigo." T, thanks… Ichigo…," Ichigo menurunkan Hitsugaya dari gendongannya.
" Knapa, sih, elo? Hobi banget ngelompat dari jendela…," tanya Ichigo.
" Up to me, kan? Gue ketemu kepala buntung tau!!"
" KEPALA BUNTUNG?! SEREM, DONK!!!?"
" Sangat…,"
Ichigo kini menyapu halaman dengan ketakutan. Renji udah ketemu hantu itu… Byakuya juga… Trus Toshiro…Berarti setelah ini… GUE?!! Ichigo memperhatikan sekeliling lalu kembali menyapu.
" Hai, cowok…," sapa seseorang di belakang Ichigo dengan suara mengerikan. Saat Ichigo menoleh ke sosok itu… Ternyata tampang sosok itu… Sangat mengerikan!! Matanya melotot dan merah… Taringnya sangat panjang…
" SETAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAN!!!!!!!!!!!!!!" jerit Ichigo. Tapi, sosok itu malah tertawa lalu merobek wajahnya yang ternyata… hanya topeng… SHIT!
" Ahahahaha!! Penakut juga elo!" ledek sosok dibalik topeng yang ternyata Hitsugaya. Ichigo mengumpat-ngumpat Hitsugaya dalam hati. Sialan! Bikin jantungan aja! Coba kalo dia bukan anak kesayangan seluruh kapten, udah gue cincang ni anak pake Getsuga Tenshou!
" Sudah ya, nyapunya yang bener… Mendung, nih! Gue mau ambil jemuran di lantai atas!" kata Hitsugaya yang lalu berlari kecil ke dalam rumah. Ichigo mencibir. Dasar!! Ichigo kini menyapu dengan marah-marah. Beberapa saat kemudian…
" Hai, cowok…," sapa seseorang dari belakang Ichigo lagi.
" Udah, Toshiro… Jangan bercanda lagi! Nggak lucu, tau!"
" Siapa juga yang bercanda?" kata sesosok badan tanpa kepala yang kini ada di hadapan Ichigo. Ichigo terbelalak.
" I, ini… bercanda kan… Toshiro…? Ini elo kan?"
" Oh, jadi nama cowok imut tadi itu Toshiro ya? Manisnya… Kayak orangnya…," komentar sesosok kepala yang dari tadi dibelakang Ichigo. Ichigo pucat melihat kepala buntung itu… Nggak! Ini pasti ulahnya Toshiro!
" Udah, deh, Toshiro… Jangan bercan-,"
" GYAAAAAAAA!! KUROSAKI! CEPET LARIII!! KOK, MALAH DIAM AJAAAAAA?!!!" teriak Hitsugaya yang melihat keadaan Ichigo dari lantai atas sambil mengambil jemuran. Ichigo semakin shock dan gemetaran. Kalo yang di atas itu Toshiro… Berarti yang sama gue ini…
" HUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!! HANTU!!!!" jerit Ichigo yang lantas menendang si kepala yang menghalangi jalannya lalu lari tunggang langgang ke dalam rumah.
Malamnya…
" Kita harus menenangkan hantu itu!" kata Renji sambil ngipasin Byakuya yang masih pingsan. Bau minyak kayu putih menyebar kemana-mana. Ichigo mengangguk," So, pasti, donk!"
" Kita di kirim ke sini kan emang karena hal itu!" sahut Hitsugaya." Tapi, Kuchiki gimana, nih? Masih pingsan gini…,"
" Aha! Gue punya ide!!" kata Renji. Ichigo dan Hitsugaya saling berpandangan. Heran." Ide apaan?" tanya Ichigo. Renji terkekeh… Lalu dia mendekatkan bibirnya ke kuping Byakuya (jangan mikir yang aneh2 ya!).
" Taichou… Saya punya hot news…," bisik Renji ke telinga Byakuya. Byakuya yang pingsan tentu nggak ngerespon. Sinting… Orang lagi pingsan diajak ngomong… batin Hitsugaya.
" Tahu nggak, taichou? Hitsugaya-taichou tadi… Dicium Ichigo, lho!" bisik Renji lagi. Mulut Hitsugaya langsung terbuka karena shock sedang Ichigo yang lagi minum langsung menyemburkan kembali air yang dia minum. Buuuuuuuh!!!!
" APAAAAAAAAAAAAAAAAA?!! ICHIGO NYIUM TOSHIRO?!! GUE CINCANG DIA!!!" jerit Byakuya yang langsung siuman dari pingsannya secara ajaib… Ichigo mundur-mundur ketakutan dan berteriak…
" RENJIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!" sedang Hitsugaya menatap mereka dengan muka nahan marah... Tiba-tiba…
" DIAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAM!!!" kata Hitsugaya sambil mengacungkan golok yang biasa dia pake buat memotong daging." Dari pada betengkar kagak bener kayak gini… Mending kita mikirin gimana cara nenangin hantu itu!"
Byakuya, Renji, dan Ichigo berpandangan," Kita udah punya ide, kok!" kata mereka kompak. Hitsugaya menaikkan alisnya. Ide? Cepet banget dapat idenya...? Patut dicurigai…
" Ide…? Ide apa?" tanya Hitsugaya. 3 cowok itu menyeringai jahil… Hitsugaya makin heran apalagi saat mereka mendekatinya dengan gaya yang… aneh... Renji mengeluarkan tali yang disimpan di laci. Sedang Ichigo memainkan gunting lalu Byakuya memainkan jari di udara." Hehehe… Sorry ya… Hitsugaya…," Hitsugaya terbelalak mengetahui apa yang akan mereka lakukan padanya.
Dan beberapa saat kemudian terdengar suara…
" GYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!"
" Sialan!! Lepasin gueeeeeeeeeeeeeeeeeeee!!! Kurang ajar!!!!" kata Hitsugaya sambil meronta-ronta. Tapi itu percuma saja karena Hitsugaya sekarang terikat di pohon dekat kolam renang dalam wujud shinigami. Shihakusou-nya sudah tak lagi panjang karena Ichigo tadi memotong sebagian kain di lengan dan kaki Hitsugaya. Jadi, sekarang shihakusou itu terlihat seperti tidak berlengan dan hakama-nya sangat mini. 20 cm diatas lutut (buseeet…). Akibatnya, kaki Hitsugaya yang ramping dan putih mulus terlihat jelas…
Ichigo dan Renji nggak henti-hentinya memelototi kaki Hitsugaya." Maaf ya, Hitsugaya… Ini demi misi…," kata Byakuya sambil menyiapkan Senbonzakura-nya.
" Iya, sih… Tapi, kan, nggak perlu sampe motong hakama gue?!! Ini, sih, sama aja dengan pelecehaaaaaan!!" protes Hitsugaya sambil mencoba meronta lagi. Tapi, tali yang mengikatnya itu terlalu kuat untuknya. Hitsugaya terpaksa harus memaklumi nasipnya itu…
" Soal shihakuso ma hakama… Ntar gue ganti sama yang baru…," ucap Byakuya enteng. Ya, iyalah… Dia kan berduit banyak…
" Ok, kita sembunyi dulu! Tenang ntar kita lepasin, kok, talinya setelah dia kepancing!" kata Ichigo menenangkan. Lalu Ichigo, Byakuya, dan Renji sembunyi. Hitsugaya yang dijadikan umpan untuk memancing kepala buntung celingak-celinguk ketakutan.
" Woow…," kata kepala yang datang dengan dibawa badannya yang juga membawa anjing hitam mereka. Si kepala memelototi badan Hitsugaya yang terbuka sambil berdecak kagum.
" Lumayan juga…," kata si badan yang disambut gonggongan si anjing.
" Lumayan apanya?! Ini perfect!" ralat si kepala. Hitsugaya mendelik ke si kepala.
" Kurang ajar lo! Coba kalo gue nggak diiket disini! Gue bekuin elo pake Hyourinmaru!" kata Hitsugaya sambil meronta-ronta lagi.
" Sekaraaaang!!" seru Byakuya yang langsung keluar dari tempat persembunyiannya. Dia segera melepaskan tali dari Hitsugaya dan memakaikannya jaket panjang. Renji mengacungkan Zabimaru-nya.
" Howl, Zabimaru!!" Siuuuuuut~! Zabimaru melayang cepat kearah kepala buntung. Tapi si anjing malah menggigit Zabimaru. HAP!!
" HUAAAAAAAAAAAAAAA!!! RABIEEEEEEEEEEEEEEEEES!!!!!!" jerit Zabimaru yang langsung kembali ke sarung pedangnya. Si anjing yang terlanjur demen sama Zabimaru (anjing suka main, kan?) langsung mengejar Renji. Renji langsung ambil langkah seribu dan menghilang di balik semak-semak… Entah mau lari kemana dia…
" Ok, giliran gue! GETSUGA TENSHOU!!!!" seru Ichigo. Si badan dengan lincah menghindar. Ichigo melotot, si badan ketawa bangga." Ehehehe… Sekarang giliran gue yang nyerang elo!" kata si badan. Ichigo ambil kuda-kuda… Siap tempur!
" Ini dia! Hujan meteooooooooor!!!" kata si badan sambil berkuda-kuda untuk melempar si kepala. Si kepala shock!
" Eh?!! YANG BENER AJAAAAAAAAA!! HUWAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!" si kepala di lempar ke arah Ichigo. Tentu Ichigo yang jago berkelahi dengan mudah menendangnya ke arah lain. Ciaaaaaaaat! DUAAAAAAAAAAK!! SIUUUUUUUUT~! Si kepala kini melesat ke arah Hitsugaya. Hitsugaya mendelik di tempat.
" Thanks God! Wait me, baby!!" sorak si kepala girang mengetahui dia sekarang lagi melesat ke arah Hitsugaya.
" AWAS, HITSUGAYA!! MENGHINDAAAAAAAR!!!!" perintah Byakuya. Tapi… T-E-R-L-A-M-B-A-T… Dalam adegan slow motion bisa kita lihat si kepala mendarat tepat ke wajah Hitsugaya dan mendarat duluan dengan bibirnya tepat di bibir Hitsugaya. Mereka nggak sengaja… Ciuman?! O-H . M-Y . G-O-D!!!!! //O//.//O// (blushing)
Byakuya melihat adegan itu dengan mata nyaris copot. Sedang Ichigo melihat adegan itu dengan melotot sebentar lalu berlari mengitari kolam renang karena si badan mulai memburunya.
" E, elo…," kata Hitsugaya sambil gemetaran memegang kepala itu. First kiss gue… Malah jatuh ke setan kayak begini?!! WHAT THE HELL?!!! DAMN IT!!! Umpat Hitsugaya dalam hati. Akhirnya Hitsugaya malah pingsan ditempat karena shock, marah, malu, benci, dll. Bruuuuuuuk!! Byakuya segera menangkap tubuh Hitsugaya yang ambruk dan menendang si kepala yang senyum-senyum bahagia berhasil nyium Hitsugaya.
Kini tinggal Byakuya sendirian. Si Renji di kejar-kejar anjing dan entah dimana. Sedang Ichigo sekarang sedang marathon bareng badannya kepala buntung. Byakuya geleng-geleng. Di letakkannya Hitsugaya ditanah dan mengambil Senbonzakura-nya. Si kepala buntung menelan ludah.
" Ini hukuman karena telah merenggut first kiss-nya Toshiro!! CHIRE, SENBONZAKURA!!! HEAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!" dengan gila-gilaan Byakuya menghajar si kepala buntung dengan Senbonzakura.
" HUWAAAAAAAAAAAAAAAA~!!! MATEK GUE!! MODAAAAAAR AYE!!!!! AMPYUUUUUUUUUUUUUUUUN~~~~~~!!!!!!!!!!!!" jerit si kepala buntung. Tapi, aksi Byakuya malah menjadi-jadi.
Pada akhirnya, si kepala buntung berhasil di tenangkan arwahnya dan berubah menjadi kupu-kupu hitam. Ichigo yang sudah sukses nyebur kolam renang seperti biasa menghela nafas lega. Byakuya mendekatinya dengan tetap membopong Hitsugaya yang masih pingsan.
" Si Renji mana?" tanya Byakuya sambil membetulkan jaket panjang yang dia pake untuk nutupin tubuh Hitsugaya yang… ehem… ehem…
" Nggak tau, tuh! Sini, biar gue aja yang gendong Toshiro!" kata Ichigo. Byakuya memberikan death glare…" Kurosaki Ichigo… Don't you dare to touch Toshiro or I kill you, understand?!"
" I, iya… Paham, kok… Ehehe…," lalu akhirnya mereka mencari dimana Renji. Dan ternyata… Renji sudah nyusep di kandang sapi!!
" OMG!! RENJI?!!" jerit Ichigo pas ngeliat sesosok shinigami dengan badan penuh kotoran sapi dan dikelilingi jutaan lalat. Renji nyengir. Byakuya cepat-cepat menjauhkan Hitsugaya dari Renji. Akhirnya, si kepala buntung tenang juga arwahnya…
4869fans-nikazemaru:" Yaaaaaak!! Selesai juga chapter 4! Ehehehehe…,"
Renji: (nangis tersedu-sedu) " Hiks… Sialan lo! Hancur, deh, imej gue…,"
Hi-chan:" Anjrit! Bau amat?! Mandi dulu, gih!!" (nendang Renji ke empang)
4869fans-nikazemaru:" Mmm, Hi-chan… Itu kan empang… Bukan kamar mandi?"
Hi-chan:" Biarin! Biar dia mandi bareng ikan! Nyam! Sekalian dia gue suruh nangkep ikan gurami satu… Lumayan, gurami bakar…,"
Hitsugaya:" First kiss gue… Sialan…,"
4869fans-nikazemaru:" Jangan protes ke gue! Tuh, protes ke si kepala buntung!!"
Ichigo:" Eh, orgil! Btw, besok kite elo suruh ngadepin apaan?"
4869fans-nikazemaru:" Oooh, besok elo pada bakal ngedepin vampire! YAY!! Gue suka banget sama film tentang vampire… Eh! Tadi elo manggil gue apa?! Orgil??"
Ichigo:" Iya, emang elo mau apa?"
4869fans-nikazemaru:" Gue mau nerbangin elo ke luar angkasa pake zanpakuto gue… Nikazemaru! Elemennya kan angin!!" (ngeluarin zanpakuto)
Ichigo:" Alaaah… Jangan sok, deh…,"
4869fans-nikazemaru:" Mau coba? Nih! LAWAN GRAVITASI, NIKAZEMARU!!!" (ini jurus zanpakuto gue… Ehehe… Khayal abizzzzz…)
Ichigo:" HUWAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA~!!!!!!!!!!!" (terlempar ke luar angkasa karena angin tornado yang dikeluarkan 4869fans-nikazemaru)
Byakuya:" Ok, everybody…,"
Hitsugaya:" Don't forget to…,"
All (except Ichigo):" REVIEW!!!!!!!!!"
