FIND ME IN YOUR MEMORY

:

:

By : Hinamori vya

:

:

Pairing : LuNa ( Luffy x Nami )

:

:

Disclaimer : Eiichiro Oda

:

:

NB: Dific Ini Mungkin Luffy Sama Nami Agak Ooc Ya,Harap Dimaklumi Ya . Lalu Di Fic Ini Luffy Umurnya Lebih Tua Dari Nami . Jadi Disini Luffy Berumur 21 Tahun Sedangkan Nami Berumur 17 Tahun , Jadi Yang Masih Bingung Dengan Fanfic Ini atau sekedar kasih kritik dan saran Silahkan Tanyakan Dikolom Review Terima Kasih. Silahkan Membaca .

:

:

:

CHAPTER 4 : PLAN PART 2

:

:

:

Di dalam ruangan di University Of Tokyo Hospital Jepang seorang pria berambut hitam duduk dipojokan ruangan dengan perasaan khawatir yang menyerang dirinya. Pria itu menunggu gadisnya yang sedari tadi belum sadar dari pingsannya. Dia terus menerus menggigit kuku jarinya serta menggerakan kakinya sambil menunggu gadisnya itu sadar dan disebelah pria itu ada dokter pribadinya sekaligus sahabatnya yang sedari tadi melihat pria itu.

" Hey, Luff ." kata dokter itu memanggil pria itu.

" Kenapa, Chop. Hey kenapa Nami gak sadar – sadar sih ?" tanya pria itu.

" Sebentar lagi dia pasti sadar kau jangan khawatir dan hentikan menggigit kuku jarimu itu bisa habis kukumu kalau kau gigit terus – terusan ." kata Dokter yang bernama Chopper.

" Iya ... iya aku hentikan . Hey Chop katamu kalau kita mengulangi kejadian – kejadian yang dulu pada orang hilang ingatan dia bisa ingat lagi sedikit demi sedikit , tapi apa hah dia malah pingsan kayak gitu." Kata Luffy kesal.

" Bukankah pernah kubilangkan dia akan sakit kepala kalau dipaksakan ingat dan aku gak tahu juga kalau sampai pingsan ." kata Chopper.

" Cih menyebalkan ." kata Luffy sambil memonyongkan bibirnya.

" APA !" kata Chopper kesal.

" KUBILANG MENYEBALKAN HAH." Kata Luffy juga ikut kesal dan akhirnya terjadilah pertengkaran antara mereka berdua hingga mereka berdua tak sadar bahwa gadis yang dikhawatirkan oleh pewaris perusahaan New World itu telah sadar.

" ungnmm... dimana ini ? Aduh duh kepalaku ." gumam gadis itu sambil melihat sekelilingnya dan melihat Luffy dan Chopper yang masih bertengkar.

" Luff – nii ini dimana ?" tanya Nami kepada Luffy. Luffy yang mendengar namanya dipanggil oleh Nami langsung memeluk gadis itu dengan erat lalu berkata , " Nami ... yokatta ...yokatta akhirnya kamu sadar juga.". Nami yang menerima pelukan dadakan dari Luffy hanya bisa kaget dengan wajah memerah.

"A...a...aaaanooo Luff-nii bbiii...saaakah kkaau mmeeeleee...passkan...ppeelukanmu." kata Nami gugup , mendengar nami berkata lalu Luffy melepaskan pelukannya dengan kaget.

" Apa kau bilang,Nam. Luff – nii iya Luff- nii kamu udah ngingat aku ." kata Luffy kaget namun Nami hanya menggelengkan kepalanya.

" Aku masih belum mengenalmu, tapi entah kenapa pikiranku menyuruhku untuk memanggilmu dengan sebutan Luff – nii. Apa kamu gak suka ?" kata Nami dan membuat Luffy kecewa.

" Aku kira kau mengingatku."

:

:

:

:

:

:

:

Bintang- bintang menyinari malam – malam di kota sebuah rumah didaerah shibuya jepang , Nami masih memikirkan kejadian yang dialaminya tadi siang. Dia masih memikirkan kenapa dia bisa memanggil Luffy dengan sebitan Luff -nii dan dia juga masih memikirkan kenapa saat ditaman tadi dia merasa dejavu.

" Kenapa tadi aku memanggil Luffy dengan sebutan Luff – nii ya, ok dia lebih tua dariku tapi aneh juga seolah – olah sebutan itu sudah aku gunakan sejak lama, terus kenapa kejadian ditaman tadi seperti pernah kualami dan kenapa juga tiba – tiba kepalaku jadi sakit tadi ya lalu kenapa saat Luffy duduk di ayunan aku melihat sosok lain dari dirinya , sosok anak kecil yang mirip banget seperti dirinya ya ." tanya Nami kepada dirinya sendiri.

" Ah sudahlah memikirkan itu membuat kepalaku pusing, lebih baik aku tidur saja."

Sementara disisi lain di sebuah apartemen mewah di Tokyo, Luffy berserta teman- temannya sedang memikirkan rencana selanjutnya untuk mengembalikan ingatan Nami.

" Jadi rencana apa lagi yang mau kamu buat Luff ?" tanya Sanji

" Aku masih bingung, San. Aku juga gak tahu rencana apa lagi yang aku buat untuk mengembalikan ingatan Nami." Jawab Luffy.

" Oh ya coba kamu pikirkan pengalaman paling berkesan untukmu dulu mungkin itu ampuh untuk mengembalikan ingatan cewek cantik itu, Luff dan rambut hijau jauhkan tanganmu dari pundak Robin -Swaaan ." kata Sanji.

" Cih kau mengganggu saja alis kriting, dia pacarku kenapa aku tidak boleh menyentuh pundak pacarku sendiri hah." Kata Zorro kesal.

" Pokoknya jauhkan tanganmu rambut rumput." Kata Sanji kesal.

" kenapa emangnya HAH." Kata Zorro kesal . Sementara mereka berdua bertengkar karena masalah kecil kita lanjut ke masalah Luffy.

" Gini Luffy kalau menurutku ya perkataan Sanji ada benarnya juga gimana kalau kamu ngikuti saran Sanji." Kata Robin

" Pengalaman yang paling berkesan dulu saat itu saat natal tiba aku memberika kalung liontin jeruk dan dia membuatkan aku syal merah dengan lambang topi jerami tapi itu juga pengalaman paling tidak menyenangkan dalam hidup kami karena saat itu kejadiaan 10 tahun yang lalu terjadi." Kata Luffy sedih.

" kita gak perlu menunggu natal tiba Luff, gini aja coba kamu tanya kakaknya gadia itu coba tanya dia masih punya kalung yang kamu beri gak ke dia lalu kalau masih coba kamu tanyakan lagi dimana dia masih menyimpannya dan atau bisa juga pakai cara ini kita adakan kumpul – kumpul lagi bersama dengan keluargamh dan keluarga gadis itu daan kamu ngasih dia kado lagi gitu, gimana?" tanya Robin.

" Shishishishi... aku setuju saranmu Robin, nanti aku akan menelpon otousan kapan dia bisa ke Jepang dan aku akan menelpon Sabo-nii dan juga Ace-nii untuk kesini juga lalu untuk Genzo -san tolong cari tahu kapan dia pulang ya Robin aku serahkan tugas ini padamu dan Zorro." Kata Luffy.

" Baik kapten kami siap menerima tugas." Kata Robin .

" Lah Luff kalau aku ?" tanya Sanji.

" Tugasmu memasak makanan saat kita berkumpul bersama." Kata Luffy.

" Aye kapten ." kata Sanji.

:

:

:

:

:

Pagi harinya di perusahaan New World Tokyo Jepang seorang laki – laki paruh baya berlari menuju ke ruangan CEO dengan tergesa – gesa.

" LUFFY !" teriak laki – laki itu.

" Otousan, hah cepat banget padahal baru tadi malam aku telpon ." kata Luffy kepada laki- laki itu yang diketahui adalah otousannya aka Monkey. .

" Yah iya cepat Jepang – Korea Cuma memerlukan waktu sekitar 1 jam lebih, aku langsung persiapan kemari setelah kau bilang bahwa kau menemukan Nami berserta keluarganya, benarkah itu ?" tanya Dragon.

" iya Tousan , tapi tidak mengingatku lagi dan menurut info yang aku terima dia hilang ingatan setelah kejadian 10 tahun yang lalu." Jelas Luffy.

" Lalu Sabo sudah kamu hubungi ?" tanya Dragon.

" Sabo-Nii bahkan Ace-Nii sudah aku hubungi tadi malam kata Sabo-nii dia akan segere kemari setelah menyelesaikan pekerjaannya di Hongkong lalu Ace -nii segera kemari setelah mengantarkan Rojer jisan ke Bandara." Kata Luffy.

"Tunggu dulu Ace ada di Tokyo, aku kira dia ada di Bali mengurus perusahaan Rojer disana." Kata Dragon.

" Ace-nii dan Rojer jisan dari seminggu yang lalu ada di Tokyo mereka kemari Cuma ingin melihat perusahaan cabang yang baru dibangun." Kata Luffy dan dibalas anggukan oleh Dragon.

" Jadi apa rencanamu untuk mengembalikan ingatan Nami, Luffy ?" tanya Dragon.

" Gini sebentar lagi Genzo – san akan pulang dari dinasnya di Hokaido lah aku gak tahu lebih tepatnya kapan karena aku masih nungguin kabar dari Robin dan Zorro dan rencanaku saat Genzo – san pulang kita adakan pesta kumpul – kumpul seperti 10 tahun uang lalu saat natal ." jawab Luffy.

" Tapi gak ada adegan penculikan kan ? " tanya Dragon dan membuat Luffy sweetdrop.

" Yah tentu saja enggak lah Tousan ." kata Luffy sweetdrop.

" Baiklah aku setuju dengan rencanamu ." kata Dragon menyetujui.

:

:

:

:

:

:

:

Seminggu Kemudian

Sebuah mobil bulgati veyron merah melewati kota Tokyo . Mobil mewah itu berjalan menuju ke sebuah SMA ternama di kota tersebut SMA East Blue lebih tepatnya. Seorang Pria tampan berambit hitam itu dengan santainya mengendarai mobil tersebut memasuki halaman SMA bergensi itu. Sambil menunggu sesorang yang bersekolah disana dia mengirimkan sebuah pesan kepada seseorang sepertinya pesan untuk pesta yang ia buat untuk mengembalikan ingatan gadisnya itu.

Bel sekolah pun berbunyi seperti biasa para siswa berhamburan keluar dari sekolahnya menuju kerumahnya begitu pula dengan Nami dia keluar dengan tergesa – gesa saant melihat para siswi sekolahnya menggerombol mengitari seorang pria tampan yang diketahui bernama Luffy itu. Entah kenapa Nami merasa kesal sendiri dengan cepat ia memegang tangan Luffy dan berjalan menuju mobilnya . Melihay hal itu ada seorang siswi berambit hitam panjang melihaynya dengan tatapan tidak suka dengan cepat dia mengeluatkan Handphonenya lalu menghububgi seseorang yang ada diseberang sana.

" segera langsungkan rencananya sekarang juga aku ingin dia musnah." Kata siswi itu dengan seseorang diseberang sana.

" Tak akan aku biarkan kau merebut Luffy – sama dari ku wahai gadis udik."

:

:

:

:

To Be Continue In Chapter 5

:

:

:

:

Hello minna san bertemu lagi dengan saya vya dalam fic ini sebelumnya saya minta maaf bila fic ini agak pendek dari pada chapter kemarin ya sumimasen desu .

Oh ya aku hampir lupa aku mau membalas review dari abizar780 dan juga edogawa luffy

Dear abizar780 : iya sih rencananya aku mau buat Nami dejavu atas kejadian yang ia alami dulu tapi menurutku agak kelamaan juga .ikuti aja ceritanya kalau penasaran ya . By the way terima kasih telah mendukungku kakak , kakak juga ganbatte ya semangat fighting .

Dear adogawa Luffy : ini aku udah update kak, maaf nunggu lama ya .sumimasen desu ( membungkung 90 derajat ). Terima kasih atas reviewnya ya kak dan atas dukunganmu ya kak. Oh ya aku juga nantikan fanfic pair Luna buatan kakak ya .

:

:

Arigato minna san