Nini Bear
A Hunkai Fanfiction
Rated M for some reason
Cast: Sehun, Jongin, EXO Member ot12
Cast are belong to God, Their Parents, SMEnt. I just own the story
"Hanya tentang dua anak adam yang berbeda. Yang satu anak baik, dan yang lainnya tidak. Namun, tidak sesederhana yang dideskripsikan dan juga tidak serumit yang dibayangkan."
That's Why (You Go Away) - Michael Learns to Rock
| Chapter Three |
Jongin POV
Pukul 10 malam dan ini hari rabu. Jadwal menginap di apartment Sehun. Tetapi, ada yang aneh. Sehun hari ini tidak meminta berhubungan badan, dia bilang dia lelah dan tidak mempunyai tenaga.
Dan menurutku Sehun benar-benar terlihat lelah. Matanya merah dan sayu, dan terlihat seperti setengah sadar? Aku terus memperhatikan Sehun yang berbaring disampingku.
Apakah Sehun mabuk? Karena sejujurnya Sehun baru saja sampai di apartment. Tadi saat dia mengantarkanku ke apartment, dia langsung pergi. Katanya, dia memiliki urusan penting.
Sehun bergumam sesuatu, tapi aku tidak dapat mendengarnya dengan jelas. Seperti racauan, tidak jelas dan suaranya sangat lirih. Aku khawatir melihatnya, apakah dia sakit? Tapi dia tidak demam, dia hanya berkeringat dan itupun tidak begitu banyak.
"Sehunnie, kau sakit?"
Aku memutuskan untuk bertanya. Aku sudah sangat penasaran akan semuanya. Jika Sehun benar-benar mabuk, berarti itu kesempatanku bukan? Jika aku bertanya dia akan menjawab pertanyaanku dengan jujur seperti orang mabuk yang sering aku lihat di drama-drama televisi.
"Tidak, aku lapar" Sehun berbicara tanpa membuka matanya
"Hah? Kau lapar?" Aku bertanya sekali lagi. Siapa tau aku hanya salah dengar
"hm" Sehun hanya bergumam.
"Kau ingin makan apa Hunnie? Nini akan buatkan~"
"Eh? Aku tidak bilang ingin makan. Aku ingin permen yupi?"
Aku mengangkat alis mendengar jawabannya. Benarkan kataku, Sehun itu mabuk. Aish
"Sehunnie kau minum berapa gelas hari ini? Kenapa kau bisa mabuk? Tumben sekali"
Sehun tiba-tiba terduduk dan menghadapku. Aku yang terkejut refleks duduk mengikuti Sehun.
"Tapi Nini, Hunnie belum minum apapun. Hunnie sangat haus~"
Aku menganga lebar mendengar jawaban Sehun yang disertai ekspresi wajah merengek? Apa apaan ini? Kenapa Sehunku bisa mengeluarkan ekspresi yang sesungguhnya menggelikan ini? Sangat tidak cocok dengannya.
"Bisakah Hunnie mendapat segelas vodka? Hunnie haus Nini~~"
Sehun kembali merengek seperti anak kecil. Astaga, minuman apa yang diminumnya hingga dia mabuk dan bertingkah seperti ini?
Mata Sehun semakin memerah dan terlihat bingung tapi dia juga masih menampilkan ekspresi merengek? Dan keringatnya juga semakin banyak? Apa Sehun overdosis alkohol?
"Sehun, bagaimana jika mendapat segelas susu hangat untukmu?" Aku mencoba menawar
Sehun hanya menggeleng kecil lalu tertawa begitu saja. Aku semakin bingung, Sehun ini positif gila atau beneran overdosis alkohol?
Ah aku akan menelepon Kris gege untuk menanyakannya. Mungkin gege tadi bersama Sehun jadi aku tau apa yang diminum Sehun sampai seperti ini.
+821040653481
Calling Kriseu gege?
Yes | No
Panggilan telepon mulai tersambung tapi belum ada tanda-tanda Yifan gege mengangkatnya. Aku kembali memerhatikan Sehun, dia sedang berbaring sambil tertawa kecil? Sungguh menyeramkan
"Halo?"
Suara berat di telepon menyadarkanku
"Halo? Yifan gege!"
"Kenapa Jongina?"
"Ge! Apakah tadi kau bersama Sehun? Sehun bertingkah sangat aneh saat ini~"
"Bertingkah aneh bagaimana? Aku tid—"
Tiba-tiba Sehun merampas ponselku dan mulai menempelkan pada telinganya
"Halo~ Delivery MCD? Tolong kirim ke apartmentku Big Mac dua, cola-nya diganti vodka yang large. Makasih"
Sehun langsung melemparkan hanphoneku ke kasur dan kembali berbaring dengan tenang. Aku hanya bisa ternganga melihat tingkahnya dan langsung mengambil kembali handphoneku yang dilemparnya
"Halo hyung? Tadi kau berbicara apa?"
"Tidak jadi, Sehun bertingkah aneh bagaimana?"
"Dia baru pulang hyung, matanya merah, dia juga meracau tidak jelas, seperti orang bingung tapi dia tetap menjawab pertanyaan meski melantur. Dia juga berkeringat, tapi badannya tidak panas? Aku pikir dia overdosis alkohol jadi dia mabuknya juga overdosis"
"Dia pergi sejak kapan?" Yifan gege kembali bersuara setelah sempat terdiam beberapa saat
"Sejak pulang sekolah ge, memangnya kau tidak bersamanya?"
"Aku tadi menyusul. Jadi tidak tau siapa yang datang pertama"
"Oh begitu~ terus Sehun bagaimana ge? Biarkan saja seperti ini?"
"Tunggulah, aku akan kesana bersama Chanyeol dan Luhan."
"Hah? Untuk apa?"
Yifan gege memutus panggilan tanpa menjawab teleponku. Hih, tidak ketua-nya tidak anak buahnya sama sama aneh. Untung saja aku menyayangi keduanya.
Aku kembali berbaring disamping Sehun sambil menunggu Yifan gege datang.
"Nini hari ini tidak ada sex ya?"
Sehun mulai bertanya hal yang menurutku bukan dia sekali. Tapi aku tetap menjawabnya sambil melihat peluang apakah aku bisa bertanya hal privasi padanya.
"Iya, tidak Hunna"
"Yaudah besok saja"
"Oke"
"Kok aku lapar ya? Biasanya aku jarang lapar"
"Mungkin kau belum makan?"
"Iya sepertinya aku belum makan sejak seminggu lalu"
Aku memutar bola mata malas, cih omong kosong. Padahal setiap hari dia makan di kantin bersamaku.
"Hunnie, boleh Nini bertanya?"
"Hm~"
"Malam senin kemarin kau kemana? Kenapa tidak di basecamp bersama dengan yang lain?"
Sehun mengerutkan dahi tanda dia sedang berpikir. Aku gemas sekali melihat ekspresinya yang seperti ini.
"Kupikir kau lupa. Kau tau aku berbohong kan"
Aku mendadak terdiam. Sehun juga terdiam tapi tidak terlihat serius? Matanya masih tidak fokus tapi dia tidak melantur saat menjawab pertanyaanku. Aku menjilat bibirku dan mulai mempersiapkan diri atas jawabannya.
"Ya, aku tahu" Aku menjeda sesaat dan mulai melanjutkannya "Jadi, bisa aku tau kau dimana saat itu?"
"Kenapa kau ingin tau?" Sehun bertanya dengan santai
"Karena aku pacarmu?"
"Benar~, kau pacarku~ baiklah aku akan menjawabnya" Sehun membalas sambil tertawa kecil
Aku tersenyum kecut.
"Kemarin aku di basecamp~ tapi bukan basecamp EXO-S. Aku di basecamp bersama Johnny dan Bobby~"
Sehun menjawabnya dengan senyuman. Seolah olah hal itu bukanlah hal besar yang harus dia sembunyikan. Tapi kenapa dia berbohong kemarin?
"Basecamp? Johnny? Bobby? Kau berteman dengan mereka?"
Sehun mengangguk lalu kemudian menggeleng
"Tapi kenapa kau berbohong?"
Sehun terdiam sebentar lalu memjawab dengan ekspresi merajuk
"Ada Chanyeol. Nanti dia tau. Ini rahasia, jangan beritahu siapapun ya Jonginnie~"
Aku mengerutkan hidung. Sejak kapan Sehun merahasiakan hal penting dari Chanyeol?
"Kalau aku beritahu Chanyeol bagaimana? Apa kau akan marah padaku?" Aku bertanya lagi
"Tidak, aku tidak marah~ karena itu bukan rahasia jadi aku tidak akan marah Jonginniee" Sehun tertawa kembali.
Kenapa rasanya aku yang menjadi gila ya sekarang?
Ting tong~
Suara bel terdengar, ah pasti Yifan gege. Aku bergegas keluar kamar dan membukakan pintu untuk mereka.
Aku melihat Baekhyun bersama mereka. Ah, mungkin tadi Baekhyun sedang bersama Chanyeol. Aku menyingkir dari pintu dan mempersilahkan mereka masuk.
"Dimana Sehun?"
Belum sempat aku mempersilahkan mereka duduk Luhan hyung sudah melayangkan pertanyaan.
"Dikamar hyungie"
Aku menjawab dengan nada kebingungan yang jelas. Apa apaan atmosfir disini? Kenapa mereka semua berwajah serius. Aku melayangkan tatapan bertanya pada Baekhyun yang dibalas dengan tatapan bingungnya juga.
Tanpa berkata-kata Luhan Hyung, Yifan gege dan Chanyeol langsung masuk kedalam kamar untuk melihat Sehun. Aku dan Baekhyun mengikuti sambil berpegangan tangan.
"Sehunna" Luhan hyung memanggil
Sehun yang tadinya berbaring refleks teduduk. Matanya terlihat sedang mencoba untuk fokus. Sehun berdehem dan mulai membuang pandangan ke seluruh penjuru kamar.
"Kau lapar?" Kali ini Yifan gege yang bertanya
"Kenapa kau berkeringan Sehun?" Baekhyun bertanya dengan bingung sementara Chanyeol hanya berdiri dengan diam
"Lu-ge, yifan-ge, Chanyeollie kenapa ada disini?" Sehun mulai membuka suaranya
"Aku hanya ingin berkunjung, apa tidak boleh?" Luhan hyung bertanya dan mencoba membuat kontak mata dengan Sehun. Tapi, Sehun tetap terlihat menghindari kontak mata dengan siapapun
Aku hanya terdiam karena tidak mengerti apa yang terjadi. Baekhyun pun tidak mengerti.
"Baekhyunee, kenapa kau disini?" aku berbisik pelan ditelinga baekhyun
"Aku tidak tau, tadi aku sedang bersama Chanyeol dan saat Yifan-ge menelepon Chanyeol langsung bergegas dan aku jadi ikut deh" Bisik Baekhyun kembali.
Aku hanya mengangguk-anggukan kepala mendengarnya. Suasana semakin serius dan Sehun masih belum menjawab pertanyaan Luhan hyung.
"Berapa banyak?" Tanya Luhan hyung lagi
Berapa banyak apanya? Alkohol?
"Tidak banyak~" Sehun menjawab sambil tertawa.
Terdengar helaan nafas kasar dari Chanyeol. Aku memperhatikan mereka, kenapa wajah mereka menunjukkan kekecewaan? Apakah Sehun benar mengkonsumsi alkohol lebih dari batas wajar?
"Yifan-ge, apa Sehun mengkonsumsi alkohol lebih dari batas wajar?"
Aku memutuskan untuk bertanya. Ah aku tidak perduli, aku akan mengusik privasi Sehun mulai saat ini.
"Ya." Yifan-ge membalas singkat
Sudah kuduga, Sehun ini ternyata semakin bandel ya?
"Kenapa kau mencobanya?" Tiba-tiba Luhan hyung bertanya lagi
"Aku hanya ingin" Sehun kembali tertawa kecil
"Bobby atau Johnny?" Kali ini Chanyeol yang bertanya
"Apanya?" Sehun menjawab dengan bingung
Chanyeol terlihat menghela nafas dan terlihat tidak sabar. Baekhyun dan aku masih terdiam karena tidak mengerti apa yang mereka bicarakan
"Yang menyuruhmu menggunakannya" Intonasi Chanyeol mulai naik
"Tidak ada, aku meminta pada mereka" Sehun kembali membalas dengan santai
AH, mungkin masih tentang alkohol.
"Apakah level alkohol Sehun naik ya Jong?" Baekhyun berbisik padaku
"Hm mungkin saja" aku membalasnya dengan berbisik juga.
Tiba-tiba Yifan-ge berbisik pada Luhan hyung dan Chanyeol yang dibalas anggukkan kepala oleh mereka. Sial, aku tidak tau apa yang mereka rahasiakan.
"Jongina, aku akan membawa Sehun ke basecamp. Karena Sehun sudah mabuk aku akan sekalian mengajaknya berpesta hari ini"
Yifan-ge berbicara dengan nada tak yakin. Aku mendelikkan mata padanya, cih sudah tau Sehun sedang seperti ini malah ingin diajak berpesta
"Serius ge? Apakah kau gila? Sehun bisa benar-benar overdosis!"
"Tidak akan" Luhan hyung menjawabku dengan pandangan serius seolah menyuruhku untuk mempercayainya.
"Tapi hyung—"
"Nini tak apa, aku akan ikut bersama mereka. Ini Boys Talk Jonginnie"
Ucapanku tiba-tiba disela oleh makhluk setengah gila bernama Sehun. Apa katanya? Boys Talk? Dia pikir aku ini apa? Aku kan juga lelaki.
"Cih, terserahlah. Lalu aku disini sendiri?" Mereka kembali diam
"Baekhyun akan menemanimu" Chanyeol membalas sambil tersenyum
Baekhyun terlihat ingin protes tetapi Chanyeol langsung mengusap rambutnya dan memberikan tatapan lembut pada Baekhyun. Cih, sok romantis sekali pasangan idiot ini.
"Baiklah, aku akan menemani Jongin. Yeollie hati-hati yaa?" Baekhyun bertingkah ular kembali.
Chanyeol hanya mengangguk. Luhan hyung memberi tanda pada mereka berdua. Dan mereka mulai membantu Sehun untuk berdiri.
"Jonginnie, kami pergi dulu ya?"
Aku berjalan mendekati Sehun dan merapikan pakaiannya.
"Sehunnie jangan nakal ya?" Aku bertanya dengan nada lembut
Sehun hanya mengangguk sambil tertawa kecil. Aku mengusap kepalanya dan memberikan kecupan di dahinya. Sehun terlihat sangat letih, semoga besok dia kembali menjadi Sehunku yang gagah perkasa.
Aku dan Baekhyun mengikuti mereka ke depan pintu apartment.
"Jongina, Baekhyuna jangan lupa mengunci pintu apartment" Pesan Yifan-ge
Aku dan Baekhyun mengiyakannya dengan anggukan kepala.
Mereka mulai masuk lift, ketika pintu lift akan tertutup. Sehun melihat kepadaku dan memberikan senyuman dan tatapan sendu yang seperti memiliki ratusan makna yang aku sendiri tidak tau apa.
Kenapa? Kenapa Sehun memberikan senyuman seperti itu? Apa itu pertanda baik atau buruk?
Baekhyun menepuk pundakku dan menarikku untuk masuk ke dalam. Aku masih memikirkan senyuman Sehun yang begitu aneh. Dan pada akhirnya aku tidak bisa tertidur nyeyak berkat senyuman sendu seorang Oh Sehun.
Baby, won't you tell me why there is sadness in your eyes?
I don't wanna say goodbye to you..
But, there's something left in my head..
NOTES:
HEHE maaf ya nge lanjutnya lama. Soalnya baru ada waktu sekarang, kemarin niat mau ngetik tapi sibuk streaming sana sini :') Congratulations EXO, EXOL-L! I'm proud being part of this fandom :') btw gue mabok kokobop. My kokoheart kennot handle this kokobop because that mv is kokolit and make my kokoheart and kokosoul is kokodie. #kokosyndrom
GILA AKU LIAT COLLARBONE SEHUN HUHUHU. AKU JUGA GAK NYESEL BELI REG B, SEMOGA BISA DAPET PHOTOCARD SEHUN YA HEHEH TP AKU GOYAH LIAT REG A YANG SUPER DAN PRIVATE YG DAPET STIKER KARENA TYPO NAMA URI BACKHYUN HAHA. #TeamRegBhampirgoyah
TERUS JUGA FAVORITE BANGET LAGU DIAMOND SEAKAN AKAN BISA JADI FOREVER. TERUS KOKOBOP JUGA BIKIN NGE CHILL SEKALI, KALO DITANYA WHAT U DO? BILANGNYA TOUCH IT, TOUCH WHAT? OPPA BODY *smirk* AKU JUGA SUKA THE EVE SOALNYA SUKA BIKIN GOING CRAZY HUHUHU DAN JANGAN LUPA WALK ON MEMORIES SUPAYA INGET ALASAN GAMON DR MANTAN /GG/
maaf ya aku lagi gila soalnya, jadi tolong di maklumi. Btw ini happy ending one side kok aku sudah menentukan *smirk* Sorry for typos aku gak edit lagi, takut ke bablasan 2k words hehe. Adakah yg bisa nebak? bYE sampe bertemu di part selanjutnya!
