Title : My Husband Is Mine
Cast :Kim Jongwoon (Yesung),Choi Siwon (Andrew Choi), Kim Heechul, Tan Hangeng, Lee Donghae, Lee Sungmin, Kim Ryeowook, Lee Hyukjae dll.
Warning : BL, Typo(s), Tulisan dan isi luar biasa berantakan. Terinspirasi dari Film India.
Sumary : Kim Jongwoon, seorang namja sederhana yang tinggal di sebuah kota terpencil bersama Pamannya dan istri pamannya karena kedua orang tuanya telah meninggal semenjak dia masih kecil. Hingga takdir merubah segalanya. Jongwoon diharuskan menikah dengan seorang namja tampan dan kaya yang sama sekali tidak ia kenal. Jongwoon menyukai namja itu setelah melihat fotonya dan langsung menyetujui pernikahan yang mendadak itu tanpa berfikir lebih jauh dan Jongwoon sama sekali tidak tau apa tujuan pernikahan itu sebenarnya.
Genre : Romance and Brothership.
Attention : Di Chap Sebelumnya banyak yang nanya, apa bakal ada perrubahan Pair? Jawabannya adalah~~ Tidak ada sama sekali and sampe akhir Pair nya tetep Yewon ^^
.
.
.
Chapter 4
Enjoy Read ^^
Kilas Balik Chap Sebelumnya
" Ah Mianhe. Saya tidak se"
Yesung mengutipi berkas yang berserakan dilantai karena barusan seseorang menabraknya tanpa sengaja. Ia bahkan tak memperdulikan orang yang menabraknya tadi tengah menatapnya tanpa berniat untuk berkedip bagai tersihir oleh keindahan yang tengah ia lihat saat ini
Yesung mengangkat wajahnya dan mengernyit saat namja yang tadi menabraknya itu terus saja menatapnya tanpa berniat meminta maaf sama sekali " Hello~~" Sapanya hingga sontak membuyarkan lamunan namja itu tentangnya.
" E-eh. I'm Sorry! Saya tidak sengaja menabrak anda tadi" Sesal namja itu.
Yesung tersenyum manis dan sungguh senyumnya mampu membuat namja yang sebenarnya sangat tampan itu meleleh.
" Never mind !" Sambung yesung ramah " Saya permisi dulu" Yesung bergegas meninggalkan namja tampan itu setelah berpamitan.
Namja tampan itu terus menatap nanar punggung yesung yang semakin lama semakin menghilang. Jantungnya berdegup kencang sekarang " Aku jatuh Cinta" gumamnya lirih seraya memegang dada bagian kirinya.
Chek it out
Leeteuk mendesah seraya memperbaiki posisi duduknya lalu menyesap wine mahal yang disuguhkan kangin untuknya. Namja cantik itu tengah berada di kediaman Choi Siwon A.k.a Andrew Choi untuk memastikan keadaan namja tampan itu karena menurut kabar yang ia dapat dari Kangin, Siwon bertemu dengan Jongwoon di Negara ini.
" Namja itu meminta Cerai tapi sampai sekarang tuan muda Choi masih tak melakukan itu karena dia yakin dia bisa memperbaiki semuanya dan membuat istrinya kembali"
" Aku tidak yakin Jongwoon mau kembali, kalau aku jadi dia aku juga takkan mau!" Namja cantik itu melirik kangin
Kangin tersenyum kecil " Biar takdir saja yang menjawab segalanya! Kau tau, semenjak kejadian waktu itu tuan muda banyak berubah. Dia bahkan tak pernah pulang lebih dari jam 10 malam dan lebih rajin kekantor ketimbang bersenang-senang"
Leeteuk mengernyit " Benarkah?" Tanya nya tak percaya.
Kangin mengangguk kecil " Mungkin dia benar-benar ingin memperbaiki kesalahannya dan"
" Semoga dia benar-benar berubah" Sela leeteuk sebelum kangin sempat menyelesaikan kata-katanya.
" Semoga saja" Sahut kangin menatap dalam onix Leeteuk " Leeteuk-sshi?" Panggilnya yang hanya dijawab deheman kecil oleh Leeteuk " Kau? Apa kau sudah punya kekasih?"
Pertanyaan Kangin kontan membuat alis Leeteuk menyatu.
" A-ah, aku hanya bertanya. Jangan dimasukkan kedalam hati arrachi" Sahut kangin salah tingkah ketika leeteuk menatapnya dengan tatapan aneh " Aku permisi dulu, kau tunggu disini sebentar karena tuan muda akan segera turun" Kangin bergerak dari posisi duduknya meninggalkan Leeteuk " Kenapa bertanya seperti itu" Rutuknya mengetuk kepalanya pelan.
Leeteuk menatap punggung kangin yang semakin lama semakin menghilang dari pandangannya " Dia kenapa?" Tanya nya pada dirinya sendiri seraya menggeleng-gelengkan kepalanya " Dasar aneh"
~My Husband Is Mine~
Di ruang kerja Heechul, Yesung terlihat duduk bermenung dengan pandangan kosong. Tangannya ia tumpukan di dagu seperti tengah memikirkan sesuatu yang sangat berat. Sesekali namja manis itu terlihat menghela nafas.
Heechul memperhatikan gerak-gerik dongsaengnya dengan ekspresi yang berubah-ubah. Dia tau pasti apa yang kini tengah yesung fikirkan. Siapa lagi kalau bukan Choi Siwon yang sampai saat ini masih sah menjadi adik iparnya (?)
Klek
Perhatian mereka berdua teralih ketika mendapati tiga orang namja tampan yang masuk kedalam ruang kerja ini.
" Apa kami mengganggu?" Sapa Hangeng menghampiri Heechul, ia hadiahi kekasihnya tersebut dengan kecupan ringan dipipinya.
Yesung melirik malas dua namja yang datang bersama Hangeng, yang satu bertubuh proporsional dan sangat tampan tapi sayang namja tampan itu terlalu pendek dan yang satu lagi memiliki tubuh yang tak kalah proporsional dan tak juga kalah tampan dengan yang satunya. Tapi~~ yesung seperti pernah bertemu namja tampan itu, tapi dimana? Dahinya terlihat berkerut.
" Donghae-sshi, Sungjoon-sshi. Ini Kim Heechul yang tadi aku ceritakan dan yang disana itu Dongsaeng Heechul, Kim Yesung" Tunjuk hangeng ke arah Heechul dan Yesung bergantian.
Heechul mengangguk sopan pada dua namja tampan itu dan Yesung pun menirukan tingkah sopan Hyungnya menghadiahi keduanya dengan senyum paling manis yang ia miliki.
" Mereka Kolegaku dari Korea,"
Salah satu dari mereka tak lepas memandang yesung dengan ekspresi wajah yang sangat sulit sekali untuk diartikan dan yesung merasa tidak enak dipandangi terus seperti itu. Apa ada yang salah dengan wajahnya, fikirnya bingung.
Melihat tingkah yesung yang terlihat gelisah heechul mencari tau penyebabnya dan saat pandangan matanya mengarah ke salah satu namja yang datang bersama Hangeng, ia tau apa yang membuat yesung merasa tak nyaman " Ehem" Namja cantik itu ber dehem kecil untuk sekedar memecah suasana " Sungjoon-sshi! Apa ada yang salah dengan dongsaengku hingga kau menatapnya sampai seperti itu?" Tegur Heechul membuat Sungjoon menjadi salah tingkah.
" E-eh, Sorry! Tapi tadi, ah iya tadi aku dan dia sempat bertabrakan. I'm Sorry Mss. Yesung"
Mata yesung membulat lucu ketika namja itu memberinya gelar baru, Mss. Yesung " Eh?"
Hangeng dan Heechul menahan tawa mereka.
" Apa yang kalian tertawakan" Desisnya men deathglare Hangeng dan Heechul " Maaf tuan, anda salah kalau menganggap aku seorang wanita" Decak yesung seraya bersidekap.
Namja tampan yang bernama Sungjoon itu terperangah, ternyata dia telah salah Kaprah. Padahal jelas-jelas yesung mengenakan Jas berwarna Hitam pas badan dengan dalaman Kaos Vneck dan dipadankan dengan celana Goyang berwarna hitam senada dengan warna Jas nya.
Yesung menggembungkan pipinya hingga bibirnya terpout sempurna layaknya Gadis yang tengah merajuk, terlihat begitu imut dan menggemaskan.
" Ma-maaf, Saya fikir anda"
Heechul tertawa keras melihat ekspresi Sungjoon " Sudahlah, tidak apa-apa. Tidak perlu sekaku itu" lerainya memeluk bahu yesung " Kau juga, begitu saja marah" Gemasnya mencubit kecil ujung hidung yesung.
" It's Ok" Sahut yesung mengedikkan bahunya malas.
Namja ini benar-benar membuat Sungjoon penasaran, wajahnya yang cantik dan manis membuatnya diam-diam terpikat dan entah kenapa dengan perasaannya saat ini. Dia seperti ingin mengenal namja manis itu lebih jauh lagi.
Klek
" Presdir, ada yang ingin bertemu dengan Yesung sajangnim" Ucap sekertaris Heechul.
" Siapa?" Tanya Heechul memastikan.
" Mr. Andrew Choi"
Degh
Nama itu, nama yang ingin yesung lupakan. Kenapa dia harus kesini? Ada urusan apa lagi dia mencari Yesung.
" Bagaimana Baby? Mau bertemu?" Tanya hechul meremas pelan bahu Yesung.
Yesung melepaskan tangan Heechul yang berada dibahunya " Katakan padanya aku tidak ada disini" Yesung bergegas meninggalkan ruangan Heechul karena dia sama sekali tak ingin bertemu dengan siwon, sakit hatinya sudah terlalu dalam membuat rasa bencinya tak pernah surut terhadap namja yang masih sah sebagai suaminya tersebut.
~My Husband Is Mine~
Yesung bergegas keluar dari areal Kim Corporation, dia tak ingin bertemu siwon maka ia memutuskan untuk pulang lebih awal. Sepanjang langkahnya bibirnya tak henti mengumpat, mengomel-ngomel tak jelas.
" Yesung," Panggil seseorang yang memaksa yesung untuk menghentikan langkahnya.
Yesung berbalik dan mendapati Sungjoon yang tengah berlari kecil untuk menghampirinya.
" Ada apa?" Tanya yesung sedikit mendongak karena namja tampan itu berpostur lebih tinggi jika dibandingkan dengan dirinya.
Namja tampan itu menarik sudut bibirnya membentuk sebuah senyum yang semakin menambah kadar ketampanan di wajahnya " Tidak ada, hanya ingin ikut denganmu saja" Jawabnya simple.
Yesung mengerjab beberapa kali mencoba untuk mencerna kata-kata sungjoon barusan " Aku mau pulang, untuk apa kau ikut denganku?" Tanya nya dengan nada yang terdengar sangat polos dan sungjoon berani bersumpah kalau namja didepannya ini sangat-sangat menggemaskan.
" Ingin berkunjung, bolehkkan?" Lagi-lagi namja tampan itu tersenyum tapi entahlah yesung sama sekali tak tertarik dengan senyum di wajah tampannya.
" Jongwoon-ah," Yesung beralih ketika ada yang melafalkan nama masa lalunya, matanya menatap tajam siwon yang berdiri mematung tak jauh darinya dan Sungjoon.
Namja manis itu membuang wajahnya sama sekali tak ingin melakukan kontak mata dengan siwon.
" Jongwoon-ah, aku ingin bicara" Siwon menghampiri yesung dan Sungjoon " Please, aku ingin memperbaiki semuanya"
Sungjoon menatap bingung kedua namja yang ada dihadapannya saat ini, ada apa diantara mereka berdua. Apa namja ini kekasih Yesung fikirnya menerawang.
" Jongwoon-ah," Siwon merengkuh jemari yesung namun yesung menepisnya dengan sangat kasar.
Tanpa berkata yesung memilih untuk bergerak pergi dari sana dan tentu saja siwon mengejar istrinya tersebut.
" Jongwoon-ah, tunggu"
" Tak ada yang perlu diperbaiki dan bukankah aku sudah meminta cerai?" Decak yesung kesal ketika siwon menghalau langkahnya " Kau bebas mau melakukan apapun yang kau mau Choi Siwon-sshi"
Siwon menatap sendu yesung yang tengah mati-matian menahan amarahnya " Tapi aku mencintaimu Jongwoon-ah" Gumamnya lirih.
" Tsk. Kau mencintai Yesung bukan Jongwoon! Jongwoon tak pernah ada dihatimu"
Pertengkaran kedua namja itu membuat Sungjoon semakin Bingung. Bercerai, Jongwoon, apa yang mereka ucapkan terdengar ambigu ditelinga sungjoon dan dia dapat menyimpulkan kalau kedua namja ini bukan sekedar pasangan kekasih.
" Aku tau aku bersalah dan aku berjanji akan memperbaiki semuanya dan menjadi suami yang baik, aku berjanji"
Mendengar kata suami entah kenapa Sungjoon merasakan sedikit rasa nyeri di relung hatinya. Namja manis itu ternyata telah menjadi milik orang lain dan Sungjoon berfikir sebaiknya dia mengalah dan tak mencampuri urusan mereka berdua.
Ia pun memutuskan untuk mundur dan berbalik bermaksud untuk meninggalkan mereka berdua.
" Sungjoon-ah"
Dan langkahnya terhenti ketika yesung memanggil namanya dengan begitu lembut.
" Dia kekasihku sekarang, jadi jangan pernah menggangguku lagi" Yesung menghampiri Sungjoon dan merangkul lengan kekar namja tampan itu, membuat siwon mau pun Sungjoon sama-sama terkejut dan tak percaya dengan apa yang baru saja yesung ucapkan.
" Ta-tapi, kau masih istriku Choi JONGWOON" Bentak siwon ketika melafalkan nama yesung.
" Kita akan bercerai Choi Siwon-sshi" Balas yesung cuek dan semakin mengeratkan rangkulannnya di lengan Sungjoon –Chup- Dengan berani ia kecup pipi Sungjoon meskipun harus menahan malu karena mencium orang yang baru saja ia kenal.
Rahang siwon mengeras, buku-buku jarinya terkepal erat sampai memutih. Kenapa Jongwoon harus mencium namja itu dihadapannya. Bahkan siwon yang suaminya pun tak pernah mendapatkan ciuman dari Yesung.
Jantung Sungjoon berdegup kencang, wajahnya memanas ketika bibir yesung sampai dipipinya. Dadanya sesak dan rasanya dia menjadi sedikit kesulitan bernafas sekarang.
" Aku tidak akan pernah menceraikan mu sampai mati"
" M-mwo, mana bisa begitu. Aku dan Sungjoon akan segera menikah, jadi kau harus secepatnya menceraikanku" Yesung berdecak kesal karena siwon begitu keras kepala.
" Aku tidak mau dan aku takkan membiarkan mu menikah dengan orang lain" Tolak siwon menatap tajam sungjoon yang diterpa kegalauan super akut " Kau ingat itu, aku takkan membiarkanmu merebut istriku" Siwon menabrak bahu Sungjoon hingga namja tampan itu sedikit bergeser dari posisi berdirinya lalu bergegas meninggalkan yesung dan Sungjoon yang terpaku seraya menatap punggung siwon yang semakin lama semakin menjauh.
Yesung melepaskan rangkulannya " Sorry !" Gumamnya lirih sebagai permintaan maafnya pada Sungjoon " Aku mengakuimu sebagai kekasihku, maafkan aku"
Sungjoon memiringkan kepalanya untuk melihat wajah yesung yang tengah tertunduk dalam " Tidak apa-apa! Tak perlu sungkan seperti itu" Bisiknya lembut " Dia benar-benar suamimu?"
Yesung hanya menganggukkan kepalanya.
" Baiklah, aku takkan mencampuri urusan kalian. Tapi~~ kapan pun kau membutuhkanku aku pasti akan membantumu"
Ucapan Sungjoon memaksa yesung untuk mengangkat wajahnya " Benarkah?"
" Iya"
" Thanks Sungjoon, kita berteman OK" Yesung mengangsurkan kelingkingnya di hadapan Sungjoon membuat namja tampan itu terkekeh kecil karena pola tingkah yesung yang begitu polos dan menggemaskan.
" Berapa usiamu huh?" Tanya Sungjoon mengacak gemas rambut yesung.
Yesung menggembungkan pipinya " Euhmmm 29tahun"
Mata Sungjoon membulat lucu " Benarkah?"
Yesung menangguk lucu dengan poutan di bibir mungilnya.
" Ya ampun, aku kira usiamu jauh dibawahku"
" Jangan meledekku,"
" Aku sungguh-sungguh. Tapi ya sudahlah, bukankah kau mau pulang?"
Yesung menganggukkan kepalanya sekali lagi " Kau benar-benar ingin ikut kerumahku?" Tanya nya.
Sungjoon mengedikkan bahu " Jika diizinkan" Ucapnya simple.
" Tapi kau kan Kolega Han Hyung! Apa dia tak mencarimu?"
Namja tampan itu tersenyum manis lalu ia genggam jemari yesung membuat wajah yesung memerah " Itu masalah kecil! Aku bisa menjelaskannya nanti'
" Baiklah, " Gumam yesung pelan.
Mereka pun melangkah menuju perparkiran dengan rengkuhan jemari mereka yang tak terlepas.
Dari Kejauhan Siwon melihatnya dan tentu saja hatinya menjadi semakin panas. Ini tak boleh terjadi, karena sampai sekarang dia masih sah Suami Yesung " Aku takkan melepaskanmu Jongwoon, kau milikku dan sampai matipun kau tetap milikku" Tekadnya lalu ia bergegas melaju mobilnya dan pergi dari sana.
~My Husband Is Mine~
Sungjoon benar-benar ikut pulang bersama Yesung kerumah Heechul. Namja tampan yang sangat ramah dan baik menurut yesung namun tak sedikit pun ia merasakan sesuatu terhadap Sungjoon. Entahlah, mungkin dia masih belum bisa membuka hatinya untuk siapapun karena meskipun ia membenci siwon namun tak dapat dipungkiri kalau masih ada sedikit Cinta dihatinya untuk Siwon.
" Hyung, dia siapa?" Bisik ryeowook ketika melihat Yesung pulang bersama Sungjoon " Tampan sekali"
" Ehem," Dehem Sungmin
Ryeowook melirik Namjachingunya yang sudah pasti mendengar dengan jelas apa yang tengah ia bisikkan ditelinga Yesung, lalu ia melengos dan dilihat dari ekspresi wajah mereka berdua sepertinya hubungan mereka sedang tidak baik-baik saja saat ini.
" Mr. Choi Do You Like Cofee?"
" Berbahasa Korea saja Ryeowook-ie ah," timpal Yesung yang dibalas anggukan mengerti oleh Ryeowook.
Namja imut itu tersenyum manis pada Sungjoon tanpa melihat wajah sungmin yang sudah sangat ditekuk sedemikian rupa " Mau minum apa hyung? Cofee atau Teh hangat?" Tawarnya.
Sungjoon membalas senyuman Ryeowook " Terserah saja" Balasnya ramah.
" Baiklah, aku akan membawakanmu Teh hangat dan beberapa Cookies"
" Aku juga mau Teh hangat baby" Sahut sungmin menghampiri ryeowook dan menggelayuti lengan kecil namja chingunya itu manja, beraegyo dan apapun ceritanya meskipun terlihat lebih manly tak dapat dipungkiri kalau aegyo sungmin itu benar-benar terlihat alami " Yang manis sepertimu OK" Godanya mencubit gemas ujung hidung ryeowook.
Ryeowook men deathglare sungmin lalu ia lepaskan gelayutan sungmin dilengannya " Kau bisa buat sendiri kan?" Desisnya lalu pergi ke dapur dan tentu saja Sungmin mengekorinya.
" Baby Wook-ie…Chakkaman-yo~~ Aish" Sungmin menghentakkan kakinya sambil terus mengekori Ryeowook sampai ke dapur.
Yesung berdecak seraya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat Couple paling aneh itu.
Sedang Sungjoon (?) ia malah asik memandangi yesung, mengagumi keindahan yang terlihat begitu menggemaskan dihadapannya kini.
" Mereka memang seperti itu, Jangan heran ne Sungjoon-ah" Yesung menoleh dan tanpa ia sadari entah sejak kapan Sungjoon Sudah begitu dekat dengannya hingga hidung mereka melekat satu sama lain. Kontan saja wajah yesung memerah karena jarak mereka begitu dekat. Sesegera mungkin ia menarik wajahnya menjauh dari wajah Sungjoon.
Sungjoon pun menjadi salah tingkah " Sorry Yesung-ah, aku"
" Ti-tidak apa-apa" Timpal yesung lalu segera mendudukkan dirinya di sofa.
Hening dan entah kenapa atmosfir mendadak menjadi hangat dan pengap, kenapa segalanya menjadi kaku begini fikir mereka. Yesung membuang nafas agak kasar seraya menggeleng-gelengkan kepalanya.
Drrrttt drtttt
Ponsel Sungjoon bergetar membuatnya sedikit berjingkat dari duduknya. Ia amati layar ponsel dan tertera nama Lee Donghae disana " Ck, mengganggu saja" Decaknya kesal.
" Huh?"
" Hem, ada apa?" Sungjoon menjawab telponnya
" Kau dimana?"
" Aku dengan bersama Yesung, dirumah nya"
" Kita harus kembali ke Korea malam ini"
" Ha~~h baiklah. Jemput aku di kediaman Kim Heechul OK"
" Baiklah"
(Klik) Sungjoon menutup Line Telpnya lalu memasukkan ponsel kedalam saku celananya " Sepertinya aku harus segera berpamitan Yesung-ah, sebentar lagi donghae akan datang menjemputku"
Yesung mengangguk dengan menunjukkan raut polos andalannya, lebih cepat namja ini pergi bukankah akan lebih baik dan ia tak akan sampai jatuh cinta padanya bukan?
" Kapan-kapan aku akan kesini lagi"
Yesung tersenyum lebar " Kau bisa datang kapan pun kau mau Sungjoon-ah" Sahut yesung ceria, hanya sekedar berbasa-basi.
Tin tin
Perhatian mereka teralih saat ada suara Klakson mobil dari luar.
" Itu pasti donghae," Sungjoon mendesah malas, rasanya dia tak ingin cepat-cepat pergi dari ini.
" Ya sudah, pergilah. Dia pasti sedang menunggu" Yesung menghantar Sungjoon sampai didepan pintu
" Hem~~ baiklah. Sampai bertemu lagi Yesung!" Sungjoon berpamitan.
" Yah, see you. Bye-bye" Yesung melambai saat Sungjoon telah masuk kedalam mobil dan saat mobil telah pergi yesung menghela nafas panjang " Ha~~h ada-ada saja" Desahnya seraya menggeleng-gelengkan kepala.
Tin tin
Belum lagi dia sempat masuk kedalam rumah ada Mobil Mewah yang terparkir indah di pekarangan Rumah Hyungnya ini. Yesung menyipitkan mata untuk memastikan siapa yang berkunjung dan keluarlah sesosok tampan nan gagah dengan sebucket bunga mawar ditangannya.
Melihat sosok itu Kontan raut wajah Yesung berubah suram. Apa lagi saat namja tampan itu menghampirinya rasanya yesung ingin sekali melemparkan sepatunya ke namja tampan itu kalau saja tak mengingat norma kesopanan menyambut seorang tamu.
" Ini untukmu baby" Siwon mengangsurkan bucket bunga yang ia bawa kepada yesung " Kau tau, kecantikan bunga ini sebenarnya tak mampu mengalahkan kecantikanmu"
Rayuan basi yang membuat yesung memasang ekspresi ingin muntah " Mau apa lagi kau kesini huh? Bukankah sudah kukatakan kalau aku tak ingin bertemu denganmu kecuali kau membawa surat cerai kesini"
Bersabar Choi Siwon demi kelangsungan rumah tanggamu. Siwon tetap tersenyum meskipun hatinya sudah benar-benar terluka diperlakukan seperti ini " Aku rasa bunga ini lebih baik dari pada surat cerai" Balasnya lembut.
" Oh" Yesung meraih bunga itu lalu ia hempaskan bunga indah itu kelantai dan menginjak-injaknya dihadapan siwon membuat mata siwon membola sempurna " Apa seperti ini masih kelihatan lebih baik" Desisnya tajam " Aku membencimu Choi Siwon, kau itu benar-benar menjijikkan dan tak pantas disebut sebagai seorang suami"
Siwon menahan nafas dan mencoba untuk menelan mentah-mentah makian yesung karena ia merasa pantas diperlakukan seperti itu.
" Aku datang dari Korea untuk menemuimu dan saat aku kerumahmu aku diperlakukan seperti sampah oleh penjaga rumahmu padahal aku sudah mengatakan pada mereka kalau kau adalah suamiku, tapi" Yesung mencurahkan apa yang selama ini ia pendam mati-matian, nada bicaranya mulai terdengar bergetar " Tapi aku berusaha untuk tetap kuat dan memberanikan diri untuk masuk kedalam semampuku dan saat aku sampai didalam lagi-lagi kenyataan pahit yang aku terima saat itu" Yesung menggigit bibirnya karena bergetar, rasanya benar-benar menyakitkan jika ia teruskan.
Siwon terpukul akan apa yang ia dengar barusan dan ia benar-benar baru mengetahui perihal itu semua.
" Aku melihatmu bercumbu dengan seorang Yeoja" Akhirnya air mata yesung lolos dari pelupuk matanya " Dan saat itu rasanya aku benar-benar ingin mati" Yesung terduduk dilantai seraya menangkup wajah dengan kedua tangan mungilnya " Kau benar-benar brengsek" Isaknya tersedu-sedu "Kau brengsek Choi Siwon hiks hiks"
Siwon tak mampu berkata-kata lagi. Dia benar-benar kehilangan daya untuk menjawab segala apa yang ia dengar dan yesung benar kalau dia itu, Brengsek.
-TBC-
Gak lama kan updatenya hihihi
Thanks to review Chap sebelumnya
Zysha, Spark Ju Clouds, rinny agustya, lenia cahmencoes, AhrastringElf, Sungiekyu, Fifahaslinda, lyta tan, Youmustbeknowme, VeerdaSimba, satya, Dyana Kim, Guest, Jy, purieCloudsyesungie, huangxitao7, Dongminchangkim, ryani clouds, ErmaClouds13, afifah kulkasnyaChangmin, ajib4ff, rina afrida, Vira, Yanie, Dor4 KyusungShipper, m2qs, kim kyusung, sisil li24, Mitha3424, Mukhaclouds, cloud-alones, jessica clouds, Hehe, Guest, YY, Harpaairiry, Cloudhy3424, isty lovely, Aura Kim, sweetyyeollie, langitmerah3w1.
And Kalau ada yang namanya gak tercantum maaf ya mungkin aku gak ngeliat hehe... Gomawo Reviewnya chingudeul..Mind to review Again #smile.
