"kids jaman now"

.

.

.

Ketahuilah bahwa setiap orang ingin terlihat keren dan terkenal. Apalagi remaja zaman sekarang yang sering kita sebut-sebut sebagai "kids jaman now", mulai dari tampil dengan kekinian, bahasa gaul yang bermunculan, pamer ini itu, cuma buat nambah love di kolom instogramnya saja, apalagi kelakuannya yang kadang bikin geleng-geleng kepala, pokoknya tingkahnya itu bikin perdebatan.

Sebut saja Satsuki seorang cewek cantik dari Bandung blasteran Jepang, yang dikenal karna wajahnya mirip idol dari negara perwibuan sana. Doi ini adalah seorang selebgram yang sumpah terkenal sekale di medsos, followersnya lumayan banyak bisalah buat beli Minder joy sekardus. Si Satsuki ini rupanya udah kaya panutan khususnya buat para netizen yang pastinya kids jaman now juga.

Bikin heboh karna ngecat rambutnya jadi warna pink, padahal dirinya masih sekolah. Sekolah mana yang muridnya boleh rambutnya diwarnain pink?

Teiko koukou bang.

Langsung saja kolom komentar pada akun intagram momoisatsu_69 miliknya dibanjiri komentar netizen.

Itu belum seberapa, Satsuki sering Ngevlog kegiatan sehari-harinya plus masalah percintaan dengan pacar terrjintahnya yang sebenarnya gak ada penting-pentingnya buat hidup kita, lalu snapgram aksi dugem bareng geng sesama selebgram lainnya, dan segala macam kegiatannya yang bersifat kontroversi.

Penampilan si boleh cantik tapi kelakuan sungguh tidak patut ditiru, padahal dirinya baru menginjak kelas 2 sma namun kelakuan ah sudahlah.

Seperti yang dikutip pada LAINTODAY, baru-baru ini berita tersebut memuat kabar tentang Satsuki si selebgram yang kini sedang menggarap mv dalam single perdana miliknya featuring seorang yang ngakunya sebagai rapper terkenal.

Fak. Apakah kamu titisan awkiran?

Fix hyakyuu pasento. Satsuki adalah titisan mbah jambrong, eh maksudnya awkiran.

Kita tunggu saja hasilnya pemirsa.

Beda Satsuki beda lagi dengan Riko namun dirinya juga korban kids jaman now, sepintas si terlihat normal-normal saja. Dia adalah anak dari seorang guru olahraga sebuah sekolah menengah negeri di Jakarta, anaknya pintar dan rajin. Sering juara umum di sekolahnya, gak cuma akademik tapi juga non akademik. Tapi apa sih yang membuat ia jadi kids jaman now?

Sering pacaran sembarangan.

Kelakuan kids jaman now yang berikutnya adalah tidak tahu malu. Pacaran sudah sangat lebay, tidak tahu aturan, dan sembarangan pokoknya merusak moral.

Iyap, doi ini adalah pacar dari ketua tim basket di sekolahnya Hyuuga Junpei. Persis kids jaman now, mereka adalah contoh yang kurang baik padahal reputasi mereka itu membanggakan. Mereka terlibat cinta lokasi, saat Riko menjabat sebagai pelatih tim basket menggantikan ayahnya.

Mereka pernah kepergok berciuman dipojok kelas, yang jelas-jelas disana terpasang sebuah cctv. Itu bukan hal pertama bagi mereka, sebab sebelumnya mereka dikabarkan pernah melakukannya juga ditempat lain, tempat umum pula. Duh, kok bisa ya.

Pokoknya pas banget deh sama kelakuan kids jaman now.

Ngga cuma itu, rupanya kita sebagai pengguna media sosial pun juga harus dengsn bijak menggunakannya. Kalau sampai melenceng-

"Tok..tok..tok keisatsu desu."

Tercyduklah kita.

Semua bisa kita dapatkan dari internet, mulai dari berita, barang belanjaan, bahkan jodoh sekali pun bagi yang beruntung. Kelakuan kids jaman now ini lah yang bisa membuat kolom timeline medsos kita ramai di penuhi komentar netizen yang terpicu akibat ulah post kampret mereka. Reaksinya para netizen ini lah yang kadang lebih bikin ngakak dari pada si pembuat post itu sendiri. Ada berbagai macam reaksi teman, mulai dari yang masa bodo, diambil santai saja, terus ada yang sok jadi pahlawan penengah yang gayanya sok bijaksana, netral, ada pula yang marah-marah, sok alim, yang ngelawak pun juga ada, tipe gajelas, orang-orang bermulut kotor pun jangan ditanya disitu lah mereka beraksi, tipe jomblo yang ngebet pacaran pun juga bisa ditemukan di kolom komentar loh guys.

Macam-macam bukan?

Katakanlah mereka para pencari sensasi si "kids jaman now" itu kebanyakan mengonsumsi micin, generasi micin, susunya terbuat dari micin, micin syndrom- ah sudahlah. Hem ya, lafal wajib yang sering kita dengar.

Kasian banget kamu cin, selalu jadi bahan bullyan.

Jadi teman pergunakan medsos kalian sebaik-baiknya. Dan juga jadilah orang yang tidak gampang terjurumus, ingin ngehits si boleh tapi ingat harus dengan karya yang positif. Jangan cuma jadi kaum pengikut "kids jaman now".

Authornote: Disini ada beberapa tokoh yang gue angkat ke permukaan anjay, jadi maafkan jika judulnya itu tidak tertera tokoh utamanya dengan pasti, sejujurnya gue takut tercyduk juga hahaha. Ini hanya fanfic semata, yang kebetulan isinya memang keresahan apa yang gue rasakan ttg kelakuan anak jaman sekarang. So ada yg setuju sama gue? angkat besi! Eh ga maksudnya angkat tangan.

So please jangan ciduk gue.

Who's next?

.

.

.

Omake

"Eh kampret, dengerin gue dong kalo lagi ngomong."

"Diem dulu apa si, gak liat orang lagi seru?!"

"Eh anjir, apanya yang seru ngeliatin gituan?! Ga penting b*go!"

"Oey kagami!

Pria yang dipanggil Kagami itu mengambil paksa handphone milik lelaki berkulit dekil yang untungnya ganteng itu

"Perhatiin aku kalo kita lagi berdua!"

MasyaAllah.

"Iih, apansi lu mi? Kok baper amat, kaya cewe pms lu ah!"

"A-H-O-M-I-N-E DENGERIN GUE KEK KAMPRET LU!"

"Yaudah sini balikin dulu hape gue ah! Nanggung!"

Kagami gedeg ia pun menyerahkan handphone dengan lambang apel digigit itu kepada Aomine.

"Wes jangan dilempar dong mi! Astagfirullah."

Kagami bete ngerengut imut, karena si Aomine ini lebih milih liat vlog selebgram yang katanya temen masa kecilnya itu. Dibanding dengan bermain basket bersama Kagami.

"Lu berubah."

Aomine speechles, ia garuk-garuk kepala bingung. Kenapa bisa si Kagami yang buas ini jadi kaya cewek pms yawla. Ia pun akhirnya melog out akun medsos miliknya menyudahi kegiatan yang ia sadari ngga ada pentingnya itu. Lalu mendekati wajah Kagami perlahan, bahkan mereka bisa merasakan napas dari keduanya. Tangan Aomine menangkup wajah memandang Kagami sekilas lalu-

PLAK

Kagami menampar pipi Aomine keras

"Gelo maneh!"