Tittle : WINTER IN SEOUL chapter 4
Cast : Lee Donghae
Kim Kibum
Lee Sungmin
Lee Teuk
Main PAIR : ? ( -xHae )
Genre : Romance, Drama, Sad, hurt
Rated : K-T
Sumarry : Mereka pertama kali bertemu awal musim dingin di Seoul. Selama dua bulan bersama mereka menjalani hubungan yang sangat dekat, dan perasaan mulai terlihat. Namun segalanya berubah, kala salah satu dari mereka bangun , dan lupa akan segala sesuatu pada 2 bulan terakhir termasuk seseorang yang telah menemani harinya dan menjadi bagian penting dalam hidupnya .
.
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Sebelumnya ,
.
.
Namja tampan itu terlihat tengah tersenyum , sambil memandangi butiran salju yang turun begitu lebatnya dari balik kaca ruang kerjanya .
Pikirannya jauh melayang pada sosok itu.
Sosok yang baru pertama kali di temuinya , aneh namun manis itulah kesan pertama yang bisa di ambil saat dia bertemu dengan sosok itu .
Diapun melangkahkan kakinya menuju tempat kerjanya . Dia mendudukan tubuhnya dikursi , lalu tangannya membuka laci meja . Perlahan dia mengambil sebuah foto di dalam laci itu, lagi-lagi dia tersenyum .
" Lee Donghae , sebentar lagi aku akan menemuimu "
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::
Langit tak bosan-bosannya menjatuhkan butiran-butiran kecil benda dingin berbentuk kecil dan bewarna putih . Hawa dikota Seoul tengah dingin-dinginnya malam ini. Sungguh dingin . Berada di -3 derajat celcius suhu kota ini .
Terlihat dua orang namja disebuah ruang yang tak terlalu besar tengah duduk berdampingan . Namun sepertinya salah satu dari mereka tengah melakukan percakapan dengan telepon .
" sampai kapan Hyung ?", Tanya nya dengan nada yang terdengar khawatir, namun malah dibalas oleh tawa yang menggelegar dari seberang sana . " awas kalau kau lama-lama ", ucapnya kesal sambil menekan tombol warna merah .
Dia mengerucutkan bibirnya lucu , mengomel tak jelas . Terlihat mulutnya tengah komat-kamit. Namun hal itu, membuat sosok namja tampan yang tengah memperhatikannya sedari tadi, tersenyum . Lagi dan lagi . Perasaan itu kembali muncul . Entah kenapa, saat dia melihat sosok namja manis dihadapannya ini tersenyum, cemberut , kesal , apapun lah hal yang dilakukannya , terlihat begitu lucu dimatanya . Dan lebih perahnya lagi, dia seakan merasakan kedamaian saat melihat senyum – angelic – itu .
Merasa diperhatikan ia menolehkan pandangannya , " Mwoo ?", ucapnya ketus namun tak sedikit pun yang ditanya takut , malah kini dia terkekeh geli melihat mimic wajahnya yang terkesan lucu.
" Waeyo ?", tanya lagi . Dia pun melempar tatapan – deathglare – saat sosok yang ditanya sama sekali tak ada niat untuk menjawabnya .
" kau menyebalkan Bumiie ",
Diapun membuang wajahnya ke arah lain . Sosok itu kembali tersenyum . Entah untuk keberapa kalinya ia tersenyum hari ini .
Tunggu.
Bumm apa ?
"Bummiie ?", Tanya nya dengan wajah yang benar-benar terkejut . Yang ditanya seperti nya tak menyadari dengan ucapannya sebelumnya . Lihat saja, dia menundukkan wajahnya dalam sambil meremas tangannya sendiri .
" aku suka panggilanmu Hae"
Pernyataan yang dilontarkan oleh Bumiie atau Kim Kibum membuat sosok yang bernama Hae – Lee Donghae , mengangkat wajahnya . Hingga kini pandangan mereka saling bertemu .Perasaan hangat kini terasa sekali di hati masing-masingnya . Seakan mencairkan hawa dingin di sekitar mereka . Saling lempar senyum , itulah yang mereka lakukan.
Kibum membuka album Fhoto milik dirinya yang tadi diletakkan Donghae di atas meja . Dibukanya album tersebut . Dia terus membolak balik fhoto yang dipenuhi oleh fhoto milik dirinya saat masih kecil .
' apa yang membuatnya menangis ', batinnya .
" Bummiie",
Kibum menolehkan wajahnya kesamping saat Donghae memanggilnya dengan suara manjanya . Kibum tersenyum kecil. Donghae tersenyum sangat manis . Entah kenapa , saat melihat senyum Donghae itu hati Kibum merasakan sesuatu yang lainnya .
'Aku rasa aku pernah melihatnya '
Kibum memutar kembali memorinya . Sosok Donghae mengingatkan dia pada seseorang . Tapi siapa ?
" Bummiie, "
Kibum tersentak saat Donghae tiba-tiba menyentuh punggung tangannya .
Sentuhan ini . Aku pernah merasakannya .
" kau kenapa ?", Tanya Donghae khawatir Kibum hanya tersenyum menjawabnya . Mengelus pipi Donghae dengan lembut. Hal itu membuat Donghae malu dan merasakan getaran hebat dihatinya . Dengan cepat dia langsung menepis tangan Kibum dari wajahnya . Bukannya dia tak suka, namun dia tak mau kalau Kibum mendapati dirinya pingsan karena perlakuan Kibum .
Kibum tertawa pelan, " oh iya Hae , Hyung mu kemana ?", Tanya Kibum sambil berjalan kea rah dapur . Apa dia haus ? tentu tidak . Dia hanya menetralkan jatungnya . Lihat saja, dia memegangi terus dadanya . Dia meruntuki dirinya , kenapa dia bisa begitu . Mengelus pipi Donghae yang baru dikenalnya beberapa hari ini. Padahal dia tak pernah melakukan itu sebelumnya . Asal tahu saja , Donghae adalah orang pertama yang mendapat senyuman terbaik Kibum, Donghae adalah orang pertama yang mendapat sentuhan lembut Kibum . Baginya, sosok Donghae adalah sosok yang pernah ia kenal sebelumnya .
" dia pergi dengan Teuki Hyung ke Busan , " jawab Donghae agak keras, karena posisi Kibum jauh darinya .
" Jam 7 malam, " gumam Donghae pelan saat melihat jam dinding diruangan tersebut .
"aku pulang dulu Bummiie , " pamit Donghae saat melihat Kibum berjalan ke arahnya .
" Sekarangkah ?", tanya Kibum yang terdengar enggan untuk membiarkan sosok Donghae pergi meningalkannya .
" aku lapar , hheheh " Donghae tertawa pelan sambil menutupi mulutnya . Kibum tersenyum .
" Kajja kita pergi "
Lagi-lagi Kibum menarik lengan Donghae , membuat Donghae terkejut setengah mati dibuatnya . Perlakuan Kibum selalu tak terduga . Namun tak bisa dipungkiri, bahwa hatinya senang begitu pula dengan Kibum .
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::
Flashback on,
Salju semakin deras untuk turun . Namun hal itu tak membuat namja kecil berparas manis tersebut kedinginan . Lihat saja dia , betapa senangnya ia . Melompat kesana kemari, lalu berlari-lari mengitari taman bermain tersebut .
" Haii , "
Dia berhenti . Saat mendengar sebuah suara yang menyapanya . Dia mencari sosok itu . Karena di taman tersebut hanya ada dirinya dan Hyungnya . Namun, yang memanggilnya tadi bukanlah suara Hyungnya .
Hingga matanya membulat lucu , saat melihat sosok itu . Wajahnya memerah , lalu ia tersnyum sangat manis .
" kau sendirian ?", Tanya anak kecil tersebut. Dilihat dari penampilannya , umurnya sekitar 6 tahun .
Dia mengangguk lucu, menjawab pertanyaan seseorang yang dicintainya . Cinta ? Entahlah , anak umur 4 tahun itu merasakan perasaan cinta saat pertama kali melihatnya .
" Kau Donghae kan ?", Tanya namja kecil itu lagi, lagi-lagi Dongahe mengangguk lucu menjawabnya .
" nama ku , "
" aku sudah tau namamu Hyung, " Donghae memotong ucapan namja kecil yang lebih tinggi dari ihadapannya .
"jeongmal ?"
"Ne, dan aku berterima kasih Hyung, karena kau telah menemukan kalungku kemarin , "
Namja kecil yang dipanggil Hyung itu mengernyitkan dahinya lucu, seakan tak mengerti dengan ucapan anak kecil dihadapannya ini .
" apa kau sudah tak mengingatnya , padahal baru kemarin?", Tanya Donghae dengan pelan dan wajah yang terkesan sedih .
Sosok yang dipanggil Hyung itu tersenyum , menampilkan deretan gigi yang berjejer rapid an bewarna putih, " aku ingat kejadian semalam , " ujarnya sambil mengacak rambut namja kecil dihadapannya , " jadi tersenyumlah, karena senyummu itu sangat indah , " sosok – Hyung – itu mencoba merayu sambil mengedipkan matanya genit, membuat Donghae tersenyum malu-malu .
Donghae dapat melihat wajah sosok itu, ' tampan ternyata ', batinnya.
" cacarnya sudah hilang ya ?", Tanya Donghae sambil memperhatikan wajah – Hyung – lekat-lekat .
Dia menggaruk rambut belakangnya , " cacar ? hm iya, cacarnya sudah hilang , " jawabnya sambil menyentuh wajahnya .
Donghae tersenyum , ' aku akan menikah denganmu Hyung nanti , kkkk~ ', batinnya .
Bagaimana bisa , anak kecil berumur 4 tahun tersebut bisa berpikiran jauh seperti itu. Namun, itulah kenyataannya.
Flashback off,
Lee Suhae :::::::::::::::::::::
" Kau tak apa ?", Tanya Kibum sambil memandang khawatir sosok Donghae yang sedari tadi melamun tanpa menyentuh makan malamnya .
Kibum tak suka melihat Donghae seperti itu . Raga ada bersama Kibum, namun jiwanya entah terbang kemana .
Donghae tersenyum , " tak apa , " Dia pun mencoba memotong steak yang berada dipiringnya .
" aneh , " Kibum mencibir membuat Donghae terkikik geli mendengar dan melihat wajah Kibum yang menurutnya lucu.
" Bumiie, hari ini bisakah kau menemaniku tidur ?", tanya Donghae sambil memandang dengan tatapan pupyy eyes andalannya.
"hm, maksudku , bukan tidur bersama , hanya , hmm aku menumpang tidur di apartemenmu, tepatnya diruang tengah milikmu, aku takut jika harus tidur sendiri , " Donghae mencoba menjelaskan pertanyaan yang ia lemparkan yang terkesan sangat tidak bagus . Menemani tidur ? Bagaimana kalau Kibum berpikir bahwa dia adalah namja murahan ? Tapi sepertinya Kibum tak berpikir demikian , lihat saja , ia tersenyum sekarang .
" tidur berdua dengan ku saja, aku tak keberatan , " goda Kibum , hal itu membuat Donghae menundukkan wajahnya , menyembunyikan rona-rona merah dikedua pipinya . ' pervert' ,pikir Donghae .
Donghae mengangkat keplanya dengan cepat, wajahnya sudah tak lagi memerah, malah terlihat pucat saat mendengar nama itu diserukan .
Dia menolah ke arah samping, mendapati seseorang namja yang diperkirakan berumur 25 tahunan .
Seorang yeoja cantik berjalan menghmapirinya , " sudah menunggu lama Yesung-ssi , ?"
Namja yang ditanya hanya mengangguk sambil memamerkan senyum manisnya .
Donghae tak melepas pandangan tersebut, sampai ia meyakini bahwa ' Yesung ' yang ia lihat bukanlah Yesung ia maksud . Kenapa ia bisa tahu ? Entahlah, hatinya berkata bahwa dia bukan sosok yang dirindukan Donghae hampir 14 tahun .
Kibum yang melihat itu hanya diam , sambil terus memperhatikan wajah Donghae yang tadi ceria kini terlihat sedih .
" Are you Ok ?", Tanya Kibum saat Donghae memandang sendu ke arahnya . 'Ada apa dengannya ?', pikir Kibum .
" aku kenyang , " keluh Donghae sambil menatap ke arah piringnya , yang masih penuh dengan makanan.
Kibum menghela nafasnya , " baiklah, kajja kita pulang , "Donghae mengangguk menjawabnya . Kibum pun dengan perhatian yang luar biasa , membantu Donghae untuk berdiri . Melihat Donghae seperti itu membuat Kibum merasa sakit hati . Entah kenapa dia bisa merasa seperti itu !
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::
Kini mereka tengah berjalan menapaki jalan yang sudah tertutup oleh salju , senyum menghiasi wajah manis Donghae . Kibum yang melirik kea rah Donghae dan mendapati Donghae tersenyum , juga ikut tersenyum .
" YESUNGG TUNGGU AKUU "
Donghae lanngsung membalikkan badannya saat mendengar nama itu diserukan kembali lagi . Kibum juga ikut berbalik mengikutinya . Dapat dilihat oleh keduanya , sepasang suami istri sedang berjalan sambil memperhatikan kedua anaknya . Kedua namja kecil itu saling berlari dan melempar satu dengan yang lain dengan bola-bola salju .
Donghae menutup wajahnya dengan kedua tangannya . Tak selang lama, bahunya naik turun diikuti tangis kecil yang keluar dari mulut Donghae .
Kibum spontan langsung membawa Donghae kedalam pelukannya . Tak ada ucapan yang terdengar, hanya suara tangis yang semakin pilu memecah kesunyian dan hawa dingin disekitar mereka .
Kibum dengan erat memeluk tubuh ringkuh Donghae, sambil mengusap pelan dan lembut punggung Donghae . Lagi. Lagi . Hatinya terasa sakit melihat hal ini . Apa yang membuat Dongahe sering menangis ? Apa Donghae sering seperti ini sebelum dirinya bertemu ?
Itulah, yang kini tengah dipikirkan oleh Kibum .
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
" Ceritakan saja , jika kau terus menyimpannya kau akan menyakiti dirimu sendiri ." , Kibum memecah keheningan yang terjadi beberapa menit setelah mereka sampai di apartemen Kibum .
Kini mereka berada dikamar tidur milik Kibum , Ini adalah yang pertama kalinya untuk Kibum . Biasanya dia tak suka jika ada seseorang masuk ke tempat pribadinya . Namun , kenapa dia tak melarang Donghae saat masuk ke kamarnya dan sekarang tengah duduk di atas kasurnya .
Donghae menarik nafas dalam , " aku merindukan seseorang , " ucap Dongahe lirih sambil menahan tangisnya . Tanpa di sadari oleh Donghae, Kibum memengangi dada kirinya saat Donghae berkata bahwa dirinya merindukan seseorang .
" Dia cinta pertamaku , namanya Kim Yesung . Awalku bertemu dengannya sangatlah sederhana memang , namun mempunyai arti yang sangat berarti dihatiku . Mungkin kau pikir aku sudah sudah gila bukan ? Terus menanti dan berharap cinta pertamaku . "
Kibum hanya diam , mencoba mendengarkan dengan baik cerita manis masa lalu Donghae .
" aku akan terus menunggunya , aku ingin sekali melihatnya , "
" apa dia masih mengingatmu ? "
Donghae mengedikkan bahunya menanggapi pertanyaan Kibum .
" aku tak peduli, dia masih mengingatku atau tidak , yang penting disini , " Donghae menyentuh dadanya , " dia selalu ada disini ," lanjutnya .
Seperti disambar oleh petir . Kibum hanya bisa diam , tanpa melakukan sesuatu . Jadi, yang membuat Donghae menangis , bertingkah aneh saat dirinya memutuskan dinner berdua , ya seseorang bernama Yesung itu penyebabnya
.Begitu pentingkah cinta pertamamu itu ?
Donghae tersenyum , " benar katamu, setelah aku menceritakannya , perasaan ku jadi lega ." ujarnya dengan nada cerianya ." Siapa cinta pertamamu ,?"
Kibum tersenyum , menutupi rasa sedihnya . Dia juga tak tahu kenapa dia jadi seperti ini .
Kibum berpikir, " Hm, Donghai, donghai, hm Donghae , Lee Donghae "
Donghae memajukan bibirya, " jangan bercanda Bumiie , " Donghae melempar bantal kea rah Kibum . Dengan cepat Kibum menangkapnya , " aku tak bercanda , cinta pertamaku bernama Lee Donghae , " Kibum berusaha meyakinkan Donghae , bahwa dirinya sedang tak bergurau.
" Nama Donghae tak hanya satu didunia ini , buktinya nama Yesung bertebaran dimana-mana "
Donghae mengangguk pelan menanggapinya , '" benar juga ", gumamnya pelan .
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::
"tak bisa dipercepatkah ?", Tanya seorang namja tampan , kepada seorang pria paruh baya dihadapnnya kini .
" tak bisa Yesung, kau mau meninggalkan pasien-pasienmu eoh ?", pria paruh baya itu balik bertanya .
" buka begitu Appa, hanya saja aku , "
" harus menemui Donghae ?mencarinya ? haaah ", pria paruh baya itu menghela nafas beratnya .
Dia adalah Appa dari Kim Yesung . Dia sangat tahu, bahwa anaknya sangatlah merindukan sosok seseorang yang bernama Donghae .
" aku ingin melihat wajahnya , " gumam Yesung pelan, namun masih bisa didengar oleh Appanya .
" bersabarlah, jika kau berjodoh dengannya, cepat atau lambat kalian akan bertemu ., " Yesung menangguk menanggapinya .
Itulah kewajiban yang harus ditanggungnya . Menjadi Dokter yang sangat dikagumi di umurnya yang baru menginjak 20 tahun . Usia tak penting bukan ? Yang penting adalah, pengalaman .
Dia berjalan menuju tempat tidurnya , dia tersenyum saat matanya menangkap sebuah fhto yang terpamapang begitu apik di kamarnya .
" Tunggu aku eoh " , ucapnya sambil memperhatikan sosok didalam foto tersebut . Lalu matanya beralih ke Fhoto disebelahnya .
Dapat dia lihat, tiga anak kecil saling berpelukan , " bagaimana keadaan kalian ? Hyukjae , apa kau sekarang sudah jadi penari professional ? lalu, kau " ucapnya sambil menunjuk Fhoto anak kecil yang menggendong seekor anjing didalam dekapannya , " apa kau masih di Paris Kibum ?"
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::: tbc ::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Akhirnya selesai juga … kkkkk~ , sudah tahukan sosok Hyung yang Donghae maksud ?
Please review n comment !
Shetea : kkkk~ … nih sudah lanjuuutt …
Yulika : nih sudah lanjuutt …
Nnaglow : salah kaprah eoh ? hihihihihih… nih sudah lanjuutt …
Gomawo untuk kalian , para readers .
