Title : Really Love You

Rated : T+

Genre : Romance. Humor. Fluffy.

Disclaimer : Cast is not mine. But story is mine.

Warning : Genderswitch maybe yaoi, EYD tidak sesuai, absurd, typo, DLDR!


..

..

..

..

HAPPY READING~!

..

..

..

..

`Special Edition`

..

..

..

..

1,344 words.

..

..

..

..


"Apa kau menyukai Kris Oppa?" tanya Baekhyun.

"Ne," jawab Suho sambil mengangguk yakin.

"Apa kau senang jika Kris Oppa selalu memperhatikanmu dan berada di dekatmu?" sambung Kyungsoo.

"Ne," jawab Suho mulai terlihat ragu.

"Apa kau mencintai Kris?" tanya Luhan to do point.

"Mmm, soal itu.."

"Kami tahu kalau kau masih meragukan Kris, kau takut dia malah mempermainkanmu dan membuatmu malu nanti. Tapi setidaknya kau harus mencobanya dulu, jangan merasa pesimis karena gunjingan orang lain. Mereka hanya merasa iri padamu, mereka belum tentu bahagia dengan pasangan mereka masing-masing," jelas Luhan mendadak menjadi penceramah, berhubung umurnya paling tua dan lebih dewasa di antara ketiga sahabatnya itu.

"Kau bilang tadi, Kris Oppa mengajakmu berkencan hari ini dan kau menerima ajakannya tersebut," ucap Kyungsoo.

"Ne, waeyo?" jawab Suho agak malu-malu.

"Berapa menit lagi kelas Kris Oppa akan berakhir?" tanya Baekhyun juga.

"Mungkin sekitar lima belas menitan lagi," jawab Suho sambil menerka.

"Kami bisa mendandanimu menjadi lebih manis sebelum dia datang menjemputmu kemari," ujar Baekhyun bergegas mengeluarkan alat-alat make up yang selalu dibawanya dari dalam tas, kemudian menaruhnya ke atas meja.

"Tidak usah, Baekhyun," tolak Suho berniat ingin kabur.

"Gwenchanayo, Oppa. Kami tidak akan mendandanimu sampai menor dan merubahmu menjadi waria kok," tahan Kyungsoo mulai memakaikan cream dan bedak ke wajah Suho.

"Aku rasa warna lip gloss yang cocok untuk bibir Suho adalah warna peach," kata Luhan.

"Jangan warna itu, warna pink lebih cocok untuk tipe warna bibirnya yang natural," sanggah Baekhyun mulai berdebat lagi dengan sahabat rusanya itu.

"Kau poleskan saja eyeliner ke kelopak mata Suho, biar aku yang mengurus bibirnya."

"Tapi semua alat make up ini milikku."

"Yang dikatakan Baekhyun Eonni tadi benar, Eonni. Bibir Suho Oppa lebih cocok memakai lip gloss berwarna pink ketimbang peach," lerai Kyungsoo langsung membuat Baekhyun bersorak penuh kemenangan.

"Terserahlah," desis Luhan akhirnya mau mengalah juga. Selera Luhan memang lebih dewasa daripada Baekhyun dan Kyungsoo, atau Luhan memang harus sesekali meniru selera mereka agar dia terlihat lebih anak muda dan pacar–yang terakhir ini abaikan saja.

Setelah selesai mendadani Suho selama lima menit, Baekhyun langsung menyerahkan cermin kecil padanya. Suho malah terkekeh malu sambil menutup wajahnya dengan tangan setelah melihat wajahnya yang bertambah semakin manis dan terkesan cantik. Berterima kasihlah pada ketiga sahabat wanitanya itu yang dengan senang hati sudah membuatnya menjadi namja uke terimut yang dapat membuat namja seme seperti Kris langsung jatuh berlutut di kaki Suho dengan mudahnya.

"Piwit!"

"Apa lihat-lihat!?" salak Baekhyun galak.

"Jaga matamu, sipit! Matamu bisa makin tenggelam kalau kau melirik Suho Oppa dengan mata jelalatan seperti itu," sambung Baekhyun sontak membuat perasaan Baekhyun tersinggung.

"Mataku sipit juga!"

"Aku tidak bermaksud ingin menyinggung perasaanmu, aku hanya ingin menggertak mereka saja."

"Aku tahu matamu itu bulat, bulat seperti mata burung hantu dan bola ping pong," ledek Baekhyun.

Cup.

"Hah?"

Baekhyun langsung cengo karena pacarnya tiba-tiba mencium bibirnya, membuat mata dua gadis lainnya menjadi berkedip-kedip lucu.

"Mau aku cium lagi?" ancam Chanyeol.

Baekhyun buru-buru mengatup kembali mulutnya, bahkan Luhan dan Kyungsoo membungkam mulutnya menggunakan tangan, takut pacar mereka ikut nyosor ke bibir mereka secara tiba-tiba seperti yang dilakukan oleh Chanyeol tadi pada Baekhyun.

"Suho?" panggil Kris lembut.

"Ne?" sahut Suho sangat gerogi.

"Ayo kita pergi sekarang," ajak Kris.

"Ekhm!" Kai dan Sehun sengaja berdehem untuk menggoda teman satu spesies mereka itu.

"Jangan lupa traktirannya nanti ya, Oppa," bisik Kyungsoo.

Suho perlahan berdiri dari tempat duduknya, ada semberut merah muncul di pipinya akibat dari Kyungsoo barusan.

"Good luck, Oppa!" ujar Baekhyun menyemangati.

"Kami titip Suho padamu, Kris. Tolong jaga dia baik-baik," nasihat Luhan layaknya seorang ibu yang baru mengizinkan anaknya berkencan dengan pacarnya.

"Pasti, Noona. Kami pergi dulu," pamit Kris bergegas menyeret Suho pergi dari kantin menuju parkiran di fakultasnya.

..

..

..

..

..

..

..

Setelah puas bermain beberapa wahana di Lotte Word, Kris mengajak Suho mampir ke sebuah kedai es krim. Dadanan Suho belum luntur meskipun dia sedikit berkeringat, karena Baekhyun selalu membeli alat make up limited edition yang terbilang mahal tapi tidak mudah luntur. Itulah keuntungan yang diterima Suho setelah bersahabat dengan Nona Eyeliner itu, apalagi si rusa dan si mata bulat juga sangat gemar mendandani Suho untuk membuat Kris semakin tergila-gila padanya.

"Kau mau es krim rasa apa, Sunbaenim?" tanya Suho sedikit kaku.

"Panggil saja aku Hyung dan jangan berbicara seformal itu padaku," pinta Kris sembari tersenyum manis, membuat jantung Suho langsung berdetak tidak karuan.

"Ne, arrayo, Hyung." Suho menganggukkan kepalanya dengan imut, mengundang tangan Kris untuk mengusak rambutnya sampai agak sedikit berantakan.

"Samakan saja denganmu, lagipula semua es krim rasanya enak seperti yang pernah kau katakan padaku dulu," ucap Kris kini tangannya beralih merangkul bahu Suho.

"Ahjussi, kami pesan dua es krim rasa matcha green tea."

"Ne, algeseumnida, Nona."

"Biarkan orang-orang memanggilmu dengan sebutan Nona, tapi aku tidak akan menyuruhmu berpakaian crossdresser," bisik Kris tepat di telinga Suho.

Suho tahu kalau Kris selalu berusaha membuatnya mengerti dengan kata-kata yang halus, itulah yang membuat Suho betah berlama-lama di dekat Kris.

"Apa kau tahu lagu Justin Bieber yang judulnya Love Yourself?" tanya Kris.

"Ne, aku tahu," jawab Suho sambil mengangguk pelan.

"Lagu itu menyuruh kita untuk mencintai diri kita sendiri. Aku ingin kau tetap menjadi dirimu yang sekarang, jangan berubah menjadi orang lain."

"Apa kau tidak suka melihatku berdandan seperti ini, Hyung?" tanya Suho mulai berkecil hati.

"Bukan begitu maksudku, aku justru malah senang kalau ketiga sahabat perempuanmu itu mendandanimu seperti ini. Aku hanya ingin kau menerimaku apa adanya tanpa memperdulikan perkataan orang lain tentang hubungan kita. Aku tahu negara kelahiranmu ini tidak mungkin melegalkan pernikahan sesama jenis, tapi kita bisa menikah di luar negeri dan hidup bahagia seperti pasangan pada umumnya."

"Hyung, kau.."

"Aku sangat mencintaimu, Suho. Jangan pernah ragukan perasaanku ini, aku berjanji tidak akan menyia-nyiakanmu dan membiarkanmu pergi begitu saja. Kau sangat berharga untukku, Suho."

"EKHM!"

Adegan kemesraan mereka berdua harus terpotong oleh deheman paman pemilik kedai es krim. Sebenarnya si paman tidak bermaksud ingin menyela, tapi es krim pesanan kedua pemuda itu sudah mulai mencair tadi.

"J-joesonghamnida, Ahjussi," ujar Suho buru-buru mengambil es krim pesanan mereka dan Kris yang membayar tagihannya.

"Ngomong-ngomong, kalian terlihat sangat serasi. Semoga hubungan kalian langgeng sampai ke pelaminan nanti."

"Kamsahamnida, Ahjussi."

"Tak apa, anak muda. Lagipula puteraku seorang gay juga, jadi kalian tidak perlu merasa sungkan padaku."

"Ne, Ahjussi. Kami permisi dulu," pamit Kris sambil menundukkan kepalanya dengan hormat pada sang paman.

"Sampai jumpa lagi, anak muda!"

"Ne, sampai jumpa juga, Ahjussi," balas Suho perlahan bergelayut manja pada lengan Kris, dia sudah tidak memperdulikan lagi dengan tatapan orang-orang di sekitarnya yang menatap mereka dengan pandangan aneh.

"Naega johae~"

Kris langsung tertawa renyah saat mendengar Suho mulai bersenandung riang, ini artinya Kris sudah berhasil mendapatkan seluruh hati Suho dan mereka berdua resmi menjadi sepasang kekasih mulai sekarang. Buktinya saja Suho sudah tidak merasa canggung lagi saat melakukan skinship dengan Kris di muka umum. Cinta itu memang buta, mereka tetap bisa bersatu walaupun akan ada banyak rintangan yang dapat mengguncang hubungan mereka nanti.


–END–


Epilog~

"Oppa, hari ini tanggal berapa?" tanya Kyungsoo.

"6 November," jawab Kris tidak terlalu yakin.

"Berarti..?" ucap Baekhyun sedikit gaje.

"Apa?" tanya Kris curiga.

"Hari ini ulang tahunmu, Oppa!" seru Baekhyun.

"Tidak kusangka kalian berdua ingat hari ulang tahunku hari ini."

"Sebenarnya kami juga sempat lupa, tapi untungnya Suho Oppa mengingatkan kami kemarin."

"Lalu, di mana dia sekarang?" tanya Kris sedikit tidak sabaran.

"Oppa, kemarilah!" teriak Kyungsoo.

"Saengil chukkahamnida, Hyu–maksudku Oppa," kata Suho langsung mengoreksi kalimat terakhirnya saat melihat kedua sahabatnya memberikan isyarat padanya dengan kedipan mata.

"Suho, kau cantik sekali," desis Kris sambil memandang Suho dengan mulut menganga karena pacarnya itu berpakaian crossdresser.

Greb!

"Yak, Kris! Apa-apaan kau ini!?" teriak Luhan langsung memukuli Kris yang sedang melumat bibir Suho dengan penuh nafsu.

"Jaga kelakuanmu, Oppa! Ingat, kita masih ada di kampus!" tambah Kyungsoo berusaha menyelematkan Suho dari terkaman Kris yang ganas.

"Yeoboseyo, Chanyeol. Cepat kemari, Kris Oppa hilang kendali lagi!"


–FIN–


Since October 16, 2016.