Tittle: I Don't Know My Heart
Author: Kim Ji Ki
Cast:
- Kim Jongin (Boy)
- Oh Sehun (Girl)
- Jung Krystal (Girl)
Other cast :
- Hwang Tiffany (Sehun's sister)
-Wu Yi Fan (Kai's friend)
-Park Luhan (Kris's girlfriend)
-Bertambah seiring berjalannya ff! #emang ff bisa jalan? -_-" #abaikan-_-
Genre: Romance(maybe), friendship
Rate : T
Disclaimer: Cast yang pasti punya Tuhan YME, orang tuanya, entertainment, dan fans.
Warning : typo(s), GS! For uke
NO BASH! NO PLAGIAT!
Note: ff ini asli dari otak ku sendiri, bukan hasil PLAGIAT!
walau ff nya abal dan gaje, tapi ini tetap ff murni dari otak ku!
.
Happy Reading… ^^
.
.
.
Tiba-tiba sesuatu di bawah kakinya, menarik perhatiannya. Ia pun mengambil benda persegi panjang yang di permukaan nya terdapat serangkaian huruf hangul, "Kim Jongin?" sehun mengeja nama tersebut.
"D-dia…" sehun terperangah.
.
.
Sehun berlari ke kelas nya, takut terlambat.
CEKLEK
Sehun membuka pintu kelas, tetapi ia tidak melihat guru di dalam.
Sehun bernafas lega, setidaknya ia sudah sampai duluan daripada sang guru.
Sehun pun berjalan menuju bangkunya, ia menatap namja yang berada di depan mejanya. Namja itu sepertinya tertidur lagi, 'apa hobinya memang tidur? Sudah dua kali aku melihatnya tidur dalam kelas.' Batin sehun. Ia pun duduk.
Sehun mengeluarkan name tag jongin dari saku blazer nya. Sehun mengalihkan pandangannya ke penjuru kelas, mencari krystal di antara siswa-siswi yang sedang meribut karena guru mereka belum juga datang, tapi matanya tidak juga menangkap yeoja bersurai coklat itu.
Sehun menghela nafas. Ia menatap name tag di tangannya lalu menatap namja di depannya yang masih setia membenamkan wajahnya di antara kedua lengannya. Sehun berdiri menghampiri meja jongin.
Sehun berdehem, "Chogiyo… Kim Jongin-ssi…" panggil nya sambil sedikit menggoyangkan bahu tegap jongin. Namja tersebut menggeliat lalu menegakkan kepalanya, ia menatap sehun dengan mata yang tertutup sebelah, "hn?" jongin menjawab dengan gumaman.
Sehun tertegun melihat wajah jongin, 'bagaiman wajahnya bisa tampan seperti ini? Ya Tuhan.'
Kai mengangkat sebelah alisnya, bingung melihat yeoja di depannya ini hanya diam saja. Kai melambaikan tangannya di depan wajah sehun, membuat yeoja itu tersadar, "o-oh... mian," sehun dengan sedikit gugup menyodorkan name tag yang di pegangnya, "apa ini milik mu?"
Kai menatap benda persegi panjang tersebut, lalu menatap blazer pada bagian dada kirinya. Name tag nya tak ada di sana, "ah, iya. Gomawo. Dimana kau menemukannya?" Tanya kai sambil menerima name tag itu.
"hm, kau tidak sengaja menjatuhkannya, saat tertabrak denganku tadi. Maaf kan aku," sehun membungkuk.
Ingat, dia tidak ingin berurusan dan mendapat hukuman dari Kingka di hadapannya ini.
Kai sedikit kaget, karena tiba-tiba yeoja di hadapannya membungkuk. Kai menahan lengan yeoja itu agar ia tidak membungkuk lagi, lalu menatap name tag yeoja tersebut.
"Hwang Sehun?" ucap kai. "ne?" sehun menatap kai dengan kedua alisnya yang naik.
Kai tersenyum, "jadi, kau anak baru disini?" Tanya kai. "ne, jong-" tiba-tiba ucapan sehun terhenti, karena jari telunjuk kai berada di bibirnya.
Sebagian siswa-siswi terdiam melihat pemandangan antara sang Kingka sekolah dengan siswi baru itu. Jarang-jarang ada pemandangan seperti ini, kai itu jarang berdekatan dengan yeoja. Kecuali luhan, sahabatnya sendiri.
"jangan memanggil ku dengan Jongin, panggil aku Kai. Arraseo?" ucap kai. Sehun mengangguk mengerti. "geurae." Kai tersenyum pada sehun, lalu melanjutkan tidurnya lagi.
Sehun masih bingung antara nama jongin dan kai, 'bukankah itu sangat jauh bedanya. Di dalam kata-kata Kim Jongin kan tidak ada Kai? Ah, biarkan saja, lagi pula itu bukan urusan ku.' Sehun mengangkat bahunya lalu berjalan ke tempat duduknya.
.
.
Bel pulang sekolah pun berbunyi. Semua siswa-siswi SOPA langsung berhamburan keluar kelas dengan semangatnya.
Krystal menghampiri meja sehun yang masih memasukkan bukunya kedalam tas. "kau lama sekali." Sindir krystal, membuat sehun menoleh. "ck! Apa-apaan kau!" sehun cemberut membuat krystal tertawa.
"aniya aniya! Aku kan hanya bercanda. Jangan marah ne?" krystal memeluk leher sehun. "arraseo arraseo." Sehun tersenyum lalu menepuk-nepuk punggung krystal pelan.
"kajja!" krystal mengulur tangannya pada sehun dan disambut dengan senang hati oleh sehun. Mereka pun keluar kelas dengan senyum di kedua bibir mereka masing-masing.
.
.
"Luhan, Kris! Kalian benar-benar tidak tau tempat!" bentak kai saat melihat kedua sahabatnya sedang berciuman di koridor. Tapi untung koridor itu sudah sepi, jadi tidak ada yang memergoki mereka.
"ck! Kau mengganggu saja! Bilang saja kalau kau iri." Sindir kris.
PLETAK
Kai pun menjintak kepala kris membuat sang pemilik kepala meringis. "apa-apaan kau memukul kepala ku seperti itu! Dasar!" seru kris tidak terima. Luhan yang melihat mereka berdua hanya terkikik geli, "sudahlah! Kajja kita pulang!" luhan berjalan mendahului kris dan kai.
"chagiya! Chakkaman!" kris langsung menyusul luhan, lalu memeluk pinggang luhan sambil melihat ke belakang menatap kai dan memeletkan lidahnya pada kai, "aish! Sialan kau kris!" rutuk kai.
.
.
"krystal-ah, apa di sini ada kedai bubble tea?" Tanya sehun sambil menatap krystal di sebelahnya.
Kini mereka berdua sedang berjalan beriringan menuju halte bus yang lumayan jauh dari sekolah.
"ne? tentu ada! Apa kau akan kesana?" krystal menjawab sekaligus bertanya. Sehun mengangguk mantap, "hm! Ayo pergi bersama!" ucapnya. "ayo!" krystal menarik tangan sehun menuju kedai bubble tea langganannya.
.
.
"kau juga menyukai bubble tea?" Tanya sehun. "ya, lumayan. Tapi aku tidak sering meminumnya, hanya dua kali seminggu atau tiga kali seminggu." Jawab krystal sambil menyeruput bubble tea di hadapannya.
Sehun mengangguk mengerti. "kalau kau bagaimana?" Tanya krystal. "aku sangat menyukai bubble tea! Hampir setiap hari aku meminumnya, bahkan eonni ku yang awalnya tidak suka bubble tea, menjadi menyukainya gara-gara aku sering meminum ini di depannya." Jelas sehun.
"kau mempunyai eonni?" Tanya krystal. Sehun mengangguk sambil menyeruput bubble tea nya.
"memangnya kenapa?" Tanya sehun. "aniyo, aku hanya bertanya. Aku juga mempunyai eonni." Ucap krystal. "jeongmal? Kapan-kapan kenalkan pada ku ne?" ucap sehun. "itu pasti! Kau juga, kenalkan juga aku pada eonni mu!" ucap krystal. Sehun mengangguk sambil memberikan dua jempolnya pada krystal.
Mereka pun tertawa.
.
.
"aku pulang! Eonni?" sehun memasuki apartement nya.
"eonni, apa kau sudah pulang?" sehun membuka sepatunya di ruang tamu. "eonni di dapur, hun!" jawab fany dari arah dapur. "arraseo!" sehun meletakkan sepatunya pada rak dan melempar tasnya pada sofa ruang tamu, berlari menuju dapur, tempat sang kakak berada.
Sehun langsung memeluk tiffany dari belakang.
"oh my god! Kau ini! Hampir saja tanganku masuk ke penggorengan." Ucap fany yang di tanggapi sehun hanya dengan cengiran.
"mian, aku tidak tau." Sehun semakin mengeratkan pelukannya. "eonni, aku sangat senang hari ini. Di sekolah aku langsung mendapatkan teman. Huaa, dia baik. Aku kira aku tidak akan mendapatkan teman disana, dan di bully. Tapi aku salah, dia mengajakku minum bubble tea! Haa… jinjha! Dia sangat baik sampai mentraktir ku! kkkk~" sehun mengoceh membuat tiffany terkikik.
"jeongmal? Berarti kau tidak perlu mengajak eonni lagi untuk minum bubble tea." tiffany melepaskan pelukan adiknya lalu melanjutkan memasak. "geurae! Eonni tidak perlu meminum bubble tea lagi!" sehun duduk di meja makan.
"mana bisa seperti itu! Nanti saat kau membeli bubble tea bersamanya, kau juga harus membelikan untuk eonni juga! Arraseo?" tiffany menunjuk wajah sehun dengan spatula nya. "eonni kan bisa beli sendiri." Cibir sehun.
Tiffany hanya bergumam. Sehun pun turun dari meja lalu mencomot masakan eonninya, "ngomong-ngomong siapa nama teman mu itu?" Tanya tiffany.
"Jung Krystal!" sehun mengambil sayur kimchi lalu memakannya. Tiffany terdiam, "Jung?" gumam tiffany. Sehun menoleh menatap kakaknya, "ne! memang kenapa?" Tanya sehun.
"ani! Tidak apa. Sudahlah! Jangan mencomot masakan eonni lagi, nanti habis olehmu. Sana ganti bajumu dan langsung turun untuk makan siang! Ah, tas mu jangan di lempar sembarangan!" omel fany. Sehun cemberut.
"arraseo!" sehun langsung berlari meninggalkan tiffany.
"huft, orang yang bermarga jung kan sangat banyak. Tidak mungkin itu adiknya." Gumam fany. Ia pun melanjutkan acara memasaknya.
.
.
"masakan mama dan eonni memang yang terbaik! Ini sangat enak!" sehun memberi jempol pada fany yang sedang memakan makanannya. Tiffany hanya tersenyum, menampakkan eyesmile miliknya.
"jeongmal? Nanti kau harus belajar memasak juga. Hanya kau perempuan yang tidak pandai memasak di keluarga kita." Sindir fany. "eonni!" sehun merajuk. "hahaha… mianhe mianhe."
Sehun mengerucutkan bibirnya lucu lalu memakan nasi goreng kimchinya dengan cepat.
"yak! Jangan makan cepat-cepat nanti kau tersedak!" seru fany. Sehun pun memelankan suapannya.
"eonni, minggu ini aku di ajak krystal keliling kota seoul. Bolehkan?" Tanya sehun. Fany menatap sehun, "keliling kota seoul? Seoul kan luas, mana mungkin kalian berdua bisa mengelilingi nya." Sindir fany. "ck! Eonni, maksud ku, dia akan mengajakku melihat-lihat seoul,pergi ke namsan, lotte world, Han river, atau kemana saja. Bukannya benar-benar mengelilingi kota seoul yang seperti eonni pikirkan." Omel sehun.
Fany hanya tersenyum,"arra arra."
"eonni, sepertinya aku menyukai seseorang." Ucap sehun. "jeongmal? Woah, dongsaeng eonni ternyata sudah besar." Fany menepuk kepala sehun. "memangnya menyukai seseorang itu berarti tandanya sudah besar? Eonni ada-ada saja." Sehun menggeleng.
Fany hanya mencibir, "memangnya siapa namja yang bisa membuat adikku ini menyukainya?" Tanya fany. "hm, namanya Kim Jongin, tapi ia menyuruhku memanggilnya kai. Ia seorang kingka di sekolah. krystal bilang, kita tidak boleh membuat masalah dengannya, atau tidak kita akan di beri hukuman olehnya. Tapi, dia tampan eonni," Jelas sehun sambil tersenyum. Fany hanya mengangguk.
.
.
Fany membereskan meja makan, dibantu sehun.
"ehm, eonni penasaran dengan temanmu, krystal. Eonni ingin bertemu dengannya. Bolehkan?" Tanya fany sambil meletakkan piring-piring kotor di wastafel. "tentu boleh. Aku juga berencana akan memperkenalkannya dengan eonni." Jawab sehun. "baiklah," sehun pun meninggalkan fany yang sedang memikirkan sesuatu.
Fany menghela nafas kasar. Lalu mulai mencuci piring.
.
.
.
TBC
Note : sumpah! Chap ini pasti absurd -_-". Jiki lagi banyak pikiran nih, makanya bikin ff ini jadi kurang nge-feel. Mianhe… apa ini pendek? Gaje? Abal? Huft… gak tau deh…
bagaimana pun ceritanya, kalian harus tetap suka! /maksa-_-/
Hahaha… oke, tetap Review ya? Apapun review kalian jiki terima kok, tapi kalau soal BASH, mian, mending kalian kagak usah baca ff yang nggak kalian suka, daripada ff orang harus kalian BASH -_-"" /ok, ini mulai gak nyambung-_-/
Balas Review :
Daddykaimommysehun : Haha.. iya, kepala jongin habis kejedot mungkin-_-, Gomawo udah RnR^^
shinshin99SM : ok!^^ kkkk~ walau kai appa item, tapi dia tetap keren kan? #toel-_-, Gomawo udah RnR^^
Ayupadma28 : kayaknya kamu udah bisa tebak sendiri ya? Wkwkwk, Gomawo udah RnR^^
Kahunxo : ini moment nya udah ada kah? Mungkin masih sedikit ya? /nyadar sendiri-_-/ , Gomawo udah RnR^^
Urikaihun : wkwkwk sip! ^^, Gomawo udah RnR^^
Teleportbabies : hahaha… mudah-mudahan kaihun cepat jadiannya^^, Gomawo udah RnR^^
jihyunk16 : kkkk gak apa kok^^, iya dong, kai appa kan emang tampan, makanya sehun eomma terpesona^^, Gomawo udah RnR^^
jung oh jung : jinjha? Waaa, gomawo^^, Gomawo udah RnR^^ #salam overdose^^
windywiwi : nyelip kaistal dikit, gapapa lah :P #plak, Gomawo udah RnR^^
jung yeojin : hahaha… belum tau sih, kkkk~, gomawo udah RnR^^
KaiHunnieEXO : Cieee, kai appa#toel-_-, gomawo udah RnR^^
utsukushii02 : nanti ku coba banyakin moment nya deh, tapi nyelip kaistal moment dikit, gapapa kan? #evil-_-, Gomawo udah RnR^^
oiya, buat sehun eomma yang tangannya masih sakit, Get Well Soon, ne? jiki, youngie, sama anak eomma yang lain#plak-_-", akan mendoakan yang terbaik untuk eomma! ^^
Review Please… ^^
